• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERANCANGAN BRAND DESTINATION KAWASAN KANOMAN CIREBON

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PERANCANGAN BRAND DESTINATION KAWASAN KANOMAN CIREBON"

Copied!
21
0
0

Teks penuh

(1)

PERANCANGAN BRAND DESTINATION KAWASAN

KANOMAN CIREBON

Laporan Tugas Akhir

Ditulis sebagai syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Desain (S.Ds.)

Nama : Ruth Anastasia NIM : 00000021203

Program Studi : Desain Komunikasi Visual Fakultas : Seni dan Desain

UNIVERSITAS MULTIMEDIA NUSANTARA

TANGERANG

(2)

ii

LEMBAR PERNYATAAN TIDAK MELAKUKAN PLAGIAT

Saya yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama : Ruth Anastasia NIM : 00000021203

Program Studi : Desain Komunikasi Visual Fakultas : Seni dan Desain

Universitas Multimedia Nusantara Judul Tugas Akhir :

PERANCANGAN BRAND DESTINATION KAWASAN KANOMAN CIREBON

dengan ini menyatakan bahwa, laporan dan karya tugas akhir ini adalah asli dan belum pernah diajukan untuk mendapatkan gelar sarjana, baik di Universitas Multimedia Nusantara maupun di perguruan tinggi lainnya.

Karya tulis ini bukan saduran/terjemahan, murni gagasan, rumusan dan pelaksanan penelitian/implementasi saya sendiri, tanpa bantuan pihak lain, kecuali arahan pembimbing akademik dan narasumber.

Demikian surat Pernyataan Originalitas ini saya buat dengan sebenarnya, apabila di kemudian hari terdapat penyimpangan serta ketidakbenaran dalam pernyataan ini, maka saya bersedia menerima sanksi akademik berupa pencabutan gelar (S.Ds.) yang telah diperoleh, serta sanksi lainnya sesuai dengan norma yang berlaku di Universitas Multimedia Nusantara.

Tangerang, 5 Januari 2021

(3)
(4)

iv

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Y.M.E atas kesempatan yang diberikan untuk merancang tugas akhir ‘Perancangan Brand Destination Kawasan Kanoman Cirebon’ dapat selesai dengan lancar dan juga tepat waktu. Penulis berharap melalui perancangan ini, dapat membantu melestarikan sejarah dan budaya Indonesia, khususnya kota Cirebon

Kawasan Kanoman Cirebon memiliki Pasar Kanoman Cirebon dan Keraton Kanoman Cirebon yang memiliki nilai budaya dan sejarah, namun masyarakat memiliki persepsi yang terbatas. Hal ini sangat disayangkan karena nilai sejarah dan budaya yang dimiliki Kawasan Kanoman Cirebon memiliki banyak pelajaran bagi masyarakat untuk kehidupan kedepannya. Oleh karena itu, penulis merancang

brand destination untuk Kawasan Kanoman Cirebon dengan harapan akan

mengubah persepsi masyarakat terhadap Kawasan Kanoman Cirebon.

Penulis berharap dengan dibuatnya laporan ini, dapat menjadi berguna bagi pihak Universitas, kepada mahasiswa yang sedang merancang dengan topik yang mirip, dan tentunya untuk Kawasan Kanoman Cirebon .

Dengan ini, penulis mengucapkan terima kasih kepada:

1. Mohammad Rizaldi, S.T., M.Ds., selaku Ketua Program Sudi Desain Komunikasi Visual

2. Fonita Theresia Yoliando, S.Ds., dan Nadia Mahatmi, M.Ds., selaku dosen pembimbing penulis selama proses bimbingan tugas akhir yang

(5)

v

memberikan banyak waktu, kesabaran, saran-saran, ketabahan, dan juga motivasi disaat tidak semangat.

3. Darfi Rizkavirwan., S.Sn., M.Ds. selaku dosen seminar yang selalu memberikan masukan-masukan yang sangat membantu dan selalu memberikan semangat.

4. Unit Pengelola Keraton Kanoman, PERUMDA Cirebon, dan juga CV. Victory Tour Orginazier selaku narasumber dalam tugas akhir.

5. Kedua orang tua penulis, ibu Hellen tercinta dan bapak Gidion terkasih yang sudah menemani, menyemangati, motivasi, dan menyediakan kebutuhan penulis.

6. Teman-temen BPH Tiktok Community yang selalu mendukung penulis disaat senang maupun susah.

7. Kimmy, selaku anak tunggal penulis yang selalu menemani penulis dalam setiap proses perancangan ini.

8. Seluruh pihak yang terlibat langsung maupun tidak langsung yang telah mendukung kelancaran tugas akhir ini.

Tangerang, 7 Januari 2021

(6)

vi

ABSTRAKSI

Kawasan Kanoman Cirebon memiliki luas kurang lebih 1400 meter persegi dan terhubung langsung dengan Keraton Kanoman Cirebon yang memiliki warisan budaya dan sejarah didalamnya, namun nilai-nilai tersebut belum ditonjolkan karena belum ada identitas destinasi, hal ini menyebabkan wisatawan memiliki persepsi yang terbatas terhadap Kawasan Kanoman Cirebon karena wisatawan berkunjung hanya untuk wisata kuliner saja, padahal ada nilai lain yang didapat jika berkunjung ke Kawasaan Kanoman Cirebon. Hal ini dibuktikan melalui pra-riset yang terlah dilakukan. Metode yang digunakan untuk perancangan adalah metode kualitatif yang mencakup wawancara dan observasi. Metode perancangan yang digunakan menggunakan metode perancangan brand destination dari Morgan, Pritchard, dan Pride. Logo yang dihasilkan termasuk dalam jenis wordmark dan

logogram berupa tulisan “Kanoman Cirebon” dengan mengubah “o” menjadi

mahkota. Aplikasi dari logo yang dihasilkan berupa stationary, marketing

collateral, dan merchandise yang diatur dalam graphic standard manual.

Peracangan ini diharapkan bisa meningkatkan pariwisata Cirebon serta menonjolkan nilai budaya dan sejarahnya, sehingga Kawasan Kanoman Cirebon tidak hanya dikenal sebagai wisata kuliner saja, tetapi juga dikenal sebagai wisata religi dan wisata budaya.

(7)

vii

ABSTRACT

The Kanoman Cirebon area has an area of approximately 1400 square meters and is directly connected to the Cirebon Kanoman Palace which has cultural and historical heritage in it, but these values have not been highlighted because there is no destination identity, this causes tourists to have a limited perception of the Cirebon Kanoman Area because tourists only visit for culinary, even though there are other values that can be obtained when visiting Cirebon Kanoman. This is proven through pre-research that has been carried out. The method used for design is a method that includes interviews and observations. The design method used in the design method of goals from Morgan, Pritchard, and Pride. The result are wordmark and logogram in the form of the words "Kanoman Cirebon" by changing "o" into a crown. The application of the logo are stationery, marketing collateral, and merchandise which are regulated in a graphic standard manual. This design is expected to increase Cirebon tourism as well as its cultural and historical values, so that the Kanoman Cirebon area is not only known as tourism, but is also known as religious tourism and cultural tourism.

(8)

viii DAFTAR ISI

LEMBAR PERNYATAAN TIDAK MELAKUKAN PLAGIAT ... ii

HALAMAN PENGESAHAN TUGAS AKHIR ... iii

KATA PENGANTAR ... iv

ABSTRAKSI ... vi

ABSTRACT ... vii

DAFTAR ISI ... viii

DAFTAR GAMBAR ... xiii

DAFTAR TABEL ... xx

DAFTAR LAMPIRAN ... xxi

BAB I PENDAHULUAN ... 1

1.1. Latar Belakang ... 1

1.2. Rumusan Masalah ... 3

1.3. Batasan Masalah ... 3

1.4. Tujuan Penelitian ... 4

1.5 Manfaat Tugas Akhir ... 4

BAB II TINJAUAN PUSTAKA ... 6

2.1 Desain Grafis ... 6

(9)

ix 2.1.2 Tipografi ... 9 2.1.2.1 Anatomi Huruf ... 10 2.1.2.2 Klasifikasi Huruf ... 11 2.1.2.3 Kombinasi Huruf ... 12 2.1.3 Prinsip Desain ... 12 2.1.3.1 Format ... 12 2.1.3.2 Balance (Keseimbangan)... 13 2.1.3.3 Visual Hierarchy ... 15 2.1.3.4 Rhythm ... 15 2.1.3.5 Unity ... 16 2.1.4 Layout ... 17 2.1.5 Grid ... 18 2.1.6 Ilustrasi ... 20 2.2 Brand ... 21 2.2.1 Rebranding ... 21 2.2.2 Rejuvenating ... 22 2.2.3 Brand Destination ... 22 2.2.4 Brand Equity ... 23 2.2.5 Brand Positioning... 24

(10)

x 2.2.6 Brand Value ... 25 2.2.7 Brand Image ... 25 2.2.8 Brand Personality ... 26 2.3 Identitas Visual ... 27 2.3.1 Logo ... 27 2.3.1.1 Jenis-jenis Logo ... 28

2.5 Graphic Standart Manual masuk ke visual identity... 31

2.5.1 Konten dalam Graphic Standart Manual... 31

2.6 Pariwisata ... 34

2.6.1 Manfaat Pariwisata... 34

2.7.1 Jenis-jenis Destinasi Wisata ... 35

BAB III METODOLOGI ... 37

3.1 Metodologi Pengumpulan Data ... 37

3.1.1 Sejarah Singkat Kawasan Kanoman Cirebon ... 37

3.1.2 Observasi... 39

3.1.2.1 Suasana dan Gambaran Kawasan Kanoman Cirebon ... 39

3.1.2.2 Keraton Kanoman Cirebon ... 41

3.1.2.3 Peta Perilaku ... 43

(11)

xi

3.1.4 Analisis Strength, Weakness, Opportunity, Threat (SWOT) ... 48

3.1.5 Kuesioner ... 51

3.1.6 Studi Referensi ... 52

3.2 Metodologi Perancangan ... 56

BAB IV STRATEGI DAN ANALISIS PERANCANGAN ... 58

4.1 Strategi Perancngan ... 58

4.1.1 Penentuan Identitas Brand ... 58

4.1.1.1 Brand Positioning ... 58 4.1.1.2 Brand Mantra ... 58 4.1.1.3 Brand Value ... 59 4.1.1.4 Brand Personality ... 60 4.1.1.5 Big Idea ... 60 4.1.1.6 Brand Brief ... 61 4.1.1.7 Mood Board ... 61 4.1.2 Penentuan Warna ... 62 4.1.3 Penentuan Tipografi ... 63 4.1.4 Perancangan Logo ... 65 4.1.5 Perancangan Supergrafis ... 69 4.1.6 Perancangan Ilustrasi ... 71

(12)

xii

4.1.7 Penentuan Foto... 73

4.1.8 Implementasi Identitas Visual pada Media ... 74

4.1.8.1 Perancangan Stationary ... 74

4.1.8.2 Peracangan Marketing Collateral... 81

4.1.9.3 Perancangan Merchandise ... 93

4.1.10 Perancangan Graphic Standard Manual (GSM) ... 97

4.2 Analisis Perancangan ... 101

4.2.1 Analisis Logo dan Sistem Identitas... 101

4.2.2 Analisis Graphic Standard Manual (GSM) ... 105

4.2.3 Analisis Supergrafis ... 107

4.2.4 Analisis Stationery ... 108

4.2.5 Analisis Marketing Collateral ... 114

4.2.6 Analisis Merchandise... 120

4.3 Budgeting... 125

BAB V PENUTUP ... 128

5.1 Kesimpulan ... 128

5.2 Saran ... 129

(13)

xiii

DAFTAR GAMBAR

Gambar 2.1 Garis pada Logo.……….………6

Gambar 2.2 Bentuk pada Logo………7

Gambar 2.3 Anatomi Huruf……….………..10

Gambar 2.4 Keseimbangan Simetris………..………13

Gambar 2.5 Keseimbangan Asimetris………..………..14

Gambar 2.6 Keseimbangan Radial………..………...14

Gambar 2.7 Jenis Penekanan Visual………..………15

Gambar 2.8 Hukum Gestalt………..……….16

Gambar 2.9 Elemen Layout………..………..17

Gambar 2.10 Single-colomn Grid………..………...…….18

Gambar 2.11 Two-colomn Grid……….…..……….…….19

Gambar 2.12 Multicolumn Grid……….…………..………..19

Gambar 2.13 Modular Grid………..……….20

Gambar 2.14 Hierarchical Grid………..………...20

Gambar 2.15 Benefit Pyramid………..………..28

Gambar 2.16 Contoh Logo Workmark………..……….28

Gambar 2.17 Contoh Logo Letterform………..……….28

Gambar 2.18 Contoh Logo Pictorial Mark………..……….…….30

Gambar 2.19 Contoh Logo Abstrack/Symbolic Marks………..…30

Gambar 2.20 Contoh Logo Emblems………..………...30

(14)

xiv

Gambar 3.2 Suasana Kawasan Kanoman Cirebon ……….41

Gambar 3.3 Bangunan Kawasan Kanoman Cirebon………...42

Gambar 3.4 Pendopo Keraton Kanoman………..……….42

Gambar 3.5 Wawancara dengan Dani………..………..43

Gambar 3.6 Wawancara dengan Elang Raharja………..………...45

Gambar 3.7 Wawancara dengan Daniel Victory………..…...…...46

Gambar 3.8 Preferensi Media………..……….…...51

Gambar 3.9 Logo Wonderful Indonesia………..………...50

Gambar 3.10 Logo Java Cultural Wonders………..……….50

Gambar 3.11 Penerapan Logo Wonderful Indonesia……….51

Gambar 3.9 Logo Samsara……….52

Gambar 3.10 Logo Jogja Istimewa………52

Gambar 3.11 Sistem Ikon Jogja Istimewa ……….53

Gambar 3.12 Konfigurasi Ikon Jogja Istimewa……….54

Gambar 3.13 Icon dalam frame………..………54

Gambar 3.14 Pengaplikasian pada Mobil………..……55

Gambar 3.15 Pengaplikasian pada Kartu Nama………55

Gambar 4.1 Mind Map………..……….…59

Gambar 4.2 Brand Brief………..………...………62

Gambar 4.3 Moodboard………...………..………63

Gambar 4.4 Color Pallete………...………..……….64

Gambar 4.5 Font MADE Mirage dan Open Sans………...65

(15)

xv

Gambar 4.7 Siti Hinggil………...………..………66

Gambar 4.8 Sketsa Logo dan logogram…...……….…………...……….67

Gambar 4.9 Kata “Cirebon“.………...………..……….67

Gambar 4.10 Foto atap Siti Hinggil……..………...………..……68

Gambar 4.11 Grid Logogram ………...………..………….68

Gambar 4.12 Logogram ….………...………..……….68

Gambar 4.13 Alternatif Logo Digital………...………..……69

Gamabar 4.14 Tampilan Logo Akhir………...………..……70

Gambar 4.15 Warna pada Logo………...………..…………70

Gambar 4.16 Referensi Supergrafis………...………..……..71

Gambar 4.17 Sketsa Supergrafis………...………..………...71

Gambar 4.18 Supergrafis………...………..………..72

Gambar 4.19 Referensi Gaya Ilustrasi………...………..…..73

Gambar 4.20 Sketsa Ilustras………...………..………. 73

Gambar 4.21 Digitalisasi Ilustrasi………...………..……….74

Gambar 4.22 Teknik Dasar Perspektif………...………..…..74

Gambar 4.23 Hasil Akhir Foto………...………..…………..75

Gambar 4.24 Perancangan Gird Kartu Nama………...…….76

Gambar 4.25 Kartu Nama………...………..……….76

Gambar 4.26 Proses Perancangan Grid Kartu Tanda Pengenal………….………77

Gambar 4.27 Hasil Akhir Kartu Tanda Pengenal……….……….77

Gambar 4.28 Perancangan Lanyard………...………77

(16)

xvi

Gambar 4.30 Perancangan Flashdisk………...……..78

Gambar 4.31 Perancangan Grid Email Signature………..79

Gambar 4.32 Email Signature………...………..…………...79

Gambar 4.33 Perancangan Kop Surat………...……….80

Gambar 4.34 Kop Surat………...………..……….80

Gambar 4.35 Perancangan Grid Amplop………...…………81

Gambar 4.36 Amplop………...………..………81

Gambar 4.37 Perancaangan Seragam………...………..……82

Gambar 4.38 Seragam………...………..………...82

Gambar 4.39 Perancangan Sitemap………...………..……...83

Gambar 4.40 Perancangan Grid Website………...…………83

Gambar 4.41 Sketsa Low Fidelity………...………..……….84

Gambar 4.42 Perancangan Grid Website………...…………85

Gambar 4.43 Website………..………...………..……85

Gambar 4.44 Sketsa Poster………...………..………...86

Gambar 4.45 Perancangan Grid Poster………...………..…86

Gambar 4.46 Poster………...………..………...87

Gambar 4.47 Perancangan Grid Instagram Post………...…87

Gambar 4.48 Penerapan Grid pada Instagram Post………...88

Gambar 4.49 Instagram Post Plan………...………..………89

Gambar 4.50 Perancangan Grid Instagram Story………...89

Gambar 4.51 Instagram Story………...………..………...…90

(17)

xvii

Gambar 4.53 Tiket………...………..………91

Gambar 4.54 Perancangan Grid Panduan Wisata Bagian Depan dan Bagian Belakang………...………..………92

Gambar 4.55 Panduan Wisata Bagian Depan………...…….93

Gambar 4.56 Panduan Wisata Bagian Belakang……….………...93

Gambar 4.57 Perancangan Baju………...………..……94

Gambar 4.58 Perancangan Totebag………...…..……..……95

Gambar 4.59 Perancangan Buku Catatan………...…………95

Gambar 4.60 Perancangan Enamel………...………….……96

Gambar 4.61 Perancangan Pulpen………...…………..……96

Gambar 4.62 Perancangan Post Card………...………..…...97

Gambar 4.63 Perancangan Mug………...………..…………97

Gambar 4.64 Perancangan Topi………...………..…………98

Gambar 4.65 Referensi Layout GSM………...………..……99

Gambar 4.66 Grid pada GSM………...………..………….100

Gambar 4.67 Sampul GSM ………...………..………101

Gambar 4.68 Pengaplikasian Grid pada Isi GSM………...101

Gambar 4.53 Logo Kanoman Cirebon………...………..…102

Gambar 4.54 Analisis Warna………...………..…………..103

Gambar 4.55 Variasi Warna Logo………...………..……..103

Gambar 4.56 Analisis Tipografi………...………..………..104

Gambar 4.57 Analisis Fotografi………...………..………..105

(18)

xviii

Gambar 4.59 Analisis GSM 1………...………...……106

Gambar 4.60 Analisis GSM 2………...………….…..……107

Gambar 4.61 Analisi GSM 3………...…………...…..……107

Gambar 4.62 Analisis GSM 4………...……….……..……108

Gambar 4.63 Analisis Supergrafis 1………...………..…...109

Gambar 4.64 Analisis Supergrafis 2………...………..…...109

Gambar 4.65 Kop Surat………...………..…...110

Gambar 4.66 Amplop………...………..…...111

Gambar 4.67 Kartu Nama………...………..…...111

Gambar 4.68 Lanyard dan Kartu Tanda Pengenal………...………..…..112

Gambar 4.69 Stampel dan Email Signature……….113

Gambar 4.70 Flashdisk dan seragam………...………..…..114

Gambar 4.71 Analisis Poster………...………..…...115

Gambar 4.72 Analisis Panduan Wisata………...………….117

Gambar 4.73 Analisis Tiket………...………..…...118

Gambar 4.74 Analisis Instagram Post………...119

Gambar 4.75 Analisis Instagram Story………...120

Gambar 4.76 Analisis Website………...121

Gambar 4.77 Analisis Website 2………...122

Gambar 4.78 Penerapan pada Baju………...123

Gambar 4.79 Penerapan pada Postcard………...123

Gambar 4.80 Enamel………...124

(19)

xix

Gambar4.82 Penerapan pada Buku Catatan………...125

Gambar 4.83 Penerapan pada Mug………...126

Gambar 4.84 Penerapan pada Pulpen………...126

(20)

xx

DAFTAR TABEL

Tabel 4.1 Brand Mantra………...60 Tabel. 4.1 Tabel Budgeting………...127

(21)

xxi

DAFTAR LAMPIRAN

LAMPIRAN A: LEMBAR BIMBINGAN………...…..…XXVII LAMPIRAN B: BUKTI FOTO PENGUMPULAN DATA……….XXX LAMPIRAN C: TRANSKRIP WAWANCARA 1………..XXXI LAMPIRAN C: TRANSKRIP WAWANCARA 2………...XXXVI LAMPIRAN C: TRANSKRIP WAWANCARA 3……….XLI LAMPIRAN D: MIND MAP………...XLVII

Referensi

Dokumen terkait

Bahwa setelah Undang-Undang Nomor 56 Tahun disahkan pada tanggal 26 November 2008, Gubernur Papua barat dengan Keputusannya Nomor 233 Tahun 2008

Pengembangan pendekatan Website Usability Evaluation (WEBUSE) sebagai standar pengukuran usability, dengan metode evaluasi kuisioner berbasis web yang

Regression Weight Pada Analisis Faktor Konfirmatori Konstruk Komitmen Regression Weights Estimate S.E. Hasil menunjukkan bahwa setiap indikator- indikator atau dimensi

Deteksi molekuler untuk mengidentifikasi deoxyribo nucleid acid (DNA) dari Mtb dapat menggunakan teknik nucleid acid amplification lest (NAAT), antara lain secara

Penelitian ini termasuk penelitian Library Reserch yang memakai penelitian historis-faktual mengenai tokoh 17 dan metodenya deskriptif-analitis yakni penulis akan

Abutment atau kepala jembatan merupakan bagian bawah bangunan jembatan.Abutment mempunyai fungsi untuk memikul semua beban yang bekerja pada bangian atas jembatan,

Untuk siswa yang mempunyai kecerdasan emosi yang rendah sebaiknya membina hubungan baik seperti bersahabat atau bergaul dengan orang tua, guru dan teman sebaya,

Hal ini perlu dilakukan untuk menghindari penekanan yang lama pada satu sisi tubuh yang dapat menimbulkan gangguan integritas kulit sepaeri Ulcus Decubitus Keluarga perlu