• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV DATA HASIL PENELITIAN. Data atribut-atribut produk akhir Kue Mochi Lampion Kaswari Sukabumi dapat dilihat sebagai beriku:

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB IV DATA HASIL PENELITIAN. Data atribut-atribut produk akhir Kue Mochi Lampion Kaswari Sukabumi dapat dilihat sebagai beriku:"

Copied!
64
0
0

Teks penuh

(1)

41 4.1 Data Hasil Penelitian

4.1.1 Data Produk Akhir

Data atribut-atribut produk akhir Kue Mochi Lampion Kaswari Sukabumi dapat dilihat sebagai beriku:

1. Bentuk Mochi adalah bulat

2. Dimensi ukuran Mochi dengan diameter 2 cm 3 cm. 3. Warna Mochi adalah putih, hijau merah dan sesuai rasa

4. Rasa Mochi adalah kacang original, rasa mocca, strawberry, durian, mangga, pisang ambon, wijen, keju, blueberry, jeruk, melon dan mixed with kacang

5. Aroma Mochi adalah pandan, vanilla dan sesuai rasa 6. Tekstur Mochi adalah kenyal dan lembut

7. Harga Mochi adalah Rp. 25.000 – Rp. 30.000 per 5 kemasan Mochi 8. Dimensi ukuran kemasan yaitu:

· Panjang : 10 cm, 25 cm · Lebar : 10 cm, 15 cm · Tinggi : 10 cm, 10 cm

(2)

4.1.2 Rekapitulasi Kuisioner Terbuka

Hasil rekapitualsi kuisioner terbuka merupakan hasil dari pengisian kuisioner keinginan pelanggan terhadap Mochi Lampion Kaswari Sukabumi yang dilakukan oleh 100 responden yaitu pria dan wanita dewasa (usia 17 s.d. 35 tahun) di wilayah Sukabumi, Bogor dan Depok. Dalam kuisioner terbuka terdapat 9 atribut Mochi yang ditanyakan kepada responden, yaitu:

1. Bentuk 2. Ukuran 3. Warna 4. Rasa 5. Aroma 6. Tekstur 7. Harga 8. Ukuran Kemasan 9. Bentuk Kemasan

Adapun rekapitulasi pada atribut-atribut Mochi Lampion Kaswari Sukabumi dapat dilihat pada Tabel 4.1

Tabel 4.1 Rekapitulasi Kuisioner Terbuka (Keinginan Konsumen terhadap Mochi)

No Atribut Jumlah

Responden Keterangan Primer Sekunder Tersier

1 Desain Bentuk Mochi

Bulat 57 Modus

Kotak 11

Lonjong 6

Hewan & Buah 10

Apa saja/Bebas 7

(3)

Tabel 4.1 Rekapitulasi Kuisioner Terbuka (Keinginan Konsumen terhadap Mochi) (Lanjutan)

No Atribut Jumlah

Responden Keterangan Primer Sekunder Tersier

1 Desain

Warna Mochi

Sesuai Rasa 41 Modus

Putih 14 Hijau 20 Merah 25 Aroma Mochi Vanilla 23 Pandan 27

Sesuai Rasa 50 Modus

Tekstur Mochi

Kenyal 21

Lembut 20

Kenyal & Lembut 59 Modus

Rasa Mochi

Mixed With Kacang 31 Modus

Original Kacang 12 Strawberry 5 Coklat 13 Keju 20 Durian 14 Abon 3 Kacang Ijo 2 Bentuk Kemasan

Kotak Dari Bambu 48 Modus

Kotak Dari Kardus 25

Toples Bulat 21 Tabung 6 2 Dimensi Ukuran Mochi (Diameter) 1 cm 3 2 cm 32 3 cm 43 Modus 4 cm 6 5 cm 3 Ukuran sekarang 13

(4)

Tabel 4.1 Rekapitulasi Kuisioner Terbuka (Keinginan Konsumen terhadap Mochi) (Lanjutan)

No Atribut Jumlah

Responden Keterangan Primer Sekunder Tersier

2 Dimensi Ukuran Kemasan (PxLxT) 15 cm x 10 cm x 5cm 16 10 cm x 10 cm x 10cm 31 20 cm x 10 cm x 5cm 39 Modus Ukuran sekarang 14 3 Kualitas Harga Lebih Kecil 25.000 6 25.000-30.000 51 Modus 30.000-35.000 25 35.000-40.000 18

Rekapitulasi modus atribut dari produk Mochi dapat dilihat pada Tabel 4.2 sebagai berikut:

Tabel 4.2 Rekapitulasi Modus Atribut

No Atribut Hasil yang dipilih

1 Bentuk Mochi Bulat

2 Warna Mochi Sesuai Rasa

3 Aroma Mochi Sesuai Rasa

4 Tekstur Mochi Kenyal dan Lembut

5 Rasa Mochi Mixed with Kacang

6 Bentuk Kemasan Kotak dari Bambu 7 Ukuran Mochi (Diameter) 3 cm

8 Ukuran Kemasan (PxLxT) 20 cm x 10 cm x 5 cm 9 Harga Mochi (Rp) 25.000 – 30.000

(5)

4.1.3 Modus Kuesioner Tertutup Untuk Setiap Atribut Produk

Dari kuesioner tertutup maka dapat diperoleh modus kepentingan Mochi dan kepuasan Mochi Lampion Kaswari Sukabumi dan Mochi Pesaing dari setiap atribut produk Mochi. Modus yang diperoleh untuk kuesioner tertutup untuk produk Mochi adalah pada Tabel 4.3 dan Tabel 4.4

Tabel 4.3 Modus Kepentingan Atribut Produk Mochi Lampion Kaswari Sukabumi

No Atribut Tingkat

Kepentingan

Primer Sekunder Tersier

1 Desain

Bentuk Mochi Bulat 3

Warna Mochi Sesuai Rasa 3

Aroma Mochi Sesuai Rasa 4

Tekstur Mochi Kenyal dan Lembut 4

Rasa Mochi Mixed with Kacang 4

Bentuk Kemasan Kotak dari Bambu 3

2 Dimensi Ukuran Mochi (Diameter) 3 cm 3 Ukuran Kemasan (PxLxT) 20 cm x 10 cm x 5 cm 3 3 Kualitas Harga Mochi (Rp) 25.000 – 30.000 3

Keterangan:

1: Sangat tidak penting 2: Tidak penting 3: Penting 4: Sangat Penting

(6)

Tabel 4.4 Modus Kepuasan Atribut Produk Mochi Lampion Kaswari Sukabumi (MLKS), Pesaing A, Pesaing B dan Pesaing C

No Atribut Tingkat Kepuasan Konsumen

Primer Sekunder MLKS A B C 1 Desain Bentuk Mochi 3 3 3 3 Warna Mochi 3 3 3 3 Aroma Mochi 4 3 3 3 Tekstur Mochi 4 3 3 3 Rasa Mochi 4 3 3 3 Bentuk Kemasan 3 3 3 3 2 Dimensi Ukuran Mochi (Diameter) 3 3 3 3 Ukuran Kemasan (PxLxT) 3 3 3 3

3 Kualitas Harga Mochi (Rp) 3 3 3 3

Keterangan:

1: Sangat tidak puas 2: Tidak puas 3: Puas 4: Sangat Puas

4.1.4 Kuisioner AHP

Setelah dilakukan penyebaran kuisioner AHP kepada 10 responden yang merupakan orang yang mengetahui spesifikasi dari produk Mochi Lampion Kaswari Sukabumi, dibuat rekapitulasi untuk masing-masing level atribut dari Mochi. Untuk kuisioner AHP ini teknik sampling yang digunakan yaitu

(7)

rekapitulasi ini kemudian akan digunakan dalam perhitungan bobot prioritas dari

point rating pada pengolahan data khususnya pada evaluasi alternatif. 1) Level 1

Matriks banding berpasangan (pairwise comparison) antar elemen Mochi dan kemasan Mochi pada level 1 dapat dilihat pada Tabel 4.5 dan Tabel 4.6 Tabel 4.5 Matriks Pairwise Comparison Antar Elemen Mochi Level 1

Responden 1

Elemen Desain Dimensi Kualitas

Desain 1 7 1/5

Dimensi 1/7 1 1/5

Kualitas 5 5 1

Responden 2

Elemen Desain Dimensi Kualitas

Desain 1 9 1/5

Dimensi 1/5 1 1/7

Kualitas 5 7 1

Responden 3

Elemen Desain Dimensi Kualitas

Desain 1 5 1/5

Dimensi 1/5 1 1/5

Kualitas 5 5 1

Responden 4

Elemen Desain Dimensi Kualitas

Desain 1 7 1/5

Dimensi 1/7 1 1/5

Kualitas 5 5 1

Responden 5

Elemen Desain Dimensi Kualitas

Desain 1 9 1/9

Dimensi 1/7 1 1/5

(8)

Tabel 4.5 Matriks Pairwise Comparison Antar Elemen Mochi Level 1 (Lanjutan)

Responden 6

Elemen Desain Dimensi Kualitas

Desain 1 7 1/3

Dimensi 3 1 1/3

Kualitas 3 3 1

Responden 7

Elemen Desain Dimensi Kualitas

Desain 1 5 1/7

Dimensi 1/5 1 1/5

Kualitas 7 5 1

Responden 8

Elemen Desain Dimensi Kualitas

Desain 1 7 1/5

Dimensi 1/3 1 1/5

Kualitas 5 5 1

Responden 9

Elemen Desain Dimensi Kualitas

Desain 1 9 1/7

Dimensi 1/9 1 1/9

Kualitas 7 9 1

Responden 10

Elemen Desain Dimensi Kualitas

Desain 1 7 1/5

Dimensi 1/3 1 1/3

(9)

Tabel 4.6 Matriks Pairwise Comparison Antar Elemen Kemasan Mochi Level 1 Responden 1

Elemen Desain Dimensi

Desain 1 3

Dimensi 1/3 1

Responden 2

Elemen Desain Dimensi

Desain 1 3

Dimensi 1/3 1

Responden 3

Elemen Desain Dimensi

Desain 1 5

Dimensi 1/5 1

Responden 4

Elemen Desain Dimensi

Desain 1 3

Dimensi 1/3 1

Responden 5

Elemen Desain Dimensi

Desain 1 1/3

Dimensi 3 1

Responden 6

Elemen Desain Dimensi

Desain 1 1/5

Dimensi 5 1

Responden 7

Elemen Desain Dimensi

Desain 1 3

Dimensi 1/3 1

Responden 8

Elemen Desain Dimensi

Desain 1 7

(10)

Tabel 4.6 Matriks Pairwise Comparison Antar Elemen Kemasan Mochi Level 1 (Lanjutan)

Responden 9

Elemen Desain Dimensi

Desain 1 3

Dimensi 1/3 1

Responden 10

Elemen Desain Dimensi

Desain 1 1/5

Dimensi 5 1

2) Level 2

a. Unsur-unsur dari Elemen Desain

Untuk rekapitulasi kuisioner AHP untuk level 2 ini dijabarkan berdasarkan matriks perbandingan unsur-unsur dari elemen desain, dimensi, dan kualitas. Dan pada Tabel 4.7 terdapat rekapitulasi kuisioner AHP untuk Pairwise

Comparison antar unsur dari elemen desain.

Tabel 4.7. Matriks Pairwise Comparison Antar Unsur dari Elemen Desain Level II

Responden 1

Unsur Bentuk Warna Rasa Aroma Tekstur

Bentuk 1 1/5 1/9 1/5 1/3

Warna 5 1 1/7 1/5 1/5

Rasa 9 7 1 7 5

Aroma 5 5 1/7 1 1/3

(11)

Tabel 4.7. Matriks Pairwise Comparison Antar Unsur dari Elemen Desain (Lanjutan)

Responden 2

Unsur Bentuk Warna Rasa Aroma Tekstur

Bentuk 1 1/3 1/7 1/7 1/5 Warna 3 1 1/3 1/7 1/5 Rasa 7 3 1 7 5 Aroma 5 7 1/7 1 1/3 Tekstur 5 5 1/5 3 1 Responden 3

Unsur Bentuk Warna Rasa Aroma Tekstur

Bentuk 1 3 1/7 3 1/7 Warna 1/3 1 1/7 1/3 1/3 Rasa 7 5 1 5 5 Aroma 1/3 3 1/5 1 1/5 Tekstur 7 3 1/5 5 1 Responden 4

Unsur Bentuk Warna Rasa Aroma Tekstur

Bentuk 1 3 1/7 5 1/7 Warna 1/3 1 1/5 1/5 1/5 Rasa 7 5 1 7 5 Aroma 1/5 5 1/7 1 1/7 Tekstur 7 5 1/5 7 1 Responden 5

Unsur Bentuk Warna Rasa Aroma Tekstur

Bentuk 1 7 1/9 1/5 1/7

Warna 1/7 1 1/7 1/3 1/7

Rasa 9 7 1 7 7

Aroma 5 3 1/7 1 1/5

(12)

Tabel 4.7. Matriks Pairwise Comparison Antar Unsur dari Elemen Desain (Lanjutan)

Responden 6

Unsur Bentuk Warna Rasa Aroma Tekstur

Bentuk 1 5 1/9 3 1/7 Warna 1/5 1 1/7 1/3 1/5 Rasa 9 7 1 5 5 Aroma 1/3 3 1/5 1 1/3 Tekstur 7 5 1/5 3 1 Responden 7

Unsur Bentuk Warna Rasa Aroma Tekstur

Bentuk 1 3 1/7 3 1/5 Warna 1/3 1 1/7 1/3 1/3 Rasa 7 7 1 7 7 Aroma 1/3 3 1/7 1 1/3 Tekstur 5 3 1/7 3 1 Responden 8

Unsur Bentuk Warna Rasa Aroma Tekstur

Bentuk 1 5 1/9 1/7 1/7 Warna 1/5 1 1/7 1/3 1/5 Rasa 9 7 1 7 7 Aroma 7 3 1/7 1 1/5 Tekstur 7 5 1/7 5 1 Responden 9

Unsur Bentuk Warna Rasa Aroma Tekstur

Bentuk 1 3 1/7 1/5 1/3

Warna 1/3 1 1/7 1/3 1/3

Rasa 7 7 1 7 7

Aroma 5 3 1/7 1 1/5

(13)

Tabel 4.7. Matriks Pairwise Comparison Antar Unsur dari Elemen Desain (Lanjutan)

Responden 10

Unsur Bentuk Warna Rasa Aroma Tekstur

Bentuk 1 1/7 1/7 1/5 1/5 Warna 7 1 1/7 1/3 1/5 Rasa 7 7 1 7 7 Aroma 5 3 1/7 1 1/5 Tekstur 5 5 1/7 5 1 3) Level 3

Matriks banding berpasangan (pairwise comparison) antar unsur atribut primer dari unsur atribut sekunder Mochi daripada level 3 dapat dilihat pada Tabel 4.8.

Tabel 4.8. Matriks Pairwise Comparison Level III

Responden 1

Unsur Bulat Sesuai Rasa (W) Mixed With Kacang Sesuai Rasa (A) Kenyal dan Lembut Bulat 1 1/3 1/5 1/3 1/5 Sesuai Rasa (W) 3 1 1/3 1 1/3 Mixed With Kacang 5 3 1 3 5

Sesuai Rasa (A) 3 1 1/3 1 1/3

Kenyal dan

(14)

Tabel 4.8. Matriks Pairwise Comparison Level 3 (Lanjutan)

Responden 2

Unsur Bulat Sesuai Rasa (W) Mixed With Kacang Sesuai Rasa (A) Kenyal dan Lembut Bulat 1 1/5 1/7 1/5 1/5 Sesuai Rasa (W) 5 1 1/5 1 3 Mixed With Kacang 7 5 1 5 5

Sesuai Rasa (A) 5 1 1/5 1 3

Kenyal dan

Lembut 5 1/3 1/5 1/3 1

Responden 3

Unsur Bulat Sesuai Rasa (W) Mixed With Kacang Sesuai Rasa (A) Kenyal dan Lembut Bulat 1 3 1/5 3 1/3 Sesuai Rasa (W) 1/3 1 1/5 1 1/3 Mixed With Kacang 5 5 1 5 7

Sesuai Rasa (A) 1/3 1 1/5 1 1/3

Kenyal dan

Lembut 3 3 1/7 3 1

Responden 4

Unsur Bulat Sesuai Rasa (W) Mixed With Kacang Sesuai Rasa (A) Kenyal dan Lembut Bulat 1 1/5 1/9 1/5 1/7 Sesuai Rasa (W) 5 1 1/9 1 5 Mixed With Kacang 9 9 1 9 7

Sesuai Rasa (A) 5 1 1/9 1 5

Kenyal dan

(15)

Tabel 4.8. Matriks Pairwise Comparison Level 3 (Lanjutan)

Responden 5

Unsur Bulat Sesuai Rasa (W) Mixed With Kacang Sesuai Rasa (A) Kenyal dan Lembut Bulat 1 1/5 1/9 1/5 1/3 Sesuai Rasa (W) 5 1 1/7 1 3 Mixed With Kacang 9 7 1 7 5

Sesuai Rasa (A) 5 1 1/7 1 3

Kenyal dan

Lembut 3 1/3 1/5 1/3 1

Responden 6

Unsur Bulat Sesuai Rasa (W) Mixed With Kacang Sesuai Rasa (A) Kenyal dan Lembut Bulat 1 1/3 1/7 1/3 1/5 Sesuai Rasa (W) 3 1 1/7 1 1/5 Mixed With Kacang 7 7 1 7 5

Sesuai Rasa (A) 3 1 1/7 1 1/5

Kenyal dan

Lembut 5 5 1/5 5 1

Responden 7

Unsur Bulat Sesuai Rasa (W) Mixed With Kacang Sesuai Rasa (A) Kenyal dan Lembut Bulat 1 3 1/9 3 1/5 Sesuai Rasa (W) 1/3 1 1/7 1 3 Mixed With Kacang 9 7 1 7 7

Sesuai Rasa (A) 1/3 1 1/7 1 3

Kenyal dan

(16)

Tabel 4.8. Matriks Pairwise Comparison Level 3 (Lanjutan)

Responden 8

Unsur Bulat Sesuai Rasa (W) Mixed With Kacang Sesuai Rasa (A) Kenyal dan Lembut Bulat 1 1/3 1/7 1/3 1/5 Sesuai Rasa (W) 3 1 1/5 1 1/3 Mixed With Kacang 7 5 1 5 5

Sesuai Rasa (A) 3 1 1/5 1 1/3

Kenyal dan

Lembut 5 3 1/5 3 1

Responden 9

Unsur Bulat Sesuai Rasa (W) Mixed With Kacang Sesuai Rasa (A) Kenyal dan Lembut Bulat 1 1/3 1/7 1/3 1/5 Sesuai Rasa (W) 3 1 1/7 1 5 Mixed With Kacang 7 7 1 7 7

Sesuai Rasa (A) 3 1 1/7 1 5

Kenyal dan

Lembut 5 1/5 1/7 1/5 1

Responden 10

Unsur Bulat Sesuai Rasa (W) Mixed With Kacang Sesuai Rasa (A) Kenyal dan Lembut Bulat 1 1/5 1/9 1/5 1/5 Sesuai Rasa (W) 5 1 1/9 1 1/3 Mixed With Kacang 9 9 1 9 9

Sesuai Rasa (A) 5 1 1/9 1 1/3

Kenyal dan

(17)

4.1.5 Uji Kecukupan Data

1) Uji Kecukupan Data Kepentingan Konsumen Terhadap Mochi Lampion Kaswari Sukabumi

Uji kecukupan data dilakukan dengan menggunakan rumus sebagai berikut: N’ = [ ∑ (∑ ) ∑ ] 2 Dimana : k = 2 : s = 5% = 0,05 Contoh: N’ = [ , ( ) ( ) ]2 = 38,8 = 39

Dari hasil perhitungan uji kecukupan data kepentingan konsumen terhadap Mochi Lampion Kaswarin Sukabumi diperoleh hasil seperti yang terdapat pada Tabel 4.9 berikut:

Tabel 4.9 Uji Kecukupan Data Kepentingan Konsumen Terhadap Mochi Lampion Kaswari Sukabumi

No Atribut N N’ Keterangan

1 Bentuk Mochi 100 39 Data Cukup

2 Ukuran Mochi 100 46 Data Cukup

3 Warna Mochi 100 52 Data Cukup

4 Rasa Mochi 100 29 Data Cukup

5 Aroma Mochi 100 47 Data Cukup

6 Tekstur Mochi 100 37 Data Cukup

7 Harga Mochi 100 55 Data Cukup

8 Ukuran Kemasan 100 59 Data Cukup

(18)

2) Uji Kecukupan Data Kepuasan Konsumen Terhadap Mochi Lampion Kaswari Sukabumi (MLKS) , Pesaing A, Pesaing B, dan Pesaing C

Uji kecukupan data kepuasan konsumen dilakukan dengan menggunakan rumus sebagai berikut:

N’ = [ ∑ (∑ ) ∑ ] 2 Dimana : k = 2 : s = 5% = 0,05 Contoh: N’ = [ , ( ) ( ) ]2 = 59,6 = 60

Dari hasil perhitungan uji kecukupan data kepuasan konsumen terhadap Mochi diperoleh hasil seperti yang terdapat pada Tabel 4.10 berikut:

Tabel 4.10 Uji Kecukupan Data Kepuasan Konsumen terhadap Mochi

No Atribut N N’ Keterangan

MLKS A B C

1 Bentuk Mochi 100 34 47 44 52 Data Cukup 2 Ukuran Mochi 100 43 61 59 55 Data Cukup

3 Warna Mochi 100 53 47 50 46 Data Cukup

4 Rasa Mochi 100 29 36 43 46 Data Cukup

5 Aroma Mochi 100 47 42 62 56 Data Cukup

6 Tekstur Mochi 100 38 53 57 60 Data Cukup

7 Harga Mochi 100 57 77 77 72 Data Cukup

8 Ukuran Kemasan

100 59 67 62 68 Data Cukup

(19)

4.1.6 Uji Keseragaman Data

Uji keseragaman data dilakukan dengan menggunakan software SPSS dengan Uji Levene statistics.

1) Uji Keseragaman Data Kepentingan Konsumen Terhadap Mochi Lampion Kaswari Sukabumi

Uji keseragaman data kepentingan konsumen terhadap Mochi Lampion Kaswarin Sukabumi terdapat pada Tabel 4.11 berikut:

Tabel 4.11 Uji Keseragaman Data Kepentingan Konsumen Terhadap Mochi Lampion Kaswari Sukabumi

No Atribut Significance Level Levene

Statistics Keterangan

1 Bentuk Mochi 0,05 0,159 Data Seragam

2 Ukuran Mochi 0,05 1,068 Data Seragam

3 Warna Mochi 0,05 0,840 Data Seragam

4 Rasa Mochi 0,05 0,090 Data Seragam

5 Aroma Mochi 0,05 0,980 Data Seragam

6 Tekstur Mochi 0,05 0,158 Data Seragam

7 Harga Mochi 0,05 1,278 Data Seragam

8 Ukuran

Kemasan 0,05 2,025 Data Seragam

9 Bentuk

Kemasan 0,05 0,491 Data Seragam

Sumber: SPSS 17

2) Uji Keseragaman Data Kepuasan Konsumen Terhadap Mochi Lampion Kaswari (MLKS), Pesaing A, Pesaing B, dan Pesaing C

Uji keseragaman data kepuasan konsumen terhadap Mochi terdapat pada Tabel 4.12 berikut:

(20)

Tabel 4.12 Uji Keseragaman Data Kepuasan Konsumen Terhadap Mochi No Atribut Significance Level Levene Statistics Keterangan MLKS A B C 1 Bentuk Mochi 0,05 11,090 0,240 0,329 1,260 Data Seragam 2 Ukuran Mochi 0,05 13,763 0,544 0,241 1,870 Data Seragam 3 Warna Mochi 0,05 1,151 0,094 1,349 0,587 Data Seragam 4 Rasa Mochi 0,05 1,389 0,081 2,397 1,072 Data Seragam 5 Aroma Mochi 0,05 1,759 0,162 0,140 0,692 Data Seragam 6 Tekstur Mochi 0,05 1,557 0,070 0,645 0,157 Data Seragam 7 Harga Mochi 0,05 3,726 0,123 0,301 0,080 Data Seragam 8 Ukuran Kemasan 0,05 1,003 0,123 0,839 0,064 Data Seragam 9 Bentuk Kemasan 0,05 2,706 1,137 0,498 0,741 Data Seragam Sumber: SPSS 17

4.1.7 Uji Kenormalan Data

Uji kenormalan data dilakukan dengan menggunakan software SPSS dengan Uji Kolmogorov-Smirnov.

1) Uji Kenormalan Data Kepentingan Konsumen Terhadap Mochi Lampion Kaswari Sukabumi

Uji kenormalann data kepentingan konsumen terhadap Mochi Lampion Kaswari Sukabumi terdapat pada Tabel 4.13 berikut:

(21)

Tabel 4.13 Uji Kenormalan Data Kepentingan Konsumen Terhadap Mochi Lampion Kaswari Sukabumi

No Atribut Tingkat Kepentingan Kolmogorov - Smirnov True Significance Keterangan 1 Bentuk

Mochi 3 0,200 0,05 Data Normal

2 Ukuran

Mochi 3 0,200 0,05 Data Normal

3 Warna

Mochi 3 0,200 0,05 Data Normal

4 Rasa Mochi 4 0,200 0,05 Data Normal

5 Aroma

Mochi 4 0,200 0,05 Data Normal

6 Tekstur

Mochi 4 0,200 0,05 Data Normal

7 Harga Mochi 3 0,200 0,05 Data Normal

8 Ukuran

Kemasan 3 0,200 0,05 Data Normal

9 Bentuk

Kemasan 3 0,200 0,05 Data Normal

Sumber: SPSS 17

2) Uji Kenormalan Data Kepuasan Konsumen Terhadap Mochi Lampion Kaswari Sukabumi

Uji kenormalan data kepuasan konsumen terhadap Mochi Lampion Kaswari Sukabumi terdapat pada Tabel 4.14 berikut:

Tabel 4.14 Uji Kenormalan Data Kepuasan Konsumen Terhadap Mochi Lampion Kaswari Sukabumi No Atribut Tingkat Kepuasan Kolmogorov - Smirnov True Significance Keterangan

1 Bentuk Mochi 3 0,200 0,05 Data Normal

(22)

Tabel 4.14 Uji Kenormalan Data Kepuasan Konsumen Terhadap Mochi Lampion Kaswari Sukabumi (Lanjutan)

No Atribut Tingkat Kepuasan Kolmogorov - Smirnov True Significance Keterangan 3 Warna

Mochi 3 0,200 0,05 Data Normal

4 Rasa Mochi 4 0,200 0,05 Data Normal

5 Aroma

Mochi 4 0,200 0,05 Data Normal

6 Tekstur

Mochi 4 0,200 0,05 Data Normal

7 Harga Mochi 3 0,200 0,05 Data Normal

8 Ukuran

Kemasan 3 0,200 0,05 Data Normal

9 Bentuk

Kemasan 3 0,200 0,05 Data Normal

Sumber: SPSS 17

3) Uji Kenormalan Data Kepuasan Konsumen Terhadap Mochi Pesaing A, Pesaing B, dan Pesaing C

Uji kenormalan data kepentingan konsumen terhadap Mochi Pesaing A, Pesaing B, dan Pesaing C terdapat pada Tabel 4.15 berikut:

Tabel 4.15 Uji Kenormalan Data Kepuasan Konsumen Terhadap Mochi Pesaing A, Pesaing B, dan Pesaing C

No Atribut Tingkat Kepuasan Kolmogorov - Smirnov True Significance Keterangan A B C 1 Bentuk

Mochi 3 3 3 0,200 0,05 Data Normal

2 Ukuran

Mochi 3 3 3 0,200 0,05 Data Normal

3 Warna

(23)

Tabel 4.15 Uji Kenormalan Data Kepuasan Konsumen Terhadap Mochi Pesaing A, Pesaing B, dan Pesaing C (Lanjutan)

No Atribut Tingkat Kepuasan Kolmogorov - Smirnov True Significance Keterangan A B C

4 Rasa Mochi 3 3 3 0,200 0,05 Data Normal

5 Aroma

Mochi 3 3 3 0,200 0,05 Data Normal

6 Tekstur

Mochi 3 3 3 0,200 0,05 Data Normal

7 Harga Mochi 3 3 3 0,200 0,05 Data Normal

8 Ukuran

Kemasan 3 3 3 0,200 0,05 Data Normal

9 Bentuk

Kemasan 3 3 3 0,200 0,05 Data Normal

Sumber: SPSS 17

4.1.8 Uji Validitas dan Reabilitas Data

Uji validitas dan reabilitas data dilakukan dengan menggunakan software SPSS dengan Uji Cronbach’s Alpha.

1) Uji Validitas dan Reabilitas Kepentingan Konsumen Terhadap Mochi Lampion Kaswari Sukabumi

Uji validitas dan reabilitas data kepentingan konsumen terhadap Mochi Lampion Kaswari Sukabumi terdapat pada Tabel 4.16 berikut:

Tabel 4.16 Uji Validitas dan Reabilitas Kepentingan Konsumen Terhadap Mochi Lampion Kaswari Sukabumi

N %

Cases Valid 100 100

Excluded 0 0

Total 100 100

(24)

Tabel 4.16 Uji Validitas dan Reabilitas Kepentingan Konsumen Terhadap Mochi Lampion Kaswari Sukabumi (Lanjutan)

Cronbach’s Alpha N of Item

0,841 9

Sumber: SPSS 17

2) Uji Validitas dan Reabilitas Kepuasan Konsumen Terhadap Mochi Lampion Kaswari Sukabumi

Uji validitas dan reabilitas data kepuasan konsumen terhadap Mochi Lampion Kaswari Sukabumi, Pesaing A, Pesaing B, dan Pesaing C terdapat pada Tabel 4.17 berikut:

Tabel 4.17 Uji Validitas dan Reabilitas Kepuasan Konsumen Terhadap Mochi Lampion Kaswari Sukabumi, Pesaing A, Pesaing B, dan Pesaing C

N % Cases Valid 100 100 Excluded 0 0 Total 100 100 Cronbach’s Alpha N of Items MLKS A B C 0,853 0,756 0,717 0,718 9 Sumber: SPSS 17

4.2 Pengolahan Data Quality Function Deployment Melalui Fase-Fase Nigel Cross

4.2.1 Klarifikasi Tujuan

Langkan ini bertujuan untuk menentukan tujuan dilakukannya pengukuran kepuasan pelanggan dan perancangan peningkatan mutu produk Mochi yang menggunakan metode pohon tujuan (Objectives Tree Method).

(25)

Adapun langkah-langkah klarifikasi tujuan adalah sebagai berikut:

1. Daftar tujuan perancangan peningkatan mutu produk Mochi Lampion Kaswari Sukabumi secara keseluruhan adalah sebagai berikut:

Bentuk Mochi : Bulat Warna Mochi : Sesuai Rasa Aroma Mochi : Sesuai Rasa

Tekstur Mochi : Kenyal dan Lembut Rasa Mochi : Mixed With Kacang Bentuk Kemasan : Kotak dari Bambu Ukuran Mochi : Diameter 3 cm Ukuran Kemasan : 20 x 10 x 5 (cm3) Harga Mochi : Rp. 25.000 – Rp. 30.000

2. Susunan daftar tujuan dari perancangan peningkatan mutu produk Mochi Lampion Kaswari Sukabumi dari level tinggi ke level rendah yang dapat dilihat pada Gambar 4.1 berikut ini:

(26)

4.2.2 Penetapan Fungsi

Tujuan dari penetapan fungsi ini adalah untuk menetapkan fungsi-fungsi yang diperlukan dan batas-batas sistem rancangan produk yang baru. Untuk itu digunakan metode analisis fungsi yang menggambarkan sistem input – output dari proses pembuatan produk Mochi Lampion Kaswari Sukabumi dengan prinsip

Black Box.

Adapun langkah-langkah penetapan fungsi adalah sebagai berikut:

1. Fungsi rancangan secara keseluruhan dengan transformasi input dan output dengan black box. Adapun black box pada pembuatan Mochi Lampion Kaswari Sukabumi dilihat pada Gambar 4.2.

(27)

2. Diagram Blok pembuatan Mochi Lampion Kaswari Sukabumi

Diagram blok ini menunjukan interaksi antara sub-sub fungsi dari Mochi Lampion Kaswari Sukabumi seperti dapat dilihat pada Gambar 4.3 berikut:

(28)

3. Komponen-komponen yang tepat untuk melaksanakan fungsi tersebut adalah a. Adonan Mochi dan Sirup yaitu tepung ketan, air, gula, garam, pasta

aroma, pasta pewarna, kompor gas, pengaduk, timbangan, wajan pendingin, pisau pemotong, dan kuali.

b. Mochi yaitu tepung sagu, adonan jadi, tenteng gepuk, kemasan. c. Kemasan yaitu kemasan kue Mochi.

4.2.3 Penetapan Kebutuhan

Selesai fungsi ditetapkan maka langkah selanjutnya adalah menetapkan kebutuhan. Langkah ini berfungsi untuk membuat spesifikasi pembuatan yang akurat yang perlu bagi desain/rancangan. Metode yang digunakan adalah performance specification model.

Adapun langkah-langkah penetapan kebutuhan pada produk Mochi Lampion Kaswari Sukabumi adalah:

1. Membuat level generalitas yang berbeda-beda dari solusi rancangan yang dapat diterapkan.

Produk alternatif yaitu produk Mochi dengan desain yang menarik dan enak

Jenis produk:

a. Bentuk Mochi yang lebih menarik b. Rasa Mochi yang lebih enak

c. Produk terbuat dari bahan yang berkualitas d. Harga yang terjangkau

Fungsi spesifikasi:

a. Bentuk Mochi : Bulat b. Warna Mochi : Sesuai Rasa c. Aroma Mochi : Sesuai Rasa

(29)

e. Rasa Mochi : Mixed With Kacang f. Bentuk Kemasan : Kotak dari Bambu g. Ukuran Mochi : Diameter 3 cm h. Ukuran Kemasan : 20 x 10 x 5 (cm3) i. Harga Mochi : Rp. 25.000 – Rp. 30.000 2. Menentukan level generalitas untuk dioperasikan

a. Produk Mochi memiliki desain yang menarik b. Produk memiliki harga yang ekonomis

3. Mengidentifikasi performansi atribut produk yang diperlukan. Hasil analisa dengan 5W terhadap produk Mochi, yaitu:

What (Apa) : Produk yang akan dibuat adalah kue Mochi Lampion Kaswari Sukabumi.

Who (Siapa) : Mochi Lampion Kaswari Sukabumi ini ditujukan untuk laki-laki/perempuan dari semua kalangan.

Why (Mengapa) : Produk ini dibuat karena adanya permintaan konsumen terhadap kue Mochi dengan desain yang lebih menarik dan enak daripada yang sudah ada dipasaran.

Where (Dimana) : Mochi Lampion Kaswari Sukabumi dapat diperoleh di Gg. Kaswari Sukabumi dan dapat dimakan dimanapun sebagai cemilan.

When (Kapan) : Mochi Lampion Kaswari Sukabumi dapat dikonsumsi setiap saat.

How (bagaimana) : Mochi Lampion Kaswari Sukabumi dibuat dengan proses pengadonan (pengulenan) tepung ketan dengan bahan sirup didalam kuali sampai tercampur rata yang kemudian di potong dan dibentuk setelah di isi dengan bahan isian dan dilumuri dengan tepung sagu yang telah dimatangkan sebelunya.

4. Menetapkan peformansi kebutuhan untuk setiap atribut secara lengkap

Demand (D) yaitu berasal dari pihak konsumen Wishes (W) yaitu berasal dari pihak perancang

(30)

Tabel 4.18 Spesifikasi Mochi Lampion Kaswari Sukabumi

No Perubahan D/W Syarat

1 W Bentuk Mochi adalah bulat

2 W Warna Mochi adalah sesuai rasa

3 W Aroma Mochi adalah sesuai rasa

4 W Tekstur Mochi adalah kenyal dan lembut

5 W Rasa Mochi adalah mixed with kacang

6 W Bentuk Kemasan adalah kotak dari bambu

7 W Ukuran Mochi dengan diameter 3cm

8 D Ukuran Kemasan dengan 20x10x5 cm3

9 W Harga Mochi adalah Rp.25.000-Rp.30.000

4.2.4 Penentuan Karakteristik

Penentuan karakteristik ini bertujuan untuk mengetahui selera konsumen terhadap produk yaitu produk Mochi Lampion Kaswari Sukabumi. Hal ini dapat dilakukan dengan metode Quality Function Deployment (QFD) yaitu menerjemahkan selera konsumen kedalam bentuk atribut-atribut produk yang disesuaikan dengan karakteristik teknik.

Langkah-langkah penentuan karakteristk dengan metoda QFD terhadap perancangan peningkatan mutu produk Mochi Lampion Kaswari Sukabumi adalah:

1. Mengidentifikasi keinginan konsumen kedalam bentuk atribut produk

Pada tahap ini diuji mengenai mengenai keinginan, tingkat kepentingan dan kepuasan konsumen terhadap produk Mochi Lampion Kaswari Sukabumi. Untuk mengetahui keinginan konsumen maka dilakukan penyebaran kuisioner melalui dua tahap yaitu:

a. Tahap I kuisioner terbuka (penyebaran kuisioner kepada 100 orang pria/wanita, usia 17 – 35 tahun di daerah Sukabumi, Bogor dan Depok). Kuisioner ini berisikan keinginan konsumen terhadap atribut-atribut produk yang telah ditentukan. Pada kuisioner ini responden diminta untuk memberikan atau memilih jawaban secara bebas mengenai atribut yang ditanyakan.

(31)

b. Tahap II kuisioner tertutup terbuka (penyebaran kuisioner kepada 100 orang pria/wanita, usia 17 – 35 tahun di daerah Sukabumi, Bogor dan Depok). Kuisner ini berisikan pertanyaan kepentingan dan kepuasan konsumen terhadap Mochi Lampion Kaswari Sukabumi. Atribut Mochi Lampion Kaswari Sukabumi yang diinginkan oleh konsumen terhadap Mochi dapat dilihat seperti pada Tabel 4.2.

2. Menentukan tingkat kepentingan relatif dari atribut produk

Penentuan tingkat kepentingan relatif atribut dilakukan dengan memberikan bobot persentase pada masing-masing atribut denga menggunakan skala prioritas. Dalam hal ini digunakan modus yang didapat dari kuisioner tertutup sesuai dengan skala likert seperti pada Tabel 4.3.

3. Mengevaluasi atribut produk Mochi Lampion Kaswari Sukabumi dengan produk Pesaing

Peformansi dari Mochi Lampion Kaswari Sukabumi dan Pesaing dianalisis dengan tingkat kepuasan konsumen terhadap produk Mochi Lampion Kaswari Sukabumi dan Pesaing. Adapun tingkat kepuasan konsumen seperti pada Tabel 4.4.

4. Menggambarkan matriks perlawanan antara atribut produk dengan karakteristik teknik

Atribut yang telah diterjemahkan kedalam Karakteristik Teknik pada tahap diatas dimasukan kedalam suatu matriks, dimana atribut diletakkan vertical pada tepi sebelah kiri sedangkan karakteristik teknik diletakkan pada tepi atas. Karakteristik teknik yang dipilih harus nyata dan dapat diukur. Adapun karakteristik teknik yang terdapat pada pembuatan Mochi Lampion Kaswari Sukabumi dapat dilihat pada Gambar 4.4 berikut:

(32)

Gambar 4.4 Matriks Perlawanan Antara Atribut Produk dengan Karakteristik Teknik

5. Mengidentifikasi hubungan antara atribut dengan karakteristik teknik. Dalam hal ini dilakukan dengan menggunakan skor yang tertinggi menunjukkan tingkat kemudahan yang tinggi bagi tim perancang untuk mengidentifikasi karakteristik teknik yang paling mempengaruhi kepuasan konsumen yang dapat dilihat pada Gambar 4.5 berikut:

(33)

Gambar 4.5 Matriks Hubungan Antara Atribut Produk dengan Karakteristik Teknik

6. Mengidentifikasi interaksi yang relevan antara karakteristik teknik. Langkah ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara sesama karakteristik yang satu dengan yang lainnya pada bagian atas/atap pada rumah mutu seperti pada Gambar 4.6 berikut:

Derajat Hubungan V: Hubungan Positif Kuat (4) √: Hubungan Positif Sedang (3) x: Hubungan Negatif Sedang (2) X: Hubungan Negatif Kuat (1)

(34)

Gambar 4.6 Hubungan Antar Sesama Karakteristik Teknik

7. Menentukan tingkat kesulitan, derajat kepentingan, perkiraan biaya dan Gambaran target yang ingin dicapai.

a. Penentuan tingkat kesulitan

Tingkat kesulitan ditentukan dari hubungan antara sesama karakteristik teknik (Gambar 4.6). Perhitungan dilakukan dengan menjumlahkan bobot nilai hubungan kemudian membagi bobot bobot dari tiap-tiap teknik karakteristik teknik dengan jumlah bobot tadi. Tingkat kesulitan (skala 1 – 4) diberikan berdasarkan rentang persentase yang diperoleh.

0% – 4,99% diberi bobot 1 5% – 9,99% diberi bobot 2 10% – 14,99% diberi bobot 3

>15% diberi bobot 4

Besarnya tingkat kesulitan dapat dihitung dengan cara menghitung terlebih dahulu total bobot untuk masing-masing hubungan antara sesama karakteristik teknik dapat dilihat pada Tabel 4.19 berikut:

Derajat Hubungan

V: Hubungan Positif Kuat (4) √: Hubungan Positif Sedang (3) x: Hubungan Negatif Sedang (2) X: Hubungan Negatif Kuat (1)

(35)

Tabel 4.19 Bobot Kesulitan Mochi Lampion Kaswari Sukabumi N o Karakteristi k Teknik Bobot Jumla h 1 Komposisi tepung ketan 4 4 4 4 4 4 3 4 1 1 1 2 1 2 1 40 2 Komposisi air 4 4 4 4 4 4 4 4 1 1 1 2 1 2 1 41 3 Kadar pasta aroma 4 4 3 3 3 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 27 4 Kadar pasta pewarna 4 4 3 2 2 3 3 2 1 1 1 1 1 1 1 30 5 Kadar gula 4 4 3 2 3 4 4 2 1 1 1 1 1 1 1 33 6 Kadar garam 4 4 3 2 3 3 2 1 2 1 1 1 1 1 1 30 7 Waktu pengadonan 4 4 1 3 4 3 4 4 1 1 1 1 1 1 1 34 8 Suhu pengadonan 3 4 1 3 4 2 4 3 3 1 1 1 1 1 1 33 9 Kecepatan pengadukan 4 4 1 2 2 1 4 3 1 1 1 1 1 1 1 28 10 Waktu pendinginan 1 1 1 1 1 2 1 3 1 1 1 4 3 1 1 23 11 Waktu pematangan tepung sagu 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 4 1 1 1 1 18 12 Suhu pematangan tepung sagu 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 4 1 1 1 1 18 13 Konsistensi kecepatan pemotongan 2 2 1 1 1 1 1 1 1 4 1 1 4 4 4 29 14 Konsistensi kecepatan pembentukan 1 1 1 1 1 1 1 1 1 3 1 1 4 3 3 24 15 Netto/Berat 2 2 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 4 3 4 25 16 Kepadatan pengemasan 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 4 3 4 23 Total 456

(36)

Untuk menghitung tingkat kesulitan untuk masing-masing karakteristik teknik digunakan rumus :

tikTeknis Karakteris Bobot Total Teknis tik Karakteris Tiap Bobot Kesuli Tingkat tan=

Sebagai contoh komposisi tepung ketan Tingkat kesulitan = 100% = 8,77%

Berdasarkan hasil perhitungan tingkat kesulitan Mochi Lampion Kaswari Sukabumi terdapat pada Tabel 4.20 berikut:

Tabel 4.20 Tingkat Kesulitan Mochi Lampion Kaswari Sukabumi

No Karakteristik Teknik Jumlah

Bobot

Persentase Kesulitan (%)

Tingkat Kesulitan

1 Komposisi tepung ketan 40 8,77 2

2 Komposisi air 41 8,99 2

3 Kadar pasta aroma 27 5,92 2

4 Kadar pasta pewarna 30 6,58 2

5 Kadar gula 33 7,24 2 6 Kadar garam 30 6,58 2 7 Waktu pengadonan 34 7,46 2 8 Suhu pengadonan 33 7,24 2 9 Kecepatan pengadukan 28 6,14 2 10 Waktu pendinginan 23 5,04 2

11 Waktu pematangan tepung sagu 18 3,95 1

12 Suhu pematangan tepung sagu 18 3,95 1

13 Konsistensi kecepatan pemotongan 29 6,36 2 14 Konsistensi kecepatan pembentukan 24 5,26 2

15 Netto/Berat 25 5,48 2

16 Kepadatan pengemasan 23 5,04 2

b. Penentuan derajat kepentingan.

Besarnya nilai derajat kepentingan dapat dihitung dengan cara menghitung terlebih dahulu total bobot untuk masing-masing hubungan antara atribut produk dengan karakteristik teknik yang dapat dilihat pada Tabel 4.21 berikut:

(37)

Tabel 4.21 Tingkat Derajat Kepentingan Mochi Lampion Kaswari Sukabumi

No Karakteristik

Teknik Bobot Jumlah

Tingkat Derjat Kepentingan (%) 1 Komposisi tepung ketan 3 3 1 4 3 1 1 1 4 21 7,37 2 Komposisi air 3 4 1 4 3 1 1 1 3 21 7,37 3 Kadar pasta aroma 1 3 4 1 4 1 1 1 2 18 6,32 4 Kadar pasta pewarna 1 4 2 1 3 1 1 1 2 16 5,61 5 Kadar gula 1 2 2 2 4 1 1 1 3 17 5,96 6 Kadar garam 3 2 1 3 4 1 1 1 2 18 6,32 7 Waktu pengadonan 3 3 3 4 3 1 1 1 1 20 7,02 8 Suhu pengadonan 2 3 2 4 3 1 1 1 1 18 6,32 9 Kecepatan pengadukan 2 1 1 4 2 1 1 1 1 14 4,91 10 Waktu pendinginan 4 1 1 4 1 1 4 1 1 18 6,32 11 Waktu pematangan tepung sagu 1 3 2 1 3 1 1 1 1 14 4,91 12 Suhu pematangan tepung sagu 1 3 2 1 3 1 1 1 1 14 4,91

(38)

Tabel 4.21 Tingkat Derajat Kepentingan Mochi Lampion Kaswari Sukabumi (Lanjutan)

No Karakteristik

Teknik Bobot Jumlah

Tingkat Derjat Kepentingan (%) 13 Konsistensi kecepatan pemotongan 3 1 1 1 1 3 4 3 3 20 7,02 14 Konsistensi kecepatan pembentukan 4 1 1 1 1 3 3 3 3 20 7,02 15 Netto/Berat 2 1 1 1 1 2 2 2 4 16 5,61 16 Kepadatan pengemasan 3 1 1 1 1 3 3 4 3 20 7,02 Total 285

Untuk menghitung derajat kepentingan untuk atribut produk dengan karakteristik teknik digunakan rumus :

% 100 ´ = atribut dengan tikTeknis Karakteris Bobot Total atribut dengan Teknis tik Karakteris Tiap Bobot entingan DerajatKep

Sebagai contoh komposisi tepung ketan Derajat kepentingan = 100% = 7,37% c. Perkiraan biaya

Yang dijadikan sebagai dasar perkiraan biaya adalah faktor tingkat kesulitan, semakin sulit suatu Karakteristik Teknik dibuat, akan semakin mahal pula alokasi biayanya. Perkiraan biaya dinyatakan dalam persen dan dipengaruhi berbagai pertimbangan dari perancang sendiri. Untuk menghitung perkiraan biaya

menggunakan rumus:

PB = Bobot tingkat kesulitan tiap karakteristik teknik Total bobot tingkat kesulitan tiap karakteristik teknik Sebagai contoh komposisi tepung ketan PB = 100% = 6,67%

(39)

Berdasarkan hasi perhitungan perkiraan biaya dapat dilihat pada Tabel 4.22 berikut:

Tabel 4.22 Perkiraan Biaya

No Karakteristik Teknik Bobot Tingkat Kesulitan Perkiraan Biaya (%)

1 Komposisi tepung ketan 2 6,67

2 Komposisi air 2 6,67

3 Kadar pasta aroma 2 6,67

4 Kadar pasta pewarna 2 6,67

5 Kadar gula 2 6,67 6 Kadar garam 2 6,67 7 Waktu pengadonan 2 6,67 8 Suhu pengadonan 2 6,67 9 Kecepatan pengadukan 2 6,67 10 Waktu pendinginan 2 6,67

11 Waktu pematangan tepung sagu 1 3,33

12 Suhu pematangan tepung sagu 1 3,33

13 Konsistensi kecepatan pemotongan 2 6,67 14 Konsistensi kecepatan pembentukan 2 6,67 15 Netto/Berat 2 6,67 16 Kepadatan pengemasan 2 6,67 Total 30 6,67 d. Penentuan Target

Dalam tahap ini ditentukan target yang ingin dicapai untuk pengukuran parameter karakteristik teknik sehingga dapat menghasilkan produk yang dapat memuaskan keinginan konsumen dan melebihi produk Pesaing seperti yang terlihat pada Gambar 4.7

(40)

Gambar 4.7 Matriks Target yang Ingin Dicapai

e. Penentuan Rasio Perbaikan

Rasio perbaikan atau Improvement Ratio adalah nilai hasil perbandingan antara target produk untuk masa yang akan datang dengan kondisi saat ini, atau dalam hal ini yaitu kepuasan konsumen. Manfaat dari rasio perbaikan ini adalah memberikan informasi kepada pihak manajemen Mochi Lampion Kaswari Sukabumi tentang tingkat kesulitan dalam memberikan produk yang sesuai dengan keinginan konsumen serta target perusahaan. Nilai target untuk poduk diberi angka 4 yaitu nilai maksimal hanya untuk sebagai contoh penjelasan mengenai rasio perbaikan ini. Rasio perbaikan dihitung dengan menggunakan rumus sebagai berikut

IR =

Berikut adalah contoh perhitungan rasio perbaikan untuk atribut bentuk Mochi Lampion Kaswari Sukabumi.

IR = = 1,33

Nilai kepuasan konsumen yang semakin rendah akan menyebabkan nilai rasio semakin besar. Apabila nilai rasio perbaikan semakin besar maka harus semakin cepat meningkatkan kualitas dari atribut kepentinngan tersebut pada produk perusahaan. Hasil perhitungan rasio perbaikan dapat dijadikan acuan dalam menyusun daftar prioritas kebutuhan konsumen untuk menentukan kebutuhan konsumen mana yang harus dipenuhi terlebih dahulu. Hasil perhitungan rasio perbaikan dapat dilihat pada Tabel 4.23 dan Gambar 4.8 berikut:

(41)

Tabel 4.23 Ratio Perbaikan Mochi Lampion Kaswari Sukabumi

No Atribut Tingkat

Kepuasan Target Rasio Perbaikan

1 Bentuk Mochi 3 4 1,33 2 Warna Mochi 3 4 1,33 3 Aroma Mochi 4 4 1 4 Tekstur Mochi 4 4 1 5 Rasa Mochi 4 4 1 6 Bentuk Kemasan 3 4 1,33 7 Ukuran Mochi 3 4 1,33 8 Ukuran Kemasan 3 4 1,33 9 Harga Mochi 3 4 1,33

Gambar 4.8 Persepsi Konsumen Terhadap Produk Mochi

f. Membuat Rumah Mutu

Dalam tahap akhir dari QFD ini, digabungkan keseluruhan langkah diatas sehingga menghasilkan sebuah gambar rumah mutu seperti pada Gambar 4.9.

(42)
(43)

Kesimpulan dari Gambar 4.9 Mochi Lampion Kaswari Sukabumi adalah sebagai berikut:

1. Atribut Mochi Lampion Kaswari Sukabumi hasil kuisioner yang sesuai dengan keinginan konsumen adalah:

a. Bentuk Mochi adalah bulat b. Warna Mochi adalah sesuai rasa c. Aroma Mochi adalah sesuai rasa

d. Tekstur Mochi adalah kenyal dan lembut

e. Rasa Mochi adalah mixed with kacang (kombinasi) f. Bentuk kemasan Mochi adalah kotak dari bambu g. Ukuran Mochi adalah dengan diameter 3 cm h. Ukuran kemasan Mochi adalah 20 x 10 x 5 (cm3) i. Harga Mochi berkisar antara Rp. 25.000 – Rp. 30.000

2. Perbandingan Mochi Lampion Kaswari Sukabumi dengan Pesaing untuk atribut yang sama:

a. Bentuk, Mochi Lampion Kaswari Sukabumi memiliki keunggulan yang sama dengan Pesaing A, Pesaing B, dan Pesaing C. Keunggulan Mochi ini berdasarkan tingkat kepuasan konsumen terhadap masing-masing Mochi. b. Warna, Mochi Lampion Kaswari Sukabumi memiliki keunggulan yang

sama dengan Pesaing A, Pesaing B, dan Pesaing C.

c. Aroma, Mochi Lampion Kaswari Sukabumi lebih unggul dari pada Pesaing A, Pesaing B, dan Pesaing C.

d. Tekstur, Mochi Lampion Kaswari Sukabumi lebih unggul dari pada Pesaing A, Pesaing B, dan Pesaing C.

e. Rasa, Mochi Lampion Kaswari Sukabumi lebih unggul dari pada Pesaing A, Pesaing B, dan Pesaing C.

f. Bentuk kemasa, Mochi Lampion Kaswari Sukabumi memiliki keunggulan yang sama dengan Pesaing A, Pesaing B, dan Pesaing C.

g. Ukuran Mochi, Mochi Lampion Kaswari Sukabumi memiliki keunggulan yang sama dengan Pesaing A, Pesaing B, dan Pesaing C.

(44)

h. Ukuran kemasan, Mochi Lampion Kaswari Sukabumi memiliki keunggulan yang sama dengan Pesaing A, Pesaing B, dan Pesaing C. i. Harga Mochi, Mochi Lampion Kaswari Sukabumi memiliki keunggulan

yang sama dengan Pesaing A, Pesaing B, dan Pesaing C.

3. Tingkat Kesulitan: Hampir semua karakteristik teknik memiliki tingkat kesulitan yang sulit, namun untuk karakteristik teknik pada waktu pematangan tepung sagu dan suhu pematangan tepung sagu memiliki tingkat kesulitan yang tidak sulit.

4. Derajat Kepentingan: karakteristik teknik komposisi tepung ketan, komposisi air, waktu pengadonan, ukuran pemotongan, kecepatan pembentukan dan kepadatan pengemasan memiliki derajat kepentingan yang sangat penting, sedangkan kadar aroma, kadar pewarna, kadar gula, kadar garam, suhu pengadonan, kecepatan pengadukan, waktu pendinginan, waktu pematangan tepung sagu, suhu pematangan tepung sagu dan netto/berat memiliki derajak kepentingan yang penting.

5. Perkiraan Biaya: Hampir semua karakteristik teknik memiliki perkiraan biaya yang mahal, namun untuk karakteristik teknik pada waktu pematangan tepung sagu dan suhu pematangan tepung sagu memiliki perkiraan biaya yang murah. 6. Rasio Perbaikan (IR): Hampir semua atribut memiliki rasio perbaikan (IR) lebih besar dari 1 yaitu IR 1,3 maka harus semakin cepat meningkatkan kualitas dari atribut kepentinngan, namun untuk aroma, tekstur dan rasa memiliki rasio perbaikan 1 maka Mochi Lampion Kaswari harus tetap mempertahankan kondisi ini dengan lebih meningkatkan kualitas dari atribut tersebut.

4.2.5 Pembangkitan Alternatif

Tahap ini bertujuan untuk mengumpulkan sebanyak mungkin alternatif yang dapat digunakan untuk menyelesaikan masalah dalam perencanaan produk Mochi Lampion Kaswari Sukabumi untuk kemudian dicari solusi atau alternatif yang terbaik. Hal ini dilakukan dengan menggunakan metode peta morfologi (Morphological Charts) dengan langkah-langkah sebagai berikut:

(45)

1. Membuat daftar fungsi atau tujuan yang penting untuk produk a. Desain terdiri dari :

- Bentuk Mochi Lampion Kaswari Sukabumi - Warna Mochi Lampion Kaswari Sukabumi - Aroma Mochi Lampion Kaswari Sukabumi - Tekstur Mochi Lampion Kaswari Sukabumi - Rasa Mochi Lampion Kaswari Sukabumi

- Bentuk kemasan Mochi Lampion Kaswari Sukabumi b. Dimensi terdiri dari:

- Diameter Mochi Lampion Kaswari Sukabumi

- Panjang, lebar, dan tinggi kemasan Mochi Lampion Kaswari Sukabumi

c. Kualitas terdiri dari harga Mochi Lampion Kaswari Sukabumi

2. Untuk setiap fungsi atau tujuan yang telah dibuat telah dicantumkan cara untuk mencapainya seperti pada Tabel 4.24:

Tabel 4.24 Cara Mencapai Fungsi atau Tujuan

No Fungsi/Tujuan Alternatif-Alternatif Perolehan 1 Bentuk Mochi Lonjong, Bulat dan Kotak

2 Warna Mochi Hijau, Sesuai Rasa dan Putih 3 Aroma Mochi Vanilla, Pandan dan Sesuai Rasa 4 Tekstur Mochi Kenyal, Kenyal & Lembut, dan Lembut 5 Rasa Mochi Keju, Mixed With Kacang dan Original

Kacang 6 Bentuk Kemasan

Mochi

Kotak dari Bambu, Kotak dari Kardus dan Toples Bulat

(46)

Tabel 4.24 Cara Mencapai Fungsi atau Tujuan (Lanjutan)

No Fungsi/Tujuan Alternatif-Alternatif Perolehan 7 Ukuran Mochi 3 cm, 2 cm dan 4 cm

8 Ukuran Kemasan Mochi 10x10x10 cm

3

, 20x10x5 cm3 dan 15x10x5 cm3

9 Harga Mochi Rp. 35.000 – Rp. 40.000, Rp. 25.000 – Rp. 30.000 dan Rp. 30.000 – Rp. 35.000

3. Menggambarkan Morphological Chart untuk mencantumkan semua kemungkinan-kemungkinan hubungan solusi yang ditunjukan pada Tabel 4.25:

Tabel 4.25 Tabel Morphological Chart

No Karakteristik Means

1 2 3

1 Bentuk Mochi Bulat Bulat Bulat

2 Warna Mochi Hijau Sesuai Rasa Putih

3 Aroma Mochi Vanilla Pandan Sesuai Rasa

4 Tekstur Mochi Kenyal Kenyal &

Lembut Lembut 5 Rasa Mochi Keju Mixed With Kacang Original Kacang 6 Bentuk Mochi Kemasan Kotak dari

Bambu Kotak dari Kardus Kotak dari Bambu 7 Ukuran Mochi 3 cm 2 cm 4 cm

8 Ukuran Mochi Kemasan 10x10x10

cm3 20x10x5 cm 3 15x10x5 cm3 9 Harga Mochi Rp. 35.000 – Rp. 40.000 Rp. 25.000 – Rp. 30.000 Rp. 30.000 – Rp. 35.000

(47)

Dari Morphological chart dapat ditentukan jumlah kombinasi alternatif yang dapat dihasilkan dengan menggunakan rumus:

Xn = 39 = 19.683 cara

Jadi jumlah kombinasi untuk mencapai alternatif tersebut adalah 19.683 cara 4. Mengidentifikasi kelayakan kombinasi sub-sub solusi. Dari tabel

Morphological Chart maka diperoleh tiga alternatif yaitu: Alternatif 1

a. Bentuk : Bulat b. Warna : Putih

c. Aroma : Vanilla

d. Tekstur : Lembut

e. Rasa : Original Kacang f. Bentuk Kemasan : Kotak dari Kardus g. Ukuran Mochi : 4 cm

h. Ukuran Kemasan : 10x10x10 cm3

i. Harga : Rp. 35.000 – Rp. 40.000 Alternatif 2

a. Bentuk : Bulat b. Warna : Sesuai Rasa c. Aroma : Sesuai Rasa

d. Tekstur : Kenyal dan Lembut e. Rasa : Mixed With Kacang f. Bentuk Kemasan : Kotak dari Bambu g. Ukuran Mochi : 3 cm

h. Ukuran Kemasan : 20x10x5 cm3

(48)

Alternatif 3 a. Bentuk : Bulat b. Warna : Hijau c. Aroma : Pandan d. Tekstur : Kenyal e. Rasa : Keju

f. Bentuk Kemasan : Kotak dari Bambu g. Ukuran Mochi : 2 cm

h. Ukuran Kemasan : 15x10x5 cm3

i. Harga : Rp. 30.000 – Rp. 35.000

4.2.6 Evaluasi Alternatif

Evaluasi alternatif bertujuan untuk membandingkan nilai-nilai utilitas dari rancangan produk alternatif yang dibuat atau dijadikan dengan dasar performansi atas dasar pembobotan tujuan, dimahna hasil dari langkah pembangkitan alternatif dilakukan evaluasi dengan cara meneliti kembali alternatif-alternatif yang akan dipilih sehingga dihasilkan alternatif terbaik. Metode yang digunakan adalah metode Pembobotan Tujuan ( Weighted Objectives) dengan langkah-langkah sebagai berikut:

1. Membuat Daftar Tujuan Perancangan

Dalam pembuatan daftar tujuan perancangan terbagi berdasarkan level-level seperti pada Tabel 4.26:

(49)

Tabel 4.26 Level-Level Tujuan Perancangan

No Level 1 Level 2 Level 3

1 Desain Mochi

Bentuk Mochi Bulat

Warna Mochi Sesuai Rasa

Aroma Mochi Sesuai Rasa

Tekstur Mochi Kenyal dan Lembut

Rasa Mochi Mixed with Kacang

Kemasan Bentuk Kemasan Kotak dari Bambu 2 Dimensi

Mochi Ukuran Diameter 3 cm

Kemasan Ukuran PxLxT 20 cm x 10 cm x 5 cm

3 Kualitas Harga Mochi (Rp) 25.000– 30.000

2. Membuat peringkat tujuan perancangan daftar tujuan dan sub–sub tujuan dari tingkatan yang tinggi ke tingkatan yang rendah. Pembuatan peringkat digunakan Pair-Wise Comparison seperti yang terdapat dalam pengumpulan data pada Tabel 4.5, Tabel 4.6, Tabel 4.7 dan Tabel 4.8. Rata-rata dari jawaban 10 responden dibuat dalam bentuk Pair-Wise Comparison seperti yang terlihat pada Tabel 4.27, Tabel 4.28 dan Tabel 4.29. Contoh perhitungan rata-rata pembobotan, misalnya untuk perbandingan antara desain dan dimensi yaitu:

Dari data kuisioner tersebut, dapat dihitung nilai probabilitasnya, yaitu = × × × … ×

dimana : n = jumlah responden

x = tingkat kepentingan berdasarkan skala AHP Jadi, nilai probabilitasnya adalah:

1. Responden 1 = 7 2. Responden 2 = 9 3. Responden 3 = 5 4. Responden 4 = 7 5. Responden 5 = 9 6. Responden 6 = 7 7. Responden 7 = 5

(50)

8. Responden 8 = 7 9. Responden 9 = 9 10. Responden 10 = 7

Maka rata-rata geometrik untuk perbandingan peringkatnya adalah : = √7 9 5 7 9 7 5 7 9 7 = 7,057

Adapun hasil perhitungan rata-rata geometrik untuk Level I dapat dilihat pada tabel Pair-Wise Comparison, seperti pada Tabel 4.27 dan Tabel 4.28. Tabel 4.27 Pair-Wise Comparison untuk Mochi Level I

Elemen Desain Dimensi Kualitas

Desain 1,000 7,057 0,186

Dimensi 0,248 1,000 0,202

Kualitas 5,389 4,952 1,000

Total 6,637 13,009 1,388

Tabel 4.28 Pair-Wise Comparison untuk Kemasan Mochi Level 1

Elemen Desain Dimensi

Desain 1,000 1,475

Dimensi 0,623 1,000

Total 1,623 2,475

Adapun hasil perhitungan rata-rata geometric Level II untuk unsure dari elemen desain dapat dilihat pada Tabel 4.29.

Tabel 4.29 Pair-Wise Comparison Level II untuk Elemen Desain

Unsur Bentuk Warna Rasa Aroma Tekstur

Bentuk 1,000 1,633 0,200 0,581 0,187 Warna 0,002 1,000 0,161 0,277 0,225 Rasa 7,740 6,013 1,000 6,544 5,916 Aroma 1,663 3,617 0,153 1,000 0,237 Tekstur 5,342 4,436 0,169 4,215 1,000 Total 15,747 16,699 1,683 12,617 7,565

Adapun hasil perhitungan rata-rata geometric Level III antar unsur atribut primer dari unsur atribut sekunder Mochi dapat dilihat pada Tabel 4.30.

(51)

Tabel 4.30 Pair-Wise Comparison Level III

Unsur Bulat Sesuai

Rasa (W) Mixed With Kacang Sesuai Rasa (A) Kenyal & Lembut Bulat 1,000 0,422 0,138 0,422 0,214 Sesuai Rasa (W) 2,371 1,000 0,164 1,000 1,052 Mixed With Kacang 7,237 6,114 1,000 6,114 6,067 Sesuai Rasa (A) 2,371 1,000 2,371 1,000 1,052 Kenyal & Lembut 4,669 0,950 0,165 0,950 1,000 Total 17,648 9,486 3,838 9,486 9,385

3. Membuat bobot relative dari setiap tujuan

Pemberian bobot dapat dilakukan dengan menggunakan perbedaan nilai dari setiap pohon tujuan sehingga jumlah total bobot bernilai 1. Dimana pemberian bobot dilakukan berdasarkan kuisioner AHP. Contoh perhitungan untuk level 1 adalah: Untuk elemen desain dengan dimensi : 0,542

009 , 13 057 , 7 =

Adapun hasil bobot relatif pada level 1 dapat dilihat pada Tabel 4.31 dan Tabel 4.32.

Tabel 4.31 Pembobotan untuk Mochi Level I

Elemen Desain Dimensi Kualitas Bobot

Desain 0,151 0,542 0,134 0,276

Dimensi 0,037 0,077 0,146 0,087

Kualitas 0,812 0,381 0,720 0,637

Total 1,000 1,000 1,000 1,000

Tabel 4.32 Pembobotan untuk Kemasan Mochi Level I

Elemen Desain Dimensi Bobot

Desain 0,616 0,596 0,606

Dimensi 0,384 0,404 0,394

(52)

Contoh perhitungan untuk level 2 pada elemen desain adalah: Untuk elemen bentuk dengan warna : 0,098

699 , 16 633 , 1 =

Adapun hasil bobot relatif pada level 2 untuk elemen desain dapat dilihat pada Tabel 4.33.

Tabel 4.33 Pembobotan Level II untuk Elemen Desain

Unsur Bentuk Warna Rasa Aroma Tekstur Bobot Bentuk 0,064 0,098 0,119 0,046 0,025 0,070 Warna 0,000 0,059 0,096 0,022 0,030 0,042 Rasa 0,491 0,360 0,594 0,519 0,782 0,549 Aroma 0,106 0,217 0,091 0,079 0,031 0,105 Tekstur 0,339 0,266 0,100 0,334 0,132 0,234 Total 1,000 1,000 1,000 1,000 1,000 1,000

Contoh perhitungan untuk level 3 adalah: Untuk bulat dan sesuai rasa : 0,044

486 , 9 422 , 0 =

Adapun hasil bobot relatif pada level 3 dapat dilihat pada Tabel 4.34 berikut ini:

Tabel 4.34 Pembobotan Level III

Unsur Bulat Sesuai Rasa (W) Mixed With Kacang Sesuai Rasa (A) Kenyal & Lembut Bobot Bulat 0,057 0,044 0,036 0,044 0,023 0,041 Sesuai Rasa (W) 0,134 0,105 0,043 0,105 0,112 0,099 Mixed With Kacang 0,410 0,646 0,261 0,646 0,646 0,522 Sesuai Rasa (A) 0,134 0,105 0,617 0,105 0,112 0,215 Kenyal & Lembut 0,265 0,100 0,043 0,100 0,107 0,123 Total 1,000 1,000 1,000 1,000 1,000 1,000

(53)

Pembobotan untuk setiap atribut dapat dilihat pada Gambar 4.10 sebagai berikut:

Gambar 4.10 Nilai Bobot Relatif dari Masing-Masing Atribut terhadap Atribut Lainnya pada Mochi Lampion Kaswari Sukabumi

(54)

4. Menetapkan parameter pelaksanaan/nilai kegunaan untuk masing-masing tujuan. Parameter yang digunakan untuk menentukan nilai adalah berdasarkan

QFD, yaitu berdasarkan pada permintaan konsumen yang dapat diperoleh dari

modus pada kuesioner. Parameter-parameter yang dimaksud di atas, yakni: a. Bentuk Mochi ; parameter : model

b. Warna Warna ; parameter : kesesuaian c. Rasa Mochi ; parameter : selera d. Aroma Mochi ; parameter : kesesuaian e. Tekstur Mochi ; parameter : selera f. Bentuk Kemasan Mochi ; parameter : model g. Ukuran Mochi ; parameter : kesesuaian h. Ukuran Kemasan Mochi ; parameter : kesesuaian i. Harga ; parameter : harga

5. Membuat perhitungan dan membandingkan nilai-nilai utilitas relative dari rancangan-rancangan alternatif.

Pada tahap ini, akan dihitung nilai relatif dari masing-masing perancangan yang akan disajikan dalam Tabel 4.35. Nilai bobot parameter diambil dari analisa bobot tujuan untuk Mochi Level III, lalu bobot tersebut dikalikan dengan nilai pada masing- masing alternatif. Dari nilai tersebut, diambil nilai yang terbesar untuk menjadi produk alternatif kita. Dalam hal ini alternatif yang terpilih adalah alternatif II dengan nilai 9,032 yang sedikit lebih tinggi dibanding alternatif lainnya.

(55)

No

Kriteria evaluasi

Alternatif 1

Alternatif 2

Alternatif 3

Tujuan

Wt

Parameter Ket.

Nilai

(v)

Wt.v

Ket.

Nilai

(v)

Wt.v

Ket.

Nilai

(v)

Wt.v

1

Bentuk

Mochi

0,041

Model

Baik

3

0,123

Baik

3

0,123

Kurang

Baik

2

0,082

2

Warna

Mochi

0,099

Kesesuaian Baik

3

0,297

Baik

3

0,297

Baik

3

0,297

3

Rasa

Mochi

0,522

Selera

Sangat

Baik

4

2,088 Sangat

Baik

4

2,088

Sangat

Baik

4

2,088

4

Aroma

Mochi

0,215

Kesesuaian Baik

3

0,645 Sangat

Baik

4

0,860

Baik

3

0,645

5

Tekstur

Mochi

0,123

Selera

Sangat

Baik

4

0,492 Sangat

Baik

4

0,492

Sangat

Baik

4

0,492

6

Bentuk

Kemasan

0,606

Model

Baik

3

1,818

Baik

3

1,818

Baik

3

1,818

7

Ukuran

Mochi

0,087

Kesesuaian Baik

3

0,261

Baik

3

0,261

Baik

3

0,261

8

Ukuran

Kemasan

0,394

Kesesuaian Baik

3

1,182

Baik

3

1,182

Baik

3

1,182

9

Harga

0,637

Harga

Baik

3

1,911

Baik

3

1,911

Baik

3

1,911

Total

29

8,817

30

9,032

28

8,776

(56)

Keterangan:

4 : Sangat Baik 3 : Baik

2 : Kurang Baik 1 : Tidak Baik

Pada langkah ini perhitungan dari setiap alternatif dilakukan dengan cara mengalikan bobot nilai dari masing-masing atribut produk dengan nilai relatif yang diperoleh sesuai dengan langkah ke 5. Kemudian jumlahkan hasil perkalian tersebut sehingga dapat dilihat nilai yang terbesar 9,032 adalah alternatif II yang merupakan solusi terbaik disusul alternatif I sebesar 8,817 dan alternatif III sebesar 8,776.

Perhitungan untuk nilai bobot rata-rata untuk alternatif 1,2 dan 3 yaitu: Nilai Wt untuk: a. Bentuk Mochi : 0,041 b. Warna Mochi : 0,099 c. Rasa Mochi : 0,522 d. Aroma Mochi : 0,215 e. Tekstur Mochi : 0,123

f. Bentuk Kemasan Mochi : 0,606

g. Ukuran Mochi : 0,087

h. Ukuran Kemasan Mochi : 0,394

(57)

Nilai v (Tingkat Kepentingan untuk Alternatif 1): a. Bentuk Mochi : 3 b. Warna Mochi : 3 c. Rasa Mochi : 4 d. Aroma Mochi : 3 e. Tekstur Mochi : 4

f. Bentuk Kemasan Mochi : 3

g. Ukuran Mochi : 3

h. Ukuran Kemasan Mochi : 3

i. Harga : 3

Nilai v (Tingkat Kepentingan untuk Alternatif 2):

a. Bentuk Mochi : 3

b. Warna Mochi : 3

c. Rasa Mochi : 4

d. Aroma Mochi : 4

e. Tekstur Mochi : 4

f. Bentuk Kemasan Mochi : 3

g. Ukuran Mochi : 3

h. Ukuran Kemasan Mochi : 3

i. Harga : 3

Nilai v (Tingkat Kepentingan untuk Alternatif 3):

a. Bentuk Mochi : 2

b. Warna Mochi : 3

c. Rasa Mochi : 4

d. Aroma Mochi : 3

(58)

f. Bentuk Kemasan Mochi : 3

g. Ukuran Mochi : 3

h. Ukuran Kemasan Mochi : 3

i. Harga : 3

Sehingga nilai Wt.v dari Alternatif 1 dapat dilihat pada Tabel 4.36 Tabel 4.36 Nilai Alternatif 1

Wt. x V Nilai Total Wt Bentuk x V Bentuk 0,041 x 3 0,123 Wt Warna x V Warna 0,099 x 3 0,297 Wt Rasa x V Rasa 0,522 x 4 2,088 Wt Aroma x V Aroma 0,215 x 3 0,645 Wt Tekstur x V Tekstur 0,123 x 4 0,492

Wt Bentuk Kemasan x V Bentuk

Kemasan 0,606 x 3

1,818 Wt Ukuran Mochi x V Ukuran Mochi 0,087 x 3 0,261 Wt Ukuran Kemasan x V Ukuran

Kemasan 0394 x 3

1,182

(59)

Nilai Wt.v dari Alternatif 2 dapat dilihat pada Tabel 4.37. Tabel 4.37 Nilai Alternatif 2

Wt. x V Nilai Total Wt Bentuk x V Bentuk 0,041 x 3 0,123 Wt Warna x V Warna 0,099 x 3 0,297 Wt Rasa x V Rasa 0,522 x 4 2,088 Wt Aroma x V Aroma 0,215 x 4 0,860 Wt Tekstur x V Tekstur 0,123 x 4 0,492

Wt Bentuk Kemasan x V Bentuk Kemasan 0,606 x 3 1,818 Wt Ukuran Mochi x V Ukuran Mochi 0,087 x 3 0,261 Wt Ukuran Kemasan x V Ukuran Kemasan 0394 x 3 1,182

Wt Harga x V Daya Harga 0,637 x 3 1,911

Nilai Wt.v dari Alternatif 3 dapat dilihat pada Tabel 4.38. Tabel 4.38 Nilai Alternatif 3

Wt. x V Nilai Total Wt Bentuk x V Bentuk 0,041 x 2 0,082 Wt Warna x V Warna 0,099 x 3 0,297 Wt Rasa x V Rasa 0,522 x 4 2,088 Wt Aroma x V Aroma 0,215 x 3 0,645 Wt Tekstur x V Tekstur 0,123 x 4 0,492

Gambar

Tabel  4.4  Modus  Kepuasan  Atribut  Produk  Mochi  Lampion  Kaswari  Sukabumi  (MLKS), Pesaing A, Pesaing B dan Pesaing C
Tabel 4.7. Matriks Pairwise Comparison Antar Unsur dari Elemen Desain  (Lanjutan)
Tabel 4.7. Matriks Pairwise Comparison Antar Unsur dari Elemen Desain  (Lanjutan)
Tabel 4.7. Matriks Pairwise Comparison Antar Unsur dari Elemen Desain  (Lanjutan)
+7

Referensi

Dokumen terkait

1) Untuk mengetahui deskripsi kualitas pelayanan, atribut produk dan kepuasan nasabah pemegang rekening tabungan pada BRI Kantor Unit Pulogebang dan BNI Kantor

Butir kuesioner 10, ―Saya merasa produk headphone yang muncul dalam MV Friends mampu menyatu dengan. kisah MV tersebut tanpa merusak

Hipotesis kelima yang menyatakan bahwa produk ramah lingkungan, atribut merek hijau, iklan peduli lingkungan dan persepsi harga premium berpengaruh positif dan

Instrumen yang di gunakan pada kejadian Bendungan ASI adalah kuisioner Kuesioner yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner tertutup dengan jawaban

Dalam penelitian ini disajikan data penelitian yang diperoleh secara langsung dari responden dengan kuesioner penelitian yang disebarkan kepada responden berikut

Dari hasil kuesioner yang didapat, mayoritas responden, sebanyak 149 orang (78%) tidak mengenal produk Acna Care. Sedangkan sisanya, yaitu 42 orang (22%) mengenal produk

Berdasarkan nilai signifikansi yang telah diperoleh bahwa seluruh variabel dalam penelitian ini yaitu GNP (Gross Nasional Produk), suku bunga SBI, inflasi, kurs, dan

Pada bab ini peneliti akan menguraikan hasil penelitian yang diperoleh dari hasil penyebaran kuesioner kepada responden yang berjumlah 86 orang di mana respondennya