PENGARUH PENDIDIKAN IBU DAN PENDAPATAN
KELUARGA TERHADAP STATUS GIZI ANAK
PRASEKOLAH DI TK DHARMA WANITA
KERJO KIDUL, NGADIROJO, WONOGIRI
Dwi Indriastuti, NP Handono
Dosen Akper Giri Satria Husada Wonogiri
ABSTRAK
Bagkraund : Pre educated childrent come on a group that denotesthe fast body growt,
that is why it needs a high nutrition substances. Children of this age are usually sufferea from protein and calory malnutrition as know of PCM. The mother education and family income percapita are both so unseparatedly in the background.
Target : To determine the effect of knowledge and toward the influence of the mother
education and the family income percapita to the nutrition status of the pre educatet children at the dharma wanita mayor country ngadirojo, in the wonogiri regency either partially or simultaneously.
Metodh : The study used cross ectional approach using analytic the research was
conduted in studens of Dharma Wanita Kindergarten school cindegarten Kerjo Kidul, Distric Ngadirojo, in the Wonogiri Regency. Total population of 18. As well as total population. Teknik analisis of the data used to test linear regression analysis.
Result : (1) There are positive and signivicant influences of the mother education to the
nutritions status of the pre educated children, value of 0,000; (2) There are positif and signivicant family income percapita to the nutritions status of the pre educated children, value of 0,000; (3)There are positif and signivicant influence of the mother educationand the family income percapita to the nutrion status of the pre educated children.
Conclusions : The effect of influence of the mother educationand the family income
percapita to the nutrion status of the pre educated children either partiali or simultaneously.
Key Words : mother education, family income percapita, children nutrition status
PENDAHULUAN
1. Latar Belakang
Untuk mencapai tingkat kesehatan yang optimal diperlukan makanan bukan sekedar makanan, tetapi makanan yang mengandung zat-zat gizi. Zat-zat gizi yang berguna untuk menjaga dan meningkatkan untuk kesehatan ini dikelompokkan menjadi 5 macam, yaitu protein, lemak, karbohidrat, vitamin dan mineral atau air. Konsumsi makanan
pada seseorang dapat menentukan tercapainya tingkat kesehatan, atau disebut status gizi. Status gizi optimum dapat terjadi apabila tubuh terbebas dari penyakit dan mempunyai daya tahan yang setinggi-tingginya (Notoatmodjo, 2005: 196).
Kurangnya pengetahuan orang tua akan bahan makanan yang bergizi serta tidak mengerti bagaimana cara memberi makan yang benar sehingga asupan gizi kurang. Ditunjang dengan kemiskinan keluarga, faktor kepadatan penduduk
serta faktor social budaya dan infeksi (Kartasapoetra, dan Marsetyo, 2002). Tingkat pendidikan dan pengetahuan ibu banyak menentukan sikap dan perilakunya dalam menghadapi berbagai masalah, misalnya dalam pemberian makanan serta cara memberikan makanan, termasuk didalamnya membujuk anak untuk makan. Status gizi secara langsung dipengaruhi oleh konsumsi makanan dan penyakit infeksi yang mungkin diderita anak.
Secara tidak langsung, salah satunya dipengaruhi oleh pendidikan dan pendapatan keluarga (Soekirman, 2000: 84). Hal ini dipengaruhi Notoatmodjo (2003: 13), bahwa status gizi dipengaruhi oleh beberapa aspek diantaranya adalah aspek pendidikan atau pengetahuan dan aspek ekonomi dalam hal ini pendapatan keluarga. Orang tua terdidik mempunyai kemampuan menyerap lebih banyak informasi yang berkaitan dengan kesehatan anaknya.
2. Rumusan Masalah
a. Apakah pendidikan ibu berpengaruh terhadap status gizi anak prasekolah di TK Dharma Wanita, Kerjo Kidul, Ngadirojo, Wonogiri ?
b. Apakah pendapatan keluarga berpengaruh terhadap status gizi Anak prasekolah di Tk Dharma Wanita, Kerjo Kidul, Ngadirojo, Wonogiri ?
3. Tujuan Penelitian
3.1. Tujuan Umum
Untuk mengetahui pengaruh pendidikan ibu dan pendapatan keluarga terhadap status gizi anak prasekolah di TK Dharma Wanita Kerjo Kidul, Ngadirojo, Wonogiri.
3.2. Tujuan Khusus
a. Untuk mengetahui pengaruh pendidikan ibu terhadap
status gizi anak prasekolah di TK Dharma Wanita, Kerjo Kidul, Ngadirojo, Wonogiri.
b. Untuk mengetahui pengaruh pendapatan keluarga terhadap status gizi anak prasekolah di TK Dharma Wanita Kerjo Kidul, Ngadirojo, Wonogiri. c. Untuk mengidentifikasi
pengaruh secara simultan antara pendidikan ibu dan pendapatan keluarga terhadap status gizi anak prasekolah di TK Dharma Wanita, Kerjo Kidul, Ngadirojo, Wonogiri.
METODE PENELITIAN
1. Jenis Penelitian
Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian analitik. Penelitian analitik yaitu penelitian yang mencoba menggali bagaimana dan mengapa fenomena kesehatan itu terjadi (Notoatmodjo, 2005).
2. Tempat dan Waktu Penelitian
Tempat yang digunakan untuk penelitian ini adalah Taman Kanak-kanak ( TK ) Dharma Wanita di Kerjo Kidul, Ngadirojo, Wonogiri. Waktu penelitian pada bulan Juli tahun 2014.
3. Populasi dan Sampel Penelitian 3.1. Populasi Penelitian
Populasi dalam penelitian ini terdiri dari satu kelas semua anak TK Dharma Wanita, Kerjo Kidul, Ngadirojo, Wonogiri yang berjumlah 18 anak terdiri dari 5 anak laki-laki dan 13 anak perempuan.
3.2. Sampel Penelitian
a. Murid TK yang tinggal dengan kerabat yang ada hubungan darah.
b. Tanpa kelainan atau cacat bawaan ( congenital )
c. Berada ditempat sekolah saat dilakukan penelitian
d. Kooperatif.
e. Keluarga yang mengantar anak ke sekolah.
Kriteria eksklusi adalah : a. Anak yang sedang sakit b. Anak yang tidak masuk
sekolah.
Jumlah populasi sebanyak 18 anak, teknik yang digunakan pada penelitian ini penulis mengambil sampel secara total populasi, yaitu semua populasi yang memenuhi syarat inklusi dipilih sebagai subyek penelitian. Dengan demikian, jumlah subyek penelitian ini adalah 18 orang.
4. Analisis Data
4.1. Analisis Univariat
Analisis univariat digunakan untuk mendeskripsikan masing-masing variabel independen yaitu pendidikan ibu dan pendapatan keluarga serta variabel dependen yaitu status gizi anak prasekolah. Hasil dari analisis univariat ini adalah distribusi persentase dari tiap variabel tersebut.
4.2. Analisis Bivariat
Analisis bivariat dilakukan untuk menguji hubungan antara variabel independen dengan variabel dependen, yaitu antara pendidikan ibu dengan status gizi anak prasekolah serta antara pendapatan keluarga dengan status gizi anak prasekolah. Analisis multivariate dilakukan dengan uji Regresi Linear Sederhana dengan p : 0,05
a. Persamaan Garis Regresi
i. Persamaan garis regresi linear sederhana dari dua prediktor X1 adalah tingkat pendidikan ibu dan X2 adalah pendapatan keluarga dan variabel dependen adalah status gizi, sehingga didapatkan garis persamaan : ii. Y = a +b1X1+b2X2
iii. Keterangan :
iv. Y : Variabel dependen v. a : Konstanta
vi. b : Koefisien variabel dependen
vii. X1 : Variabel independen : Pendidikan Ibu
viii. X2 : Variabel independen : Pendapatan Keluarga
ix. C : Error
b. Untuk mengetahui hubungan masing-masing prediktor terhadap variabel dependen digunakan uji t, jika thitung ≥ ttabel maka dapat dideskripsikan ada hubungan prediktor terhadap variabel dependen yaitu pengaruh pendidikan ibu terhadap status gizi anak prasekolah dan juga pengaruh pendapatan keluarga terhadap status gizi anak prasekolah. c. Untuk mengetahui hubungan
secara simultan antara prediktor (pendidikan ibu dan pendapatan keluarga) dengan status gizi dilakukan dengan uji F dimana jika Fhitung ≥ Ftabel, maka ada pengaruh secara simultan antara pendidikan ibu dan pendapatan keluarga terhadap status gizi anak prasekolah.
d. Untuk mengetahui besarnya pengaruh dua prediktor terhadap variabel dependen dinilai dengan (R2) koevisien determinasi.
HASIL PENELITIAN DAN
PEMBAHASAN
1. Hasil Penelitian
a. Analisis Regresi Linear Sederhana
Analisis bivariat dalam penelitian ini menggunakan analisis korelasi. Analisis korelasi digunakan untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara variabel independen (pendidikan ibu dan pendapatan keluarga) dengan
variabel dependen (status gizi anak prasekolah).
Berdasarkan tabel diatas dapat diterangkan dapat dibuat suatu persamaan regresi sebagai berikut : Y = 0,807 + 0,286X1 + 0,255X2 Hal ini dapat dijelaskan bahwa nilai untuk variabel dependen status gizi responden sebesar 0,807, sedangkan nilai untuk variabel independen pendidikan ibu sebesar 0,286, sedangkan nilai untuk variabel independen pendapatan keluarga sebesar 0,255. Apabila tidak ada perubahan pada variabel satu dan dua maka status gizi responden berada pada titik 0,807. Jika terjadi kenaikan satu poin pada prediktor pendidikan ibu maka akan terjadi kenaikan status gizi sebesar 0,287. Jika terjadi kenaikan satu poin pada prediktor pendapatan keluarga maka akan terjadi kenaikan status gizi sebesar 0,255.
b. Uji t
Uji ini dilakukan untuk mengetahui signifikansi pengaruh tiap-tiap variabel independen yaitu pendidikan ibu dan pendapatan keluarga terhadap status gizi anak prasekolah di TK Dharma Wanita Kerjo Kidul, Ngadirojo, Wonogiri. Berdasarkan hasil analisis dapat diuraikan pengaruh tiap-tiap variabel independen terhadap variabel dependen sebagai berikut:
1) Pengaruh pendidikan ibu terhadap status gizi anak prasekolah
Hasil uji-t pada tabel 12 diperoleh nilai hitung thitung sebesar 2.760 > ttabel (498) dengan nilai p = 0,015 < 0,05, berarti berada pada daerah penolakan Ho, sehingga dapat disimpulkan bahwa secara statistik ada pengaruh yang positif dan signifikan antara pendidikan ibu terhadap status gizi anak prasekolah di TK
Dharma Wanita Kerjo Kidul, Ngadirojo, Wonogiri.
2) Pendapatan keluarga terhadap status gizi anak prasekolah Hasil uji-t pada tabel 12 diperoleh nilai hitung thitung sebesar 2.361 > ttabel (426)
dengan nilai p = 0,032 < 0,05, berarti berada pada daerah penolakan Ho, sehingga dapat disimpulkan bahwa secara statistik ada pengaruh yang positif dan signifikan antara pendapatan keluarga terhadap status gizi anak prasekolah di TK Dharma Wanita di Kerjo Kidul, Ngadirojo, Wonogiri.
c. Uji F
Uji ini dilakukan untiuk mengetahui signifikansi pengaruh secara serempak variabel pendidikan ibu dan pendapatan keluarga terhadap status gizi anak prasekolah di TK Dharma Wanita Kerjo Kidul, Ngadirojo, Wonogiri. Berdasarkan hasil analisis dapat diuraikan sebagai berikut:
Hasil perhitungan komputer seperti tampak pada tabel 12 dan 13 didapatkan hasil perhitungan untuk nilai tersebut, dengan level of significant sebesar 0,05, diperoleh Fhitung 15.785 > Ftabel (3.390) dengan nilai probabilitas (p) 0,000 < 0,05, dengan demikian terbukti bahwa ada pengaruh yang signifikan secara serempak antara pendidikan ibu dan pendapatan keluarga terhadap status gizi anak prasekolah di TK Dharma Wanita Kerjo Kidul, Ngadirojo, Wonogiri.
Hasil pengujian ini membuktikan bahwa secara simultan terdapat pengaruh yang signifikan secara simultan antara pendidikan ibu dan pendapatan keluarga terhadap status gizi anak prasekolah di TK Dharma Wanita Kerjo Kidul, Ngadirojo, Wonogiri.
d. Uji Koefisien Determinasi (R2)
Hasil perhitungan seperti tampak pada tabel 12 untuk nilai R2 diperoleh dalam analisis regresi diperoleh angka koefisien determinasi atau R2 sebesar 0,823%. Jadi kedua prediktor (pendidikan ibu dan pendapatan keluarga) mampu menjelaskan status gizi sebesar 28,6% dan sisanya 22,5% dijelaskan oleh faktor lain diluar pendidikan ibu dan pendapatan keluarga.
2. Pembahasan
Pengaruh Pendidikan Ibu
Terhadap Status Gizi Anak
Berdasarkan hasil analisis regresi diketahui bahwa nilai probabilitas (p) 0,000 yang nilainya lebih kecil dari 0,05 ini berarti terdapat pengaruh yang bermakna antara pendidikan ibu terhadap status gizi anak di TK Dharma Wanita Kerjo Kidul. Ngadirojo, Wonogiri. Hal ini berarti bahwa semakin tinggi pendidikan ibu semakin baik tingkat status gizi anak.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian ibu mempunyai tingkat pendidikan setaraf dengan SMP namun demikian anak usia prasekolah status gizinya cukup baik karena para ibu telah mendapatkan penyuluhan atau pendidikan kesehatan dari tim kesehatan atau puskesmas karena TK Dharma Wanita Kelurahan Kerjo Kidul, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri berada dibawah pengawasan Puskesmas Ngadirojo.
Adanya hubungan antara tingkat pendidikan ibu dan status gizi anak prasekolah di TK Dharma Wanita Kelurahan Kerjo Kidul, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri terbukti dalam penelitian ini.
Pengaruh Pendapatan Keluarga
Terhadap Status Gizi Anak
Berdasarkan hasil analisis regresi diketahui bahwa nilai probabilitas (p)
0,000 yang nilainya lebih kecil dari 0,05. Ini berarti terdapat pengaruh yang bermakna antara pendapatan keluarga terhadap status gizi anak prasekolah di TK Dharma Wanita Kerjo Kidul , Ngadirojo, Wonogiri. Hal ini berarti bahwa semakin tinggi pendapatan keluarga maka semakin baik tingkat status gizi anak.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden mempunyai pendapatan keluarga rata-rata < Rp 300.000. Pendapatan tersebut diperoleh dari gabungan penghasilan antara suami, istri, atau anggota keluarga yang lain yang sudah bekerja. Namun demikian status gizi anak prasekolah cukup baik karena sebagian besar mata pencaharian orang tua adalah petani sehingga untuk memenuhi status gizi anak mereka lebih banyak dihasilkan dari hasil pertanian mereka misalnya sayur dan buah-buahan. Dan tidak sedikit juga keluarga yang mempunyai ternak sehingga bisa untuk memenuhi status gizi anak prasekolah. Adanya hubungan antara pendapatan keluarga dan status gizi anak prasekolah di TK Dharma Wanita Kelurahan Kerjo Kidul, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri terbukti dalam penelitian ini.
Hasil penelitian ini juga mendukung pendapat Almatsier (2003: 12) yang menyatakan bahwa konsumsi makanan oleh keluarga atau masyarakat tergantung jumlah dan jenis pangan yang dibeli, pemasakan, dan distribusi dalam keluarga. Hal ini tergantung pula pada pendidikan, agama, adat istiadat dan pendapatan keluarga yang bersangkutan.
Pengaruh Pendidikan Ibu Dan
Pendapatan Keluarga Terhadap
Status Gizi Anak.
Hasil analisis data diketahui bahwa ada pengaruh yang signifikan secara serempak antara pendidikan ibu dan pendapatan keluarga terhadap status gizi anak prasekolah di TK Dharma Wanita Kerjo Kidul, Ngadirojo, Wonogiri, dengan level of significant sebesar 0,05,
diperoleh Fhitung 15.785 > Ftabel (3,390) dan nilai probabilitas (p) 0,000 < 0,05.
Hasil penelitian ini juga mendukung pendapat Suetjiningsih (1995: 10), yang menyatakan bahwa pendidikan orang tua, terutama ibu atau pengganti ibu merupakan salah satu faktor yang penting dalam tumbuh kembang anak. Dengan pendidikan yang baik, maka orang tua dapat memperoleh informasi dari luar tentang cara pengasuhan anak yang baik, menjaga kesehatan anaknya dan pendidikannya.
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan berarti semakin baik pendidikan ibu dan pendapatan keluarga maka semakin baik status gizi anak di TK Dharma Wanita Kerjo Kidul, Ngadirojo, Wonogiri.
Hasil penelitian ini berbeda dengan penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Satyawati (2006) dalam penelitiannya menyimpulkan bahwa tidak ada perbedaan frekuensi kejadian tumbuh kembang balita dari tingkat pendidikan ibu.
SIMPULAN DAN SARAN 1. Simpulan
a. Ada pengaruh yang positif antara tingkat pendidikan ibu terhadap status gizi anak prasekolah di TK Dharma Wanita Kelurahan Kerjo Kidul, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri, nilai p sebesar 0,000.
b. Ada pengaruh yang positif antara pendapatan keluarga terhadap status gizi anak prasekolah di TK Dharma Wanita Kelurahan Kerjo Kidul, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri, nilai p sebesar 0,000.
c. Ada pengaruh yang signifikan antara pendidikan ibu dan pendapatan keluarga terhadap status gizi anak prasekolah di TK Dharma Wanita Kelurahan Kerjo Kidul, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri, nilai p sebesar 0,000 dan nilai R2 sebesar 8,23%.
2. Saran
2.1. Bagi Orang Tua
Bagi para ibu hendaknya memperhatikan asupan gizi anak untuk perkembangan anak secara maksimal.
2.2. Bagi Pemerintah Kabupaten Wonogiri
Bagi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Wonogiri melalui Puskesmas Kecamatan Ngadirojo hendaknya meningkatkan penyuluhan tentang pentingnya asupan gizi berimbang bagi anak. 2.3. Bagi Masyarakat
Sehubungan dengan pertumbuhan dan perkembangan anak, hendaknya perlu peningkatan peran orang tua terhadap peningkatan status gizi anak dengan lebih memperhatikan lagi tentang makanan yang baik untuk anak prasekolah.
2.4. Bagi sekolah TK Dharma Wanita Kelurahan Kerjo Kidul, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri Sekolah khususnya Taman Kanak-Kanak hendaknya memperhatikan status gizi anak didiknya dengan mengadakan penimbangan berat badan, tinggi badan dan lingkar lengan atas secara berkala.
2.5. Bagi Peneliti Selanjutnya
Perlu diteliti lagi tentang faktor-faktor lain yang berpengaruh terhadap status gizi anak misalnya : pengetahuan dan sikap dan juga menggunakan populasi yang lebih luas dalam penelitiannya.
DAFTAR PUSTAKA
Almatsier, S. 2003. Prinsip Dasar ilmu Gizi Cetakan ke-3. Jakarta : PT.Gramedia Pustaka Utama.
Arisman, M.B,dkk. 2004. Gizi Dalam Daur Kehidupan Cetakan ke 1. Jakarta : EGC.
Kartasaputra, dan Marsetyo, 2002, Ilmu Gizi Dan Korelasi Gizi Kesehatan dan Produktifitas Kerja, Jakarta, Rineka Cipta Narendra, M.B, dkk. 2002. Tumbuh
Kembang Anak dan Remaja Edisi I. Jakarta : Sagung Seto.
Notoatmodjo, S.2001. Ilmu Kesehatan Masyarakat Cetakan I. Jakarta : PT. Rineka Cipta. Nursalam dan Pariani, S. 2001.
Metodologi Riset Keperawatan Cetakan I. Jakarta : Sagung Seto. Santoso, S dan Ranti, A, L. 2004.
Kesehatan dan Gizi Cetakan ke-2. Jakarta : Rineka Cipta.
Sastroasmoro, S dan Ismael, S. 2002. Dasar – dasar Metodologi Penelitian Klinis edisi ke-2. Jakarta : Dian Rakyat. Sastroasmoro, S dan Ismail, S. 2002.
Dasar-dasar Metodologi Penelitian Klinis Edisi ke-2. Jakarta : Sagung Seto. Satyawati. 2006. Hubungan Tingkat
Pendidikan Formal Ibu dengan Tumbuh Kembang Balita di Wonogiri
Sediaoetama, A. D. 2000. Ilmu Gizi untuk Mahasiswa dan Profesi di Indonesia Jilid I
Cetakan ke-4. Jakarta : Dian Rakyat.
Siegel, Sidney. 2000. Statistik Nonparamitik untuk Ilmu-ilmu Sosial. Jakarta : PT. Gramedia.
Simatupang,R.B. 2003. Aspek Hukum dalam Bisnis. Jakarta : Rineka Cipta Soekirman. 2000. Ilmu Gizi dan Aplikasinya dalam Keluarga dan Masyarakat. Jakarta : Dirjen Dikti Depdiknas.
Soekirman. 2000. Ilmu Gizi dan Aplikasinya dalam keluarga dan Masyarakat. Jakarta : Dirjen Dikti Depdiknas.
Soetjiningsih. 2001. Tumbuh Kembang Anak Edisi I. Jakarta : EGC.
Sugiono, 2003. Statistik Nonparametris untuk Penelitian. Bandung : cv. Alvabeta.
Suhardjo. 2003. Perencanaan Pangan dan Gizi Cetakan ke-3. Jakarta : Bumi Aksara. Suharsimi, A. 2002. Prosedur Penelitian
Suatu Pendekatan Praktek Cetakan ke-12 Edisi Revisi V. Jakarta : PT. Rineka Cipta.
Supariasa, I.D.N, dkk. 2002. Penilaian Status Gizi Cetakan I. Jakarta : EGC.