Keselamatan Penanganan
Bahan Kimia
Bahan Kimia & Kesehatan
Bahan Kimia & Kesehatan
• Mengetahui apakah suatu gangguanMengetahui apakah suatu gangguan kesehatan berkaitan dengan pekerjaan tidaklah selalu mudah
tidaklah selalu mudah.
• Jangan mengabaikan pusing-pusing, flu dan batuk yang terlalu sering rasa
dan batuk yang terlalu sering, rasa
ngantuk, penyakit kulit, atau gangguan kesehatan lainnya yang anda rasa
Bagaimana mengetahui apakah
saya berhubungan dengan
saya berhubungan dengan
bahan kimia berbahaya di tempat
k j ?
kerja ?
Pertanyaan dibawah ini dibuat untuk membantu mengetahui bahan kimia
berbahaya apa saja yang ada di berbahaya apa saja yang ada di
1) Bahan kimia apa saja yang saya gunakan di tempat kerja ?j
• Beberapa jenis bahan kimia mengandung racun.
Periksa label pada bahan kimia yang anda gunakan. 2) Bagaimana bahan kimia tersebut digunakan ?
• Cara menggunakan bahan kimia dapat menentukan
k h b h t b t k hi t b h
apakah bahan tersebut akan mempengaruhi tubuh. Beberapa proses jauh lebih berbahaya dari yang lain. Contohnya kemungkinan pekerja untuk menghirup y g p j g p suatu bahan kimia lebih besar bila suatu bahan
tersebut dipanaskan atau diamplas.
h ki i b id k k hi d
• Bahan kimia beracun tidak akan mempengaruhi anda jika tidak masuk ke dalam tubuh. Bahan tersebut
3) Bagaimana menentukan kadar racun dari ) g suatu bahan kimia, dan berapa banyak dari bahan masuk ke dalam tubuh kita ?
• Bahan kimia mempunyai kadar racun yang berlainan Apabila anda hanya berhubungan berlainan. Apabila anda hanya berhubungan dengan sejumlah kecil bahan yang racunnya rendah anda tidak akan sakit Sementara
rendah, anda tidak akan sakit. Sementara beberapa bahan kimia akan dapat meracuni anda kendati anda hanya berhubungan
Bagaimana Bahan Kimia Dapat
M
k K D l
T b h
Masuk Ke Dalam Tubuh
1. HIDUNG
• Menghirup gas kimia, uap, atau debu di udara 2. KULIT
• Bahan kimia dapat terserap melalui kulit termasuk mata
3. MULUT
• Menghirup atau menelan bahan kimia yang jatuh ke
d l k i k k j t t
dalam makanan, minuman, rokok, janggut, atau tangan
• Apabila bahan kimia masuk ke dalam tubuh diaApabila bahan kimia masuk ke dalam tubuh, dia akan masuk ke dalam peredaran darah, dan
Efek Jangka Pendek dan Jangka Panjang
• Efek yang akut tampak seketika setelah keracunan bahan kimia
• Efeknya ada yang ringan seperti gatal-gatal di hidung atauEfeknya ada yang ringan, seperti gatal gatal di hidung atau tenggorokan (Bhs Jawa: nyegrak) atau berat seperti kerusakan mata atau pingsan karena menghirup asap beracun.
• Gangguan kesehatan dari efek yang kronis timbul bertahun-Gangguan kesehatan dari efek yang kronis timbul bertahun tahun kemudian. Efek ini biasanya ditimbulkan oleh kontak dengan bahan berbahaya dalam waktu yang lama. Efeknya biasanya permanen
• Beberapa jenis bahan kimia menyebabkan efek yang akut dan kronis sekaligus. Contohnya, menghirup uap pelarut akan
menyebabkan kantuk seketika. Jika seseorang menghirup uap l t t b t d l kt l (b b t h )
Gejala Penyebab
KEPALA Pelarut, cat, ozon, asap (termasuk Pusing, kantuk
p rokok)
MATA
Merah, berair, gatal, rasa lelah
Asap, gas dan uap, debu, radiasi utraviolet, cat, cairan pembersih HIDUNG & TENGGOROKAN
Bersin-bersin, batuk, radang tenggorokan
Asap, ozon, pelarut, debu, cat, cairan pembersih
DADA & PARU-PARU Debu logam, debu, asap, pelarut, cat, Asma, batuk, sesak napas, kanker
paru-paru
g , , p, p , , cairan pembersih
PERUT
Mual muntah sakit perut
Debu logam, pelarut, cat, menghirup timbal dalam waktu lama
Mual, muntah, sakit perut timbal dalam waktu lama KULIT
Merah, kering, gatal, kanker kulit
Pelarut, radiasi, chrominum, nikel, detergen dan cairan pembersih, cat SYARAF Berhubungan dengan pelarut atau SYARAF
Tegang, emosi, lesu, tremor
Berhubungan dengan pelarut atau timbal dalam waktu lama,
ALAT REPRODUKSI
Untuk pria : mengurangi jumlah sperma, merusak U t k it k ikl t i
Timbal, toluena dan pelarut lainnya, radiasi, etil oxida
sperma Untuk wanita : merusak siklus menstruasi, keguguran, merusak sel telur atau bayi dalam
Faktor yang menentukan apakah Contoh
Dosis : Apa yang Mempengaruhi Resiko ?
pekerja yang berhubungan dengan bahan kimia akan sakit
1. Kadar racun dari bahan kimia Semakin beracun suatu bahan, semakin besar kem ngkinan gangg an kesehatan besar kemungkinan gangguan kesehatan, bahkan untuk dosis kecil. Metil alkohol, yang dapat menyebabkan kebutaan, lebih beracun dibandingkan dengan etil alkohol, yang digunakan untuk minuman beralkohol. Metilen klorida adalah pelarut yang lebih beracun dibandingkan dengan etil klorida dan aseton
dan aseton. 2. Jumlah bahan kimia yang terkontak
dengan pekerja (di udara, atau tersentuh kulit atau mulut)
Aseton adalah pelarut yang juga dipakai sebagai penghilang cat kuku. Dalam jumlah besar, zat ini dapat membahayakan pekerja. tersentuh kulit atau mulut) besar, zat ini dapat membahayakan pekerja. 3. Berapa lama pekerja berhubungan
dengan bahan kimia tersebut
Seseorang mungkin menggunakan bahan kimia yang sama selama setengah jam sehari, sedangkan yang lainnya selama 8 jam sehari. Juga seseorang mungkin
Faktor yang menentukan apakah pekerja yang
b h b d b h
Contoh
berhubungan dengan bahan kimia akan sakit
4. Bagaimana proses masuknya b h ki i k d l t b h
Beberapa jenis bahan kimia seperti ti id ti t b d bahan kimia ke dalam tubuh pestisida paration sangat beracun dan
dapat masuk ke tubuh melalui kulit, pernapasan, atau saluran
pencernaan. Sementara asbes paling
p p g
berbahaya jika terhirup. Misalnya, sebuah rumah menggunakan asbes sebagai insulasi, namun asbes tersebut tidak diganggu dan menjadi
tidak diganggu dan menjadi debu di udara, dia tidak akan menyebabkan sakit.
5. Faktor individu (keturunan, Timbal lebih berbahaya pada anak kecil 5. Faktor individu (keturunan,
ukuran tubuh, umur, perokok atau bukan, peminum atau bukan,
alergi, pengaruh bahan kimia lain)
Timbal lebih berbahaya pada anak kecil dibandingkan pada orang dewasa karena efeknya pada pertumbuhan otak dan
syaraf. Apabila dua orang bekerja dengan b d l h t k k k i asbes dan salah satunya perokok, maka si perokok lebih mudah terkena kanker paru-paru dibanding yang
Efek dari Campuran Bahan-bahan
Ki i
Kimia
• Risiko sakit menjadi lebih besar jika
Risiko sakit menjadi lebih besar jika
seseorang berhubungan dengan lebih dari
satu jenis bahan kimia
satu jenis bahan kimia.
• Ada kemungkinan terjadi interaksi antara
bahan bahan tersebut
bahan-bahan tersebut.
• Dua macam bahan kimia akan membuat
efek yang lebih besar dibanding salah
Contoh
Contoh
• Pekerja yang menggunakan asbes mempunyaiPekerja yang menggunakan asbes mempunyai resiko kanker paru-paru 5 kali lebih besar
dibandingkan orang rata-rata.g g
• Perokok mempunyai resiko kanker paru-paru 10 kali lebih besar dibandingkan dengan orang g g g rata-rata.
• Perokok yang bekerja yang menggunakan y g j y g gg
Label Bahan Kimia
Label Bahan Kimia
Yang diinformasikan label bahan kimia: Yang diinformasikan label bahan kimia:
• Identitas produk, seperti nama dagang bahan tersebut
• Peringatan bahaya termasuk jenis bahaya apa yang dapat mer usak paru-paru atau
y g p p p
ditimbulkannya (contohnya ginjal) • Nama dan alamat dari pembuat
• Beberapa label mungkin menyertakan
Apa yang seringkali tidak terdapat
d l b l b h
ki i ?
pada label bahan kimia ?
• Apa yang harus dilakukan jika bahan kimiaApa yang harus dilakukan jika bahan kimia tersebut tertumpah
• Bagaimana menyimpannya dengan amang y p y g
• Bagaimana melindungi diri sendiri dari efek yang membahayakan kesehatany
Ingat : Semua produk kimia di tempat kerja seharusnya mempunyai label. Jika bahan
tersebut dituangkan ke tempat yang lebih kecil dan dibawa ke bagian lain, bahan tersebut harus dib i l b l
Lembar Data Keselamatan Bahan
(M
i l S f
D
Sh
/MSDS)
(Material Safety Data Sheet/MSDS)
• MSDS= Dokumen tentang satu bahanMSDS= Dokumen tentang satu bahan
kimia yang harus ada pada industri yang membuat menyimpan atau
membuat, menyimpan atau
menggunakannya yang memberikan informasi tentang bahan kimia tersebut informasi tentang bahan kimia tersebut
• Menurut KepMen 187/Men/1999 MSDS
1. Identitas bahan dan perusahaan 2. Komposisi bahan
3. Identifikasi bahaya 4. Tindakan P3K
5. Tindakan penanggulangan kebakaran 5. Tindakan penanggulangan kebakaran
6. Tindakan terhadap tumpahan dan bocoran 7. Penyimpanan dan penanganan bahan
8 Pengendalian pemajanan dan Alat Pelindung Diri 8. Pengendalian pemajanan dan Alat Pelindung Diri 9. Sifat-sifat fisika dan Kimia
10. Tindakan terhadap tumpahan dan bocoran 11. Informasi toksikologi
12. Informasi ekologi 13. Pembuangan Limbahg 14. Pengangkutan
Selain MSDS KepMen juga mensyaratkan adanya Label yang memberi keterangan sbb:
y g g
1. Nama produk
2. Identifikasi bahaya
3. Tanda bahaya dan artinya
4. Uraian risiko dan penanggulangannya 5 Tindakan pencegahan
5. Tindakan pencegahan
6. Instuksi dalam hal terkena atau terpapar 7. Instruksi kebakaran
8. Instruksi tumpahan atau kebocoran 9. Instruksi pengisian dan penyimpanan
10 R f i
10. Referensi
KATEGORI BAHAN KIMIA
BERBAHAYA
Terdapat dua kategori bahaya bahan Terdapat dua kategori bahaya bahan kimia yang berpengaruh terhadap
kesehatan dan keselamatan manusia kesehatan dan keselamatan manusia, yakni:
• BAHAYA FISIK • BAHAYA FISIK
• BAHAYA TERHADAP KESEHATAN (HEALTH HAZARD)
BAHAYA FISIK
Bahaya fisik merupakan bahaya bahan kimia yang dapat menyebabkan
peledakan, kebakaran karena reaksi kimia yang hebat. Contoh dan definisi bahaya
ffisik tersebut dapat dilihat pada tabel 1.
BAHAYA TERHADAP KESEHATAN BAHAYA TERHADAP KESEHATAN BAHAYA TERHADAP KESEHATAN BAHAYA TERHADAP KESEHATAN
Bahaya kesehatan (health hazard), merupakan Bahaya kesehatan (health hazard), merupakan bahan kimia yang dapat menyebabkan penyakit bahan kimia yang dapat menyebabkan penyakit bahan kimia yang dapat menyebabkan penyakit bahan kimia yang dapat menyebabkan penyakit atau luka jika dihirup, ditelan, atau disentuh.
atau luka jika dihirup, ditelan, atau disentuh. Beberapa dampak penyakit atas bahan kimia Beberapa dampak penyakit atas bahan kimia Beberapa dampak penyakit atas bahan kimia Beberapa dampak penyakit atas bahan kimia tersebut dapat dilihat pada tabel 2.
BAHAYA TERHADAP KESEHATAN
BAHAYA TERHADAP KESEHATAN
Bahaya kesehatan (health hazard)
Bahaya kesehatan (health hazard),
merupakan bahan kimia yang dapat
b bk
kit t
l k jik
menyebabkan penyakit atau luka jika
dihirup, ditelan, atau disentuh.
Sifat Definisi Contoh bahan kimia
Tabel 1.
Sifat Definisi Contoh bahan kimia Bahan kimia mudah
meledak (explosive)
Dapat meledak pada suhu dan tekanan tinggi
Nitrogliserin tnt Bahaya kebakaran
(fire hazard) - Pyrophorics
Dapat menyala spontan pada suhu kurang dari 54oc
Diborane Mudah terbakar
(flammable)
Dapat menyala pada suhu dibawah 38oc
Co, toluen Pembakaran Dapat menyala pada suhu 38oc atau Cycloheksane
Pembakaran (combustible)
Dapat menyala pada suhu 38oc atau
lebih
Cycloheksane Oxidizer Dapat menyebabkan atau menunjang
kebakaran pada zat kimia lain
H2o2 Bahan kimia reaktif
- Reaktif air (water reactive)
Dapat menimbulkan gas yang mudah terbakar / beracun bila kontak dengan air
Li, na, K, na2o2 Reaktif asam (acid
reactive)
Dapat menimbulkan gas yang mudah terbakar / beracun bila kontak dengan asam
TABEL 2 BAHAYA TERHADAP KKESEHATAN
SIFAT/DAMPAK PENYAKIT CONTOH BAHAN KIMIA
TABEL 2. BAHAYA TERHADAP KKESEHATAN
PENYEBAB IRITASI GAS SO2
KOROSIF FENOL ASAM SULFAT ASAM KOROSIF FENOL, ASAM SULFAT, ASAM
KROMAT, ASAM KLORIDA, NATRIUM HIDROKSIDA
PENYEBAB ALERGI (SENSITIZERS) NIKEL, ASAM FORMAT
MENYERANG ORGAN TUBUH YANG SPESIFIK
TETRAKLORETAN, SILIKAT
PENYEBAB GANGGUAN REPRODUKSI
PCB, Pb
TABEL TINGKAT TOKSISITAS
CONTOH TOKSISITAS BAHAYA
AIR 0 (TIDAK TOKSIK) Tidak Berbahaya
HEXYLETER 1 (TOKSIK RENDAH) Iritasi pada kulit
ETHYLACRYLATE 2 – 3 (TOKSIK SEDANG) Uap menyebabkan iritasi
pada mata dan system pernafasan; cairan dapat menyebabkan iritasi pada menyebabkan iritasi pada kulit dan mata
PENTHACHLOROPHENO L
4 (TOKSIK TINGGI) Pernafasan kronis dapat
BEBERAPA ISTILAH YANG DIGUNAKAN PADA TABEL PERINGATAN
TABEL PERINGATAN
• PERHATIAN (WARNING)
PERHATIAN (WARNING)
UAP DAPAT MENURUNKAN KADAR OKSIGEN YANG TERSEDIA UNTUK PERNAFASAN
• PERINGATAN (CAUTION)
DAPAT MENGAKIBATKAN REAKSI ALERGI PADA DAPAT MENGAKIBATKAN REAKSI ALERGI PADA SALURAN PERNAFASAN
• BAHAYA (DANGER)
NILAI AMBANG BATAS
NILAI AMBANG BATAS
• KEGUNAAN NILAI AMBANG
• KEGUNAAN NILAI AMBANG
BATAS
Nilai ambang batas ini akan digunakan sebagai rekomendasi pada praktek
sebagai rekomendasi pada praktek
higiene perusahaan dalam melakukan
penatalaksanaan lingkungan kerja sebagai penatalaksanaan lingkungan kerja sebagai upaya untuk mencegah dampaknya
KATEGORI NILAI AMBANG BATAS
KATEGORI NILAI AMBANG BATAS
• NAB Rata-rata selama jam kerja yaituNAB Rata rata selama jam kerja, yaitu kadar bahan-bahan kimia rata-rata di lingkungan kerja selama 8 jam per hari lingkungan kerja selama 8 jam per hari atau 40 jam per minggu dimana hampir semua tenaga kerja dapat menerimanya semua tenaga kerja dapat menerimanya sehari-hari dalam melakukan
pekerjaannya tanpa mengakibatkan pekerjaannya, tanpa mengakibatkan
• NAB BATAS PEMAPARAN SINGKAT,NAB BATAS PEMAPARAN SINGKAT, Yaitu kadar bahan-bahan kimia di udara lingkungan kerja dimana hampir semua g g j p tenaga kerja dapat menerimanya
secara terus menerus dalam waktu
i k t it tid k l bih d i 15
yang singkat, yaitu tidak lebih dari 15 menit dan tidak lebih dari 4 kali per hari kerja tanpa menderita / mengalami
kerja tanpa menderita / mengalami gangguan iritasi, kerusakan atau
perubahan jaringan yang kronis serta perubahan jaringan yang kronis serta efek narkosis. Dalam daftar disingkat
dengan PSD ATAU PEMAJANAN g