• Tidak ada hasil yang ditemukan

MEMAHAMI HPS DENGAN PERATURAN TERKINI MUDJISANTOSA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "MEMAHAMI HPS DENGAN PERATURAN TERKINI MUDJISANTOSA"

Copied!
79
0
0

Teks penuh

(1)

MEMAHAMI HPS

DENGAN

PERATURAN

TERKINI

(2)

S P E S IF IK A S I /

(3)

PERATURAN TERKAIT

P E R P R E S 16 TA HUN 2018 P E R P R E S 12 TA HUN 2021 P erL K P P 9 tahun 2018

KE P ME N P UP R 897 TA HUN 2017 ( renum eras i rp )

P erm en P UP R 19/PR T/M/2017 ((minim al, kons ultan perorangan ) P er B P K P 3 2019

INK INDO 2021 ( renum eras i minim al, ko ns ultan pero rangan )

P E R ME N P UP R 14 2020 ( Kons ultan lum s um , renum eras i ko ns ultan dan K3 ) P eran R ev iu AP IP

(4)

PERLUNYA MEMBUAT HPS

Meng hindari kerug ian neg ara

(5)

LOGO

Apabila HPS yang ditetapkan terlalu tinggi, terdapat kemungkinan terjadinya

kerugian negara apabila pihak berwenang menemukan adanya perbuatan melawan hukum baik yang

disengaja maupun tidak. Tuduhan adanya penggelembungan harga atau mark up sangat mungkin terbukti bila HPS yang ditetapkan melebihi harga

pasar tanpa ada penjelasan yang dipertanggungjawabkan.

Apabila HPS yang ditetapkan terlalu rendah, besar kemungkinan pengadaan mengalami kegagalan karena penawaran penyedia berada di atas HPS sehingga tidak ada yang dapat ditetapkan sebagaipemenang.

(6)

PERPRES 16 2018 ( ada 20 kata )

P as al 1 ang k a 33

. Harg a P erk iraan S endiri yang selanjutnya dis ing k at

HP S adalah perk iraan harg a barang/jas a yang ditetapk an oleh P P K

P as al 11 (1) P P K

dalam P eng adaan B arang/Jas a sebag aim ana

dim ak s ud dalam P as al 8 huruf c mem ilik i tug as :

d. menetapk an HP S

P as al 25

P ers iapan P eng adaan B arang/Jas a melalui P enyedia oleh

P P K meliputi keg iatan: a. menetapk an HP S

(7)

P as al 26

(1) HPS dihitung secara keahlian dan menggunakan data yang dapat dipertanggungjawabkan.

(2) HPS telah memperhitungkan keuntungan dan biaya tidak langsung (overhead cost).

(3) Nilai HPS bersifat terbuka dan tidak bersifat rahasia.

(8)

P as al 26

(

5) HP S dig u nak an sebag ai:

a.

alat untuk menilai kewajaran harga penawaran dan/atau kewajaran harga

s atuan;

b.

da sar untuk menetapkan batas tertinggi penawaran yang sah dalam

P eng ad aan B arang/P ek erjaan K o ns truk s i/Jas a Lain nya; dan

c.

da sar untu k menetapkan besaran nilai Jaminan Pelak sa n aan bagi

penawaran yang nilainya lebih rendah 80% (delapan puluh persen) dari

nilai HP S .

(9)

P as al 26

(7) Penyusunan H P S dikecualikan untuk Pengadaan Barang /Jasa dengan

P a g u Anggaran paling banyak R p10.000.000,00 (sepuluh juta rupiah),

E-purchas ing , dan Tender pek erjaan terinteg ras i.

(8) Penetapan H P S paling lama 28 (dua puluh delapan) hari kerja sebelu m

batas ak hir untuk :

a. pema s ukan penawaran untuk pemilihan dengan pascakualifika s i;

atau

b.

pemas u kan

doku men

kualifikasi

untuk

pemilihan

dengan

prak ualifik as i.

(10)

P as al 31

(1) Jam inan P enawaran sebag aim ana dim ak s ud dalam P as al 30 ayat (2) diberlak uk an

untuk nilai total HP S paling sed ik it di atas R p10.000.000.000,00 (sepuluh miliar rupiah).

(2) Jam inan P enawaran sebag aim ana dim ak s ud pada ayat (1) bes arnya antara 1% (satu

pers en) hing g a 3% (tig a pers en) dari nilai total HP S .

P as al 32

(1) Jam inan S ang g ah B anding sebag aim ana dim ak s ud dalam P as al 30 ayat (2) bes arnya

1% (satu pers en) dari nilai total HP S .

(11)

P as al 33

(3) B es aran nilai Jam inan P elak s anaan adalah sebag ai berik ut:

a. untuk nilai penawaran terkorek si antara 80% (delapan puluh persen) sampai den gan 100% (seratus persen) dari nilai H P S, Jaminan Pelak s anaan sebesar 5% (lima persen) dari nilai ko ntrak ; atau

b. untuk nilai penawaran terkorek si di bawah 80% (delapan puluh persen) dari nilai H P S, Jam inan P elak s anaan sebes ar 5% (lim a pers en) dari nilai total HP S .

(2) Tender/S elek s i gag al dalam hal :

g. s eluruh penawaran harg a Tender B arang/P ek erjaan K o ns truk s i/Jas a Lainnya di atas HP S ;

(12)

PERKECUALIAN MEMBUAT HPS

P erpres 16 tahun 2018

P enyus unan HP S dik ecualik an untuk P eng adaan B arang/Jas a deng an P ag u A ng g aran

palin g banyak R p10.000.000,00 (sepuluh juta rupiah), E -purchas ing , dan Tender

pekerjaan terinteg ras i.

P erlkpp 12 2018 , ada beberapa hal tidak mem buat HP S

P erlkpp 13 2018 , peng adaan darurat tidak mem buat HP S

(13)

PERPRES 12 TAHUN 2O21

Harg a P erk iraan S endiri yang selanjutnya dis ing k at HP S adaiah

perk iraan harg a barang/jas a yang ditetapk an oleh P P K

yang telah

mem perhitung k an biaya tidak lang s ung , keuntung an dan P ajak

P ertam bahan Nilai.

Total HP S merupak an has il perhitung an HP S ditam bah P ajak

P ertam bahan Nilai (P P N).

P referens i harg a diberlak uk an untuk P engadaan B arang/Jas a deng an

nilai HP S paling sedik it di atas R p 1.000.000.000,00 (satu miliar

(14)

Bila harga jual, sudah untung, tidak perlu

ditambah keuntungan.

Bila belum ada keuntungan untuk penyedia

maka bisa ditambahkan keuntungan 10%, bila

diperlukan biaya overhead bisa ditambah 5%

lagi.

Dalam harga yang wajar, penyedia dapat

(15)

Perlunya reviu HPS

1. produk perencanaan perlu direviu

2. level HPS

(16)

KEWAJARAN HPS ?

1. S es uai peraturan

2. kertas kerja + log ik a = harg a barang

term anfaatkan

(17)

KEUNTUNGAN ?

1. Harga pas ar adalah harga jual ? Harg a jual ➔ s udah

untung ?

2. B ila belum untung , penyedia diberik an keuntungan di

A HS P atau di harga s atuan s ebes ar berapa ?

3. harga pas ar keuntungan ?

(18)

PerLKPP 9 tahun 2018 ( ada 68 )

HP S dihitung secara keahlian dan meng g unak an data/info rm as i yang dapat

dipertang g ung jawabk an . Data/informasi yang dapat digunakan untuk menyusun HPS antara lain: a. harg a pas ar s etem pat yaitu harg a barang/jas a di lo k as i barang/jas a

dipro duk s i/dis erahk an/dilak s anak an ,

menjelang dilak s anak annya pem ilihan P enyedia;

b. info rm as i biaya/harg a s atuan yang dipublik as ik an s ecara res m i oleh K em enterian/Lem bag a/P em erintah Daerah;

c. info rm as i biaya/harg a satuan yang dipublik as ik an secara res m i oleh as o s ias i.

Yang dimak s ud dengan as o sia si adalah aso sia si profesi keahlian, baik yang berada di dala m negeri maupun di luar negeri. Informasi biaya/harga satuan yang dipublika sikan terma s u k pula s u mber data dari situs web komunitas interna sional yang menayang kan informa si biaya/harga s atuan profesi keahlian di luar negeri yang berlaku secara internasional terma s u k dimana P eng ad aan B arang/Jas a ak an dilak s anak an ;

d. daftar harg a/biaya/tarif barang/jas a s etelah dik urang i rabat/ potong an harg a (apabila ada) yang dik eluark an

(19)

PerLKPP 9 tahun 2018 ( ada 68 )

e. inflas i tahun sebelum nya, suk u bung a pinjam an tahun berjalan dan/atau kurs teng ah

B ank Indones ia valuta as in g terhadap R upiah;

f. has il perbanding an biaya/harg a satuan barang/jas a sejenis deng an Kontrak yang

pernah atau sedang dilak s an ak an ;

g. perkiraan perhitung an biaya/harg a satuan yang dilak uk an oleh ko ns ultan perencana

(eng ineer’s es tim ate);

h. inform as i biaya/harg a satuan barang/jas a di luar neg eri untuk tender/selek s i

internas ional; dan/atau

(20)

PerLKPP 9 tahun 2018 ( ada 68 )

HP S tidak boleh mem perhitung k an biaya tak terdug a, biaya

lain-lain, dan P ajak P eng has ilan (P P h). Nilai HP S bers ifat terbuk a

dan tidak bers ifat rahas ia.

S edang k an rincian harg a s atuan bers ifat rahas ia, kecuali

rincian harg a s atuan ters ebut telah tercantum dalam Do k um en

A ng g aran B elanja.

(21)

KEPMEN PUPR 897 2017

K eputusan Menteri PUP R No.897/K P T S/M/2017 tentang B e s aran Rem u nerasi

Minimal Tenaga Kerja Kon struksi Pada Jenjang Jabatan Ahli Untuk Layanan Jasa

K ons ultans i K ons truks i

UU 2 tahun 2017

P a s al 43 ayat (2) dan ayat (3) Undang-Undang Nomor 2tahun 2017 tentang Jasa

K o n struksi mengamanatkan bahwa dalam hal pemilihan penyedia layanan jasa

K o n s ultansi K o n struksi yang menggu nakan tenaga kerja kon s truksi pada jenjang

jabatan ahli, serta Peng guna Jasa harus memperhatikan standar rem u nerasi

minim al

yang ditetapk an oleh Menteri.

(22)

Permen PUPR 19/PRT/M/2017

S TA NDA R R E MUNE R A S I MINIMA L TE NA GA K E R JA KO NS T R UK S I PA DA JE NJA NG JA B ATA N A HL I UNT UK LAYA NA N JA S A K O NS ULTA NS I K O NS T R UK S I

P as al 9

(1) B es aran R em uneras i Jenjang Jabatan A hli untuk :

a. Layanan Jas a K o ns ultans i Ko ns truk s i oleh badan us aha yang bers ifat mencari keuntung an diperhitung k an secara penuh 100% (seratus pers en) dari bes aran R em uneras i Minim al; dan b. Layanan Jas a K o ns ultans i K o ns truk s i oleh lem bag a yang bers ifat nirlaba diperhitung k an s ebes ar 70% (tujuh puluh pers en) dari bes aran R em uneras i Minim al.

(2) B es aran R em uneras i jenjang jabatan ahli untuk Layanan Jas a K o ns ultans i ko ns truk s i oleh K ons ultan P ero rang an , diperhitung k an s ebes ar 55% (lim a puluh lim a pers en) dari bes aran R em uneras i Minim al.

(23)

PER BPKP 3 TAHUN 2019

5.1., harga perkiraan sendiri (HPS)/Owner’s Estimate, dan harga penawaran Meng g elem bung k an ang g aran

5.2.1.Modus utama fraud dalam pengadaan barang/jasa adalah menggelembungkan/menaikkan harga pengadaan barang/jasa di atas kewajaran (mark up harga).

Namun demikian, penggelembungan harga ini tidak berdiri sendiri, karena penggelembungan harga tidak mungkin dilakukan tanpa adanya HP S yang telah di mark -up. Mark up HPS juga tidak mungkin terjadi jika anggarannya tidak di mark up.

Tidak mungkin terjadi mark up jika tidak didahului dengan proses perencanaan.

Jadi proses penggelembungan harga bisa dikatakan telah dimulai sejak proses perencanaan dan penganggaran.

(24)

Meyakinkan bahwa Harga Perkiraan Sendiri (HPS) merupakan harga yang wajar dan metode

penetapannya dapat dipertanggungjawabkan;

(25)

PERBPKP 3 2019 - TITIK KRITIS

e. HPS disusun

melebihi 28 h

ari kerja dari sebelum batas akhir pemasukan penawaran untuk

pascakualifikasi, atau untuk prakualifikasi ditambah waktu selama prakualifikasi;

f. Penggelembungan (mark-up) dalam HPS;

g.

Perhitungan Volume

pekerjaan untuk konstruksi dalam HPS terlalu besar (tidak sesuai

dengan gambar desain);

h. Harga dasar yang

tidak standar

dalam menyusun HPS;

i

(26)

PERBPKP 3 2019 - TITIK KRITIS

i. P enam bahan keuntung an perusahaan pada harga pasar;

j. Penentuan es tim as i harg a tidak sesuai aturan;

k. S um ber/referens i harga penyusunan HPS tidak ada;

l. Perhitungan volume dan gambar desain untuk konstruksi pada kontrak lum ps um belum

pas ti;

(27)

PERBPKP 3 2019

Penetapan HPS Tujuan Audit:

Meyakinkan bahwa Harga perkiraan sendiri (HPS) telah disusun dengan harga yang wajar, dapat

dipertanggunjawabkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, tidak ada penggelembungan HPS, tidak ada penambahan item biaya yang tidak diperlukan. Prosedur Audit:

a. Dapatkan dokumen HPS yang telah selesai disusun oleh PPK dan dokumen pendukungnya; b. Analisis kesesuaian HPS dengan data pendukungnya;

c. Lakukan pengujian atas hasil perhitungan dalam kertas kerja HPS;

d. Melakukan konfirmasi harga melalui survei ke pasar dan/atau browsing internet dan/atau media cetak dan/atau media elektronik lainnya dan/atau sumber data lainnya yang dapat

(28)

PERBPKP 3 2019

P en etap an HP S Tujuan Au dit:

Meyak ink an bahwa Harg a perk iraan sendiri (HP S) telah dis us un deng an harg a yan g wajar, dapat

dipertang g unjawabk an ses uai deng an ketentuan yan g berlak u , tidak ada pen g g elem bun g an HP S , tidak ad a penam bahan item biaya yan g tidak diperluk an. P ros edur A udit:

e. Teliti apak ah kom ponen biaya pada HP S sud ah mem as uk k an uns ur: a) B iaya untuk barang yang ak an diad ak an;

b) B iaya untuk pem as ang an (term as u k untuk kom pon en peralatan yang dig unak an); c) B iaya untuk trans portas i, term as uk untuk trans portas i

d) B iaya untuk as u rans i barang dan ten ag a kerja yang diperluk an;

e) B iaya untuk pelatihan cara pen g operas ian/peng g unaan dan cara pem eliharaan (ap abila dip erluk an); f) B iaya untuk pajak yang wajib dibayar/yang menjadi tang g u ng annya (P P N);

(29)

PERBPKP 3 2019

HP S untuk ko ns ultan perencana des ain berulang , yaitu:

a) P eng ulang an pertam a 75%

b) P eng ulang an kedua 65%

c) P eng u lang an ketig a, dans eterus nya mas ing m as ing sebes ar 50% terhadap kom ponen biaya

perencanaan (P erm en P U Nom or 45 tahun tahun 2007 ➔ P erm en P UP R 22 2018)

(30)

PERBPKP 3 2019

Titik Kritis (

R ed Flag

) pada Tahap Persiapan Pengadaan Barang/Jasa

1) HPS tidak disusun dan/atau ditetapkan oleh PPK.

2) Spesifikasi teknis barang/jasa tidak disusun dan/atau ditetapkan oleh PPK.

3) Pengadaan dilakukan sebelum anggaran ditetapkan/tidak ada anggaran, sehingga dijadikan

alasan PPK untuk tidak menyusun HPS dan spesifikasi teknis (sehingga dibuat oleh rekanan

pelaksana).

(31)

PERBPKP 3 2019

Titik Kritis (R ed Flag) pada Tahap Persiapan Pengadaan Barang/Jasa

4) Spesifikasi teknis mengarah pada merek/produk tertentu yang sulit untuk disubstitusi (hanya produsen tertentu yang bisa memenuhi), dengan alasan spesifikasi teknis tersebut adalah yang

terbaik. Misalnya, spesifikasi teknis menyebutkan dimensi produk yang hanya bisa dipenuhi oleh satu produsen/penyedia.

5) Penggelembungan (mark-up) HPS, yang mengakibatkan nilai kontrak tinggi karena penawaran oleh calon pemenang cenderung mendekati HPS.

6) Nilai HPS tidak diumumkan.

7) Do k um en referens i dan kertas kerja penyus unan HP S tidak diadm inis tras ik an deng an tertib s ehing g a tidak dapat ditelus uri dalam rang k a audit.

(32)

PERBPKP 3 2019

Yakinkan keabsahan referensi‐referensi penyusunan HPS yang diberikan oleh

auditi.

(Bisa terjadi bahwa referensi atau daftar harga supplier yang digunakan auditi

menyusun HPS tidak benar/palsu).

Yakinkan bahwa spesifikasi barang/peralatan dengan harga referensi yang

digunakan oleh auditi dalam penyusunan HPS telah sesuai dengan spesifikasi

yang akan ditawarkan

(33)

INKINDO 2021

R em uneras i Minim al

(34)

PERMEN PUPR 14 2020

HP S

sebag ai das ar

kualifik as i kecil, meneng ah , bes ar atau B UMN

18.4. K om ponen/Item pek erjaan

penerapan S MK K

dim as uk k an dalam

Daftar

K uantitas dan Harga deng an bes aran biaya

s es uai deng an

kebutuhan

S MK K K ons ultan ➔ term as uk dalam ov erhead

P E NGA DA A N JA S A K O NS ULTA N

R em uneras i P ers onel dan R incian B iaya Lang s ung P ers onel

K ons ultan perencana ➔ lum s um ➔ s ub-s ub output

(35)

Berapa sumber data hps

1. satu

(36)

Data pendukung hps

Stempel toko ?

Data internet ?

(37)

PERAN REVIU APIP

KEMENHUB < RP 10 MILIAR

KEMENTAN < RP 5 MILIAR

KEMENDIKBUD ?

(38)

1. Harga barang;

2. Biaya pengiriman;

3. Keuntungan dan biaya overhead;

4. Biaya instalasi;

5. Suku cadang;

6. Biaya operasional dan pemeliharaan; atau

7. Biaya pelatihan.

Perhitungan komponen biaya disesuaikan dengan

survei yang dilakukan.

(39)

Hps barang

No Uraian Volum e Harg a S atuan Jum lah

1 Nama barang (atau spesifikasi) 2 Nama barang (atau spesifikasi) 3 Nama barang (atau spesifikasi) 4 Biaya pengemasan (bila ada) 5 Biaya Kirim (bila ada)

6 Biaya pemasangan (bila ada) Jumlah

PPN (bila ada) Total

Kertas kerja terlampir

Tanda tangan PPK

Keuntungan

ada

(40)

1.Upah Tenaga Kerja;

2.Penggunaan Bahan/Material/Peralatan;

3.Keuntungan dan biaya overhead;

4.Transportasi; dan

5.Biaya lain berdasarkan jenis jasa lainnya.

(41)

Contoh Hps jasa lainnya

( cleaning service dengan penyedia badan usaha )

No Uraian Volum e Harg a S atuan Jum lah

1 Biaya gaji tenaga kerja at cost 2 Biaya asuransi tenaga kerja At cost 3 Pembelian bahan dan alat At coct 4 Baju Seragam At cost 5 Tunjangan Hari Raya At cost

6 Manajemen Fee (keuntungan ) dikompetisikan

Jumlah

PPN (bila ada) Total

Keuntungan lebih baik dibuat item

(42)

Keuntungan agar dibuat sebagai item tersendiri

Keuntungan ini yang dikompetisikan

Item-item yang lain menggunakan harga satuan dan agar

sesuai harga pasarnya (tidak mengandung keuntungan)

atau at cost

biaya tenaga kerja sesuai

minimal

peraturan upah minimal

provinsi

Biaya tenaga kerja tidak boleh dipotong oleh penyedia,

penyedia telah ada item keuntungan

Ada PPN karena berkontrak dengan penyedia

(43)

Contoh Hps jasa lainnya

( pengadaan paket meeting di hotel )

No Uraian Volum e Harg a S atuan Jum lah

PPN ( tidak ada) Total

Harga sudah termasuk keuntungan

(44)

Metode Perhitungan berbasis

Biaya

(cost-based rates)

Metode Perhitungan Berbasis

Pasar

(market-based rates)

Metode Perhitungan Berbasis

Keahlian

(value-based rates)

(45)

1.Metode Perhitungan berbasis

Biaya

(cost-based rates)

Perhitungan

HPS

yang

menggunakan

metode perhitungan tarif berbasis biaya

terdiri dari :

A.Biaya

langsung

personel

(Remuneration); dan

B.Biaya langsung non personel (Direct

Reimbursable Cost).

METODE PERHITUNGAN BERBASIS BIAYA

(COST-BASED RATES)

(46)

Biaya Langsung Personel adalah biaya langsung yang diperlukan

untuk membayar remunerasi tenaga ahli berdasarkan Kontrak.

Biaya Langsung Personel telah memperhitungkan gaji dasar (basic

salary), beban biaya sosial (social charge), beban biaya umum

(overhead cost), dan keuntungan (profit/fee).

Biaya Langsung Personel dapat dihitung menurut jumlah satuan

waktu tertentu (bulan (SBOB), minggu (SBOM), hari (SBOH), atau

jam (SBOJ)), dengan konversi menurut satuan waktu sebagai

berikut:

Satuan Biaya Orang Minggu (SBOM) = SBOB/4,1

Satuan Biaya Orang Hari (SBOH) = (SBOB/22) x 1,1 S

Satuan Biaya Orang Jam (SBOJ) = (SBOH/8) x 1,3

(47)

Biaya Langsung Non Personel adalah biaya langsung yang diperlukan untuk

menunjang pelaksanaan Kontrak yang dibuat dengan mempertimbangkan dan

berdasarkan harga pasar yang wajar dan dapat dipertanggungjawabkan serta

sesuai dengan perkiraan kegiatan.

Biaya Non Personel dapat dibayarkan secara Lumsum, Harga Satuan dan/atau

penggantian biaya sesuai yang dikeluarkan (at cost).

Biaya Non Personel yang dapat dibayarkan secara Harga Satuan diantaranya sewa

kendaraan, sewa kantor proyek, sewa peralatan kantor, biaya operasional kantor

proyek, biaya ATK, biaya komputer dan pencetakan, biaya komunikasi dan

tunjangan harian.

(48)

Biaya Non Personel yang dapat dibayarkan melalui penggantian biaya sesuai yang

dikeluarkan (at cost) diantaranya dokumen perjalanan, tiket transportasi, biaya

perjalanan, biaya kebutuhan proyek dan biaya instalasi telepon/internet/situs web.

Biaya Langsung Non Personel pada prinsipnya tidak melebihi 40% (empat puluh

persen) dari total biaya, kecuali untuk jenis pekerjaan konsultansi yang bersifat

khusus, seperti: pekerjaan penilaian aset, survei untuk memetakan cadangan

minyak bumi, pemetaan udara, survei lapangan, pengukuran, penyelidikan tanah

dan lain-lain.

(49)

Perhitungan

HPS

yang

menggunakan

metode

perhitungan

berbasis

pasar

dilakukan dengan membandingkan biaya

untuk

menghasilkan

keluaran

pekerjaan/output dengan tarif/harga yang

berlaku di pasar.

Contoh : jasa konsultansi desain halaman

situs web.

METODE PERHITUNGAN BERBASIS PASAR

(MARKET-BASED RATED)

(50)

Perhitungan HPS yang menggunakan metode

perhitungan berbasis

keahlian

dilakukan

dengan menilai tarif berdasarkan ruang

lingkup keahlian/reputasi/hak eksklusif yang

disediakan /dimiliki jasa konsultan tersebut.

Contoh : jasa konsultansi penilai integritas

dengan menggunakan sistem informasi yang

telah memiliki hak paten.

METODE PERHITUNGAN BERBASIS

KEAHLIAN (VALUE-BASED RATED)

(51)

HPS Konsultan waktu penugasan

No.

Uraian

Volume

harga satuan

jumlah

biaya personil

biaya non personil

Total

PPN (10% dari Total)

Total

51

60% dan 40 %

Keuntungan

berada dibiaya

personil tenaga

ahli

(52)

HPS Konsultan lumsum

52

Keuntungan

berada di setiap

keluaran

no

keluaran

%

Rp

+ PPN

1

10%

2

20%

3

30%

4

30%

5

10%

total

(53)

HPS Konsultan PERORANGAN

No.

Uraian

Volume

harga satuan

jumlah

biaya personil

Total

53

Keuntungan

berada dibiaya

personil tenaga

ahli

(54)

Perhitungan HPS untuk Pekerjaan Konstruksi

berdasarkan hasil perhitungan biaya harga satuan yang

dilakukan oleh konsultan perencana (Engineer’s Estimate)

berdasarkan rancangan rinci (Detail Engineering Design)

yang berupa Gambar dan Spesifikasi Teknis.

Perhitungan HPS telah memperhitungkan keuntungan dan

biaya overhead yang wajar untuk Pekerjaan Konstruksi

sebesar 15% (lima belas persen).

Lokasi kegiatan,jarak angkut,lokasi material (quarry) ?

(55)

Contoh Format

ANALISA HARGA SATUAN ( AHS )Pekerjaan Konstruksi

Jenis Pekerjaan :

Satuan :

Total Volume :

NO. URAIAN SATUAN KOEFISIEN HARGA SATUAN (Rp). JUMLAH (Rp). 1. UPAH Pekerja Mandor Hari Hari 2. BAHAN PC Pasir Koral Zak M3 M3 3. PERALATAN Ls JUMLAH

Keuntungan & Overhead

Total (Jumlah + Keuntungan& overhead)

55

Keuntungan berada di di AHS

(56)

Contoh Format HARGA PERKIRAAN SENDIRI (HPS) Pekerjaan Konstruksi Pekerjaan :

Paket : Provinsi :

No. ITEM PEKERJAAN SATUAN VOLUME HARGA SATUAN (Rp). JUMLAH HARGA (Rp).

I. Pekerjaan Persiapan

1. Mob. / Demob. 2. dst.

II. Pekerjaan Konstruksi

1. Pembuatan….. 2. dst.

III. Pekerjaan lain – lain

1. Dokumentasi. 2. dst. SMKK

Total (A). ………..

PPN 10 % (B). ………..

Total harga (A) + (B). ………..

Terbilang ……….

56

……….,tanggal………. Pejabat Pembuat Komitmen

(57)

HPS

KONSULTAN KONSTRUKSI

(58)

kak

(59)
(60)
(61)

BIAYA PERSONIL

PEKERJAAN : KONSULTAN PERENCANAGEDUNG

LOKASI : KEDIRI JAWA TIMUR

TAHUN ANGGARAN : 2020

SATUAN VOLUME HARGA SATUAN JUMLAH

BIAYA PERSONIL Biaya Tenaga Ahli

Ahli Bangunan Gedung ( Team Leader ) OB 1 2 27.780.000 55.560.000

Ahli Arsitektur OB 2 2 19.446.000 77.784.000

Ahli Struktur OB 2 2 19.446.000 77.784.000

Ahli Plumbing OB 1 1 19.446.000 19.446.000

Ahli Elektrical OB 1 1 19.446.000 19.446.000

Ahli Geoteknik OB 1 1 19.446.000 19.446.000

Ahli Desain Interior OB 2 1 19.446.000 38.892.000

Ahli Arsitektur Lansekap OB 1 1 19.446.000 19.446.000

Ahli Teknik Lingkungan OB 1 1 19.446.000 19.446.000

347.250.000 Biaya staf pendukung

Estimator biaya OB 2 1 9.000.000 18.000.000 Juru ukur OB 4 1 6.000.000 24.000.000 Juru gambar OB 5 1 6.000.000 30.000.000 Operator Komputer OB 1 2 6.000.000 12.000.000 Administrasi OB 1 2 5.000.000 10.000.000 94.000.000

(62)

BIAYA NON PERSONIL

BIAYA NON PERSONIL

Biaya sewa kendaraan

Biaya sewa kendaraan roda 4 UB 2 2 6.600.000 26.400.000 Biaya sewa kendaraan roda 2 UB 6 2 1.320.000 15.840.000 42.240.000 biaya fasiltas kantor

Alat tulis kantor PAKET 1 2 2.500.000 5.000.000 Sewa laptop & printer UB 6 2 1.200.000 14.400.000 Sewa total station ( lengkap ) UB 2 1 7.000.000 14.000.000 Biaya komunikasi dan listrik BLN 1 2 3.200.000 6.400.000 Jasa Penyelidikan tanah dan hasilnya TITIK 1 4 3.500.000 14.000.000 53.800.000

(63)

Pembahasan Seminar Laporan Pendahuluan

Materi seminar dan alat tulis EKS 30 50.000 1.500.000 Konsumsi peserta seminar OH 30 50.000 1.500.000 sewa ruangan seminar HARI 1 2.000.000 2.000.000 uang saku peserta OK 30 150.000 4.500.000 laporan antara

Materi seminar dan alat tulis EKS 30 50.000 1.500.000 Konsumsi peserta seminar OH 30 50.000 1.500.000 sewa ruangan seminar HARI 1 2.000.000 2.000.000 uang saku peserta OK 30 150.000 4.500.000 laporan akhir

Materi seminar dan alat tulis EKS 30 50.000 1.500.000 Konsumsi peserta seminar OH 30 50.000 1.500.000 sewa ruangan seminar HARI 1 2.000.000 2.000.000 uang saku peserta OK 30 150.000 4.500.000

(64)

Biaya laporan

laporan desain awal BUKU 12 100.000 1.200.000 laporan pendahuluan BUKU 12 100.000 1.200.000 laporan antara BUKU 12 100.000 1.200.000

laporan akhir BUKU 12 300.000 3.600.000

Dokumen Tender

(Gambar Teknis, RAB, BOQ, RKS, Telaah K3)

Softcopy laporan BUAH 2 1.000.000 2.000.000 Laporan Pengawasan berkala BUKU 12 100.000 1.200.000

Biaya laporan 38.900.000

(65)

JUMLAH

JUMLAH BIAYA PERSONIL 441.250.000

JUMLAH BIAYA NON PERSONIL 134.940.000

JUMLAH 576.190.000

PPN 57.619.000

(66)

HPS

 Pembayaran biaya perencanaan teknis didasarkan pada pencapaian prestasi atau kemajuan perencanaan setiap tahapan yang meliputi:

a. tahap konsepsi perancangan sebesar 10%; ➔ RP + PPN

b. tahap pra rancangan sebesar 20%; ➔ RP + PPN

c. tahap pengembangan rancangan sebesar 25%. ➔ RP. + PPN

d. tahap rancangan detail meliputi penyusunan

rancangan gambar detail dan penyusunan Rencana Kerja dan Syarat (RKS), serta Rencana Anggaran Biaya (RAB)

sebesar 25% ➔ RP. + PPN e. tahap pelelangan penyedia jasa pelaksanaan konstruksi

sebesar 5% ➔ RP. + PPN

f. tahap pengawasan berkala sebesar 15% ➔ RP + PPN

(67)

PENAWARAN DI NEGOSIASI

 HPS RP 633.809.000

(68)

HARGA KONTRAK RP 620 JUTA

 Pembayaran biaya perencanaan teknis didasarkan pada pencapaian prestasi atau kemajuan perencanaan setiap tahapan yang meliputi:

a. tahap konsepsi perancangan sebesar 10%; ➔ RP 62 JT

b. tahap pra rancangan sebesar 20%; ➔ RP 124 JT

c. tahap pengembangan rancangan sebesar 25% ➔ RP. 155 JT

d. tahap rancangan detail meliputi penyusunan rancangan gambar detail dan penyusunan Rencana Kerja dan Syarat (RKS), serta Rencana Anggaran Biaya (RAB) sebesar 25%

➔ RP. 155 JT

e. tahap pelelangan penyedia jasa pelaksanaan konstruksi sebesar 5% ➔ RP. 31 JT

f. tahap pengawasan berkala sebesar 15% ➔ RP 93 JT

========== TOTAL 620.000.000 ( termasuk PPN)

(69)

Audit kontrak lumsum ?

 Per LKPP 9 tahun 2018

 Dalam Kontrak Lumsum pembayaran dengan jumlah harga pasti dan tetap, senilai dengan harga yang dicantumkan dalam Kontrak tanpa memperhatikan rincian biaya.

 Pembayaran berdasarkan produk/keluaran seperti laporan kajian, gambar desain atau berdasarkan hasil/tahapan pekerjaan yang dilaksanakan.

(70)

TENAGA AHLI UNTUK PENGAWASAN

PEKERJAAN KONS

 SURAT EDARAN NOMOR 21/SE/M/2019 TENTANG STANDAR SUSUNAN TENAGA AHLI UNTUK PENGAWASAN PEKERJAAN KONSTRUKSI MELALUI PENYEDIA JASA

(71)

HPS KONSULTAN PENGAWAS

PAKET PEKERJAAN : Konsultan pengawasan gedung kantor DPRD kab. Tangerang Selatan

Lokasi : Tangerang Selatan

Anggaran :

Instansi Pengguna anggaran : Kode Kegiatan / Kode Rekening :

waktu 7 bulan

No. uraian jumlah jumlah volume satuan harga jumlah

orang

-barang bulan satuan

1 2 3 4 5 6 7 8

A BIAYA LANGSUNG PERSONIL 722.114.750

1Supervisor Engineer ( SE ) 1 7 7 org / bln 28.797.250 201.580.750

2Tenaga ahli bangunan gedung 1 7 7 org / bln 20.407.500 142.852.500

3Tenaga ahli arsitek 1 4 4 org / bln 20.407.500 81.630.000

4Tenaga ahli Mekanikal 1 2 2 org / bln 17.686.500 35.373.000

5Tenaga ahli elektrikal 1 2 2 org / bln 17.686.500 35.373.000

6Tenaga ahli manajemen mutu 1 7 7 org / bln 17.686.500 123.805.500

7operator komputer 2 7 14 org / bln 5.000.000 70.000.000

(72)

B BIAYA LANGSUNG NON PERSONIL 169.700.000

Biaya sewa kantor 87.500.000

1Sewa Kantor 1 7 7unit / bln 2.500.000 17.500.000

2ATK 1 7 7unit / bln 2.000.000 14.000.000

3sewa laptop 3 7 21unit / bln 1.500.000 31.500.000

4sewa printer A3 1 7 7unit / bln 500.000 3.500.000

5sewa printer A4 2 7 14unit / bln 500.000 7.000.000

6biaya komunikasi ( telp/ fax / hp ) 1 7 7unit / bln 2.000.000 14.000.000

sewa kendaraan 75.600.000

1sewa kendaraan roda4 3 7 21unit / bln 1.200.000 25.200.000

2sewa kendaraan roda2 1 7 7unit / bln 7.200.000 50.400.000

biaya pelaporan 6.600.000

1laporan bulanan 7 5 35buku 100.000 3.500.000

2laporan akhir 3 5 15buku 100.000 1.500.000

3dokumen 1 1buku 100.000 100.000

4hard disk 1 1unit 1.500.000 1.500.000

JUMLAH 891.814.750

PPN 89181475

(73)

PEMBAYARan kontrak konsultan

pengawas konstruksi gedung

(74)

PRESTASI KONSTRUKSI CEPAT SELESAI

ATAU LAMBAT SELESAI ?

(75)
(76)

CATATAN

YANG PENTING KEUNTUNGAN

JANGAN SAMPAI DOBEL ATAU TIDAK ADA

(77)

PPK mendokumentasikan data riwayat dan informasi

pendukung dalam rangka penyusunan HPS.

Dalam penyusunan HPS dapat merujuk kepada buku

informasi Unit Kompetensi 06: Menyusun Harga

Perkiraan dari modul pelatihan berbasis kompetensi

Pengadaan

Barang/Jasa

Pemerintah

berdasarkan

SKKNI 2016

(78)

Reviu HPS oleh pokja pemilihan

Reviu HPS untuk memastikan bahwa nilai HPS telah cukup dan sesuai

dengan spesifikasi teknis/KAK dan ruang lingkup pekerjaan.

Reviu HPS dapat dilakukan menggunakan perkiraan biaya/RAB yang

telah disusun pada tahap perencanaan pengadaan, data/informasi pasar

terkini, dan dengan cara membandingkan

pekerjaan yang sama pada

paket

yang

berbeda

atau

memeriksa

apakah

komponen/unsur

pembayaran pada uraian pekerjaan telah

sesuai dengan spesifikasi

teknis/KAK dan ruang lingkup pekerjaan.

Pokja Pemilihan juga memeriksa apakah HPS sudah

memperhitungkan

kewajiban

perpajakan/cukai/asuransi/SMK3

atau

biaya

lain

yang

dipersyaratkan dalam pelaksanaan pekerjaan.

(79)

LOGO

Referensi

Dokumen terkait

mengadili pada tingkat pertama dan terkahir dan putusannya bersifat final untuk menguji Undang-undang terhadap Undang-Undang Dasar, memutus sengketa kewenangan

Penggunaan serbuk FeNi juga dilakukan penelitian oleh Huang (Huang, B., dkk 2003) yang menyatakan bahwa pemilihan sistem pengikat (binder) pada feedstocks dengan

Namun, melalui gerak tubuh para penari juga tetap mampu menampakan persona masing-masing diri karena dalam proses perekaman penulis tidak membatasi genre apa yang dipilih

Berdasarkan ulasan tersebut dapat disimpulkan bahwa LoC internal mendorong seseorang untuk giat belajar, mandiri, memiliki cita-cita, merasa tertantang dengan

Dari penelitian Darwis dan Nur tahun 2003 mengenai Perspektif Agribisnis Kakao di Sulawesi Tenggara juga menyimpulkan bahwa tidak ada perbedaan harga antara biji kakao

Hasil penelitian Gerungan (2016) melaporkan faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian Intra Uterine Fetal Death (IUFD) Di RS UP Prof Dr.R.D.Kandou Manado didapatkan

Sehingga laba perusahaan yang menerapkan prinsi-p akuntansi konservatif akan memiliki daya prediksi yang lebih rendah dari pada laba perusahaan yang menerapkan

Dalam prinsipnya pendapatan pada konsinyasi diakui saat penjualan terhadap barang- barang konsinyasi dilakukan oleh konsinyi kepada pihak ketiga. Jika konsinyor membutuhkan