• Tidak ada hasil yang ditemukan

PROSIDING PENELITIAN LAPANGAN III

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PROSIDING PENELITIAN LAPANGAN III"

Copied!
16
0
0

Teks penuh

(1)
(2)
(3)

PROSIDING PENELITIAN LAPANGAN III

PENULIS :

DOSEN DAN MAHASISWA

PROGRAM STUDI S1 INDUSTRI PERJALANAN WISATA

PROGRAM STUDI S1 INDUSTRI PERJALANAN WISATA FAKULTAS PARIWISATA

UNIVERSITAS UDAYANA 2019

(4)

ii

PROSIDING PENELITIAN LAPANGAN III

Penulis :

Dosen dan Mahasiswa Program Studi S1 Industri Perjalanan Wisata

ISBN : 378-602-294-384-6

Editor :

Putu Agus Wikanatha Sagita, S.ST.Par., M.Par.

W. Citra JuwitaSari,S.H.,M.Par.

Gusti Ayu Susrami Dewi, SST.Par.,M.Par.

Penyunting :

I Made Kusuma Negara, S.E., M.Par.

Luh Gede Leli Kusuma Dewi, S.Psi., M.Par.

Desain sampul dan Tata letak

Putu Agus Wikanatha Sagita, S.ST.Par., M.Par.

Penerbit :

Fakultas Pariwisata, Universitas Udayana

Redaksi :

Jl. DR.R. Goris No. 7 Denpasar, Bali

Tel/Fax +62361 223798

Email : [email protected]

Distributor Tunggal :

Fakultas Pariwisata, Universitas Udayana

Cetakan pertama, 27 Juli 2019

Hak cipta dilindungi undang-undang

Dilarang memperbanyak karya tulis ini dalam bentuk dan dengan cara apapun tanpa ijin tertulis dari penerbit

(5)

iii KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadapan Tuhan Yang Maha Esa karena Program Studi S1 Industri Perjalanan Wisata Universitas Udayana dapat menerbitkan Prosiding Penelitian Lapangan III Tahun 2019.

Buku Prosiding Penelitian Lapangan III Tahun 2019 memuat sejumlah artikel penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa Program Studi S1 Industri Perjalanan Wisata Universitas Udayana bersama-sama Bapak/Ibu dosen. Pada kesempatan ini perkenankan kami menyampaikan terima kasih yang sedalam dalamnya kepada :

1. Rektor Universitas Udayana, Ibu Prof. Dr. dr. AA. Raka Sudewi, Sp.S (K).

2. Dekan Fakultas Pariwisata Universitas Udayana, Bapak Dr. Drs. I Nyoman Sunarta, M.Si.

3. Bapak/Ibu dosen dan mahasiswa penyumbang artikel hasil penelitian lapangan dalam kegiatan ini.

Semoga buku prosiding ini dapat memberi manfaat bagi civitas akademika untuk pengembangan ilmu kepariwisataan serta sebagai referensi bagi upaya pengembangan kepariwisataan nasional. Kami menyadari buku prosiding ini jauh dari sempurna, untuk itu saran dan kritik yang membangun kami buka untuk khalayak pembaca demi kesempurnaan buku prosiding ini.

Denpasar, 15 Juli 2019 Ketua,

I Ketut Suwena NIP. 19601231 198601 1 002

(6)

iv DAFTAR ISI

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI WISATAWAN

NUSANTARA MILLENNIAL DALAM KEPUTUSAN PEMBELIAN TIKET PESAWAT MELALUI TIKET.COM

I Made Aswin Ananta Sena, Ni Gusti Ayu Susrami Dewi, IGPB Sasrawan

Mananda ... 1-17 KARAKTERISTIK DAN PREFERENSI WISATAWAN DALAM

PEMILIHAN MODA TRANSPORTASI KE NUSA PENIDA, KABUPATEN KLUNGKUNG

Aji Muhammad Fariz, Ni Made Sofia Wijaya, I Putu Sudana ... 18-27 ANALISIS PENGARUH KUALITAS PELAYANAN E-COMMERCE

ASIALINK HOLIDAYS INDONESIA TERHADAP KEPUASAN WISATAWAN MANCANEGARA

I Gusti Agung Ayu Wrecika Vishnuputri, I Made Kusuma Negara, Putu Agus

Wikanatha Sagita ... 28-38 PERSEPSI WISATAWAN TERHADAP KEMASAN PAKET WISATA INTRO

THE BALINESE CULTURE

Ni Kadek Devi Somiari, I Putu Sudana, I Wayan Darsana ... 39-50 PERSEPSI WISATAWAN NUSANTARA TERHADAP INFRASTRUKTUR

PENDUKUNG AKTIVITAS WISATA DI KABUPATEN BADUNG

Muhammad Irfan Priyanto, Ni Putu Eka Mahadewi, I Ketut Suwena ... 51-59

PENGARUH KESELAMATAN DAN KESEHATAN TERHADAP

LOYALITAS WISATAWAN DOMESTIK DI WHITE WATER RAFTING MASON ADVENTURES BALI

Fina Indana Zulfa, W.Citra Juwitasari, Yohanes Kristianto ... 60-69 PENGARUH E-WOM TERHADAP KEPUTUSAN BERKUNJUNG

WISATAWAN MANCANEGARA KE KAWASAN PARIWISATA KUTA- BALI

Resta Indah Inayah, I Wayan Suardana, I Nyoman Sudiarta ... 70-80 STRATEGI PENGEMBANGAN CRUISE TOURISM BAGI WISATAWAN

MANCANEGARA DI PELABUHAN BENOA KOTA DENPASAR BALI

Clara Liony Chandra, I Gusti Putu Bagus Sasrawan Mananda, I Made Sendra ... 81-89 STRATEGI PEMASARAN SOBEK RAFTING TELAGA WAJA DALAM

SITUASI BENCANA ERUPSI GUNUNG AGUNG

Ni Putu Ayu Herlina Julianti, Putu Agus Wikanatha Sagita, I Made Kusuma

Negara ... 90-98

(7)

Prosiding Penelitian Lapangan III ISBN : 378-602-294-384-6

18

KARAKTERISTIK DAN PREFERENSI WISATAWAN DALAM PEMILIHAN MODA TRANSPORTASI KE NUSA PENIDA,

KABUPATEN KLUNGKUNG

Aji Muhammad Fariz1), Ni Made Sofia Wijaya2), I Putu Sudana3)

1,2,3Program Studi Sarjana Industri Perjalanan Wisata, Fakultas Pariwisata, Universitas Udayana

JL. Dr. R. Goris No. 7 Denpasar, Bali E-mail : [email protected]

Abstrak

Pariwisata dan moda transportasi merupakan dua komponen yang tidak dapat dipisahkan karena tanpa adanya moda transportasi rasanya sulit untuk melakukan kegiatan pariwisata. Bali merupakan salah satu destinasi wisata yang terkenal yang ada di dunia. Salah satu daya tarik wisata di Bali yang sedang diminati wisatawan adalah Nusa Penida. Namun keterbatasan pilihan moda transportasi menjadi masalah di Nusa Penida karena wisatawan yang berkunjung semakin banyak. Adapun dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik dan preferensi wisatawan dalam memilih moda transportasi selama berkunjug ke Nusa Penida. Definisi operasional variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah karaktristik wisatawan (Seaton and Bennet) dan indikator pemilihan moda transportasi (Overgard). Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kualitatif dan kuantiatif sementara teknik pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner, observasi, wawancara, studi pustaka dan dokumentasi. Adapun teknik penentuan dan pengambilan sampel adalah teknik purposive sampling yang dilakukan dengan cara accidental sampling. Jumlah responden dalam penelitian ini adalah 65 responden. Teknis analisis data yang digunakan yakni analisis deskriptif kuantitatif diukur dengan menggunakan skala likert. Adapun hasil dari penelitian ini adalah wisatawan yang berkunjung ke Nusa Penida di dominasi oleh wisatawan yang berusia 17-25 tahun serta kebanyakan wisatawan berpergian berkelompok/berpasangan dan lebih dari 50% wisatawan tidak menginap di Nusa Penida. Adapun moda transportasi yang digunakan, wisatawan lebih suka menggunakan speedboat untuk menyeberang dan lebih suka menggunakan sepeda motor saat di Nusa Penida.

Kata Kunci: karakteristik, preferensi, moda transportasi

Abstract

Tourism and transportation modes are two components that cannot be separated because without transportation modes it is difficult to carry out tourism activities. Bali is one of the famous tourist destinations in the world. One of the tourist attractions in Bali that is in demand by tourists is Nusa Penida. However, the limited choice of transportation modes is a problem in Nusa Penida because more tourists are visiting. The purpose of this research is to find out the characteristics and preferences of tourists in choosing transportation modes while visiting Nusa Penida. The operational definitions of the variables used in this study were tourist characteristics (Seaton and Bennet) and the transportation mode selection indicator (Overgard). The data used in this study are qualitative and quantiative data. All the datas were collected through an observation method, interview, questionnaires, literature study and documentation.. There were 65 tourists who participated in this study. Determination and sampling techniques used in this study were purposive sampling techniques. The samples were selected using the accidental sampling method. The technical data analysis used is quantitative descriptive analysis measured used a Likert scale.The results of this study are that tourists visiting Nusa Penida are dominated by millennials and most tourists in groups / couples and over 50% of tourists do not stay at Nusa Penida. As for the transportation modes used, tourists prefer to use speedboats to cross and prefer to use motorbikes when on Nusa Penida.

Keyword : characteristics, preferences, modes of transportation

(8)

Prosiding Penelitian Lapangan III ISBN : 378-602-294-384-6

19 1. PENDAHULUAN

Nusa Penida merupakan salah satu daya tarik wisata di Bali yang sekarang sudah mulai ramai dikunjungi oleh wisatawan. Nusa Penida dulunya dijuluki sebagai “surga tersembunyi” namun seiring berjalannya waktu, Nusa Penida mulai terkenal dan memiliki image sehingga wisatawan yang berkunjung menjadi sangat banyak dan hal ini di buktikan dalam data berikut.

Tabel 1 Kunjungan Wisatawan ke Daya Tarik Wiasta Kabupaten Klungkung Daya Tarik

Wisata

Tahun

2012 2013 2014 2015 2016

Kerta Gosa 60.262 54.745 45.795 43.683 42.430

Goa Lowah 53.475 55.308 58.918 57.550 63.226

Nusa Penida 127.836 185.909 220.708 264.708 265.545

Levi Rafting 3.629 3.017 2.849 6.110 7.693

Total 245.199 289.979 328.313 372.051 378.894 *Sumber = Badan Pusat Statistik Kabupaten Klungkung

Berdasarkan data diatas, dapat diketahui bahwa wisatawan yang berkunjung ke Nusa Penida baik wisatawan asing maupun domestik terus bertambah setiap tahunnya dan ini membuktikan bahwa Nusa Penida merupakan daya tarik wisata favorit yang ada di Kabupaten Klungkung. Namun dengan bertambahnya jumlah wisatawan yang berkunjung ke Nusa Penida, dapat dipastikan bahwa transportasi yang ada di Nusa Penida juga bertambah dan hal ini dapat menimbulkan masalah seperti macet, polusi udara, maupun keterlambatan. Wisatawan yang mengunjungi Nusa Penida banyak menggunakan kendaraan seperti mobil, motor, minibus (Hiace/Isuzu) Sementara moda transportasi yang ada di Nusa Penida hanya ada mobil, motor dan minibus.

Adapun untuk menyeberang dari Pantai Sanur menuju Nusa Penida wisatawan harus menggunakan transportasi laut yaitu speedboat agar dapat mencapai Nusa Penida.Dalam memilih moda transportasi yang digunakan selama berkunjung ke Nusa Penida, tentu saja wisatawan memiliki pertimbangan dalam memutuskan dan memilih moda transportasi. Dengan banyaknya wisatawan yang berkunjung tentu saja semua wisatawan memiliki karakteristik dan kesukaan tersendiri dalam memilih moda transportasi.Berdasarkan pemaparan latar belakang dan rumusan masalah diatas maka dapat dikatakan bahwa penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik dan preferensi wisatawan dalam memilih moda transportasi selama berkunjung ke Nusa Penida. Adapun tujuan lainnya adalah agar penelitian ini dapat dijadikan acuan sebagai penelitian selanjutnya ataupun membantu masyarakat dan para stakeholder pariwisata yang ada di Nusa Penida, Kabupaten Klungkung.

2. METODE PENELITIAN

Lokasi penelitian ini berada di Kabupaten Klungkung, Pulau Nusa Penida, adapun Nusa Penida memiliki pulau tentangga kecil yaitu Nusa Ceningan dan Nusa Lembongan. Definisi operasional variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah karaktristik wisatawan (Seaton and Bennet) dan indikator pemilihan moda transportasi (Overgard) sebanyak 13 indikator. Data yang digunakan adalah data kualitatif dan kuantiatif sementara teknik pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner, observasi, wawancara, studi pustaka dan dokumentasi. Adapun teknik penentuan dan pengambilan sampel adalah teknik purposive sampling yang dilakukan dengan cara accidental sampling. Jumlah responden dalam penelitian ini adalah 65 responden. Teknis analisis data yang digunakan yakni analisis deskriptif kuantitatif dengan menggunakan skala likert.

3. HASIL DAN PEMBAHASAN 3.1 Gambaran Umum

Nusa Penida adalah sebuah pulau yang terletak di sebelah Tenggara Pulau Bali, Nusa Penida memiliki luas kurang lebih 202,84 km² dengan penduduknya berjumlah 45.110 jiwa menurut sensus pada tahun 2010. Nusa Penida adalah salah satu daya tarik wisata yang ada di Bali yang dulunya

(9)

Prosiding Penelitian Lapangan III ISBN : 378-602-294-384-6

20 dikenal sebagai surga yang tersembunyi. Nusa Penida dapat dikatakan sebagai surga Bali yang tersembunyi, ini di buktikan dengan banyak sekali daya tarik wisata yang dapat di kunjungi di Nusa Penida. Salah satunya adalah Pantai Kelingking, Cyrstal Bay, Broken Beach dan Angel Bilabong

Dilihat secara garis besar, wisatawan yang datang ke Nusa Penida sebagian besar adalah wisatawan asing yang kebanyakan berasal dari eropa. Sangat jarang dan sedikit sekali wisatawan domestik yang ada di Nusa Penida tetapi tetap masih ada wisatawan domestik yang berwisata di Nusa Penida, hal ini di dorong karena wisatawan eropa ingin melihat wisata alam yang di miliki oleh Nusa Penida. Transportasi di Nusa Penida hanya ada 3 macam, yaitu sepeda motor, mobil dan minibus tipe Isuzu dan Hiace. Adapun dalam penelitian ini tidak ada wisatawan yang memilih menggunakan minibus, karena menggunakan sepeda motor dan mobil lebih cocok dan praktis bagi wisatawan yang berkunjung ke Nusa Penida.

3.2 Hasil

3.2.1 Karakteristik Wisatawan Yang Berkunjung ke Nusa Penida

Karakteristik wisatawan merupakan gambaran mengenai individu atau profil wisatawan yang dapat di lihat dari berbagai sosial-ekonominya. tingkat pendidikan seseorang dengan pekerjaan dan tingkat pendapatannya, serta usia dengan status perkawinan. Adapun karakteristik wisatawan yang mengunjungi Nusa Penida tentunya memiliki beragam latar belakang dan tingkah laku yang dilakukan, dalam penelitian ini diambil 65 orang wisatawan secara acak sehingga menghasilkan data sebagai berikut.

Tabel 2. Karakteristik Wisatawan berdasarkan Tipe

Tipe Jumlah Presentase

Domestik 26 40%

Mancanegara 39 60%

Total 65 100%

*Sumber = Penelitian (2019)

Total wisatawan yang berjumlah 65 orang yang terdiri dari wisatawan domestik berjumlah 26.

Sementara wisatawan mancanegara yang mengunjungi Nusa Penida mencapai 39 orang.

Tabel 3. Karakteristik Wisatawan berdasarkan Klasifikasi Usia

Usia Jumlah Presentase

16-25 37 56,9%

26-35 15 23%

36-45 8 12,3%

46-55 5 7,8%

Total 65 100%

*Sumber = Penelitian (2019)

Dari total 65 wisatawan yang menjadi sampel dalam penelitian ini, wisatawan yang paling banyak yang datang ke Nusa Penida berusia sekitar 16-25 tahun sebanyak 37 wisatawan dengan presentase sebesar 56,9%.

Tabel 4. Karakteristik Wisatawan berdasarkan Jenis Kelamin

Jenis Kelamin Jumlah Presentase

Pria 36 55,4%

Wanita 29 44,6%

Total 65 100%

*Sumber = Penelitian (2019)

Wisatawan yang berkunjung ke Nusa Penida di dominasi oleh pria dengan presentase sebesar 55,4% dengan jumlah sebanyal 36 orang dan wisatawan berjenis kelamin wanita memiliki presentase sebesar 44,6% dengan rincian berjumlah 29 orang.

(10)

Prosiding Penelitian Lapangan III ISBN : 378-602-294-384-6

21 Tabel 5. Karakteristik Wisatawan berdasarkan Status Pernikahan

Status Jumlah Presentase

Single 35 53,9%

Berpasangan 20 30,8%

Menikah 10 15,3%

Total 65 100%

*Sumber = Penelitian (2019)

Berdasarkan tabel 5,wisatawan yang berkunjung ke Nusa Penida di dominasi wisatawan yang berstatus single dengan presentasi hingga 53,9% dengan jumlah 35 orang.

Tabel 6. Karakteristik Wisatawan berdasarkan Latar Belakang Pendidikan

Tingkat Pendidikan Jumlah Presentase

SMA 30 46,3%

Diploma 10 15,4%

Sarjana 14 21,5%

Magister 9 13,8%

Doktor 1 1,5%

Lainnya 1 1,5%

Total 65 100%

*Sumber = Penelitian (2019)

Wisatawan yang datang ke Nusa Penida di dominasi oleh wisatawan berlatar belakang pendidikan SMA dengan presentase sebesar 46,3% jumlah wisatawan yang mencapai 30 orang.

Tabel 7. Karakteristik Wisatawan berdasarkan Jenis Pekerjaan

Profesi Jumlah Presentase

Pelajar/Mahasiswa 33 50.8%

Pegawai Negeri Sipil 9 13,8%

Swasta 12 18,5%

Wirausaha 5 7,7%

Tentara/Polisi 2 3.1%

Pensiunan 1 1,5%

Tidak Bekerja 3 4,6%

Total 65 100%

*Sumber = Penelitian (2019)

Wisatawan yang datang mengunjungi Nusa Penida di dominasi oleh pelajar/mahasiswa berjumlah presentase sebesar 50,8% yaitu sebanyak 30 orang. Sementara pekerja swasta dengan presentase sebesar 18,5% dengan rincian sebanyak 12 orang wisatawa. Selanjutnya latar belakang pekerjaan Pegawai Negeri Sipil memiliki presentase sebesar 13,8% dengan jumlah 9 orang.

Tabel 8. Karakteristik Wisatawan berdasarkan Teman Kunjungan

Partner Jumlah Presentase

Sendirian 7 10,8%

Pasangan 16 24,7%

Keluarga 14 21,6%

Teman/Sahabat 18 27,6%

Rekan Kerja 10 15,3%

Total 65 100%

*Sumber = Penelitian (2019)

Wisatawan yang datang ke Nusa Penida sendirian memiliki presentase sebesar 10,8%

dengan total wisatawan sebanyak 7 orang.

(11)

Prosiding Penelitian Lapangan III ISBN : 378-602-294-384-6

22 3.2.2 Karakteristik Perjalanan Wisatawan Yang Berkunjung Ke Nusa Penida

Karakteristik perjalanan adalah untuk mengidentifikasi tentang perjalanan yang dilakukan oleh wisatawan yang berkunjung, jenis perjalanan ini juga dapat dibedakan lagi berdasarkan frekuensi kunjungan, lama tinggal, lama perjalanan, jarak yang ditempuh, waktu melakukan perjalanan tersebut, jenis akomodasi atau transportasi yang digunakan.Adapun karakteristik perjalanan yang dilakukan wisatawan di Nusa Penida dalam penelitian sebagai berikut.

Tabel 9. Karakteristik Wisatawan berdasarkan Frekuensi Kunjungan

Frekuensi Jumlah Presentase

1 kali 52 80%

2 kali 9 13,8%

3 kali 2 3,1%

>4 kali 2 3,1%

Total 65 100%

*Sumber = Penelitian (2019)

Wisatawan yang berkunjung ke Nusa Penida dalam penelitian ini 80% wisatawan yang baru pertama kali mengunjungi Nusa Penida berjumlah 52 orang sehingga menunjukan bahwa wisatawan di Nusa Penida di dominasi firstimer

Tabel 10. Karakteristik Wisatawan berdasarkan Lama Kunjungan

Lama Kunjungan Jumlah Presentase

<24 jam 34 52,2%

1-2 hari 21 32,3%

2-3 hari 3 4,9%

2-4 hari 5 7,6%

>7 hari 2 3%

Total 65 100%

*Sumber = Penelitian (2019)

Berdasarkan tabel 10, sebanyak 52,2% wisatawan berkunjung ke Nusa Penida hanya 1 hari saja dengan berjumlah 34 orang, sementara yang menginap selama 1 malam dan 2 hari memiliki presentase sebesar 32,3% dengan jumlah mencapai 21 wisatawan.

Tabel 11 Karakteristik Wisatawan berdasarkan Tempat Menginap

Jenis Akomodasi Jumlah Presentase

Hotel 13 20%

Villa 7 10,7%

Guesthouse 9 13,8%

Homestay 2 3,2%

Tidak Menginap 34 52,3%

Total 65 100%

*Sumber = Penelitian (2019)

Berdasarkan tabel 11, akomodasi yang paling banyak digunakan oleh wisatawan yang mengunjungi Nusa Penida adalah dengan tinggal di hotel dengan presentase sebesar 20% dengan total wisatawan 13 orang, Sementara wisatawan memilih tidak menginap saat mengunjungi Nusa Penida memiliki presentase sebesar 52,3%.

(12)

Prosiding Penelitian Lapangan III ISBN : 378-602-294-384-6

23 Tabel 12 Karakteristik Wisatawan berdasarkan Pengeluaran

Jenis Pengeluaran Jumlah Presentase

Akomodasi 19 29,2%

Makanan dan Minuman 9 13,9%

Transportasi 32 49,2%

Aktivitas Wisatawan 5 7,7%

Total 65 100%

*Sumber = Penelitian (2019)

Berdasarkan tabel 12, pengeluaran terbesar wisatawan selama di Nusa Penida dalam penelitian ini adalah 49,2% di bagian transportasi dengan jumlah 32 orang

Tabel 13. Karakteristik Wisatawan berdasarkan Sumber Informasi

Sumber Informasi Jumlah Presentase

Teman 18 27,7%

Keluarga 5 7,7%

Badan Perjalanan Wisata 6 9,2%

Koran/Majalah 1 1,5%

Informasi Wisatawan 10 15,4%

Internet/Social Media 25 38,5%

Total 65 100%

*Sumber = Penelitian (2019)

Berdasarkan tabel diatas, wisatawan mengetahui informasi tentang Nusa Penida dari teman sebanyak 27,7% dengan total 18 orang.sementara terakhir wisatawan yang mengetahui informasi tentang Nusa Penida dari internet/sosial media memiliki presentase sebesar 38,5% dengan total sebanyak 25 orang.

Tabel 14. Transportasi Menuju Pelabuhan

Jenis Transportasi Jumlah Presentase

Sepeda Motor 29 44,7%

Mobil 27 41,5%

Bis 3 4,6%

Taxi Online 6 9,2%

Total 65 100%

*Sumber = Penelitian (2019)

Transportasi yang digunakan wisatawan untuk menuju ke pelabuhan untuk menyeberang ke Nusa Penida di dominasi dengan sepeda motor dengan presentase sebesar 44,7% dengan total sebanyak 29 orang.

Tabel 15. Transportasi Menuju Nusa Penida

Jenis Transportasi Jumlah Presentase

Kapal 8 12,3%

Speedboat 56 86,1%

Perahu 1 1,5%

Total 65 100%

*Sumber = Penelitian (2019)

Berdasarkan tabel diatas, wisatawan menggunakan Speedboat sebanyak 86,1% saat menuju ke Nusa Penida, sementara wisatawan yang menggunakan kapal berjumlah 8 orang wisatawan dengan presentase sebesar 12,3%.

(13)

Prosiding Penelitian Lapangan III ISBN : 378-602-294-384-6

24 Tabel 16 Transportasi di Nusa Penida

Jenis Tranportasi Jumlah Presentase

Motor 38 58,5%

Mobil 27 41,5%

Total 65 100%

*Sumber = Penelitian (2019)

Tabel diatas menunjukan bahwa wisatawan lebih banyak menggunakan sepeda motor sebagai moda transportasi mereka selama di Nusa Penida dengan presentase 58,5% dengan jumlah 38 wisatawan, Sementara mobil 38 orang.

3.2.3 Preferensi Pemilihan Moda Transportasi Wisatawan ke Nusa Penida

Setelah mengkaji dan menganalisis karakteristik dan penggunaan moda transportasi wisatawan diatas. Maka dapat disimpulkan bahwa wisatawan lebih banyak menggunakan sepeda motor dan speeadboat sebagai moda transportasi selama berkunjung ke Nusa Penida. Preferensi wisatawan dalam penelitian ini adalah dalam pemilihan moda transportasi yang digunakan saat berkunjung ke Nusa Penida. Preferensi adalah sebuah kecenderungan dalam memilih sesuatu, dalam hal ini adalah kecenderungan wisatawan dalam memilih moda transportasi yang ada di Nusa Penida.

Adapun transportasi yang disediakan di Nusa Penida adalah motor, mobil,dan minibus. Namun dalam penelitian ini tidak ada responden yang memilih minibus.

Dalam menentukan pilihan, wisatawan memiliki banyak sekali sikap dan pengambilan keputusan yang berbeda-beda, adapun indikator dalam pengambilan keputusan dinilai dengan menggunakan skala sikap 1 - 5 dimana angka 1 menujukan sikap wisatawan “sangat tidak setuju”

sementara angka 5 mewakili sikap wisatawan “sangat setuju”. Adapun dalam mengambil keputusan dan menentukan pilihan terhadap moda transportasi di Nusa Penida, wisatawan yang menjadi responden dalam penelitian ini di berikan pilihan dan pertimbangan dalam bentuk angket pernyataan dan hasil dari angket tersebut adalah sebagai berikut.

Tabel 17 Preferensi Wisatawan berdasarkan Ciri Pengguna

No Pernyataan 5 4 3 2 1 Skor Rata-

rata Skor

Keterangan

1. Wisatawan memilih transportasi berdasarkan

ketertarikan terhadap transportasi tersebut

17 16 13 16 3 223 3,43 Setuju

2. Wisatawan memilih transportasi berdasarkan teman perjalanan

22 21 9 10 3 244 3,75 Setuju

3. Wisatawan memilih transportasi

berdasarkan tren yang sedang berkembang

11 12 14 22 6 195 3 Netral

4. Wisatawan memilih transportasi

berdasarkan prestise

7 9 11 22 16 141 2,16 Tidak Setuju

*Sumber = Penelitian (2019)

Berdasarkan tabel diatas dalam indikator ciri pengguna dapat di ketahui bahwa wisatawan yang setuju memilih transportasi berdasarkan ketertarikan terhadap suatu moda memiliki rata-rata nilai 3,43 dengan hasil setuju. Berdasarkan tabel diatas, dapat di ketahui bahwa wisatawan yang memilih transportasi berdasarkan teman perjalanan dengan nilai rata-rata 3,75 termasuk setuju.

Sementara wisatawan dengan pernyataan indikator wisatawan yang memilih moda transportasi

(14)

Prosiding Penelitian Lapangan III ISBN : 378-602-294-384-6

25 berdasarkan tren yang berkembang memiliki skor sebanyak 195 dengan hasil rata-rata sebesar 3 dan dapat diketahui bahwa sikap wisatawan dalam memilih moda transportasi di Nusa Penida berdasarkan tren yang sedang berkembang adalah netral. Wisatawan yang memilih indikator moda transportasi berdasarkan prestise mendapatkan skor total berjumlah 141 dengan hasil rata-rata sebesar 2,16, maka sesuai dengan skala likert, dapat diketahui bahwa sikap wisatawan dalam memilih moda transportasi berdasarkan prestise adalah tidak setuju.

Tabel 18 Preferensi Wisatawan berdasarkan Ciri Pergerakan

No Pernyataan 5 4 3 2 1 Skor Rata-

rata skor

keterangan

1. Wisatawan memilih transportasi berdasarkan durasi perjalanan

21 19 11 10 4 238 3,66 Setuju

2. Wisatawan memilih transportasi berdasarkan jarak tempuh perjalanan

18 23 11 10 3 238 3,66 Setuju

3. Wisatawan memilih transportasi

berdasarkan kemudahan aksesibilitas

24 23 10 5 3 255 3,92 Setuju

4. Wisatawan memilih transportasi berdasarkan waktu perjalanan terjadi.

16 11 13 17 8 205 3,15 Netral

*Sumber = Penelitian (2019)

Berdasarkan tabel diatas, indikator ciri pergerakan dibagi menjadi 4 yaitu berdasarkan durasi perjalanan, durasi jarak tempuh, kemudahan aksesibilitas, dan yang terakhir berdasarkan waktu terjadinya perjalanan. Adapun wisatawan yang mengambil terhadap indikator moda transportasi berdasakan durasi perjalanan memiliki skor total skor 238 sehingga didapatkan rata-rata skor sebesar 3,66 dengan keterangan setuju. Wisatawan memilih indikator moda transportasi berdasarkan jarak tempuh perjalanan mendapatkan skor sebesar 238 dengan nilai rata-rata skor sebesar 3,66. Maka dapat di simpulkan bahwa sikap wisatawan yang memilih wisatawan berdasarkan jarak tempuh adalah kategori setuju. Sementara indikator selanjutnya yaitu wisatawan yang memilih transportasi berdasarkan kemudahan aksesibilitas jika dirata-ratakan akan mendapatkan skor 3,92 dan skor ini termasuk dalam kategori setuju. Indikator pernyataan selanjutnya adalah wisatawan yang memilih transportasi berdasarkan waktu terjadinya perjalanan, Adapun sikap wisatawan dalam memilih transportasi berdasarkan waktu terjadinya perjalanan dan ditotal maka jumlah yang didapatkan adalah 205 dan mendapatkan skor rata-rata 3,15. Adapun dalam indikator ciri pergerakan, wisatawan sangat mempertimbangkan durasi perjalanan dan kemudahan aksesibilitas dalam memilih moda transportasi di Nusa Penida.

Tabel 19 Preferensi Wisatawan berdasarkan Ciri Fasilitas

No Pernyataan 5 4 3 2 1 Skor Rata-

rata skor

Keterangan

1. Wisatawa memilih transportasi berdasarkan tingkat kenyamanan

24 20 13 6 2 253 3,89 Setuju

2. Wisaawan memilih transportasi

23 12 22 5 3 242 3,72 Setuju

(15)

Prosiding Penelitian Lapangan III ISBN : 378-602-294-384-6

26 berdasarkan tingkat

keamanan

3. Wisatawan memilih transportasi

berdasarkan kemudahan dalam menggunakan moda transportasi tersebut

19 27 11 6 2 250 3,84 setuju

4. Wisatawan memilih transportasi

berdasarkan kemudahan dalam menemukan tempat penyewaan transportasi tersebut

26 18 9 8 4 249 3,83 Setuju

5. Wisatawan memilih transportasi berdasarkan harga penyewaan transportasi tersebut

20 25 14 4 2 252 3,87 Setuju

*Sumber = Penelitian (2019)

Berdasarkan tabel diatas, didapatkan data bahwa wisatawan memilih indikator transportasi berdasarkan tingkat kenyamanan memiliki total skor yang didapatkan adalah 253 dengan nilai rata- rata skor sebesar 3,89 dan skor ini termasuk dalam kategori sikap setuju. Berdasarkan tabel diatas, indikator wisatawan memilih transportasi berdasarkan tingkat keamanan mendapatkan skor 250 dan jika di rata-ratakan akan mendapatkan skor 3,72 yang termasuk dalam kategori setuju. Berdasarkan tabel diatas, wisatawan yang memilih transportasi berdasarkan kemudahan dalam menggunakan moda transportasi dengan total skor sebesar 250 dan jika rata-ratakan menjadi 3,84 dan skor ini termasuk dalam kategori setuju. Sementara wisatawan yang memilih transportasi berdasarkan kemudahan dalam menemukan tempat penyewaan transportasi mendapatkan skor sebesar 249 dan dengan nilai rata-rata sebesar 3,83% dan skor ini termasuk dalam kategori sikap setuju. Yang terakhir indikator wisatawan memilih transportasi berdasarkan harga penyewaan mendapatkan total skor berjumlah 252 dengan nilai rata-rata sebesar 3,87% dan skor ini termasuk dalam kategori setuju.

4. KESIMPULAN

Berdasarkan penelitian yang telah saya lakukan, dapat ditarik kesimpulan bahwa karakteristik wisatawan yang mengunjungi Nusa Penida di dominasi dengan wisatawan mancanegara dan juga di dominasi dengan wisatawan dengan klasifikasi usia 17-26 tahun. Wisatawan paling banyak menggunakan hotel sebagai akomodasi selama di Nusa Penida dan pengeluaran terbesar wisatawan selama di Nusa Penida adalah di bagian Transportasi. Sementara dalam preferensi memilih moda transportasi untuk menyeberang ke Nusa Penida, wisatawan paling banyak menggunakan speedboat.

sementara saat berkunjung ke Nusa Penida wisatawan lebih banyak menggunakan sepeda motor sebagai moda transportasi selama berwisata.

Ucapan Terimakasih

Puji dan syukur ke hadirat Allah SWT, laporan penelitian III yang berjudul “Karakteristik dan Preferensi Wisatawan dalam Pemilihan Moda Transportasi di Nusa Penida” telah diselesaikan.

Mudah-mudahan laporan ini dapat menjadi manfaat bagi banyak orang. Adapun orang-orang yang terlibat/membantu penyusunan laporan penelitian lapangan III ini adalah sebagai berikut.

1. Ibu Ni Made Sofia Wijaya, SST. Par., M. Par., Ph.D. selaku pembimbing Penelitian Lapangan III

2. Ibu Ni Gusti Ayu Susrami Dewi SST. Par., M.Par. selaku kordinator Penelitian Lapangan III 3. Bapak I Putu Sudana, A.Par., M. Par. Selaku dosen penguji Penelitian Lapangan III

(16)

Prosiding Penelitian Lapangan III ISBN : 378-602-294-384-6

27 5. DAFTAR PUSTAKA

A.Yoeti, Oka, 1996 “Pengantar Ilmu Pariwisata”

Badan Pusat Statistik Kabupaten Badung, 2018

Dewi, Luh Gede Leli Kusuma, “Motivasi Pemilihan Moda Transportasi Wisatawan Mancanegara ke Daya Tarik Wisata Pantai Kuta, Bali”

Eden, Sorupia, Rethinking the Role of Transportation in Tourism

Karini, Ni Made Oka, 2015, “Karakteristik dan Motivasi Wisatawan dalam Vouluntourism di Kabupaten Gianyar”, Jurnal IPTA Vol. 3 No. 2

Koranti, Komsi. 2017. “Analisis Preferensi Wisatawan terhadap Sarana di Taman Wisata Kopeng”.

Jurnal Ekonomi Bisnis Vol. 22, No. 3

Kusumatandianma, Dana, “Model Pemilihan Moda antara KA dan Truk untuk Pengiriman Barang Koridir Surabaya”

Margaret, Anggit, 2011, “Profil Wisatawan Museum Radya Pustaka Surakarta”

Moi, Fransiska, “Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Keputusan Pemilihan Moda Transportasi untuk Perjalanan Kuliah”

Nafis, Muhammad Durrun, 2016, “Resort Alam Bukit Sekipan Tawangmangu”

Pandesolang, Yonathan Christian, 2015, “Landasan Konseptual Perencanaan dan Perancangan Pengembangan Stasiun Kereta Api Tanjung Karang di Lampung”

Pratama. Axel Cristine, 2016, “Karakteristik, Motivasi, dan Aktivitas Wisatawan Asia di Kelurahan Ubud” Jurnal IPTA Vol. 4 No. 1

Putrawan, I Putu, 2015,“Karakteristik, Motivasi, dan Persepsi Wisatawan Mancanegara terhadap Jasa Pelayanan Shuttle Bus, di Daerah Ubud, Gianyar” Jurnal IPTA Vol.3 No. 1

Sendra, I Made,”Preferensi Wisatawan Cina terhadap Cultural Tourism di Bali”

Simanjuntak, Erwin F, 2009, “Analisis Pemilihan Moda Transportasi Bus Angkutan Kota dan Kereta Api Rute Medan ke Tanjung Balai terhadap Kenaikan Harga BBM”

Suhertan, Ade, 2014, “Analisis Karakteristik, Perilaku, dan Motivasi Perjalanan Wisatawan Asal Sulawesi Utara ke Jakarta” Jurnal IPTA Vol. 4 No.3

Yusendra, Muhammad Ariza Eka, “Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Keputusan Pemilihan Destinasi Wisatawa Bagi Wisatawan Domestik Nusantara”

Zulfa, Fina Indana, 2018, “Karakteristik dan Preferensi Wisatawan dalam Pemilihan Moda Transportasi di Volcano Tour Merapi”

Referensi

Dokumen terkait

Sebidang tanah di dusun Leupe Gampong Simpang Peut, Kecamatan Kuala Kabupaten Nagan Raya, seluas lebih kurang 365.5 9 (Tiga Ratus Enam Puluh Lima setengah)

Teori tes klasik (CTT) hanya menekankan pada skor tampak dari satu ujian, yang biasanya disimpulkan sebagai kemampuan (abilitas) seseorang dari ujian yang diikuti. Dari

Pendidikan adalah suatu usaha untuk mengembangkan kepribadian dan kemampuan di dalam dan di luar sekolah berlangsung seumur hidup. Pendidikan mempengaruhi proses belajar,

[r]

disampaikan guru, dan diskusi, siswa dapat mempraktikkan gerak spesifik menahan (menggunakan kaki bagian dalam, dan kaki bagian luar) pada permainan sepak bola

Berapa jumlah nilai kini atas pendapatan yang diperoleh diakhir tahun pertama sebesar Rp 300 juta , akhir tahun ke dua Rp 400 juta dan akhir tahun ke tiga Rp 500 juta , bila suku

Program Tahunan merupakan rencana penetapan alokasi waktu satu tahun pembelajaran untuk mencapai Kompetensi Inti, kompetensi dasar yang ada dalam kurikulum yang dikembangkan

bagi sektor-sektor dengan angka NPL yang tinggi sembari.. mempermudah pinjaman bagi sektor-sektor yang