PENGEMBANGAN PERANGKAT AJAR MULTIMEDIA UNTUK MATERI TELECONFERENCE MELALUI JARINGAN VSAT
Juny Parlindungan¹, Iwan Iwut Tritoasmoro², Sholekan³
¹Teknik Telekomunikasi, Fakultas Ilmu Terapan, Universitas Telkom
Abstrak
Penggunaan sistem multimedia semakin meluas di berbagai bidang yang tidak lepas pengaruhnya dari kemajuan teknologi informasi dan komputer. Fungsi sistem multimedia tersebut salah satunya dapat diimplementasikan dalam memvisualisasikan jaringan Very Small Aperture Terminal (VSAT) khususnya aplikasi teleconference.
Dalam proyek akhir ini, Pengimplementasian sistem multimedia aplikasi teleconference melalui jaringan VSAT menggunakan gambar simulasi dan gambar animasi yang ditampilkan dengan pilihan warna yang menarik sehingga pengguna merasa nyaman. Dengan gambar simulasi dan gambar animasi maka pengguna dapat melihat bagaimana proses aliran data dalam media komunikasi. Dalam pembuatan aplikasi ini didukung oleh berbagai perangkat lunak software pendukung, seperti Adobe Photoshop, Adobe Flash CS 4 dan Sound Recorder.
Hasil Perancangan aplikasi berdasarkan data pada kuisioner menunjukkan susunan warna dan animasi memiliki tingkat kepuasan paling rendah dibandingkan dengan item-item yang lain,dengan persentasi 40%. Untuk bagian isi materi, seluruhnya memiliki tingkat kepuasan cukup puas, dengan persentase 40 % ; 43,3% ; 56,6% ; 50% ; 53,3% ; 53,3% Dalam kondisi teknis ketika dijalankan, aplikasi dapat berjalan sebagaimana mestinya tetapi terdapat juga hal-hal yang terjadi seperti suara mendahului gambar animasi, materi tidak dapat menampilkan video dan menampilkan materi dalam delay yang cukup lama. Hal ini dikarenakan jenis spesifikasi komputer yang dimiliki oleh user berbeda-beda. Kemudian hasil penilaian Aplikasi secara keseluruhan menyatakan responden setuju tampilan menu Aplikasi telah memiliki desain yang menarik dan mudah digunakan dan dapat dijadikan pendukung mata kuliah Komunikasi Data.
Kata Kunci : multimedia, Flash , SIP, teleconference, VSAT
Abstract
Increasingly widespread use of multimedia systems in various fields who do not escape the effect of advancement in information technology and computers. Multimedia system functions is one of them can be implemented in the network visualizing Very Small Aperture Terminal (VSAT) applications in particular teleconference.
In this final project, Implementation of multimedia systems application teleconference via VSAT network using simulated images and animated images are displayed with an attractive color options so that users feel comfortable. With simulated images and animated images the user can see how the process of data flow in communications media. In making this application is
supported by various software supporting software such as Adobe Photoshop, Adobe Flash CS 4 and Sound Recorder.
The results of the application design based on questionnaire data show the composition of color and animation has the lowest satisfaction levels compared with other items, with the percentage of 40%. For the content of the material, all have high levels of satisfaction quite satisfied, with the percentage of 40%, 43.3%, 56.6%, 50%, 53.3%, 53.3% in the technical conditions when executed, the application can run properly but there are also things that happen like the sound preceded the animated image, the material can not display video and display material in a fairly long delay.
This is because the kind of computer specs are owned by different users. Then the results of the overall assessment of application stating the respondent has agreed to display the Applications menu has an attractive design and easy to use and can be used as supporting Data
Communications courses.
Keywords : multimedia, Flash, SIP, teleconference, VSAT
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Pemahaman akan komunikasi data khususnya dalam komunikasi melalui media teleconference dengan menggunakan jaringan VSAT masih mengalami kesulitan bagi mahasiswa yang sedang mengikuti mata kuliah komunikasi data maupun orang-orang yang mendalami masalah komunikasi data. Kebanyakan mereka hanya dapat membayangkan saja proses-proses aliran dan pengolahan data di dalamnya yang tidak terlihat sehingga seringkali menjadi hal yang sangat rumit untuk dimengerti. Hal ini disebabkan karena sarana saat ini masih jarang dan relatif mahal. Di sisi lain, belum adanya aplikasi yang mempresentasikan masalah komunikasi melalui jaringan VSAT dalam aplikasi teleconference.
Sarana yang mendukung perkuliahan komunikasi data masih jarang terlihat dan harga yang cukup mahal. Oleh karena itu perlu adanya aplikasi teleconference melalui VSAT dengan pemahaman materi dengan kombinasi teks/data, gambar simulasi, gambar animasi dan suara. Agar bisa terealisasi, maka dalam proyek akhir ini akan membuat sebuah aplikasi multimedia secara interaktif. Aplikasi ini dapat memudahkan orang-orang untuk memahami alur proses teleconference melalui jaringan VSAT. Fitur-fiturnya seperti teks dengan gambar animasi, video interaktif dan suara penuntun yang menghubungkan aplikasi.
1.2 Rumusan Masalah
Permasalahan yang timbul dari proyek akhir ini adalah :
1. Bagaimana merancang dan membangun aplikasi multimedia teleconference menggunakan jaringan VSAT.
2. Bagaimana mengimplementasikan aplikasi multimedia ini untuk pengajaran mata kuliah komunikasi data.
3. Siapa saja pengguna yang akan menggunakan aplikasi multimedia teleconference menggunakan jaringan VSAT.
1.3 Tujuan Pembuatan
1. Membuat aplikasi multimedia teleconference menggunakan jaringan VSAT secara
Fakultas Ilmu Terapan Program Studi D3 Teknik Telekomunikasi
interaktif yang bermanfaat bagi pengguna.
2. Mengimplementasikan suatu software aplikasi yang dapat digunakan sebagai alat peraga maupun media pendukung pengajaran komunikasi data dengan materi visualisasi yang memadukan teks, gambar, suara tetapi menarik.
3. Melakukan studi terhadap mata kuliah Komunikasi Data khususnya pada materi Teleconference melalui Jaringan VSAT.
4. Pengguna yang akan menggunakan aplikasi multimedia ini yaitu mahasiswa, dosen, orang-orang yang berkecimpung di dunia teleconference melalui jaringan VSAT.
5. Dengan Aplikasi ini diharapkan mahasiswa dapat lebih mudah dalam memahami materi Komunikasi Data khususnya Teleconference melalui Jaringan VSAT.
1.4 Batasan Masalah
Dalam pembangunan aplikasi ini dibatasi beberapa hal yaitu:
1. Dalam pembuatan aplikasi ini software yang digunakan seperti Adobe Photoshop, Adobe Flash, Microsoft Office Visio, Swishmax dan Sound recorder.
2. Pengguna minimal Aplikasi adalah mahasiswa pada jurusan Telekomunikasi.
3. Topik dan materi yang divisualisasikan dalam aplikasi ini adalah teleconference melalui jaringan VSAT dengan menggunakan Standar SIP dengan protokol codec yang dipakai hanya H264, MPEG4. G711,G723
4. Pembuatan Aplikasi ini hanya bersifat pendukung untuk Mata Kuliah Komunikasi Data
5. Lebih mengutamakan hasil tampilan alat bantu berupa panduan yang interaktif dan tidak membahas secara rinci mengenai software aplikasi.
6. Media penyampaian Aplikasi melalui CD (Compact Disk) dan ditujukan untuk perseorangan.
1.5 Metodelogi Penelitian
Berikut adalah tahapan-tahapan didalam penyusunan tugas akhir ini:
1. Perumusan Masalah
Identifikasi masalah diperoleh dengan cara merumuskan permasalahan yang ada di lapangan. Adapun rumusan masalah yang telah ditentukan adalah bagaimana merancang perangkat ajar multimedia untuk materi teleconference melalui jaringan VSAT yang dapat membantu pengajaran komunikasi data di kuliah agar lebih
efektif.
2. Studi literatur dan studi lapangan
Studi literatur adalah pembelajaran semua hal yang berhubungan dengan perancangan perangkat ajar multimedia untuk materi teleconference melalui jaringan VSAT, yaitu mengenai perancangan sistem dan pengkodean. Sedangkan studi lapangan dilakukan dengan mendatangi sumber-sumber terkait untuk memperoleh data-data yang dibutuhkan dengan bersumber pada buku ataupun browsing melalui internet.
3. Perancangan
Pada tahap ini perangkat lunak akan memperkenalkan proses kompresi teleconference sampai tampil di computer/laptop melalui streaming data. Proses ini dilakukan antara dua user melaui tnternet dengan perantara satelit VSAT.
Selanjutnya memperkenalkan jaringan VSAT secara umum, komponen-komponen stasiun bumi (earth station) untuk mendukung teleconference. Metode perancangannya dengan terstruktur.
4. Analisis Hasil Perancangan
Hasil perancangan aplikasi akan dibuat kuisioner untuk menilai performansi aplikasi secara rinci dan keseluruhan dengan statistika. Sasaran pengguna perangkat lunak ini adalah dosen, mahasiswa orang-orang yang ingin mengenal tentang teleconference aplikasi video conference pada jaringan VSAT. Secara umum pengguna perangkat lunak tidak menyukai warna-warna yang mencolok karena warna mencolok tersebut menyebabkan mudahnya mata letih.
Penyajiannya dilakukan dengan memadukan gambar, teks, suara dan musik.
Penyampaian materi selain menggunakan teks dan gambar juga dibantu dengan suara penuntun.
1.6 Sistematika Penulisan
Sistematika penyusunan proyek akhir ini adalah sebagai berikut:
BAB I : Pendahuluan
Dibahas mengenai latar belakang masalah, perumusan masalah, pembatasan masalah, tujuan, metode penelitian dan sistematika penulisan laporan.
BAB II : Landasan Teori
Dibahas mengenai landasan teori yang berkaitan dengan penyusunan tugas akhir.
BAB III : Perancangan Aplikasi
Fakultas Ilmu Terapan Program Studi D3 Teknik Telekomunikasi
Diuraikan analisis sistem yang akan dikembangkan mencakup analisa kebutuhan sistem, perancangan dan desain sistem, sehingga dapat dipahami dengan mudah.
BAB IV : Analisa Hasil Perancangan Aplikasi
Menganalisa sistem dengan memperhatika kebutuhan sistem, perancangan dan desain sistem, serta melakukan pengujian fungsional dan performansi sistem.
BAB V : Diuraikan kesimpulan dan saran yang didapat dari hasil pengembangan system
BAB V PENUTUP
5.1 Kesimpulan
1. Terhadap tampilan aplikasi maupun isi materi yang disampaikan responden memiliki 3 penilaiaan yaitu merasa cukup puas, puas dan sangat puas .Hal ini dapat dilihat dari hasil pengolahan kuesioner dimasing-masing item yaitu 36,6 % ; 50% ; 46,6% ; 56,6%; 40%; 40%, 43,3% untuk tampilan aplikasi sedangkan 40 % ; 43,3% ; 56,6% ; 50% ; 53,3% ; 53,3% untuk isi materi.
2. Spesifikasi hardware responden mempengaruhi pada saat menjalankan aplikasi ini. Hal ini karena untuk responden yang memiliki spesifikasi hardware rendah maka pada awal membuka movie aplikasi terasa berat. Hal tersebut dapat dilihat pada hasil kuisioner yaitu pada item kondisi ketika aplikasi dijalankan.
3. Berdasarkan hasil kuesioner yang diolah untuk bagian tampilan aplikasi, susunan warna dan animasi memiliki tingkat kepuasan paling rendah dibandingkan dengan item-item yang lain,dengan persentasi 40%. Hal ini karena warna tiap menu masih sedikit dan animasi per menu masih kurang dimengerti user.
4. Berdasarkan hasil kuesioner yang diolah untuk bagian isi materi, seluruhnya memiliki tingkat kepuasan cukup puas, dengan persentase 40 % ; 43,3% ; 56,6% ; 50% ; 53,3% ; 53,3%. Hal ini disebabkan responden yang disurvey belum atau tidak memperoleh materi Teleconference melalui VSAT, sehingga tidak dapat mengetahui kelengkapan dan kedalaman materi yang disajikan sehingga tidak dapat membandingkan dengan referensi yang ada. Susunan materi yang kurang sistematis.
5. Berdasarkan hasil kuesioner yang diolah untuk opini aplikasi secara keseluruhan, bahwa responden setuju tampilan menu aplikasi ini telah memiliki desain yang menarik dan mudah digunakan, membantu dalam memahami materi Teleconference melalui VSAT dan dapat dijadikan pendukung Mata Kuliah Komunikasi Data. Namun perlu ada perbaikan untuk pengembangannya karena terdapat responden yang ragu untuk item tersebut.
6. Berdasarkan hasil kuesioner yang diolah, secara umum, ketika dijalankan aplikasi dapat berjalan sebagaimana mestinya, tetapi terdapat juga hal lain yang terjadi yaitu suara mendahului gambar dan lainnya. Adapun lainnya yaitu materi tidak dapat
Fakultas Ilmu Terapan Program Studi D3 Teknik Telekomunikasi
menampilkan video dan menampilkan materi dalam delay yang cukup lama. Hal ini dikarenakan jenis spesifikasi komputer yang dimiliki oleh user berbeda-beda.
7. Walaupun masih diperlukan perbaikan pada bagian-bagian tertentu, secara umum responden merasa puas terhadap aplikasi ini sehingga aplikasi ini dapat diajukan sebagai pendukung mata kuliah Komunikasi Data. Hal ini dapat ditunjukkan pada hasil kuisioner pada opini aplikasi secara keseluruhan.
5.3 Saran
1. Materi yang divisualisasikan dalam perangkat lunak ini masih perlu dikembangkan supaya lebih lengkap dan akurat.
2. Perangkat lunak visualisasi ini masih perlu dikembangkan karena ssaat ini berbentuk softcopy dan CD interaktif supaya dapat diimplementasikan di internet.
3. Perlu diperhatikan kembali aspek-aspek yang penting bagi user aplikasi yaitu dengan memberikan kuesioner sebelum perancangan aplikasi dan item yang ditanyakan tersebut berhubungan untuk kuesioner setelah perancangan aplikasi. Sehingga dapat dengan mudah untuk mengetahui kualitas aplikasi yang dibuat.
DAFTAR PUSTAKA
[1] Gough, Michael,” Videoconferencing over IP: Configure, Secure, Over IP and Troubleshoot”, Canada, 2006.
[2] Simpson, Wes,” Video Over IP,” United States of America, 2008.
[3] Austerberry, David,” The technology of video and audio streaming”, United States of America, 2005 .
[4] Taha, Hadel H,” Journal of Architecture for SIP-Based Conferencing Server”, University of Applied Science Mannheim Winddeck, Germany, 2005.
[5] Brock, Trevor, “VSAT Very Small Aperture Terminals”, University of Tecnology Sidney, Australia,2007
[6] Ott, Jorg,” SIP Conferencing”, Sweden, 2001 [7] www.en.wikipedia.org/wiki/Videoconference [8] www.lintasarta.net
Powered by TCPDF (www.tcpdf.org)
Fakultas Ilmu Terapan Program Studi D3 Teknik Telekomunikasi