• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisa Kasus Atas Jual Beli Tanah Warisan (Studi Kasus Putusan MA Nomor 680 K/PDT/2009) Antara Aston Purba Dkk Melawan Patar Simamora Dan Gomar Purba

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "Analisa Kasus Atas Jual Beli Tanah Warisan (Studi Kasus Putusan MA Nomor 680 K/PDT/2009) Antara Aston Purba Dkk Melawan Patar Simamora Dan Gomar Purba"

Copied!
15
0
0

Teks penuh

(1)

ANALISA KASUS ATAS JUAL BELI TANAH WARISAN

(STUDI KASUS PUTUSAN MA Nomor 680 K/PDT/2009)

ANTARA ASTON PURBA DKK MELAWAN PATAR

SIMAMORA DAN GOMAR PURBA

TESIS

Oleh

CLARA HELMY SIHITE

117011013/MKn.

FAKULTAS HUKUM

(2)

ANALISA KASUS ATAS JUAL BELI TANAH WARISAN

(STUDI KASUS PUTUSAN MA Nomor 680 K/PDT/2009)

ANTARA ASTON PURBA DKK MELAWAN PATAR

SIMAMORA DAN GOMAR PURBA

TESIS

Diajukan Untuk Memperoleh Gelar Magister Kenotariatan Pada Program Studi Magister Kenotariatan Fakultas Hukum

Universitas Sumatera Utara

Oleh:

CLARA HELMY SIHITE

117011013/MKn.

FAKULTAS HUKUM

(3)
(4)

Telah diuji pada

Tanggal : 12 Desember 2013

PANITIA PENGUJI TESIS

Ketua : Prof. Dr. Muhammad Yamin, SH, MS, CN.

Anggota : 1.Dr. Syahril Sofyan, SH. MKn

2. Dr. Dedi Harianto, SH.MHum 3. Chairani Bustami, SH, SPn, MKn

(5)

SURAT PERNYATAAN

Saya yang bertanda tangan dibawah ini:

Nama : CLARA HELMY SIHITE NIM : 117011013

Program Studi : Magister Kenotariatan

Judul : ANALISA KASUA ATAS JUAL BELI TANAH YANG WARISAN (STUDI KASUS PTUSAN MAHKAMAH AGUNG NO. 680K/PDT/2009) ANTARA ASTON PURBA DKK MELAWAN PATAR SIMAMORA DAN GOMAR PURBA

Dengan ini menyatakan bahwa tesis yang saya buat adalah asli karya saya sendiri bukan plagiat. Apabila di kemudian hari diketahui tesis saya tersebut plagiat karena kesalahan saya sendiri, maka saya bersedia diberi sanksi apapun oleh Program Studi Magister Kenotariatan Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara, dan saya tidak akan menuntut pihak manapun atas perbuatan saya tersebut.

(6)

ABSTRAK

Tanah yang merupakan hasil dari warisan menjadi milik bersama dari semua ahli waris pewaris. Dalam hal tanah tersebut ingin di jual, maka semua ahli waris harus mengetahui dan menyetujui dalam hal jual beli tersebut, jika salah satu saja dari ahli waris tidak mengetahui dan menyetujui jual beli tersebut, maka ahli waris dapat membatalkan jual beli tersebut karena dia memiliki hak atas tanah tersebut Hal inilah yang mendorong penelitian ini dilakukan yaitu untuk mengetahui akibat dari jual beli tanah warisan tanpa sepengetahuan ahli waris lainya sesuai pada Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 680 K/PDT/2009.

Berdasarkan uraian dari latar belakang tersebut diatas maka yang menjadi pokok permasalahan yaitu : bagaimana prosedur jual beli tanah warisan yang sesuai dengan ketentuan undang-undang pokok agraria, bagaimana akibat hukum perjanjian jual beli tanah warisan tanpa sepengetahuan ahli waris lainnya, dan apakah pertimbangan hakim dalam putusan Mahkamah Agung telah memenuhi rasa keadilan kepada seluruh ahli

waris.

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif,

yang bersifat deskriptif analitis, yang di pergunakan untuk mempelajari peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan jual , dengan teknik pengumpulan data menggunakan data sekunder.

Dari penelitian ini di peroleh hasil bahwa prosedur jual beli tanah warisan sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Pokok Agraria yaitu: jual beli tanah warisan harus disetujui semua ahli waris sebagai pihak yang mendapatkan hak milik atas tanah akibat pewarisan, dan harus membuat persetujuan dibawah tangan atau dengan akta notaris bahwa seluruh ahli waris setuju menjuai tanah tersebut Akibat hukum terhadap perjanjian jual beli tanah warisan yang tidak diketahui ahli waris lainnya batal demi hukum dan dapat dibatalkan karena jual beli tersebut telah membawa kerugian kepada ahli waris yang lain. Pertimbangan hakim dalam putusan Mahkamah Agung nomor 680K/Pdt/2009 yaitu melindungi pembeli yang beritikad baik karena telah melunasi harga dari tanah yang dibeli dan melakukan kewajibannya sebagai penjual.

Dari hasil penelitian diatas disarankan agar sebelum Jual beli tanah dilakukan, pembeli harus mengecek terlebih dahulu ke kantor Pertanahan Tarutung dan Pengadilan Tinggi Medan seperti kesaksian para pihak terhadap pemalsuan tanda tangan BPN, status tanah yang dibelinya apakah benar-benar objek yang dimiliki pihak penjual. Disarankan untuk PPAT juga harus memperhatikan kewenangan penjual yang berhak menjuai dan pembeli yang diperkenankan membeli tanah. Untuk memenuhi rasa keadilan, seharusnya hakim tidak hanya mempertimbangkan keabsahan jual beli tetapi juga bukti-bukti pendukung yang terdahulu yang di gunakan hakim di Pengadilan Negeri Tarutung dan Pengadilan Tinggi Medan seperti kesaksian para pihak terhadap pemalsuan tandatangan.

(7)

ABSTRACT

The inherited land belongs to all heirs of the testator. If the land is to be sold, all heirs of the testator must know and agree with the trading business. If one of the heirs of the testator does not know and does not agree with the trading business, the heir can cancel the trading business because he/she has the right to the inherited land. Based on this issue, this study was conducted to find out the consequence of the inherited land trading business without the knowledge or agreement of the other heirs in accordance with the Decision of the Supreme Court No. 680/K/Pdt/2009.

The problems answered in this study were what the procedure of inherited land trading business which is in accordance with the Agrarian Law is, what the legal consequence of the agreement of inherited land trading business made without being known by the other heirs is, and whether or not Judge’s consideration in the decision of the Supreme Court have met the sense of justice to all heirs.

This descriptive analytical juridical normative study using secondary data was conducted to study the regulation of legislation related to trading business.

The result of this study showed that the procedures of inherited land trading business which is in accordance with Agrarian Law were inherited land trading business must be agreed by all heirs as the party that received the right to land through inheritance, and they must make an underhanded agreement or notarial deed stating that all heirs agree to sell the inherited land. Legal consequence of the inherited land trading agreement unknown to the other heirs is that the agreement is unnulled by law because the trading business has inflicted loss to the other heirs. The judge’s consideration in the decision of the Supreme Court No. 680/K/Pdt/2009 was to protect the buyer with good faith because he/she has settled the price of the land he/she bought and has done his/her duty as a seller.

It is suggested that before the inherited land trading business is done, the buyer must first check the status of the land to the Land Office/National Land Board to know whether or not the land really belongs to the seller. The PPAT (Land Certificate Issuing Official) is also suggested to pay attention to the authority of the seller who has the right to sell and the buyer who is allowed top buy the land. To meet the sense of justice, the judge should not only consider the validity of the trading activity but also the previous supporting evidence used by the judge of Tarutung District Court and Medan Higher Court such as the testimonies of the parties related to signature forgery.

(8)

KATA PENGANTAR

Puji syukur Penulis panjatkan Kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa atas berkat Kasih dan AnugerahNya, hasil penelitian dengan judul " ANALISA KASUS ATAS JUAL BELI TANAH WARISAN ( STUDI KASUS PUTUSAN MA NO. 680K/Pdt/2009) ANTARA ASTON PURBA Dkk MELAWAN PATAR SIMAMORA DAN GOMAR PURBA ", telah dapat diselesaikan.

Dalam penyelesaian penulisan tesis ini penulis telah banyak mendapat bantuan dari berbagai pihak, baik berupa informasi maupun data. Untuk itu perkenankan penulis menyampaikan ucapan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu penulis dalam penyelesaian tesis ini.

(9)

Sangat disadari bahwa penelitian ini tidak mungkin dapat diselesaikan tanpa adanya bimbingan maupun arahan dari dosen pembimbing dan dosen penguji, untuk itulah dengan rasa hormat Penulis mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya terutama yang sangat penulis hormati Bapak Prof. Dr. Muhammad Yamin, SH, MS, CN sebagai Ketua Pembimbing yang telah memberikan bimbingan mengenai materi penelitian, juga memberi ilmu materi perkuliahan selama Penulis berada di Magister Kenotariatan sehingga Penulis lebih dapat memahami ilmu khususnya Agraria yang akhirnya sangat membantu Penulis dalam menyelesaikan tesis ini. Kepada yang sangat Penulis hormati Bapak Dr. Syahril Sofyan, SH, MKn sebagai anggota pembimbing yang sangat membantu Penulis dalam menyelesaikan tesis ini dengan bimbingan, arahan dan perhatian beliau disetiap waktu, walaupun ditengah-tengah kesibukan beliau tapi masih mau memberikan bimbingan dengan penuh kesabaran kepada Penulis hingga selesainya penulisan ini. Kepada yang sangat Penuiis hormati, Bapak Dr. Dedi Herianto, SH, MHum yang telah membimbing dengan penuh perhatian, kesabaran, dan bersemangat dalam setiap waktu dan memberikan motivasi dan semangat pada Penulis dalam menyelesaikan tesis ini,

(10)

arahan dan petunjuk dalam menyempurnakan penulisan tesis ini hingga selesai.

Ucapan terima kasih kepada Hakim Pemgadilan Negeri Medan Bapak Agustinus SH , kepada bapak Kaharuddin SH, Kepala Sub Bagian Tata Usaha Badan Pertanahan Nasional Kota Medan, Bapak Rich Joney Simamora, S.IP selaku Camat Dolok Sanggul, Bapak Pantun Panggabean SH, MKn selaku Notaris/PPAT Dolok Sanggul yang semuanya sangat membantu Penulis dengan selalu memberikan waktu luangnya untuk wawancara dan memberikan data yang diperlukan Penulis dalam menyelesaikan tesis mi.

Terimakasih juga Penulis sampaikan kepada pada para Staf dan pegawai di Magister Kenotariatan Pasca Sarjana Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara, diantaranya Ibu Fatimak, Kak Sari, Kak Lisa, Kak Winda, Kak Ami, Bang Aldi, Bang Ken, Bang Rizal dll yang senantiasa memberikan bantuannya kepada Penulis selama masa perkuliahan.

Penulis juga mengucapkan terimakasih kepada ponakan penulis, yaitu Ariana, Jonas dan seluruh keluarga besar penulis yang selalu membantu dan mendoakan penulis dalam penulisan tesis ini.

(11)

Terima kasih kepada rekan-rekan di Magister Kenotariatan yang telah membantu Penulis dalam menyelesaikan tesis ini khususnya kepada Ninnayani Laksani Putri Pulungan, Reza Fahmi, Rinthus Manurung, Gibran Santos Lingga dan teman-teman lainnya yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu, yang selama ini telah banyak membantu, memberi semangat dan suport serta doa kepada Penulis hari demi hari dari awal sampai akhirnya penulis bisa menyelesaikan kuliah ini dengan semangat dan termotivasi untuk jadi yang lebih baik lagi.

Terhadap kebaikan dan kemurahan hati semua pihak tersebut, Penulis hanya dapat mendoakan semoga Tuhan Yang Maha Kuasa memberikan balasan yang setimpal baik di dunia dan di akhirat.

Akhirnya penulis mohon maaf bila ada tutur kata dan sikap penulis yang tidak berkenan kepada Bapak, Ibu dan teman-teman sekalian selama mengikuti pendidikan di sekolah Pasca Sarjana Universitas Sumatera Utara. Penulis mengharapkan Karya Tulis ini dapat memberikan manfaat bagi kita semua.

Hormat Penulis

(12)

DAFTAR ISI

F. Kerangka Teori danKonsepsi ... 13

1. Kerangka Teori ... 13

B. Subyek, Obyek dan Syarat-syarat Jual Beli ... 42

1. Subyek Dalam Jual Beli ... 42

2. Obyek Jual Beli Tanah ... 43

3. Syarat-Syarat Jual Beli ... 45

C. Prosedur Jual Beli Tanah Warisan Menurut Hukum Tanah Nasional ... 60

1. Jual Beli Tanah Warisan Menurut Hukum Adat ... 51

2. Jual Beli Tanah Warisan Menurut Undang-Undang Pokok Agraria ... 60

a.Prosedur Jual Beli Tanah Warisan Bersertifikat ... 64

1). Persiapan Pembuatan Akta Jual Beli Tanah Warisan Bersertifikat ... , ... 65

2). Tahapan Pembuatan dan Penandatanganan Akta Jual Beli ... 70

3). Pendaftaran Akta Jual Beli Hak Atas Tanah ... 72

4). Penyerahan Sertifikat Hak Atas Tanah ... 73

(13)

Bersertifikat ... 76

2). Tahap Penandatanganan Akta Jual Beli ... 77

BAB HI AKIBAT HUKUM TERHADAP PERJANJIAN JUAL BELI TANAH WARISAN TANPA DIKETAHUI AHLI WARIS LAINNYA ... '. ... 80

A. Perolehan Hak Milik Berdasarkan Pewarisan ... 80

B. Kewajiban Penjual dan Pembeli ... 84

1. Kewajiban Penjual ... 84

2. Kewajiban si Pembeli ... 86

C. Akibat Hukum Terhadap Perjanjian Jual Beli Tanah Warisan ... 86

BAB TV PERTIMBANGAN HAKIM DALAM PUTUSAN MAHKAMAH AGUNG NO.680//K/PDT/2009 ... 92

A. Itikad Baik dalam Pelaksanaan Perjanjian ... 93

B. Penjual dan Pembeli yang Beritikad Baik ... 99

C. Posisi Perkara Putusan ... 100 1. Pada Putusan Pengadilan Negeri Tarutung Nomor 21/Pdt.G/2006/PN-Trt ... 100

a. Para Pihak Dalam Perkara ... 100

b- Duduk Perkara ... 101

c. Dasar Pertimbangan Hakim ... 102

d. Amar Putusan ... 105

2. Pada Putusan Mahkamah Agung RI Nomor 680K/Pdt/2009 ... 106

a. Para Pihak Dalam Perkara ... 106

b. Dasar Pertimbangan Hakim ... 107

c. Amar Putusan ... 110

D. Analisis Jual Beli Tanah Warisan Tanpa Diketahui Ahli Waris Berdasarkan Putusan Mahkamah Agung Nomor 680K/Pdt/2009 ... 112

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN ... 123

A. Kesimpulan ... 123

B. Saran ... 124

(14)

DAFTAR ISTILAH

1.

Acta : Pemyataan tertulis

2.

Adol bedol : Jual gadai

3.

Adol oyodan : Jual tahunan

4.

Adolplas : Jual lepas

5.

Boedel : Harta bersama

6.

Contant :Tunai

7.

Curatele : Didalam pengampuan

8.

Eigendom : Hak milik

9.

Facta sunt servanda : Berlaku sebagai undahg-undang bagi para

pihak yang membuatnya

10.

Feitelijke levering : Penyerahan nyata

11.

Minderjarig : Dibawah umur

12.

Obligatori : Bersifat mengikat

13.

Overschrijvingring : Balik nama

14.

Van Rechtwegenietig : Batal demi hukum.

15.

Wederkerig : Timbal balik

(15)

DAFTAR SINGKATAN

1. AJB : Akte Jual Beli

2. BPHTB : Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan

3. BPN : Badan Pertanahan Nasional

4. HGB : Hak Guna Bangunan

5. HGU : Hak Guna Usaha

6. HM : HakMili

7. IMB : Ijin Mendirikan Bangunan

8. KPT : Kantor Pendaftaran Tanah

9. MA : Mahkamah Agung

10.NJOPTKP : Nilai Jual Objek Pajak Tidak Kena Pajak

11.NPOP : Nilai Perolehan Objek Pajak

12. PBB : Pajak Bumi Bangunan

13. PN : Pengadilan Negeri

14. PP : Peraturan Pemerintah

15.PPAT : Pejabat Pembuat Akta Tanah

16. PT : Pengadilan Tinggi

17. SKPT : Surat Keterangan Pendaftaran Tanah

18.STTS : Surat Tanda Terima Setoran

19. UUPA : Undang-Undang Pokok Agraria

Referensi

Dokumen terkait

Urbanisasi dalam arti proses pengkotaan hakekatnya menggam- barkan proses perubahan dan suatu wilayah dengan masyarakatnya yang semula adalah desa atau bersifat

Berdasarkan uraian di atas, dapat diketahui bahwa untuk memberikan pelayanan informasi dalam rangka mencapai tujuan perpustakaan perguruan tinggi, perpustakaan harus berusaha

Problem Based Learning (PBL) untuk Meningkatkan Keaktifan dan Prestasi Belajar Siswa pada Materi Bilangan Bulat Kelas VIIC SMP Negeri 1 kecamatan Balong Tahun

Selanjutnya ada 8 risiko yang tergolong medium risk yaitu risiko tidak tersedia bahan yang diminta, bagian pembelian salah melakukan pemesanan, pihak suplier salah kirim

Untuk dapat menyampaikan pembelajaran dengan baik dan terkoordinir pembelajaran Iqra’ menggunakan Silabus dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang telah

Dari hasil ketepatan siswa kelas V SD Negeri 187 Pekanbaru dalam menggunakan huruf kapital dan tanda baca pada karangan narasi, ternyata siswa hanya menggunakan lima

Peserta Praktek Kerja Lapangan (PKl)/Penelitian Mahasiswa Fakultas Biologi Unsoed yang akan melaksanakan praktek di Rumah Sakit TK III 04.06.01 Wijayakusuma

d) Menyediakan layanan IP Port Tier 1 Di Equinix Singapore. Total koneksi dari dua POP tersebut adalah 2 Gbps. Koneksi Google Cache wajib drop di Jakarta dan tidak dikenakan