• Tidak ada hasil yang ditemukan

II. TINJAUAN PUSTAKA DAN LANDASAN TEORI...

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "II. TINJAUAN PUSTAKA DAN LANDASAN TEORI..."

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL ... i

HALAMAN PENGESAHAN ... ii

HALAMAN PERNYATAAN ... iii

MOTTO DAN PERSEMBAHAN ... iv

PRAKATA ... v

DAFTAR ISI ... ix

DAFTAR TABEL ... xiii

DAFTAR GAMBAR ... xvi

DAFTAR LAMPIRAN ... xviii

INTISARI ... xix

ABSTRACT ... xx

I. PENDAHULUAN ... 1

1.1 Latar Belakang ... 1

1.2 Rumusan Masalah ... 9

1.3 Tujuan Penelitian ... 12

1.4 Manfaat Penelitian ... 12

1.5 Keaslian Penelitian ... 13

II. TINJAUAN PUSTAKA DAN LANDASAN TEORI ... 16

2.1 Tinjauan Pustaka ... 16

2.1.1. Usahatani Teh ... 16

2.1.2. Pendekatan Kelompok dalam Strategi Pemberdayaa... 20

2.1.3. Peranan Kelompok Tani sebagai Unit Belajar, Kerjasama, Produksi, dan Usaha/Bisnis ... 32

2.1.4. Pemberdayaan Masyarakat Perkebunan... 38

2.1.5. Kemandirian ... 39

2.1.6. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Peran Kelompok dan

(2)

Kemandirian Anggota Kelompok Tani Teh Rakyat ... 47

2.1.7. Pengaruh Peran Kelompok Tani terhadap Kemandirian Anggota Kelompok Tani Teh Rakyat ... 62

2.2 Landasan Teori ... 63

2.2.1 Teori Kelompok ... 63

2.2.2 Teori Peran ... 64

2.2.3. Teori Motivasi ... 66

2.2.4.Teori Persepsi ... 71

2.3 Kerangka Pemikiran ... 72

2.4 Hipotesis ... 75

III. METODE PENELITIAN ... 79

3.1 Metode Dasar ... 79

3.2 Metode Pengambilan Sampel ... 80

3.3 Teknik Pengumpulan Data ... 84

3.4 Jenis Data ... 85

3.5 Pembatasan Masalah ... 86

3.6 Definisi Operasional dan Pengukuran Variabel ... 87

3.7 Identifikasi Kategori Capaian Variabel... 91

3.8 Metode Pengolahan Data ... 93

3.8.1 Pengolahan Data Kuantitatif ... 93

3.8.2 Pengolahan Data Kualitatif ... 96

3.9 Analisis Data ... 97

IV. GAMBARAN UMUM DAERAH PENELITIAN ... 105

4.1 Gambaran Provinsi Jawa Barat ... 105

4.1.1. Letak Geografi dan Demografi ... 105

4.1.2. Kondisi Pertanian dan Perkebunan ... 107

4.1.3. Kondisi Agribisnis Teh Rakyat di Provinsi Jawa Barat ... 110

4.2 Gambaran Kabupaten Tasikmalaya ... 112

4.2.1. Letak Geografi dan Demografi ... 112

(3)

4.2.2. Kondisi Pertanian dan Perkebunan ... 114

4.2.3. Kondisi Agribisnis Teh Rakyat di Provinsi Jawa Barat ... 115

4.3 Gambaran Kebupaten Sukabumi ... 117

4.31. Letak Geografi dan Demografi ... 117

4.3.2. Kondisi Pertanian dan Perkebunan ... 119

4.3.3. KondisiAgribisnis Teh Rakyat di Provinsi Jawa Barat ... 120

4.4 Gambaran Umum Kabupaten Purwakarta ... 120

4.4.1. Letak Geografi dan Demografi ... 120

4.4.2. Kondisi Pertanian dan Perkebunan ... 122

4.4.3. Kondisi Agribisnis Teh Rakyat di Provinsi Jawa Barat ... 122

V. KARAKTERISTIK ANGGOTA KELOMPOK TANI ... 124

5.1 Umur ... 124

5.2 Tingkat Pendidikan ... 125

5.3 Lama Berusahatani ... 126

5.4 Tingkat Kosmopolitan ... 128

5.5 Motivasi Kerja ... 130

5.6 Luas Areal UsahataniTeh ... 133

5.7 Kepadatan Populasi Tanaman ... 134

5.8 Tingkat Kesuburan Tanah ... 135

5.9 Penyuluhan ... 137

5.10 Ketersediaan Bantuan Modal ... 140

5.11 Peluang Pasar ... 143

VI. PERAN KELOMPOK TANI TEH RAKYAT ... 147

6.1 Unit Belajar ... 151

6.2 Unit Produksi ... 154

6.3 Unit Kerjasama ... 157

6.4 Unit Usaha ... 161

(4)

VII. KEMANDIRIAN ANGGOTA KELOMPOK TANI TEH RAKYAT 164

7.1 Kemandirian Pengambilan Keputusan ... 169

7.2 Kemandirian Inisiatif Kreatif dan Inovatif ... 173

7.3 Kemandirian Pemecahan Masalah ... 175

VIII. ANALISIS JALUR FAKTOR-FAKTORYANG MEMPENGARUHI KEMANDIRIAN ANGGOTA KELOMPOK TANI TEH RAKYAT 179 IX. PEMBAHASAN ... 191

9.1 Proses Perkembangan Kelompok Tani Teh Rakyat ... 191

9.2 Keberhasilan Peran Kelompok Tani Teh Rakyat ... 201

9.3 Kemandirian Anggota Kelompok Tani Teh Rakyat ... 211

9.4 Faktor-Faktor yang Berpengaruh Secara Langsung dan Tidak Langsung Terhadap Kemandirian Anggota Kelompok Tani Teh .... 215

9.4.1. Faktor Internal ... 215

9.4.2. Faktor Eksternal ... 221

9.4.3. Peran Kelompok ... 234

9.5 Upaya Peningkatan Kemandirian Anggota Kelompok Tani Teh di Provinsi Jawa Barat ... 236

X. KESIMPULAN DAN SARAN ... 241

10.1 Kesimpulan ... 241

10.2 Saran ... 250

DAFTAR PUSTAKA ... 255

(5)

DAFTAR TABEL

Tabel1.1. Luas Areal, Produksi, dan Produktivitas Teh di Indonesia Tahun 2012

... 3

Tabel 2.1. Tahapan Usahatani Teh ... 20

Tabel 2.2. Definisi Kelompok ... 23

Tabel 2.3. Perbandingan Kelompok Efektif dan Kelompok Tidak Efektif ... 25

Tabel 2.4. Kriteria Penilaian Kemampuan Kelompok Tani ... 29

Tabel 2.5. Kelompok Tani Teh Rakyat Berdasarkan Kelas Kemampuan KT ... 30

Tabel 2.6. Peran Kelompok Tani ... 34

Tabel 2.7. Indikator Kemandirian ... 43

Tabel 2.8. Hasil Penelitian Terdahulu tentang Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Peran Kelompok dan Kemandirian Anggota Kelompok Tani ... 48

Tabel 3.1. Kabupaten Sasaran Program GPATN ... 80

Tabel 3.2. Jumlah Sampel Kelompok Tani ... 82

Tabel 3.3. Jumlah Sampel Responden (Anggota Kelompok Tani) ... 83

Tabel 3.4. Distribusi Kategori Capaian Variabel ... 92

Tabel 3.5. Hasil Pengujian Validitas Pengukuran Data Penelitian ... 94

Tabel 3.6. Kriteria Nilai cronbach’s alpha ... 95

Tabel 3.7. Hasil Pengujian Reliabilitas Pengukuran Data Penelitian ... 95

Tabel 3.8. Hasil Pengujian Multikolinearitas dengan program SPSS versi 21.0 ... 100

Tabel 3.9. Standar Kelayakan Model Struktural ... 102

Tabel 4.1. Luas areal, Produksi, dan Produktivitas Perkebunan Teh di Jawa Barat Tahun 2013 ... 110

Tabel 5.1. Distribusi Responden Berdasarkan Umur ... 125

Tabel 5.2. Distribusi Responden Berdasarkan Tingkat Pendidikan ... 126

Tabel 5.3. Sebaran Tingkat Pendidikan Responden ... 126

Tabel 5.4. Distribusi Responden Berdasarkan Lama Berusahatani ... 127

(6)

Tabel 5.5. Distribusi Responden Berdasarkan Kategori Kosmopolitan ... 128

Tabel 5.6. Capaian Tingkat Kosmopolitan Responden ... 129

Tabel 5.7. Distribusi Responden Berdasarkan Kategori Motivasi Kerja ... 130

Tabel 5.8. Capaian Motivasi Kerja Responden ... 131

Tabel 5.9. Distribusi Responden Berdasarkan Luas Lahan ... 134

Tabel 5.10. Distribusi Responden Berdasarkan Kepadatan Populasi Tanaman Teh ... 135

Tabel 5.11. Distribusi Responden Berdasarkan Kategori Kesuburan Tanah ... 136

Tabel 5.12. Capaian Pendapat Responden terhadap Kesuburan Tanah ... 136

Tabel 5.13. Distribusi Responden Berdasarkan Kategori Penyuluhan ... 137

Tabel 5.14. Capaian Pendapat Responden tentang Kegiatan Penyuluhan ... 139

Tabel 5.15. Distribusi Responden Berdasarkan Kategori Ketersediaan Bantuan Modal ... 141

Tabel 5.16. Capaian Pendapat Responden Tentang Ketersediaan Bantuan Modal ... 142

Tabel 5.17. Distribusi Responden Berdasarkan Kategori Peluang Pasar ... 144

Tabel 5.18. Capaian Pendapat Responden Tentang Peluang Pasar ... 145

Tabel6.1. Distribusi Responden Berdasarkan Kategori Peran Kelompok Tani ... 147

Tabel6.2. Distribusi Peran Kelompok Berdasarkan Wilayah dan Strata Kelompok ... 148

Tabel6.3 Distribusi Responden Berdasarkan Kategori Unit Belajar ... 152

Tabel6.4. Capaian Pendapat Responden tentang Peran Kelompok sebagai Unit Belajar ... 152

Tabel6.5. Distribusi Responden Berdasarkan Kategori Unit Produksi ... 155

Tabel6.6. Capaian Pendapat Responden tentang Peran Kelompok sebagai Unit Produksi ... 156

Tabel6.7, Distribusi Responden Berdasarkan Kategori Unit Kerjasama ... 158

Tabel6.8. Capaian Pendapat Responden tentang Peran Kelompok sebagai Unit Kerjasama ... 158

Tabel6.9. Distribusi Responden Berdasarkan Kategori Unit Usaha ... 162

(7)

Tabel6.10. Capaian Pendapat Responden tantang Peran Kelompok sebagai Unit Usaha ... 162 Tabel 7.1. Distribusi Responden Berdasarkan Kategori Kemandirian Anggota

... 164 Tabel 7.2. Distribusi Kemandirian Anggota Berdasarkan Wilayah dan Strata

Kelompok ... 165 Tabel 7.3. Distribusi Responden Berdasarkan Kategori Pengambilan Keputusan

... 170 Tabel. 7.4. Capaian Pendapat Responden tentang Kemandirian dalam

Pengambilan Keputusan ... 170 Tabel 7.5. Distribusi Responden Berdasarkan Kategori Inisiatif, Kreatif dan

Inovatif ... 173 Tabel 7.6. Capaian Pendapat Responden tentang Kemandirian Inisiatif Kreatif

Inovatif ... 174 Tabel 7.7. Distribusi Responden Berdasarkan Kategori Pemecahan Masalah . 175 Tabel 7.8. Capaian Pendapat Responden tentang Kemandirian Pemecahan

Masalah ... 177 Tabel 8.1. Estimasi Regression Weight Model 1.AnalisisJalur ... 184 Tabel 8.2. Estimasi Nilai Koefisien Jalur-Jalur Faktor-Faktor yang

Mempengaruhi Kemandirian Anggota Kelompok Tani (Model 2.) 189 Tabel 8.3. Hasil Estimasi Pengaruh Langsung, Pengaruh Tidak Langsung,

Pengaruh Total antara Variabel Bebas dengan Variabel Terikat dan

diantara Variabel Bebas ... 187

Tabel 9.1. Perbandingan Analisis Usahatani Teh dan Tanaman Lainnya ... 189

(8)

DAFTAR GAMBAR

Gambar 1.1. Perkembangan Luas Areal, Produksi, dan Produktivitas

Perkebunan Teh Rakyat di Indonesia selama 2009 – 2013 ... 3

Gambar 1.2. Perkembangan Luas Areal, Produksi, dan Produktivitas Perkebunan Teh Rakyat di Provinsi Jawa Barat selama 2009 – 2013 ... 4

Gambar 2.1. Sistem Agribisnis ... 16

Gambar 2.2. Model Proses Motivasi ... 66

Gambar 2.3. Model Umum Terbentuknya Kinerja ... 67

Gambar 2.4. Proses Persepsi ... 71

Gambar2.5. Kerangka Pemikiran ... 75

Gambar 3.1. Bagan Metode Pengambilan Sampel ... 84

Gambar 3.2. Uji Normalitas menggunakan Teknk P-Plot ... 99

Gambar 3.3. Diagram AnalisisJalur ... 103

Gambar 4.1. Peta Administratif Provinsi Jawa Barat ... 106

Gambar 4.2. Perkembangan Luas dan Produksi Perkebunan Teh Provinsi Jawa Barat 2009-2013 ... 111

Gambar 4.3. Peta Kabupaten Tasikmalaya ... 113

Gambar4.4. Peta Kabupaten Sukabumi ... 118

Gambar 4.5. Peta Kabupaten Purwakarta ... 121

Gambar 8.1. Model 1. Diagram jalur faktor-faktor yang mempengaruhi kemandirian anggota kelompok tani (belum memenuhi kriteria goodness of fit) ... 182

Gambar8.2. Model 2. Diagram jalur faktor-faktor yang mempengaruhi kemandirian anggota kelompok tani (sudah memenuhi kriteria goodness of fit) ... 185

Gambar 9.1. Kondisi eksisting perkembangan kelompok tani teh di Provinsi

Jawa Barat ... 196

(9)

Gambar 9.2. Kondisi eksisting model kerja sama pemasaran pucuk kelompok tani yang dominan ... 210 Gambar 9.3. Prospek pengembangan kerjasama untuk pengembangan usaha

hilir teh kelompok tani ... 210 Gambar 9.4. Model upaya peningkatan kemandirian anggota kelompok tani di

Provinsi Jawa Barat ... 238

(10)

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1. Skala Likert Variabel

Lampiran 2. Validitas dan Reliabilitas Variabel Lampiran 3. Output Uji Path Analysis

Lampiran 4. Dokumentasi Penelitian

Lampiran 5. Surat Ijin Penelitian

Referensi

Dokumen terkait

Hasil yang diperoleh memperlihatkan prevalensi infeksi STH pada siswa Madrasah Ibtidaiyah Ittihadiyah Kecamatan Gandus Kota palembang adalah sebesar 29,3%.. Kata

Meskipun ditemukan adanya hubungan yang nyata antara frekuensi genotipe κ-kasein dengan produksi susu, mempertimbangkan satu lokus κ-kasein untuk difungsikan sebagai

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efikasi mebendazol 500 mg dengan dan tanpa levamisol dosis tunggal pada pengobatan infeksi soil-transmitted helminths pada anak

Ditemukan 5 variabel yang bermakna dengan kejadian kecacingan secara bersama yaitu sarana sanitasi pembuangan kotoran (jamban), kebiasaan BAB tidak di jamban, jenis lantai rumah

DATA RUANGAN LABORATORIUM IPA NAMA SEKOLAH : SMP NEGERI 1

1) Barang siapa dengan sengaja dan tanpa hak mengumumkan atau memperbanyak suatu ciptaan atau memberi izin untuk itu, dipidana dengan pidana penjara paling lama 7 (tujuh) tahun

Program evaluasi penggunaan obat (EPO) di rumah sakit adalah suatu proses jaminan mutu yang terstruktur, dilaksanakan terus-menerus, dan diotorisasi rumah sakit, ditujukan

Dari gambar diatas bahwa struktur organisasi Bagian Humas Pemerintah Kabupaten Bandung berada dibawah naungan Asisten Administrasi, Bagian Humas pada saat