Empat Aliran Utama Yang Memiliki
Definisi Uang Yang Berbeda
Harry Johnson
1. Aliran yang mendefinisikan uang sebagai uang kartal dan demand deposit
2. Aliran yang mendefinisikan uang mencakup uang kartal, demand deposite, dan Gme deposit pada bank umum
3. Aliran uang yang mendefinisikan uang mencakup semua akGva lain yang secara total menyumbang Gngkat likuiditas (termasuk semua akGva finansial masyarakat sebagai faktor penentu dari Gngkat akGvitas perekonomian)
4. Aliran yang mendifinisikan uang sebagai implikasi dari Gmbulnya akGva likuid terutama dalam bentuk hutang pemerintah jangka pendek (obligasi jangka pendek) dan hutang (pasiva) dari lembaga keuangan selain bank, mis:perusahaan asuransi, kartu kredit untuk merchant (pedagang penerima kartu kredit), perusahaan tabungan untuk pembangunan gedung, dan yang likuiditas pasiva yang mendekaG likuiditas kredit bank atau bahkan uang tunai.
Bruno Hilderbrand Ada 3 tahap
Perkembangan Perekonomian
1. Perekonomian Barter
2. Perekonomian Uang
3. Perekonomian Kredit
Instrument Kredit adalah warkat perjanjian
penjaminan tertulis yang dapat berisi kesanggupan bayar atau perintah bayar sebagai bukti pinjaman, instrumen kredit yang merupakan kesanggupan bayar, antara lain ialah promes dan surat aksep; alat kredit yang merupakan perintah bayar, antara lain ialah cek, wesel.
INSTRUMENT KREDIT
Kartu kredit adalah alat pembayaran pengganti uang tunai yang sewaktu waktu dapat digunakan konsumen yang dapat di tukar oleh produk barang atau jasa yang di inginkan pada tempat-tempat yang dapat menerima kartu kredit atau dapat digunakan konsumen untuk menguangkan kepada bank penerbit atau jaringannya.
Kartu Kredit
•
Kartu kredit dapat dipakai di berbagai tempat
perbelanjaan atau tempat-‐tempat hiburan. Kartu ini
juga dapat digunakan untuk mengambil uang tunai di
ATM-‐ATM yang tersebar di berbagai tempat strategis
di seluruh dunia.
•
Pemegang kartu kredit (cardholder) akan dikenakan
biaya iuran tahunan yang besarnya tergantung dari
bank yang mengeluarkan kartu kredit. SeGap
pembelanjaan memiliki tenggang waktu pembayaran
dan akan dikenakan bunga dari jumlah uang yang telah
dibelanjakan jika melewaG tenggang waktu yang telah
ditetapkan.
•
The Visa InternaGonal Service AssociaGon atau
biasanya dipanggil VISA adalah perusahaan kartu
kredit yang didirikan tahun 1958. Perusahaan ini
merupakan perusahaan kartu kredit terbesar di
dunia.
•
Saat ini, VISA merupakan bagian dari CiGbank,
suatu unit bisnis dari CiGgroup. Perusahaan ini
dimiliki oleh lebih dari 21.000 insGtusi keuangan
yang menerbitkan kartunya. Markasnya terletak
di San Francisco, California, Amerika Serikat
MasterCard Worldwide
ü MA merupakan organisasi keanggotaan (semacam koperasi dengan anggota perusahaan-‐perusahaan) yang dimiliki oleh lebih dari 25.000 insGtusi keuangan yang menerbitkan kartunya.
ü MasterCard adalah merek dari kartu kredit yang diterbitkan perusahaan tersebut. Perusahaan ini pertama kali didirikan oleh United California Bank, Wells Fargo, Crocker NaGonal Bank, dan Bank of California, dengan tujuan untuk
menyaingi BankAmericard yang diterbitkan oleh Bank of America.
ü BankAmericard sekarang adalah kartu kredit VISA yang diterbitkan oleh Visa InternaGonal. Saat ini merupakan saingan dari VISA
1. Bank/lembaga keuangan atau lembaga
pengelola yang menerbitkan kartu kredit
(issuer)
2. Nasabah pemegang kartu kredit (cardholder)
3. Pedagang yang menerima kartu kredit
(merchant)
Pihak-pihak terkait bisnis kartu
kredit
Penggolongan Kartu Kredit
•
Berdasarkan sudut
pandang penerbitan,
–
Berdasarkan sudut pandang penerbitan kartu
kredit dibedakan atas dasar kartu kredit yang
ditebitkan oleh Bank. Misalnya Visa Card, Master
Card, dan BCA Card.
Penggolongan Kartu Kredit
•
Berdasarkan
tujuan:
– kartu kredit umum: digunakan untuk semua pembayaran (AMEX, VISA, MasterCard)
– kartu kredit khusus: hanya untuk tempat-‐tempat tertentu dalam jaringan penerbit kartu (Golf Card), Matahari Card
•
Berdasarkan sudut
pandang fasilitas:
– Contoh berdasarkan jumlah limit Classic (Rp1-‐Rp10Jt), Gold (10jt-‐30Jt)
•
Berdasarkan Sudut
Pandang Pemegang:
– Personal (primary card), supplementary card, Company card.
Penggolongan Kartu Kredit
•
Berdasarkan sudut
pandang afiliasi
–
Co-‐Branding Card: kartu kredit yang dikeluarkan
atas kerjasama antara insGtusi pengelola kartu
kredit dengan satu atau beberapa perusahaan/
bank, contoh: Dinners Club
–
Affinity card adalah kartu kredit yang dikeluarkan
atas kerjasama antara bank penerbit kartu kredit
dengan lembaga-‐lembaga tertentu.
Co-‐Branding
Card
Affinity card
1. Profil bank, nasabah dan merchant 2. Persaingan di pasar
3. Kesesuaian tujuan bank yang bersangkutan dengan rencana yang akan datang dan rencana kartu kredit. 4. Biaya keanggotaan dan biaya interchange.
5. Pengamanan penunjang penerbit kartu kredit antara lain : Promosi, autorisasi dan sistem settlement.
6. Analisis ekonois
7. Seleksi pihak-pihak yang terlibat. 8. Analisis metode implementasi.
Beberapa faktor yang perlu
• Pemasaran kartu
• Pencetakan kartu
• Keputusan kredit sehubungan dengan
pemberian kartu termasuk penyelesaian line of
credit
• Penagihan rekening yang telah jatuh tempo
• Layanan nasabah
Fungsi dan kegiatan yang baru dipenuhi untuk
mengembangkan dan mengoperasikan program kartu
kredit secara efekGf :
• Iklan dan promosi lainnya untuk memberikan
informasi kepada nasabah dan consumer lainnya
bahwa ada penawaran kartu kredit, ini berupa
penerbitan brosur iklan di majalah dan surat kabar
• Direct mail campaign diperlukan dengan edaran
dan application form dikirim kepada nasabah
• Penawaran langsung kepada nasabah yang datang
ke bank
1. Memeriksa daftar nasabah untuk mengetahui nasabah yang potensial untuk diberikan pre approval
2. Menyetujui atau menolak penawaran kartu kredit dan menetapkan credit limits.
3. Memberi otorisasi penerbitan kartu kredit dan setup rekening
4. Memelihara file informasi kredit yang perlu untuk setiap pemegang kartu kredit
5. Mengambil tanggung jawab pemberian kredit pada setiap penerbit kartu kredit
6. Menyiapkan program pelatihan credit 7. Meningkatkan credit limits
Kegiatan bank penerbit kartu kredit
dalam pemberian kartu kredit
Pedagang menerima pembayaran
dengan kartu kredit untuk menjaga agar
konsumen tetap berbelanja di pedagang
tersebut untuk memenangkan
persaingan dengan pedagang lain yang
belum menggunakan kartu kredit untuk
sistem pembayarannya.
PEMBELIAN DENGAN MENGGUNAKAN
KARTU KREDIT
•
Menjawab pertanyaan dan
menyelesaikan informasi nasabah da
permasalahan rekening yang di terima
melalui pos telepon atau langsung
pribadi.
•
Meng up-date arsip informasi
pemegang kartu kredit .
•
Melayani permintaan salinan sales
draft dari banknya merchant.
LAYANAN KEPADA PEMEGANG KARTU
KREDIT
•
Jangan berGndak sebagai peminjam kredit hanya
karena persahabatan semata
•
Jangan berGndak sebagai konsumen yang
konsumGf apabila membeli produk dengan
menggunakan kartu kredit
•
Pemegang kartu kredit sebaiknya, menggunakan
fasilitas cash advance secara benar
•
Jangan menunda pembayaran dan apabila
mempunyai kesulitan likuiditas
Hal hal yang harus di perhaGkan pemegang
kartu kredit
1. Manfaat kepraktisan kartu kredit
2. Nilai keamanan kartu kredit
3. Penunjang prestise (??)
4. Fasilitas asuransi
5. Fasilitas transfer dana yang di
tawarakan penerbit kartu kredit
5 Manfaat Kartu Kredit
Manfaat kartu kredit
1. Praktis. Dengan memiliki kartu kredit, Anda tidak perlu repot lagi bawa uang tunai, kartu kredit dapat untuk membayar transaksi seperti belanja ataupun membayar tagihan bulanan.
2. Belanja online lebih gampang. Jika Anda suka belanja online,
memiliki kartu kredit akan membuat Anda lebih mudah
melakukannya. Anda bisa membeli barang di internet dari negara manapun dan membayarnya dengan kartu kredit Anda.
3. Bisa meningkatkan limit kartu kredit. Jika penilaian kredit Anda
bagus, Anda bisa minta peningkatan limit kartu kredit Anda. sehingga semakin besar limit kartu kredit yang Anda miliki
4. Menyiapkan perjalanan. Bagi yang hendak bepergian ke suatu
tempat, Anda bisa manfaatkan kartu kredit untuk memesan tiket pesawat ataupun melakukan booking hotel.
5. Tidak repot dengan uang kembalian. Membayar
menggunakan kartu kredit Anda tidak perlu lagi repot dengan uang kembalian.
6. Dapat banyak rewards. Penerbit kartu kredit biasanya
memberikan banyak reward buat pengguna kartu kredit. Seperti hadiah langsung, cashback, reward point yang
nantinya bisa ditukarkan untuk mendapatkan produk tertentu, bahkan cicilan dengan bunga 0 persen.
7. Pengeluaran tercatat. Memiliki kartu kredit membuat
pengeluaran Anda tercatat lebih baik. Karena Anda akan diberi laporan bulanan yang berisi penggunaan kartu kredit Anda
8. Buat bayar kebutuhan urgen. Misalkan keluarga Anda ada
yang masuk rumah sakit dan membutuhkan perawatan segera. Anda bisa bayar dengan menggunakan kartu kredit.
9. Punya daya tawar kredit. Memiliki kartu kredit juga
membuat Anda memiliki daya tawar yang lebih tinggi. Misalkan Anda ingin mengajukan pinjaman ke bank. Dengan skor kredit yang baik yang Anda miliki, Anda bisa
bernegosiasi dengan bank. Anda bisa minta misalnya bunga yang lebih rendah atau plafon kredit yang lebih besar. Skor kredit Anda menjadi salah satu pertimbangan penting bagi kreditur untuk mengucurkan pinjaman.
10. Lebih mudah saat berada di luar negeri. Ketika Anda
sedang berada di luar negeri, Anda akan merasakan sekali manfaat dari memiliki kartu kredit. Anda bisa membayar kebutuhan yang Anda perlukan saat berada di luar negeri cukup dengan kartu kredit.
Fungsi Kartu Plas5k
• Sumber kredit
– Kartu dapat digunakan sebagai instrumen untuk memperoleh kredit dengan mekanisme pembayaran seGap transaksi atau secara bulanan
• Penarikan uang tunai
– Kartu dapat digunakan untuk penarikan uang tunai baik di counter bank atau di ATM
• Penjaminan cek
– Kartu dapat digunakan untuk menjamin penarikan cek yang ditarik si pemegang kartu guna meyakinkan si penerima cek dalam bertransaksi.
Penggolongan Kartu Plas5k
•
Credit Card
•
Debit Card
•
Charge Card
•
Cash Card
Credit Card
• Suatu kartu yang dapat digunakan sebagai alat pembayaran transaksi jual beli barang / jasa, dimana pelunasan
pembayarannya dapat dilakukan sekaligus atau dengan cara mencicil sejumlah nilai minimum yang ditetapkan oleh pihak penerbit kartu (Issuer) dan terhadap saldo tersisa dikenakan bunga
• Pembayaran tersebut dilakukan paling lambat pada tanggal jatuh tempo seGap bulan sesuai tanggal yang telah ditetapkan Issuer untuk seGap pemegang kartu (card holder) dan untuk seGap keterlambatan dikenakan denda (late charge)
• Kartu kredit dapat pula digunakan untuk menarik uang tunai melalui AutomaGd Teller Machine (ATM) atau melalui Teller pada bank tersebut
Debit Card
•
Kartu ini pada prinsipnya merupakan alat
untuk melakukan penarikan tunai baik
melalui counter bank maupun melalui ATM
•
Pembayaran transaksi dengan
menggunakan Debit Card sama dengan
pembayaran tunai karena pada saat yang
sama langsung akan mengurangi/men-‐
debit saldo simpanan pemegang kartu yang
bersangkutan dan meng-‐kredit rekening
penjual (Merchant)
Kartu debit adalah alat pembayaran tunai tanpa
menggunakan uang tunai karena pembayaran
dilakukan dengan cara mendebit langsung saldo
rekening pemilik kartu debit dan pada waktu
yang bersamaan pula mengkredit saldo rekening
pedagang penerima kartu debit.
KARTU DEBIT
Charge Card
•
Kartu yang dapat digunakan sebagai alat
pembayaran transaksi jual beli barang /
jasa, dimana nasbah harus membayar
kembali seluruh tagihannya secara penuh
pada akhir bulan atau bulan berikutnya
dengan atau tanpa biaya tambahan
Pembayaran tagihan kartu tagih dilakukan secara
keseluruhan pada waktu tagihan jatuh tempo dan
apabila pemegang kartu tagih tidak dapat
membayar tagihan secara penuh maka akan
dikenakan denda keterlambatan.
KARTU TAGIH
The Differences
ü A credit card is different from a charge card: a
charge card requires the balance to be paid in full each month.
ü In contrast, credit cards allow the consumers a
continuing balance of debt, subject to interest being charged.
ü A credit card also differs from a cash card, which can be used like currency by the owner of the card. ü A credit card differs from a charge card also in that a
credit card typically involves a third-party entity that pays the seller and is reimbursed by the buyer,
Cash Card
•
Kartu yang hanya dapat digunakan untuk
penarikan uang tunai baik di counter bank
maupun pada ATM yang tersebar diberbagai
wilayah
•
Tidak dapat digunakan sebagai alat
pembayaran transaksi jual beli barang / jasa
•
Biasanya bank menentukan limit uang tunai
yang dapat ditarik atau ditransfer melalui ATM
(Electronic Fund Transfer)
Check Guarantee Card
•
Kartu ini pada prinsipnya digunakan
sebagai jaminan dalam penarikan cek oleh
pemegang kartu
•
Disamping itu dapat pula digunakan untuk
menarik uang tunai melalui ATM
•
Kartu ini hanya populer di Eropa terutama
di Inggris.
Perbedaan Credit Card, Debit Card dan
Charge Card
Credit Card Debit Card Charge Card
Ada limit kredit sesuai jenis kartu
Harus punya rekening Tidak ada ketentuan limit Ada minimum pembayaran saat jatuh tempo Saldo cukup menutupi transaksi Pembayaran lunas sebelum tagihan berikut Dikenakan bunga sesuai perjanjian Langsung men- debit pada saldo rekening Tidak dikenakan bunga Denda bagi keterlamabatan Denda bagi keterlambatan
Mekanisme transaksi
Perusahaan Kartu (Issuer/Acquirer) Pemegang Kartu (Pembeli) Merchant (Penjual barang/jasa) Barang/jasa Transaksi kartu Pembayaran cicilan + bunga Pembayaran kurang discount (5%) Perjanjian Statement tagihan Perjanjian Tagihan 100%Perusahaan Kartu (Issuer) Sevicing Agent (Acquirer) Pemegang Kartu (Pembeli) Merchant (Penjual barang/jasa) Transaksi kartu Barang/jasa Reimbursement Penagihan 100% (Interchange 2%) Statement tagihan
Perjanjian Pembayaran/cicilan+ bunga
Pembayaran dikurangi 5%
Discount (5%) Tagihan (5%) (Rp 950.000)
1. Risiko utama kecurangan dari
program kartu kredit yang berbahaya
a d a l a h k e c u r a n g a n d a l a m
penggunaan kartu kredit.
2. Pengawasan penggunaan oleh yang
tidak berwenang merupakan fungsi
u t a m a d a l a m h a m p i r s e m u a
perencanaan kartu kredit.
1. Meng update daear hat dan kartu yang dicuri
2. Menemukan kembali hat dan kartu yang di curi
bekerja sama dengan merchant dan polisi
3. Mengajukan gugatan masalah kecurangan
4. Mengadakan program laGhan pengamanan
5. Melakukan update informasi security pada arsip
pemilik kartu kredit
6. Menghubungi pihak-‐pihak yang berwenang dalam
penanganan kasus kecurangan
7. Menganalisis dan mengambil langkah langkah atas
laporan kasus serta menegosiasi perjanjian asuransi
Kegiatan Pengawasan Kartu Kredit
1. Lost/Stolen Card: modus ini terjadi karena pelaku
pura-pura kehilangan kartu kredit akibat tercecer atau pencurian.
2. Counterfeit Card: modus ini terjadi karena pemalsuan
kartu kredit dengan magnetic stripe atau tanpa magnetic stripe.
3. Re-embossed Card/Altered Card: Modus ini terjadi
karena menggunakan kartu kredit yg sudah habis masa berlakunya dengan cara meratakan relief nomor dan tanggal asli kemudian menimpa lagi dengan nomor dan tanggal baru.
4. Non-Received Card: Modus ini terjadi karena peluang
kejahatan yang berkaitan dengan pengiriman kartu kredit.
Terdapat sebelas modus kejahatan
kartu kredit
5. Re-Enconded Card Modus ini terjadi karena kartu kredit
asli yang telah habis masa berlakunya diganti kode dengan magnet stripe
6. Record of Charge Pumping: Modus ini terjadi karena
merchant mencetak berulang-ulang kartu kredit konsumen pada lebih dari satu slip transaksi yang kemudian di isi dengan transaksi fiktif.
7. White Plastic Modus ini terjadi karena merchant meniru
relief nomor di permukaan kartu kredit asli yang tercetak pada slip transaksi sebagai dasar dalam pembuatan white plastic.
8. Mail Order Fraud: Modus ini terjadi karena pengiriman
kartu kredit dilakukan melalui pos tidak langsung atau melalui kurir.
9. Split Charge Modus ini terjadi karena merchant memecah
slip transaksi lebih banyak dengan nilai transaksi yang lebih kecil.
10. Spending Spree: Modus ini terjadi karena pemilik kartu
kredit ingin menghindari blocking bank pengeluaran kartu kredit akibat melampaui batas maksimal.
11. Solicited Card: Modus ini terjadi karena informasi nomer
dan kode kartu kredit asli diberikan kepada sindikat bak oleh pemilik kartu kredit atau pihak lain yang dipercaya pemilik kartu kredit untuk mengurus keuangan, kredit atau juga karyawan penerbit kartu kredit.
Kartu beli muncul sebagai alat pembayaran
bagi konsumen segmen perusahaan karena
memberikan banyak manfaat
KARTU BELI
ü Kartu beli dapat menghemat waktu pembelian
secara signifikan
ü Kartu beli menjadi lebih hemat dalam
melakukan transaksi pembelian
ü Kartu beli menawarkan jangkauan luas
keunggulan keunggulan manajemen dan
pelaporan biasa
Manfaat kartu beli sebagai alat
pembayaran
Dampak nega5f Kartu Kredit
•
Pemegang kartu sering tergoda menjadi boros
dalam berbelanja karena merasa Gdak
mengeluarkan uang tunai sehingga kadang
kadang membeli hal hal yang kurang perlu
•
Untuk mengatasinya perlu diingat “ kartu kredit
merupakan fasilitas untuk memudahkan
pembayaran dalam berbelanja” dan “bukan
tambahan pendapatan”
Pembiayaan Konsumen
• Menurut Kepres no,61/1988
– Perusahaan Pembiayaan Konsumen adalah badan usaha yang melakukan sistem pembayaran angsuran berkala
• Menurut Keputusan Menteri Keuangan no. 251/KMK. 013/1988
– Pembiayaan Konsumen adalah badan usaha yang melakukan kegiatan pembiayaan untuk pengadaan barang berdasarkan kebutuhan konsumen dengan sistem pembayaran angsuran
Mekanisme Pembiayaan Konsumen
• Pihak terkait :– Perusahaan pembiayaan – Konsumen / debitur – Supplier / penjual barang
• Perjanjian jual beli antara konsumen dengan supplier
• Perjanjian pembiayaan antara perusahaan pembiayaan konsumen dengan konsumen
• Alur transaksi
– Konsumen mengajukan pemesanan pada perusahaan – Perusahaan konsumen memesan barang pada supplier – Supplier menerahkan barang pada konsumen
– Konsumen mengangsur kepada perusahaan pembiayaan konsumen
Alur Transaksi
Perusahaan
pembiayaan Supplier
Konsumen Penyerahan barang
Perjanjian pembayaran konsumen
Dokumentasi Pembiayaan
Konsumen
• Dokumen pokok :
– Credit applicaGon form – Surveyor report
– Credit approval / memorandum persetujuan • Dokumen jaminan
– Jaminan utama – Jaminan pokok – Jaminan tambahan
• Dokumen pemesanan & penyerahan barang • Dokumen kepemilikan barang