MENJUNJUNG TINGGI SIKAP BERTANGGUNG
JAWAB SERTA SPORTIVITAS MELALUI MOS
Ajaran baru atau penerimaan peserta didik baru merupakan hal yang tidak asing lagi bagi siswa. Sebab, hal ini sudah lama di kenal atau di alami oleh setiap kalangan yang pernah maupun sedang mengenyam pendidikan pada tingkat SD, SMP, SMA/SMK maupun Perguruan Tinggi. Masa ini masa dimana siswa mulai mendapat pengetahuan baru. Tentu lebih banyak ilmu yang di dapat dari adanya kegiatan yang sekarang menjadi buah bibir di masyarakat ini, baik setiap ajaran baru maupun penerimaan siswa baru yang di gelar oleh sekolah- sekolah yang akan di tuju siswa.
Kegiatan yang melatih siswa untuk lebih mandiri dalam melaksanakan hal-hal yang tentu menjadi kebiasaan setiap penerimaan peserta didik baru pada sekolah- sekolah seperti tingkat SMP, SMA/SMK maupun Perguruan Tinggi disebut MOS ( Masa Orientasi Siswa ). Proses ataupun penyelenggaraan pada MOS di setiap sekolah- sekolah tentu berbeda, namun tujuan dari kegiatan ini hampir sama yaitu mengenalkan program sekolah, lingkungan, cara belajar, penanaman konsep pengenalan diri serta kepramukaan kepada siswa-siswa baru. Tentu dengan adanya peraturan dalam pelaksanaanya tidak sembarangan, sesuai dengan segala ketentuan yang di gariskan dalam Permendikbud Nomor 55 Tahun 2014 tentang Masa Orientasi Peserta Didik Baru. Maka, dalam pelaksanaanya para pembina tidak di perkenankan untuk melakukan tindak kekerasan maupun membawa barang-barang sulit yang akan sangat menyusahkan para peserta didik baru. Dengan ini, adanya suasana yang kondusif antara siswa dengan pembina kegitan MOS dapat tercipta hingga kegiatan dapat berjalan dengan lancar.
Tidak hanya pembina MOS yang harus mentaati ketentuan ini, namun para peserta didik di harapkan juga dapat berprilaku bertanggung jawab serta menjunjung tinggi sikap sportivitas dalam pelaksanaanya seperti, mentaati peratutan yang ada, membawa peralatan MOS dengan lengkap, datang sesuai waktu yang di tentukan dan masih banyak yang lainnya. Jadi, siswa dapat menciptakan karakter disiplin, hingga terciptanya keharmonisan, keamanan, ketertiban serta sikap saling menghormati dan menghargai dapat terus di tingkatkan. Sekaligus kegiatan MOS kedepannya dapat di menjadi lebih baik dan dapat menciptakan budaya disiplin berkarakter.
Jika sikap ini dapat di jalankan terus menerus, sekolah tersebut dapat banyak mencetak peserta didik yang berprestasi, berkualitas dan tentunya dapat mengharumkan dan membanggakan nama Bangsa dan Negara.