• Tidak ada hasil yang ditemukan

CERAMAH ISLAM OKE

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "CERAMAH ISLAM OKE"

Copied!
91
0
0

Teks penuh

(1)

1. SEKUNTUM BUNGA TERPELIHARA

Allah SWT tidak menciptakan wanita dari kepala laki-laki untuk dijadikan atasanya . Tidak juga Allah SWT ciptakan wanita dari kaki laki-laki untuk dijadikan bawahannya. Tetapi Allah menciptakan wanita dari tulang rusuk laki-laki, dekat dengan lenganya untuk dilindunginya, dan dekat dengan hatinya untuk dicintainya.

Allah tidak menciptakan wanita sebagai komplementer atau sebagai barang substitusi apalagi sekedar objek buat laki-laki. Tetapi Allah menciptakan wanita sebagai teman yang mendampingi hidup Adam tatkala kesepian di surga. Juga Allah ciptakan wanita sebagai pasangan hidup bagi laki-laki untuk menyempurnakan hidupnya sekaligus sebab lahirnya generasi, disamping tunduk dan beribadah kepada Allah tentunya.

Namun mengapa tetap saja ada laki-laki yang tunduk di bawah kaki wanita. Mengemis cintanya, berharap kasih sayangnya dengan menggadaikan kepemimpinan, bahkan kehormatan dan harga dirinya. Wanita dipuja bagai Dewa, disanjung bagai Dewi Sinta, yang banyak menyerbabkan laki-laki buta mata, buta telingga, bahkan buta mata hatinya..

Namun ada juga yang mengaggap rendah wanita. Wanita dinista, dihina. Kesuciannya dijadikan objek yang tidak bernilai harganya. Tenaganya dieksploitasi bagaikan kuda. Kelembutannya dijadikan transaksi murahan yang tak seimbang valuenya. Wanita dijadikan sekedar pemuas nafsu belaka, bila habis madunya, dengan seenaknya di buang ke keranjang sampah, atau dianggap sandal jepit yang tak berguna.

Jika wanita itu adalah ibu kita, kakak atau adik perempuan kita, anak kita, relakah kita melihat mereka menjajakkan diri di gelapnya malam yang mencekam. Relakah kita melihat mereka membanting tulang mengumpulkan rupiah, ringgit atau real dengan mayat terbujur kaku sebagai resikonya?

Jika wanita itu adalah ibu kita, kakak atau adik perempuan kita, anak kita, relakah kita membiarkannya seolah seonggok jasad hidup yang tidak memiliki nilai guna? Dipajang sana-sini, kemudian orang-orang tidak bertanggung jawab dapat bebas menyentuhnya?

Jika wanita itu adalah ibu kita, kakak atau adik perempuan kita, anak kita, relakah kita membiarkannya beringgas, liar, ganas, tidak berpendidikan, bodoh, dunggu, hanya karena ketidakmampuan ayah memberi nafkah, karena ketidakmampuan ibu medidik dan mencintainya, karena ketidakmampuan kita melindunginya, sebagaimana Allah menciptakan wanita dari tulang rusuk laki-laki, dekat dengan lengannya untuk dilindunginya, dekat dengan hatinya, untuk dicintainnya.

Ia tetap wanita, yang diciptakan Allah SWT dengan segala kelebihan dan kekuranganya. Tidak bisa manusia dengan akalnya yang kerdil ini mengganti kedudukannya apa lagi fitrahnya. Wanita

(2)

adalah patner laki-laki dalam mengisi hari-hari. Islam telah menempatkannya pada posisi yang sangat terhormat, karena setiap jiwa lahir dari rahimnya.

Memang adalah suatu hal yang sulit mendidik wanita yang berakidah bener, ibadah seeur, akhlak bageur, berbadan seger, gapeÂ’ komputer, dan otaknyapun pinter. Namun bukan berarti dunia tidak bisa melahirkan wonder women. Sejarah mencatat dengan tinta emas prestasi kepahlawanan para wanita. Dimulai dari Ummul MuÂ’minin, Aisyah, Fatimah Az-Zahra, Cut Nyak Dien, Kartini, dan pada zaman modern ini pejuang wanita terus saja bermunculan seperti perjuangan Zainab Al-Ghazali, seorang wanita Ikhwanul Muslimin yang tidak saja kuat fisiknya tetapi juga imannya menghadapi kekejaman pemerintah tirani di Mesir waktu itu.

Wonder women yang sholehah bagaikan sekuntum bunga terpelihara, tidak semua kumbang bisa menghisab madunya. Lemah lembutlah memperlakukkanya, karena kata Rasul yang diriwayatkan oleh Imam Muslim “Dunia adalah perhiasan dan sebaik-baiknya perhiasan dunia adalah wanita shalehah”.

***

Sudah habis masanya bagi perempuan hidup terhina. Sudah berlalu awan kelam yang senantiasa menyelimuti gadis-gadis kecil tak berdosa yang dikubur hidup-hidup hanya karena ia berjenis kelamin perempuan. Sejak cahaya Islam menyinari bumi melalui tangan seorang rasul, perempuan menempati tempat yang terhormat. Adalah suatu kesalahan sejarah, jika dikatakan bahwa kebangkitan harga diri dan kehormatan perempuan dimulai sejak terbitnya buku habis gelap terbitlah terang.

Sebagai makhluk yang sama-sama mengabdi kepada Allah, perempuan dan laki-laki memiliki hak dan kewajiban yang sama. Bahkan lebih jauh, ada pekerjaan yang tidak dapat dikerjakan oleh-laki-laki. Hanya wanita saja yang dapat melakukan pekerjaan ini. . Mengandung, melahirkan, menyusui, adalah fitrah yang tidak dapat dielakkan walaupun dengan teori dan argumentasi apapun. Namun tidak ada pekerjan laki-laki yang tidak dapat dikerjakan oleh wanita. Semua pekerjaan laki-laki dapat dikerjakan oleh wanita saat ini. Tetapi apakah laki-laki bisa mengandung, melahirkan, menyusui? Inilah fitrah yang tidak dapat dielakkan, bahwa wanita memiliki bagian special dalam episode kehidupannya.

Sejarah Indonesia mencatat perjuangan seorang gadis bernama Kartini untuk hak-hak dan persamaan derajat kaumnya dengan laki-laki.. Tradisi Jawa yang feodal waktu itu amat sangat merugikan kaum wanita. Tidak diperkenankan mengenyam pendidikan adalah puncak kekecewaan Kartini terhadap diskriminasi terhadap wanita yang sesungguhnya sudah sejak lama dibebaskan Islam melalui lisan Rasulullah. Karena beliau waktu itu berkiblat pada Eropa, Kartini menganggap Eropa merupkan atmosfir baru yang patut dijadikan rujukan terhadap kebebasana perempuan dari kukungan tradisi Jawa yang kurang menghargai wanita.

Perempuan memiliki hak mendapatkan pendidikan dan pengajaran yang sejajar dengan laki-laki. Karena mendapatkan ilmu adalah hak setiap insan di muka bumi ini. Kartini pernah mengirim surat kepada Prof Anton dan Nyonya, 4 Oktober 1902, “Kami di sini memohon diusahakan pengajaran dan pendidikan anak-anak perempuan, bukan sekali-kali karena kami mengingginkan

(3)

dalam tanganya, menjadi ibu, pendidik manusia yang pertama-tama"

Bila kita perhatikan, tuntutan utama Kartini adalah diberikannya kesempatan bagi kaum wanita untuk mendapatkan pendidikan yang layak. Karena memang waktu itu yang berhak mendapatkan pendidikan hanya laki-laki, itupun terbatas pada anak-anak kaum ningrat, pejabat pemerintah dan Belanda. Kartini yang masih berdarah ningrat saja masih terbatas mendapatkan pendidikan, apalagi dengan perempuan rakyat jelata? Karena Kartini yang cerdas menyadari pendidikan akan memberikan pengaruh yang besar bagi wanita untuk mengembangkan potensi yang telah diberikan alam kepadanya.

Pada zamannya, pendidikan bagi anak perempuan amat minim sekali. Hal ini menyebabkan Kartini ingin mendobrak tradisi tersebut dan mengharapkan adanya perubahan adat yang sangat feodal dan mengukung kebebasan. Kartini ingin agar kaumnya pada zaman Belanda itu mendapatkan kesempatan untuk maju, salah satu cara adalah dengan mendapatkan pendidikan yang sama dengan apa yang didapatkan laki-laki. Karena tidak dapat dipungkiri, ibu adalah madrasah pertama yang akan mendidik anak-anak menjadi manusia-manusia yang kelak akan menjadi pemimpin negeri ini.

Namun sayang, kaum feminisme tidak utuh mendeskripsikan keinginan dan cita-cita Kartini. Cita-cita murni dan mulia itu hanya ditafsirkan sebatas persamaan derajat. Mereka bahkan lebih sempit menafsirkan cita-cita Kartini dengan persamaan disegala bidang tanpa menghiraukan kodrat keperempuanan yang tidak bisa dipungkiri jelas akan berbeda dengan laki-laki. Jika persamaan derajat yang dituntut, jauh sebelum Kartini lahir, Islam telah mengangkat derajat wanita ke tempat yang paling terhormat, bahkan seluruh isi alam ini tidak ada artinya dibandingkan seorang wanita yang sholehah, begitu Rasul mengatakan. Sebelum wafatnya Kertini sempat mempelajari Al-Quran. Pelajaran yang hanya sebentar ia dapatkan itu menyadarkannya bahwa betapa selama ini ia telah salah memandang Eropa yang selalu diagung-agungkannya sebelum ia mendapat hidayah Allah.

Hal ini terungkap dalam suratnya kepada Ny. Abendanon tanggal 27 Oktober 1902, “Sudah lewat masanya, tadinya kami mengira bahwa masyarakat Eropa itu benar-benar satu-satunya yang paling baik tiada taranya. Maafkan kami, tetapi apakah Ibu sendiri menganggap masyarakat Eropa itu sempurna? Dapatkah Ibu menyangkal bahwa dibalik hal yang indah dalam masyarakat Ibu, terdapat banyak hal-hal yang sama sekali tidak patut disebut peradapan?

Surat yang cukup pedas ini Kartini sampaikan karena akumulasi kekecewaanya pada masyarakat Eropa yang selama ini ia anggap terhormat. Tidak ada satu masyarakatpun yang lebih menghargai keberadaan perempuan kecuali Islam.

Itulah Kartini, perempuan yang cerdas, kritis dan bisa membedakan mana yang merupakan peradapan, dan mana yang tidak. Perkenalannya yang hanya sebentar dengan Al-quran, telah mengembalikan aqidahnya yang hampir terlumuri oleh teori teman-temanya dari Eropa dan Barat yang jauh dari nilai-nilai Islam, berpandangan materialistik, menganggap kaum perempuan pribumi bodoh, padahal merekalah yang menciptakan situasi tersebut.

(4)

Surat Kartini kepada Ny. Abendanon tanggal 12 Oktober membuktikan itu, “Dan saya menjawab, tidak ada Tuhan kecuali Allah, kami mengatakan bahwa kami beriman kepada-Nya. Kami ingin mengabdi kepada Allah dan bukan kepada manusia, jika sebaliknya tentulah kami sudah memuja orang, bukan manusia”.

Subhanallah, Allah memberi hidayah kepada siapa yang dikehendaki-Nya, dan mencabut hidayah dari siapa yang dikehendaki-Nya. Beruntunglah Kartini, diakhir hayatnya Allah menunjukinya jalan yang benar, bahwa tiada Tuhan selain Allah dan Muhamad adalah utusan Allah. Wanita diciptakan Allah dari tulang rusuk laki-laki untuk menjadi patner khalifah di muka bumi ini. Dan Rasul telah membebaskan perempuan dari kukungan jahiliyah yang merendahkan martabat wanita, sehingga kerjasma itu dapat dilaksankan dengan baik.

Jika Kartini pada akhir hayatnya ingin kembali kepada cahaya Allah, dan melupakan teori Barat dan Eropa, mengapa kita masih meragukan kesempurnaan ajaran Islam?. Kembalilah kepada fitrah yang telah Allah berikan kepada wanita, sebagai istri yang meneguhkan pijakan kaki suami, sebagai ibu, pendidik pertama bagi pertumbuhan dan perkembangan anak-anaknya. Tak ada yang lebih berharga dalam hidup ini, jika kita memiliki keluarga yang harmonis, suami yang sholeh, istri yang sholehah, anak yang sholeh, sehat dan cerdas, yang disinari cahaya Islam, semua itu tiidak lepas dari kreasi tangan wanita.

Saat ini yang perlu kita lakukan adalah menciptakan generasi kreatif, inovatif, prestatif, edukatif dan produktif. Adalah sebuah mimpi hal itu terwujud jika tidak dilukis oleh tangan-tangan lembut wanita. Untuk mewujudkan itu, tidak lain hanyalah wanita sholehah yang berilmu, berakal dan bertaqwa yang dapat melakukannya.

Wanita sholehah adalah sekuntum bunga terpelihara. Tidak mudah bagi kumbang mengisap madunya. Dalam dirinya tersimpan potensi kepahlawanan yang akan membawa ummat pada puncak peradaban terhormat. Wanita sholehah akan terus membuktikan prestasi kepahlawannya. Apakah keluarga kita yang perempuan termasik dalam bagiannya?

(5)

2. APA YANG MENGHALANGIMU UNTUK BELUM

BERHIJAB WAHAI SAUDARIKU

Hijab adalah pakaian wanita muslim yang menutup bagian kepala sampai dengan kaki (termasuk didalamnya jilbab/tudung dan pakaian yang longgar tidak memperlihatkan lekuk tubuh). Bagi orang awam, masalah hijab mungkin dianggap masalah sederhana. Padahal sesungguhnya, ia adalah masalah besar. Karena ia adalah perintah Allah SWT yang tentu didalamnya mengandung hikmah yang banyak dan sangat besar. Ketika Allah SWT memerintahkan kita suatu perintah, Dia Maha Mengetahui bahwa perintah itu adalah untuk kebaikan kita dan salah satu sebab tercapainya kebahagiaan, kemuliaan dan keagungan wanita.

Seperti firman Allah SWT: "Hai Nabi, katakan kepada istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin untuk mengulurkan jilbabnya keseluruh tubuh mereka, yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu”.(QS. Al Ahzab:59)

Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam pernah bersabda: "Akan ada di akhir umatku kaum lelaki yang menunggang pelana seperti layaknya kaum lelaki, mereka turun di depan pintu masjid, wanita-wanita mereka berpakaian (tetapi) telanjang, diatas kepala mereka (terdapat suatu) seperti punuk onta yg lemah gemulai. Laknatlah mereka! Sesunggunya mereka adalah wanita -wanita terlaknat."(Diriwayatkan oleh Imam Ahmad(2/33))

Sabda Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam juga pernah bersabda: “Dua kelompok termasuk penghuni Neraka, Aku (sendiri) belum pernah melihat mereka, yaitu seperti orang yg membawa cemeti seperti ekor sapi, dengannya mereka mencambuki manusia dan para wanita yg berpakaian (tetapi ) telanjang, bergoyang berlenggak lenggok, kepala mereka (ada suatu) seperti punuk unta yg bergoyang goyang. Mereka tentu tidak akan masuk Surga, bahkan tidak mendapat baunya. Dan sesungguhnya bau Surga itu tercium dari jarak perjalanan sekian dan sekian."(HR. Muslim, hadits no. 2128).

Dimasa kini banyak alasan atau sebab yang sering dijadikan alasan mengapa para wanita enggan untuk berhijab, diantaranya:

1. Belum mantap

Bila ukhti/saudari berdalih dengan syubhat ini hendaknya bisa membedakan antara dua hal. Yakni antara perintah Tuhan dengan perintah manusia. Selagi masih dalam perintah manusia, maka seseorang tidak bisa dipaksa untuk menerimanya. Tapi bila peritah itu dari Allah SWT tidak ada alasan bagi manusia untuk mengatakan saya belum mantap, karena bisa menyeret manusia pada bahaya besar yaitu keluar dari agama Allah SWT sebab dengan begitu ia tidak percaya dan meragukan kebenaran perintah tersebut.

Allah SWT berfirman: "Dan tidak patut bagi lelaki mukmin dan wanita mukminah, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan yang lain tentang urusan mereka. Dan barangsiapa mendurhakai Allah SWT dan Rasul-Nya maka sesungguhnya dia telah sesat, sesat yang nyata.” (QS. Al-Ahzab: 36)

(6)

2. Iman itu letaknya di hati bukan dalam penampilan luar

Para ukhti/saudari yang belum berhijab berusaha menafsirkan hadist, tetapi tidak sesuai dengan yang dimaksudkan, seperti sabda Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasalam: “Sesungguhnya Allah SWT tidak melihat pada bentuk-bentuk (lahiriah) dan harta kekayaanmu tapi Dia melihat pada hati dan amalmu sekalian.”(HR. Muslim, Hadist no. 2564 dari Abu Hurairah).

Tampaknya mereka menggugurkan makna sebenarnya yang dibelokkan pada kebathilan. Memang benar Iman itu letaknya dihati tapi Iman itu tidak sempurna bila dalam hati saja. Iman dalam hati semata tidak cukup menyelamatkan diri dari Neraka dan mendapat Surga. Karena definisi Iman Menurut jumhur ulama Ahlus Sunnah wal Jama'ah: "keyakinan dalam hati, pengucapan dengan lisan, dan pelaksanaan dengan anggota badan". Dan juga tercantum dalam Al-Quran setiap kali disebut kata Iman, selalu disertai dengan amal, seperti: "Orang yg beriman dan beramal shalih....". Karena amal selalu beriringan dengan iman, keduanya tidak dapat dipisah-pisahkan.

3. Allah belum memberiku hidayah

Ukhti/saudari yang seperti ini terperosok dalam kekeliruan yang nyata. Karena bila orang yang menginginkan hidayah, serta menghendaki agar orang lain mendo'akan dirinya agar mendapatkannya, ia harus berusaha keras dengan sebab-sebab yang bisa mengantarkannya sehingga mendapatkan hidayah tersebut. Seperti firman Allah SWT: "Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan suatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.” (QS. Ar-Ra'd: 11).

Karena itu wahai uhkti/saudari, berusahalah mendapatkan sebab-sebab hidayah, niscaya Anda mendapatkan hidayah tersebut dengan izin Allah SWT. Diatara usaha itu adalah berdo'a agar mendapat hidayah, memilih kawan yang shalihah, selalu membaca, mempelajari dan merenungkan Kitab Allah, mengikuti majelis dzikir dan ceramah agama dan lainnya.

4.Takut tidak laku nikah

Syubhat ini dibisikkan oleh setan dalam jiwa karena perasaan bahwa para pemuda tidak akan mau memutuskan untuk menikah kecuali jika dia telah melihat badan, rambut, kulit, kecantikan dan perhiasan sang gadis. Meskipun kecantikan merupakan salah satu sebab paling pokok dalam pernikahan, tetapi ia bukan satu-satunya sebab dinikahinya wanita. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda: "Wanita itu dinikahi karena empat hal; yaitu karena harta, keturunan, kecantikan dan agamanya. Dapatkanlah wanita yg berpegang teguh dengan agama,(jika tidak) niscaya kedua tanganmu berlumur debu". (HR. Al Bukhari, kitaabun nikah,9/115).

5. Ia masih belum Dewasa

Sesungguhnya para wali, baik ayah atau ibu yang mencegah anak puterinya berhijab, dengan dalih karena masih belum dewasa, mereka mempunyai tanggung jawab yang besar dihadapan Allah SWT pada hari Kiamat. Karena menurut syariat ketika seorang gadis mendapatkan Haidh, seketika itu pula ia wajib untuk berhijab.

(7)

ketaÂ’atan kepada mahluk siapa pun dia. Seperti dalam hadits shahih disebutkan: "sesungguhnya ketaatan itu hanya dalam kebaikan."(HR. Al Bukhari dan Muslim). Dan sabda Rasul dalam hadist lainnya: "Dan tidak boleh ta'at kepada mahluk dengan mendurhakai (bermaksiat) kepada Al-Khaliq." (HR. Imam Ahmad, hadits ini shahih).

Maka dari itu wahai ukhti yang belum berhijab, semoga tulisan ini mejadi pembuka hati yang terkunci, menggetarkan perasaan yg tertidur, sehingga bisa mengembalikan segenap akhwat yang belum mentaÂ’ati perintah berhijab, kepada fitrah yang telah diperintahkan Allah SWT. (Dikutip dari buku terjemahan yg berjudul asli Ila Ukhti Ghairil Muhajjabah Mal Maani'u Minal Hijab? oleh Syaikh Abdul Hamid Al Bilaly). Wallahu AÂ’lam.

(8)

3. UNTUK MUSLIMAH YANG CANTIK

Agar wajah selalu segar, berseri-seri, dan cantik, cucilah minimal 5 kali sehari yaitu dengan air wudhu. Jangan langsung dikeringkan oleh handuk, biarkan menetes dan kering sendiri. Lalu ambillah sajadah, shalat, berdikir, berdoa.

Untuk menghilangkan stress, salah satu penyebab kerut di wajah, perbanyaklah 'olah raga'. Jika tidak ada waktu untuk pergi ke studio fitness, spot-gym, dll, cukup dengan memperbanyak sholat. Dengan sholat berarti kita menggerakan seluruh tubuh. Konsultasikan semua keluh kesah kita pada Zat Yang Maha Tahu - Allah SWT dengan dzikir dan doa.

Untuk pelembab, agar awet muda, gunakanlah senyum. Tidak hanya di bibir tapi di hati juga. Katakan pada diri sendiri anda adalah cantik dan tidak memerlukan segala macam operasi plastik. Tidak lupa membisikan 'kata kunci' "Allahuma kamma hassanta khalgii fahassin khulqii" "Ya Allah sebagaimana engkau telah memperindah kejadianku, maka perindah pula ahlaq ku" (HR Ahmad).

Untuk mendapatkan bibir cantik, bisikan kalimat-kalimat Allah, tidak berkata bohong, atau menyakiti hati orang lain, tidak dipakaimenyombongkan diri atau takabur.

Agar tubuh langsing, singset dan mulus, lakukan diet yang teratur yaitu dengan berpuasa seminggu 2 kali, Senin dan Kamis. Jika kuat, lebih bagus lagi berpuasa seperti nabi Daud AS. Makanlah makanan halal, perbanyak sayuran, buah-buahan, air putih.

Untuk mengembangkan diri, sebarkan salam dan sapaan. Dengan demikian kita akan banyak dikenal dan disayangi.

(9)

4. KEPADA YANG TERSAYANG

Kepada Yang Tersayang Semua Muslimah di Seluruh Bagian Jagad Raya Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ukhti tersayang,

Surat ini khusus buatmu saja.

Sebuah ungkapan hati yang selama ini kupendam jauh didalam lubuk hati. Ukhti,

Tahukah engkau,

Ada rasa hormat di diri ini, bahkan untuk sekedar menatap wajahmu. Rasanya tak pantas untuk kulakukan itu, karena cahaya Ilahi yang memancar itu terlalu kuat untuk dapat kupandang. Takut hati ini akan getaran yang menyiksa ...

Ukhti sayang, Sejujurnya ....

Ada semangat yang kau alirkan dalam hari-hariku lewat akhlaqmu yang terkadang menyindir kelemahan dan keluh kesahku. Semangatmu terkadang jauh diatas apa yang bisa dilakukan oleh diri ini.

Ukhti,

Bergetar hati ini,

Setiap namamu disebutkan, atau terpampang dalam sebuah susunan kegiatan amal sholih. Seolah tak habis waktumu untuk korbankan sesuatu bagi kemaslahatan ummat dan kaummu.

Bangga itu menggelegak,

Ketika dengan lancar kau lafadzkan ayat-ayat suci. Ketika namamu menjadi referensi ilmu teman-teman sejawatmu.

Ukhti sholihat,

Kusering membayangkan, Sambil tersenyum ....

Beberapa bocah kecil berlari riang di sekelilingmu. Bercanda bergelayutan di kerudung panjangmu.

Tiba-tiba seorang diantara mereka terjatuh, wajahnya meringis memegang lututnya. Tangisnya hampir meledak, ketika dengan cepat tanganmu membelai rambutnya yang tertutup jilbab merah muda berenda hasil tanganmu. Sang anak lupa sakitnya, langsung meloncat riang dalam dekapanmu, diiringi teriakan cemburu kakak-kakaknya. Secarik senyuman sekejap menghiasi wajahmu.

Ukhti pujaan,... Kusering mendamba,

(10)

Bercerita tentang lelah diri ini berjuang dalam kalimatNya.

Dengan seksama kau dengar, sambil merapikan beberapa baju taqwa hadiah dari santri-santri binaanmu untukku.

Usaiku bercerita, kau tatap diriku. Lirih tapi pasti kau utarakan janji Allah kepada tentara-tentaranya. Lembut, kau marahi keluh kesah diri ini.

Semangat itu kembali hadir. Lemah itu telah kau buang entah kemana.

Yang tinggal hanyalah aliran harapan untuk bertemu lagi nanti dalam keabadian janji Allah. Ukhti sayang,

Izinkan diri ini untuk tetap berdo’a pada Pemilikmu. Izinkan diri ini untuk tetap meminta pada Perancangmu.

Robbana Hablana min Azwajina wa Dzuriyatina Qurrata ‘aiyun waj-alna lil Muttaqiina Imama. Amin Ya Robbil ‘Alamin.

Ukhti,

Surat ini kutulis untukmu, Dan hanya untukMu ...

(11)

5. ANDA SPECIAL

Suatu hari seorang penceramah terkenal membuka seminarnya dengan cara unik. Sambil memegang uang pecahan Rp. 100.000,-, ia bertanya kepada hadirin, "Siapa yang mau uang ini?" Tampak banyak tangan diacungkan. Pertanda banyak minat. "Saya akan berikan ini kepada salah satu dari Anda sekalian, tapi sebelumnya perkenankanlah saya melakukan ini." Ia berdiri mendekati hadirin. Uang itu diremas-remas dengan tangannya sampai berlipat-lipat. Lalu bertanya lagi, "Siapa yang masih mau uang ini?\" Jumlah tangan yang teracung tak berkurang. "Baiklah," jawabnya, "apa jadinya bila saya melakukan ini?" ujarnya sambil menjatuhkan uang itu ke lantai dan menginjak-injaknya dengan sepatunya. Meski masih utuh, kini uang itu jadi amat kotor dan tak mulus lagi.

"Nah, apakah sekarang masih ada yang berminat?" Tangan-tangan yang mengacung masih tetap banyak. "Hadirin sekalian, Anda baru saja menghadapi sebuah pelajaran penting. Apa pun yang terjadi dengan uang ini, Anda masih berminat karena apa yang saya lakukan tidak akan mengurangi nilainya. Biarpun lecek dan kotor, uang itu tetap bernilai Rp. 100.000,-." Dalam kehidupan ini kita pernah beberapa kali terjatuh, terkoyak, dan berlepotan kotoran akibat keputusan yang kita buat dan situasi yang menerpa kita. Dalam kondisi seperti itu, kita merasa tak berharga, tak berarti. Padahal apa pun yang telah dan akan terjadi, Anda tidak pernah akan kehilangan nilai di mata mereka yang mencintai Anda, terlebih di mata Tuhan. Jangan pernah lupa - Anda spesial.

(12)

6. KASIH SAYANG SEORANG IBU

Saat kau berumur 1 tahun, dia menyuapi dan memandikanmu. Sebagai balasannya, kau menangis sepanjang malam.

Saat kau berumur 2 tahun, dia mengajarimu bagaimana cara berjalan. Sebagai balasannya, kau kabur saat dia memanggilmu.

Saat kau berumur 3 tahun, dia memasakkan semua makananmu dengan kasih sayang. Sebagai balasannya, kau buang piring berisi makanan ke lantai.

Saat kau berumur 4 tahun, dia memberimu pensil berwarna.

Sebagai balasannya, kau coret-coret dinding rumah dan meja makan.

Saat kau berumur 5 tahun, dia membelikanmu pakaian-pakaian yang mahal dan indah. Sebagai balasannya, kau memakainya untuk bermain di kubangan lumpur dekat rumah. Saat kau berumur 6 tahun, dia mengantarmu pergi ke sekolah.

Sebagai balasannya, kau berteriak."NGGAK MAU!!" Saat kau berumur 7 tahun, dia membelikanmu bola.

Sebagai balasannya, kau lemparkan bola ke jendela tetangga. Saat kau berumur 8 tahun, dia memberimu es krim.

Sebagai balasannya, kau tumpahkan hingga mengotori seluruh bajumu. Saat kau berumur 9 tahun, dia membayar mahal untuk kursus bahasamu. Sebagai balasannya, kau sering bolos dan sama sekali tidak pernah berlatih.

Saat kau berumur 10 tahun, dia mengantarmu ke mana saja, dari kolam renang hingga pesta ulang tahun.

Sebagai balasannya, kau melompat keluar mobil tanpa memberi salam.

Saat kau berumur 11 tahun, dia mengantar kau dan teman-temanmu ke bioskop. Sebagai balasannya, kau minta dia duduk di baris lain.

Saat kau berumur 12 tahun, dia melarangmu untuk melihat acara TV khusus orang dewasa. Sebagai balasannya, kau tunggu sampai dia di keluar rumah.

Saat kau berumur 13 tahun, dia menyarankanmu untuk memotong rambut, karena sudah waktunya.

Sebagai balasannya, kau katakan dia tidak tahu mode.

Saat kau berumur 14 tahun, dia membayar biaya untuk kempingmu selama sebulan liburan. Sebagai balasannya, kau tak pernah meneleponnya.

Saat kau berumur 15 tahun, dia pulang kerja ingin memelukmu. Sebagai balasannya, kau kunci pintu kamarmu.

Saat kau berumur 16 tahun, dia ajari kau mengemudi mobilnya.

Sebagai balasannya, kau pakai mobilnya setiap ada kesempatan tanpa peduli kepentingannya. Saat kau berumur 17 tahun, dia sedang menunggu telepon yang penting.

Sebagai balasannya, kau pakai telepon nonstop semalaman.

(13)

hari pertama.

Sebagai balasannya, kau minta diturunkan jauh dari pintu gerbang agar kau tidak malu di depan teman-temanmu.

Saat kau berumur 20 tahun, dia bertanya, "Dari mana saja seharian ini?"

Sebagai balasannya, kau jawab,"Ah Ibu cerewet amat sih, ingin tahu urusan orang!"

Saat kau berumur 21 tahun, dia menyarankan satu pekerjaan yang bagus untuk karirmu di masa depan.

Sebagai balasannya, kau katakan,"Aku tidak ingin seperti Ibu."

Saat kau berumur 22 tahun, dia memelukmu dengan haru saat kau lulus perguruan tinggi. Sebagai balasannya, kau tanya dia kapan kau bisa ke Bali.

Saat kau berumur 23 tahun, dia membelikanmu 1 set furniture untuk rumah barumu. Sebagai balasannya, kau ceritakan pada temanmu betapa jeleknya furniture itu.

Saat kau berumur 24 tahun, dia bertemu dengan tunanganmu dan bertanya tentang rencananya di masa depan.

Sebagai balasannya, kau mengeluh,"Aduuh, bagaimana Ibu ini, kok bertanya seperti itu?" Saat kau berumur 25 tahun, dia mambantumu membiayai penikahanmu.

Sebagai balasannya, kau pindah ke kota lain yang jaraknya lebih dari 500 km.

Saat kau berumur 30 tahun, dia memberikan beberapa nasehat bagaimana merawat bayimu. Sebagai balasannya, kau katakan padanya,"Bu, sekarang jamannya sudah berbeda!"

Saat kau berumur 40 tahun, dia menelepon untuk memberitahukan pesta ulang tahun salah seorang kerabat.

Sebagai balasannya, kau jawab,"Bu, saya sibuk sekali, nggak ada waktu."

Saat kau berumur 50 tahun, dia sakit-sakitan sehingga memerlukan perawatanmu.

Sebagai balasannya, kau baca tentang pengaruh negatif orang tua yang menumpang tinggal di rumah anak-anaknya.

Dan hingga suatu hari, dia meninggal dengan tenang. Dan tiba-tiba kau teringat semua yang belum pernah kau lakukan, karena mereka datang menghantam HATI mu bagaikan palu godam.

(14)

7. UNTAIAN HARAP

Dengarkanlah untaian harap seorang hamba yang duduk bersimpuh sambil menengadahkan tangan ditengah sunyinya malam diakhir sujud-sujud panjangnya...

"... Ya Allah berikan aku handphone lengkap dengan pulsanya yang banyak supaya aku bisa mudah berhubungan saudara dan teman ku untuk mengetahui kabarnya"

"Ya Allah berikan aku lettop plus multimedia dan printer portable-nya agar aku bisa mengetahui informasi dunia memberitahu pada yang belum tahu dan membuat dokumentasi yang baik untuk berdakwah"

"Ya Allah berikan aku mobil AVANZA atau KIJANG atau MARCEDES supaya aku bisa dipakai urusan da'wah dengan mudah survey ... syuro ...jemput muajih.."

"Ya Allah berikan aku sebuah rumah sederhana yang luaaas pekarangannya supaya bisa kujadikan markas da'wah dan tabligh akbar"

"Ya Allah berikan aku kompor gas gratis dan beserta tabungnya supaya aku bisa buat makan dengan cepat untuk para fakir miskin dan anak yatim serta para mujahid"

"Ya Allah berikan aku otak yang encer dan kesempatan belajar setinggi2nya supaya aku bisa pintar dan mudah menghafal Al Qur'an dan menguasai IPTEK"

"Ya Allah berikan aku uang yang banyak biar bisa kusumbangkan pada fakir miskin, anak yatim dan sekolah-sekolah"

"Ya Allah berikan pasangan hidup yang Engkau sukai dan baik supaya aku bisa bersama-sama membangun miniatur kerajaan yang baik, sakinah mawaddah warahmah"

"Ya Allah berikan aku anak-anak yang cerdik dan sholeh supaya bisa dijadikan kebanggaan dan tabungan di akhirat kelak"

"Ya Allah berikan aku kesempatan untuk keliling dunia supaya kubisa mensyukuri ciptaan dibelahan duniaMu yang lain"

... Namun Ya Allah aku ... (sambil terisak ia meneruskan untaian harapnya)... aku ini hanyalah seorang hamba yang dhoif dan lemah ... seringkali khilaf untuk bersyukur janganlah kau kabulkan Ya Allah... jangan ... kalau sekiranya itu semua bisa membuatku terlena dari mengingat-Mu... Apalah arti semua itu ... kalau bukan untukMu dan mencari keradhaan-Mu...

Ya Allah ... sesungguhya kuminta semua itu karna hanya ingin membuktikan cinta padaMu dengan berbagai cara... Engkaulah yang Maha Mengetahui mana saja yang patut kudapat... atau tidak sama sekali bila itu semua justru membuatku jauh dariMu tak usahlah Kau berikan.... cukup saja hamba diberi setitik cintaMu... ...kabulkanlah Ya Allah...

(Adzan Subuh berkumandang menutup untaian-untaian harap seorang hamba) "Rabbanaa aatinaa fiddunyaa hasanah wafil aakhirati hasanah..waqinaa adzabannaar".

(15)

8. LUCU YA ???

Lucu ya, uang Rp 20,000an kelihatan begitu besar bila dibawa ke kotak amal mesjid, tapi begitu kecil bila kita bawa ke supermarket....

Lucu ya, 45 menit terasa terlalu lama untuk berzikir, tapi betapa pendeknya waktu itu untuk pertandingan sepakbola....

Lucu ya, betapa lamanya 2 jam berada di Masjid, tapi betapa cepatnya 2 jam berlalu saat menikmati pemutaran film di bioskop....

Lucu ya, susah merangkai kata untuk dipanjatkan saat berdoa atau sholat, tapi betapa mudahnya cari bahan obrolan (gossip) bila ketemu teman....

Lucu ya, betapa serunya perpanjangan waktu dipertandingan badminton favorit kita, tapi betapa bosannya bila imam sholat Tarawih bulan Ramadhan kelamaan bacaannya....

Lucu ya,susah banget baca Al-Quran 1 juz saja, tapi novel best-seller lebih dari 100 halaman pun habis dilalap....

Lucu ya, orang-orang pada berebut paling depan untuk nonton konser tapi berebut cari shaf paling belakang bila Jumatan agar bisa cepat keluar.... Lucu ya,kita perlu undangan pengajian 3-4 minggu sebelumnya agar bisa

disiapkan di agenda kita, tapi untuk acara lain jadwal kita gampang diubah seketika ....

Lucu ya,susahnya orang mengajak partisipasi untuk dakwah, tapi mudahnya orang berpartisipasi menyebar gossip....

Lucu ya,kita begitu percaya pada yang dikatakan koran, tapi kita sering mempertanyakan apa yang dikatakan Al Quran....

Lucu ya,kita bisa ngirim ribuan jokes lewat email, tapi bila

ngirim yang berkaitan dengan ibadah sering mesti berpikir dua-kali.... Lucu ya,semua orang penginnya masuk surga tanpa harus

beriman,berpikir, berbicara ataupun melakukan apa-apa tapi.... LUCU YA ?!

"Dan sampaikanlah berita gembira kepada orang-orang mu'min bahwa sesungguhnya bagi mereka karunia yang besar dari Allah." (QS.33:47)

(16)

9. 7 PENYAKIT WANITA

baca hati2, kenali gejalanya, lebih baik mencegah dari pada mengobati kan?

--- 7 Penyakit Wanita

Berdasarkan sebuah survey, beberapa penyakit yang sering dan biasanya dialami oleh wanita....

1. Nangisuitis

Akibat terlalu sensitif. Gejalanya bibir cemberut, mata kedip-kedip. Efek sampingnya mata bengkak, saputangan banjir, hidung meler,bawaannya ngurung diri atau terkena penyakit Curhatitis A. Penyakit ini bisa diobati dengan obat Tegaridol, OBH (Obat Berhati Hamba).

2. Curhatitis

Bawaannya pengen nyerocos, Efek samping rahasia orang bisa bocor,terkena Nangisuitis, Penyakit ini bisa diarahkan positif jika ia bercuhatitisnya ke orang yang tepat, apalagi sama Tuhan.

3. Shooping Syndrome

Gejalanya pengen jalan mulu, mata melotot, Efek sampingnya lidah ngiler, mulut nganga, dompet jadi tipis. Jika sudah masuk stadium 4 (parah banget)dompet cowoknya ikut tipis. Coba minum hematcold atau tablet PD(Pengendalian Diri).

4. Cerewetisme

Lebih parah dari Curha titis B, tidak mengandung titik koma. Efek samping muncrat, telinga tetangga budek, dada cowoknya bisa jadi lebih halus karena sering mengelus. Lebih cepat makan pil dengar dan minum tablet bicara lebih

diperlambat.

5. Lamanian Dandanitositis

Pengennya diem depan cermin. Tangan kiri gatel-gatel pengen pegang sisir, tangan kanan kram-kram pengen teplok-teplok pipi pake bedak. Efek samping: menor, telat, cowoknya berkarat, gak kebagian makanan. Minum segera Sari Bawak (Bagi Waktu) dan Taperi (tambah percaya diri). Buat cowok minum Toleransikipil 230 sendok sehari sesudah dan sebelum mandi.

6. Cemburunotomy

Gejala muka lonjong, tangan mengepal, alis menukik. Coba cegah dengan obat sirup prasangka baik tiga sendok sehari, Pil pengertian dan tablet selidiki dahulu.

(17)

10. AYAH, BOLEHKAH BERPACARAN?

ABSTRACT:

Mungkin ada diantara kita selaku orangtua yang tidak mampu bersikap tegas dalam menyampaikan ajaran Islam, terutama yang berhubungan dengan psikoseksual remaja. Kita 'malu' menyampaikan kebenaran, padahal itu adalah kewajiban kita untuk menyampaikannya dan hak mereka untuk mengetahuinya. 'Ayah, bolehkah berpacaran?' mungkin salah satu pertanyaan yang lambat laun akan menyergap kita. Salah satu jawaban yang cerdas, memuaskan dan tepat, mungkin dapat kita simak dari artikel di bawah ini.

Semoga Allah SWT memudahkan kita untuk memberikan yang terbaik kepada putra-putri kita, yaitu pendidikan yang baik dan adab yang mulia.

---

Seorang ayah, bila ia mempunyai putra yang beranjak remaja, lambat atau cepat ia akan disergap oleh pertanyaan seperti ini: 'Ayah, bolehkah berpacaran?' Pengertian 'berpacaran' menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah bercintaan, berkasih-kasihan.

Sebagai Ayah yang baik, kita sudah seharusnya sejak jauh hari berusaha menyiapkan jawaban terhadap pertanyaan-pertanyaan tak terduga seperti itu. Namun seringkali kita tidak siap dengan jawaban ketika pertanyaan tadi terlontar dari mulut anak kita. Seorang ayah mempunyai posisi strategis. AYAH TIDAK SAJA MENJADI PEMIMPIN BAGI KELUARGANYA, SEORANG AYAH JUGA SEHARUSNYA BISA MENJADI TEMAN BAGI ANAK-ANAKNYA, MENJADI NARASUMBER DAN GURU BAGI ANAK-ANAKNYA. 'Tiada pemberian seorang bapak terhadap anak-anaknya yang lebih baik dari pada (pendidikan) yang baik dan adab yang mulia.' (HR At-Tirmidzy)

'Barangsiapa yang mengabaikan pendidikan anak, maka ia telah berbuat jahat secara terang-terangan ...' Ibnu Qayyim.

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Setiap kamu adalah pemimpin, dan setiap kamu akan dimintai pertangungjawaban terhadap apa yang kamu pimpin. Seorang suami (ayah) adalah pemimpin bagi anggota keluarganya, dan ia akan dimintai pertanggungjawaban terhadap apa yang telah dipimpinnya atas mereka." (HR Muslim).

Ada sebuah contoh yang datangnya dari keluarga Pak Syamsi. Ketika Iwan anak remajanya bertanya soal berpacaran, Pak Syamsi yang memang sudah sejak lama mempersiapkan diri, dengan santai memberikan jawaban seperti ini: 'Boleh nak, sejauh berpacaran yang dimaksud adalah sebagaimana yang terjadi antara Ayah dan Bunda' Pak Syamsi menjelaskan kepada Iwan, bahwa berpacaran adalah menjalin tali kasih, menjalin kasih sayang, dengan lawan jenis, untuk saling kenal-mengenal, untuk sama-sama memahami kebesaran Allah di balik tumbuhnya rasa kasih dan sayang itu. Oleh karena itu, berpacaran adalah ibadah. Dan SEBAGAI IBADAH, BERPACARAN HARUSLAH DILAKUKAN SESUAI DENGAN KETENTUAN ALLAH, YAITU DI DALAM LEMBAGA PERKAWINAN.

Di dalam sebuah Hadits Shahih Riwayat Ahmad, Bukhari dan Muslim, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: 'Jangan sekali-kali seorang laki-laki bersendirian dengan seorang perempuan, melainkan si perempuan itu bersama mahramnya.' 'Di luar ketentuan tadi, maka yang sesungguhnya terjadi adalah perbuatan mendekati zina, suatu perbuatan keji dan terkutuk yang diharamkan ajaran Islam (Qs. 17:32).

Allah SWT telah mengharamkan zina dan hal-hal yang bertendensi ke arah itu, termasuk berupa kata-kata (yang merangsang), berupa perbuatan-perbuatan tertentu (seperti membelai dan sebagainya).' Demikian penjelasan Pak Syamsi kepada Iwan anak remajanya.

"DI DALAM LEMBAGA PERKAWINAN, ANANDA BISA BERPACARAN DENGAN BEBAS DAN TENANG, BISA SALING MEMEMBELAI DAN MENGASIHI, BAHKAN LEBIH JAUH DARI ITU,

(18)

YANG SEMULA HARAM MENJADI HALAL SETELAH MENIKAH, YANG SEMULA DIHARAMKAN TIBA-TIBA MENJADI HAK BAGI SUAMI ATAU ISTRI YANG APABILA DITUNAIKAN DENGAN IKHLAS KEPADA ALLAH AKAN MENDATANGKAN PAHALA." Demikian penjelasan pak Syamsi kepada Iwan.

"Namun jangan lupa," sambung pak Syamsi, "ISLAM MENGAJARKAN DUA HAL YAITU MEMENUHI HAK DAN KEWAJIBAN SECARA SEIMBANG. DI DALAM LEMBAGA PERKAWINAN, KITA TIDAK SAJA BISA MENDAPATKAN HAK-HAK KITA SEBAGAI SUAMI ATAU ISTERI, NAMUN JUGA DITUNTUT UNTUK MEMENUHI KEWAJIBAN, MENAFKAHI DENGAN LAYAK, MEMBERI TEMPAT BERNAUNG YANG LAYAK, DAN YANG TERPENTING ADALAH MEMBERI PENDIDIKAN YANG LAYAK BAGI ANAK-ANAK KELAK ..."

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Seorang yang membina anaknya adalah lebih baik daripada ia bersedekah satu sha' ... (HR At-Tirmidzy).

"Nah, apabila ananda sudah merasa mampu memenuhi kedua hal tadi, yaitu hak dan kewajiban yang seimbang, maka segeralah susun sebuah rencana berpacaran yang baik di dalam sebuah lembaga perkawinan yang dicontohkan Rasulullah..." Demikian imbuh pak Syamsi.

Seringkali kita sebagai orangtua tidak mampu bersikap tegas di dalam menyampaikan ajaran Islam, terutama yang sangat berhubungan dengan perkembangan psikoseksual remaja. Seringkali kita 'malu' menyampaikan kebenaran yang merupakan kewajiban kita untuk menyampaikannya, sekaligus merupakan hak anak untuk mengetahuinya. Sebagai anak, seorang Iwan memang harus mempunyai tempat yang cukup layak untuk menumpahkan aneka pertanyaannya. Sebagai lelaki muda, yang ia butuhkan adalah sosok ayah yang dapat menjawab pertanyaan-pertanyaannya dengan cerdas, memuaskan, dan tepat. Seorang ayah yang mampu menjawab pertanyaan bukan dengan marah-marah. Berapa banyak remaja seperti Iwan diantara kita yang tidak punya tempat bertanya yang cukup layak?

Bagi seorang Iwan, sebagaimana dia melihat kenyataan yang terjadi di depan matanya, berpacaran adalah memadu kasih diantara dua jenis kelamin yang berbeda, sebuah ajang penjajagan, saling kenal diantara dua jenis kelamin berbeda, antara remaja putra dengan remaja putri, yang belum tentu bermuara ke dalam lembaga perkawinan. Hampir tak ada seorang pun remaja seperti Iwan yang mau menyadari, bahwa perilaku seperti itu adalah upaya-upaya mendekati zina, bahkan zina itu sendiri!

Celakanya, hanya sedikit saja diantara orangtua yang mau bersikap tegas terhadap perilaku seperti ini. Bahkan, seringkali sebagian dari orangtua kita justru merasa malu jika anaknya yang sudah menginjak usia remaja belum juga punya pacar. Sebaliknya, begitu banyak orangtua yang merasa bangga jika mengetahui anaknya sudah punya pacar. 'Berapa banyak kejahatan yang telah kita buat secara terang-terangan ...?'

Di sebuah stasiun televisi swasta, ada program yang dirancang untuk mempertemukan dua remaja berlawanan jenis untuk kelak menjadi pacar. Di stasiun teve lainnya ada sebuah program berpacaran (dalam artian perbuatan mendekati zina) yang justru diasosiasikan dengan heroisme, antara lain dengan menyebut para pelakunya (para pemburu pacar) sebagai "pejuang." Dan bahkan para "pejuang" ini mendapat hadiah berupa uang tunai yang menggiurkan anak-anak remaja. Perilaku para "pejuang" ini disaksikan oleh banyak remaja, sehingga menjadi contoh bagi mereka.

Makna pejuang telah bergeser jauh dari tempatnya semula. Seseorang yang melakukan perbuatan mendekati zina disebut "pejuang." Hampir tidak pernah kita mendengar ada seorang pelajar yang berprestasi disebut pejuang. Jarang kita dengar seorang atlet berprestasi disebut pejuang.

(19)

11. TATAPAN PENUH CINTA

Sekedar renungan,.

Masihkah tetap membenci bila orang yang menjengkelkan itu tengah tertidur lelap??...mungkin inilah sumber kekuatan seorang ibu tetap mencintai anak-anaknyanya betapa pun si anak telah 'menyakiti' hati sang ibu... Cobalah dengan memperhatikan pasangan anda yang tengah terlelap dalam damai...semoga anda memperoleh kekuatan darinya untuk tetap mencintainya sepenuh hati...!

Tatapan Penuh Cinta

Pernahkah anda menatap orang-orang terdekat anda saat ia sedang tidur? Kalau belum, cobalah sekali saja menatap mereka saat sedang tidur. Saat itu yang tampak adalah ekspresi paling wajar dan paling jujur dari seseorang. Seorang artis yang ketika di panggung begitu cantik dan gemerlap pun bisa jadi akan tampak polos dan jauh berbeda jika ia sedang tidur. Orang paling kejam di dunia pun jika ia sudah tidur tak akan tampak wajah bengisnya. Perhatikanlah ayah anda saat beliau sedang tidur. Sadarilah, betapa badan yang dulu kekar dan gagah itu kini semakin tua dan ringkih, betapa rambut-rambut putih mulai menghiasi kepalanya, betapa kerut merut mulai terpahat di wajahnya. Orang inilah yang tiap hari bekerja keras untuk kesejahteraan kita, anak-anaknya. Orang inilah, rela melakukan apa saja asal perut kita kenyang dan pendidikan kita lancar.

Sekarang, beralihlah. Lihatlah ibu anda..

Hmm...kulitnya mulai keriput dan tangan yang dulu halus membelai-belai tubuh bayi kita itu kini kasar karena tempaan hidup yang keras. Orang inilah yang tiap hari mengurus kebutuhan kita. Orang inilah yang paling rajin mengingatkan dan mengomeli kita semata-mata karena rasa kasih dan sayang, dan sayangnya, itu sering kita salah artikan.

Cobalah menatap wajah orang-orang tercinta itu : Ayah, Ibu, Suami, Istri, Kakak, Adik, Anak, Sahabat, Semuanya. Rasakanlah sensasi yang timbul sesudahnya. Rasakanlah energi cinta yang mengalir pelan-pelan saat menatap wajah lugu yang terlelap itu. Rasakanlah getaran cinta yang mengalir deras ketika mengingat betapa banyaknya pengorbanan yang telah dilakukan orang-orang itu untuk kebahagiaan anda. Pengorbanan yang kadang tertutupi oleh kesalah pahaman kecil yang entah kenapa selau saja nampak besar.

Secara ajaib Tuhan mengatur agar pengorbanan itu bisa tampak lagi melalui wajah-wajah jujur mereka saat sedang tidur. Pengorbanan yang kadang melelahkan namun enggan mereka ungkapkan.

(20)

Dan ekspresi wajah ketika tidur pun mengungkap segalanya. Tanpa kata, tanpa suara dia berkata : "betapa lelahnya aku hari ini".

Dan penyebab lelah itu?

Untuk siapa dia berlelah-lelah? Tak lain adalah kita. Suami yang bekerja keras mencari nafkah, istri yang bekerja keras mengurus dan mendidik anak, juga rumah. Kakak, adik, anak, dan sahabat yang telah melewatkan hari-hari suka dan duka bersama kita.

Resapilah kenangan-kenangan manis dan pahit yang pernah terjadi dengan menatap wajah-wajah mereka. Rasakanlah betapa kebahagiaan dan keharuan seketika membuncah jika mengingat itu semua.

Bayangkanlah apa yang akan terjadi jika esok hari mereka "orang-orang terkasih itu" tak lagi membuka matanya, selamanya ...

(21)

12. SYAFAAT ANAK-ANAK

Apabila hari kiamat tiba

Berdirilah segenap manusia dan jin Para malaikat berbaris-baris

Kemudian datang anak-anak orang Islam Membentuk barisan tersendiri

Lalu Allah memerintahkan kepada Jibril Membawa anak-anak itu ke Surga

Sesampai di depan pintu Surga Anak-anak itu bertanya:

"Mana ayah dan ibu kami? Mana ayah dan ibu kami? Kami tidak patut masuk Surga tanpa ayah dan ibu kami."

Malaikat menjawab:

"Ayah-ayah dan ibu-ibumu telah bermaksiat Memperturutkan hawa nafsu dan bujuk setan Mereka Patut dimasukkan ke Neraka."

Mendengar jawaban malaikat itu Anak-anak berteriak sambil menangis Lalu Allah bertanya kepada Jibril, "Apakah teriakan tangis itu?"

Jibril menjawab, "teriakan anak-anak yang tidak mau masuk ke Surga jika tanpa ayah dan ibunya.

Anak-anak memohon kepada-Mu

Agar mengampuni dosa kedua orangtuanya Dan memasukkan bersama-sama di Surga Jika tidak, anak-anak itu tidak rela

Masuk Neraka bersama ayah-ibunya." Berfirmanlah Allah: "Wahai Jibril, pergilah!

Bawa para ibu dan para bapak Kepada anak-anaknya

Masukkan bersama-sama ke Surga Aku telah ampuni mereka

Karena syafaat anak-anaknya." Maka bersorak-sorailah anak-anak

Menemui ayah-bundanya masing-masing Mereka bergandengan tangan

(22)

13. MENGAPA WANITA MUDAH MENANGIS?

OLEH : HAMBA ALLAH SWT

Suatu ketika, ada seorang anak laki-laki yang bertanya pada ibunya. "Ibu, mengapa Ibu menangis?". Ibunya menjawab, "Sebab aku wanita".

"Aku tak mengerti" kata si anak lagi. Ibunya hanya tersenyum dan memeluknya erat. "Nak, kamu memang tak akan pernah mengerti....". Kemudian anak itu bertanya pada ayahnya. "Ayah, mengapa Ibu menangis?, Ibu menangis tanpa sebab yang jelas". Sang ayah menjawab, "Semua wanita memang sering menangis tanpa alasan". Hanya itu jawaban yang bisa diberikan ayahnya. Sampai kemudian si anak itu tumbuh menjadi remaja, ia tetap bertanya-tanya, mengapa wanita menangis. Hingga pada suatu malam, ia bermimpi dan bertanya kepada Tuhan, "Ya Allah, mengapa wanita mudah sekali menangis?"

Dalam mimpinya ia merasa seolah Tuhan menjawab, "Saat Kuciptakan wanita, Aku membuatnya menjadi sangat utama. Kuciptakan bahunya, agar mampu menahan seluruh beban dunia dan isinya, walaupun juga bahu itu harus cukup nyaman dan lembut untuk menahan kepala bayi yang sedang tertidur. Kuberikan wanita kekuatan untuk dapat melahirkan dan mengeluarkan bayi dari rahimnya, walau kerap berulangkali ia menerima cerca dari anaknya itu.

Kuberikan keperkasaan yang akan membuatnya tetap bertahan, pantang menyerah saat semua orang sudah putus asa. Kepada wanita, Kuberikan kesabaran untuk merawat keluarganya walau letih, walau sakit, walau lelah, tanpa berkeluh kesah.

Kuberikan wanita, perasaan peka dan kasih sayang untuk mencintai semua anaknya dalam kondisi dan situasi apapun. Walau acapkali anak-anaknya itu melukai perasaan dan hatinya. Perasaan ini pula yang akan memberikan kehangatan pada bayi-bayi yang mengantuk menahan lelap. Sentuhan inilah yang akan memberikan kenyamanan saat didekap dengan lembut olehnya. Kuberikan wanita kekuatan untuk membimbing suaminya melalui masa-masa sulit dan menjadi pelindung baginya. Sebab bukannya tulang rusuk yang melindungi setiap hati dan jantung agar tak terkoyak. Kuberikan kepadanya kebijaksanaan dan kemampuan untuk memberikan pengertian dan menyadarkan bahwa suami yang baik adalah yang tak pernah melukai istrinya. Walau seringkali pula kebijaksanaan itu akan menguji setiap kesetiaan yang diberikan kepada suami agar tetap berdiri sejajar, saling melengkapi dan saling menyayangi. Dan akhirnya Kuberikan ia air mata agar dapat mencurahkan perasaannya. Inilah yang khusus Kuberikan kepada wanita, agar dapat digunakan kapanpun ia inginkan.

Hanya inilah kelemahan yang dimiliki wanita, walaupun sebenarnya air mata ini adalah air mata kehidupan".

(23)

14. DOA IBU UNTUKMU

OLEH : HAMBA ALLAH SWT

Ya Ghaffar, ya Rahim

Kau letakkan di rahim kami anak-anak negeri ini

Kau amanatkan diri-diri mereka pada lindungan kasih-sayang kami kau percayakan jiwa-jiwa mereka pada bimbingan ruhani kami Kau hangatkan tubuh-tubuh mereka dengan dekapan cinta kami Kau besarkan badan-badan mereka dengan aliran air susu kami

Tuhan kami, kami telah sia-siakan kepercayaan-Mu

kesibukan telah menyebabkan kami melupakan amanat-Mu

hawa nafsu telah menyeret kami untuk menelantarkan buah hati kami tidak sempat kami gerakkan bibir-bibir mereka untuk berzikir kepada-Mu tidak sempat kami tuntun mereka untuk membesarkan asma-Mu

tidak sempat kami tanamkan dalam hati mereka kecintaan kepada Nabi-Mu Kami berlomba mengejar status dan kebanggaan

meninggalkan anak-anak kami dalam kekosongan dan kesepian Kami memoles wajah-wajah kami dengan kepalsuan

membiarkan anak-anak kami meronta dalam kebisuan Kami terlena memburu kesenangan

sehingga tak kami dengar lagi mereka menangis manja sambil memandang kami dengan pandangan cinta

seperti dulu, ketika mereka mengeringkan air mata mereka dalam kehangatan dada-dada kami

Dosa-dosa kami telah membuat anak-anak kami

menjadi pemberang, pembangkang, dan penentang-Mu Dosa-dosa kami telah membuat hati mereka

keras, kasar, kejam, dan tidak tahu berterima kasih Sebelum Engkau ampuni mereka, Ya Allah SWT ampunilah lebih dahulu dosa-dosa kami

Ya Allah, berilah kami peluang untuk mendekap tubuh mereka dengan dekapan kasih sayang kami

berilah kami waktu untuk melantunkan pada telinga mereka ayat-ayat Alquran dan Sunnah Nabi-Mu

Berilah kami kesempatan untuk sering menghadap-Mu dan memohon kepada-Mu seusai salat kami

untuk keselamatan, kesejahteraan, dan kebahagiaan anak-anak kami

Bangunkan kami di tengah malam untuk merintih kepada-Mu mengadukan derita dan petaka yang menimpa anak-anak negeri ini. Izinkan kami membasahi tempat sujud kami

dengan air mata penyesalan akan kelalaian kami Ya Allah, ya Jabbar, ya Ghaffar

Anugerahkan kepada para pemimpin kami kearifan untuk mendidik anak-anak negeri ini dalam kesalehan

(24)

Berikan kepada mereka petunjuk-Mu

sehingga mereka menjadi suri teladan bagi kami dan anak-anak kami Limpahkan kepada mereka perlindungan-Mu

supaya mereka melindungi kami dengan keadilan-Mu Jauhkan mereka dari kezaliman

sehingga kami dapat mengabdi-Mu dengan tentram dan aman Ya Rahman, ya Rahim

Indahkan kehidupan kami dengan kesalehan anak-anak kami Peliharalah anak-anak kami yang kecil

Kuatkanlah anak-anak kami yang lemah Sucikan kalbu mereka

Bersihkan kehormatan mereka Sehatkan badan mereka

Cerdaskan akal mereka Indahkan akhlak mereka

Gabungkanlah mereka bersama orang-orang yang bertakwa kepada-Mu yang mencintai Nabi-Mu, keluarganya yang suci, dan sahabatnya yang mulia yang berbakti kepada orangtuanya

yang bermanfaat kepada bangsanya yang berkhidmat kepada sesama manusia Wahai Zat yang nama-Nya menjadi pengobat

yang sebutan-Nya penyembuhan yang ketaatan-Nya kecukupan

sayangi kami yang modalnya hanya harapan dan senjatanya hanya tangisan

(25)

15. KUPERSEMBAHKAN HADIAH UNTUKMU

OLEH : HAMBA ALLAH SWT

Kutiup lilin ulang tahunku

angin berbisik seperti menghantarkan musafir ke pelabuhan yang baru ada damai

ada mentari yang menerangi perjanalan panjang Burung-burung berkicauan

embun pagi sambut hari baru yang belum pernah kubayangkan langit demikian cerah

senyumku merekah setelah tadi malam Kau uji lagi aku dengan keraguan itu Aku demikian hina

demikian kecil di hadapanMu, Ya Allah Kubentangkan sajadah hidupku

seiring nafas yang Kau berikan Kupersembahkan hadiah UntukMu; zikir yang kurangkaikan

syukur yang kupanjatkan taubat yang kutangiskan Di malam itu

Ku seperti di dekatMu

Kau menatapku hingga kutak sanggup menahan tangis Kualirkan air mata penyesalan

di tengah senyapnya subuh yang teduh Kini ijinkanlah ku lahir kembali, Ya Allah

seperti tangisan pertamaku tatkala dilahirkan ibuku Kini ijinkanlah ku lahir kembali, Ya Allah

di bulan Ramadhan yang suci di hari Jumat yang agung Kutiup lilin ulang tahunku

Kupersembahkan hadiah UntukMu; zikir yang kurangkaikan

syukur yang kupanjatkan taubat yang kutangiskan

(26)

16. HIJAB = TERKEKANG

OLEH : HAMBA ALLAH SWT

Banyak yang bilang...

hijab adalah bentuk pengekangan terhadap wanita... Banyak juga yang bilang...

dengan berhijab wanita tidak bebas dalam berbuat...

benarkah itu semua tujuan diturunkannya perintah berhijab ? Allah ta'ala telah berfirman...

memerintahkan setiap wanita yang beriman...

'tuk mengenakan hijab atau kerudungnya bila keluar rumah... atau ketika bertemu dengan mereka yang bukan muhrimnya... agar mereka lebih mudah dikenal dan tidak mendapat gangguan Ya...dengan berhijab...

Wanita Muslimah menunjukkan identitasnya...

menunjukkan kebanggaan dan izzah sebagai pemeluk Dienullah... menunjukkan kesungguhan dan ketaatan sebagai hamba-Nya... menunjukkan penjagaan terhadap kehormatan dan kesucian dirinya Dengan berhijab...

bukan berarti Muslimah terkekang hidupnya... bukan berarti Muslimah tak lagi punya kebebasan... bahkan dengan hijab yang melindungi kehormatannya... Muslimah bisa menunjukkan potensi diri yang sebenarnya

Muslimah yang berhijab...

tidak lagi dihormati karena kecantikannya... tidak lagi dinilai dengan penampilan dirinya...

tapi naluri dan daya pikirnyalah yang sekarang menentukan... yang menjadi tolok ukur orang lain dalam menilai dirinya

Muslimah yang berhijab...

terbebas dari belenggu tuntutan penampilan... terbebas dari segala pelecehan harga dirinya...

Bebas dan merdeka yang berbeda dengan wanita lainnya... bebas dan merdeka sebagaimana kodratnya sebagai wanita Maha Benar Allah atas segala Firman-Nya...

Maha Bijaksana Allah atas segala Perintah-Nya... Maha Adil Allah atas segala Keputusan-Nya... Maha Penyayang Allah atas segala Hukuman-Nya...

(27)

17. WANITA ???

OLEH : HAMBA ALLAH SWT

Wanita...

sering diibaratkan bunga...

sering dilambangkan sumber keindahan... sering dinilai penyejuk mata dan rasa...

sering dianggap pembawa ketentraman hati dan jiwa Tapi tak jarang pula...

dia dianggap sumber petaka...

sumber segala kemaksiatan yang ada... tempat masuknya berbagai godaan dunia bahkan kedudukannya direndahkan pula

Mana yang benar...

mana yang sesungguhnya pantas buat wanita ? Atau kedua-duanya memang ada padanya ? sebagai sumber ketentraman...duka nestapa... sebagai sumber kebaikan...juga kemaksiatan...? Wanita...mengapa ?

Wanita...

memang sering dianggap lemah... padahal dibalik kelemah-lembutannya... ada kekuatan sungguh besar yang dia punya yang mampu memutih-hitamkan dunia... lihat saja sejarah yang telah membuktikannya

Wanita...

sadarilah akan dirimu... akan potensimu... yang belum tergali itu

Bangkitlah dengan penuh keyakinan...

bersama keimanan kepada-Nya yang penuh...

bersama keikhlasan pengabdian yang sungguh-sungguh... 'tuk hanya mencari ridho Ilahi selalu

Wanita...

kedudukanmu tidaklah lebih rendah dari siapa pun juga engkau punya hak yang sama sebagai hamba-Nya...

engkau pun akan mendapatkan pahala dari-Nya sebagaimana pria... setiap kau laksanakan kewajiban kepada-Nya dengan niat yang ikhlash Allah tiada akan menganiayamu sedikit pun...

pun Dia tak akan membeda-bedakan derajatmu... kecuali derajat taqwalah yang Dia lihat pada dirimu

(28)

Bangkitlah wahai Muslimah... carilah ilmu setinggi-tinginya... ilmu agama dan ilmu-ilmu lainnya

dan manfaatkanlah apa yang engkau punya... dengan niat yang ikhlas dan mulia...

dengan cara yang dibenarkan Syari'ah...

(29)

18. SENYUMLAH SAUDARAKU

OLEH : HAMBA ALLAH SWT

Senyumlah...

niscaya akan cerahlah dunia...

niscaya akan hilanglah kabut penghalang... niscaya akan terbentanglah jalinan yang indah... jalinan ukhuwah di antara kita menuju ridho-Nya Senyumlah saudaraku...

senyumlah dengan segenap jiwamu... senyumlah dengan sepenuh hatimu... senyumlah dengan setulus batinmu...

semoga Allah memberkahi senyum ikhlasmu itu Nabi SAW tercinta telah bersabda...

sedekah tidak harus dengan harta berlimpah... sedekah tidak mesti dalam jumlah yang besar...

senyuman ikhlas dan membahagiakan tiap orang yang melihatnya... juga bisa dinilai sebagai sedekah dari pemiliknya

Senyumlah saudaraku...

cerahkanlah wajahmu dengan senyum itu...

hadapilah saudaramu yang lain dengan wajah bersinar... dengan senyum manismu yang sungguh menyejukkan jiwa... Semoga Allah mempererat jalinan ukhuwahmu dengannya

(30)

19. HEII

OLEH : HAMBA ALLAH SWT

Heii tua bangka

Apa yang kau temukan sepanjang hidupmu Mmm kematian kelahiran dan air mata .. Heii gadis cantik

Bahagiakah kau akan kecantikanmu

Mmm yaaa jika saja hidupku secantik wajahku Heeii lelaki pintar

apa yang kau pelajari selama ini

aku berusaha belajar menghargai diriku sendiri…. Heii penguasa..

Nyamankah kau dengan “kursi”-mu

yah andai saja ini bukan kursi yang sering “bergoyang” Heeii bocah kecil

Sudahkah semuanya membuat kau senang… Yach aku senang

Aku senang tak mengerti kehidupan Aku senang merdeka dalam kesengsaraan Aku senang …..

Tangisku bukan karena tersayat kebohongan Aku senang…

Hatiku bahagia tanpa terselip kemunafikan Aku senang …

tertawa, menangis, marah, tanpa disembunyikan Tapi yang paling membuatku senang..

Aku akan tumbuh dewasa…

Menghadapi semua yang tak kusenangi akan kuubah semua air mata kepedihan kugenangi diri dengan air mata kebahagiaan aku akan belajar… menghargai kehidupan karena kutau betapa hidup amat mencintaiku… dan ..

(31)

20. SECERCAH ASA

OLEH : HAMBA ALLAH SWT

Aku bertanya pada generasi ini

Baik engkau maupun aku dan siapa saja yang mengaku Muslim-Mukmin, mengapa tak muncul juga

Sekelompok singa yang sanggup mengguncang dunia?

Adalah mereka yang pertama mengimani Rasulullah terakhir itu Menjadi tulang punggungnya dan siap mengikuti jejak perjuangannya mari renungkan kembali apa yang telah mereka korbankan;

derita siksa hilangnya harta dan terbunuhnya orang-orang yang tersayang dan kadang jiwa mereka sendiri yang melayang...

Mukminin teladan yang tulus mengabdi kepada Islam Pencetus revolusi terbesar sepanjang sejarah manusia

Wahai aku wahai engkau, apa bedanya kita dengan mereka

Segumpal darah dan daging serta tulang dalam susunan anatomi yang sama, Qur'an hadist mereka adalah Qur'an hadist kita juga

Hanya kita asyik dalam seribu bisu sambil bertopang dagu Jika aku mengeluh pada-Mu ya Allah maka

Keluhanku yang pertama adalah

usirlah segenap ragu yang bersarang di dadaku Tanamkan dalam jiwaku kokoh imannya Abu Bakar lelaki yang selalu jujur dan membenarkan menjawab Taat pada segala yang dikehendaki Allah dan Rosul Hidupnya bergairah jihad dan amal bakti semata Jika aku mengeluh pada-Mu ya Allah maka

Keluhanku yang kedua bakarlah watak pengecut dalam hatiku Berikan padaku anugerah bobot imannya Umar Al-Faruq yang selalu benar dan bersikap tegas terhadap setiap kebatilan Sebagai khalifah ia tak pernah tidur nyenyak

selama nyanyian lapar dari perut rakyat masih berkumandang di telinga Lelaki agung dan perkasa lagi sederhana

dua raksasa dunia telah takluk di bawah kekuasaannya Jika aku mengeluh pada-Mu ya Allah maka

pintaku yang ketiga jauhkanlah aku dari watak kikir Tularkan padaku kedermawanan Ustman Dzunuraini

yang banyak mengorbankan harta benda untuk kejayaan Dien-Mu Dan masih ada yang kuminta lagi, jadikan aku secerdas Ali

sahabat kesayangan Nabi dengan bobot iman dan ilmu pengetahuan yagn tak pelu disangsikan lagi

Juga rindu pada sahabat-sahabat Nabi lainnya yang tak terbilang banyaknya Rinduku adalah rindu cinta pada mereka

(32)

21. ZIKIR 23 TAHUN,ADIKKU

OLEH : HAMBA ALLAH SWT

Buka lembar kado ini diatas sajadah

Lihatlah, Maha Kasih Allah padamu tak terhingga saat kaki kaki kecilmu melangkah adikku,

Dia tak lepas awas mata pelihara dirimu dalam jiwa saat tangan lemahmu menggenggam butiran bara

air sejuknya tawarkan dingin yang mengalir kesekujur raga saat hujan basahkan kerudungmu dalam kedinginan,

Dia tawarkan sang surya membuatmu kembali tertawa Senyum kecilmu saat jemari membuka pita biru kadoku tatap aku pada wajahmu bak rembulan itu

lambaikan kerudung merah jambu saat angin kering lautan itu menyapu Aku ingin terus tilawah, gumammu dalam rindu

apakah cukup iqra'ku pada semesta kakakku?

Membayang mata berkaca saat ziarahmu pada buku harian jiwa hitunglah tasbih ini adikku,bersama lembar demi lembar

usia yang semakin termakan fana

karena esok hari Allah akan bertanya padamu, apakah wajah kau hadapkan pada Sang Pencipta?

Selepas subuh,dua puluh tiga tahun adikku,

saat qur'an kau eja dan fajar membayang diatas jendela kaca rumah kita

Fikirku dan fikirmu bukanlah selamat ulang tahun dalam meriahnya kue tart bercita rasa

Zikirku dan zikirmu menyatu dalam tasbihnya alam di jagad raya Allah, ingin quran ini selalu terbuka menggema bumi dalam tilawah sampai suatu ketika adikku, suara-suara hilang bersama

(33)

22. SEJENAK DI DEPAN MUSHALLA (PADA JIWA YANG

RINDU)

OLEH : HAMBA ALLAH SWT

Basuh sekujur renta pada karat jiwa sementara air

wudhu itu menetes satu persatu basahi angkara pada wajah kita

Tangan,kaki dan kepala kita mengucur darah pengharapan pada jenak memandang pintu surau nan keagungan

"pintu ini masih tetap kokoh, sementara kita jarang menjenguknya" Basuh muka kita bersama tetes airmata jiwa yang

kembara menatap ubin surau ini nan kedinginan

Lalu kita berkata,"Allah, apakah layak kami membentang sajadah pada kaki yang hilang tapak entah kemana?"

Lalu jiwa kita menangis,"Allah, masih adakah waktu sebelum wudhu kami ini hilang tersaput angin?"

Basuh asa kita akan kesucian cinta ilahiyah

Allah suntingkan melati pada jiwa, lindungi batu dalam jiwa, bakarkan api hangatkan jiwa, siramkan air sejukkan jiwa Basuh semangat kita bak roda yang ditarik kuda terhela Allah, satukan jiwa kami pada napas asma-Mu mulia, bawa langkah kami pada derap-Mu membahana, ucap kata kami pada seru-Mu tak berhingga, hadap wajah kami pada masjid-Mu nan perkasa.

Lalu kita ambil sajadah itu dengan berlinang airmata

Getar tangan menahan buncah pengharapan tak tertahan kuasa Bentang beludunya pada kiblat keagungan nan berkilat cahaya Bentang rumbainya pada ampunan dan sejuknya berkah Bentang lukisannya pada jihad suci jiwa kita di hadapan-Nya Kita kemudian bersimpuh dalam luluh dan jatuh dalam tersedu Kita kemudian tengadah dalam karat akan berjuta asa yang berbatu Kita akhirnya berbisik lirih,"Allah,kami bentang

(34)

23. TAUBAT RAMADHAN 1427 H (KEPADA SEMUA JIWA)

OLEH : HAMBA ALLAH SWT

Astaghfirullaahaladzim....Astaghfirullaahaladzim... Ya Rahman..Ya Karim..Ya Rahman..Ya Karim

Ya Rahman, muara kasih hamba-hamba yang fana Terimalah taubat tengadahnya jemari lautan manusia dalam keringnya air pada jiwa, dalam penatnya kaki getar melangkah

Terimalah taubat gurita tua berwajah lembut berhati singa bersama seluruh hamba sahayanya, sebab dengan taubatnya berjuta mulut kelaparan akan kembali

mengunyah

Terimalah taubatnya muka meringis para koruptor yang melempar pundi-pundi dari kantong-kantong yang kotor Cring...cring...cring...cring..cring..cring

Seribu,dua ribu,tiga ribu,tiga juta,tiga ratus juta, tiga milyar, tak terhingga

Masya Allah!....betapa banyaknya Masya Allah!....betapa kerasnya

Masya Allah!....betapa pintanya mereka taubat

Astaghfirullaahaladzim& ... astaghfirullaahaladziim .. Ya Rahman Ya Karim .. Ya Rahman Ya Karim ...

Bertaubatlah beribu peluru yang menembus kemanusiaan manusia Pada berdebunya jalan-jalan, pada berdenyutnya

gedung-gedung,,pada kegilaannya keramaian,pada kedamaian yang sunyi dan pada kesunyian yang damai Bertaubatlah manisnya mulut berbau dusta yang telah

telah membasahi sekujur senjatanya dengan harum darah para syuhada

Bertaubatlah karena airmata telah terlalu banyak berkata-kata

Bertaubatlah kilatan pedang yang memenggal tegaknya kepala dan jiwa Yang menohok dada pada sujudnya ruh airmata sajadah

Yang menebas tangan dalam tengadahnya tak lelah pada-Nya

Yang melumpuhkan tegarnya kaki dalam langkah di penjuru bumi fana Bertaubatlah...bertaubatlah..

bertaubatlah...

Astaghfirullaahaladziim..astaghfirullaahaladziim...

(35)

24. BISMILLAAHIRRAHMAANIRRAHIIM

OLEH : HAMBA ALLAH SWT

Ya Allah,

sesungguhnya aku memohon kepada-Mu cinta-Mu dan cinta orang-orang yang mencintai-Mu

serta cinta yang dapat mendekatkan aku kepada cinta-Mu. Ya Allah,

apa yang Engkau anugerahkan kepadaku dari apa-apa yang aku cintai, maka jadikanlah ia sebagai kekuatan bagiku tentang apa yang Engkau cintai, dan apa-apa yang Engkau singkirkan dariku dari apa-apa yang aku cintai, maka jadikanlah ia kekosongan bagiku tentang apa yang Engkau cintai. Ya Allah,

jadikanlah cinta-Mu sesuatu yang paling kucintai

daripada cintaku kepada keluargaku, hartaku dan air dingin saat dahaga. Ya Allah,

buatlah aku mencintai-Mu, malaikat-malaikat-Mu, nabi-nabi-Mu, rasul-rasul-Mu dan hamba-hamba-Mu yang shalih.

Ya Allah,

hidupkanlah hatiku dengan cinta-Mu

dan jadikanlah aku bagi-Mu seperti yang Engkau cintai. Ya Allah,

jadikanlah aku mencintai-Mu dengan segenap hatiku dan ridha kepada-Mu dengan segala usahaku.

Ya Allah,

jadikanlah segenap cintaku bagi-Mu

(36)

25. HIJRAH (NASYID ISLAMI: BIJAK)

OLEH : HAMBA ALLAH SWT

Menempuh jalan panjang sarat 'kan rintangan bertekad menepiskan kezaliman

muslimin dengan iman rela berhijrah

Mereka meninggalkan kekayaan tuju kota Madinah penuh berkah demi cintanya pada Tuhannya

Langkah yang terpadu gerak yang bersatu terpatri dikalbu

cinta Allah Yang Satu Yang Satu....

Panasnya Sahara terik yang membara tak kalahkan asa hijrah cinta mulia mulia...

hijrah cinta mulia... Membangun kehidupan penuh kasih sayang

jalin persaudaraan yang terhindar dari segala rasa iri dan dendam

Rindu hati dipendam dalam doa pada Yang Maha Kuasa di suatu masa kelak 'kan berjumpa sanak saudara

Hijrah perjuangan sibak kebatilan sambut kebenaran 'tuk meraih ridho-Nya ridho-Nya....

Hijrah pengorbanan rela jiwa raga

pasrah pada Allah

'tuk menggapai cinta-Nya cinta-Nya...

(37)

26. KEPADA MEMPELAIKU

OLEH : HAMBA ALLAH SWT

Ditengah harumnya melati, dan alunan nasyid dalam senyuman kuucapkan terimakasih kepadamu,

karena kau sekarang adalah temanku berhati taman, hingga aku akan selalu menjenguknya untuk memetik bunga yang senantiasa bermekaran

Bersyukurlah kita pada Allah jua karena sebelum ini kita bukanlah sepasang merpati yang memadu kasih

sebab, pada Allahlah sudah aku dan kau menambatkan hati hari demi hari sebab, pada Allahlah sudah kerinduan kita membuncah tiada bertepi

sebab, pertemuan kita pada jenak perjalanan didunia ini adalah bersatunya tilawah agungkan Sang Maha Kasih tanpa bunga-bunga merah jambu yang memalingkan wajah kita dari Ilahi Dan saat ini kala kita saling ucapkan janji, untuk menghitung hari sambil membaca iqra' kita yang semakin meninggalkan mentari pagi.

biarlah itu terpatri pada jiwa dan hati yang terbaca pada mata kita pancarkan bahagia tiada terperi

semoga kau terima segala warna jegala atau putih menyala disana, sebab ada kesunyian dalam gempita dan hiruk pikuk dalam damai dan luka

Kau dan aku tidak akan pernah sama, tapi adalah belahan jiwa dari dunia yang berbeda Dan sujud syukur kita dalam suka, serahkan aliran darah pada denyut jiwa kita, hanya pada- Nya saja.

(38)

27. IMANKU SEBATAS FATAMORGANA

OLEH : HAMBA ALLAH SWT

Ya Allah SWT Kubuka satu kata

dengan meyebut asmaMu

Telah sekian lama hati ini tak berdzikir kepadaMu

Walaupun dalam untaian waktu Kusebut namaMu

Ya Allah

Aku bingung harus memulai Darimana

Kala kutahu bahwa ini adalah untuk kesekian kali aku mencoba

menghadirkanMu di dalam salah satu sisi hidupku

Namun kutakyakin bahwa aku kemudian akan jatuh dalam kepura-puraan untuk mengingatMu

Ketika dalam sakit aku merintih

Kau belai lembut nafas, jiwa dan ragaku

Ketika dalam gagal aku meratap

Kau raih tanganku Kau kuatkan hatiku

Ketika dalam tangis aku melunglai

Kau usap air mataku Kau dekap diriku

Ya Allah SWT Aku yakin cintaMu padaku

lebih dari yang aku tahu

Namun sayang.... Sayang sekali....

(39)

masih kuingat...kala itu dan mungkin saat ini... saat panggilanMu datang

aku masih sibuk mereplay email untuk temanku bahkan sempat-sempatnya kubuka window baru.... yach... masih ada satu keping

cd film lagi...nanggung

kalau nggak diselesaiin sekarang nontonnya ntar nggak seru...

Untuk beranjak dari monitor 17 inci ini Terasa berat...

aku masih ingat koq, pelajaran SD enam tahun yang lalu

"Engkau khan Maha Penyayang" pasti ngertilah...

Untuk memenuhi panggilanMu ahh... ntar ajalah

Astagfirulloh...

Terasa ringan hati ini berkelak tak sadar

bahwa azabMu tak akan pernah bisa untuk dibayangkan

Tak kuasa air mata ini hadir

dalam kehampaan jiwaku dalam fatamorgana iman yang terkubur, rapuh... Namun aku masih ragu apakah ini karena aku merasa jauh...dariMu atau karena kerinduanku kepada orangtuaku

Ya Allah SWT dalam penantianku untuk menjumpaiMu

aku berharap untuk lebih bisa mengenalMu

(40)

27. SATU RAMADHAN LAGI

OLEH : HAMBA ALLAH SWT

Sebelas bulan sudah kau kutunggu Datang juga kau bulanku

Rindu padaku?

Atau aku yang rindu padamu Ah, aku yakin aku yang rindu Tapi aku malu bicara

Sebab kau bulanku

Sebab kau pernah tampar mukaku Persis sebelas bulan yang lalu Masih segar di otakku

Kotornya jiwaku nodai harimu Ah Ramadhan,

Jika ku tak sempat menemuimu Jadi apa aku

Aku tak peduli ramadhan,

Tolong sampaikan pada tuanmu Aku ingin hidup Satu Ramadhan lagi Terima kasih atas semuanya

Referensi

Dokumen terkait

signifikansi sebesar 0,000 (<0,05) sehingga dapat dijelaskan bahwa ada pengaruh antara lingkungan kerja non fisik terhadap kinerja karyawan, hasilnya adalah positif,

Sedangkan bila lempung dipadatkan dengan kadar air pada sisi basah dari kadar air optimumnya, tanah tersebut mempunyai struktur terdifusi beraturan dan

Dengan membandingkan nilai T hitung dengan T tabel, maka hipotesis Ho akan diterima karena T hitung memiliki nilai yang lebih kecil dari pada T tabel (0,604 <

Suwardiyono, Perancangan Kontainer Limbah Reflektor Pada Program Dekomisioning Reaktor Riset Triga Mark II Bandung, Prosiding Seminar Nasional Teknologi Pengelolaan Limbah

Menjadikan perbankan syariah sebagai jasa perbankan pilihan yang kredibel, efisien dan prudent , serta berkontribusi pada stabilitas sistem keuangan2. Visi

Dan apabila dilihat dari skor opinion , disimpulkan bahwa responden memilih menggunakan kartu kredit dikarenakan dengan adanya kartu kredit sangat sesuai dengan gaya hidup

Hal-hal semacam itu, membentuk pola karya yang dalam pengakuan Buldan sebagai orang yang berpendidikan desain visual dan sekaligus praktisi penerbitan buku di Indonesia,

DAFTAR CALON TETAP ANGGOTA DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH KABUPATEN SERANG PEMILIHAN UMUM TAHUN