RANCANGAN AKTUALISASI
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik dengan Metode Bernyanyi pada mata Pelajaran Matematika di SMP Negeri 4 Satap
Silat Hulu Kabupaten Kapuas Hulu
DISUSUN OLEH
Maria Eva Dewi Purwasih, S.Pd 19891104 202012 2013
BADAN KEPEGAWAIAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA KABUPATEN KAPUAS HULU
BEKERJASAMA DENGAN
BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA PROVINSI KALIMANTAN BARAT
TAHUN 2021
i
LEMBAR PERSETUJUAN RANCANGAN AKTUALISASI
JUDUL : Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik dengan Metode Bernyanyi Pada Mata Pelajaran Matematika di SMP Negeri 4 Satu Atap Silat Hulu Kabupaten Kapuas Hulu
NAMA : Maria Eva Dewi Purwasih, S.Pd
PANGKAT / GOL. RUANG : Penata Muda (III/A)
NIP : 198911042020122013
NOMOR DAFTAR HADIR : 18
JABATAN : Ahli Pertama Guru Matematika
UNIT KERJA/INSTANSI : SMP Negeri 4 Satu Atap Silat Hulu
Telah disetujui untuk diseminarkan pada hari Senin tanggal 29 Juli 2021
Telah diperiksa/disetujui : Coach,
Ecih Sukemsih, S. Hut,M.Si NIP 19700224 200312 2 003
Putussibau, 29 Juli 2021
Mentor,
Rusdie, S.Pd. S NIP 19650601 199110 1 002
ii
iii
iv
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur perancang hanturkan kepada Tuhan pencipta semesta alam dan segala isinya, atas anugerah dan kekuatan-Nya yang luar biasa sehingga. “Rancangan Aktualisasi Calon Pegawai Negeri Sipil dalam Pelatihan Dasar CPNS Golongan III Angkatan CXIV Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu Tahun 2021” dapat diselesaikan.
Penulisan rancangan ini terlaksana karena kontribusi banyak pihak berupa bimbingan dan motivasi sehingga pada kesempatan ini penyusun ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada :
1. Bupati Kapuas Hulu
2. Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Kalimantan Barat 3. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia
Kabupaten Kapuas Hulu
4. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kapuas Hulu 5. Andiansah , Selaku Kepala SMP Negeri 4 Satu Atap Silat Hulu
6. Bapak Rusdie S.Pd.SD, selaku Koordinator Pendidikan Kecamatan Silat Hulu dan mentor yang telah memberikan bimbingan dan motivasi
7. Ibu Ecih Sukemsih, S. Hut, M.Si, selaku Coach yang telah memberikan bimbingan, masukan dan pengarahan.
8. Panitia Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil Golongan III Angkatan CXIV Tahun 2021 Kabupaten Kapuas Hulu yang telah memberikan bimbingan dan motivasi.
9. Rekan peserta Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil Golongan III Angkatan CXIV Tahun 2021 Kabupaten Kapuas Hulu yang telah memberikan bantuan dan motivasi.
Perancang berupaya agar Rancangan Aktualisasi ini dapat mencapai tujuan, sehingga kritik dan saran yang sifatnya membangun demi kesempurnaan penulisan ini diterima dengan terbuka. Semoga Rancangan Aktualisasi ini dapat bermanfaat.
Putussibau, 31 Maret 2021
Penulis
v DAFTAR ISI
HALAMAN PERSETUJUAN. ... i
BERITA ACARA ... ii
HALAMAN PENGESAHAN ... iii
KATA PENGANTAR ... iv
DAFTAR ISI ... v
BAB I PENDAHULUAN ... 1
A. Latar Belakang ... 1
B. Tujuan dan Sasaran ... 3
C. Tempat dan Waktu Kegiatan ... 3
BAB II GAMBARAN UMUM ... 4
A. Profil Organisasi ... 4
B. Keadaan Organisasi ... 4
C. Visi Dan Misi Organisasi ... 4
D. Nilai-nilai Organisasi ... 5
E. Struktur Organisasi. ... 5
F. Tufoksi Organisasi. ... 6
G. Ruang Lingkup Tugas Peserta ... 9
BAB III NILAI-NILAI DASAR, PERAN DAN KEDUDUKAN ASN DALAM NKRI. ... 10
A. Nilai-Nilai Dasar ASN ... 10
1. Akuntabilitas ... 10
2. Nasionalisme ... 11
3. Etika Publik ... 11
4. Komitmen Mutu ... 12
5. Anti korupsi ... 12
B. Peran Dan Kedudukan PNS. ... 12
1. Manajemen ASN ... 13
2. Whole Of Goverment ... 14
3. Pelayan Publik ... 14
BAB IV RANCANGAN AKTUALISASI. ... 16
A. Identifikasi dan Gagasan Pemecahan Isu. ... 16
B. Jadwal Implementasi. ... 30
C. Jadwal Konsultasi Coach dan Mentor ... 32
DAFTAR PUSTAKA ... 34
BIODATA DIRI ………... 36
vi
DAFTAR TABEL
Halaman
Tabel 2.1 Organisasi Sekolah ... 6
Tabel 4.1 Hasil Ulangan Akhir Siswa……….. 16
Tabel 4.1 Matrik APKL ... 17
Tabel 4.2 Analisis USG ... 18
Tabel 4.3 Rancangan Aktualisasi ... 20
Tabel 4.4 Jadwal Implementasi Aktualisasi ... 30
Tabel 4.5 Jadwal Konsultasi Dengan Coach ... 32
Tabel 4.6 Jadwal Konsultasi Dengan Mentor ... 33
1 BAB I PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Indonesia, negara yang terkenal akan kekayaannya dalam hal sumber daya alam yang melimpah, jumlah penduduk yang tinggi, sejarah yang sangat kaya akan perjuangan dan hal lainnya. Namun kekayaan itu tidak diimbangi dengan pengelolaan yang benar sehingga Indonesia masih menjadi negara yang cukup tertinggal dibandingkan negara lainnya di era revolusi industri . Sebagai salah satu aparatur sipil negara, PNS memiliki peran yang penting untuk mendukung kemajuan negara Indonesia saat ini. Peran tersebut dapat dipenuhi ketika PNS mampu memenuhi standar kompetensi jabatannya sehingga mampu melaksanakan tugas jabatannya dengan efektif dan efisien sebagai aparatur sipil negara menjadi PNS yang berkualitas dan profesional.
Untuk memenuhi hal tersebut, maka dilaksanakan pembinaan melalui Pelatihan Dasar CPNS dimana CPNS ditanamkan sikap perilaku bela negara, nilai- nilai dasar PNS serta peran dan kedudukan PNS untuk membentuk karakter yang kuat dalam jabatannya. Sesuai dengan Peraturan Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2021 tentang Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil, maka ditetapkan mekanisme Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil yang memungkinkan para CPNS mampu menginternalisasi, menerapkan, dan mengaktualisasikan serta membuatnya menjadi kebiasaan (habituasi). Dalam hal ini apa yang telah didapatkan selama Pelatihan Dasar di tempat kerja (BKPSDM Kapuas Hulu, 2021). Oleh karena itu, melalui Pelatihan Dasar, CPNS sebagai ASN wajib melaksanakan fungsi dasar ASN yaitu sebagai pelaksana kebijakan publik, pelayan publik, dan perekat dan pemersatu bangsa sehingga dapat menjadi PNS yang memiliki daya saing nasional.
Satu di antara beberapa profesi yang merupakan bagian dari pegawai ASN dan wajib melaksanakan pelatihan dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) adalah tenaga pendidik atau guru. Guru merupakan pegawai ASN yang harus mengembangkan potensi yang dimilikinya agar kinerjanya semakin membaik dan
2
dapat memberikan kontribusi dalam dunia pendidikan. Selain itu, tenaga pendidik atau guru juga dituntut untuk memiliki karakter yang baik dalam dirinya sehingga menjadi pegawai ASN yang berkompeten, profesional, berintegritas, dan berkomitmen baik atas tugas dan fungsi yang embannya.
Keberhasilan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), termasuk profesi tenaga pendidik atau guru dalam mengikuti pelatihan dasar diukur dari kemampuan menunjukkan sikap perilaku bela negara; mengaktualisasikan nilai-nilai dasar PNS dalam pelaksanaan tugas jabatannya; mengaktualisasikan kedudukan dan peran PNS dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia; dan menunjukkan penguasaan Kompetensi Teknis yang dibutuhkan sesuai dengan bidang tugas.
Sebagai seorang pendidik, guru memiliki peranan yang sangat penting dalam menciptakan SDM yang berkualitas nantinya. Dalam undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional pasal 1 ayat 1 menyatakan bahwa “Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan Negara. SMP Negeri 4 Satu Atap Silat Hulu merupakan salah satu lingkungan penyelenggara pendidikan dalam rangka membantu negara mencerdasakan kehidupan bangsa, seperti yang tertuang dalam UUD 1945 tentang tujuan bangsa Indonesia. Sebagai penyelenggara pendidikan, SMP Negeri 4 Silat Hulu yang terletak di desa Riam Tapang memiliki peranan penting untuk meningkatkan mutu dan kualitas para peserta didik dari sejak dini. Untuk itu perlu adanya inovasi-inovasi yang dapat meningkatkan kualitas sekolah tersebut, baik itu dari sarana prasarana maupun dari SDM nya. SMP Negeri 4 Satu Atap Silat Hulu memiliki visi yakni
“Berprestasi dan mampu berkompetensi berdasarkan iman dan kepribadian”. Visi tersebut dapat tercapai jika setiap gurunya memiliki SDM yang berkualitas dan bermutu. Guru yang berkualitas adalah guru yang berintegritas dan memiliki wawasan yang luas untuk menciptakan inovasi-inovasi baru, agar peserta didik dapat menerima materi pelajaran dengan jelas dalam proses pembelajaran.
Keberhasilan proses pembelajaran dapat dilihat dari keberhasilan peserta didik
3
dalam mencapai tujuan pembelajaran yang telah di tetapkan pada setiap pembelajaran.
Melalui Kegiatan habituasi, peserta pelatihan dasar sebagai calon pegawai negeri sipil (CPNS) dapat membiasakan diri untuk menerapkan nilai-nilai dasar ASN, yaitu Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu, dan Anti Korupsi (ANEKA) dalam melaksanakan tugas dan fungsinya di lingkungan kerjanya sebagai pelaksana kebijakan publik, pelayan publik serta perekat dan pemersatu bangsa. Dalam hal ini, penyusun merupakan peserta pelatihan dasar yang akan mengaktualisasikan nilai-nilai dasar Aparatur Sipil Negara (ASN) di SMP Negri 4 Satu Atap Silat Hulu. Kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan selama agenda habituasi tertuang di dalam rancangan aktualisasi yang berjudul
“Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik dengan Metode Bernyanyi pada mata Pelajaran Matematika di SMP Negeri 4 Satap Silat Hulu Kabupaten Kapuas Hulu”.
B. TUJUAN DAN SASARAN
Tujuan aktualisasi bagi peserta Pelatihan Dasar adalah peserta mampu mengaktualisasikan Nilai-Nilai Dasar Aparatur Sipil Negara (ASN), yaitu:
Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu, dan Anti Korupsi (ANEKA) serta mampu mengaktualisasikan kedudukan dan peran PNS dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia di dalam menjalankan tugas dan fungsinya di instansi kerjanya. Selain itu, peserta Pelatihan Dasar juga mampu menganalisis manfaat aktualisasi di dalam agenda habituasi terhadap usaha terwujudnya visi, misi, dan tujuan sekolah, serta penguatan bagi nilai-nilai organisasi di sekolah.
C. TEMPAT DAN WAKTU KEGIATAN
Kegiatan Evaluasi Rancangan Aktualisasi akan diselenggarakan pada tanggal 31 Juli 2021 pukul 07.15 – 17.30 WIB bertempat di Aula Uncak Lestari.
Sedangkan kegiatan aktualisasi akan diadakan pada tanggal 3 Agustus – 8 September 2021 bertempat di SMP Negeri 4 Satu Atap Silat Hulu
4 BAB II
GAMBARAN UMUM
A. PROFIL ORGANISASI IDENTITAS SEKOLAH
1. Nama Sekolah : SMP Negeri 4 Satu Atap Silat Hulu
2. NSS : 101130602004
3. NPSN : 30108163
4. Status Sekolah : Negeri 5. Tanggal SK Pendirian : 2010-01-01
Tanggal SK Izin Operasional : 239 Tahum 2010, Tanggal 31 Agustus 2010 Alamat Sekolah
a. Jalan : Trapas Riam Tapang Kecamatan Silat Hulu b. Kelurahan/ Desa : Riam Tapang
c. Kecamatan : Silat Hulu d. Kabupaten / Kota : Kapuas Hulu e. Kode Pos : 787774
f. Provinsi : Kalimantan Barat
B. KEADAAN ORGANISASI
Adapun jumlah guru yang mengajar adalah sebanyak 7 Orang. Sedangkan Siswa yang ada di SMP Negeri 4 Satap Silat Hulu tercatat tahun Ajaran 2021/2021 adalah Sebanyak 51 siswa yang tergolong didalamnya Kelas VII sebanyak 11 Orang, Kelas VIII sebanyak 22 Orang dan Kelas IX sebanyak 18 Siswa.
C. VISI DAN MISI
Adapun Visi dan misi yang ada di SMP Adapun visi dan misi yang ada di SMP Negeri 4 Satu Atap Silat Hulu adalah sebagai berikut:
1. Visi
“Berprestasi dan mampu berkompetensi berdasarkan iman dan kepribadian”.
5 2. Misi
a. Melaksanakan pembelajaran dan bimbingan secara efektif sehingga setiap siswa berkembang secara optimal.
b. Meningkat semangat keunggulan secara intensif dalam tatanan demokrasi, integritas, kredibilitas dan akuntabiltas kepada seluruh warga sekolah.
c. Mendorong dan membantu setiap siswa untuk mengenali potensi dirinya, sehingga dapat dikembangkan secara optimal.
d. Menerapkan manajemen partisipatif dengan melibatkan seluruh warga sekolah dan kelompok kepentingan yang terkait dengan sekolah (stake holder).
D. NILAI-NILAI ORGANISASI
Berikut ini adalah nilai-nilai yang terdapat di SMP Negeri 4 Satu Atap Silat Hulu:
1. Religus 2. Sopan 3. Disiplin 4. Jujur 5. Kerja sama 6. Tanggung Jawab 7. Percaya diri 8. Mandiri
E. STRUKTUR ORGANISASI
Struktur organisasi adalah suatu susunan komponen-komponen atau unit- unit kerja dalam sebuah organisasi. Struktur organisasi menunjukkan bahwa adanya pembagian kerja dan bagaiman fungsi atau kegiatan-kegiatan berbeda
6
yang dikoordinasikan. Dan selain itu struktur organisasi juga menunjukkan mengenai spesialisasi dari pekerjaan, saluran perintah maupun penyampaian laporan. Demi mencapai tujuan yang telah ditentukan sebelumnya, berikut struktur organisasi di SMP Negeri 4 Satu Atap Silat Hulu.
Nama NIP Jabatan
Andiansah, S. Pd. 19880221 201402 1 001 Kepala Sekolah Agustinus Sanam, S. Si 19890417 201708 1 004 Waka Kurikulum Mega Ryanti Punai, S. Pd 19930323 201903 2 007 Bendahara Bos Maria Eva Dewi Purwasih, S.
Pd
19891104 202012 2 013 Kepala Perpustakaan Wali Kelas IX Herkolanus Nadan 19780627 201001 1 009 TU
Stephanus Susanto, S. Pd --- Wali kelas VIII Darius Melton. S, Pd --- Wali Kelas VII Tunjung, S. Pd --- Guru Mata Pelajaran
Tabel 2.1 tabel Organisasi Sekolah F. TUPOKSI ORGANISASI
1. Tugas dan Fungsi Sekolah
Adapun Tugas yang dilaksanakan sekolah adalah menindak lanjuti strategi pelaksanaan yang wajib dilaksanakan oleh seluruh warga sekolah sebagai berikut:
1. Mengadakan pembinaan terhadap peserta didik, guru dan karyawan secara berkelanjutan;
2. Mengadakan jam tambahan pada pelajaran tertentu;
3. Melakukan kerjasama dengan pihak kabupaten dan untuk membantu pembiayaan bagi peserta didik yang mempunyai semangat dan motivasi yang tinggi untuk melanjutkan ke perguruan tinggi;
7
4. Mengadakan kegiatan-kegiatan keagamaan, peringatan hari besar keagamaan;
5. Menjalin komunikasi yang baik dengan Dinas Pendidikan dan kebudayaan Kabupaten Kapuas Hulu;
6. Pengadaan buku penunjang;
7. Mengintensifkan komunikasi dan kerjasama dengan orang tua;
8. Pelaporan kepada orang tua secara berkala;
9. Mengintensifkan berbagai kegiatan ekstra kurikuler seperti olah raga, pramuka, dan kegiatan keagamaan.
Dengan fungsi sekolah adalah sebagai Fasilitator dan Tempat Proses belajar mengajar dengan harapan terjalinnya proses belajar mengajar yang kondusif dan terukur.
2. Tugas dan Fungsi Guru a. Tugas Guru
Tugas guru ini dijelaskan dalam Bab XI Pasal 39 Ayat (2) Undang- Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Pasal 20 Undang- Undnag No. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen serta Pasal 52 Peraturan Pemerintah No. 74 Tahun 2008 tentang Guru, yakni :
1) Merencanakan pembelajaran;
2) Melaksanakan proses pembelajaran yang bermutu;
3) Menilai dan mengevaluasi hasil pembelajaran;
4) Membimbing dan melatih peserta didik / siswa;
5) Melakukan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat;
6) Melaksanakan tugas tambahan yang melekat pada kegiatan pokok yang sesuai
7) Meningkatkan dan mengembangkan kualifikasi
8
akademik dan kompetensi secara berkelanjutan.
Lebih lanjut, tugas guru secara dijelaskan dalam Permendiknas No.
35 Tahun 2010 tentang Petunjuk Teknis Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya, diantaranya :
1) Menyusun kurikulum pembelajaran pada satuan pendidikan;
2) Menyusun silabus pembelajaran;
3) Menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP);
4) Melaksanakan kegiatan pembelajaran;
5) Menyusun alat ukur/soal sesuai mata pelajaran;
6) Menilai dan mengevaluasi proses dan hasil belajar pada mata pelajaaran di kelasnya;
7) Menganalisis hasil penilaian pembelajaran;
8) Melaksanakan pembelajaran/perbaikan dan pengayaan dengan memanfaatkan hasil penilaian dan evaluasi;
9) Melaksanakan bimbingan dan konseling di kelas yang menjadi tanggungjawabnya (khusus guru kelas);
10) Menjadi pengawas penilaian dan evaluasi terhadap proses dan hasil belajar tingkat sekolah/ madrasah dan nasional;
11) Membimbing guru pemula dalam program induksi;
12) Membimbing siswa dalam kegiatan ekstrakurikuler proses pembelajaran;
13) Melaksanakan pengembangan diri
14) Melaksanakan publikasi ilmiah dan/atau karya inovatif; dan 15) Melakukan presentasi ilmiah.
b. Fungsi guru
Fungsi guru yang disini juga sudah termasuk dalam tugas guru yang telah dijabarkan diatas, namun beberapa fungsi lain terkandung dalam poin d dan e Pasal 20 Undang-Undang No. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen serta poin a, b dan c Pasal 40 Ayat (2) Undang-Undang No. 20
9
Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, yakni :
1) Memelihara dan memupuk persatuan dan kesatuan bangsa;
2) Menjunjung tinggi peraturan perundang-undangan, hukum, dan kode etik guru, serta nilai-nilai agama dan etika;
3) Menciptakan suasana pendidikan yang bermakna, menyenangkan, kreatif, dinamis dan dialogis;
4) Memelihara komitmen secara profesional untuk meningkatkan mutu pendidikan; dan
5) Memberi teladan dan menjaga nama baik lembaga, profesi, dan kedudukan sesuai dengan kepercayaan yang diberikan kepadanya.
G. RUANG LINGKUP TUGAS PESERTA 1. Ruang Lingkup
Adapun Ruang lingkup atau tempat penerapan mengacu pada penempatan Pendaftaran Formasi CPNS Kabupaten Kapuas Hulu Tahun 2021 berada di SMP Negeri 4 Satu Atap Silat Hulu, Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat pada kegiatannya akan menerapkan nilai-nilai dasar PNS seperti Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu, Anti Korupsi, Pelayan Publik, Manajemen ASN dan Whole Of Goverment.
10 BAB III
NILAI – NILAI DASAR SERTA PERAN DAN KEDUDUKAN ASN DALAM NKRI
A. NILAI – NILAI DASAR ASN
Nilai-nilai dasar ASN merupakan nilai-nilai dasar yang dibutuhkan dalam menjalankan tugas jabatan ASN secara profesional sebagai pelayan masyarakat yang meliputi kemampuan berakuntabilitas, mengedepankan kepentingan nasional, menjunjung tinggi standar etika publik, berinovasi untuk peningkatan mutu pelaksanaan tugas jabatannya, dan tidak korupsi dan mendorong percepatan pemberantasan korupsi di lingkungan instansinya. Adapun nilai-nilainya adalah sebagai berikut:
1. Akuntabilitas
Akuntabilitas adalah kewajiban setiap individu, kelompok atau institusi untuk memenuhi tanggung jawab dan amanahnya. Amanah seorang PNS adalah menjamin terwujudnya nilai-nilai publik. Akuntabilitas adalah prinsip dasar bagi organisasi yang berlaku pada setiap level/unit organisasi sebagai suatu kewajiban jabatan dalam memberikan pertanggungjawaban laporan kegaitan kepada atasannya. PNS yang akuntabel adalah PNS yang mampu mengambil pilihan yang tepat ketika kerjadi konflik kepentingan, tidak terlibat dalam politik praktis, melayani warga secara adil dan konsisten dalam menjalankan tugas dan fungsinya (Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia, 2015). Adapun nilai-nilai dalam Akuntabilitas yaitu : a. Tanggung jawab
b. Jujur
c. Kejelasan target d. Netral
e. Mendahulukan kepentingan publik f. Adil
g. Transparan h. Konsisten i. partisipatif
11 2. Nasionalisme
Nasionalisme merupakan pandangan tentang rasa cinta yang wajar terhadap bangsa dan negara, dan sekaligus menghormati bangsa lain(Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia, 2015). Nasionalisme sangat penting dimiliki oleh setiap pegawai ASN. Setiap pegawai ASN wajib memiliki orientasi berpikir mementingkan kepentingan publik, bangsa, dan negara. Prinsip nasionalisme bangsa Indonesia dilandasi nilai-nilai Pancasila yang diarahkan agar bangsa Indonesia senantiasa : a. Menempatkan persatuan dan kesatuan.
b. Kepentingan dan keselamatan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi atau kepentingan golongan;
c. Menunjukkan sikap rela berkorban demi kepentingan bangsa dan negara;
d. Bangga sebagai bangsa Indonesia dan bertanah air Indonesia serta tidak merasa rendah diri;
e. Mengakui persamaan derajat, persamaan hak dan kewajiban antara sesama manusia dan sesama bangsa;
f. Menumbuhkan sikap saling mencintai sesama manusia;
g. Mengembangkan sikap tenggang rasa.
Adapun Indikator nilai dasar nasionalisme mencakup religius, hormat menghormati, kerja sama, tidak memaksakan kehendak, jujur, amanah (dapat dipercaya), adil, persamaan derajat, tidak diskriminatif, mencintai sesama manusia, tenggang rasa, membela kebenaran, persatuan, rela berkorban, cinta tanah air, memelihara ketertiban, disiplin, musyawarah, kekeluargaan, menghormati keputusan, tanggung jawab, kepentingan bersama, gotong royong, sosial, tidak menggunakan hak yang bukan miliknya, hidup sederhana dan kerja keras serta menghargai karya orang lain. (Adisusilo, 2016; LAN RI, 2015)
3. Etika Publik
Etika merupakan refleksi atas standar norma yang menentukan baik/buruk, benar/salah tindakan keputusan, perilaku untuk mengarahkan kebijakan publik dalam rangka menjalankan tanggung jawab pelayanan publik. Ada tiga fokus utama dalam pelayanan publik, yakni :
12
a. Pelayanan publik yang berkualitas dan relevan.
b. Sisi dimensi reflektif, etika publik berfungsi sebagai bantuan dalam menimbang pilihan sarana kebijakan publik dan alat evaluasi.
c. Modalitas etika, menjembatani antara norma moral dan tindakan faktual.
Aturan etika PNS diatur dalam kode etik PNS. Kode etik adalah rumusan eksplisit tentang kaidah-kaidah atau norma yang harus ditaati secara sukarela oleh para pegawai di dalam organisasi publik. Para pegawai dan jabatan perlu terus diingatkan akan rujukan kode etik PNS yang tersedia(Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia, 2015). Adapun Indikator nilai dasar dari etika publik adalah jujur, bertanggung jawab, integritas tinggi, cermat, disiplin, hormat, sopan, taat pada perundang-undangan, taat perintah dan menjaga rahasia (Mariana dan Rahman Mulyawan, 2016; LAN RI, 2015).
4. Komitmen Mutu
Komitmen mutu merupakan pelaksanaan pelayanan publik dengan berorientasi pada nilai keunggulan produk/jasa yang diberikan kepada pelanggan (customer) sesuai dengan kebutuhan dan keinginannya. Untuk menciptakan mutu pelayanan prima diperlukan perubahan orientasi, sikap, dan cara kerja sebagai berikut :
a. Dari orientasi kepada peraturan menjadi orientasi kepada masyarakat.
b. Dari cara kerja “asal bapak senang” dan asal-asalan menjadi berorientasi kepada mutu.
c. Dari sikap pasif menjadi proaktif dan inovatif.
d. Dari cara kerja individualis dan egosentris (bekerja sendiri dan berorientasi melayani pimpinan) menjadi cara kerja tim (kolektif).
Aktualisasi nilai-nilai dasar komitmen mutu dalam pelaksanaan tugas aparatur akan mendorong terciptanya iklim atau budaya kerja unggul yang dapat menumbuhkan keberanian untuk menampilkan kreativitas dan inovasi (Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia, 2015). Indikator nilai dasar komitmen mutu antara lain: efektivitas, efisiensi, inovasi, dan berorientasi mutu (Karaka, 2016; LAN RI, 2015).
13 5. Anti Korupsi
Korupsi berasal dari bahasa latin “Coruptio dan Corruptus” yang berarti kerusakan atau kebobrokan. Dalam bahasa Yunani yaitu Corruptio berarti perbuatan yang tidak baik, buruk, curang, dapat disuap, tidak bermoral, menyimpang dari kesucian, melanggar norma- norma agama, material, mental, dan umum (Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia, 2015). Jadi, anti korupsi berarti tindakan atau gerakan yang dilakukan untuk memberantas segala tingkah atau tindakan yang berhubungan dengan korupsi. Menurut UU No 31/1999, tindak pidana korupsi terdiri dari kerugian keuangan negara, suapmenyuap, pemerasan, perbuatan curang, penggelapan, benturan kepentingan dalam pengadaan dan gratifikasi. Aparatur Sipil Negara perlu dibekali nilai dasar anti korupsi agar bisa menghindari dan mencegah terjadinya tindak pidana korupsi. Indikator nilai dasar anti korupsi adalah jujur, disiplin, tanggungjawab, kerja keras, sederhana, mandiri, adil dan berani serta peduli. (LAN RI, 2015)
B. PERAN DAN KEDUDUKAN PNS
Peran dan kedudukan PNS menjadi hal penting bagi para PNS agar PNS dapat menjalankan fungsi ASN sebagai pelaksana kebijakan publik, pelayan publik, dan perekat dan pemersatu bangsa sehingga mampu mengelola tantangan dan masalah keragaman sosial-kultural dengan menggunakan perspektif whole of government dalam mendukung pelaksanaan tugas jabatannya dalam melayani publik (Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Kalimantan Barat, 2019).
1. Manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN)
Manajemen ASN adalah pengelolaan ASN untuk menghasilkan pegawai ASN yang profesional, memiliki nilai dasar, etika profesi, bebas dari intervensi politik, bersih dari praktik koripsi, kolusi dan nepotisme. Manajemen ASN lebih menekankan kepada pengaturan profesi pegawai sehingga diharapkan agar selalu tersedia sumber daya aparatur sipil negara yang unggul selaras dengan perkembangan zaman. Pegawai ASN berfungsi untuk pelaksana kebijakan publik,
14
pelayan publik, dan perekat dan pemersatu bangsa. ASN sebagai profesi berlandaskan pada kode etik dan kode perilaku. Kode etik dan kode perilaku ASN bertujuan untuk menjaga martabat dan kehormatan ASN. Kode etik dan kode perilaku yang diatur dalam UU ASN menjadi acuan bagi para ASN dalam penyelenggaraan birokrasi pemerintah (Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia, 2015).
Ada beberapa Indikator manajemen ASN yaitu kepastian hukum, profesionalisme, proposionalitas, keterpaduan, delegasi, netralitas, akuntabilitas, efektif, efisien, keterbukaan, nondiskriminatif, persatuan, kesatuan, keadilan dan kesetaraan, serta kesejahteraan.
2. Whole of Government
Whole-of-Government (WoG) adalah sebuah pendekatan penyelenggaraan pemerintahan yang menyatukan upaya-upata kolaboratif pemerintahan dan keseluruhan sektor dalam ruang lingkup koordinasi yang lebih luas guna mencapai tujuan-tujuan pembangunan kebijakan, manajemen program, dan pelayanan publik.
Oleh karenanya, WoG juga dikenal sebagai pendekatan interagency yaitu pendekatan yang melibatkan sejumlah kelembagaan yang terkait dengan urusan-urusan yang relevan. WoG menekankan adanya penyatuan keseluruhan (whole) elemen pemerintahan (Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia, 2017). Biasanya WoG dipraktekkan dalam pelayanan publik dengan menyatukan seluruh sektor yang terkait dengan pelayanan publik. Di dalam whole of government terdapat beberapa indikator yaitu koordinasi, komunikasi, integrasi, sinkronisasi dan simplifikasi.
3. Pelayanan Publik
Menurut UU No. 25 tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, pelayanan publik adalah kegiatan atau rangkaian kegiatan dalam rangka pemenuhan kebutuhan pelayanan yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan bagi setiap warga negara dan penduduk atas barang, jasa, dan/atau pelayanan administratif yang disediakan oleh penyelenggara pelayanan publik. Terdapat 3 (tiga) unsur dalam pelayanan publik yaitu organisasi penyelenggara pelayanan publik, penerima layanan (pelanggan), kepuasan
15
yang diberikan atau diterima oleh penerima layanan(Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia, 2017). Di dalam whole of government terdapat beberapa asas yaitu Partisipatif, Transparan, Responsif, Non Diskriminatif, Aksesibel, Akuntabel, Berkeadilan, Mudah dan Murah, serta Efektif dan Efisien.
16 BAB IV
RANCANGAN AKTUALISASI
A. Identifikasi Isu dan Gagasan Pemecahan Isu
Berdasarkan hasil pengamatan selama melaksanakan proses belajar mengajar serta hasil koordinasi dan komunikasi dengan Mentor, Kepala Sekolah serta Rekan sesama guru di SMP Negeri 4 Satu Atap Silat Hulu, terdapat isu isu aktual yang dihadapi di SMP Negeri 4 Satu Atap Silat Hulu antara lain sebagai berikut:
1. Rendahnya tingkat disiplin Peserta didik di SMP Negeri 4 Satu Atap Silat Hulu.
Isu ini di dapat dari hasil observasi selama mengajar di SMP Negeri 4 Satu Atap Silat Hulu. Misalnya mereka mengumpulkan tugas terlmbat, dating kesekolah juga terlambat.
2. Rendahnya hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran matematika di SMP Negeri 4 Satu Atap Silat Hulu
Adapun isu atau masalah yang biasa dihadapi guru adalah rendahnya hasil belajar siswa. Hal ini didukung dengan data capaian hasil capaian Nilai Ulangan Akhir Semester yang menunjukkan bahwa nilai matematika peserta didik sangat rendah . Dari hasil laporan tersebut dapat dilihat bahwa nilai peserta didik bisa dikatakan rendah, bias dilihat pada table nilai di bawah KKM yaitu 60. Adapun data nilai Ulangan Akhir Semester Peserta Didik dapat dilihat pada gambar berikut.
17
Gambar 4.1 Hasil Ulangan Akhir Semester
3. Terbatasnya sumber belajar yang dimiliki Peserta didik di SMP Negeri 4 Satu Atap Silat Hulu
Sumber belajar adalah semua sumber baik berupa data, orang atau benda lainnya yang dapat digunakan untuk memberi fasilitas kemudahan belajar bagi peserta didik. Saat ini sumber belajar yang tersedia selain tenaga pendidik hanyalah buku teks yang diterbitkan oleh kemdikbud dengan revisi pertama pada tahun 2014 yang dimanfaatkan dan digunakan selama proses pembelajaran. Karena buku teks yang tersedia merupakan hasil revisian 2014 sehingga isi materi yang disajikan tidak sesuai dengan kompetensi dasar.
Dari beberapa isu di atas maka akan dilakukan analisis APKL untuk mendapatkan isu yang akan diangkat menjadi sebuah permasalahan sehingga dapat ditentukan kegiatan untuk pemecahan isu atau masalah tersebut. Pemecahan isu tersebu dapat dilihat pada table di bawah ini :
18
No Isu Aktual Kriteria
Total Rank
A P K L
1
1. Rendahnya tingkat disiplin Peserta didik di SMP Negeri 4 Satu Atap Silat Hulu
5 4 4 3 16 2
2
Rendahnya hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran matematika di SMP Negeri 4 Satu Atap Silat Hulu
5 4 4 4 17 1
3
Terbatasnya sumber belajar yang dimiliki Peserta didik di SMP Negeri 4 Satu Atap Silat Hulu
4 4 4 3 15 3
Tabel 4.2 Isu Aktual
Hasil analisis Isu APKL peringkat paling tinggi yaitu ‘Rendahnya hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran matematika di SMP Negeri 4 Satu Atap Silat Hulu
Pembelajaran yang dimaksud dalam Isu di atas adalah pada mata pelajaran Matematika, disebabkan oleh beberapa faktor di antaranya:
1. Kurangnya minat belajar peserta didik di SMP Negeri 4 Satu Atap Silat Hulu 2. Kurang Variatifnya Metode Pembelajaran matematika di SMP Negeri 4 Satu
Atap Silat Hulu
3. Peserta didik masih menganggap matematika itu sulit.
Untuk menentukan masalah pokok prioritas tersebut digunakan metode USG (Urgency, Seriuousness, Growth ) dengan skala penilaian 1 sampai 5.
No Masalah Pokok Prioritas
Total Peringkat
U S G
1
Kurangnya minat belajar peserta didik di SMP Negeri 4 Satu Atap Silat Hulu
5 4 4 13 2
2
Kurang Variatifnya Metode Pembelajaran matematika yang digunakan di SMP Negeri 4 Satu Atap Silat Hulu
5 5 4 14 1
3
Peserta didik masih menganggap
matematika itu sulit. 4 4 4 12 3
Tabel 4.3 Isu Analisis Masalah
19
Berdasarkan analisis USG tersebut, dari ketiga faktor penyebab terjadinya masalah tersebut yang paling dominan adalah : ‘Kurang Variatifnya Metode Pembelajaran matematika yang digunakan di SMP Negeri 4 Satu Atap Silat Hulu
Dari hasil analisis tersebut maka salah satu penyebabnya adalah rendahnya ketertarikan peserta Didik dan kemampuan peserta didik dalam Pembelajaran Matematika di SMP Negeri 4 Satu Atap Silat Hulu . Berdasarkan permasalahan tersebut dan sesuai tugas pokok penulis mengambil judul yaitu: ‘Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik dengan Metode Bernyanyi pada mata Pelajaran Matematika di SMP Negeri 4 Satu Atap Silat Hulu Kabupaten Kapuas Hulu
20
Tabel 4.4 Rancangan Aktualisasi Nilai-nilai Dasar PNS Unit Kerja : SMP Negeri 4 Satu Atap Silat Hulu
Identifikasi Isu : 1. Kurangnya minat belajar peserta disik di SMP Negeri4 Satu Atap Silat Hulu
2. Kurang Variatifnya Metode pembelajaran matematika yang digunakan di SMP Negeri 4 Satu Atap Silat Hulu
3. Peserta didik masih menganggap pelajaran matematika itu sulit
Isu Yang Diangkat : Kurang Variatifnya Metode pembelajaran matematika yang digunakan di SMP Negeri 4 Satu Atap Silat Hulu
Gagasan Pemecahan Isu : ‘Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik dengan Metode Bernyanyi pada Mata Pelajaran Matematika di SMP Negeri 4 Satu Atap Silat Hulu Kabupaten Kapuas Hulu’
No Nama Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/Hasil/
Kegiatan
Proses Kegiatan Aktualisasi dan Keterkaitan dengan Nilai Dasar ANEKA
Kontribusi Kegiatan Terhadap Visi Misi
dan Tujuan
Organisasi
Penguatan Nilai- nilai Organisasi
1 2 3 4 5 6 7
1. Menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)
Matematika di SMP Negeri 4 Satu Atap Silat Hulu
1. Menetapkan materi pembelajaran dan berkonsultasi dengan Kepala Sekolah mengenai format RPP yang akan digunakan 2. Menelaah
Kompetensi Inti
(KI) dan
Kompetensi Dasar (KD)
3. Mempelajari Program tahunan (Prota) , Program Semester (prosem dan silabus sebagai pedoman membuat
Tersedianya Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)
Matematika di SMP Negeri 4 Satu Atap Silat Hulu
1. Sebelum memulai kegiatan saya akan berdoa (Nasionalisme, Religius), kemudian saya akan menetapkan materi pembelajaran
(Akuntabilitas; Kejelasan target) setelah itu, saya akan berkonsultasi dengan Kepala Sekolah mengenai format RPP yang akan saya gunakan (Nasionalisme : Musyawarah
2. Kemudian saya akan menelaah Kompetensi Inti (KI) dan Kompetensi Dasar (KD) (Akuntabilitas;
Kejelasan Target)
Dengan tersedianya Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Matematika di SMP Negeri 4 Satu Atap Silat Hulu, saya akan berkonstribusi
terhadap Visi sekolah yaitu “Berprestasi dan mampu
berkompetensi
berdasarkan iman dan kepribadian dan Misi sekolah yaitu Melaksanakan
pembelajaran dan bimbingan secara efektif sehingga setiap
Dengan Tersedianya Rencana
Pelaksanaan
Pembelajaran (RPP) Matematika di SMP Negeri 4 Satu Atap
Silat Hulu,
Kabupaten Kapuas Hulu, saya akan memperkuat nilai- nilai organisasi, yaitu: bertanggung jawab, mandiri, kerjasama, dan disiplin.
21 No Nama Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/Hasil/
Kegiatan
Proses Kegiatan Aktualisasi dan Keterkaitan dengan Nilai Dasar ANEKA
Kontribusi Kegiatan Terhadap Visi Misi
dan Tujuan
Organisasi
Penguatan Nilai- nilai Organisasi
1 2 3 4 5 6 7
RPP
4. Menyusun RPP sesuai dengan pedoman
5. Mencetak RPP 6. Meminta tanda
tangan Kepala sekolah
3. Selanjutnya saya akan mempelajari Program tahunan (Prota) , Program Semester (prosem dan silabus sebagai pedoman membuat RPP (Etika Publik; Cermat)
4. Kemudian saya akan membuat RPP sesuai
dengan pedoman
(Komitmen Mutu;
Berorientasi Mutu)
5. Setelah itu saya akan mencetak RPP sebagai persiapan sebelum melaksanakan kegiatan pembelajaran di kelas (Anti Korupsi; Tanggung Jawab)
6. Setelah itu saya akan meminta tanda tangan Kepala Sekolah. (Etika Publik; Hormat)
siswa berkembang secara optimal.
2. Menyusun Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)
Pelajaran
Matematika di SMP Negeri 4 Satu Atap Silat Hulu
1. Menetukan
Materi yang akan diajarkan
2. Menentukan tujuan
pembelajaran 3. Menyusun LKPD
Tersedianya Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)
Pelajaran
Matematika di SMP Negeri 4 Satu Atap Silat Hulu
1. Sebelum memulai kegiatan saya akan berdoa (Nasionalisme, Religius), kemudian saya akan menentukan materi yang akan diajarkan dan menyesuaikannya dengan IPK (Etika Publik;
Cermat)
Dengan tersedianya Lembar Kerja Peserta
Didik (LKPD)
Pelajaran Matematika di SMP Negeri 4 Satu Atap Silat Hulu, saya akan berkonstribusi terhadap Visi sekolah yaitu “Berprestasi dan
Dengan tersedianya Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Pelajaran Matematika di SMP Negeri 4 Satu Atap Silat Hulu, saya akan memperkuat nilai- nilai organisasi,
22 No Nama Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/Hasil/
Kegiatan
Proses Kegiatan Aktualisasi dan Keterkaitan dengan Nilai Dasar ANEKA
Kontribusi Kegiatan Terhadap Visi Misi
dan Tujuan
Organisasi
Penguatan Nilai- nilai Organisasi
1 2 3 4 5 6 7
4. Mencetak LKPD 5. Konsultasi
dengan Kepala Sekolah terkait LKPD yang telah dibuat
2. Selanjutnya dalam menyusun LKPD saya akan menyesuaikan dengan tujuan pembelajaran (Akuntabilitas; Kejelasan Target).
3. Kemudian saya akan menyusun LKPD dengan teliti dan menyesuaikan dengan ketersediaan waktu (etika Publik; Cermat), (komitmen Mutu; Efektif) 4. Selanjutnya saya akan
Mencetak dengan sendiri LKPD yang telah dibuat (Anti Korupsi; Mandiri), (Nasionalisme; Tanggung Jawab)
5. Kemudian dalam membuat LKPD saya akan meminta masukan dari Kepala Sekolah atau rekan kerja dan menghargai masukan yang diberikan oleh mereka (Nasionalisme;
Musyawarah)
mampu
berkompetensi
berdasarkan iman dan kepribadian serta Misi sekolah yaitu Melaksanakan
pembelajaran dan bimbingan secara efektif sehingga setiap siswa berkembang secara optimal serta Mendorong dan membantu setiap
siswa untuk
mengenali potensi dirinya, sehingga dapat dikembangkan secara optimal.
yaitu: Kejujuran, dan disiplin.
3 Menyusun soal pre- test dan post- test Mata Pelajaran
Matematika di SMP Negeri 4
1. Menelaah dan mempelajari silabus, indikator serta materi pelajaran
2. Membuat kisi-
Tersedianya kisi-kisi soal pre-test dan soal post-test Mata Pelajaran
Matematika di
1. Sebelum memulai kegiatan, Saya akan mengawalinya dengan berdo’a (Nasionalisme:
religius) dan kemudian saya akan Menelaah dan
Dengan tersedianya kisi-kisi soal pre-test dan soal post-test Mata Pelajaran Matematika di SMP Negeri 4 Satu Atap
Dengan tersedianya kisi-kisi soal pre-test dan soal post-test Mata Pelajaran Matematika di SMP Negeri 4 Satu Atap
23 No Nama Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/Hasil/
Kegiatan
Proses Kegiatan Aktualisasi dan Keterkaitan dengan Nilai Dasar ANEKA
Kontribusi Kegiatan Terhadap Visi Misi
dan Tujuan
Organisasi
Penguatan Nilai- nilai Organisasi
1 2 3 4 5 6 7
Satu Atap Silat Hulu
kisi soal untuk pree-test dan post-test
3. Membuat soal untuk pre-test dan post-test
4. Membuat kunci jawaban untuk soal pre-test dan post- test
5. Mengetik dan mencetak soal pre- test dan post-test
SMP Negeri 4 Satu Atap Silat Hulu
mempelajari silabus, indikator serta materi pelajaran (Akuntabilitas:
Kejelasan Target Tanggung Jawab), (Etika Publik; Cermat) 2. Selanjutnya Saya akan
Membuat kisi-kisi soal untuk pree-test dan post- test (Etika Publik;
Cermat)
3. Kemudian Saya akan Membuat soal untuk pre- test dan post-test.
(Komitmen Mutu:
orientasi mutu)
4. Setelah itu saya akan menyiapkan kunci jawaban soal pre-test dan post-test yang telah saya buat. (Anti Korupsi:
mandiri)
5. Terakhir saya akan mengetik soal dengan teliti dan mencetaknya (Etika Publik: cermat), dan saya akan menjaga kerahasiaan soal serta kunci jawaban (Anti Korupsi: tanggung jawab)
Silat Hulu, saya akan berkonstribusi
terhadap Visi sekolah yaitu “Berprestasi dan mampu
berkompetensi
berdasarkan iman dan kepribadian serta Misi sekolah yaitu Melaksanakan
pembelajaran dan bimbingan secara efektif sehingga setiap siswa berkembang secara optimal serta Mendorong dan membantu setiap
siswa untuk
mengenali potensi dirinya, sehingga dapat dikembangkan secara optimal.
Silat Hulu, saya akan memperkuat nilai- nilai organisasi, yaitu: kejujuran, keadilan dan kedisiplinan
4 Menentukan dan 1. Menentukan lagu Tersedianya 1. Sebelum memulai kegiatan Dengan tersedianya Dengan tersedianya
24 No Nama Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/Hasil/
Kegiatan
Proses Kegiatan Aktualisasi dan Keterkaitan dengan Nilai Dasar ANEKA
Kontribusi Kegiatan Terhadap Visi Misi
dan Tujuan
Organisasi
Penguatan Nilai- nilai Organisasi
1 2 3 4 5 6 7
mengaransemen ulang lagu yang akan digunakan dalam proses Pembelajaran Matematika di SMP Negeri 4 Satu Atap Silat Hulu
yang akan
digunakan 2. Mengaransemen
ulang lagu yang sudah ditentukan 3. Mempelajari lagu
yang sudah dibuat 4. Mencetak
aransemen lagu yang sudah dibuat dan disesuaikan dengan materi yang sudah ditentukan
aransemen ulang lagu yang akan digunakan dalam proses Pembelajaran Matematika di SMP Negeri 4 Satu Atap Silat Hulu
saya akan berdoa terlebih dahulu (Nasionalisme;
Religius), kemudian saya akan memilih lagu yang tepat dan seuai dengan materi serta lagu yang biasa didengar dan disukai peserta didik (Etika Publik; cermat), (Akuntabilitas; Kejelasan Target) dan (komitmen mutu; berorientasi pada mutu)
2. Selanjutnya saya akan Menyusun materi yang sudah saya tentukan dan mengubahnya menjadi sebuah lagu yang tepat sesuai dengan yang sudah ditentukan (Anti Korupsi;
Mandiri), dan
(Nasionalisme; Tanggung Jawab), dan (Etika Publik; Cermat), serta (komitmen Mutu; Inovasi) 3. Kemudian saya akan mempelajari materi yang sudah saya buat kedalam bentuk lagu apakah sudah tepat atau tidak. (Anti Korupsi; Mandiri), dan (Nasionalisme; Tanggung
aransemen ulang lagu yang akan digunakan
dalam proses
Pembelajaran
Matematika di SMP Negeri 4 Satu Atap Silat Hulu, saya akan berkontribusi pada Visi sekolah yaitu
“Berprestasi dan mampu
berkompetensi
berdasarkan iman dan kepribadian serta Misi sekolah yaitu Melaksanakan
pembelajaran dan bimbingan secara efektif sehingga setiap siswa berkembang secara optimal
aransemen ulang lagu yang akan digunakan dalam proses Pembelajaran Matematika di SMP Negeri 4 Satu Atap Silat Hulu, saya akan memperkuat nilai- nilai organisasi, yaitu: kejujuran, kerja sama dan kedisiplinan
25 No Nama Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/Hasil/
Kegiatan
Proses Kegiatan Aktualisasi dan Keterkaitan dengan Nilai Dasar ANEKA
Kontribusi Kegiatan Terhadap Visi Misi
dan Tujuan
Organisasi
Penguatan Nilai- nilai Organisasi
1 2 3 4 5 6 7
Jawab), dan (Etika Publik; Cermat)
4. Terakhir saya akan cetak aransemen lagu yang sudah dibuat sebagai bahan ajar untuk peserta didik. (Anti Korupsi; Mandiri)
5. Melaksanakan Kegiatan Belajar Mengajar
(KBM) sesuai dengan RPP
1. Membuka proses KBM
2. Memberikan soal Pre-test kepada Peserta Didik 3. Mebagikan bahan
ajar yang sudah dicetak dan bersama peserta didik
menyanyikannya 4. Memberikan
kesempatan kepada peserta didik untuk bertanya
5. Membagikan
LKPD dan
mempersilahkan peserta didik mengerjakannya 6. Bersama peserta
didik
menyimpulkan materi yang diberikan
Terlaksananya Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) sesuai dengan RPP
1. Kegiatan pertama adalah kegiatan pendahuluan.
Disini saya akan mengucapkan salam (Etika Publik; Sopan) dan saya akan mengajak peserta
didik berdoa
(Nasionalisme; Religius), kemudian saya akan mengecek kehadiran peserta didik dan menyampaikan tujuan pembelajaran (Nasionalisme; Tanggung Jawab)
2. Setelah itu Saya akan memberikan soal pre-test kepada peserta didik untuk mengetahui kemampuan awal peserta didik ( Anti korupsi : Jujur )
3. Kemudian saya akan membagikan bahan ajar yang sudah di aransemen kedalam sebuah lagu, menyampaikan materi
Dengan terlaksananya Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) sesuai dengan RPP,
saya akan
berkontribusi pada Visi sekolah yaitu
“Berprestasi dan mampu
berkompetensi
berdasarkan iman dan kepribadian serta Misi sekolah yaitu Melaksanakan
pembelajaran dan bimbingan secara efektif sehingga
setiap siswa
berkembang secara
optimal dan
Menerapkan manajemen
partisipatif dengan melibatkan seluruh warga sekolah dan
Dengan terlaksananya
Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) sesuai dengan RPP,
saya akan
memperkuat nilai- nilai organisasi, yaitu: kejujuran, kerja sama, kedisiplinan dan keadilan
26 No Nama Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/Hasil/
Kegiatan
Proses Kegiatan Aktualisasi dan Keterkaitan dengan Nilai Dasar ANEKA
Kontribusi Kegiatan Terhadap Visi Misi
dan Tujuan
Organisasi
Penguatan Nilai- nilai Organisasi
1 2 3 4 5 6 7
7. Memberikan soal Pre-test kepada Peserta Didik
dengan mengajak peserta didik menyanyikan lagu tersebut secara berulang- ulang . (Komitmen mutu;
Inovasi)
4. Setelah itu saya akan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk bertanya (Anti Korupsi;
Adil)
5. Selanjutnya saya akan membagikan LKPD kepada peserta didik dan meminta mereka mengerjakan secara mandiri dan tetap memberikan pengawasan agar peserta didik dapat mengerjakan sesuai dengan tujuan pembelajaran dan tepat waktu. (Komitmen Mutu; Efektif), (Akuntabilitas; Jujur), (Nasionalisme; Tanggung Jawab)
6. Selanjutnya bersama dengan peserta didik menyimpulkan materi, saya akan mempertegas kembali terkait hasil kesimpulan
LKPD mereka.
(akuntabilitas; Tanggung Jawab)
kelompok
kepentingan yang terkait dengan sekolah (stake holder).
27 No Nama Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/Hasil/
Kegiatan
Proses Kegiatan Aktualisasi dan Keterkaitan dengan Nilai Dasar ANEKA
Kontribusi Kegiatan Terhadap Visi Misi
dan Tujuan
Organisasi
Penguatan Nilai- nilai Organisasi
1 2 3 4 5 6 7
7. Terakhir Saya akan memberikan evaluasi berupa soal post-test kepada peserta didik untuk mengetahui apakah ada peningkatan dalam kemampuan/pemahaman peserta didik. ( Anti korupsi : Jujur ) Sebelum mengakhiri kegiatan pembelajaran, saya akan mengajak peserta didik untuk berdoa bersama.
(Nasionalisme: religius), 6 Memeriksa hasil
evaluasi belajar peserta didik
pada mata
pelajaran matematika
1. Memeriksa lembar jawaban dan mencocokannya dengan kunci jawaban.
2. Membuat catatan pada lembar jawaban peserta didik terkait hal- hal yang perlu mereka pahami jika ada.
3. Merekap data hasil penilaian (daftar Nilai)
4. Membagikan hasil evaluasi kepada
Tersedianya lembar hasil evaluasi belajar peserta didik pada pelajaran Matematika
1. Sebelum memulai kegiatan saya akan berdoa (Nasionalisme; Religius), kemudian saya akan memeriksa hasil evaluasi peserta didik sesuai dengan
kunci jawaban.
(Akuntabilitas; Jujur), (Anti Korupsi;Jujur) 2. Selanjutnya, dalam
membuat catatan saya akan memperhatikan setiap
kelemahan dan
mengingatkan mereka.
(Komitmen Mutu;
Berorientasi pada Mutu) 3. Kemudian dalam merekap
Dengan tersedianya lembar hasil evaluasi belajar peserta didik pada pelajaran Matematika, saya akan berkonstribusi terhadap Visi sekolah yaitu “Berprestasi dan mampu
berkompetensi
berdasarkan iman dan kepribadian serta Misi sekolah yaitu Melaksanakan
pembelajaran dan bimbingan secara efektif sehingga setiap
Dengan tersedianya lembar hasil evaluasi belajar peserta didik pada pelajaran Matematika, saya memperkuat nilai- nilai organisasi, yaitu:
profesionalisme dan kedisiplin.
28 No Nama Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/Hasil/
Kegiatan
Proses Kegiatan Aktualisasi dan Keterkaitan dengan Nilai Dasar ANEKA
Kontribusi Kegiatan Terhadap Visi Misi
dan Tujuan
Organisasi
Penguatan Nilai- nilai Organisasi
1 2 3 4 5 6 7
peserta didik 5. Mengingatkan
kembali terkait kesimpulan dari
KBM yang
dilakukan.
data, saya akan menulis nilai sesuai dengan yang mereka dapatkan tanpa
mengurangi atau
menambah. (Nasionalisme;
Jujur)
4. Selanjutnya saya juga akan membagikan hasilnya sesuai nama mereka (Nasionalisme; Tanggung Jawab) dan tidak mempublikasikan nilai mereka di depan kelas (Etika Publik; Menjaga rahasia)
5. Kemudian yang terakhir saya akan mengingatkan dan menjelaskan kembali terkait hal-hal yang perlu diperhatikan dalam mengerjakan soal . (Anti Korupsi; Peduli)
siswa berkembang secara optimal serta Mendorong dan membantu setiap
siswa untuk
mengenali potensi dirinya, sehingga dapat dikembangkan secara optimal.
Putussibau, 1 Agustus 2021 Coach Mentor Peserta Latsar
Ecih Sukemsih, S. Hut, M.Si Rusdie S.Pd. SD Maria Eva Dewi Purwasi, S.Pd NIP. 19700224 200312 2 003 NIP. 19650601 199110 1 002 NIP. 19891104 202012 2 013
30 B. Jadwal Implementasi
Nama Peserta Maria Eva Dewi Purwasih, S.Pd
Instansi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Kapuas Hulu Unit Kerja SMP Ngeri 4 Satu Atap Silat Hulu
Unit Aktualisasi SMP Ngeri 4 Satu Atap Silat Hulu
No. Kegiatan Tanggal
Pelaksanaan Output
1
Menyusun Rencana
Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Matematika di SMP Negeri 4 Satu Atap Silat Hulu
5 Agustus 2021 - 8 Agustus 2021
Tersedianya RPP Mata
Mata Pelajaran
Matematika di SMP Negeri 4 Satu Atap Silat Hulu
2
Menyusun Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Pelajaran Matematika di SMP Negeri 4 Satu Atap Silat Hulu
9 Agustus 2021 - 11 Agustus 2021
Tersedianya Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Pelajaran Matematika di SMP Negeri 4 Satu Atap Silat Hulu
3
Menyusun soal pre- test dan post- test Mata Pelajaran Matematika di SMP Negeri 4 Satu Atap Silat Hulu
12 Agustus 2021 - 15 Agustus 2021
Tersedianya Instrumen Penilaian Mata Pelajaran Matematika di SMP Negeri 4 Satu Atap Silat Hulu
4
Menentukan dan
mengaransemen ulang lagu yang akan digunakan dalam proses Pembelajaran Matematika di SMP Negeri 4 Satu Atap Silat Hulu
16 Agustus 2021 - 21 Agustus 2021
Tersedianya aransemen ulang lagu yang akan digunakan dalam proses Pembelajaran Matematika di SMP Negeri 4 Satu Atap Silat Hulu
5
Melaksanakan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) sesuai dengan RPP
23 Agustus 2021 – 24 Agustus
2021
Terlaksananya Kegiatan Belajar Mengajar sesuai dengan RPP
6
Memeriksa hasil evaluasi hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran matematika
25 Agustus 2021 – 5 September
2021
Tersedianya hasil evaluasi hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran matematika
Tabel 4.5 Jadwal implemetasi Aktualisasi
31
C. Jadwal Konsultasi Coach dan Mentor
Tabel di bawah ini menggambarkan jadwal kegiatan konsultasi mengenai rancangan aktualisasi bersama coach.
Tabel 4.6 Jadwal Konsultasikan dengan coach
Nama Maria Eva Dewi Purwasih, S. Pd
Unit Kerja SMP Negeri 4 Satu Atap Silat Hulu Unit Aktualisasi SMP Negeri 4 Satu Atap Silat Hulu
No Tanggal /
Waktu Catatan Bimbingan Keterangan Coach Paraf
1 2 3 4 5
1 25 Juli 2021 Penentuan isu Whatsapp
Ecih Sukemsih, S.Hut, M,Si 2 27 Juli 2021 Konsultasi APKL
dan USG Whatsapp
Ecih Sukemsih, S.Hut, M,Si 3 28 Juli 2021 Konsultasi Bab I s/d
IV Whatshapp
Ecih Sukemsih, S.Hut, M,Si
4 30 Juli 2021
Pengesahan Rancangan
Aktualisasi dan konsultasi bahan tayang
Whatshapp Ecih Sukemsih, S.Hut, M,Si
Putussibau, 1 2021 Coach
Ecih Sukemsih, S.Hut, M.Si NIP. 19700224 200312 2 003
Peserta
Maria Eva Dewi Purwasih, S. Pd NIP. 19891104 202012 2 013
32
Tabel 4.7 Jadwal Konsultasikan dengan mentor
Nama Maria Eva Dewi Purwasih, S. Pd
Unit Kerja SMP Negeri 4 Satu Atap Silat Hulu Unit Aktualisasi SMP Negeri 4 Satu Atap Silat Hulu
No Tanggal /
Waktu Catatan Bimbingan Keterangan Coach Paraf
1 2 3 4 5
1 26 Juli 2021 Konsultasi penetapan
isu, APKL dan USG Whatsapp Rusdie, S. Pd, SD
2 28 Juli 2021 Konsultasi Bab I s/d
IV Whatshapp Rusdie, S. Pd,
SD
Putussibau, 1 Agustus 2021
Mentor
Rusdie, S. Pd, SD NIP. 19650601 199110 1 002
Peserta
Maria Eva Dewi Purwasih, S. Pd NIP. 19891104 202012 2 013
33
DAFTAR PUSTAKA
Badan K e p e g a w a i a n d a n Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Kapuas Hulu. 2019. Panduan Penyelenggaraan Pelatihan Dasar CPNS Golongan III Angkatan XXXVII Tahun 2019. Putussibau:
BKPSDM Kabupaten Kapuas Hulu
Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. 2015. Modul Pelatihan Dasar Calon PNS : Anti Korupsi. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia.
Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. 2017. Modul Pelatihan Dasar Calon PNS : Akuntabilitas. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia.
Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. 2017. Modul Pelatihan Dasar Calon PNS : Etika Publik. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia.
Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. 2017. Modul Pelatihan Dasar Calon PNS : Komitmen Mutu. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia.
Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. 2017. Modul Pelatihan Dasar Calon PNS : Manajemen Aparatur Sipil Negara. Jakarta:
Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia.
Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. 2017. Modul Pelatihan Dasar Calon PNS : Nasionalisme. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia.
Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. 2017. Modul Pelatihan Dasar Calon PNS : Pelayanan Publik. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia.
Peraturan LAN Nomor 12 tahun 2018 tentang Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil
Peraturan Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2018 Tentang Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil
Permendikbud No. 6 tahun 2018 tentang Penugasan Guru Sebagai Kepala Sekolah
34
Permendiknas No. 35 tahun 2010 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya
Undang-Undang Nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik
Zainal Aqib. 2015. Model-Model, Media, dan Strategi Pembelajaran Kontekstual (Inovatif). Bandung: Yrama Widya
35
BIODATA DIRI:
Maria Eva Dewi Purwasih [email protected]
Jalan Nata Kusuma No. 14 Sejiram (+62) 821-4958-5430 / (+62) 815-2273-2990
Identitas Diri
Nama Panggilan : Eva Kewarganegaraan : Indonesia
Agama : Katolik
Tanggal Lahir : 4 Oktober 1989 Tempat Lahir : Sejiram
Usia : 32 Tahun
Jenis Kelamin : Wanita Status Perkawinan : Kawin Tinggi Badan : 152 cm
Berat Badan : 48 kg
Golongan Darah : AB
Profesi : CPNS
Hobby : Memasak dan Olahraga (Volly Ball)
Media Sosial
Facebook : Maria Eva Dewi
Instagram : evavava04
WhatsApp : (+62) 821-4958-5430