Judul : Kejaksaan Negeri Sleman Di tuntut Lebih Bernyali Lokasi : Kejaksaan Tinggi DIY
Tanggal : 23 November 2010 Rep/Kam : Widi
Kejaksaan negeri sleman di tuntut untuk lebih berani dan jeli dalam melihat kasus yang sedang ditangani // Dibandingkan dengan kejaksaan negeri lain di DIY / kejaksaan negeri sleman membutuhkan dorongan semangat lebih // Hal ini di sampai kepala kejaksaan tinggi DIY / Tyas Muharto setelah mendengar penjelasan kepala kejaksaan negeri sleman / Juniman Hutagalung dalam pemaparan kepada sejumlah media // Capaian yang kurang menggembirakan ini salah satunya dari Bagian Datun / yang mencatatkan penyelamatan uang Negara senilai 511 juta lebih dan yang tertagih atau terlunasi oleh terpidana baru sekitar 3 juta rupiah //
--- Statement : Kepala Kejaksaan Tinggi DIY – Tyas Muharto ----
Terkait dengan kondisi pasca erupsi merapi / kajati juga memerintahkan untuk melakukan monitoring terhadap berbagai bantuan kepada warga / agar tidak sampai terjadi penyelewengan //
Secara lengkap kepala kejaksaan negeri sleman / Juniman Hutagalung menyampaikan / kasus pidana umum kebanyakan adalah kasus narkoba / disusul pembunuhan serta penipuan dengan modus multilevel marketing pulsa // Dari pidana kusus tercatat tahun ini 7 perkara dalam tahap penyidikan dan 2 diantaranta sudah masuk tahap penuntutan //
--- Statement : Kepala Kejaksaan Negeri Sleman – Juniman Hutagalung ---
Dari kasus korupsi terdapat 2 kasus yang mengalami kendala karena tersangka mengalami sakit stroke / sehingga pemeriksaan belum dapat dilakukan //
Perkembangan dari seksi datum / diantaranya telah slesainya pengajuan draf kerjasama dengan bagian hokum pemkab sleman / dan kerjasama dengan Bank Sleman //
Dalam pertemuan ini / kejari didampingi kasi pidum / kasi datun / kasi intel dan kasi pidsus ///
Tim apa kabar Jogja RBTV melaporkan
News reader : Kejaksaan Negeri Sleman Dituntut Lebih Bernyali
Kejaksaan negeri sleman dituntut lebih bernyali dan teliti dalam menangani sejumlah kasus // Hal ini disampaikan kepala kejaksan tinggi DIY / Tyas Muharto //