• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III PELAKSANAAN KERJA MAGANG

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB III PELAKSANAAN KERJA MAGANG"

Copied!
17
0
0

Teks penuh

(1)

9

BAB III

PELAKSANAAN KERJA MAGANG

3.1 Kedudukan dan Koordinasi

Penulis ditempatkan sebagai producer pada saat kerja magang di PT. Edukita Jaya Global. Penulis juga pernah merangkap sebagai Astrada, Cameraman, dan Multimedia pada saat kerja magang.

3.1.1 Kedudukan

Pada Gambar 2.5 kedudukan penulis dikepalai oleh seorang COO yaitu Rian Arisandi. Penulis ditempatkan sebagai producer di tim videografi. Tim videografi merupakan tim yang menyusun dari awal pembuatan konsep, membuat studio, membuat system kerja dan workflow tim videografi hingga menjadi sebuah produk video. Seluruh wewenang yang diberikan diawasi oleh supervisor edigy yaitu Rian Arisandi.

(2)

10 3.1.2 Koordinasi

Gambar 3.1 Workflow Edigy (Sumber: Dokumentasi Pribadi)

(3)

11 Pada awal masuk hari magang, kami mendapatkan brief untuk membuat produk video online learning, pada awalnya kami diberikan jadwal untuk setiap mata pelajaran apa saja yang akan dibuatkan video ditanggal berapa oleh supervisor. Saat masuk, workflow dan system kerja untuk team videografi belum ada, lalu penulis sebagai producer membuat workflow kerja tim videografi dan pada akhirnya didiskusikan dengan tim videografi.

Penulis sebagai producer, membuat timeline detail untuk seluruh anggota team perbulannya. Gambar 3.1-2 adalah contoh dari timeline yang sudah dibuat oleh penulis

Sehari sebelum Shooting, penulis membuat Shooting schedule untuk setiap mata pelajaran yang akan di shoot besoknya. Setelah proses pembuatan schedule selesai, keesokan harinya tim videografi mengeksekusi. Pekerjaan tim Shooting dan illustrator sangat berkesinambungan dan berkereja di waktu yang sama. Saat tim Shooting sedang melakukan Shooting, tim illustrator membuat ilustrasi yang akhirnya di animasikan. Setelah video sudah di take, offline editor langsung menyatukan gambar. Setelah illustrator, animator dan offline editor sudah selesai dengan 1 video, tahap selanjutnya adalah online editor menyatukan apa yang sudah diberikan oleh animator dan offline editor. Setelah video sudah selesai lalu diberikan kepada supervisor untuk revisi, setelah revisi selesai. Video langsung di simpan di storage kantor.

3.2 Tugas yang dilakukan

Table 3.1 Tugas yang dilakukan (Sumber: Dokumentasi pribadi)

No Minggu Proyek Keterangan

1 1 - Set up Studio

- Membuat prototype video - Test Cam

- Set-up Studio

- Membuat prototype Fisika, Matematika, dan Ekonomi

2 2 - Test Cam

- Shooting - Scheduling

- Shooting Fisika - Shooting Matematika - Ekonomi

(4)

12 3 3 - Shooting

- Scheduling

- Shooting Fisika - Shooting Matematika

4 4 - Shooting

- Scheduling

- Shooting Matematika - Shooting Ekonomi - Shooting Fisika

5 5 - Shooting

- Scheduling

- Shooting Ekonomi - Shooting Fisika - Shooting Kimia

6 6 - Shooting

- Scheduling

- Shooting Bahasa Inggris - Shooting Kimia

- Shooting Bahasa Indonesia

7 7 - Shooting - Shooting Kimia

- Shooting Bahasa Indonesia - Shooting Bahasa Inggris - ShootingSejarah

- Shooting Matematika

8 8 - Shooting - Shooting Kimia

- Shooting Bahasa Indonesia - Shooting Bahasa Inggris - Shooting Sejarah

- Shooting Geografi

9 9 - Shooting - Shooting Geografi

- Shooting Sosiologi - Shooting Matematika

10 10 - Shooting - Shooting Biologi

- Shooting Fisika

- Shooting Bahasa Inggris - Shooting Bahasa Indonesia

(5)

13 - Shooting Biologi

11 11 - Shooting - Shooting Ekonomi

- Shooting Kimia

- Shooting Bahasa Inggris - Shooting Ekonomi - Shooting Biologi

12 12 - Shooting - Shooting Sosiologi

- Shooting Ekonomi - Shooting Bahasa Inggris 13 13 - Shooting

14 14 - Shooting

3.3 Urian Pelaksanaan Kerja Magang

Pada awalnya penulis diajak oleh rekan kerja untuk masuk ke dalam PT. Edukita Jaya Global. Penulis lalu mencoba untuk memasukan CV ke PT. Edukita Jaya Global melalui e-mail. Pt. Edukita Jaya Global lalu membalas e-mail bahwa penulis akan di interview keesokan harinya. Penulis langsung dating tepat waktu ke tempat yang sudah diberi tahu oleh PT. Edukita Jaya Global dan melaksanakan interview.

Penulis dengan rekan-rekan lainnya juga sudah menyiapkan konsep produk video kedepannya akan seperti apa. Setelah PT. Edukita Jaya Global sudah menyetujui konsep yang sudah dibuat dan menerima penulis sebagai pekerja magang di sana, lalu penulis dan rekan-rekan membuat budget untuk studio di PT. Edukita Jaya Global. Budget dibuat karena di PT. Edukita Jaya Global belum memiliki alat untuk produksi video sama sekali. Setelah di setujui, penulis bersama rekan-rekan mencari alat-alat tersebut dan membuat studio. Penulis juga sudah di brief aturan-aturan apa saja yang berlaku di PT. Edukita Jaya Global.

Penulis di tim videografi berperan sebagai producer, penulis juga berperan sebagai astrada. Karena tim videografi hanya sedikit maka rekan-rekan saling

(6)

14 membantu dalam pengerjaan Shooting. Penulis juga pernah menjadi camera report, cameran man, dan multimedia.

3.3.1 Proses Pelaksanaan

Pada sub bab ini, penulis akan menguraikan bagaimana proses pelaksanaan kerja di PT. Edukita Jaya Global.

3.3.1.1 Pembuatan Konsep dan Set-up Studio

Penulis membuat konsep bersama rekan-rekan tim videografi seperti yang diminta oleh PT. Edukita Jaya Global. Kami melakukan pitching kepada President Director, Director, Vice Director untuk konsep video tersebut.

Gambar 3.2 Pitching konsep video (Sumber: Dokumentasi pribadi)

Setelah di setujui, penulis sebagai producer membuat anggaran biaya untuk studio dan apa saja yang dibutuhkan oleh tim videografi. Berikut adalah anggaran biaya yang dibutuhkan.

(7)

15

Gambar 3.3 Budgeting Edigy (Sumber: Dokumentasi Pribadi)

Setelah membeli semua kebutuhan studio, penulis dengan rekan-rekan langsung set-up studio sesuai dengan apa yang sudah dibicarakan oleh tim videografi.

Gambar 3.4 Proses set-up studio (Sumber: Dokumentasi Pribadi)

(8)

16 Pada tahap ini, penulis membuat workflow untuk tim videografi seperti pada gambar 3.3.1.1. Penulis membuat timeline dan beberapa schedule untuk beberapa bulan kedepan. Timeline yang dibuat sangat rinci dan detail untuk setiap anggota tim videografi lakukan. Berikut adalah contoh dari timeline yang sudah dibuat oleh penulis.

(9)

17

Gambar 3.5 Timeline detail bulan September (Sumber: Dokumentasi pribadi)

(10)

18

3.3.1.2 Pembuatan Video Mata Pelajaran Fisika Dinamika Partikel

Pada mata pelajaran Fisika bab Dinamika Partikel, penulis dan tim melakukan pre- production. Penulis pada video ini bekerja sebagai producer dan membuat schedule untuk Shooting bab Dinamika Partikel. Berikut adalah schedule mata pelajaran Fisika bab Dinamika Partikel.

Gambar 3.6 Schedule Dinamika Partikel (Sumber: Dokumentasi Pribadi)

Selain schedule dan timeline, penulis juga sempat membuat call sheet untuk pembuatan video mata pelajaran Fisika bab Dinamika Partikel tetapi pada akhirnya penulis merasa bahwa pembuatan call sheet ini kurang efektif maka dari itu tidak dibuat lagi untuk video-video selanjutnya. Berikut adalah call sheet yang dibuat.

(11)

19

Gambar 3.7 Call Sheet Dinamika Partikel (Sumber: Dokumentasi Pribadi)

Setelah semua persiapan sudah dilaksanakan, maka penulis dan tim melakukan Shooting. Pada saat Shooting, penulis menjadi Astrada dan Producer.

Gambar 3.8 Proses Shooting Dinamika Partikel (Sumber: Dokumentasi Pribadi)

(12)

20 Setelah Shooting selesai, proses editing pun dilaksanakan. Pada proses ini penulis hanya membantu untuk memantau jalannya editing saja dan berikut adalah potongan dari mata pelajaran dinamika partikel.

Gambar 3.9 Hasil editing Dinamika Partikel (Sumber: Dokumentasi Pribadi)

3.3.1.3 Pembuatan Video Sejarah Bab Manusia Pra Aksara

Pada pembuatan video sejarah bab Manusia Pra-Aksara, penulis tetap menjadi producer dan membuat Shooting schedule sehari sebelum Shooting. Berikut adalah Shooting schedule yang sudah dibuat oleh penulis.

(13)

21

Gambar 3.10 Schedule Sejarah bab Manusia Pra-Aksara (Sumber: Dokumentasi Pribadi)

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, penulis tidak membuat call sheet selain untuk video Dinamika Partikel. Setelah persiapan sudah dilaksanakan, penulis dan tim langsung melaksanakan Shooting. Tidak ada kendala dalam proses Shooting ini. Karena kekurangan personel penulis menjadi Astrada, Multimedia, Camera report dan Producer pada video ini. Setelah semua proses Shooting selesai lalu penulis memantau jalannya editing, dari offline edit, animasi, hingga online editing. Berikut adalah contoh potongan dari video Sejarah manusia Pra Aksara.

(14)

22

Gambar 3.11 Hasil Video Sejarah bab Manusia Pra-Aksara (Sumber: Dokumentasi Pribadi)

3.3.1.4 Pembuatan Video Kimia bab Tata nama dan Hukum Senyawa

Pada pembuatan video Kimia bab Tata nama dan Hukum Senyawa. Penulis bekerja sebagai producer. Penulis juga membuatkan Shooting schedule untuk video ini.

Berikut adalah Shooting schedule yang dibuat.

(15)

23

Gambar 3.12 Schedule Tata Nama dan Hukum Senyawa (Sumber: Dokumentasi Pribadi)

Pada proses Shooting, penulis juga membantu talent yang akan muncul di video agar tidak gugup. Pada bab ini, talent tidak biasa di depan kamera sehingga pada percobaan pertama kurang bagus karena gugup. Maka dari itu penulis mencoba untuk membantu talent agar tidak gugup lagi dengan cara menyemangati dan memberitahu tim agar tidak terlihat galak dan murah senyum. Pada akhirnya talent sudah mulai luwes dan enak di depan kamera dan tidak ada kendala lain pada proses Shooting. Setelah Shooting selesai, penulis melaksanakan tugasnya yaitu memantau jalannya editing. Berikut adalah potongan dari video Kimia bab Tata Nama dan Hukum Senyawa.

(16)

24

Gambar 3.13 Hasil video Kimia bab Tata nama dan Hukum senyawa (Sumber: Dokumentasi Pribadi)

3.3.2 Kendala yang Ditemukan

Setiap yang dilakukan pasti ada kendala dan selama kerja magang penulis menemukan beberapa kendala. Kendala yang paling utama adalah kendala dalam komunikasi antar tim videografi dan antar supervisor dan tim videografi. Penulis sering sekali mendapatkan kendala dengan komunikasi antara supervisor dan penulis. Banyak hal-hal yang tidak dibicarakan oleh supervisor yang menurut penulis adalah krusial untuk kelangsungan kerja. Contohnya target market perusahaan tidak dibicarakan di awal oleh supervisor, supervisor baru membicarakan target market perusahaan setelah dua bulan setengah kerja. Banyak miss komunikasi lainnya yang dialami oleh penulis karena supervisor yang tidak membicarakan kepada penulis dan tim videografi.

Kendala lainnya adalah workflow sebagai pekerja magang, penulis sebagai pekerja magang seharusnya tidak membuat workflow tetapi seharusnya penulis mengikuti dan mempelajari bagaimana cara kerjanya workflow yang sudah ada, tetapi pada kasus ini, penulis yang harus membuat workflow karena tidak ada workflow tim videografi di awal.

Selain itu kendala juga pada rencana-rencana perusahaan yang selalu berubah-ubah. Pada awalnya penulis dam tim diberi tahu bahwa kami akan mengerjakan video untuk pelajar SMA kelas X, XI, dan XII, pada pertengahan produksi, penulis di beritahu bahwa adanya perubahan dari pelajaran kelas XII menjadi persiapan UTBK.

(17)

25 Kendala selain itu yang ditemukan juga adalah perubahan nama dari produk yang dihasilkan oleh PT. Edukita Jaya Global. Pada awalnya nama dari produk adalah EDUKITA tetapi setelah dua bulan kerja disana, supervisor dan atasan- atasan melakukan riset ternyata nama EDUKITA sudah digunakan. Lalu nama berubah menjadi EDIGY. Menurut penulis, PT. Edukita Jaya Global kurang melakukan riset pada tahap awal pembuatan produk.

Kendala lainnya yaitu ketidak jelasan dengan job description yang ada. Pada awalnya workflow sudah disetujui tetapi lama kelamaan job description yang ada diubah dan beberapa tidak dibolehkan untuk dikerjakan. Contohnya adalah quality control dan revisi, pada awalnya penulis diberi wewenang atas quality control dan revisi setiap video, tetapi karena adanya kendala yang pada awalnya tidak dibicarakan jadi penulis di bebas tugaskan atas revisi dan quality control. Selain itu juga penulis melakukan scheduling tetapi setelah dua bulan kerja adanya ketidak tepatan waktu dari tim akademik, yang seharusnya sehari sebelum sudah diberikan kepada penulis tetapi belakangan menjadi hari H pukul 7.00 diberikan kepada penulis dan mulai Shooting pukul 9.00.

3.3.3 Solusi Atas Kendala yang Ditemukan

Kendala-kendala yang ditemukan saat kerja magang diatas pada akhirnya penulis dan tim menemukan solusinya. Kendala mengenai miss komunikasi, penulis jadi harus lebih aktif lagi bertanya kepada supervisor. Kendala lainnya yaitu mengenai workflow yang tidak ada, penulis pada akhirnya membuat workflow untuk tim videografi dan di diskusikan Kembali bersama tim videografi dan supervisor.

Untuk kendala lain-lainnya penulis mengikuti keputusan dari supervisor dan atasan-atasan lainnya.

Referensi

Dokumen terkait

Selama melakukan praktik kerja magang di Kanoo Studio, penulis dipercayakan untuk mengerjakan berbagai tugas, tugas utama yang dilakukan oleh penulis adalah segala tugas

Dimulai dari halaman Home, pengguna dapat melakukan navigasi ke delapan halaman lain, yaitu halaman Company, halaman Solutions, halaman Products, halaman Services,

Problem: dengan pembuatan company profile ini dapat diberikan edukasi pentingnya memiliki sirkulasi udara yang baik, dan natural cahaya matahari yang masuk dalam

Selama masa kerja magang, penulis turut serta dalam pembuatan beberapa video, yaitu video FIFGROUP, TVC Eppic, video profile Satisvi dan juga dokumentasi acara

Kalau bisa zoom atau video call bisa setiap hari per mata pelajaran sehingga siswa merasa bener2 belajar seperti disekolah, Karna selain untuk lebih fokus

Penulis memilih untuk membahas mengenai pelaksanaan magang sebagai video editor karena penulis merasa kemampuan editing merupakan sebuah kebutuhan yang tidak bisa

Adapun hasil akhir dari menu ini adalah Spj Belanja-Administratif ada dilembar lampiran. Memorial : Menu ini digunakan untuk membuat bukti atas transaksi non kas

Setelah itu penulis akan melakukan fine Cut dengan memasukan music scoring yang telah dibuat, untuk memberi kesan energetic pada video, dengan tujuan video