• Tidak ada hasil yang ditemukan

PIALA AGUM GUMELAR 2017 JAYA ANCOL BOWLING CENTER, 23 NOVEMBER - 17 DESEMBER 2017

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PIALA AGUM GUMELAR 2017 JAYA ANCOL BOWLING CENTER, 23 NOVEMBER - 17 DESEMBER 2017"

Copied!
14
0
0

Teks penuh

(1)

1 A.

KETENTUAN UMUM

1. MAKSUD DAN TUJUAN

1.1. Kejuaraan ini diselenggarakan dalam rangka kegiatan tahunan Jaya Ancol Bowling Center,

dan merupakan salah‐satu agenda Kejuaraan Bowling Tingkat Nasional dalam Kalender Pertandingan PBI DKI Jakarta Tahun 2017.

1.2. Penyelenggaraan Kejuaraan ini diharapkan dapat mengekspresi peran aktif Jaya Ancol

Bowling Center dalam pengembangan olahraga bowling di Indonesia.

2. PENGESAHAN DAN PERATURAN

2.1. Event Master Open Pria dan Wanita dalam kejuaraan ini disahkan oleh PBI Pusat. 2.2. Event‐event lainnya disahkan oleh PBI DKI Jakarta.

2.3. Peraturan Pertandingan yang berlaku mengacu kepada Peraturan Pertandingan PBI.

3. PESERTA

3.1. Klasifikasi kejuaraan ini adalah Kejuaraan Tingkat Nasional Terbuka.

3.2. Kejuaraan ini dapat diikuti seluruh anggota PBI yang bernaung dibawah Perkumpulan Bowling yang terdaftar sah dan telah menyelesaikan seluruh kewajiban keanggotaan dan tidak sedang menjalani sanksi organisasi.

3.3. Ketentuan butir 3.2 tersebut berlaku mutlak dan mengikat sehingga ketidak‐tuntasannya dapat mengakibatkan hilangnya hak peserta untuk kwalifikasi atau bertanding pada event apapun dalam kejuaraan ini.

4. AVERAGE

4.1. KLASIFIKASI AVERAGE

DIVISI OPEN GRADE-A GRADE-B GRADE-C

PRIA tidak terbatas 195 & kebawah 185 & kebawah 170 & kebawah WANITA tidak terbatas 185 & kebawah 175 & kebawah 160 & kebawah

4.2. ANGGOTA PBI DKI JAKARTA

4.2.1. Anggota PBI DKI Jakarta menggunakan Average Ranking TRIWULAN II tahun 2017.

4.2.2. Anggota PBI DKI Jakarta yang tidak mempunyai Average Ranking Triwulan II tahun 2017, sebelum mengikuti babak kwalifikasi dan atau event‐event yang dipertandingkan wajib mendapatkan Surat Pengesahan Average (SKA) dari PBI DKI Jakarta sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku.

4.2.3. Diluar ketentuan butir 4.2.2 diatas, PBI DKI Jakarta dapat menerbitkan Pengesahan Average Sementara (PAS) bagi anggota yang tidak mempunyai average Triwulan berjalan, yaitu 196 untuk pria dan 186 untuk wanita; dengan catatan hanya dapat mengikuti event Master Open.

4.2.4. SKA dan atau PAS wajib diserahkan kepada Tournament Director SEBELUM mengikuti event‐event yang dipertandingkan dan atau kwalifikasi.

(2)

2

4.3. ANGGOTA PBI PROVINSI NON DKI JAKARTA

4.3.1. Anggota PBI Provinsi non DKI Jakarta sebelum mengikuti babak kwalifikasi dan atau event‐event yang dipertandingkan wajib menyampaikan SKA yang diterbitkan oleh PBI Provinsi masing‐masing dan ditujukan kepada Tournament Director.

4.3.2. Anggota PBI Provinsi non DKI Jakarta dengan average GRADE‐C akan diklasifikasikan sebagai average GRADE‐B batasan terendah; yaitu pria 171 dan wanita 161.

4.3.3. SKA dimaksud butir 4.3.1 TIDAK BERLAKU untuk anggota PBI Provinsi non DKI Jakarta yang sudah ada rekam jejak prestasi di wilayah DKI Jakarta; Grade yang bersangkutan harus mengacu kepada SURAT EDARAN PROMOSI GRADE yang diterbitkan secara Triwulanan oleh Pengurus Provinsi PBI DKI Jakarta.

Dalam hal ini SURAT EDARAN Nomor : 1706/SE/SEK.PBIJAYA/025 tanggal 28 Juni 2017.

4.3.4. Sanksi diskwalifikasi diberlakukan terhadap pelanggaran ketentuan butir 4.3 ini.

5. KWALIFIKASI MASTER

5.1. Kwalifikasi dimainkan 3 game series pada sepasang lane; dilarang menggunakan pacer.

5.2. Kwalifikasi langsung dimulai ketika layar monitor telah berwarna merah; dilarang mengulang frame pertama pada game pertama untuk mendapatkan hasil Strike. Pengabaian ketentuan ini akan mendapat satu-kali teguran, jika berlanjut maka kwalifikasi yang dilakukan akan dinyatakan gugur.

5.3. Kwalifikasi dimulai pada tanggal Sertifikat Pengesahan Kejuaraan ini diterbitkan dan ditutup

1 hari sebelum tanggal final yang bersangkutan jam 24.00 WIB.

6. FORMASI KWALIFIKASI & PANITIA

6.1. Kwalifikasi Formasi Umum ditutup 1 (satu) hari sebelum Final Kejuaraan pada jam 24.00 WIB sesuai dengan Jam Dinding Jaya Ancol Bowling Centre, Jakarta.

6.2. Formasi Panitia ditutup 2 (dua) hari sebelum Final Kejuaraan pada jam 24.00 WIB sesuai

dengan Jam Dinding Jaya Ancol Bowling Centre, Jakarta. Panitia berhak sepenuhnya mengatur Formasi ini tanpa syarat.

6.3. Apabila sampai dengan batas waktu tersebut diatas Formasi Panitia tidak terisi, maka

Formasi Umum secara otomatis akan naik untuk mengisi posisi yang kosong tersebut.

7. REGISTRASI MASTER

7.1. Peserta Kwalifikasi Master wajib melunasi Registrasi.

7.2. Registrasi bersifat satu kali pembayaran saja; meskipun peserta tertentu mengikuti kwalifikasi untuk beberapa event master.

7.3. Registrasi wajib dilunasi paling lambat 1 hari sebelum Tanggal Final Event Master yang bersangkutan.

7.4. Pengabaian atas ketentuan ini dapat mengakibatkan hilangnya hak untuk bertanding dalam Final Master yang bersangkutan

(3)

3 B.

FORMAT PERTANDINGAN

1. DOUBLES ESTAFET

1.1. Peserta adalah Team yang terdiri dari 2 bowlers’ (2 pria, 2 wanita atau campuran). 1.2. Maximum Grade Kombinasi Team yang diperkenankan adalah :

O + C

atau

A + B

1.3. Pertandingan dimainkan 2 x 2 game total pinfall + handicap dengan perpindahan lane 2

game-block secara estafet untuk menentukan 10 pemenang.

1.4. Team Peserta dapat mengikuti seluruh 12 squad yang diselenggarakan dalam 3 hari dengan pasangan yang sama ataupun berbeda.

1.5. Team Peserta dengan pasangan yang sama hanya berhak atas 1 hadiah pertandingan.

2. TRIO PERKUMPULAN

2.1. Peserta adalah Team yang terdiri dari 3 bowlers (3 pria, 3 wanita atau campuran) yang berasal dari satu Perkumpulan atau satu Provinsi untuk peserta dari luar DKI Jakarta.

2.2. Maximum Grade Kombinasi Team yang diperkenankan adalah :

O + B + B

atau

A + A + B

atau

O + A + C

2.3. Petandingan dimainkan 3 x 3 game total pinfall + handicap tanpa perpindahan lane untuk menentukan 10 pemenang.

2.4. Team Peserta dapat mengikuti seluruh 3 squad yang diselenggarakan dalam 1 hari dengan pasangan yang sama ataupun berbeda.

2.5. Team Peserta dengan pasangan yang sama hanya berhak atas 1 hadiah pertandingan.

3. SINGLE JUNIOR‐22 MIXED

3.1. Peserta adalah putra & putri average tidak terbatas yang berusia maximum 22 tahun pada tanggal pertandingan.

3.2. Apabila diperlukan pembuktian usia, maka yang digunakan adalah photo copy Akta Kelahiran atau photo copy Paspor dan dapat menunjukkan Kartu Identitas Diri asli.

3.3. Pertandingan dimainkan 3 game total pinfall + handicap dengan perpindahan lane 1 game-block untuk menentukan 5 pemenang.

3.4. Peserta dapat mengikuti seluruh 2 squad yang diselenggarakan dalam 1 hari berdasarkan pendaftaran tanpa melalui kwalifikasi, tetapi hanya berhak atas 1 hadiah pertandingan.

4. SINGLE SENIOR‐40 PRIA

4.1. Peserta adalah Pria average tidak terbatas yang berusia minimum 40 tahun pada tanggal pertandingan.

4.2. Pertandingan dimainkan 4 game total pinfall + handicap dengan perpindahan lane 1 game-block untuk menentukan 10 pemenang.

4.3. Peserta dapat mengikuti seluruh 12 squad yang diselenggarakan dalam 3 hari berdasarkan

(4)

4

5. SINGLE SENIOR‐40 WANITA

5.1. Peserta adalah Wanita average tidak terbatas yang berusia minimum 40 tahun pada tanggal pertandingan.

5.2. Pertandingan dimainkan 4 game total pinfall + handicap dengan perpindahan lane 1 game-block untuk menentukan 7 pemenang.

5.3. Peserta dapat mengikuti seluruh 12 squad yang diselenggarakan dalam 3 hari berdasarkan pendaftaran tanpa melalui kwalifikasi, tetapi hanya berhak atas 1 hadiah pertandingan.

6. MASTER GRADE-C WANITA KHUSUS ANGGOTA PBI DKI JAKARTA

6.1. Finalis adalah Wanita average 160 & kebawah melalui kwalifikasi.

6.2. Final dipertandingkan 8 game scratch total pinfall dengan perpindahan lane 1 game-block

untuk menentukan 7 pemenang.

6.3. Jumlah Finalis = 12 yang terdiri dari Formasi Panitia = 3 + Formasi Umum = 9

7. MASTER GRADE-C PRIA KHUSUS ANGGOTA PBI DKI JAKARTA

7.1. Finalis adalah Pria average 170 & kebawah melalui kwalifikasi.

7.2. Final dipertandingkan 8 game scratch total pinfall dengan perpindahan lane 1 game-block

untuk menentukan 10 pemenang.

7.3. Jumlah Finalis = 20 yang terdiri dari : Formasi Panitia = 3 + Formasi Umum = 17

8. MASTER GRADE‐B WANITA

8.1. Finalis adalah Wanita average 175 & kebawah melalui kwalifikasi.

8.2. Final dipertandingkan 10 game scratch total pinfall dengan perpindahan lane 1 game-block untuk menentukan 8 pemenang.

8.3. Jumlah Finalis = 14 yang terdiri dari : Formasi Panitia = 3 + Formasi Umum = 11 9. MASTER GRADE‐B PRIA

9.1. Finalis adalah Pria average 185 & kebawah melalui kwalifikasi.

9.2. Final dipertandingkan 10 game scratch total pinfall dengan perpindahan lane 1 game- block untuk menentukan 10 pemenang.

9.3. Jumlah Finalis = 24 yang terdiri dari : Formasi Panitia = 4 + Formasi Umum = 20

10. MASTER GRADE‐A WANITA

10.1. Finalis adalah Wanita average 185 & kebawah melalui kwalifikasi

10.2. Final dipertandingkan 10 game scratch total pinfall dengan perpindahan lane 1 game-block untuk menentukan 10 pemenang.

10.3. Jumlah finalis = 12 yang terdiri dari : Formasi Panitia = 2 + Formasi Umum = 10

11. MASTER GRADE‐A PRIA

11.1. Finalis adalah Pria average 195 & kebawah melalui kwalifikasi.

11.2. Final dipertandingkan 10 game scratch total pinfall dengan perpindahan lane 1 game-block untuk menentukan 10 pemenang.

(5)

5

12. MASTER OPEN WANITA

12.1. Finalis adalah Wanita average tidak terbatas melalui kwalifikasi.

12.2. Final dipertandingkan dalam 2 hari masing ‐ masing 8 game; total 16 game scratch total pinfal dengan perpindahan lane 1 game-block untuk menentukan 8 peringkat teratas.

12.3. Jumlah finalis = 10 yang terdiri dari : Formasi Panitia = 1 + Formasi Umum = 9

12.4. 3 peringkat teratas setelah menyelesaikan 16 game berhak maju ke babak STEP‐LADDER sebagai berikut:

12.4.1. STEP ‐ 1 : Peringkat ke‐3 bertanding 1 game scratch melawan Peringkat ke-2; yang kalah ditetapkan sebagai Juara-3 dan yang menang maju ke STEP ‐ 2.

12.4.2. STEP ‐ 2 : Pemenang STEP ‐ 1 bertanding 1 game melawan Peringkat ke‐1; Jika Peringkat ke‐1 kalah, maka diadakan ulangan 1 game untuk menentukan Juara-1.

13. MASTER OPEN PRIA

13.1. Finalis adalah Pria average tidak terbatas melalui kwalifikasi.

13.2. Final dipertandingkan dalam 2 hari masing ‐ masing 8 game; total 16 game scratch total

pinfal dengan perpindahan lane 1 game-block untuk menentukan 12 peringkat teratas.

13.3. Jumlah finalis = 18 yang terdiri dari : Formasi Panitia = 2 + Formasi Umum = 16

13.4. 3 peringkat teratas setelah menyelesaikan 16 game berhak maju ke babak STEP‐LADDER sebagai berikut:

13.4.1. STEP ‐ 1 : Peringkat ke‐3 bertanding 1 game scratch melawan Peringkat ke-2; yang

kalah ditetapkan sebagai Juara-3 dan yang menang maju ke STEP ‐ 2.

13.4.2. STEP ‐ 2 : Pemenang STEP ‐ 1 bertanding 1 game melawan Peringkat ke‐1; Jika Peringkat ke‐1 kalah, maka diadakan ulangan 1 game untuk menentukan Juara-1.

(6)

6 C.

PERATURAN PERTANDINGAN

1. FORMASI PANITIA

1.1. Formasi Panitia adalah slot Finalis Master Jatah Panitia dengan ketentuan maximum 25%

dari jumlah Finalis Master OPEN, GRADE‐A, GRADE‐B dan GRADE-C Pria & Wanita sesuai Keputusan RAKERPROV PBI DKI Jakarta tanggal 6 November 2010.

1.2. Panitia berhak sepenuhnya menggunakan atau memberikan jatah ini kepada siapapun

dengan atau tanpa syarat, dan akan diumumkan paling lambat 2 hari sebelum tanggal final yang bersangkutan jam 24.00 wib.

1.3. Detail mengenai ketentuan dan pengalokasian Formasi Panitia diatur tersendiri secara khusus oleh Jaya Ancol Bowling Center, yang mana apabila tidak terisi akan dialokasikan untuk FORMASI UMUM.

2. HANDICAP

DIVISI OPEN GRADE-A GRADE-B GRADE-C

PRIA 0 8 16 24

WANITA 8 16 24 32

3. ENTRY FEE

DOUBLE ESTAFET 330.000 REGISTRASI / KWALIFIKASI 80.000

TRIO PERKUMPULAN 540.000 FINAL MASTER GRADE-B PRIA 850.000 SINGLE JUNIOR-22 MIXED 230.000 FINAL MASTER GRADE-B WANITA 570.000 SINGLE SENIOR-40 PRIA 400.000 FINAL MASTER GRADE-A PRIA 900.000 SINGLE SENIOR-40 WANITA 350.000 FINAL MASTER GRADE-A WANITA 700.000 FINAL MASTER GRADE-C PRIA 470.000 FINAL MASTER OPEN PRIA 1.100.000 FINAL MASTER GRADE-C WANITA 400.000 FINAL MASTER OPEN WANITA 1.000.000

4. TEMPAT, JADWAL DAN HADIAH PERTANDINGAN

4.1. Seluruh pertandingan diselenggarakan di Jaya Ancol Bowling Center, Jakarta Utara.

4.2. Jadwal Pertandingan dan Daftar Hadiah terlampir merupakan bagian yang tak terpisahkan

dari Peraturan Pertandingan ini.

4.3. Perubahan Jadwal Pertandingan dapat dilakukan, termasuk kemungkinan penundaan jika terjadi situasi / kondisi diluar kendali Panitia; dengan tetap mengacu kepada Peraturan PBI.

5. PENDAFTARAN DAN WAKTU CHECK‐IN

5.1. Untuk seluruh event yang dipertandingkan, pendaftaran dapat dilakukan di counter Jaya

Ancol Bowling Center sebelum pertandingan dimulai.

5.2. Untuk seluruh Final Master, waktu penutupan check‐in adalah 15 menit sebelum

pertandingan dimulai. Khusus Final Master Open pria & wanita pada hari ke 2, check-in ditutup 5 menit sebelum pertandingan di mulai.

(7)

7

6. PEMECAHAN SCORE SAMA TIE BREAK

6.1. KWALIFIKASI MASTER

Tie‐Break penentuan Peringkat Kwalifikasi seluruh Finalis Master berdasarkan score tertinggi game terakhir; jika masih sama berdasarkan game sebelumnya dan demikian seterusnya.

6.2. DOUBLES ESTAFET

Tie‐Break dimenangkan oleh team yang memiliki score + handicap tertinggi pada game ke‐4 (game ke‐2 yang dimainkan oleh pemain ke‐2); jika masih sama ditentukan oleh game sebelumnya dan demikian seterusnya.

6.3. TRIO PERKUMPULAN

Tie‐Break dimenangkan oleh team yang memiliki total score + handicap tertinggi pada game terakhir; jika masih sama berdasarkan game sebelumnya dan demikian seterusnya.

6.4. SINGLE JUNIOR‐22 dan SINGLE SENIOR-40

Tie‐Break dimenangkan oleh peserta yang memiliki score + handicap tertinggi pada game terakhir; jika masih sama ditentukan oleh game sebelumnya dan demikian seterusnya.

6.5. FINAL MASTER GRADE-C, GRADE‐B dan GRADE‐A

Tie‐Break dimenangkan oleh peserta yang memiliki score scratch tertinggi pada game terakhir; jika masih sama ditentukan oleh game sebelumnya dan demikian seterusnya.

6.6. FINAL MASTER OPEN

6.6.1. Tie‐Break setelah 16 game ditentukan dengan play-off 1 game scratch; jika masih sama ditentukan melalui roll off frame 9‐10 dan demikian seterusnya sampai terjadi perbedaan angka.

6.6.2. Tie‐Break dalam STEP‐LADDER ditentukan melalui roll off frame 9‐10; jika masih sama akan diulang sampai terjadi perbedaan angka.

7. PENGESAHAN SCORE

7.1. Peserta pertandingan wajib memantau kebenaran score display pada layar monitor.

7.2. Segala kekeliruan yang terjadi setelah score display beralih ke game berikutnya tidak dapat dilayani.

7.3. Print-Out dari Scoring-System berlaku sebagai alat pembuktian yang sah

8. SCORE HILANG

8.1. Apabila score hilang dari layar monitor karena gangguan listrik atau komputer pada saat game berjalan, maka score tersebut dinyatakan tidak berlaku dan harus diulang kembali mulai dari frame pertama.

8.2. Apabila score hilang sebagaimana dimaksud butir 8.1 tidak terjadi pada seluruh peserta, maka pengulangan hanya untuk peserta tertentu yang scorenya hilang.

8.3. Pengecualian dapat diberikan apabila score yang hilang tersebut menuju perfect game dengan minimum 7 kali strike berturut‐turut, maka game dapat dilanjutkan dari frame yang terhenti setelah terlebih dahulu mendapat konfirmasi dari Panitia melalui Delegates yang bertugas.

(8)

8

9. LEGALITAS BOLA BOWLING

9.1. Setiap saat Panitia berhak memeriksa semua bola bowling yang digunakan peserta dalam seluruh event pertandingan maupun kwalifikasi.

9.2. Apabila kedapatan penggunaan bola bowling yang tidak memenuhi persyaratan legalitas dan timbangan sebagaimana diatur dalam Peraturan Peralatan PBI / WTBA (World Tenpin Bowling

Association) maka peserta yang bersangkutan dapat langsung dikenakan diskwalifikasi.

9.3. Dianjurkan kepada seluruh peserta untuk memastikan legalitas dan timbangan bola bowling

yang digunakan sebelum mengikuti event pertandingan maupun kwalifikasi pada petugas Pro-Shop Jaya Ancol Bowling Center.

9.4. ALTERING SURFACE

9.4.1. Peserta pertandingan dilarang mengubah permukaan bola bowling pada saat game sedang berjalan; baik dengan cara mengamplas, menempelkan sesuatu ataupun dengan cara lain, termasuk penggunaan zat kimia yang dilarang.

9.4.2. Score pada game yang bersangkutan akan dinyatakan “NOL” apabila terjadi pelanggaran terhadap ketentuan butir 9.4.1.

9.4.3. Mengubah permukaan bola bowling diperbolehkan diluar bowlers area (tempat disediakan oleh Panitia diujung kiri‐kanan lane-area pertandingan) hanya selama sesi latihan resmi sebelum pertandingan dimulai dan saat jedah perpindahan lane antara satu game dengan game selanjutnya.

10. FOUL LINE

10.1. Foul-line berlaku dalam kwalifikasi dan seluruh event pertandingan.

10.2. Apabila terjadi keraguan pada saat tanda foul-line menyala, peserta pertandingan

diharuskan tidak bergerak dari posisinya sampai dinyatakan keabsahannya oleh Panitia melalui Delegates yang bertugas.

10.3. Peserta lawan bertanding, Anggota Team maupun Penonton BUKAN pengambil keputusan

mengenai keabsahan foul-line.

11. PIN TIDAK LENGKAP & SALAH LANE

11.1. Pin yang jatuh akibat sentuhan mesin tidak termasuk dalam hitungan dan harus diberdirikan

kembali pada posisi semula.

11.2. Frame dimana terdapat jumlah pin tidak lengkap adalah tidak sah dan harus diulang.

11.3. Lemparan pada Lane yang salah, apapun hasilnya dinyatakan tidak sah dan harus diulang

pada lane yang semestinya

12. CHEATING

Segala bentuk perbuatan curang atau cheating, baik dalam pertandingan ataupun dalam kwalifikasi ataupun ketentuan administrasi, dapat dikenakan sanksi diskwalifikasi langsung dari event yang dimainkan dan akan dilaporkan kepada Komisi Disiplin PBI untuk tindakan lebih lanjut serta dijatuhkan hukuman sesuai dengan bentuk kecurangan dan tingkat kerugian yang berakibat kepada Panitia Kejuaraan ataupun Peserta Lainnya, termasuk kewajiban mengembalikan seluruh hadiah yang telah diperoleh kepada Panitia Kejuaraan.

(9)

9

13. LANE ASSIGNMENT

13.1. Lane-Assignment untuk seluruh Final Master berdasarkan Peringkat Kwalifikasi, yang mana merupakan bagian tak terpisahkan dari Format Pertandingan ini.

13.2. Lane Assignment untuk event ‐ event lainnya ditentukan melalui drawing.

14. PAKAIAN PERTANDINGAN

14.1. Ketentuan Pakaian Pertandingan berlaku khusus bagi Peserta TRIO PERKUMPULAN dan seluruh FINALIS MASTER OPEN, MASTER GRADE‐A, MASTER GRADE‐B, MASTER GRADE-C :

14.1.1. Wajib mengenakan Pakaian Seragam Perkumpulan atau PBI Provinsi masing ‐ masing (logo dijahit atau sablon secara permanen).

14.1.2. Wajib mengenakan Sepatu Bowling (tapak sliding menggunakan sol kulit dan pada

tapak sebelahnya mengunakan bahan karet).

14.1.3. Peserta / Finalis Pria diharuskan mengenakan Celana Panjang.

14.1.4. Peserta / Finalis dilarang mengenakan Pakaian yang berbahan dasar BLUE JEAN. 14.2. Dalam hal Panitia menyediakan Pakaian Pertandingan, maka seluruh Peserta / Finalis wajib

mengenakannya; pengecualian dapat diberikan degan seijin Panitia terlebih dahulu melalui Delegates yang bertugas.

14.3. Peserta / Finalis yang melanggar ketentuan tentang Pakaian Pertandingan ini masih diijinkan

bertanding, namun TIDAK BERHAK memperoleh hadiah pertandingan.

15. OILING PATTERN

15.1. Seluruh event pertandingan (kecuali Kwalifikasi) dalam Kejuaraan ini menggunakan metoda peminyakan SHORT PATTERN KEGEL sesuai Keputusan RAKERPROV PBI DKI Jakarta tanggal 5 November 2016.

15.2. Lay-Out dan Spesifikasi Oil-Pattern akan dicantumkan di Papan Pengumuman Jaya Ancol

Bowling Center paling lambat 1 hari sebelum event Doubles Estafet dalam Kejuaraan ini dipertandingkan.

16. PROTES & BANDING

17.1. Protes harus segera diajukan secara tertulis kepada Tournament Director sebelum diumumkannya pemenang pertandingan, disertai dengan membayar Uang Protes sebesar Rp. 1.000.000. ‐ (satu juta rupiah).

Apabila Protes diterima, maka Uang Protes akan dikembalikan.

17.2. Keputusan Tournament Director dalam menanggapi Protes dapat berupa kebijakan dengan merubah, menambah atau mengurangi Peraturan Pertandingan ini sepanjang tidak menyimpang dari Peraturan Pertandingan PBI dan telah mendapat rekomendasi tertulis dari Badan Pemberi Pengesahan.

Keputusan Tournament Director tersebut bersifat final.

17.3. Ketentuan yang lebih spesifik mengenai Protes dan Banding mengacu kepada Surat Keputusan Ketua Umum PBI DKI Jakarta Nomor : 002/SK‐KU/JAYA/I/2014 tentang PERATURAN DAN MEKANISME PROTES & BANDING DALAM KEJUARAAN YANG DISELENGGARAKAN DI WILAYAH DKI JAKARTA.

(10)

10

17. LAIN-LAIN

Hal‐hal lain yang belum cukup diatur dan tercantum didalam Format & Peraturan Pertandingan ini akan dipertimbangkan dan ditetapkan kemudian oleh Tournament Director setelah mendapat persetujuan tertulis dari badan pemberi pengesahan, dengan berpedoman kepada Peraturan Pertandingan dan Peraturan peralatan PBI.

(11)

11

LAMPIRAN-1

JADWAL PERTANDINGAN

HARI TANGGAL JAM SQUAD EVENT

KAMIS 23 NOVEMBER 2017 15:00 SQUAD-1 LD

DOUBLES ESTAFET

16:30 SQUAD-2 18:30 SQUAD-3 19:30 SQUAD-4 SABTU 25 NOVEMBER 2017 15:00 SQUAD-5 LD 16:30 SQUAD-6 18:30 SQUAD-7 19:30 SQUAD-8 MINGGU 26 NOVEMBER 2017 15:00 SQUAD-9 LD 16:30 SQUAD-10 18:30 SQUAD-11 19:30 SQUAD-12 KAMIS 30 NOVEMBER 2017 15:00 SQUAD-1 LD

SINGLE SENIOR-40

PRIA & WANITA

16:30 SQUAD-2 18:30 SQUAD-3 LD 19:30 SQUAD-4 SABTU 2 DESEMBER 2017 15:00 SQUAD-5 LD 16:30 SQUAD-6 18:30 SQUAD-7 LD 19:30 SQUAD-8 MINGGU 3 DESEMBER 2017 15:00 SQUAD-9 LD 16:30 SQUAD-10 18:30 SQUAD-11 LD 19:30 SQUAD-12 SABTU 9 DESEMBER 2017 15:00 SQUAD-1 LD

TRIO PERKUMPULAN

17:00 SQUAD-2 LD 19:00 SQUAD-3 MINGGU 10 DESEMBER 2017 11:00 SQUAD-1 LD

SINGLE JUNIOR-22 MIXED

12:30 SQUAD-2

15:00 FINAL LD MASTER GRADE-C WANITA

19:00 FINAL LD MASTER GRADE-C PRIA

SENIN 11 DESEMBER 2017 11:00 FINAL LD MASTER GRADE-A WANITA

SELASA 12 DESEMBER 2017 19:30 FINAL LD MASTER GRADE-A PRIA

KAMIS 14 DESEMBER 2017 11:00 FINAL LD MASTER GRADE-B WANITA

SABTU 16 DESEMBER 2017 11:00 FINAL-1

LD

MASTER OPEN PRIA & WANITA

18:30 FINAL LD MASTER GRADE-B PRIA

MINGGU 17 DESEMBER 2017 11:00 FINAL-2

LD

MASTER OPEN PRIA & WANITA

(12)

12

LAMPIRAN-2

P TRIO JUNIOR-22 MIXED DOUBLES ESTAFET

SINGLE SENIOR-40 MASTER GRADE-C

PRIA WANITA PRIA WANITA

1 6.000.000 1.200.000 4.000.000 5.000.000 3.500.000 5.000.000 3.500.000 2 3.000.000 900.000 3.000.000 3.500.000 2.500.000 3.500.000 2.250.000 3 2.250.000 700.000 2.000.000 2.500.000 1.500.000 2.500.000 1.500.000 4 1.500.000 550.000 1.500.000 2.000.000 1.250.000 1.750.000 1.000.000 5 1.350.000 400.000 1.000.000 1.500.000 1.000.000 1.250.000 800.000 6 1.200.000 900.000 1.250.000 750.000 1.000.000 600.000 7 1.050.000 800.000 1.000.000 500.000 800.000 500.000 8 900.000 700.000 750.000 700.000 9 750.000 600.000 600.000 600.000 10 600.000 500.000 500.000 500.000 18.600.000 3.750.000 15.000.000 18.600.000 11.000.000 17.600.000 10.150.000

P MASTER GRADE-B MASTER GRADE-A MASTER OPEN

HA

DI

A

H

PER

TA

ND

ING

A

N

PRIA WANITA PRIA WANITA PRIA WANITA

1 12.000.000 5.000.000 15.000.000 8.000.000 17.000.000 12.000.000 2 7.500.000 3.500.000 9.000.000 5.000.000 11.000.000 7.500.000 3 5.000.000 2.500.000 6.000.000 3.000.000 8.000.000 5.000.000 4 3.000.000 1.500.000 4.500.000 2.000.000 5.500.000 3.000.000 5 2.500.000 1.000.000 3.500.000 1.500.000 4.500.000 2.000.000 6 2.000.000 800.000 2.500.000 1.200.000 3.500.000 1.500.000 7 1.500.000 750.000 2.000.000 1.000.000 2.500.000 1.250.000 8 1.250.000 650.000 1.500.000 900.000 2.000.000 1.100.000 9 1.000.000 1.200.000 800.000 1.600.000 10 850.000 1.000.000 700.000 1.400.000 11 1.200.000 12 1.100.000 36.600.000 15.700.000 46.200.000 24.100.000 59.300.000 33.350.000

(13)

13

LAMPIRAN-3

STEP LADDER MASTER OPEN WANITA : LANE 21-22 ATAU 19-20 STEP LADDER MASTER OPEN PRIA : LANE 13-14 ATAU 15-16

(14)

14

LAMPIRAN-4

P

ANI

TI

A

PELINDUNG AGUM GUMELAR

PENASIHAT HENDRA BATUBARA

KETUA SUYONO S.

BENDAHARA SONYA MANUEL

TOURNAMENT DIRECTOR CHRISTINA KOO

DELEGATES RUDY GOENAWAN

BIDANG UMUM SOFIA WIJAYA LETTY MERZA

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini untuk mengetahui dan mendiskripsikan bagaimana implementasi prinsip-prinsip manajemen berbasis madrasah (MBM) di MIN Kereng Bangkirai Palangka Raya,

Kemudian menurut Rini (dalam Anthony, 1992: 22 terjemahan Rita Wiryadi) karakteristik orang yang percaya diri secara proporsional diantaranya adalah: percaya

Setelah matahari yang satu tenggelam yang lain terbit, dunia merasakan terik matahari tanpa henti, tetapi tidak ada dewa yang mengatur matahari pada waktu kehancuran kappa

Kompetensi berbicara Bahasa Inggris siswa kelas IX E SMP N 4 Kintamani masih sangat rendah, oleh karena itu peneliti merasa perlu untuk melakukan tindakan

KAB. Kalimantan Timur, Luas wilayah berdasarkan UU No.. Kalimantan Timur, Luas wilayah berdasarkan UU No.. Long Temuyat Surat Bup.. Malinau Selatan, Perda No. Malinau Selatan,

Menurut Sachlan (1982), kelas bacillariophyceae merupakan fitoplankton yang dinding selnya tidak diliputi oleh lendir yang tebal, sehingga dapat dimanfaatkan sebagai

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan suatu aplikasi komputer yang mampu menilai peta konsep siswa (dalam penelitian dan pengembangan ini, aplikasi diuji cobakan

Bagaimana cara pembuatan pemodelan bangunan tiga dimensi berupa bentuk LOD (Level of Detail) dengan menggunakan software Bentley Microstation dari data point clouds