Performa Dan Histopatologi Ayam Broiler Yang Diinfeksi Dengan Salmonella Pullorum Setelah Pemberian Imbuhan Pakan Mengandung Tepung Cacing Tanah (Lumbricus Rubellus)
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan tepung inti sawit yang ditambah pollard atau dedak dalam pakan ayam broiler nyata (P<0.01) menurunkan konsumsi pakan,
yang bersimbiosis dengan mikroalga Anabaena azollae dapat digunakan sebagai imbuhan pakan pada pakan komplit merk Malindo untuk meningkatkan performans ayam
Berdasarkan preferensi konsumen terhadap daging dada ayam pedaging yang mendapat ransum mengandung tepung cacing tanah, menunjukkan bahwa daging dada ayam mempunyai warna
Penggunaan sisa makanan warung sebagai pakan cacing tanah sebaiknya diimbangi dengan jumlah media hidup (kotoran ternak) yang lebih banyak untuk mengatasi akumulasi minyak dari
Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pemberian pakan mengandung tepung lumpur sawit tidak dan difermentasi sampai level 15 % dapat diberikan pada ternak ayam
Uji duncan dapat dilihat bahwa rataan tertinggi terdapat pada perlakuan (P0) tanpa imbuhan antibiotik sebesar 8,63 sebagai tertinggi dan diikuti dengan (P3) tepung L.rubellus
Berdasarkan uji organoleptik terhadap daging paha ayam pedaging yang diberi ransum mengandung cacing tanah, karakteristiknya adalah tekstur sedang, warna kuning, aroma tidak
Disimpulkan bahwa cacing tanah Lumbricus rubellus dapat digunakan dalam bentuk segar dan tepung sampai 5% sebagai pengganti tepung ikan sumber protein hewani dalam ransum