1
BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang Masalah
Dalam era globalisasi ini kemajuan teknologi telah mempengaruhi kehidupan kita di berbagai bidang, mulai dari pekerjaan, pendidikan, bahkan agama. Di dalam agama Islam terdapat lima rukun Islam, dan rukun Islam yang ke lima yaitu menunaikan ibadah haji ke Baitullah. Jauhnya jarak yang ditempuh oleh masyarakat Indonesia untuk menunaikan ibadah haji ataupun umroh, menyebabkan masyarakat Indonesia mengalami kesulitan dalam menunaikan ibadah haji dan umroh saat ini. Selain itu, banyaknya orang dari seluruh dunia yang menunaikan ibadah haji menyebabkan kepadatan, sehingga banyak orang yang memilih untuk mengikuti umroh plus ataupun haji plus, karena pelaksanaannya tanpa antrian panjang dan bisa sesuai keinginan.
Haji merupakan salah satu rukun Islam yang kelima yang wajib dilakukan oleh umatnya bagi yang mampu (salah satunya mampu secara fisik dan psikis) dalam menunaikan ibadah Haji, serta memilik kesanggupan dalam biaya untuk menunaikan perintah tersebut (Afidah, 2019).
Umrah dapat diartikan sebagai haji kecil, karena syarat-syarat dan ketentuan pelaksanaannya sama dengan haji, kecuali pada beberapa bagian yang berbeda seperti wuquf di Arafah, mabit di Mina dan melempar Jumrah (Dani, 2018).
Penyelenggaraan Ibadah Haji bagian dari tugas negara yang berlandaskan pada Undang-undang Republik Indonesia tercantum pada Nomor 13 Tahun 2008
2
tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Peraturan Pemerintah tercantum pada Nomor 79 Tahun 2012 tentang Pelaksanaan. (Mustadzkiroh, 2017).
Umroh bodong adalah umroh dengan penawaran promo atau paket murah kepada calon pengguna jasa perusahaan penyedia perjalanan travel atau sering di sebut sebagai agen perjalanan, umumnya calon pengguna agent travel yang menggunakan paket promo yang murah yang harus terlebih dahulu memberikan atau membayar biayanya yang dikenakan atau bisa diartikan membayar terlebih dahulu biaya keseluruhan dan pasti di berangkatkan di kemudian hari sesuai yang di janjikan oleh agen travel.
Semua pihak dalam masyarakat yang ada di bawah Kementerian Agama seperti Persaudaraan Pengusaha Travel Umrah Haji Indonesia (Perpuhi) dan Asosiasi Muslim Pengusaha Haji Umrah Indonesia (Amphuri) ikut gencar mensosialisasikan dan mengedukasi masyarakat agar tidak tergiur dengan paket umrah dengan biaya yang relatif murah karena dari tahun ke tahun selalu ada kasus penipuan umrah, dan gagal dalam pemberangkatan umrah (Arif, 2019).
Untuk menghindari berbagai masalah yang muncul dalam penyelenggaraan ibadah umrah, Kementerian Agama sebenarnya sudah melakukan beberapa upaya yang cukup baik. Dalam menerbitkan Peraturan Menteri Agama (PMA) No. 8 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Ibadah Umrah. Kemudian PMA mengatur tentang Biaya Penyelenggaraan Ibadah Umrah (BPIU), referensi diartikan sebagai biaya rujukan dalam penyelenggaraan ibadah umrah dan Salah satu himbauan pemerintah tersebut, antara lain: (1) Pasti Izinya; (2) Pasti Jadwalnya; (3) Pasti Tiketnya; (4) Pasti Hotelnya; dan (5) Pasti Visanya (Fahham, 2018).
3
Pendaftaran adalah salah satu proses atau alur yang pertama kali untuk bergabung dalam suatu instasi atau perusahaan. Pendaftaran yaitu pencatatan identitas seseorang yang akan disimpan kedalam sebuah media penyimpanan yang digunakan dalam proses pendaftaran (Fatimah et al., 2016).
Kemajuan teknologi informasi dimasa sekarang ini berkembang dengan sangat pesat, informasi yang di dapat semakin banyak dan kompleks sehingga masyarakat dapat mengikuti perkembangannya. Dengan adanya internet, informasi yang dicari mampu didapatkan dengan waktu yang relatif singkat dan mudah, selain itu masyarakat dapat menggunakan internet dengan mudah, dimana saja, kapan saja dan tidak memandang jarak. Hal ini menjadi peluang bisnis yang besar, terutama bagi perusahaan yang bergerak di bidang Tour and Travel.
PT. Mutiara Azra Al Munawwarah adalah sebuah perusahaan biro penyelenggara perjalanan ibadah umroh yang memiliki komitmen untuk memberikan pelayanan prima sepenuh hati kepada calon jamaah umroh. Sistem pelayanan pendaftaran umroh secara konvensional yang diterapkan selama ini dianggap sangat tidak efektif karena dalam waktu yang dibutuhkan untuk mengolah data jamaah umroh sangat lama, hal ini disebabkan antrian yang panjang dan menyebabkan proses pendaftaran menjadi lebih lama. Pengolahan data ataupun pendataan data kepada calon pendaftar yang dilakukan di perusahaan ini, masih dikerjakan dengan sistem manual yaitu menggunakan cara tertulis tanpa bantuan komputer. Sehingga penyimpanan informasi atau data di perusahaan ini masih menggunakan buku untuk mengarsipkan data-data maupun persyaratan yang diperlukan.
4
Sehingga memperlukan waktu yang cukup lama dalam melakukan proses pendaftaran, pembayaran, dan laporan data calon jamaah. Dalam pencarian data jamaah bagian administrasi kesulitan untuk mencari data jamaah apabila sewaktu- waktu diperlukan untuk jamaah umroh.
Konsumen merupakan salah satu aset yang sangat berperan penting dalam pencapaian tujuan perusahaan, dan menjaga hubungan baik antara konsumen dengan perusahaan merupakan hal yang mutlak bagi perusahaan PT. Mutiara Azra Al Munawwarah.
PT. Mutiara Azra Al Munawwarah membangun sistem informasi pendaftaran online berbasis website bagi calon jamaah pendaftaran umroh. Berbicara mengenai sistem informasi online pasti tidak akan jauh dari kata website.
Website adalah sebagai kumpulan halaman yang menampilkan berbagai informasi data yang menyediakan melalui jalur internet sehingga bisa diakses di seluruh dunia, selama terkoneksi dengan jaringan internet (Afifah & Supriyanta, 2018).
Berdasarkan latar belakang di atas rumusan masalah yang tepat untuk Tugas Akhir ini adalah bagaimana perancangan sistem informasi yang tepat untuk pendaftaran umroh di PT. Mutiara Azra Al Munawwarah, yang diharapkan dapat membantu dalam proses pendaftaran umroh yang dapat mempermudah penyimpanan data dan proses pendaftaran umroh kapan saja dimana saja tanpa harus memakan waktu dan tenaga yang cukup lama.
5
1.2. Tujuan dan Manfaat
Berdasarkan pada latar belakang di atas, maka tujuan penulisan Tugas Akhir, antara lain:
1. Membangun sistem informasi pendaftaran umroh berbasis website pada PT.
Mutiara Azra Al Munawwarah.
2. Untuk mempermudah administrasi dalam mengelola data dan pengarsipan data pendaftaran umroh.
3. Menghasilkan suatu sistem informasi untuk membantu jamaah umroh dalam mendapatkan informasi yang dibutuhkan.
4. Memudahkan penyajian informasi pendaftaran secara tepat dan akurat menggunakan sistem informasi yang dibangun.
Sedangkan manfaat yang diharapkan dari penulisan Tugas Akhir ini adalah, sebagai berikut:
1. Manfaat untuk penulis
Sebagai salah satu syarat kelulusan Program Diploma Tiga (DIII) Program Studi Sistem Informasi di Universitas Bina Sarana Informatika.
2. Manfaat untuk objek penelitian
a. Sebagai bahan evaluasi terhadap sistem yang sedang berjalan.
b. Menghasilkan suatu informasi yang cepat dan akurat dalam membantu dan mempermudah dalam proses pendaftaran jamaah umroh.
3. Manfaat untuk pembaca
Memberikan pemahaman mengenai konsep perancangan sistem informasi pembuatan website profil pendaftaran yang memudahkan bagi jamaah umroh.
6
1.3. Metode Penelitian
1.3.1. Metode Pengembangan Perangkat Lunak
Menurut Rosa dan Shalahuddin (2016:28) dalam (Setiyadi & Danny, 2018) mengungkapkan bahwa Metode Pengembangan Perangkat Lunak metode yang digunakan adalah model water fall yang terbagi menjadi lima tahapan, yaitu:
1. Analisis Kebutuhan Sistem
Pada tahapan ini menekan pada kebutuhan sistem yang baik secara fungsional maupun non fungsional:
a. Kebutuhan Fungsional
Menentukan proses-proses yang dijalankan oleh sistem yaitu pengunjung, halaman pengunjung dan tidak bisa mengakses ke halaman admin.
Sedangkan admin, halaman admin dan mengelola data admin. Kemudian user tidak bisa mengakses ke halaman admin.
b. Kebutuhan Non Fungsional
Kebutuhan non fungsional terdapat 2 bagian yaitu hardware dan software.
Hardware meliputi laptop, mouse, keyboard.
Software meliputi aplikasi yang membantu proses pendaftaran, pengisian formulir, pemilihan paket dan informasi pembayaran.
2. Desain
Pembuatan desain sistem yang dituliskan dalam bentuk Entity Relationship Diagram (ERD) dan Logical Record Structure (LRS), Unified Modeling Language (UML) dengan perangkat lunak penyimpanan database menggunakan MySQL.
7
3. Pengkodean (Code Generation)
Pada tahap pengkodean merupakan penerapan hasil dari tahap desain menggunakan framework codeigniter dengan bahasa pemrograman PHP, HTML, dan CSS. Menggunakan Xampp sebagai Web server.
4. Pengujian (Testing)
Setelah program dibuat, penulis melakukan pengujian terhadap sistem, untuk mengetahui apakah sistem yang telah dibuat masih memiliki kesalahan dan memastikan bahwa program sudah berjalan dengan baik. Program tersebut dapat diuji dengan menggunakan metode Black Box Testing.
5. Pendukung atau Pemeliharaan (Support)
Ditahap ini, melakukan pemeliharaan dan perbaikan jika program tersebut muncul kesalahan-kesalahan yang belum ditemukan pada tahap pengujian (testing) sebelumnya. Tahapan ini dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas sistem yang sudah berjalan.
1.3.2. Teknik Pengumpulan Data
Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam melakukan pengumpulan data untuk pembuatan Tugas Akhir adalah:
1. Pengamatan Langsung (Observation)
Adalah suatu metode pengumpulan data dengan melakukan pengamatan secara langsung mengenai proses pendataan dokumen seperti browsur pendaftaran dan foto atau video kegiatan-kegiatan perjalanan tour and travel umroh pada PT.
Mutiara Azra yang terletak di Jl. Alfatah No. 1, kel. Kemandungan, Kec. Tegal Barat dilaksanakan pada tanggal 2 Juli 2020.
8
2. Wawancara (Interview)
Melakukan tanya jawab kepada manager pada PT. Mutiara Azra Al Munawwarah bersama Ibu Anis Rakhmaningsih pada tanggal 2 Juli 2020.
Kemudian meminta beberapa berkas seperti data-data pendaftaran, proses pendaftaran, permasalah, cara pembayaran dan pembuatan laporan.
3. Studi Pustaka
Dalam mengumpulkan data dengan cara mempelajari artikel-artikel yang ada di internet, seperti jurnal, dan buku-buku referensi yang ada.
1.4. Ruang Lingkup
Ruang lingkup yang akan dibahas dalam Tugas Akhir ini mengenai Pembuatan Profil Pendaftaran Umroh, Visi dan Misi, Struktur Perusahaan dan Informasi Pendaftaran, oleh karena itu, untuk membatasi masalah terdiri dari tiga akses.
Langkah pertama akses sebagai pengunjung, pengunjung pada halaman website yang terdapat beberapa menu tampilan website yaitu: beranda, profil perusahaan, sejarah perusahaan, dapat melihat paket umroh, melihat informasi seperti artikel dan testimoni, dapat melihat isi galeri foto dan video jamaah umroh, pengunjung dapat mendownload file seperti persyaratan umroh dan cara pendaftaran sistem online, pengunjung apabila berminat daftar umroh maka ke halaman login daftar. Langkah kedua akses sebagai user, user melakukan registrasi baru pada tampilan registrasi, kemudian user login, user melakukan pendaftaran pada menu pendaftaran dan mencetak kartu jamaah umroh, user mengupload dokumen persyaratan, user melakukan konfirmasi pembayaran, user mengatur jadwal keberangkatan dan mencetak kartu jadwal keberangkatan, dan user dapat mengubah profile dan password. Langkah ketiga akses sebagai admin untuk login, mengelola data jamaah,
9
mengelola data paket umroh, mengelola data dokumen persyaratan, mengelola jadwal keberangkatan, mengelola mengkonfirmasi pembayaran, mengelola user dan membuat laporan sesuai data yang di inginkan seperti laporan data pendaftar, laporan arbain, laporan umroh yang sudah melakukan transaksi pembayaran.