• Tidak ada hasil yang ditemukan

STRATEGI KEBIJAKAN PEMASARAN Dosen docx

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "STRATEGI KEBIJAKAN PEMASARAN Dosen docx"

Copied!
20
0
0

Teks penuh

(1)

STRATEGI KEBIJAKAN PEMASARAN

Dosen :

Dr. RR. YULIANTI PRIHATININGRUM, SE., M.Si

Oleh :

ARDITYAS GEMA SASONGKO

(1720420310003)

FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK

MAGISTER ILMU ADMINSTRASI BISNIS

UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT

(2)

PROGRAM MAGISTER ADMINISTRASI BISNIS

PROGRAM PASCASARJANA FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK (FISIP) UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT (ULM)

UJIAN AKHIR SEMESTER (UAS) STRATEGI KEBIJAKAN PEMASARAN Dosen: Dr. RR. YULIANTI PRIHATININGRUM, SE., M.Si

SABTU, 05 Mei 2018

Petunjuk UAS (Take Home)

Cari/pilih suatu produk/merek/perusahaan (barang atau jasa), kemudian buat tulisan mengenai:

1. Sejarah produk/merek/perusahaan tersebut

2. Bauran pemasaran yang digunakan (Marketing Mix) 3. Strategi pemasaran yang digunakan (Marketing Strategy) 4. Analisis para pesaingnya (Competitor Analysis)

5. Buat analisis SWOT

(3)

1. Sejarah Lexus

Lexus (bahasa Jepang: レ ク サ ス ) adalah sebuah merek mobil mewah yang digunakan oleh Toyota Motor Corporation di Amerika Utara, Timur Tengah, Eropa, Australia, Asia (dipasarkan di Jepang pada 2005) dan Selandia Baru. Lexus pertama kali diperkenalkan tahun 1989 di Amerika Serikat, dan sekarang menjadi merek dengan penjualan mobil mewah terbesar dari Jepang. Pada tahun 2006, Lexus dijual di 70 negara di seluruh dunia. Kantor Pusat Lexus berada di Toyota, Aichi, Jepang.

Project Lexus dimulai pada tahun 1983, sebuah tim besar terdiri dari teknisi terbaik dari Toyota Motor Corporation, berusaha untuk membuat sedan yang bisa mengalahkan sedan terbaik dunia. Hasilnya adalah Lexus LS 400 yang diperkenalkan pada North American International Auto Show tahun 1989.

Merek ini terutama bersaing dengan merek mewah tradisional Jerman seperti Audi, BMW, Jaguar, dan Mercedes-Benz. Sejak tahun 2000-an, Lexus mulai berekspansi ke pasar global di luar Amerika Serikat. Lexus diperkenalkan ke Jepang pada tahun 2005. Lalu menyusul secara global pada tahun tahun berikutnya, termasuk Indonesia pada tahun 2007.

Lexus terinspirasi dari suksesnya Toyota Supra dan Toyota Cressida. Keduanya merupakan mobil berpenggerak roda belakang dengan mesin M berperforma tinggi.

(4)

LS 400, sedan pertama yang diperkenalkan 1989, menandai kelahiran merk Lexus.

Tahun 1983, Presiden Direktur Toyota Motor Corporation Eiji Toyoda membuat sebuah rapat rahasia di antara para eksekutif Toyota. Ia bertanya, “Bisakah kita membuat sebuah mobil mewah terbaik di dunia?”Pertanyaan Eiji ini membuat Toyota memulai sebuah proyek super-rahasia yang diberi kode F1 (“Flagship” (Unggulan) + “No. 1 vehicle” (Mobil No.1)).Proyek ini (yang produk pertamanya Lexus LS 400) bertujuan untuk menambah jajaran produk Toyota, sebuah pijakan untuk memasuki segmen premium dan menambah pasar baru.Proyek F1 ini ditargetkan akan mengikuti kesuksesan mobil sport Toyota Supra dan sedan Toyota Cressida. Sampai tahun 1980-an, sedan terbesar yang pernah dibuat Toyota adalah Toyota Century, yang dibuat terbatas tahun 1960-an menggunakan mesin V8 dan Toyota Crown yang menggunakan mesin 6 segaris. Century sendiri dibuat untuk pasar Jepang saja, bukan untuk diekspor. Sedan baru ini ditargetkan untuk menjadi sebuah sedan yang dipasarkan secara global dengan mesin V8.

Salah satu faktor lain yang semakin membuat Toyota tertarik untuk meluncurkan merek mobil mewah ini adalah peluncuran merek Acura oleh Honda tahun 1986. Setahun kemudian, pabrikan Jepang lain, Nissan, juga berencana untuk meluncurkan merek mobil mewahnya,Infiniti, yang akhirnya terealisasi dengan munculnya Infiniti Q45 tahun 1990. Mazda juga tertarik untuk membuat merek lain dengan nama Amati, namun seiring berjalannya waktu rencana ini akhirnya dibatalkan.

Agar lebih mengetahui profil para orang kaya di Amerika, Toyota mengirimkan para penelitinya ke Amerika Serikat tahun 1985. Dari hasil penelitian itu, sebuah merek baru harus diciptakan, yang terpisah sama sekali dari merek Toyota.

Pengembangan Merek

Gambar 1.1 Gril depan Lexus IS yang menampilkan emblem Lexus.

(5)

Slogan Lexus kemudian dikembangkan oleh Team One dan mereka memberi slogan "The Relentless Pursuit of Perfection" (Tak Berhenti Mengejar Kesempurnaan). Logo perusahaan dikembangkan oleh Molly Designs dan Hunter Communications. Desain akhir dari logo itu adalah sebuah huruf "L" dengan bentuk oval.

Peluncuran

Gambar 1.2 Lexus menunjukkan betapa halusnya mesin V8 mereka dengan meletakkan gelas sampanye di kap depan LS 400.

Setelah proses pengembangan yang panjang, melibatkan 60 desainer, 24 tim teknik, 1,400 insinyur, 2,300 teknisi, 220 pekerja tambahan, dan 450 prototipe kendaraan, serta uang proyek hampir 1 miliar dollar AS, proyek F1 akhirnya selesai juga. LS 400 diluncurkan dengan mesin V8 bensin 4000cc, berpenggerak roda belakang

(6)

dari beberapa majalah seperti Automobile Magazine dan Wheels Magazine. Meskipun merek ini baru diluncurkan, Lexus dapat langsung menggaet konsumen loyal dan debutnya ini langsung membuat kejutan terhadap merek mobil mewah lainnya. Penjualan Mercedes-Benz dan BMW turun masing-masing 29% dan 19% pada akhir 1989. 35% pembeli Lexus membeli mobil ini dengan menukarkan Cadillac atau Lincoln lama mereka

Gambar 1.3 Tahun 1991, coupe SC 400 menjadi model ketiga Lexus yang diluncurkan ke pasar.

Akhir 1989, Lexus LS 400 dan ES 250 berhasil membukukan penjualan sebanyak 16.392 unit, melewati target para Krincipal Toyota sebanyak 16.000 unit.

1990an: Pertumbuhan dan Ekspansi

Gambar 1.4 Sedan ES 300 diluncurkan 1991 dan menjadi model Lexus paling laris sepanjang 1990-an.

(7)

Tahun 1993, Lexus meluncurkan versi GS yang dihargai lebih murah dari LS 400. Setahun berikutnya, generasi kedua LS 400 diluncurkan di AS.

Gambar 1.5 LS400

Gambar 1.6 Crossover SUV RX 300 diluncurkan 1998.

Tahun 1996, Lexus meluncurkan sebuah SUV,LX 450. Tiga tahun kemudian, sebuah crossover SUV, RX 300 diluncurkan dan menjadi model terlaris menggantikan sedan ES 300. Lexus mencetak penjualan satu juta unit tahun 1999 di Amerika Serikat, dan menjadi merek premium dengan penjualan terbesar di pasar Amerika.

2000-an: Mobil Hybrid dan Model F

(8)

Tahun 2000, Lexus memperkenalkan sebuah sedan entry-level, IS 300. Tahun 2001 Lexus juga meluncurkan mobil konvertibel pertamanya, SC 430, dan generasi ketiga Lexus LS, LS 430. Sebuah mid-size SUV GX 470 diluncurkan 2002, diikuti dengan generasi kedua RX 330 tahun 2003. Tahun berikutnya, Lexus sudah membukukan penjualan dua juta unit di Amerika Serikat.Lexus meluncurkan lagi sebuah mobil SUV mewah bermesin hybrid yang dinamai Lexus RX 400h.Mobil ini menggunakan sistem Lexus Hybrid Drive, yang akan mengkombinasikan mesin bensin dengan mesin elektrik untuk meningkatkan tenaga dan efisiensi, serta menurunkan emisi gas buang.

Pada 2005, Lexus telah resmi terpisah dari induknya Toyota dalam hal perancangan desain, teknik, pelatihan, dan perakitan mobil. Hal ini menyebabkan Lexus juga diluncurkan di negara asalnya Jepang dan negara-negara lain. Mobil-mobil Lexus generasi berikutnya juga didesain untuk dipasarkan diseluruh dunia.

Gambar 1.7 Generasi kedua Lexus IS diluncurkan 2005.

Tahun 2007, Lexus meluncurkan lagi jajaran mobil sportnya dengan Model F. Divisi baru ini akan diisi mobil sport dengan performa tinggi. Produk pertamanya, IS F, dieperlihatkan ke publik di North American International Auto Show tahun 2007, bersama dengan mobil super Lexus LF-A.

Sejauh ini, Lexus merupakan merk premium dengan penjualan otomotif terbaik selama satu dekade terakhir dan berada di urutan keempat dalam total penjualan mobil mewah di seluruh dunia.

2010-an:Pengembangan Terakhir

(9)

Awal tahun 2010, Lexus sedang menjalani proses kenaikan penjualan kembali di kawasan Amerika Utara dan Asia dengan meluncurkan beberapa hybri dan produk baru, menyusul adanya pemanggilan (recall) besar-besaran yang dilakukan Toyota tahun 2009-2010. Beberapa produk yang dipanggil juga termasuk produk Lexus. Lexus ES 350 dan beberapa model IS dipanggil berkaitan dengan masalah keset mobil. Selain itu, Lexus GX 460 juga terkena panggilan bulan April 2010 karena masalah di bagian software update. Pemanggilan ini juga hanya satu minggu setelah majalah Consumer Reports menyatakan rekomendasi mereka untuk jangan membeli mobil ini, karena respons kontrol stabilitasnya yang buruk di kecepatan tinggi. Meskipun belu ada kecelakaan satu pun, pemilik GX 460 tetap menerima update software kontrol stabilitas di mobil mereka.

Pada acara Geneva Motor Show 2010, Lexus memperkenalkan CT 200h, sebuah hatchback kompak hybrid 4 pintu yang khusus dibuat untuk pasar Eropa. Mobil ini juga direncanakan untuk dijual akhir 2010, dan akan diekspor juga ke Amerika Serikat dan negara lainnya. Lexus juga menggenjot penjualan dengan mengeluarkan produk dengan kapasitas mesin lebih kecil. Lexus meluncurkan ES 240 di China, lalu RX 270. Hal yang sama juga coba diterapkan di Jepang, Rusia, dan Taiwan. Hal ini bertujuan untuk mnegurangi emisi, serta menekan besarnya pajak impor.

Pasar Global

Dengan strategi penjualan barunya, Lexus akhirnya diluncurkan di Jepang dan China tahun 2005, Malaysia tahun 2006, Indonesia tahun 2007, Chile tahun 2008, dan Filipina tahun 2009. Tahun 2006, Lexus telah berencana untuk berekspansi di 76 negara tahun 2010, dari 68 negara yang sudah dipasarkan saat itu.

Jepang

Kedatangan Lexus di Jepang bulan Juli 2005 menjadikan Lexus sebagai pabrikan mobil mewah Jepang pertama yang memperkenalkan diri. Lexus memperkenalkan IS, GS, dan SC tahun itu. Sayangnya, penjualan tahun itu meleset di bawah target, namun akhirnya meningkat tahun berikutnya. Perkenalan LS 460 bulan September 2006 ternyata melebihi ekspetasi, dengan pemesanan lebih dari 12.000 unit di bulan pertama perkenalan. Namun, harga yang semangkit meningkat dan kontraksi ekonomi Jepang kembali mempengaruhi angka penjualan..

Model-model Lexus di Jepang sebelum masuk 2005 diberi nama Toyota, seperti LS yang dinamai Celsior, SC dinamai Soarer, RX dinamai Harrier, IS dinamai Altezza, dan GS yang dinamai Aristo. Setelah tahun 2005, nama ini tidak dipakai lagi dan generasi berikutnya telah dijual dengan merek Lexus. Lexus HS 250h menjadi produk paling laku di Jepang tahun 2009.

Eropa

(10)

Gambar 1.9 The GS 450h diperkenalkan 2006.

Tahun 2006, Lexus IS 220d diesel baru yang diperkenalkan telah menaikkan penjualan di pasar Inggris; mobil hybrid menguasai seperempat penjualan dan mengalahkan penjualan mobil bensin. Pasar lainnya adalah Rusia, merk ini menempati peringkat keempat di segmen mobil mewah tahun 2007. Lexus akhirnya mendapatkan peningkatan penjualan sampai 72% tahun 2006 dengan sekitar 50.000 unit berpindah ke tangan konsumen; tetapi stagnan tahun 2007 dan kembali jatuh 27.5% tahun 2008. Tahun 2009, Lexus berencana akan menjadi merk yang menjual mobil hybrid saja di pasaran Inggris.

Asia dan Oseania

Di Korea Selatan, ES adalah model paling laris untuk merk ini. Lexus sendiri berada di peringkat teratas untuk penjualan mobil impor tahun 2005; Di Taiwan pada tahun yang sama, Lexus juga berada di peringkat teratas untuk penjualan mobil impor. In 2007, Lexus captured the import sales lead in the China's emerging premium car market, Peningkatan jumlah diler di China akhir tahun 2000-an juga meningkatkan permintaan SUV. Tahun 2009, China sudah menjadi pasar kedua terbesar bagiLexus. Di Timur Tengah, Lexus berada di peringkat kedua di segmen mobil premium. Di Australia, Lexus juga menempati peringkat tiga besar, dengan RX sebagai model yang paling laku.

Gambar 1.10 Lexus LF-A konsep tahun 2007.

Indonesia

(11)

Amerika Latin

Lexus diperkenalkan ke pasar Brazil bulan Januari 1998, dengan penjualan difokuskan pada sedan LS dan ES. Merk ini juga sudah diperkenalkan di Kosta Rika dengan distributor Purdy Motors S.A. Di Santiago Auto Salon tahun 2006, Lexus berkata akan menjual mobilnya di pasar Chili. Bulan April 2008, niat itu akhirnya terlaksana juga dengan pembukaan ruang pamer pertama di Las Condes, Santiago. Tahun 2010, Presiden Chile Sebastián Piñera menggunakan Lexus LS sebagai mobil dinasnya, menggantikan model lain yang sudah digunakan oleh para presiden terdahulu Michelle Bachelet dan Ricardo Lagos

Afrika

Lexus diluncurkan di Afrika Selatan bulan Januari 2006,pertama kalinya sejak pertama kali diimpor tahun 1993. Lexus dijual di dealer kota metropolitan di negara tersebut, untuk melawan merek-merek Jerman yang sudah bercokol di negara itu.

2. Marketing Mix Lexus (4p)

Product:

Strategi produk dalam bauran pemasaran Lexus dapat dipelajari dengan memahami seluruh rentang mobil mereka. Lexus telah memproduksi mobil dalam berbagai kategori:

 Sedan : Model termasuk IS, ES, ES Hybrid, GS, GS Hybrid, GS F, LS

 Lexus SUV : Model termasuk NX, NX Hybrid, RX, RX Hybrid, GX, dan LX

 Lexus Coupe : Model termasuk RC, RC F

 Lexus Hybrids : Model termasuk CT Hybrid, NX Hybrid, RX Hybrid, ES Hybrid dan GS Hybrid

 F Perfomance : Model termasuk RC F, GS F, LFA, F / F Sport. Divisi kinerja F adalah kendaraan berkinerja tinggi

Lexus memiliki mobil mereka yang tersebar di Amerika Serikat, Eropa dan secara perlahan berusaha membangun diri mereka sendiri dalam menumbuhkan pemasaran di seluruh dunia.

Price:

(12)

pada pasar yang dihidangkan, jenis mobil dan pesaing. Harganya pun bervariasi dengan fitur dan layanan purna jual yang ditawarkan.

Place :

Lexus memanfaatkan sejumlah pengecer dan outlet dealer untuk distribusi produk mereka sehingga mencapai pelanggan maksimum. Untuk distribusi mereka menggunakan ruang pamer, pusat pameran atau bahkan acara khusus. Perusahaan sangat bergantung pada dealer untuk menjual produk mereka kepada pelanggan potensial. Lexus hadir di lebih dari 70 negara di seluruh dunia. Kendaraan merek Lexus didistribusikan melalui jaringan sekitar 170 outlet penjualan. Staf penjualan di masing-masing outlet ini sangat terampil tidak hanya dalam penjualan tetapi juga informasi produk, pengumpulan data, keuangan dan pengambilan pesanan. Karena kualitas dan keandalannya, mereka mempertahankan jaringan ini selama bertahun-tahun.

Promotion:

Lexus menjadi merek mewah selalu mempromosikan fitur-fiturnya dengan cara yang unik melalui iklannya. Mereka menggambarkan fitur-fitur seperti ketepatan, kesempurnaan, tiada henti, keseimbangan, halus, dll. Mereka bahkan keluar dengan kampanye memberi hadiah kepada orang yang Anda cintai. Karena strategi pemasaran ini nilai yang mereka peroleh naik dan karena mereka memiliki harga yang relatif lebih rendah dibandingkan dengan pesaing, mereka menarik banyak pelanggan untuk meningkatkan dari mobil pasar massal. Strategi promosi Lexus di bawah bauran pemasaran berfokus pada menunjukkan merek sebagai produk aspiratif yang menargetkan pelanggan yang makmur. Dengan meningkatnya persaingan dan model-model baru, mereka telah mengubah kampanye pemasaran mereka tetapi selalu berhasil mempertahankan kualitas dan harga terjangkau. Selain iklan mereka juga telah mendukung berbagai acara olahraga dan amal. Beberapa acara termasuk Grand Slam dari 2005 hingga 2009, Asosiasi Golf AS Terbuka, turnamen Terbuka Wanita AS, A.S Senior Terbuka dan A.S Amatir. Lexus juga menyelenggarakan acara amal setiap tahun. Mereka bahkan mendukung beberapa selebritas olahraga. Lexus memiliki merchandise dan majalah mereka sendiri yang menarik banyak pelanggan. Melalui semua inisiatif pemasaran ini, mereka berhasil mempertahankan pelanggan mereka dan mendapatkan pelanggan baru. Oleh karena itu, ini menyimpulkan bauran pemasaran Lexus.

3. Marketing strategy Lexus

Lexus pertama kali dikenalkan pada tahun1989, oleh karena itu, termasuk pendatang baru jika dibandingkan dengan rivalnya, Maserati, Mercedes benz, Audi. Oleh karena itu Lexus berfokus pada ceruk pasar atau peripheral target markets. Selain itu menaklukkan pionir melalui teknologi produk, kualitas produk, dan layanan pelanggan yang superior.

(13)

Selain itu Lexus memberikan pelayanan premium untuk mempertahankan pelanggan dan memperbesar pasar, misalnya gratis 5 tahun untuk service,

Michael Porter dalam bukunya Strategi Kompetitif menetapkan bahwa setiap perusahaan bersaing dalam suatu industri memiliki strategi bersaing baik eksplisit maupun tersirat. Kompetitif strategi bagi perusahaan untuk menciptakan posisi yang baik dalam jangka panjang adalah: biaya keseluruhan, kepemimpinan, diferensiasi dan fokus.

Menerapkan salah satu strategi kompetitif generik yang berhasil membutuhkan berbeda sumber daya, pengaturan organisasi, prosedur pengendalian, sistem inventif dan gaya kepemimpinan yang berbeda.

Michael Porter menyatakan bahwa jika sebuah perusahaan tidak fokus pada salah satu dari tiga strategi tersebut tipe dasar diferensiasi, kepemimpinan biaya atau strategi fokus -kemungkinan besar profitabilitas akan rendah.

Tiga strategi generik adalah alternatif, pendekatan yang layak untuk berurusan dengan kekuatan kompetitif yang berlaku. Kebalikannya adalah jika perusahaan gagal mengembangkan strateginya setidaknya satu dari tiga dimensi - sebuah perusahaan yang "terjebak di tengah" - berada dalam sebuah situasi strategis yang sangat buruk. Perusahaan ini nantinya akan kekurangan pangsa pasar, modal investasi, dan memutuskan untuk memainkan game berbiaya rendah, sambil menghindari industri-lebar diferensiasi diperlukan untuk meniadakan kebutuhan akan posisi berbiaya rendah. Mungkin juga fokus pada menciptakan diferensiasi atau posisi berbiaya rendah dalam lingkup yang lebih terbatas.

Keunggulan kompetitif ada ketika perusahaan dapat memberikan manfaat yang sama seperti pesaing tetapi dengan biaya yang lebih rendah (biaya kepemimpinan), atau memberikan manfaat yang lebih baik dari pada produk yang bersaing (diferensiasi).

Untuk mencapai keunggulan kompetitif, perusahaan harus melakukan satu atau lebih penciptaan nilai kegiatan dengan cara yang menciptakan nilai lebih secara keseluruhan daripada pesaing. Nilai superior adalah diciptakan melalui biaya yang lebih rendah atau manfaat superior kepada konsumen (diferensiasi).

Ketika Lexus diperkenalkan pada tahun 1989, menurut kompetisi yang disebutkan di atas teori strategi, itu menggunakan strategi fokus karena mereka menyajikan produk yang unik (Diferensiasi) diproduksi menggunakan sistem produksi ramping (cost leadership) secara spesifik

Pasar: Amerika Serikat.

Pada saat ini, di antara tiga strategi persaingan umum yang ditetapkan oleh Michael Porter; Lexus telah memilih strategi diferensiasi karena itu adalah merek itu menyajikan keunikan di antara para pesaingnya dan pelanggan memilih produk ini di antara persaingan karena karakteristiknya yang tak tertandingi. Menurut artikel “Lexus: di Lap of Latent Luxury? ”oleh editor Miro Pacic dari AutomoBear Magazine; Lexus

(14)

lebih kencang dan lebih terarah daripada Cadillac. Sejak LS400 pertama, ergonomi telah diambil memperhitungkan dan ada kebijakan yang disesuaikan untuk menentukan ukuran, bentuk, dan posisi kontrol dan menampilkan seberapa sering mereka digunakan. Sopir dapat memilih di antara banyak penyesuaian posisi kursi mengemudi.

Kendaraan Lexus dilengkapi dengan Sistem Navigasi yang dapat mengatur jalannya tujuan dengan cepat dan mudah, fungsi Kontrol Iklim Otomatis yang membuat kabin dalam suhu yang sempurna, Kamera Cadangan yang secara otomatis memungkinkan pengemudi untuk melihat sebagian besar objek di jalur kendaraan saat mengemudi secara terbalik, Sistem DVD-Audio, dan Teknologi Bluetooth. Dengan fitur yang terakhir ini, ponsel Bluetooth yang kompatibel berada dapat berinteraksi secara nirkabel dengan Sistem Navigasi.

Mengamati layanan pelanggan Lexus, Pacic menggambarkannya sebagai "kedua sama sekali tidak ada. Jaringan dealer Lexus, yang dimulai hanya 70-kuat pada tahun 1990, didirikan murni untuk divisi Lexus. Ini, dan sikap yang konsisten dan peduli pada semua dealer, sama pentingnya dengan kesuksesan Lexus sebagai produknya. ”

Fokus pada peningkatan layanan pelanggan sangat penting karena Lexus bersaing di pasar di mana inovasi produk memberikan keunggulan kompetitif dalam waktu yang lebih singkat. Misalnya, sementara itu menambahkan fitur keamanan baru, pesaing tidak butuh waktu lama untuk memperkenalkan perbaikan produk serupa. Karena itu, saat ini yang paling berkelanjutan keunggulan kompetitif terus memberikan layanan pelanggan yang luar biasa.

Dealer Lexus termasuk fasilitas seperti bar penyegaran, pusat bisnis dengan komputer dan mesin faks, beberapa dari mereka juga memiliki kafe di tempat, butik, area bermain anak-anak dan layanan rekreasi lainnya. Semua upaya ini didasarkan pada Kovenan Lexus , yang menyatakan bahwa "Lexus akan memperlakukan setiap pelanggan seperti kita akan menjadi tamu rumah kita."

Bengkel mobil Lexus dikarakteristik memiliki jendela besar yang memungkinkan pelanggan untuk melihat layanan yang diberikan kepada kendaraan mereka. Layanan dealer sering termasuk pencucian kopi dan mobil gratis, kendaraan sewaan gratis, dan angkutan kenyamanan. Pada akhir setiap janji layanan, klien Lexus dapat menerima survei tindak lanjut tentang peringkat pengalaman layanan mereka. Pacic menyatakan bahwa Jonathan Mahler dalam bukunya The Lexus Story menulis bahwa layanan tersebut Departemen "diposisikan di samping jalan masuk di sisi gedung, jadi teknisi bisa melihat pelanggan ketika mereka mendekat. Orang-orang layanan bisa memukul pelat nomor nomor ke database pusat Lexus dan memiliki seluruh sejarah mobil di depan mereka sebelum pelanggan berjalan melewati pintu - dan dapat menyambut mereka dengan nama juga. "

Beberapa dealer Lexus telah mengirim beberapa karyawan mereka untuk mengalami tingkat layanan dari high-end perusahaan yang dikenal untuk perhatian dan keramahan mereka, sepertiHotel Ritz-Carlton, untuk meningkatkan layanan pelanggan.

(15)

Selama bertahun-tahun, Lexus menduduki peringkat pertama dalam banyak Survei Layanan Pelanggan di AS dan di berbagai negara. Misalnya, menurut sebuah artikel yang diterbitkan di Majalah Motortrader Inggris “Lexus memiliki dealer mobil terbaik di Inggris. Kemewahan merek telah menduduki peringkat survei Auto Express terbaru yang terbaik dan terburuk di negara tersebut pengecer mobil. Ini adalah tahun kelima berturut-turut yang Lexus datang lebih dulu setelah dealer-dealernya berada memuji layanan pelanggan dan tingkat pengetahuan teknis mereka. ”

Di AS, Lexus menawarkan garansi dasar selama 4 tahun atau 50.000 mil (80.000 km), oleh default. Garansi powertrain memiliki rencana cakupan 6 tahun atau 70.000 mil (110.000 km).

Perlindungan korosi memiliki garansi 6 tahun juga. Program Pra-Milik Tersertifikasi Lexus, fitur pemeriksaan 161-titik kendaraan pra-dimiliki, 3 tahun atau 100.000 mil (160.000km) garansi terbatas, dan sekarang tersedia di beberapa negara.

Beberapa layanan tambahan yang dapat dibeli pelanggan adalah Lexus Pursuits Visa Card diluncurkan pada 2005 oleh Lexus Financial Savings Bank (nama dagang untuk Toyota Financial Bank Tabungan) melalui Lexus Financial Services (LFS), yang merupakan mempunyai dealer di setiap Negara dan daerah. Salin itu. Competitor Lexus ini telah berdiri jauh sebelum Lexus. Produk mereka lebih dikenal handal dan memiliki pangsa pasar tersendiri. Pelanggan setia dengan produk mereka. Bentuk mobil masing-masing memiliki grill special setiap merknya. Lexus hadir dengan gari bodi mobil yang tegas.

Sebagai pendatang baru, Lexus tidak takut dengan pesaing mobil mewah lainnya. Karena Lexus adalah bagian dari pionir raksasa mobil, yaitu Toyota Motor Corporation.

Pengalaman Toyota sebagai pionir membuat Lexus mudah untuk penetrasi pasar.

Selain itu executive dan manajemen senior berasal dari Toyota.

(16)

5. SWOT analysis

SWOT Analysis

Strengths

1. Sangat bergengsi di segmen mewah

2. Desain yang stylish dan dinamis yang mengurangi drag aerodinamis yang membuat mobil lebih cepat

3. Inovasi berkelanjutan untuk mencapai daya maksimum dari konsumsi bahan bakar yang minimum. Desain yang klasik dan dinamis yang mengurangi serapan

aerodinamis yang membuat mobil lebih cepat 4. Berbagai macam portofolio produk yang beragam 5. Mengikuti balapan mobil sehingga membangun

hubungan pelanggan yang baik

6. Memiliki mobil hibrida & konsep futurisitik

Weaknesses

1. Portofolio produk yang terbatas di pasar yang sedang tumbuh

2. Persaingan yang sulit berarti pangsa pasar yang terbatas

3. Distribusi terbatas & jaringan layanan dan ketersediaan suku cadang

Opportunities

1. Mengakomodasi dan memperluas pasar mobil 2. Memanfaatkan keunggulan penggerak awal dalam

segmen mobil hibrida & konsep

3. Mendapatkan pelanggan baru dengan meningkatkan penetrasi pasar

4. Menambah jaringan distribusi dan layanan

Threats

1. Dianggap sebagai merek yang sangat mahal sehingga dapat menyebabkan jarak kepada pelanggan potensial 2. Persaingan dari raksasa mobil besar lainnya

(17)

6. Alternatif strategi terbaik

 Targeting and advertising

 Product adaptation

 Dealership

 Local partnership

 Perbandingan dengan pasar Mexico

 Pengembangan pusat manufaktur dan hubungan kerja

 Skema penargetan pelanggan dan kampanye iklan

Targeting and advertising

Menjual Lexus ke kelas atas yang sudah ada sebelumnya adalah tugas yang lebih sulit. Nilai-nilai mereka masuk tradisi dan status tinggi, dan mereka akan tidak mau untuk menjauh dari Mercedes dan BMW yang memiliki nuansa elit dan Lexus tidak. Juga, mereka akan kurang peduli tentang faktor keterjangkauan yang dibawa Lexus, karena mereka memiliki pendapatan jauh lebih banyak dari kelas menengah.

Satu target potensial lainnya adalah expatriat, entah kembali ke Indonesia dari Amerika Serikat atau Eropa, atau mempertahankan tempat tinggal kedua di Indonesia. Kombinasi Lexus keandalan, keterjangkauan, dan kenyamanan menjadikannya salah satu mobil paling popular merek di antara orang Indonesia-Amerika.

Mencari acara untuk membawa pelanggan tinggi pelanggannyatingkat retensi di luar negeri dari Amerika dapat membuka segmen baru daripasar untuk Lexus.

Karena itu, iklan kampanye harus menargetkan populasi ini, bagian ataskelas menengah, dan ekspatriat.

E-advertising adalah televisi, majalah otomotif dan iklan billboard. Iklan internet juga review mobil dapat meningkatkan penjualan.

(18)

Setiap negara memiliki jalan yang berbeda, misalnya Indonesia. Oleh karena itu untuk beradaptasi dan penetrasi pasar, desain tim harus menganggap bahwa mobil itu nyaman dan menyediakan mobil dengan chassis, shock absorbers, dan aspek struktural lainnya yang diperlukan untuk mengatasi kendala tersebut, sambil tetap mempertahankan kenyamanan dan kualitas berkendara.

Selain itu dalam mengatasi kemacetan di Indonesia Tim Lexus harus menambahkan fitu kenyaman seperti jok hangat, pijat elektrik, kulkas dll. Agar Lexus dapat beradaptasi

Uji coba jalan, simulasi juga harus dilakukan untuk mendapatkan kenyaman terbaik bagi pelanggan.

Dealer ship

Meluaskan dealer di berbagai daerah akan meningkatkan penjualan serta pelayanan bagi pelanggan. Tentunya dengan analisa pasar di daerah tersebut. Serta penghasilan perkapita mempengaruhi daya beli mobil mewah. Sehingga Lexus dapat bersaing dengan competitor lainnya.

Local Partnership

(19)

Referensi

Aaker, David, Managing Brand Equity, 1991, The Free Press

Aaker, David, Joachimsthaler, Erich, Brand Leadership, 2000, The Free Press

Armstrong, L, “Lexus RX 400h”, BusinessWeek Magazine, April 25 2005

Dawson , Chester, Lexus: The Relentless Pursuit of Perfection, 2004, Jon Wiley & Sons.

Gerdes, Lindsey, “The Real Reason To Buy A Lexus”, BusinessWeek Magazine, July 18th 2005

Lichti, Shirley, “Customer Service - the relentless pursuit of perfection”, The Record, May 16, 2001

Pacic Miro, “Lexus: in the Lap of Latent Luxury?”, AutomoBear Magazine, September 23th 2004.Porter, Michael E.,

Competitive Strategy, 1980, The Free PressRosengarten Phillipp and Stuemer Christoph,

Premium Power, 2006 S.C. Gwynne, "Zen and the Art of Automotive Maintenance",

Time Magazine, September 17th 1990.

Schweinsberg, Christie, “Lexus Kicks Up Service”, Ward's Dealer E-newsletters, September 1st,2005

Temporal Paul, Branding in Asia, 2004, Jon Wiley & Sons.

(20)

Tierney, Christine, “Robot-filled Tahara sets standard for Toyota world”

Detroit News, Vasilash, Gary, “Introducing the '06 IS”, Automotive Design & Production Magazine, 2006

“Lexus car dealers are Britain s best”, Motortrader, April 25th 2007 (www.motortrader.com)

“Lexus Design Exhibition at Milan Design Week”, WorldCarFans (www.worldcarfans.com)

“Lexus L-finesse design philosophy”, Lexus Japan Web Page (www.lexus.jp)

“Past Award Winners”, Road & Travel magazine (www.roadandtravel.com)

Gambar

Gambar 1.1 Gril depan Lexus IS yang menampilkan emblem Lexus.
Gambar 1.2 Lexus menunjukkan betapa halusnya mesin V8 mereka dengan meletakkan gelassampanye di kap depan LS 400.
Gambar 1.3 Tahun 1991, coupe SC 400 menjadi model ketiga Lexus yang diluncurkan kepasar.
Gambar 1.6 Crossover SUV RX 300 diluncurkan 1998.
+4

Referensi

Dokumen terkait

pembuangan dan itu mengakibatkan dampak bagi lingkungan di sekitar tetapi sekarang banyak ditemukan cara atau solusi untuk menangani dampak-dampak yang dihasilkan oleh limbah,

Salah satu strategi yang paling penting adalah Penetapan harga yang lebih rendah, Harga mempengaruhi daya saing relatif terhadap pesaing. Karena itu, harga produk

Efektivitas teknik restrukturisasi kognitif untuk mereduksi kecemasan komunikasi pada remaja: penelitian pra-eksperimen terhadap peserta didik kelas X SMA Pasundan 2

Jenis pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan perundang-undangan (The statue approach), pendekatan fakta ( the fact approach), dan

maksud dari wanprestasi itu, yaitu pengertian yang mengatakan bahwa seorang dikatakan melakukan wanprestasi bilamana “tidak memberikan prestasi sama sekali, terlambat

Dalam hal ini Madrasah Ibtidaiyah Walisongo Ambokembang 01 Kedungwuni pada saat penelitian berlangsung telah memiliki beberapa fasilitas yang cukup memadai, baik

Dalam rangka menjamin pasien memperoleh pelayanan asuhan keperawatan berkualitas, maka perawat sebagai pemberi pelayanan harus bermutu, kompeten, etis

Pembobotan ini berfungsi untuk mengetahui bobot prioritas indikator kinerja pada sasaran strategis yang memiliki indikator kinerja lebih dari 1. Jika pada sasaran strategis hanya