• Tidak ada hasil yang ditemukan

Problematika Yuridis Penggunaan Blanko Akta Ppat oleh Pejabat Pembuat Akta Tanah

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Problematika Yuridis Penggunaan Blanko Akta Ppat oleh Pejabat Pembuat Akta Tanah"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

PROBLEM ATI KA YURI DI S PENGGUNAAN BLANKO AKTA PPAT

OLEH PEJABAT PEM BUAT AKTA TANAH

M usrifah Rosita Dewi

(M ahasiswa S2 Program M KN FH UNS) Email :

M uhammad I rnawan Darori Dosen Fakultas Hukum Universitas Sebelas M aret Surakarta

Abstract

because the circular letter should not rule out a ministerial regulation.

Keywords:

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kekuatan hukum sebuah Surat Edaran terhadap Peraturan Kepala

Dari hasil penelitian dan pembahasan disimpulkan bahwa Kebijakan Kepala BPN dengan mengeluarkan

lebih tinggi dari pada surat edaran. Kata Kunci

A. Pendahuluan

dal am kehi dupan manusi a dan merupakan hal

maupun tempat usaha. Makin meningkat jumlah

dalam era pembangunan nasional maupun guna

(2)

UUPA. Salah satu tujuan dalam UUPA disebutkan dasar-dasar untuk memberikan jaminan kepastian hukum mengenai hak-hak atas tanah bagi seluruh

diperhatikan oleh setiap para pendaftar tanah maupun

” Untuk menj ami n kepasti an hukum ol eh pemeri ntah diadakan pendaftaran tanah di

peraturan pemerintah.”

mengenai bidang-bidang tanah dan

satuan-Kegiatan Pendaftaran sebagai Peralihan Hak

kegiatan pendaftaran tanah dengan membuat hukum tertentu mengenai hak atas tanah atau di jadikan dasar bagi pendaftaran perubahan perbuatan hukum itu.

a. jual beli; b. tukar menukar; c. hibah;

e. pembagian hak bersama;

f. pemberian Hak Guna Bangunan/Hak Pakai atas tanah Hak Milik;

g. pemberian hak tanggungan

i. pemberi an Kuasa M embebankan Hak

Nasional dengan tugas dan kewenangan tertentu

kuasa pembebanan hak tanggungan sebagaimana

Dalam perkembangan pendaftaran tanah di dikukuhkan melalui berbagai peraturan

(3)

perundang-akta pemberian kuasa membebankan hak tanggungan menurut peraturan

perundang-akta-akta tanah tersebut” .

tentang Peraturan Jabatan Pejabat Pembuat

diberi wewenang untuk membuat akta otentik mengenai perbuatan hukum tertentu mengenai hak atas tanah atau hak milik atas satuan rumah susun” .

terhadap hubungan antara Kantor Pertanahan strategis itu tidak lain adalah mengeluarkan sebuah

akta Pembagian Hak Bersama. Sedangkan dalam

utama dalam rangka pemeliharaan pendaftaran

merupakan peraturan tanah sebagai pel aksana perbuatan hukum peralihan dan pembebanan oleh para pihak atas tanah harus dibuat dengan bukti

ini dimaksud untuk menjamin hak dan kewajiban serta akibat hukum atas perbuatan hukum atas tanah oleh para pihak.

Peraturan Menteri Negara Agraria/Kepala BPN

harus dibuat dengan menggunakan blangko akta

ini menimbulkan ketergantungan pelaksanaan tugas umum dengan keberadaan blangko akta Pejabat

Fungsi blangko akta Pejabat Pembuat Akta sebagai dasar pendaftaran perubahan data pendaftaran Peraturan Menteri Negara Agraria/Kepala Badan Ketentuan Pelaksanaan Peraturan Pemerintah

(4)

tata cara dan prosedur pembuatan akta otentik akan membawa akibat hukum kepada kekuatan pembuktian akta itu.

Peraturan Kepala Badan Pertanahan Nasional Perubahan Peraturan Menteri Negara Agraria/

akta tersebut menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara.

penulis tertarik untuk mengkaji bagaimana kekuatan

B. M etode Penelitian

Penelitian i ni merupakan penelitian hukum

peraturan perundang-undangan. Dalam penelitian sama dengan penelitian doktrinal. Penelitian hukum doktri nal dapat didefinisikan sebagai peneliti an

menj el askan area-area kesul i tan dan predi ksi

diperoleh dengan cara menginventarisasi sekaligus perundang-undangan beserta dokumen-dokumen

analisis dengan menggunakan teknik analisis sumber hukum dengan logika deduktif.

C. Hasil Penelitian dan Pembahasan

hukum oleh pemerintah diadakan pendaftaran tanah

Pemerintah.

menggadaikan tanah atau meminjam uang dengan

jelas merupakan perpanjangan tangan dari Badan Pertanahan Nasional khusus dalam pembuatan konstitutif Pertanahan

dipertegas juga dalam peraturan perundang undangan

(5)

di tugaskan untuk melaksanakan kegi atan-kegiatan tertentu menurut PP ini dan peraturan perundang-undangan

bahwa

untuk membuat akta otenti k mengenai perbuatan hukum tersebu mengenai perbuatan hukum tertentu mengenai hak atas tanah atau hak milik atas satuan rumah susun.

menga akan

membuat akta mengenai hak atas tanah atau hak milik atas satuan rumah susun terletak didalam daerah

mengatakan bahwa a. Jual beli

b. c. Hibah

d. Pemasukan ke Dalam Perusahaan e. Pembagian Hak Bersama

f. Pemberian Hak Guna Bangunan / Hak g.

h. Pemberian Kuasa Membebankan Hak juncto PP Nomor 37

secara tegas dicantumkan sebagai Pejabat Umum akta sebagai bagian dari keseluruhan sistem pendaftaran kegiatan pendaftaran masi ng-masi ng

itu.

tanah untuk membuat akta-akta otentik sebagai bukti telah perbuatan hukum tertentu mengenai hak atas tanah dan hak milik atas satuan untuk mendaftarkan kepada Kantor Pertanahan atas akta– akta

hari kerja sejak tanggal bersangku an. merupakan i tu ti dak kepu usan Peraturan Presiden menegaskan dari Poli cy Rul es Pemerintah

demikian dapat dikatakan bukan subordinasi Undang-undang Pokok untuk membuat Peraturan Pemerintah tentang dan ti dak memerintahkan BPN untuk membuat keten uan-keten uan tentang kewenangan Pejabat Pembuat Akta

Berdasarkan PMNA/Peraturan Kepala Badan

blanko akta sendiri.

Peraturan Kepala Badan Pertanahan Nasional

Ketentuan dalam peraturan Mentri Negara Agraria/

pembuatan akta sebagaimana dimaksud dalam pengi si an di buat sesuai dengan l ampi ran a. akta Jual Beli;

b. Akta Hibah;

c. Akta Pemasukan Ke Dalam Perusahaan; d. Akta Pembagian Hak Bersama;

(6)

g. Sur at K uasa M embebank an H ak

3. Pendaftaran perubahan data pendaftaran tanah

sesuia dengan ketentuan sebagaimana diatur

ditujukan kepada seluruh kanwil BPN dan kantor mengakibatkan pelaksanaan peraturan Kepala BPN Mentri Agraria/Kepala Badan Pertanahan Nasional

Pada tatanan hierarki Peraturan

Perundang-Pembentukan Peraturan Perundang-undangan menguraikan tentang jenis dan hierarki peraturan perundang-undangan sebagai berikut:

3. Undang-undang/Peraturan PemerintahPengganti Undang-undang

6. Peraturan Daerah Provinsi; dan

perundang-undangan dikenal teori jenjang hukum Kelsen. Dalam teori tersebut Hans Kelsen berpendapat bahwa norma-norma hukum itu berjenjang-jenjang dan berlapis-lapis dalam suatu hierarki/tata susunan

tertinggi dalam suatu sistem norma tersebut tidak

Sehingga dilihat dari hierarki perutan

perundang-maka keontetikan akta juga dapat dipermasahkan.

D. Kesimpulan

oleh Mentri Agraria dan diberi wewenang untuk pembebanan hak tanggungan menurut peraturan

Kebijakan Kepala BPN dengan mengeluarkan Surat Edaran Kepala Badan Pertanahan Nasional

kanwil BPN dan kantor Pertanahan seluruh Indonesia

(7)

mengesampingkan peraturan menteri. Dan peraturan pada surat edaran.

E. Saran

Surat edaran tersebut mengenai pemanfaatan blanko

Daftar Pustaka

Hukum Pengadaan Tanah U n t uk K ep ent i ng an U mu m.M al ang: Peral ihan Hak Atas Tanah.

H ukum Agr ar i a (Per tanahan Indonesi a) Ji l i d I. Jakarta: Prestasi Pustaka Publisher.

Hukum Per tanahan Seri III dan Seri IV.Jakarta:Prestasi Pustaka Publisher.

H ukum Agr ar i a (Per tanahan I ndonesi a) Ji l i d 2.Jakarta: Prestasi Pustaka Publisher.

Pengantar Metode Penel i ti an Hukum

Persada.

A P. Perlindungan. Pendaftaran Tanah Di Indonesia. Bandung: Mandor Maju.

Prosedur Penelitian Suatu PendekatanPraktik.

Konsep Hak Milik Atas Tanah Bagi Bangsa Indonesia Ditinjau dari Ajaran Hak Asasi Manusia.Bandung:Mandar Maju.

Kumpul an Tuli san Tentang Hukum Tanah. Bandung: Alumni.

Boedi Harsono.Tugas dan Kedudukan PPAT.Jakarta: Burhan A shshof a.M etode Penel i ti an H ukum.

Hukum Agrari a (Per tanahan I ndonesi a).Jakarta:Prestasi Pustaka.

Pengantar Ilmu Hukum Dan Tata Hukum Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.

Pendaftaran di ndonesi a danPeraturan

Per atur an Pel aksanaannya. Bandung: Penerbit Alumni.

Hukum Agraria Indonesia. Pendaftaran danPeralihan Hak Atas Tanah Jakarta: Kencana.

Referensi

Dokumen terkait

Misalnya dampak negatif dari penggunaan jejaring sosial bagi para pelajar antara lain dapat mengurangi tingkat prestasi pelajar, karena mereka lebih fokus bermain dengan

Kondisi optimal dari faktor-faktor produksi usahatani salak bongkok di Desa Jambu dapat dilihat pada Tabel 20 Hasil perhitungan tersebut terlihat bahwa keadaan telah

3.32 Standar Sarana dan Prasarana adalah standar nasional pendidikan yang berkaitan dengan kriteria minimal tentang ruang belajar, tempat berolahraga, tempat

Hasil penelitian menunjukkan bahwa keanekaragaman komposisi dan struktur secara ekologi berbeda yang ditunjukkan dengan nilai indeks kesamaan jenis yang

Agar budaya sosialisi di dunia nyata tidak berkurang intensitasnya” Maharina mengharapkan peran bijak user dalam bermedia sosial, bahwa ia jangan digunakan secara berlebihan,

Pertanian di perkotaan yang berlokasi di Kelurahan Rampal Celaket Kecamatan Klojen Kota Malang di wilayah RW I menjadi salah satu lokasi percontohan dimana

Dengan panjang jalan 325 meter dan jarak antar tiang 35 meter,maka jumlah titik lampu yang dibutuhkan untuk Penerangan Jalan Umum (PJU) di Komplek Kantor

Selama asset tetap dimiliki dan digunakan dalam kegiatan operasi normal perusahaan, agar tidak cepat terjadi kerusakan dari umur yang telah ditetapkan dan untuk