• Tidak ada hasil yang ditemukan

Implikasi Yuridis Jual Beli Tanah yang Tidak Dilakukan di Hadapan Ppat terhadap Proses Pendaftaran dan Peralihan Hak Atas Tanah (Analisis Putusan No. 18/pdt.g/2012/pn.lmg)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Implikasi Yuridis Jual Beli Tanah yang Tidak Dilakukan di Hadapan Ppat terhadap Proses Pendaftaran dan Peralihan Hak Atas Tanah (Analisis Putusan No. 18/pdt.g/2012/pn.lmg)"

Copied!
19
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

Dari penelitian ini di peroleh hasil bahwa prosedur jual beli tanah warisan sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Pokok Agraria yaitu: jual beli tanah warisan harus disetujui

Perlindungan hukum bagi Warga Negara Asing yang membuat akta jual beli properti di Indonesia, berdasarkan ketentuan Pasal 42 Undang-Undang Pokok Agraria mengatakan yang

Dari penelitian ini di peroleh hasil bahwa prosedur jual beli tanah warisan sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Pokok Agraria yaitu: jual beli tanah warisan harus disetujui

Sedangkan Penyelesaian yang dapat dilakukan oleh pembeli, agar jual beli tanah yang dilakukan tidak dihadapan Pejabat Pembuat Akta Tanah PPAT dapat mempunyai kekuatan hukum yang pasti

Jual beli tanah secara cicilan tersebut adalah tidak sama dengan yang dimaksud dalam jual beli yang diatur dalam Pasal 1457 Kitab Undang- Undang Hukum Perdata yang dibuat dihadapan

Mengenai peralihan hak atas tanah, Boedi Harsono mengemukakan bahwa jual beli hak atas tanah didasarkan pada perjanjian pada umumnya, hanya saja ada pembatasannya, yaitu khusus di

12% SIMILARITY INDEX % INTERNET SOURCES 7% PUBLICATIONS 9% STUDENT PAPERS 1 2% 2 1% 3 1% 4 1% 5 1% IMPLIKASI ADANYA PEMALSUAN TANDA TANGAN DALAM AKTA JUAL BELI TANAH YANG

Boedi Harsono, 2008, Hukum Agraria Indonesia: Sejarah Pembentukan Undang-Undang Pokok Agraria, Isi dan Pelaksanaannya, Djambatan, Jakarta Florianus Sangsun SP, 2007, Tata Cara