MANAJEMEN REKAM MEDIS
DALAM STANDAR AKREDITASI
VERSI 2012
EMAN SULAEMAN, SKM
TUJUAN AKREDITASI
(PMK NO.12/2012 TENTANG AKREDITASI RUMAH SAKIT)
1. MENINGKATKAN MUTU PELAYANAN RUMAH SAKIT
2. MENINGKATKAN KESELAMATAN RUMAH SAKIT
3. MENINGKATKAN PERLINDUNGAN BAGI PASIEN,
MASYARAKAT, SUMBER DAYA MANUSIA RUMAH SAKIT DAN RUMAH SAKIT SEBAGAI INSTITUSI DAN
4. MENDUKUNG PROGRAM PEMERINTAH DIBIDANG KESEHATAN.
PERUBAHAN CARA DAN PROSES
SURVEI
METODE TELUSUR
Metode evaluasi untuk menelusuri
sistem pelayanan RS secara efektif
dengan mencari bukti bukti
implementasi mutu pelayanan dan
keselamatan pada pelayanan
KEBIJAKAN penyelenggaraan
REKAM MEDIS
1. Rekam Medis adalah berkas yang berisikan
catatan dan dokumen tentang identitas
pasien, pemeriksaan, pengobatan, tindakan dan pelayanan lain yang telah diberikan
kepada pasien
2. Berkas rekam medis pasien adalah milik RS. Isi
rekam medis adalah milik pasien dalam bentuk
resume medis. Pasien berhak untuk
mendapatkan informasi tentang kesehatannya melalui resume medik beserta salinan hasil
penunjang yang diperlukan pada saat pasien pulang.
Pengelolaan rekam medis
(paper based)
BAB II
(Permenkes 269/2008)JENIS DAN ISI REKAM MED1S
Pasal 2
(1) Rekam medis harus dibuat secara tertulis, lengkap dan jelas atau secara elektronik.
(2) Penyelenggaraan rekam medis dengan menggunakan teknologi informasi elektronik diatur lebih lanjut dengan peraturan tersendiri. Pasal 3
(1) Isi rekam medis untuk pasien rawat jalan pada sarana pelayanan kesehatan sekurang-kurangnya memuat
a. identitas pasien; b. tanggal dan waktu;
c. hasil anamnesis, mencakup sekurang-kurangnya keluhan dan riwayat penyakit;
d. hasil pemeriksaan fisik dan penunjang medik; e. diagnosis;
f. rencana penatalaksanaan;
g. pengobatan dan/atau tindakan;
h. pelayanan lainyang telah diberikan kepada pasien;
i. untuk pasien kasus gigi dilengkapi dengan odontogram klinik; dan j. persetujuan tindakan bila diperlukan.
(2) Isi rekam medis untuk pasien rawat inap dan perawatan satu hari
sekurang-kurangnya memuat:
a. identitas pasien; b. tanggal dan waktu;
c. hasil anamnesis, mencakup sekurang-kurangnya keluhan dan riwayat penyakit;
d. hasil pemerisaan fisik dan penunjang medik; e. diagnosis:
f. rencana penatalaksanaan;
g. pengobatan dan/atau tindakan; h. persetujuan tindakan bila diperlukan;
i. catatan observasi klinis dan hasil pengobatan. j. ringkasan pulang (discharge summary);
k. nama dan tanda tangan dokter, dokter gigi, atau tenaga kesehatan tertentu yang memberikan pelayanan kesehatan;
l. pelayanan lain yang dilakukan oleh tenaga
kesehatan tertentu; dan
m. untuk pasien kasus gigi dilengkapi
dengan
odontogram klinik
.
(3) Isi rekam medis untuk pasien gawat darurat sekurang-kurangnya
memuat:
a. identitas pasien;
b. kondisi saat pasien tiba di sarana pelayanan kesehatan; c. identitas pengantar pasien;
d. tanggal dan waktu;
e. hasil anamnesis, mencakup sekurang-kurangnya keluhan dan riwayat penyakit; f. hasil pemeriksaan fisik dan penunjang medik;
g. diagnosis;
h. pengobatan dan/atau tindakan;
i. ringkasan kondisi pasien sebelum meninggalkan pelayanan unit gawat darurat dan rencana tindak lanjut;
j. nama dan tanda tangan dokter, dokter gigi, atau tenaga kesehatan tertentu yang memberikan pelayanan kesehatan;
k. sarana transportasi yang digunakan bagi pasien yang akan dipindahkan ke sarana pelayanan kesehatan lain; dan
(4) Isi rekam medis pasien dalam keadaan bencana, selain memenuhi ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (3) ditambah denqan:
a. jenis bencana dan lokasi di mana pasien ditemukan;
b. kategori kegawatan dan nomor pasien bencana masal; & c. identitas yang menemukan pasien;
(5) Isi rekam medis untuk pelayanan dokter spesialis atau dokter gigi spesialis dapat dikembangkan sesuai dengan kebutuhan.
(6) Pelayanan yang diberikan dalam ambulans atau pengobatan masal dicatat dalam rekam medis sesuai ketentuan sebagaimana
diatur pada ayat (3) dan disimpan pada sarana pelayanan kesehatan yang merawatnya.
Pasal 4 :
(1) Ringkasan pulang sebagaimana diatur dalam Pasal 3 ayat (2) harus dibuat oleh dokter atau dokter gigi yang melakukan perawatan pasien.
(2) Isi ringkasan pulang sebagaimana dimaksud pada ayat (1) sekurang-kurangnya memuat:
a. identitas pasien;
b. diagnosis masuk dan indikasi pasien dirawat;
c. ringkasan hasil pemeriksaan fisik dan penunjang, diagnosis akhir, pengobatan, dan tindak lanjut; dan
d. nama dan tanda tangan dokter atau dokter gigi yang memberikan pelayanan kesehatan.
TELAAH REKAM MEDIS:
PERUBAHAN REKAM MEDIS
TELAAH REKAM MEDIS TERTUTUP
SURVEIOR AKAN MEMINTA DAFTAR PASIEN PULANG 2 (DUA) BULAN KEBELAKANG
MENGAMBIL SECARA RANDOM SAMPLING REKAM MEDIS
Gambaran umum
Manajemen Komunikasi dan
Informasi (MKI)
Mengidentifikasi kebutuhan informasi
Merancang suatu sistem manajemen
informasi
Mengidentifikasikan dan mendapatkan
data dan informasi
Menganalisis data dan mengolahnya
menjadi infomasi
Mentransmisi/mengirim serta
melaporkan data dan informasi dan
Mengintegrasikan dan menggunakan
3/23/2016 sis-rmik
STANDAR - PELAYANAN REKAM MEDIS
NO KODE JML ELEMEN PENILAIAN 1 APK 1 6 2 APK 1.2 5 3 APK 3.2 6 4 APK 3.3 5 5 APK 4.2 4 6 APK 4.4 5 7 HPK 1.6 3 8 HPK 6 sis-rmik 3 3/23/2016 NO KODE JML ELEMEN PENILAIAN 9 HPK 6.1 3 10 HPK 6.2 3 11 HPK 6.3 2 12 HPK 6.4 6 13 HPK 6.4.1 2 14 HPK 8 4 15 AP 1.5 4 16 AP 1.5.1 2STANDAR-PELAYANAN REKAM MEDIS
3/23/2016 sis-rmik 25 NO KODE JML ELEMEN PENILAIAN 17 AP 2 6 18 PP 2 3 19 PP 2.1 7 20 PP 2.2 4 21 PP 2.3 2 22 PAB 4 4 23 PAB 5.2 3 24 PAB 5.3 3 NO KODE JML ELEMEN PENILAIAN 25 PAB 7 3 26 PAB 7.2 2 27 PAB 7.3 2 28 PAB 7.4 6 29 PMKP 4 4 30 PMKP 4.1 2 31 MKI 1 4 32 MKI 2 3STANDAR-PELAYANAN REKAM MEDIS
3/23/2016 sis-rmik NO KODE JML ELEMEN PENILAIAN 33 MKI 3 3 34 MKI 4 5 35 MKI 6 4 36 MKI 7 3 37 MKI 8 7 38 MKI 12 3 39 MKI 13 5 40 MKI 16 2 NO KODE JML ELEMEN PENILAIAN 41 MKI 19 2 42 MKI 19.1 5 43 MKI 19.1.1 4 44 MKI 19.2 6 45 MKI 19.3 3 46 MKI 19.4 7 47 MKI 20 3 JUMLAH 181ELEMEN PENILAIAN MKI
3/23/2016 sis-rmik KODE ELEMEN P MKI.1 4 MKI.2 3 MKI.3 3 MKI.4 5 MKI.5 3 MKI.6 4 MKI.7 3 MKI.8 7 MKI.9 4 MKI.10 4 KODE ELEMEN P MKI.11 5 MKI.12 3 MKI.13 5 MKI.14 4 MKI.152
MKI.162
MKI.173
MKI.18 4 MKI.19 2 MKI.19.1 5 KODE ELEMEN P MKI.19.1.1 4 MKI.19.2 6 MKI.19.3 3 MKI.19.4 7 MKI.203
MKI.20.12
MKI.20.24
MKI.21 5 JUMLAH 109( standar MKI 7 )
(Berkas ) rekam medis pasien
tersedia bagi praktisi kesehatan
untuk memfasilitasi
komunikasi tentang
informasi yang penting
Maksud & Tujuan MKI 7
(Berkas ) rekam medis pasien adl Sumber informasi utama mengenai :
Proses asuhan dan perkembangan pasien, sehingga merupakan alat komunikasi yang penting. Agar informasi ini berguna dan
Materi ?
• Ketentuan tentang tenaga kesehatan yang
akses ke berkas RM
• Ketersediaan rekam medis untuk pencatatan
asuhan pasien oleh tenaga kesehatan
• Upaya pembaharuan berkas RM untuk
menjamin adanya komunikasi dengan
informasi yang mutakhir
tersedia untuk semua praktisi kesehatan pasien tsb.
Kebijakan RS mengidentifikasi praktisi kesehatan mana saja
yang mempunyai akses ke berkas RM pasien
untuk menjamin kerahasiaan informasi pasien
Maka perlu tersedia selama asuhan pasien rawat inap,
untuk kunjungan rawat jalan, dan setiap waktu dibutuhkan,
Dijaga selalu diperbaruhi.
Catatan keperawatan dan pelayanan pasien lainnya tersedia untuk semua praktisi kesehatan pasien tsb.
Dokumen ?
• Kebijakan /pedoman tentang pelayanan/
penyelenggaraan rekam medis
• Dokumen rekam medis untuk masing2
profesi tenaga kesehatan
• Dokumen review dan bukti pembaharuan
RM 5 Catatan
Perkembangan Pasien Terintegrasi
1. Nomor RM
Diisi Nomor RM Pasien 2. Nama Pasien
Diisi nama lengkap pasien sesuai dengan KTP/SIM/Passport
3. Tanggal Lahir
Diisi tanggal lahir pasien sesuai kartu identitas
4. Jenis Kelamin
Diisi jenis kelamin pasien 5. Ruang Rawat
Diisi ruang rawat sesuai pasien dirawat 6. Tgl/ Jam
Diisi tanggal/ jam ketika dokter atau tenaga kesehatan lainnya memeriksa pasien
7. Profesi/ Bagian
Diisi profesi/bagian yang memeriksa pasien
8. Hasil Pemeriksaan, Analisis, Rencana Penatalaksanaan Pasien, Instruksi Tenaga Kesehatan Termasuk Pasca Bedah/ Prosedur
Diisi oleh dokter/tenaga kesehatan lainnya sesuai SOAP
9. Verivikasi DPJP (Paraf, Nama, Tgl dan Jam)
Maksud dan tujuan MKI 8
Pasien sering di pindah di dlm RS. Maka :
Informasi yang penting terkait pasien tsb dipindahkan juga bersama pasien
Sehingga obat2an dan pengobatan lainnya
dilanjutkan tanpa terputus, status pasien di monitor secara memadai.
Rekam medis pasien disertakan/ dibuatkan ressume dr berkas rekam medis pada saat pasien di transfer
Materi ?
• RM yg di transfer bersama dengan
transfer pasien
• Ringkasan alasan masuk rawat inap
• Ringkasan temuan yang penting untuk
disampaikan
• Ringkasan diagnosa yang telah ditegakkan
• Ringkasan tindakan yang telah dilakukan
Dokumen ?
Regulasi RS:
Kebijakan/Panduan/SPO tentang transfer pasien
…SAMBUNGAN RM 68 TRANSFER INTRA RUMAH
SAKIT
13. Obat-obatan
Diisi dengan nama obat-obataan yang dikonsumsi pasien selama dirawat
14. Riwayat Alergi
Diisi apabila pasien ada riwayat alergi
15. Riwaya Hambatan dan Tingkat Kemampuan Fungsi
Beri tanda cek list di kolom yang ada
16. Barang-barang yang diserahkan
Diisi dengan barang yang disertakan pada saat pindah meliuputi ; rekam medis lengkap dan hasil pemeriksaan penunjang
17. Kondisi Pasien
Diisi kondisi umum, tanda vital, pemeriksaan fisik, catatan hal penting sebelum pasien di transfer dan sesudah di transfer
18. Tanda Tangan
Diisi tanda tangan dan nama jelas petugas, meliputi ; DPJP, Petugas yang menerima pasien pindahan, dan petugas yang menyerahkan pasien pindahan .
RM 69 FORMULIR PINDAH RUMAH SAKIT
1. No. RM
Diisi dengan no. RM pasien di kartu berobat
2. Nama Pasien
Diisi dengan nama lengkap pasien,sesuai dengan tanda bukti diri (KTP/SIM/Paspor dll)
3. Tanggal Lahir
Diisi dengan tanggal, bulan, dan tahun kelahiran pasien
4. Tanggal Masuk
Diisi tanggal masuk pasien ke RS
5. Tanggal Pindah
Diisi tanggal pasien dipindahkan
6. Nama Petugas RS dan RS yang di tuju
Diisi nama petugas RS yang dihubungi dan RS yang dituju untuk dipindahkan
7. Penanggung Jawab Pembayaran
Diisi penanggung jawab pembayaran pasien
8. Dokter Penanggung Jawab Pelayanan
Diisi nama dokter penanggung jawab pelayanan
9. Transportasi dan Pendamping
Beri tanda (v) dan tulis nomor kendaraan serta nama pendamping
10. Alasan Pindah dan Alergi
Beri tanda (V)
11. Informasi Medis
Beri tanda (v)
12. Pemeriksaan Fisik
Diisi pemeriksaan fisik yang sudah dilakukan
13. Pemeriksaan Penunjang
Diisi pemeriksaan penunjang yang sudah dilakukan
14. Terapi/ Pengobatan serta Konsultasi
Diisi terapi dan pengobatan yang sudah dilakukan
15 Diagnosis
Diisi diagnosis utama dan sekunder
16. Tindakan / Prosedur
Standar MKI 10
Kerahasiaan dan privasi
informasi di jaga
Maksud dan tujuan MKI 10
Rumah sakit menjaga privasi dan kerahasiaan data
serta informasi dan secara khusus dalam menjaga data
dan informasi yang sensitif.
Keseimbangan antara berbagi data dan kerahasiaan data diatur.
Rumah sakit menetapkan tingkat tingkat privasi dan kerahasiaan yang dijaga untuk katagori beragam
informasi
Materi ?
1. Ketentuan yang mengatur privasi, kerahasiaan
sesuai perundangan undangan
2. Ketentuan tentang akses pasien terhadap
informasi kesehatannya, bagaimana prosesnya
3. Pelaksanaan ketentuan tersebut
Dokumen ?
1. Kebijakan/pedoman/SPO tentang akses pasien
untuk mendapat informasi kesehatannya
2. Dokumen permintaan informasi
3. Evaluasi pelaksanaannya
Standar MKI 11
Keamanan informasi,
termasuk
Materi ?
1. Ketentuan tentang pengaturan keamanan data
dan informasi
2. Ketentuan tentang tingkat keamanan data dan
informasi
3. Identifikasi bagi yang berwenang mengakses data
dan informasi
4. Pelaksanaan semua ketentuan tersebut
5. Pemantauan pelaksanaan semua ketentuan tersebut
Dokumen ?
1. UU 29/2004 ttg praktik kedokteran
2. UU 44/2009 ttg rumah sakit
3. PMK 269/2008 tentang rekam medis
1. Kebijakan/pedoman/SPO ttg pengaturan
keamanan dan permintaan informasi tms data 2. Dokumen permintaan informasi
3. Dokumen pelaksanaannya
Standar MKI 13
Rumah sakit menggunakan
standar kode diagnosa, kode
prosedur/tindakan, simbol,
singkatan dan definisi
Materi ?
1.
Ketentuan ttg standarisasi kode
diagnosa
2.
Ketentuan
ttg
kode
prosedur/tindakan
3.
Ketentuan tentang standarisasi definisi
yang digunakan
4.
Ketentuan
tentang
standarisasi
simbol, termasuk yang tidak boleh
digunakan
5.
Ketentuan ttg standarisasi singkatan,
termasuk yang tidak boleh digunakan
Dokumen ?
Regulasi ttg :
1. Kode diagnosis
2. Kode prosedur/tindakan
3. Definisi yg digunakan
4. Simbol termasuk yang tidak boleh digunakan
Standar MKI 16
Catatan dan informasi dilindungi
dari kehilangan, kerusakan,
gangguan serta akses dan
Elemen penilaian MKI 16
1.
Rekam medis dan informasi dilindungi dari
kehilangan dan kerusakan
2.
Rekam medis dan informasi diindungi
gangguan dan akses serta penggunaan
yang tidak sah
Materi ?
Upaya perlindungan rekam medis dari :
a.
Kehilangan dan kerusakan
b.
Gangguan dan penyalah gunaan
Kebijakan/pedoman/SPO ttg perlindungan dari :
Kehilangan dan kerusakan
Gangguan dan penyalahgunaan rekam medis
Standar MKI 19
RS membuat/memprakarsai dan
memelihara rekam medis untuk
setiap pasien yang menjalani
asesmen/pemeriksaan atau
Elemen penilaian MKI 19
1.
Rekam medis dibuat untuk setiap pasien
yang menjalani asesmen atau diobati oleh
RS
2.
Rekam medis pasien dipelihara dengan
menggunakan pengidentifikasian pasien
yang unik/khas menandai pasien atau
metoda lain yg efektif
Materi ?
1.
Pelaksanaan
pencatatan
dalam
rekam medis
2.
Sistem
penyimpanan
dan
pengambilan rekam medis
PMK 269/2008
Pedoman pelayanan/penyelenggaraan rekam medis
( sistem penomoran, penyimpanan )
Standar MKI 19.2
Kebijakan rumah sakit
mengidentifikasi mereka yang
berhak untuk mengisi rekam
medis pasien dan menentukan
Materi ?
1. Siapa saja staf RS yang berwenang mengisi rekam
medis
2. Penjelasan tentang lembar rekam medis yang
berlaku
3. Pengendalian dalam pengisian rekam medis
4. Pelaksanaan dalam pengisian rekam medis
5. Pelaksanaan bila melakukan koreksi atau
penulisan ulang
6. Identifikasi bagi staf yang mempunyai
kewenangan dalam mengisi rekam medis
7. Proses evaluasi bahwa hanya staf yang
berwenang yang mempunyai akses ke rekam medis
Dokumen ?
1. UU 29/2004 tentang praktik kedokteran
2. UU 44/2009 tentang RS
3. PMK 269/2008 tentang rekam medis
1. Kebijakan pelayanan rekam medis
2. Pedoman pelayanan/penyelenggaraan RM
3. Lampiran berkas RM yg berlaku di RS
4. Dokumen rekam medis
Elemen penilaian MKI 19.3
1.
Pada setiap pengisian rekam medis
dapat diidentifikasi siapa yang
mengisi
2.
Tanggal pengisian rekam medis
dapat diidentifikasi
3.
Bila dipersyaratkan oleh RS waktu
pengisian rekam medis dapat
diidentifikasi
Materi MKI 19.3
1.
Kepastian
untuk
dapat
mengidentifikasi staf yang mengisi
rekam medis
2.
Waktu pengisian rekam medis dapat
diketahui
3.
Waktu pengisian rekam medis
meliputi tanggal dan jam
Standar MKI 19.4
Sebagai bagian dalam kegiatan
peningkatan kinerja, RS secara
reguler melakukan asesmen
terhadap
isi dan kelengkapan
Materi MKI 19.4
Pelaksanaan review rekam medis dilakukan :
1. Secara teratur
2. Menggunakan sampel yg tepat
3. Oleh tenaga medis, keperawatan dan tenaga
kesehatan lain yg berwenang mengisi RM
4. Fokus pada ketepatan waktu dapat terbaca
dan lengkap
5. Pengisian RM sesuai dengan regulasi yg berlaku
6. Meliputi RM yg masih dirawat dan yg sudah
pulang
Materi MKI 19.4
Acuan :
UU 29/2004 Tentang Praktik Kedokteran UU 44/2009 Tentang Rumah Sakit
PMK 269/Menkes/Per/III/2008
Regulasi RS:
Panduan upaya peningkatan mutu RS
Indikator mutu terkait review pengisian rekam medis
Dokumen:
Dokumen pelaksanaan review