• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB 1 PENDAHULUAN. Renstra Kec. Campaka 1.1. LATAR BELAKANG

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB 1 PENDAHULUAN. Renstra Kec. Campaka 1.1. LATAR BELAKANG"

Copied!
51
0
0

Teks penuh

(1)

Renstra Kec. Campaka

BAB 1

PENDAHULUAN

1.1. LATAR BELAKANG

Kecamatan merupakan perangkat daerah Kabupaten sebagai pelaksana teknis kewilayahan yang mempunyai wilayah kerja tertentu dan dipimpin oleh Camat. Berangkat dari pemikiran diatas, perencanaan pembangunan, baik dilihat dari sisi proses manajemen maupun sebagai sebuah kebijakan, adalah merupakan salah satu instrumen pembangunan yang sangat penting karena didalamnya terkandung formulasi visi, misi, tujuan dan sasaran serta berbagai cara yang dipilih untuk mencapai tujuan dan sasaran dimaksud. Dengan kata lain, melalui perencanaan pembangunan yang baik diharapkan juga diikuti dengan pelaksanaan pembangunan yang lebih baik. Dengan demikian dapat memberikan manfaat serta dampak yang jauh lebih besar pula.

Sehubungan dengan hal tersebut, sebagai unsur pelaksana Pemerintah Kabupaten Cianjur di wilayah Kecamatan Campaka mengemban tugas dan tanggung jawab agar proses perencanaan pembangunan di Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur dapat berjalan dengan baik, tersusun secara sistematis, sinergis dan komprehensif sehingga sepenuhnya mengarah kepada pencapaian visi dan misi Kecamatan Campaka, sebagaimana diharapkan semua pihak. Untuk merealisasikan strategi pencapaian visi dan misi daerah tadi, secara fungsional Kecamatan Campaka dituntut untuk mampu menterjemahkannya kedalam berbagai bentuk kebijakan, program dan kegiatan pembangunan daerah, baik dalam bentuk Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD ) yang berlaku selama lima tahun maupun Rencana Kerja Pemerintah Daerah ( RKPD ) yang berlaku satu tahunan. Dokumen-dokumen perencanaan inilah yang kemudian mengilhami penyusunan Rencana Strategis dan Rencana Kerja Tahunan Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur.

Berdasarkan Undang-Undang No. 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional telah mengamanatkan bahwa setiap Daerah harus menyusun Rencana Pembangunan Daerah secara sistematis, terarah terpadu dan tanggap terhadap perubahan, dengan jenjang perencanaan jangka panjang (25 tahun), jangka menengah (5 tahun), serta jangka pendek (1 tahun).

Setiap daerah harus menetapkan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD), Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan Dokumen tersebut akan menjadi acuan untuk penyusunan rencana SKPD. Dimana Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) merupakan salah satu unsur penyelenggara pemerintahan daerah yang dalam upaya mencapai keberhasilannya perlu didukung dengan perencanaan yang baik sesuai dengan visi dan misi organisasi yang selaras dengan visi dan misi Pemerintah Daerah,

(2)

Renstra Kec. Campaka adapun pendekatan yang dilakukan adalah melalui perencanaan strategis yang merupakan rangkaian dari rencana tindakan dan kegiatan mendasar yang dibuat untuk diimplementasikan oleh organisasi dalam rangka pencapaian tujuan organisasi yang telah ditetapkan sebelumnya. Sejalan dengan Permendagri 54/2010, Kecamatan Campaka melakukan revisi Rencana Strategis (Renstra) periode 2011-2016 menyelaraskan dengan kegiatan yang akan dilaksanakan di tahun terbaru agar ada penyelarasan kegiatan yang di rencanakan dalam RPJMD yang telah lebih dulu di revisi dengan kegiatan yang akan dilaksanakan oleh SKPD.

1.2. LANDASAN HUKUM PENYUSUNAN

Penyusunan Rencana Strategis (Renstra) Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur tahun 2011 – 2016 didasarkan pada ketentuan peraturan perundangan sebagai berikut :

1. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 No. 47, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia No. 4287);

2. Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2004 tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggungjawab Keuangan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 No. 66, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia No. 4400);

3. Undang-Undang Nomor 25 tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 No. 104, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia No. 4421); 4. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah sebagai perubahan atas Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 125, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4437), sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan Undang Nomor 12 Tahun 2008 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 59, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4844);

5. Undang-undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 126, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4438);

6. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional 2005-2025 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 33, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4700);

7. Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 61, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4846)

(3)

Renstra Kec. Campaka 8. Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang (Lembaran Negara Tahun 2007 Nomor 68, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4725);

9. Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah (Lembaran Negara Tahun 2005 Nomor 104, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4578);

10. Peraturan Pemerintah Nomor 79 Tahun 2005 tentang Pedoman Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 165, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4593)

11. Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintahan antara Pemerintah, Pemerintah Daerah Provinsi, dan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota;

12. Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2007 tentang Organisasi Perangkat Daerah;

13. Peraturan Pemerintah Nomor 6 tahun 2008 tentang Pedoman Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah;

14. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah (Lembaran Negara Tahun 2008 Nomor 21, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4817);

15. Peraturan Pemerintah Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional (Lembaran Negara Tahun 2008 Nomor 48, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4833);

16. Peraturan Pemerintah Nomor 8 tahun 2008 tentang Tahapan Tata Cara, Penyusunan, Pengendalian Dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah;

17.

Peraturan Daerah Nomor 24 Tahun 2010 tentang Perubahan Peraturan Daerah Nomor 9 Tahun 2008 Tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah ( RPJPD ) Provinsi Jawa Barat Tahun 2005 – 2025;

18. Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 25 Tahun 2010 tentang Perubahan Atas peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 2 Tahun 2009 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Daerah Provinsi Jawa Barat Tahun 2008 – 2013;

19. Peraturan Daerah Kabupaten Cianjur NO .66 Tahun 2007 tentang RPJMD dan RKP Kabupaten Cianjur Tahun 2005 – 2025.

20. Peraturan Daerah Kabupaten Cianjur Nomor 07 Tahun 2008 tentang Organisasi Pemerintah Daerah dan Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Cianjur sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Daerah Kabupaten Cianjur Nomor 02 Tahun 2010 tentang Perubahan Pertama atas Peraturan Daerah Kabupaten Cianjur Nomor 07 Tahun 2008 dan Pembentukan Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Cianjur;

21. Peraturan Bupati Nomor 18 Tahun 2009 tentang Tugas Fungsi Tata Kerja Unit Organisasi Perangkat Daerah di Kabupaten Cianjur;

(4)

Renstra Kec. Campaka

1.3. MAKSUD DAN TUJUAN

Rencana Strategis Kecamatan Campaka Kabupaten Cianjur Tahun 2017 – 2021 disusun dengan maksud untuk menyediakan sebuah rencana pembangunan Kecamatan dengan jangka waktu perencanaan 5 (lima) tahun sebagaimana diamanatkan oleh UU No. 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional yang memuat gambaran pelayanan organisasi Kecamatan, permasalahan strategis yang ada dalam konteks tugas dan fungsi organisasi Kecamatan, serta program dan kegiatan, indikator kinerja, kelompok sasaran, dan pendanaan yang bersifat indikatif.

Adapun tujuan disusunnnya Rencana Strategis Kecamatan Campaka Kabupaten Cianjur adalah sebagai landasan operasional untuk menggerakkan seluruh sumber daya Kecamatan, sehingga seluruh unsur dapat dimanfaatkan secara optimal melalui keterpaduan dalam program guna mewujudkan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Cianjur dengan periode 5 (lima) tahun dalam kerangka pembangunan jangka panjang daerah secara berkesinambungan.

1.4. SISTEMATIKA PENULISAN.

Rencana Strategis Kecamatan Campaka Kabupaten Cianjur Tahun 2017 – 2021 disusun berdasarkan sistematika berikut :

Bab I Pendahuluan

Mengemukakan secara ringkas pengertian Renstra OPD, fungsi Renstra OPD dalam penyelenggaraan pembangunan daerah, proses penyusunan Renstra OPD, keterkaitan Renstra OPD dengan RPJMD, Renstra K/L dan Renstra provinsi/kabupaten/kota, dan dengan Renja OPD.

Bab II Gambaran Pelayanan OPD

Memuat informasi tentang peran (tugas dan fungsi) OPD dalam penyelenggaraan urusan pemerintahan daerah, mengulas secara ringkas apa saja sumber daya yang dimiliki OPD dalam penyelenggaraan tugas dan fungsinya, mengemukakan capaian-capaian penting yang telah dihasilkan melalui pelaksanaan Renstra OPD periode sebelumnya, mengemukakan capaian program prioritas OPD yang telah dihasilkan melalui pelaksanaan RPJMD periode sebelumnya, dan mengulas hambatan-hambatan utama yang masih dihadapi dan dinilai perlu diatasi melalui Renstra OPD ini.

Bab III Isu-Isu Strategis Berdasarkan Tugas Dan Fungsi

Menjelaskan butir-butir penting Permasalahan Berdasarkan Tugas dan Fungsi Pelayanan OPD, Telaahan Visi, Misi, dan Program Kepala

(5)

Renstra Kec. Campaka daerah dan wakil kepala daerah Terpilih yang terkait dengan tugas dan fungsi OPD, faktor-faktor penghambat dan pendorong pelayanan OPD yang dapat mempengaruhi pencapaian visi dan misi kepala daerah dan wakil kepala daerah tersebut. Faktor-faktor inilah yang kemudian menjadi salah satu bahan perumusan isu strategis pelayanan OPD.

Bab IV Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran, Strategi dan Kebijakan

Pada bagian ini dikemukakan rumusan pernyataan visi dan misi OPD, tujuan dan sasaran jangka menengah OPD, serta rumusan pernyataan strategi dan kebijakan OPD dalam lima tahun mendatang.

Bab V Rencana Program Dan Kegiatan, Indikator Kinerja, Kelompok Sasaran, dan Pendanaan Indikatif

Pada bagian ini dikemukakan rencana program dan kegiatan, indikator kinerja, kelompok sasaran, dan pendanaan indikatif

BAB VI Indikator Kinerja OPD yang Mengacu Pada Tujuan Dan Sasaran RPJMD

Pada bagian ini dikemukakan indikator kinerja OPD yang secara langsung menunjukkan kinerja yang akan dicapai OPD dalam lima tahun mendatang sebagai komitmen untuk mendukung pencapaian tujuan dan sasaran RPJMD.

(6)

Renstra Kec. Campaka

BAB 2

Gambaran Umum Pelayanan Kecamatan Campaka

Kedudukan Kecamatan Campaka dalam Organisasi Pemerintah Kabupaten Cianjur yaitu merupakan perangkat daerah sebagai pelaksana teknis kewilayahan yang mempunyai wilayah kerja tertentu dan dipimpin oleh Camat. 2.1. Tugas, Fungsi, dan Struktur Organisasi OPD

Kecamatan Campaka merupakan salah satu Kecamatan di Kabupaten Cianjur yang dibentuk berdasarkan Peraturan Kabupaten Cianjur Nomor 10 Tahun 2010 tentang Pembentukan Kecamatan Campaka.

Camat mempunyai tugas melaksanakan kewenangan pemerintahan yang dilimpahkan oleh Bupati untuk menangani sebagian urusan otonomi daerah dan menyelenggarakan tugas umum pemerintahan, meliputi pemberdayaan masyarakat, ketentraman dan ketertiban umum, penerapan dan penegakan peraturan perundang-undangan, pemeliharaan prasarana dan fasilitas pelayanan umum, pemerintahan di tingkat kecamatan, pemerintahan desa dan/atau kelurahan, dan pelayanan masyarakat sesuai dengan ketentuan dan/atau peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Dalam melaksanakan tugas sebagaimana di atas, Kecamatan menyelenggarakan fungsi :

a. pengkoordinasian kegiatan pemberdayaan masyarakat;

b. pengkoordinasian upaya penyelenggaraan ketentraman dan ketertiban umum;

c. pengkoordinasian penerapan dan penegakan peraturan perundang-undangan;

d. pengkoordinasian pemeliharaan prasarana dan fasilitas pelayanan umum; e. pengkoordinasian penyelenggaraan kegiatan pemerintahan di tingkat

kecamatan;

f. pembinaan penyelenggaraan pemerintahan desa dan/atau kelurahan; g. pelaksanaan pelayanan masyarakat yang menjadi ruang lingkup tugasnya

dan/atau yang belum dapat dilaksanakan pemerintahan desa atau kelurahan.

Adapun susunan organisasi serta uraian tugas adalah :

1. Camat, yang mempunyai tugas memimpin, mengkoordinasikan penyelenggaraan tugas pemerintahan umum kecamatan, pembinaan administrasi pemerintahan desa dan kelurahan, tata pemerintahan, pemberdayaan masyarakat, ketentraman dan ketertiban umum dan

(7)

Renstra Kec. Campaka kesejahteraan rakyat, serta pelayanan umum kepada masyarakat sesuai dengan ketentuan dan/atau peraturan perundangundangan yang berlaku. 2. Sekretariat, mempunyai tugas menyelenggarakan sebagian tugas dan

fungsi kecamatan dalam melaksanakan pengelolaan urusan umum, kepegawaian, hubungan masyarakat, perencanaan, program dan kegiatan kecamatan sesuai dengan ketentuan dan/atau peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Dalam menjalankan tugas, Sekretariat menyelenggarakan fungsi :

a. pengkoordinasian dan penyusunan program, rencana kegiatan dan anggaran sekretariat;

b. pengkoordinasian dan penyusunan rencana strategis, program, kegiatan dan anggaran kecamatan;

c. pengkoordinasian dan penyiapan bahan penyusunan kebijakan umum pemerintah daerah di bidang perencanaan pembangunan;

d. pengelolaan urusan administrasi umum, rumah tangga hubungan masyarakat dan keprotokolan;

e. pengelolaan administrasi kepegawaian;

f. pengkoordinasian dan penyusunan bahan pembinaan pegawai; g. pengelolaan administrasi keuangan dan perlengkapan;

h. pengkoordinasian penyiapan bahan rancangan produk hukum, pendokumentasian peraturan perundang-undangan sesuai dengan ketentuan dan/atau peraturan perundang-undangan yang berlaku; i. pengkoordinasian dan penyusunan evaluasi dan laporan pelaksanaan

program dan kegiatan kecamatan;

j. pengelolaan perpustakaan, data dan sistem informasi manajemen pelaksanaan program dan kegiatan kecamatan sesuai dengan ketentuan dan/atau peraturan perundangundangan yang berlaku;

k. pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Camat.

Untuk menyelenggarakan fungsi sebagaimana dimaksud, Sekretariat dibantu oleh :

- sub bagian umum dan kepegawaian - sub bagian perencanaan

3. Seksi Tata Pemerintahan, mempunyai tugas :

a. melakukan penyusunan rencana kegiatan seksi tata pemerintahan;

b. melakukan penyiapan bahan koordinasi perumusan rencana program dan kegiatan seksi tata pemerintahan;

c. melakukan penyiapan bahan koordinasi perumusan kebijakan umum pemerintah kecamatan di bidang tata pemerintahan;

d. melakukan penyiapan bahan pembinaan, pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kebijakan umum pemerintah kecamatan di bidang tata pemerintahan;

e. melaksanakan pengelolaan dan penyiapan bahan referensi, ketentuan dan/atau peraturan penurdang-undangan yang terkait dengan bidang tugas seksi tata pemerintahan;

(8)

Renstra Kec. Campaka f. melakukan tugas lain yang diberikan oleh Camat sesuai dengan

ketentuan dan/atau peraturan perundang-undangan yang berlaku; g. melakukan evaluasi dan laporan pelaksanaan kegiatan seksi tata

pemerintahan sesuai dengan ketentuan dan/atau peraturan perundang-undangan yang berlaku

4. Seksi Pemberdayaan Masyarakat;

a. melakukan penyusunan rencana kegiatan seksi pemberdayaan masyarakat;

b. melakukan penyiapan bahan koordinasi perumusan rencana program dan kegiatan seksi pemberdayaan masyarakat;

c. melakukan penyiapan bahan koordinasi perumusan kebijakan umum pemerintah kecamatan di bidang pemberdayaan masyarakat;

d. melakukan penyiapan bahan pembinaan, pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kebijakan umum pemerintah kecamatan di bidang pemberdayaan masyarakat;

e. melaksanakan pengelolaan dan penyiapan bahan reperensi, ketentuan dan/atau peraturan perundang-undangan yang terkait dengan bidang tugas seksi pemberdayaan masyarakat;

f. melakukan tugas lain yang diberikan oleh Camat sesuai dengan ketentuan dan/atau peraturan perundang-undangan yang berlaku; g. melakukan evaluasi dan laporan pelaksanaan kegiatan seksi

pemberdayaan masyarakat sesuai dengan ketentuan dan/atau peraturan perundang-undangan yang berlaku.

5. Seksi Ketentraman dan Ketertiban Umum;

a. melakukan penyusunan rencana kegiatan seksi ketenhaman dan ketertiban umum;

b. melakukan penyiapan bahan koordinasi perumusan rencana program dan kegiatan seksi ketentraman dan ketertiban umum;

c. melakukan penyiapan bahan koordinasi perumusan kebijakan umum pemerintah kecamatan di bidang ketentraman dan ketertiban umum; d. melakukan penyiapan bahan pembinaan, pemantauan dan evaluasi

pelaksanaan kebijakan umum pemerintah kecamatan di bidang ketentraman dan ketertiban umum;

e. melaksanakan pengelolaan dan penyiapan bahan referensi, ketentuan dan/atau peraturan perundang-undangan yang terkait dengan bidang tugas seksi ketentraman dan ketertiban umum;

f. melakukan tugas lain yang diberikan oleh Camat sesuai dengan ketentuan dan/atau peratuan perundang-undangan yang berlaku; g. melakukan evaluasi dan laporan pelaksanaan kegiatan seksi

ketentraman dan ketertiban umum sesuai dengan ketentuan dan/atau peraturan perundang-undangan yang berlaku.

6. Seksi Kesejahteraan Rakyat;

(9)

Renstra Kec. Campaka b. melakukan penyiapan bahan koordinasi perumusan rencana program

dan kegiatan seksi kesejahteraan rakyat;

c. melakukan penyiapan bahan koordinasi perumusan kebijakan umum pemerintah kecamatan di bidang kesejahteraan rakyat;

d. melakukan penyiapan bahan pembinaan, pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kebijakan umum pemerintah kecamatan di bidang kesejahteraan rakyat;

e. melaksanakan pengelolaan dan penyiapan bahan referensi, ketentuan dan/atau peraturan perundang-undangan yang terkait dengan bidang tugas seksi kesejahteraan rakyat;

f. melakukan tugas lain yang diberikan oleh Camat sesuai dengan ketentuan dan/atau peraturan perundang-undangan yang berlaku; h. melakukan evaluasi dan laporan pelaksanaan kegiatan seksi

kesejahteraan rakyat sesuai dengan ketentuan dan/atau peraturan perundang-undangan yang berlaku.

7. Kelompok Jabatan Fungsional.

a. Kelompok jabatan fungsional terdiri dari sejumlah jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang keahliannya.

b. Setiap kelompok jabatan fungsional dikoordinasikan oleh tenaga fungsional senior yang ditunjuk oleh Camat.

c. Jumlah tenaga fungsional sebagaimana dimaksud pada ayat (1), ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja.

d. Jenis dan jenjang jabatan tenaga fungsional akan diatur kemudian sesuai denganperaturan perundang-undangan yang berlaku.

(10)

Renstra Kec. Campaka

STRUKTUR ORGANISASI PEMERINTAHAN

Gambar 2.1 Kelompok Jabatan Fungsional Sekretaris Kecamatan Ka Subag Umum dan Kepegawaian Ka Seksi Tata Pelayanan Umum Ka Seksi Pemerintahan dan Pemberdayaan Masyarakat Ka Seksi Ketentraman dan Ketertiban Umum Ka Seksi Keejahteraan Rakyat Ka Subag Perencanaan dan Keuangan Camat

(11)

Renstra Kec. Campaka 2.2. Sumber Daya Kecamatan Campaka

2.2.1 Kepegawaian

Secara keeluruahn jumlah personil Kecamatan Campaka sampai dengan bulan Oktober 2016 adalah sebanyak .... orang, dengan komposisi pegawai menurut jeni kelamin berdasarkan kedudukan dalam organisasi Kecamatan Campaka adalah sebagaimana ditunjukan pada tabel berikut :

Tabel 2.1

Komposisi Pegawai Kecamatan Campaka Kabupaten Cianjur Bulan Oktober Tahun 2016

No Kedudukan komposisi pegawai

laki-laki perempuan jumlah

(1) (2) (3) (4) (5) 1 Camat 2 sekretariat 1. sekretariat 2. kasubag humas 3. kasubag perencanaan

4. kasubag umum dan kepegawaian 5. staf pelaksana - PNS

6. staf pelakana non PNS

1 1 1 - 3 3 4 - - - 1 - - 1 1 1 1 3 3 4 3

seksi tata pemerintahan 1. kasi

2. staf pelaksana – non PNS 3. sekretariat desa PNS 4. staf. Pelaksana 1 6 6 3 - - - - 1 6 6 3 4

seksi pemberdayaan masyarakat 1. kasi 2. staf pelaksana – PNS 1 - - - 1 - 5 seksi trantibum 1. kasi 2. staf pelaksana – PNS 3. staf pelaksana non PNS

1 - - - - - 1 - - 6

seksi kesejahteraan rakyat 1. kasi 2. staf pelaksana – PNS 1 - - - - - 1 - - Jumlah 20 1 21

(12)

Renstra Kec. Campaka Komposisi pegawai Kecamatan Campaka menurut status kepegawaian sebagaimana ditunjukan pada tabel berikut :

Tabel 2.2

Komposisi Pegawai Kecamatan Campaka Kabupaten Cianjur Menurut Status

No STATUS JUMLAH

TERBAGI PADA

Sekretariat Seksi

Tapem Seksi Pem Masy Seksi Trantibum Seksi Kesra

1 PNS 18 10 3 1 3 1

2 CPNS - - - -

3 Non PNS 3 - 1 - 2 -

JUMLAH 21 10 4 1 5 1

Komposisi pegawai Kecamatan Campaka menurut latar belakang pendidikan terakhir ditunjukan pada tabel berikut :

Tabel 2.3

Komposisi pegawai kecamatan campaka kabupaten cianjur Menurutlatarbelakangpendidikanterakhir

No STATUS JUMLAH

TERBAGI PADA

Sekretariat Seksi Tapem Seksi Pem Masy

Seksi

Trantibum Seksi Kesra

1 S3 - - - - 2 S2 - - - - 3 S1 6 1 2 1 1 1 4 SM/D3 - - - - 5 SLTA 11 6 1 1 1 1 6 SLTP - - - - 7 SD - - - - JUMLAH 17 7 3 2 2 2

(13)

Renstra Kec. Campaka Komposisi pegawai Kecamatan Campaka menurut Eselonering ditunjukan pada tabel berikut:

Tabel 2.4

Komposisi Pegawai Kecamatan Campaka KabupatenCianjur Menurut Eselonering

NO STATUS JUMLAH

TERBAGI PADA Sekretariat Seksi Tapem Seksi Pem

Masy Seksi Tentibum Seksi Kesra 1 ESSELON II - - - - 2 ESSELON III 2 2 - - - - 3 ESSELON IV 7 3 1 1 1 1` 4 Non ESSELON - - - - 5 Lainya - - - - JUMLAH 9 5 1 1 1 1

Komposisi pegawai Kecamatan Campaka Berdasarkan/Golongan ditunjukan pada tabel berikut: Tabel 2.5

Komposisi pegawai Kecamatan Campaka Kabupaten Cianjur BedasarkanKepangkatan/Golongan NO STATUS JUMLAH TERBAGI PADA Sekretariat Seksi Tapem Seksi PemMasy Seksi

Tentibum Seksi Kesra

1 IV 1 1 - - - -

2 III 9 4 2 1 1 1

3 II 8 6 2 - - -

4 Lainnya - 1 1 - 2 -

(14)

Renstra Kec. Campaka

2.2.2 Aset Yang Dikelola

Dalam pelakanaan tugas yang dibedakan pada Kecamatan Campaka dibutuhkan sarana dan prasarana yang memadai. Keberadaan sarana dan prasarana di Kecamaran Campaka Mulya dapat dilihat darii tabel berikut.

Tabel 2.6

Sarana dan prasarana Kerja Kecamatan Campaka Kabupaten Cianjur

No Nama Barang Banyaknya Keterangan

1 Gedung 1 unit

2 Kendaraan Roda Empat 1 unit

3 Kendaraan Roda 2 8 unit

4 Mesin Tik Manual 3 buah

5 Papan Visual/Papan Nama 6 buah 6 Printer 3 buah 7 Mesin Penghancur Kertas - 8 Whiteboard Manual 1 buah 9 Whiteboard Elektrik -

10 Kunci Elektrik -

11 Filling Cabinet 2 buah

12 Lemari Kayu 3 buah

13 Kursi Putar 7 buah

14 Kursi Lipat -

15 Filling Kayu 1 buah

16 Lemari Kaca -

17 Brankas -

18 Lemari Sorok 4 buah

19 Komputer 6 buah 20 Laptop/Notebook 2 unit 21 Scaner - 22 Ploter - 23 Hardisk Eksternal - 24 Monitor - 25 CPU - 26 Stabilizer 2 buah

(15)

Renstra Kec. Campaka

27 Modem 1 buah

28 Peta 1 buah

29 Lemari Kayu 3 buah

30 Meja Kerja 9 buah

31 Meja Telepon 1 buah

32 Meja Komputer -

33 Kursi Kerja 10 buah

34 Kursi Rapat 1 buah

35 Kursi Tamu 3 unit

36 Sofa/Siceu 3set

37 Jam Elektrik 3 buah

38 Camera Digital -

39 Soundsystem -

40 Televisi 1 unit

41 Wireless -

42 Pesawat Telepon -

43 Papan Monografi 4 buah

44 Papan Tulis 1 buah

45 Meja Biro 1 buah

47 Meja Pelayanan 1 buah

48 Kursi Tunggu 4 buah

49 Wireless Amplifier - 50 Amplifier - 51 Microphone - 52 Mesin Hitung - 53 Almari Besi - 54 Rak Besi - 55 Mic Genggam - 56 Tiang Mic -

(16)

Renstra Kec. Campaka 2.3. Kinerja Pelayanan Kecamatan Campaka

Sejak diberlakukannya UU No 22 Tahun 1999 yang kemudian disempurnakan menjadi UU No. 32 Tahun 2004, Camat dan Kecamatan menjadi Perangkat Daerah yang merupakan “perpanjangan tangan” Bupati dan Kabupaten, di mana semua kendali aktivitas pemerintahan, pelayanan kemasyarakatan dan pembangunan ada pada Bupati. Sementara fungsi Camat sebagai alat dekonsentrasi yaitu sebagai Kepala Wilayah sebagaimana fungsinya pada masa berlakunya UU No. 5 Tahun 1974 sudah tidak ada lagi.

Sehubungan dengan tugas dan fungsi yang diemban oleh kecamatan tersebut, berdasarkan penyelenggaraan program dan kegiatan untuk memenuhi tugas dimaksud, dalam 5 (lima) tahun terakhir kinerja kecamatan yang ditunjukkan dituangkan dalam tabel berikut.

(17)

Renstra Kec. Campaka 2.4.

Kinerja Kecamatan Campaka Kabupaten Cianjur

Berdasarkan Penyelenggaraan Program/Kegiatan Tahun 2014- 2016

NO Program /Kegiatan

Kinerja Capaian Kinerja per Tahun

Indika-

Tor Tolok Ukur Satuan 2014 2015 2016

1 Program Peningkatan Kapasitas Penyelenggaraan Pemerintah Daerah di Wilayah Kec.dan Kel/Desa Input Outcome Dana Tersedianya rekomendasi untuk perbaikan pelaksa-naan pembangun-an tahun berikutnya Rp (juta) laporan 320 2 320 2 320 2 1.1 Monitoring & Evaluasi Keg.Tingkat Kecamatan Input Output Dana Jumlah kegiatan pembangunan yang di monitor/evaluasi Laporan kegiatan monev Rp (juta) Kegiatan Laporan 8 2 2 8 2 2 8 2 2 2 Program Perencananaan Pembangunan Tingkat Kecamatan Input Outcome Dana Tersedianya bahan perumusan renca-na kerja pemerintah daerah (RKPD) pada kecamatan ybs. Rp (juta) Rencana 5 9 5 10 5 12 2.1 Musrenbang

Tingkat Kecamatan Input

Output Dana − Rumusan usulan program/kegiat an yang dirumuskan dari musrenbang tingkat kecamatan − Partisipasi repre-sentasi wakil ber-bagai elemen ma-syarakat dalam Rp (juta) Berkas % 5 9 100 5 10 100 5 12 100

(18)

Renstra Kec. Campaka

NO Program /Kegiatan

Kinerja Capaian Kinerja per Tahun

Indika-

Tor Tolok Ukur Satuan 2014 2015 2016

pe-rencanaan pem-bangunan tingkat kecamatan 3 Program Peningkatan Fungsi Kecamatan Input Outcome Dana Terbinanya desa dan kelurahan oleh kecamatan dalam pemanfaatan anggaran pembangunan Rp (juta) laporan 70,50 3 70,50 3 54,100 3 3.1 Kegiatan monitoring Evaluasi PBB Input Output Dana Tersusunnya laporan hasil monitoring dan evaluasi pemasukan PBB Rp (juta) 11 50,15 11 50,10 11 25,30 11 3.2 Kegiatan Tim penggerak PKK Kecamatan dan Kelurahan Input Output Dana Tersusunnya dokumen hasil kegiatan TP PKK per triwulan Rp (juta) Rp 11 11 11 3.3 Kegiatan Pendampingan ADD Input Output Dana

Jumlah desa yang dibina pada pendampingan ADD Rp (juta) Rp 6,6 6 6,6 6 6,6 6 3.4 Kegiatan monitoring, evaluasi dan pelaporan belanja bantuan social dan hibah kecamatan Input Output Dana Tersusunnya laporan hasil monitoring , evaluasi dan pelaporan belanja bansos dan hibah

Rp (juta) Rp 6,5 8 6,5 8 5,70 8 4 Program Inovasi Pembangunan dan pemberdayaan kewilayahan Input Outcome Dana Terpenuhinya pembangunan dan pemberdayaan lingkup RT se- Kecamatan Campaka Rp (juta) RT dan RW - - - - 3.100 168 RW 403 RT

(19)

Renstra Kec. Campaka

NO Program /Kegiatan

Kinerja Capaian Kinerja per Tahun

Indika-

Tor Tolok Ukur Satuan 2014 2015 2016

4.1 Pembangunan dan Pemberdayaan lingkup RT Input Outcome Dana Jumlah RW dan RT yang mendapatkan pembangunan dan pemberdayaan lingkup RT Se-Kecamatan Rp (juta) RW dan RT - - - - 2.100 88 RW 384 RT

Berdasarkan fungsi pelayanan kepada masyarakat yang diselenggarakan Kecamatan, kinerja kecamatan dapat ditunjukkan dengan informasi capaian kinerja sebagaimana terlihat pada tabel di bawah ini.

2.5. Kinerja Kecamatan Campaka Kabupaten Cianjur

Berdasarkan Hasil Penyelenggaraan Fungsi Pelayanan Pada Masyarakat Tahun 2014 - 2016 No Sasaran RENCANA TINGKAT CAPAIAN (TARGET) dalam % REALISASI Dalam % K et 20 14 2015 2016 2014 2015 2016 I Meningkatnya kepada masyarakat pelayanan

1. Rekomendasi surat keterangan Domisili 100 100 100 85 86 87 2. Rekomendasi surat keterangan Kelahiran 100 100 100 85 86 87 3. Rekomendasi surat keterangan Kematian 100 100 100 85 86 87 4. Rekomendasi surat keterangan Ijin Keramaian / Ijin

Rame-rame 100 100 100 85 86 87

5. Rekomendasi surat keterangan Perbedaan nama 100 100 100 85 86 87 6. Rekomendasi surat keterangan Pindah 100 100 100 85 86 87 7 Rekomendasi surat keterangan Ahli waris 100 100 100 85 86 87 8 Rekomendasi Proposal 100 100 100 85 86 87 9 Rekomendasi surat keterangan Haji 100 100 100 85 86 87

(20)

Renstra Kec. Campaka No Sasaran RENCANA TINGKAT CAPAIAN (TARGET) dalam % REALISASI Dalam % K et 20 14 2015 2016 2014 2015 2016 10 Rekomendasi surat keterangan Usaha 100 100 100 85 86 87 11 Rekomendasi surat keterangan kredit ke bank 100 100 100 85 86 87 12 Rekomendasi surat keterangan SKCK 100 100 100 85 86 87 13 Rekomendasi surat keterangan SKTM 100 100 100 85 86 87 14 Rekomendasi surat keterangan TASPEN 100 100 100 85 86 87 15 Legalisir KK dan KTP 100 100 100 85 86 87 16 Rekomendasi surat keterangan Mutasi Tanah / PBB 100 100 100 85 86 87 17 Rekomendasi surat keterangan menikah 100 100 100 85 86 87 18 Rekomendasi ijin dokter dan bidan 100 100 100 85 86 87

2.6. Tantangan dan Peluang Pengembangan Pelayanan Kecamatan Campaka

Beberapa tantangan yang dihadapi oleh kecamatan antara lain :

1. UU No 22 Tahun 1999 yang kemudian disempurnakan menjadi UU No. 32 Tahun 2004 secara nyata telah menghilangkan sejumlah kewenangan dan hak mengatur kecamatan pada wilayah kerja kecamatan itu sendiri;

2. Pemamfaatan system informasi yang ada belum optimal, tidak sebanding dengan fasilitas yang tersedia;

3. Belum termaksimalnya anggaran untuk kegiatan setiap kepala seksi dan Sub Bagian sebagai pelaksana teknis tugas camat, disebabkan kode rekening untuk kecamatan hanya program rutin yang sama disetiap SKPD; 4. Sangat terbatasnya personil yang ada di Kecamatan, hal ini diakibatkan

setiap Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang ditempatkan di daerah selatan minta untuk dipindahkan kembali ke daerah utara (asal domisili yang bersangkutan);

5. Kekurangan personil (Sumber daya Manusia) dibidang Pelayanan administrasi Kependudukan (Operator KTP, reigister surat masuk-keluar, permohonan surat pengantar dll)

6. Tuntutan masyarakat terhadap peran kecamatan masih cukup tinggi, terutama berkaitan dengan pelayanan publik yang dapat diselenggarakan oleh kecamatan.

7. Rasio antara jumlah pegawai kecamatan dengan penduduk yang dilayani tidak seimbang, sebagai perbandingan “Jumlah penduduk Kecamatan

(21)

Renstra Kec. Campaka Campaka 67.566 jiwa : 14 pegawai Kecamatan (ditambah 4 orang tenaga honor) ;

8. Kurangnya sarana yang mendukung tehadap pelayanan baik pelayanan terhadap masyarakat maupun terhadap OPD terkait;

Sementara, peluang pengembangan pelayanan kecamatan antara lain adalah : 1. Dimungkinkannya Pemerintah Kabupaten untuk mendelegasikan sebagian

kewenangan yang menyangkut pemberian pelayanan kepada masyarakat. 2. Dimungkinkannya mengelola anggaran sendiri sebagai OPD sebagaimana

OPD lainnya;

3. Salah satu misi pemerintah Kabupaten Cianjur adalah reformasi birokrasi yang sangat erat kaitannya dengan tugas dan fungsi kecamatan;

4. Ketersediaan sarana informasi yang berbasis teknologi informasi yang memudahkan dan mempercepat komunikasi dengan pihak-pihak di dalam maupun di luar negri, meliputi : jaringan computer, internet, facsimile dan telepon.

5. Ditambahnya bimbingan teknis dari pemerintah daerah untuk bisa menunjang kinerja pelayanan.

Suasana kerja di Kecamatan Campaka Yang kondusif, melalui hubungan kerja yang dibangun secara kekeluargaan dan demokratis sehingga sangat bermanfaat dalam mengembangkan kretaivitas individual maupun kelompok (team work).;

(22)

Renstra Kec. Campaka

Bab 3

Isu-isu Strategis Berdasarkan Tugas dan Fungsi

3.1. Identifikasi Permasalahan Berdasarkan Tugas dan Fungsi Pelayanan Kecamatan Campaka

Beberapa masalah yang dihadapi dalam penyelenggaraan program/kegiatan di atas antara lain adalah :

a. kurangnya SDM aparat kecamatan dalam memberikan pelayanan pada masyarakat belum optimal;

b. Sistem kerja kecamatan belum terumuskan dengan jelas; c. Pengelolaan administrasi belum optimal;

d. Transformasi informasi dari pemerintah Kabupaten ke kecamatan belum optimal;

e. Wilayah yang harus dilayani yang cukup luas dihadapkan dengan persoalan sarana kerja yang belum memadai;

f. Kurang pedulinya masyarakat dalam perencanaan pembangunan kecamatan, akibat ketidakpuasan karena seringkali aspirasi mereka tidak terwujud dalam realisasi pembangunan;

g. Kurang pedulinya masyarakat atas pemeliharaan sarana dan prasarana terbangun;

h. Keterbatasan anggaran pemerintah untuk melaksanakan pengembangan wilayah yang menyentuh kebutuhan masyarakat yang mendesak;

i. Peran serta perempuan dalam pembangunan kecamatan masih sangat kurang;

j. Kesadaran masyarakat atas pentingnya menjaga kelestarian lingkungan masih rendah;

k. Kepedulian masyarakat akan permasalahan sosial [penyakit sosial : penggunaan Narkoba, penyandang penyakit HIV/AIDS, perilaku sosial menyimpang] di lingkungan;

l. Kesadaran masyarakat untuk berperilaku hidup bersih dan sehat masih rendah;

m. Kesadaran masyarakat akan pentingnya memperoleh pendidikan masih rendah;

n. Kurangnya jiwa kewirausahaan masyarakat dalam upaya meningkatkan taraf hidup mereka sendiri;

o. Masih tingginya ketergantungan masyarakat kepada bantuan pemerintah dalam pembangunan wilayah;

p. Belum termanfaatkannya potensi lokal secara optimal untuk pengembangan ekonomi lokal;

q. Kesadaran masyarakat untuk mewujudkan kawasan lindung (hutan lindung, wilayah perlindungan setempat seperti sempadan sungai, sempadan pantai, dll., serta kawasan potensi bencana alam, dsb) masih rendah.

(23)

Renstra Kec. Campaka 3.2. Telaahan Visi, Misi, dan Program Kepala Daerah dan Wakil Kepala

Daerah Terpilih

3.2.1. Visi

Visi kepala daerah terpilih adalah Cianjur yang lebih maju dan agamis

“Campaka lebih maju” dimaksudkan sebagai kondisi di mana masyarakat secara menyeluruh dapat lebih terpenuhi hak – hak dasarnya. Beberapa hak – hak dasar dimaksud adalah dibidang sosial, budaya, dan ekonomi terutama pangan, sandang dan papan selayaknya terpenuhi secara merata diamping raa aman dan kepercayaan yang tinggi kepada pemerintah sehingga masyarakat dapat menikmati kehidupan yang lebih bermutu dan maju serta memiliki pilihan yang luas dalam seluruh kehidupannya. Hal tersebut merupakan hal esensi dalam kehidupan individu, keluarga,masyarakat,bangsa,dan negara. Keejah teraan masyarakat cianjut pada tahap kedua pembangunan jangka menengah dari rencana pembangunan jangka panjang daerah Kabupaten Cianjur tahun 2005 – 2025 menjadi suatu hal yang masih harus digapai.

“Campaka AGAMIS” dimaknai sebagai kondisi dimana kesejahteraan dicapai oleh masyarakat tidak akan mewujudkan kedamaian dan kebahagiaan yang hakiki jika tidak disertai dengan keimanan dan ketaqwaan kepada tuhan yang maha Esa yang salah satunya di aktualisasikan oleh kemuliaan ahklak masyarakat itu sendiri. Perwujudan tataran masyarakat yang memiliki karakteristrik ahklak dan budi pekerti luhur bersumber pada nilai dan ajaran agama adalah perwujudan tatanan sosial masyarakat madani. Dalam menyongsong kemajuan zaman, masyarakat kabupaten cianjur harus memiliki moral dengan kualitas unggul. Dalam persepektif islam, masyarakat yang unggul adalah masyarakat yang berahklakul karimah.

3.2.2. Misi

1. Meningkatkan ketersediaan dan keterjangkauan pelayanan pendidikan yang bermutu.

Komitmen yang dijabarkan dalam misi pertama ini adalah harapan pemerintah Kabupaten Cianjur untuk mewujudkan pendidikan yang bermutu yang dapat di indikasikan dengan meningkatnya capaian angka kelulusan dan peringkat kelulusan semua jenjang pendidikan. Bahwa hal ini dilakukan dengan menyediakan dan membuat pelayanan pendidikan yang bermutu menjadi terjangkau bagi semua lapisan masyarakat dengan berbagai perbedaan status, golongan, lokasi, dan keadaan.

Komitmen ini harus mendapat dukungan dari masyarakat sendiri. Oleh karenanya, masyarakat perlu memperoleh pemahaman dan memiliki kesadaran untuk mendukung upaya ini dengan memanfaatkan peluang seluas-luasnya agar anggota masyarakat pada usia didik mendapatkan pendidikan serta terlibat dalam upaya meningkatkan untuk pendidikan yang ada dalam lingkungannya.

(24)

Renstra Kec. Campaka 2. Meningkatkan ketersediaan dan keterjangkauan pelayanan kesehatan

yang bermutu.

Hal ini juga menunjukkan komitmen pemerintah Kabupaten Cianjur untuk mewujudkan penyediaan pelayanan kesehatan yang dapat memuaskan setiap pemakai jasa pemakai jasa pelayanan kesehatan sesuai dengan tingkat kepuasan rata-rata penduduk, serta penyelenggaraannya sesuai dengan standar dan kode etik profesi yang telah ditetapkan.

Komitmen ini juga harus diwujudkan bersama dengan masyarakat, dimana masyarakat memainkan perannya dalam upaya mewujudkan perilaklu hidup bersih dan sehat, serta meningkatkan pembiayaan kesehatan diri dan keluarganya. Hal ini dapat dilakukan melalui cara yang paling dimungkinkan untuk diselenggarakan masyarakat seperti menabung untuk biaya kesehatan.

3. Meningkatkan daya beli masyarakat

Hal ini merupakan komitmen pemerintah Kabupaten Cianjur untuk menigkatkan standar hidup masyarakat yang didekati dengan tingkat pengeluaran dan konsumsi yang telah mencapai standar hidup yang layak. Tingkat kehidupan yang layak dimaksud diukur dengan pengeluaran perkapita yang telah disesuaikan (kemampuan daya beli/

power parity purchase, dalam rupiah). Proses untuk mencapai daya beli

tersebut ada pada pengembangan perekonomian.

Masyarakat dalam hal ini, merupakan asset yang paling berharga dalam pengembangan ekonomi lokal.Oleh karena itu, masyarakat perlu didorong untuk memiliki semangat kewirausahaan, berdaya saing, dan memiliki daya tahan dalam mengenmbangkan kemampuan ekonomi mereka sendiri. Berkembangnya kegiatan ekonomi pada masyarakat pada gilirannya dapat mendorong berkembangnya ekonomi wilayah. Perkembangan ekonomi wilayah yang mantap dapat berdampak pada peningkatan nilai tambah usaha masyarakat dan pada akhirnya meningkatkan daya beli masyarakat itu sendiri.

4. Memantapkan pelaksanaan reformasi birokrasi.

Hal ini dimakudkan untuk mewujudkan perubahan signifikan elemen – elemen birokrasi antara lain kelembagaan, sumber daya manusia aparatur, ketatalaksanaan, akuntabilitas aparatur, pengawasan, dan pelayanan publik. Hal yang penting dalam reformasi biroklasi adalah perubahan mind-set dan budaya kerja. Reformasi diarahkan pada upaya menciptakan tata kepemerintahan yang baik ( good governance ) serta pemerinth yang bersih ( clean government ) dan beba KKN di seluruh instasnsi/unit kerja dalam lingkup pemerintah kabupaten cianjur.

5. Aktualisasi nilai – nilai AGAMIS dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

6. Nilai – nilai yang dijunjung dan menjadi atribut setiap tindakan dalam rencana setrategis maupun rencana kegiatan terkecil ekalipun akan

(25)

Renstra Kec. Campaka memberi energi pada rencanan itu sendiri. Nilai – nilai dimaksud membantu mengubah kekuatan energi dalam tujuan menjadi kekuatan yang lebih besar yang dapat di capai melalui organisasi, usaha, maupun keterampilan.

Nilai melipat gandakan kekuatan tindakan dan hasilnya. Nilai yang dianut akan terekspresi dalam tindakan fisik, sikap, dan dalam pikiran. Masing – masing memiliki kekuatan sendiri. Nilai-nilai mental misalnya terekspresikan melalui kejujuran, kebenaran, kepercayaan dan idealisme. Nilai-nilai spiritual mengekspresikan iman kita, ketulusan, kesabaran, ketekunan, niat baik, dan penyerahan diri pada tuhan. Maka, dapat di pahami, setiap tindakan adalah sesuatu yang luas dan dapat mengekspresikan banyak nilai. Semakin terekspresikan semakin besar kekuatan dan efektivitasnya.

Masyarakat yang berhasil mengaktualisasikan nilai-nilai aktual karimah dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara akan menjadi masyarakat yang tunggal berorientasi pada kemajuan, berdaya saing tinggi dan mempunyai daya tahan yang kuat.

7. Meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat yang layak dan bermartabat serta mewujudkan ketahanan budaya yang makin kukuh. Hal ini di maksudkan untuk membangun keejahtraan rakyat dan mewujudkan kondisi dinamis bangsa yang tanggap ulet, dan tangguh dalam menghadapi dan mengatasi segala bentuk perubahan yang berlangsung baik pada tatanan nasional, regional, maupun global. Komitmen perwujudan kondisi tersebut mencakup bidang bermasyarakat dan kesejahtraan sosial, ilmu pengetahuan dan teknologi, pemberdayaan perempuan, agama, kebudayaan, kepemudaan dan olah raga.

Demi keberhasilan pencapaian misi ini, maka kepedulian masyarakat juga perlu ditumbuh kembangkan mengingat setiap anggota masyarakat sebagai bagian dari masyarakat yang lebih luas mempunyai tanggung jawab untuk mewujudkannya.

3.3. Telaahan terhadap Rencana Strategis Kementrian Dalam Negeri dan Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Provinsi Jawa Barat

Dalam lingkungan yang lebih luas, yaitu secara nasional maupun regional, faktor-faktor yang dapat menjadi pendorong maupun penghambat pelayanan kecamatan yang mempengaruhi permasalahan yang dihadapi oleh Kecamatan Campakadapat diidentifikasi melalui telaahan terhadap isu-isu yang tersirat dalam Rencana Strategis Kementrian Dalam Negeri dan juga Rencana Strategis Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Provinsi Jawa Barat.

(26)

Renstra Kec. Campaka Isu yang diidentifikasi dari tujuan yang ingin dicapai oleh Kementerian Dalam Negeri dalam periode 2010 – 2014 antara lain adalah :

1. kesatuan dan persatuan nasional serta stabilitas politik dalam negeri; 2. sinergitas hubungan pusat-daerah;

3. tertib administrasi kependudukan;

4. penyelenggaran pemerintahan daerah yang desentralistik;

5. pertumbuhan pembangunan di daerah, serta keseimbangan pembangunan antar daerah;

6. kemajuan dan mandiri masyarakat;

7. transparansi, akuntabilitas, dan tertib administrasi pengelolaan keuangan daerah;

8. kemampuan fiskal daerah;

9. akuntabilitas dan transparansi; dan

10. dukungan manajemen dan dukungan pelayanan teknis lainnya, serta penyusunan dan implementasi kebijakan kementerian dalam negeri.

Isu yang diidentifikasi dari pelayanan yang diselenggarakan Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Provinsi Jawa Barat antara lain meliputi :

1. pelayanan prima kepada masyarakat;

2. pemanfaatan potensi sumber daya alam yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan; dan

3. pemberdayaan potensi Lembaga Keuangan untuk mendorong usaha ekonomi masyarakat.

3.4. Penentuan Isu-isu Strategis

Pertimbangan atas informasi yang tersirat dalam arah kebijakan di tingkat nasional, regional, dan juga dalam visi, misi, serta program kepala daerah terpilih merupakan faktor-faktor penting yang perlu diperhatikan untuk merumuskan isu strategis pembangunan 5 tahun ke depan. Dari semua di atas maka, disimpulkan beberapa isu strategis pembangunan jangka menengah Kecamatan Campakasebagai berikut :

1. Kapabilitas masyarakat terkait masalah yang ada pada lingkungan komunitasnya;

Kemampuan masyarakat untuk mengatasi dan menyelesaikan masalah yang ada pada lingkungan komunitasnya akan mempengaruhi upaya pembangunan wilayah di mana masyarakat itu ada. Pemberdayaan masyarakat dalam berbagai bidang perlu dikoordinasikan kecamatan demi terarahnya kinerja upaya pemberdayaan masyarakat itu sendiri.

2. Tuntutan penyediaan pelayanan bagi masyarakat;

Kecamatan merupakan kepanjangan tangan pemerintah Kabupaten yang terdekat dengan masyarakat yang harus dilayani. Sesuai kewenangan yang

(27)

Renstra Kec. Campaka diberikan kepada kecamatan, maka pengembangan sistem pelayanan pada masyarakat dapat mengantarkan pada penyediaan pelayanan prima.

3. Penyelenggaraan ketertiban, keamanan, dan keindahan (K3);

Permendagri No. 62 Tahun 2008 mengamanatkan agar capaian Standar Pelayanan Minimum (SPM) tentang tingkat penyelesaian pelanggaran K3 dalam wilayah Kabupaten harus sudah mencapai 70% pada tahun 2010. Dukungan pemantauan kejadian (patroli) pelanggaran K3 adalah salah satu hal yang menjadi tugas Kecamatan.

4. Peran serta masyarakat dalam pembangunan;

Kurangnya peran serta atau partisipasi masyarakat dalam pembangunan dapat menyebabkan tidak adanya rasa memiliki atas hasil pembangunan yang bersangkutan. Dengan demikian, perlu kiranya peran serta dan partisipasi masyarakat ini terus menerus ditingkatkan. Adanya konsep yang tepat dalam pelibatan dan penumbuhkembangan peran serta masyarakat dapat membantu penyelenggaraan pelibatan masyarakat dalam pelaksanaan program pembangunan serta pemeliharaannya.

5. Keberdayaan desa guna mendorong perkembangan perdesaan;

Meningkatnya keberdayaan desa akan menempatkan masyarakat desa sebagai pelaku utama dalam proses pengelolaan pembangunan desa menuju terwujudnya kemandirian dalam pengembangan desa yang bersangkutan. Kecamatan dengan perannya yang memfasilitasi dan membina desa dapat mempercepat proses perkembangan dimaksud.

(28)

Renstra Kec. Campaka

Bab 4

Visi, Misi, Tujuan, Sasaran, Strategi dan

Kebijakan

4.1. Visi dan Misi Kecamatan Campaka

Kecamatan Campaka tampil Prima dalam pelayanan handal dalam pengembangan potensi Lokal menuju Cianjur yang lebih cerdas, sehat, sejahtra dan berahklakulkarimah.

Misi yang di rumuskan sesuai visi Kecamatan Campaka di atas adalah :

1. Memelihara harmonisasi kehidupan keagamaan dan kondisi sosial kemasyarakatan yang bermartabat dan bersahabat;

2. Mendorong terwujudnya kondii wilayah yang aman, tertib, dan tenteram; 3. Meningkatkan profesionalisme aparatur untuk mewujudkan pelayanan

prima kepada masyarakat;

4. Memberdayakan masyarakat dalam kegiatan pembangunan;

5. Meningkatkan pembinaan dan pengembangan kegiatan ekonomi di wilayah kecamatan;

6. Mendorong terciptanya koordinasi pembangunan di wilayah Kecamatan; 7. Mendorong peran aktif masyarakat dalam budaya gotong royong dan

swadaya

8. Meningkatkan kepeedulianmasyarakat untuk memanfaatkan potensi sumber daya alam, sumberdaya tenaga lokal, serta lembaga-lembaga sosial kemasyarakatan untuk mamapu membangun mayarakat dan wilayah secara mandiri;

4.2. Tujuan dan Sasaran Jangka Menengah Kecamatan Campaka 4.2.1. Tujuan Jangka Menengah

Tujuan adalah hal-hal yang perlu dilakukan untuk mencapai visi, melaksanakan misi, memecahkan permasalahan, dan menangani isu strategis daerah yang dihadapi.

Tujuan yang dikristalkan dari visi dan misi jangka menengah Kecamatan Campaka adalah :

1. Mewujudkan nilai-nilai akhlakul karimah sebagai karakter aparat kecamatan dan masyarakat dalam menjalankan kehidupan bermayarakat berbangsa dan bernegara;

2. Meningkatkan kepuasan masyarakat atas pelayanan publik yang disediakan;

3. Mendorong penciptaan wirausaha baru;

4. Meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam perencanaan pembangunan;

(29)

Renstra Kec. Campaka 5. Meningkatkan swadaya masyarakat dalam pembangunan desa/

kelurahan;

6. Meningkatkan kuantitas dan kualitas kegiatan ekonomi wilayah;

7. Mewujudkan sistem monitoring dan evaluai pelaksanaan pembangunan dalam lingkup wilayah Kecamatan;

8. Mewujudkan optimalisasi pemanfaatan sumber daya alam, sumber daya tenaga lokal, serta lembaga-lembaga sosial kemasyarakatan dalam upaya menumbuhkan ekonomi daerah;

4.2.2. Sasaran Jangka Menengah

(Sasaran adalah hasil yang diharapkan dari suatu tujuan yang diformulasikan secara terukur, spesifikasi, mudah dicapai, rasional, untuk dapat dilaksanakan dalam jangka waktu 5 (lima) tahun kedepan)

Sasaran yang ingin dicapai :

(Berikut terdapat daftar alternatif sasaran yang merupakan bentuk lain dari tujuan dengan cara yang lebih terukur. Sama halnya dengan tujuan, pilih di antara daftar ini sasaran yang sesuai dengan tujuan yang telah dikristalkan sebelumnya. Satu tujuan bisa dijabarkan dalam beberapa sasaran. Pilih yang proritas, sesuaikan dengan kemampuan sumberdaya yang didimiliki Kecamatan Campaka seperti SMD/aparat, anggaran yang mungkin diperoleh, dan prosedur/alat pelakanaan yang ada.)

No. Tujuan Sasaran Indikator Kinerja Target Kinerja Tahun

2017 2018 2019 2020 2021 Mewujudkan nilainilai akhlakul karimah sebagai karakter aparat kecamatan dan masyarakat dalam menjalankan kehidupan bermasyarakat berbangsa dan berbegara; Meningkatnya pelayanan kepada masyarakat Terpenuhinya pelayanan kepada masyarakat tepat waktu 100% 100% 100% 100% 100% Pelembagaan penerapan kebijakan aktualisasi nilai-nilai akhlakul karimah pada kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara Tkt kriminalitas - - - - - Tkt konflik sos - - - - - Tkt KDRT - - - - - Jml sar ibadah - - - - -

Konfl antar umat

beragama - - - - - Pelaks. Etika sosial budaya - - - - - Jml pelanggaran sebabkankeru-gian negara - - - - - …. - - - - - … dst - - - - -

(30)

Renstra Kec. Campaka

No. Tujuan Sasaran Indikator Kinerja Target Kinerja Tahun

2017 2018 2019 2020 2021 Meningkatkan kepuasan masyarakat atas pelayanan publik yang disediakan; Terselenggara-nya kuantitas dan kualitas pelayanan yang memuaskan Rasio jml masy yg puas atas pelayanan yg diberikan dibandingkan jml yang dilayani 80 % 80 % 80 % 85 % 85 %

Waktu pelayanan 1 hari 1 hari 1 hari 1 hari 1 hari Mendorong penciptaan wirausaha baru; Teridentifikasi-nya potensi dan terfasilitasinya pengembangan wirausaha baru Potensi masyarakat yg teridentifikasi 5 keg. ekonomi 5 keg. ekonomi 5 keg. ekonomi 5 keg. ekonomi 5 keg. ekonomi Jml wirausaha baru yg difasilitasi berkembang melalui prog dari OPD yg berwenang 5 usaha 5 usaha 5 usaha 5 usaha 5 usaha Meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam perencanaan pembangunan; Terselenggara-nya perenca-naan pemba-ngunan keca-matan yg partisipatif Jml. Kelompok Masyarakat yg terwakili dalam musrenbang RKPD di Kec. 5 Wkl prmpn 5 Wkl prmpn 5 Wkl prmpn 5 Wkl prmpn 5 Wkl prmpn 11 kades 11 kades 1 kades 11 kades 11 kades 11 BPD & LPM 1 BPD & LPM 11 BPD & LPM 11 BPD & LPM 11 BPD & LPM 11 tokoh 11 tokoh 11 tokoh 11 tokoh 11 tokoh 4 LSM 4 LSM 4 LSM 4 LSM 4 LSM Meningkatkan swadaya masyarakat dalam pembangunan desa/kelurahan; Terwujudnya kegiatan pem-bangunan de-sa/kelurahan yg anggarannya tidak bersum-ber dari APBD Kab., APBD Prov., atau APBN Rasio jml ang-garan kegiatan swadaya dibandingkan dengan juml anggaran berasal dari APBD Kab., APBD Prov., atau APBN untuk seluruh desa/ kel pada kec. 100 % 100 % 100 % 100 % 100 % Meningkatkan kuantitas dan kualitas kegiatan ekonomi wilayah; Meningkat-nya kuantitas dak kualitas produk usaha Prosentase masyarakat usaha yang sadar akan daya tarik, daya saing, dan daya tahan produk usaha ekonomi 100 % 100 % 100 % 100 % 100 % Mewujudkan sistem monitoring dan evaluasi pelaksanaan pembangunan dalam lingkup wilayah kecamatan; Terselengga-ranya monitoring dan evaluasi kegiatan pembangun-an oleh kecamatan Jml keg yang dimonev dibandingkan jml keg yang ada di lingk kec ybs

100 % 100 % 100 % 100 % 100 %

Prosentase rekomendasi hasil monev yang ditindaklanjuti pemkab 100 % 100 % 100 % 100 % 100 % Mewujudkan optimalisasi pemanfaatan sumber daya alam, sumber daya tenaga lokal, serta lembaga-Optimalisasi pemanfatan sumberdaya melalui keterkaitan antar kelompok usaha Jumlah cluster kegiatan ekonomi wilayah yg menujukkan keterkaitan antar cluster dalam penggu-naan SDA, tenaga 5 cluster ekonomi 5 cluster ekonomi 5 cluster ekonomi 5 cluster ekonomi 5 cluster ekonomi

(31)

Renstra Kec. Campaka

No. Tujuan Sasaran Indikator Kinerja Target Kinerja Tahun

2017 2018 2019 2020 2021 lembaga sosial kemasyarakatan dalam upaya menumbuhkan ekonomi daerah;

kerja, dan , modal

4.3. Strategi dan Kebijakan Kecamatan Campaka

Perencanaan stategik instansi Pemerintah harus mampu menjawab tuntutan perkembangan lingkungan eksternal dan internal. Analisis terhadap lingkungan organisasi baik internal maupun eksternal merupakan langkah yang sangat penting dalam memperhitungkan kekuatan (strengths), kelemahan (weaknesses), peluang (opportunities), dan ancaman (threats) yang ada.

Analisis SWOT yang dipergunakan oleh Kecamatan Campaka didasarkan kepada potensi, peluang dan kendala yang ada yakni :

(32)

Renstra Kec. Campaka Faktor Eksternal Faktor Internal Peluang (Opportunities) : 1. Dimung kinkannya Pemerintah Kabupaten untuk mendelegasikan sebagian kewenangan yang menyangkut pemberian pelayanan kepada masyarakat;

2. Salah satu misi pemerintah adalah reformasi birokrasi yang berkaitan erat dengan tugas dan fungsi kecamatan; 3. Misi pemerintah kabupaten sehubungan dengan aktualisasi nilai-nilai akhlakul karimah dalam kehidupan berbangsa, bernegara, dan bermasyarakat dapat mendorong terwujudnya keunggulan aparat pemerintah dan masyarakat. 4. Sumberdaya alam dengan potensi lahannya masih cukup besar dan dapat dimanfaatkan

sebagai modal

pembangunan kecamatan;

5. …. (tuliskan peluang lain yang ada setelah Anda melakukan analisis lingkungan eksternal dari sisi di luar organisasi kecamatan) Tantangan (Threats) 1. UU no 22 Tahun 1999 yang menjadi UU no 32 Tahun 2004 secara nyata telah menghilangkan sejumlah kewenangan dan hak mengatur kecamatan pada wilayah kerja kecamatan itu sendiri; 2. Tuntutan masyarakat terhadap peran kecamatan masih cukup tinggi, terutama berkaitan dengan pelayanan publik yang dapat diselenggarakan oleh kecamatan; 3. Kapasitas sumber daya manusia di Kecamatan belum memadai; 4. …. (tuliskan tantangan lain yang mungkin ada setelah Anda melakukan analisis lingkungan eksternal dari sisi di luar organisasi kecamatan)……

(33)

Renstra Kec. Campaka

Kekuatan (Strengths): 1. Adanya pengakuan

keberadaan orgamisasi melalui Perbup mengenai Tugas, Fungsi, dan Tata kerja di Kecamatan; Alternatif Strategi: 1. Pengembangan model pembinaan aktualiasi nilai-nilai akhlakul karimah dalam kehiduapn berbanga, berbegara, dan bermasyarakat kepada aparat dan masyarakat

Kecamatan (O1, O3, S1) Alternatif Strategi: 1. Peningkatan kapasitas Kecamatan dalam menyediakan pelayanan prima kepada masyarakat sesuai kewenangan yang ada pada kecamatan tersebut (S1, T1) Kelemahan (Weaknesses) 1. Koordinasi antar instansi/lintas OPD pemerintah Kabupaten dalam konteks pembangunan masih belum optimal.

2. Kapasitas aparat dan organisasi Kecamatan

dalam perencanaan

pembangunan dan

administrasi

pembangunan pada

umumnya masih rendah;

3. Pelayanan yang

diberikan Kecamatan terhadap masyarakat masih belum optimal; 4. K3 (ketentraman,

ketertiban, keindahan)

belum sepenuhnya

tercapai;

5. Masih lemahnya daya saing Kecamatan;

6. Masih banyaknya masalah kesejahteraan sosial di Kecamatan yang belum terselesaikan;

7. Pengembangan

ekonomi belum didukung oleh pemanfaatan IPTEK secara optimal;

8. Birokrasi pada organisasi

Kecamatan belum

berjalan sebagaimana mestinya.

9. Sarana dan prasarana kerja belum memadai

Alternatif Strategi: 1. Peningkatan peran Kecamatan dalam koordinasi monitoring dan evaluasi kegiatan pembangunan di wilayah kerja kecamatan yang bersangkutan (W1, O2) 2. Pengembangan perencanaan partisipatif dalam penyelenggaraan musyawarah perncanaan pembangunan RKPD di Kecamatam (W2, O1, O2) 3. Peningkatan peran kecamatan dalam menjaga K3 di lingkungan wilayahnya (W1, W3, W4, W6, O1,O2,O3) 4. Pengembangan fasilitasi dan koordinasi pemberdayaan masyarakat yang diselenggarakan lintas OPD untuk menggerakkan kegiatan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal di lingkungan wilayah kecamatan (W5, W7, O4) Alternatif Strategi: 1. Pengembangan administrasi birokrasi serta peningkatan dan pendayagunaan sarana dan prasarana kerja untuk meningkatan kinerja organiasi Kecamatan (w8, W9, T1, T2) 2. Pengembangan perencanaan pembangunan kecamatan yang memanfaatkan

potensi lokal secara berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan terhadap pembiayaan dari luar (W2, W5, W7, T1, T2, T3)

(34)
(35)
(36)
(37)

Renstra Kec. Campaka Strategi yang dirumuskan dengan analisa SWOT di atas kemudian dituangkan dalam tabel berikut :

Misi Tujuan Sasaran Strategi Kebijakan

Memelihara harmonisasi kehidupan keagamaan dan kondisi sosial kemasyarakatan yang bermartabat dan bersahabat; Mewujudkan nilai-nilai akhlakul karimah sebagai karakter aparat kecamatan dan masyarakat dalam menjalankan kehidupan bermasyarakat berbangsa dan berbegara; − Terwujudnya pemahaman yang meluas dan mendalam pada aparat dan masyarakat menyangkut nilai-nilai akhlakul karimah − Pelembagaan penerapan kebijakan aktualisasi nilai-nilai akhlakul karimah pada kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara Pengembangan model pembinaan aktualiasi nilai-nilai akhlakul karimah dalam kehidupan berbanga, bernegara, dan bermasyarakat kepada aparat dan masyarakat Kecamatan Mengembangkan dan mengimplementasika n model pembinaan aktualiasi nilai-nilai akhlakul karimah dalam kehidupan berbanga, bernegara, dan bermasyarakat yang sesuai dengan karakteristik

penduduk dan wilayah kecamatan

Mendorong

terwujudnya kondisi wilayah yang aman, tertib, dan tenteram;

Meningkatkan kepuasan masyarakat atas pelayanan publik yang disediakan; Terselenggaranya kuantitas dan kualitas pelayanan yang memuaskan − Peningkatan kapasitas Kecamatan dalam menyediakan pelayanan prima kepada masyarakat sesuai kewenangan yang ada pada kecamatan tersebut − Peningkatan peran kecamatan dalam menjaga K3 di lingkungan wilayahnya − Mengembangkan kapasitas (capacity

building) aparat dan

organisasi kecamatan dalam menyediakan pelayanan prima − Meningkatkan koordinasi dengan OPD terkait dalam penyekenggaraan K3 di wilayah kecamatan Meningkatkan profesionalisme aparatur untuk mewujudkan pelayanan prima Mendorong penciptaan wirausaha baru; Teridentifikasinya potensi dan terfasilitasinya pengembangan wirausaha baru Pengembangan fasilitasi dan koordinasi pemberdayaan masyarakat yang diselenggarakan Mengembangkan koordinasi dengan OPD terkait dalam upaya penciptaan wirausaha baru

(38)

Renstra Kec. Campaka

Misi Tujuan Sasaran Strategi Kebijakan

kepada masyarakat; lintas OPD untuk

menggerakkan kegiatan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal di lingkungan wilayah kecamatan Memberdayakan masyarakat dalam kegiatan pembangunan; Meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam perencanaan pembangunan; Terselenggaranya perencanaan pemba-ngunan kecamatan yg partisipatif Pengembangan perencanaan partisipatif dalam penyelenggaraan musyawarah perncanaan pembangunan RKPD di Kecamatam Menyelenggarakan musrenbang RKPD di Kecamatan secara partisipatif sesuai ketentuan yang berlaku Meningkatkan pembinaan dan pengembangan kegiatan ekonomi di wilayah Kecamatan; Meningkatkan swadaya masyarakat dalam pembangunan desa/kelurahan; Terwujudnya kegiatan pembangunan desa/kelurahan yg anggarannya tidak bersumber dari APBD Kab., APBD Prov., atau APBN

Pengembangan perencanaan pembangunan kecamatan yang memanfaatkan potensi lokal secara berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan terhadap pembiayaan dari luar Memberikan fasilitasi penyusunan perencanaan desa/kelurahan yang mampu memanfaatkan potensi lokal yang ada seoptimal mungkin secara berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan terhadap Mendorong terciptanya koordinasi pembangunan di wilayah Kecamatan; Meningkatkan kuantitas dan kualitas kegiatan ekonomi wilayah; Meningkatnya kuantitas dan kualitas produk usaha Pengembangan fasilitasi dan koordinasi pemberdayaan masyarakat yang diselenggarakan lintas OPD untuk menggerakkan kegiatan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal di lingkungan wilayah kecamatan Mengembangkan koordinasi dengan OPD terkait dalam upaya

meningkatakan kuantitas dan kualitas produk usaha Mendorong peran aktif masyarakat Mewujudkan sistem monitoring Terselenggaranya monitoring dan evaluasi kegiatan Peningkatan peran Kecamatan dalam koordinasi Menyelenggarakan monitoring dan evaluasi kegiatan

(39)

Renstra Kec. Campaka

Misi Tujuan Sasaran Strategi Kebijakan

dalam budaya gotong royong dan swadaya masyarakat; dan evaluasi pelaksanaan pembangunan dalam lingkup wilayah kecamatan; pembangunan oleh

kecamatan monitoring evaluasi kegiatan dan pembangunan di wilayah kerja kecamatan yang bersangkutan pembangunan yang ada di kecamatan Meningkatkan kepedulian masyarakat untuk memanfaatkan potensi sumber daya alam, sumber daya tenaga lokal, serta lembaga-lembaga sosial kemasyarakatan untuk mampu membangun masyarakat dan wilayah secara mandiri; Mewujudkan optimalisasi pemanfaatan sumber daya alam, sumber daya tenaga lokal, serta lembaga-lembaga sosial kemasyarakatan dalam upaya menumbuhkan ekonomi daerah; Optimalisasi pemanfatan sumberdaya melalui keterkaitan antar kelompok usaha Pengembangan fasilitasi dan koordinasi pemberdayaan masyarakat yang diselenggarakan lintas OPD untuk menggerakkan kegiatan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal di lingkungan wilayah kecamatan Mengembangkan koordinasi dengan OPD terkait dalam upaya optimalisasi pemanfaatan sumberdaya melalui peningkatan keterkaitan antar kelompok usaha

(40)

Renstra Kec. Campaka

Bab 5

Rencana Program dan Kegiatan, Indikator Kinerja,

Kelompok Sasaran dan Pendanaan Indikatif

Pada bab ini uraian sebelumnya adalah menyangkut rumusan visi, misi, tujuan, sasaran, dan strategi kemudian dilanjutkan dengan perumusan program dan kegiatan. Untuk kejelasan pencapaian implementasi rencana program dan kegiatan tersebut, maka perlu dilengkapi dengan indikator kinerja, kelompok sasaran, serta pendanaan indikatif.

(41)
(42)

Renstra Kec. Campaka

Tabel 5.1

Rencana program, kegiatan, indikator kinerja, kelompok sasaran, dan pendanaan Indikatif Kecamatan Campaka KabupatenCianjur

Tujuan Sasaran Indikator

Sasaran

Kode Program dan

Kegiatan Indikator kinerja program (outcome ) dan kegiatan (output) Data capaian pada tahun awal perenc anaan

Target Kinerja Program dan Kerangka Pendanaan

Unit kerja SKPD penanggung

jawab

Lokasi

Tahun-1 Tahun-2 Tahun-3 Tahun-4 Tahun-5

Kondisi Kinerja Pada Akhir Periode Renstra

SKPD

target Rp target Rp Target Rp target Rp target Rp targe

t Rp (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (!1) (12) (13) (14) (15) (16) (17) (18) (19) (20) (21) tujuan 1 sasaran 1 Program pelayanan administrasi perkantoran KEGIATAN penyediaan jasa surat menyurat 100% 1.350.000 100% 1.402.500 100% 1.455.000 100% 1.507.500 100% 1.560.000 Kec.campaka tujuan 1 sasaran 2 penyediaan jasa komunikasi sumber daya air dan listrik 100% 6.600.000 100% 6.700.000 100% 6.800.000 100% 6.900.300 100% 7.000.000 Kec.campaka penyediaan jasa kebersihan kantor 100% 24.000.000 100% 24.360.000 100% 24.720.000 100% 25.080.000 100% 25.440.000 Kec.campaka Penyediaan jasa Perbaikan peralatan kerja 100% 6.600.000 100% 6.700.000 100% 6.800.000 100% 6.900.300 100% 7.000.000 Kec.campaka penyediaan alat tulis kantor 100% 10.160.000 100% 10.492.000 100% 10.824.000 100% 11.156.000 100% 11.488.000 Kec.campaka tujuan 2 sasaran 1 penyediaan barang cetakan dan penggandaan 100% 3.850.000 100% 4.000.000 100% 4.250.000 100% 4.450.000 100% 4.650.000 Kec.campaka

(43)

Renstra Kec. Campaka

tujuan Sasaran indikator

sasaran

kode program dan

kegiatan indikator kinerja program (outcome) dan kegiatan (output data capaian pada tahun awal perenca naan

target kinerja program dan kerangka pendanaan

unit kerja SKPD penanggung jawab Loka si

Tahun-1 Tahun-2 Tahun-3 Tahun-4 Tahun-5

Kondisi Kinerja Pada Akhir Periode Renstra SKPD

target Rp target Rp target Rp target Rp target Rp target Rp

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (!1) (12) (13) (14) (15) (16) (17) (18) (19) (20) (21) penyediaan komponen intalasi listrik / penerangan bangunan kantor 100% 4.000.000 100% 4.080.000 100% 4.160.000 100% 4.240.000 100% 4.320.000 Kec.campaka Penyediaan bahan bacaan dan Peraturan PErundang-Undangan 100% 4.000.000 100% 4.000.000 100% 4.000.000 100% 4.000.000 100% 4.000.000 Kec.campaka Belanja Makanan dan Minuman Kantor 100% 6.000.000 100% 6.000.000 100% 6.000.000 100% 6.000.000 100% 6.000.000 Kec.campaka Rapat-rapat koordinasi dan konsultasi dalam daerah 100% 50.000.000 100% 50.000.000 100% 50.000.000 100% 50.000.000 100% 50.000.000 Kec.campaka Penyediaan Peralatan Kebersihan kantor 100% 4.000.000 100% 4.000.000 100% 4.000.000 100% 4.000.000 100% 4.000.000 Kec.campaka Penyediaan jasa pengaman kantor 100% 24.000.000 100% 24.000.000 100% 24.000.000 100% 24.000.000 100% 24.000.000 Kec.campaka Penyediaan Jasa pengemudi 100% 12.000.000 100% 12.000.000 100% 12.000.000 100% 12.000.000 100% 12.000.000 Kec.campaka

Gambar

Gambar 2.1 Kelompok Jabatan Fungsional  Sekretaris  Kecamatan Ka Subag Umum dan Kepegawaian Ka Seksi Tata Pelayanan Umum Ka Seksi Pemerintahan dan  Pemberdayaan  Masyarakat  Ka Seksi  Ketentraman  dan Ketertiban Umum  Ka Seksi  Keejahteraan Rakyat  Ka Suba

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian yang dilakukan di TK AndiniSukarame Bandar Lampung betujuan meningkatkan kemampuan anak dalam mengenal konsep bilangan melalui media gambar pada usia

Ketersediaan informasi lokasi rumah sakit, fasilitas dan layanan yang tersedia di rumah sakit dan tempat kejadian dapat tersedia secara jelas dan terkini sehingga penentuan

Alhamdulillahirobbil’alamin segala puji syukur dan sembah sujud, penyusun panjatkan kehadirat Allah SWT, atas rahmat, hidayah, dan kasih sayang-Nya sehingga penyusun

H1: (1) Terdapat perbedaan produktivitas kerja antara karyawan yang diberi insentif dengan karyawan yang tidak diberi insentif (2) Terdapat perbedaan

7.4.4 Kepala LPPM menentukan tindakan perbaikan yang harus dilakukan pada periode Pelaporan Hasil Pengabdian kepada masyarakat berikutnya.. Bidang Pengabdian kepada masyarakat

Ketika orang-orang dari budaya yang berbeda mencoba untuk berkomunikasi, upaya terbaik mereka dapat digagalkan oleh kesalahpahaman dan konflik bahkan

Dengan cara yang sama untuk menghitung luas Δ ABC bila panjang dua sisi dan besar salah satu sudut yang diapit kedua sisi tersebut diketahui akan diperoleh rumus-rumus

Dari teori-teori diatas dapat disimpulkan visi adalah suatu pandangan jauh tentang perusahaan, tujuan-tujuan perusahaan dan apa yang harus dilakukan untuk