• Tidak ada hasil yang ditemukan

RENCANA STRATEGIS INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI BUKITTINGGI TAHUN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "RENCANA STRATEGIS INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI BUKITTINGGI TAHUN"

Copied!
113
0
0

Teks penuh

(1)

(RENSTRA) (RENSTRA) (RENSTRA)

IAIN BUKITTINGGI

IAIN BUKITTINGGI

IAIN BUKITTINGGI

(2)

RENCANA STRATEGIS

INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI BUKITTINGGI TAHUN 2020-2024

INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI BUKITTINGGI

TAHUN 2020

(3)

KATA PENGANTAR

Assalamu’alaikum Wr.Wb Bismillahirrahmanirrahim,

Syukur Alhamdulillah kita ucapkan kepada Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat, taufiq, dan hidayah-Nya sehingga Buku Rencana Strategis (Renstra) IAIN Bukititnggi 2020-2024 ini dapat diselesaikan dengan baik.

Shalawat dan salam kita hadiahkan kepada Nabi Muhammad SAW yang telah memberikan pedoman dan pembelajaran bagi kita semua.

Buku Rencana Strategis (Renstra) IAIN Bukititnggi 2020-2024 ini diterbitkan berdasarkan Surat Keputusan Rektor Nomor: 144.1/In.26/OT.01/07/2020 Renstra ini menjadi panduan bagi seluruh jajaran IAIN Bukittinggi dalam membuat dan menetapkan serta memberi arahan penyusunan rencana kerja.

Ucapan terima kasih kepada Tim Penyusun dan semua pihak yang secara langsung maupun tidak langsung telah berperan demi Rencana Strategis (Renstra) IAIN Bukititnggi 2020-2024 ini. Hal-hal yang belum diatur Rencana Strategis (Renstra) IAIN Bukittinggi 2020-2024 ini, akan diatur kemudian melalui kebijakan Rektor IAIN Bukittinggi.

(4)

MOTTO IAIN BUKITTINGGI Religius, Berbudaya dan Profesional

VISI IAIN BUKITTINGGI

Terdepan dalam Integrasi Keilmuan dan Keislaman tahun 2025

MISI IAIN BUKITTINGGI

1. Menyelenggarakan Pendidikan Tinggi yang Berkualitas 2. Menyelenggaran Pendidikan Tinggi yang Transparan dan

Akuntabel

3. Mengembangkan Networking dalam Bentuk Kerjasama Kelembagaan

(5)

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ... ii

MOTTO, VISI, DAN MISI IAIN BUKITTINGGI ... iii

DAFTAR ISI ... iv

SURAT KEPUTUSAN REKTORAT IAIN BUKITTINGGI TENTANG RENCANA STRATEGIS (RENSTRA) IAIN BUKITTINGGI TAHUN 2020-2024 ... v

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Kondisi Umum ... 1

1.2 Potensi dan Permasalahan ... 62

BAB II VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN 2.1 Visi dan Misi ... 68

2.2 Tujuan ... 68

2.3 Sasaran Program ... 69

2.4 Sasaran Kegiatan ... 69

BAB III ARAH KEBIJAKAN, STRATEGI, KERANGKA REGULASI DAN KERANGKA KELEMBAGAAN 3.1 Arah Kebijakan Kementerian Agama ... 70

3.2 Arah Kebijakan dan Strategi IAIN Bukittinggi ... 82

3.3 Kerangka Regulasi ... 87

3.4 Kerangka Kelembagaan ... 89

BAB IV TARGET KINERJA DAN KERANGKA PENDANAAN 4.1 Target Kinerja ... 90

4.2 Kerangka Pendanaan ... 98

BAB V PENUTUP ... 100

LAMPIRAN

Lampiran 1 : Matriks Kinerja dan Pendanaan

(6)

SURAT KEPUTUSAN REKTOR IAIN BUKITTINGGI Nomor: 144.1/In.26/OT.01/07/2020

TENTANG

RENCANA STRATEGIS (RENSTRA)

INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN) BUKITTINGGI TAHUN 2020-2024

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA REKTOR IAIN BUKITTINGGI

Menimbang : bahwa untuk melaksanakan ketentuan pasal 19 ayat (2) undang- undang nomor 25 tahun 2004 tentang sistem perencanaan pembangunan nasional, pasal 17 ayat (3) peraturan pemerintah nomor 40 tahun 2006 tentang tata cara penyusunan rencana pembangunan nasional, dan pasal 17 ayat (2) peraturan menteri perencanaan pembangunan nasional/kepala badan perencanaan pembangunan nasional nomor 5 tahun 2019 tentang tata cara penyusunan rencana strategis kementerian/lembaga tahun 2020- 2024, dan keputusan menteri agama republik Indonesia nomor 1052 tahun 2019 tentang pedoman penyusunan rencana strategis satuan kerja pada kementerian agama tahun 2020 – 2024 dipandang perlu menetapkan Keputusan Rektor IAIN Bukittinggi tentang Rencana Strategis IAIN Bukittinggi tahun 2020-2024;

Mengingat : 1. Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional ;

2. Undang-Undang RI Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen;

3. Undang-Undang RI Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi;

4. Peraturan Pemerintah RI Nomor 19 Tahun 2005 Jo Peraturan Pemerintah RI Nomor 32 Tahun 2013 tentang Standar Nasional Pendidikan;

5. Peraturan Pemerintah RI Nomor 55 Tahun 2007 tentang Pendidikan Agama dan Keagamaan;

6. Peraturan Pemerintah RI Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan Jo Peraturan Pemerintah RI Nomor 66 Tahun 2010;

7. Peraturan Pemerintah RI Nomor 4 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi dan Pengelolaan Perguruan Tinggi;

(7)

8. Peraturan Presiden RI Nomor 8 tahun 2012 tentang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia;

9. Peraturan Presiden RI Nomor 181 tahun 2014 tentang Perubahan STAIN Bukittinggi menjadi IAIN Bukittinggi;

10. Peraturan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 39 Tahun 2009 tentang Penetapan Pembidangan Ilmu dan Gelar Akademik di Lingkungan Perguruan Tinggi Agama;

11. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 73 tahun 2013 tentang Penerapan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia Bidang Pendidikan Tinggi;

12. Peraturan Menteri Agama RI Nomor 12 tahun 2015 Jo Peraturan Menteri Agama RI Nomor 52 Tahun 2017 tentang Organisasi dan Tata Kerja IAIN Bukittinggi;

13. Peraturan Menteri Agama RI Nomor 35 Tahun 2017 tentang Statuta IAIN Bukittinggi;

14. Keputusan Menteri Agama RI Nomor 492 Tahun 2003 tentang Pemberian Kuasa dan Pendelegasian Wewenang Pengangkatan, Pemindahan dan Pemberhentian Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Departemen Agama;

15. Peraturan Menteri Agama RI Nomor 18 tentang Rencana Strategis Kementerian Agama tahun 2020-2024

MEMUTUSKAN:

Menetapkan :

PERTAMA : Rencana Strategis (RENSTRA) IAIN Bukittinggi Tahun 2020-2024 sebagaimana terlampir.

KEDUA : Rencana Strategis (RENSTRA) IAIN Bukittinggi Tahun 2020-2024 dapat direvisi apabila ada perubahan yang signifikan atau penambahan program yang belum tercover.

KETIGA : Surat Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dengan ketentuan apabila di kemudian hari ternyata terdapat kekeliruan, maka akan dibetulkan sebagaimana mestinya.

Ditetapkan di Bukittinggi Pada tanggal 20 Juli 2020 Rektor,

(8)

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Kondisi Umum

IAIN merupakan perwujudan dari gagasan dan hasrat umat Islam yang merupakan mayoritas bangsa Indonesia untuk mencetak kader pemimpin Islam bagi keperluan perjuangan bangsa Indonesia. Gagasan tersebut sudah tumbuh sejak zaman penjajahan Belanda. Almarhum Dr.

Satiman Wirjosandjojo berusaha mendirikan pesantren luhur sebagai Lembaga Pendidikan Tinggi Agama. Akan tetapi usaha itu belum berhasil karena hambatan dari pihak Belanda. Pada tahun 1940 Persatuan Guru Agama Islam (PGAI) di Padang mendirikan Sekolah Islam Tinggi (SIT), tapi hanya berjalan sampai tahun 1942 karena pendudukan Jepang di Indonesia.

Di zaman pendudukan Jepang, usaha mendirikan perguruan tinggi Islam terus dilakukan, hingga akhirnya pemerintah Jepang menjanjikan kepada umat Islam Indonesia untuk mendirikan Lembaga Pendidikan Tinggi Agama di Jakarta kemudian beberapa tokoh Islam segera mendirikan satu yayasan yang diketuai oleh Muhammad Hatta dan sekretarisnya Muhammad Natsir.

Pada tanggal 8 Juli 1945 (27 Rajab 1364 H) yayasan tersebut mendirikan Sekolah Tinggi Islam (STI) berkedudukan di Jakarta dengan pimpinannya Abdul Kahar Mudzakkir.

Akibat pindahnya pusat pemerintahan RI ke Yogyakarta, setelah merdeka (tahun 1946), maka STI pun ikut pindah dan berganti nama menjadi Universitas Islam Indonesia (UII) terhitung mulai tanggal 22 maret 1948, dan diadakan penambahan-penambahan fakultas baru. Sehingga UII mempunyai empat fakultas, yaitu: 1) Fakultas Agama, 2) Fakultas Hukum, 3) Fakultas Ekonomi dan 4) Fakultas Pendidikan. Fakultas Agama UII kemudian ditingkatkan dan dinegerikan menjadi PTAIN (Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri), berdasarkan peraturan pemerintah No. 34 tahun 1950 dengan tujuan memberikan pengajaran tingkat tinggi (Islam) dan menjadi pusat pengembangan serta pendalaman ilmu pengetahuan agama Islam.

STAIN Bukittinggi adalah Perguruan tinggi Islam Negeri yang berada di Bukittinggi-Sumatera Barat. STAIN Bukittinggi didirikan berdasarkan surat keputusan Presiden Nomor 11 tanggal 21 Maret 1997 bertepatan dengan tanggal 12 Dzulqaedah 1417 H. Setelah menjalani proses panjang selama

(9)

delapan tahun, Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Bukittinggi berubah status menjadi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi.

Perubahan status ini tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 81 Tahun 2014 tentang perubahan STAIN Bukittinggi menjadi IAIN Bukittinggi, tertanggal 18 Desember 2014.

Dalam prosesnya menjadi IAIN Bukittinggi, STAIN Bukittinggi telah merencanakannya pada tahun 2006 lalu, yang dimulai dengan pengembangan Program Studi (Prodi) pada tahun 2017. Selama dua periode masa kepemimpinan Dr. H. Ismail, M.Ag, yakni periode 2006-2010 dan periode 2010-2014 dengan membentuk tim pengembangan lembaga yang diketuai oleh Dr. Nunu Burhanuddin, M.Ag.

Dengan perubahan itu, IAIN Bukittinggi merupakan Perguruan Tinggi di lingkungan Kementerian Agama yang berada di bawah dan bertanggungjawab kepada Menteri Agama. IAIN Bukittinggi merupakan satu- satunya perguruan tinggi negeri yang ada di Kota Bukittinggi. Dalam proses peralihan itu juga disebutkan bahwa semua kekayaan, pegawai, hak dan kewajiban STAIN Bukittinggi dialihkan menjadi kekayaan, pegawai, hak dan kewajiban IAIN Bukittinggi, dan semua mahasiswa dari STAIN Bukittinggi dialihkan menjadi mahasiswa IAIN Bukittinggi. Peralihan ini membawa IAIN Bukittinggi menjadi sebuah institut dengan empat fakultas yaitu Fakultas Syari’ah, Fakultas Tarbiyah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam serta Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah dan satu Program Pasca Sarjana.

IAIN Bukittinggi memiliki beberapa fokus kegiatan:

a. Meningkatkan daya saing dan kompetensi lulusan;

Distingsi IAIN Bukittinggi adalah integrasi keilmuan dan keislaman.

Hal ini harus diinternalisasikan ke dalam kompetensi lulusan. Dengan kekuatan ini maka alumni diharapkan bisa bersaing di dunia global.

Selain memiliki keluasan ilmu sesuai kompetensi juga memiliki wawasan dan pengamalan ajaran Islam yang terintegrasi dengan keilmuan atau keahlian yang dimiliki. Integrasi keilmuan keislaman tertanam dalam sikap profesionalitas, integritas, dan loyalitas.

Kebijakan peningkatan kompetensi dan daya saing lulusan adalah:

1) Meningkatkan kualitas manajemen dan pengelolaan lulusan (alumni).

Ada 5 (lima) program yaitu: 1) pengembangan database alumni

(10)

terintegrasi; 2) pelacakan alumni; 3) penguatan lembaga alumni IAIN Bukittinggi; 4) survey kepuasan pengguna terhadap lulusan dan tindak lanjutnya; dan 5) pengembangan sistem layanan terpadu pasca studi.

2) Meningkatkan kompetensi dan profesionalitas lulusan dengan beberapa program yaitu: 1) pengembangan Pusat Karir dan Kewirausahaan; 2) pendampingan persiapan uji kompetensi mahasiswa program profesi; 3) kerjasama dengan stakeholders lulusan

3) Mengembangkan kompetensi kewirausahaan. Hal ini diwujudkan melalui program berikut, yaitu: 1) integrasi pendidikan kewirausahaan dalam kurikulum; 2) bimbingan dan konsultasi kewirausahaan melalui Pusat Pengembangan Karir dan Kewirausahaan; 3) pengembangan laboratorium enterpreneurship bagi mahasiswa; 4) penghargaan rutin kepada alumni yang berprofesi sebagai pengusaha sukses.

4) Meningkatkan semangat religiusitas (ketaqwaan) dan kompetensi personal. Peningkatan ketaqwaan dan kompetesi personal bagi lulusan dilakukan dengan program-program sebagai berikut, yaitu: 1) integrasi nilai-nilai keagamaan ke dalam proses PBM; 2) pelatihan softskill bagi mahasiswa secara individual dan kelompok; 3) praktikum atau magang pada lembaga-lembaga sektor riil;

b. Meningkatkan prestasi mahasiswa dalam berbagai bidang di tingkat nasional dan internasional;

Mahasiswa menjadi ujung tombak dalam pengelolaan perguruan tinggi. Penguatan keahlian dan kapasitas dalam bidang akademik dan non akademik menjadi penting karena akan berimplikasi kepada meningkatnya citra dan reputasi IAIN Bukittinggi. Prestasi akademik dan non-akademik menjadi bagian dari academic culture di IAIN Bukittinggi.

Untuk mencapai hal tersebut, IAIN Bukittinggi melakukan upaya : 1) Peningkatkan kualitas dan kapasitas kegiatan mahasiswa.

Program-program untuk mewujudkan hal tersebut, yakni: 1) pelatihan life skill; 2) pengembangan kegiatan keilmuan mahasiswa; dan 3) diklat-diklat untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa.

2) Menguatkan mutu dan tata kelola lembaga kemahasiswaan

(11)

Dilakukan melalui program-program, yaitu: 1) pengembangan sistem audit mutu internal lembaga kemahasiswaan; 2) pengembangan sistem audit mutu eksternal lembaga kemahasiswaan; 3) Penggalangan kerjasama dengan lembaga mahasiswa tingkat nasional dan international; dan 4) Pelatihan peningkatan mutu kegiatan kemahasiswaan.

3) Meningkatkan partisipasi mahasiswa dalam berbagai bidang kegiatan Diwujudkan melalui program-program berikut: 1) partisipasi dalam kegiatan kompetensi akademik dan non-akademik; 2) partisipasi aktif dalam kegiatan pelestarian lingkungan, pengentasan kemiskinan dan masalah sosial lainya; 3) partisipasi dalam kegiatan yang menghasilkan prestasi luar biasa; 4) partisipasi dalam kegiatan peduli bencana; dan 5) partisipasi dalam kegiatan yang menghasilkan prestasi unggulan.

4) Meningkatkan kesejahteraan mahasiswa

Kegiatan peningkatan kesejahteraan mahasiswa diwujudkan dalam program-program sebagai berikut, yaitu: 1) penyediaan beasiswa untuk mahasiswa berprestasi di bidang akademik, seni-budaya, dan olah raga serta lainnya; 2) bantuan sosial untuk mahasiswa; dan 3) penyediaan layanan kesehatan untuk mahasiswa.

c. Meningkatkan kinerja pendidikan dan pengajaran yang berbasis riset, relevansi dengan pengguna dan dunia industri;

Hasil pendidikan dan pengajaran harus dinikmati oleh masyarakat luas dan terdiseminasi secara luas pula. Sistem pembelajaran diarahkan untuk melayani kebutuhan masyarakat secara luas.

Pendidikan dan pengajaran harus berbasis riset. Pendidikan dan pengajaran di kampus tidak boleh jauh dari budaya, sosial, dan kehidupan masyarakat.

Upaya yang dilakukan IAIN Bukittinggi adalah melalui kegiatan:

1) Meningkatkan Keunggulan Berbasis Integrasi Keilmuan, Keislaman Program-program untuk peningkatan keunggulan berbasis integrasi keilmuan dan keislaman adalah pengembangan keunggulan melalui:

1) pengembangan collaborative research di bidang Integrasi Keislaman dan keilmuan; 2) Kerja sama dengan lembaga sejenis di

(12)

tingkat nasional dan internasional; 3) kolaborasi di bidang pengajaran dan penelitian antar dosen ilmu umum dengan dosen-dosen studi Islam.

2) Peningkatan Kualitas Program Studi

Perlu dilakukan melalui: 1) pendampingan kelembagaan program studi supaya berstandar akreditasi dan internasional; dan 2) pengawasan proses PBM sesuai dengan standar dan dapat dipertanggungjawabkan; 3) evaluasi secara terus menerus proses PBM dan tindak lanjutnya 4) peningkatan kualitas laboratorium program; 5) pengawasan kegiatan praktek dan evaluasi secara terus menerus.

3) Peningkatan Kualitas Pembelajaran

Dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran dilaksanakan dengan program: 1), pengembangan kurikulum yang terencana dan menyesuaikan dengan kebutuhan zaman; 2) optimalisasi pemanfaatan ICT dalam pembelajaran; 3), peningkatan kompetensi mengajar dosen; dan 4) kuliah umum dan tamu terstruktur dari kalangan profesional.

4) Peningkatan Ketersediaan Dosen Berkualifikasi Tinggi dan Kompeten Dilaksanakan program-program: 1), peningkatan manajemen penyediaan dosen; 2), pengangkatan dan rekruitmen dosen berdasarkan Program Studi; 3), peningkatan kualifikasi dan kompetensi dosen berdasarkan kebutuhan Program Studi; 4), pengusulan Guru Besar dan Lektor Kepala berdasarkan kualifikasi akademik dosen, kompetensi profesional, dan kebutuhan Program Studi; 5), pemberian sangsi bagi dosen tidak/kurang produktif; 6) pemberian reward berkala bagi dosen berprestasi; dan (7) membuka jalur dosen tamu profesional.

5) Peningkatan Ketersediaan Prasarana dan Sarana Pendidikan yang Bermutu.

Dalam rangka peningkatan ketersediaan prasarana dan sarana pendidikan yang bermutu, dilaksanakan 5 (lima) program, yaitu: 1), peningkatan manajemen penyediaan prasarana dan sarana pendidikan; 2), peningkatan ketersediaan prasarana dan sarana akademik umum yang bermutu; 3), peningkatan ketersediaan

(13)

prasarana dan sarana akademik khusus yang bermutu; 4), peningkatan ketersediaan prasarana dan sarana penunjang yang bermutu; dan 5) sistem perencanaan penyediaan sarana-sarana penunjang yang bermutu.

6) Peningkatan Mutu Input Mahasiswa .

Salah satu strategi peningkatan mutu input mahasiswa, peningkatan kualitas penerimaan mahasiswa baru, melalui; 1) sistem penerimaan mahasiswa baru yang selalu dievaluasi; 2) penjaringan calon mahasiswa yang memenuhi kriteria dan karakteristik yang ditetapkan;

3) pemberian beasiswa 4) beasiswa prestasi.

d. Meningkatkan kinerja penelitian, publikasi ilmiah, dan tanggung jawab sosial serta pengabdian kepada masyarakat;

Penelitian, pengabdian masyarakat dan publikasi ilmiah merupakan pendukung utama aktivitas Perguruan Tinggi. Oleh karena itu, hal tersebut harus semakin meningkat kualitasnya. Fokus di bidang ini akan menuju pada kualitas dan kinerja publikasi global dengan karakteristik integrasi keilmuan dan keislaman yang dikembangkan oleh IAIN Bukittinggi.

Peningkatan Kinerja Penelitian, Publikasi Ilmiah dan Pengabdian Masyarakat melalui:

1) Meningkatkan budaya riset di kalangan civitas akademik, Program: 1) Penguatan budaya penelitian di kalangan akademisi; 2) Reward bagi peneliti produktif yang mengangkat citra dan reputasi lembaga; 3) penyederhanaan administrasi penelitian dan pengabdian.

2) Meningkatkan partisipasi civitas akademik dalam penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Program yang dilakukan untuk meningkatkan partisipasi civitas akademik dalam penelitian adalah: 1) Peningkatan insentive research untuk dosen dan mahasiswa; 2) Peningkatan kuota penelitian untuk bidang ilmu keagamaan; 3) Penguatan partisipasi dosen dalam penelitian dan pengabdian pada masyarakat; 4) diseminasi informasi hibah penelitian untuk dosen dan mahasiswa.

3) Meningkatkan kompetensi civitas akademika dalam penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Program yang dilakukan adalah: 1)

(14)

mempertegas sistem jam kerja peneliti-dosen; 2) pelatihan metode penelitian bagi dosen dan mahasiswa; 3) pengembangan studi-studi kolaborasi dan lintas disiplin ilmu.

4) Meningkatkan kualitas penelitian mahasiswa. Program yang dilakukan adalah; 1) pengembangan kualitas penelitian mahasiswa S1 dan S2 dan 2) Penguatan kualitas hasil penelitian mahasiswa S2.

3) diseminasikan informasi kompetitif riset bagi mahasiswa 4) pemberian award bagi penelitian terbaik

5) Meningkatkan kuantitas dan kualitas penelitian, publikasi ilmiah dan pengabdian kepada masyarakat. Program yang dilakukan berupa; 1) peningkatan alokasi hibah penelitian untuk masing-masing kluster/tema penelitian; 2) diseminasi informasi mengenai hibah penelitian eksternal; 3) publikasi temuan penelitiannya kepada jurnal internasional terindeks; 4) penguatan kinerja tim pengelola jurnal 5) penguatan publikasi ilmiah;

6) Meningkatkan standarisasi mutu, relevansi dan manfaat penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Program: 1) standar mutu administrasi penelitian; 2) standar mutu administrasi pengabdian pada masyarakat; 3) Peningkatan relevansi dan pemanfaatan hasil penelitian oleh lembaga/industri terkait; 4) expose hasil-hasil penelitian kepada user.

7) Menguatkan kerjasama dan kolaborasi dalam penelitian berbasis pengabdian masyarakat. Program-program yang dilaksanakan: 1) diseminasi informasi pengabdian masyarakat; 2) pengembangan kerjasama pemberdayaan masyarakat dengan instansi/industri terkait; 3) penyediaan buku teks dan referensi terkait kegiatan pengabdian; 4) peningkatan kerjasama dan kolaborasi penelitian dengan perguruan tinggi; 5) peningkatan kerjasama dan kolaborasi pengabdian masyarakat.

e. Meningkatkan kerjasama dan reputasi internasional;

Perwujudan dari visi dan misi IAIN Bukittinggi dilakukan dengan penguatan kerjasama antar perguruan tinggi, terutama yang bereputasi tinggi/ internasional. Upaya menggali potensi kerjasama tingkat

(15)

internasional dan pemantapan reputasi internasional IAIN Bukittinggi ini akan dititikberatkan untuk bidang riset dan publikasi, serta kolaborasi.

Peningkatan Kerjasama dan Reputasi Internasional melalui:

1) Meningkatkan mitra kerjasama di bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi. Perluasan mitra kerjasama baik dalam maupun luar negeri.

2) Tersedianya sistem pengelolaan kerjasama tingkat internasional.

Kegiatan yang dilakukan mengembangkan regulasi dan sistem pengelolaan kerjasama tingkat internasional.

3) Meningkatkan jumlah mahasiswa asing. Program promosi dan penjaringan mahasiswa asing terutama di kawasan Asia Tenggara.

4) Meningkatkan kerjasama dengan perguruan tinggi di tingkat global.

Program: 1) peningkatan kerjasama dengan Perguruan Tinggi terkemuka di luar negeri.2) mengembangkan dialog akademik antar Perguruan Tinggi di level internasioanl.

5) Meningkatkan keterlibatan perguruan tinggi dalam kegiatan internasional.

6) Meningkatkan kontribusi dan partisipasi Perguruan Tinggi. Kegiatan yang diwujudkan adalah peningkatan kualitas mutu Program Studi dalam lingkup nasional dan internasional.

f. Mewujudkan perguruan tinggi yang sehat berlandaskan pada penerapan Good University Governance;

Good University Governance (GUG) diperlukan dalam mengelola Perguruan Tinggi secara profesional, akuntabel, dan transparan. Pondasi ini terus dikuatkan dalam tata kelola IAIN Bukittinggi yang sehat dan baik, untuk menciptakan sistem manajemen sesuai dengan kebutuhan serta memiliki semangat dalam mengikuti perubahan serta tantangan zaman.

Untuk Pengembangan Perguruan Tinggi Dalam Penerapan Good University Governance, IAIN Bukittinggi melakukan:

1) Transformasi kelembagaan Satker menjadi PTKIN BLU, Program,:

1) penyediaan Sistem Tata Kelola yang transparan, akuntabel dan bisa diakses publik; 2) pengusulan transformasi kelembagaan sesuai dengan tuntutan dan kebutuhan kelembagaan.

2) Menyediakan sistem kinerja kepemimpinan, Program: 1) peningkatan kualitas capaian Kontrak Kinerja Rektor; 2) penyediaan sistem IKU

(16)

pejabat di lingkungan IAIN Bukittinggi ; dan 3) peningkatan kualitas kinerja seluruh pimpinan.

3) Meningkatkan budaya mutu berbasis ISO pada seluruh aspek bidang, Program: 1) Peningkatan kualitas standar pelayanan minimal pada kerangka ISO dalam berbagai lini layanan; dan 2) optimalisasi pengawasan penerapan dan kinerja ISO.

4) Menguatkan integritas penyusunan program dapat terwujud dengan program: 1) pengelolaan SOP dan mekanisme penganggaran berbasis program dan kinerja; dan 2) peningkatan kapasitas transparansi dalam perencanaan dan penganggaran.

5) Menguatkan sistem keuangan dan anggaran, Sistem keuangan dan anggaran yang lebih baik dapat terelialisasi dengan program: 1) pengelolaan SOP dan mekanisme pelaksanaan anggaran yang transparan dan terevaluasi; 2) peningkatan sistem pengendalian keuangan; 3) efisiensi dan efektivitas pengelolaan anggaran; 4) mengembangkan sistem keuangan dan anggaran terpadu.

6) Optimalisasi pembiayaan dan pendanaan dalam pengembangan bisnis dan entrepreneurship , Program: 1) pengembangan unit-unit bisnis yang ada dalam pengelolaan lembaga; 2) mengintegrasian Manajemen Unit Bisnis; 3) pengelolaan Unit Bisnis oleh manajemen profesional yang profitable; dan 4) peningkatan kualitas rasio operasional.

7) Meningkatkan kualitas akuntansi dan pelaporan keuangan, Program:

1) pengembangan Sistem Informasi Akuntansi dan Pelaporan; 2) peningkatan kualitas publikasi dan pengungkapan laporan keuangan;

dan 3) pengakuan sistem pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel oleh Lembaga Eksternal.

8) Menguatkan sistem pengawasan dan pengendalian internal, Program yang dilakukan adalah: 1) optimalisasi sistem pengawasan, audit dan pengendalian berbasis resiko dan 2) sosialisasi sistematis kepada civitas akademika mengenai proses pengawasan dan pengendalian internal.

(17)

g. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia untuk membangun aktivitas pengajaran, riset dan publikasi perguruan tinggi;

Transformasi kelembagaan IAIN Bukititnggi menjadi UIN Bukittinggi membutuhkan percepatan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Untuk itu kebutuhan program secara sistematis, integratif, holistik, dan partisipatif, dan menjadi input utama dalam sistem pengajaran, riset, dan publikasi.

Untuk peningkatan kualifikasi dan kinerja Sumber Daya Manusia untuk membangun Riset dan Publikasi Perguruan Tinggi yang berkualitas dilakukan upaya :

1) Meningkatkan efektifitas dan kualitas rekruitmen sumber daya manusia

Bentuk program untuk mencapai sasaran ini yaitu: 1) sistem rekruitmen karyawan dan dosen berdasarkan kebutuhan dan kompetensi; 2) sistem rekruitmen terbuka; dan 3) persyaratan kualifikasi yang tinggi untuk peminat sesuai kebutuhan.

2) Meningkatkan kualitas sumber daya manusia

Program yang dilakukan demi meningkatkan kualitas sumber daya dosen dan karyawan yaitu: 1) peningkatan pendidikan dan pelatihan bagi pegawai secara sistematis dan berkala; 2) peningkatan kualitas sertifikasi profesi dosen; 3) pengembangan kemampuan riset dan publikasi dosen; dan 4) Pengembangan jejaring internasional.

3) Mengembangkan sistem karir pegawai dan dosen

Sejumlah program untuk mengembangkan sistem karir pegawai dan dosen, yaitu: 1) pengembangan sistem promosi, dan rotasi berbasis kinerja dan keahlian; 2) penyusunan peta pengembangan karir karyawan; dan 3) penyusunan peta pengembangan karir dosen dan khususnya berdasarkan kompetensi riset, pengajaran dan pengabdian.

4) Mengembangkan sistem informasi sumber daya manusia.

Program yang dilakukan demi mencapai sasaran tersebut adalah:

1) Pengembangan sistem kepegawaian terpadu; dan

2) Pengembanagn sistem data base pegawai dan dosen yang handal.

(18)

5) Mengembangkan sistem evaluasi dan pengawasan kinerja sumber daya manusia.

Sejumlah program untuk mengwujudkan ini yaitu:

1) Pengembangan sistem evaluasi kinerja pegawai;

2) Pengembangan sistem evaluasi kinerja dosen;

3) Peningkatan akhlakul karimah karyawan dan dosen;

4) Pemberian karyawan award bagi karyawan yang berprestasi;

5) Pemberian dosen award bagi dosen yang berprestasi di bidang riset, publikasi dan pengabdian; dan

6) Peningkatan sistem reward dan punishment dalam kerangka single salary system.

h. Mengembangkan sarana prasarana yang berkualitas dalam mewujudkan layanan prima, efesien dan efektif;

Sebagai penunjang sistem pendidikan tinggi di IAIN Bukittinggi, sarana prasarana dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas pengajaran, riset, publikasi, dan pengabdian. Seluruh infrastruktur kampus diarahkan untuk mendukung suksesnya program, serta mengoptimalisasi aset yang dimiliki IAIN Bukittinggi guna memberikan layanan prima, efesien dan efektif bagi pemangku kepentingan.

Upaya untuk pengembangan sarana dan prasarana berkualitas dan layanan prima dilakukan;

1) Mengembangkan sistem dan pengelolaan sarana dan prasarana terpadu.

Diwujudkan melalui program: 1) peningkatan kualitas manajemen penyediaan sarana dan prasarana pendidikan, pelatihan, magang dan laboratorium; 2) peningkatan kualitas prasarana perkuliahan; 3) pengembangan sistem informasi penanganan keluhan, permintaan perbaikan dan pemeliharaan sarana dan prasarana; dan 4) peningkatan ketersediaan prasarana dan sarana dosen kerjasama.

2) Mengembangkan kualitas prasarana dan sarana penunjang.

Mengembangkan kualitas prasarana dan sarana penunjang dengan program: 1) pengembangan kapasitas Ma’had bagi mahasiswa; 2) pengembangan fasilitas dan layanan umum di kampus ; 3)

(19)

pengadaan sarana public expose hasil-hasil riset sivitas akademik;

dan 4) pengadaan sarana rekreasi Kampus

3) Meningkatkan akuntabilitas, pengamanan dan status hukum aset tetap

Disajikan dalam program: 1) pemutakhiran kondisi Aset Tetap; 2) pengembangan sistem e-Catalog IAIN Bukittinggi dalam pengadaan barang dan jasa; 3) penanganan aset yang dikuasai pihak ketiga; dan 4) sertifikasi Aset Tetap IAIN Bukittinggi.

i. Menguatkan dan melestarikan nilai-nilai kearifan lokal dalam pencapaian visi dan misi

Unsur lokalitas dalam bentuk kearifan lokal (local wisdom) miliki peran penting bagi kesuksesan lembaga. Lembaga pendidikan tinggi harus memilki kedekatan dengan unsur lokalitas agar segala kegiatan dan visi serta misi yang akan dicapai dengan baik. Lebih utama lagi, peran dan fungsi serta manfaat kelembagaan pendidikan tinggi harus dirasakan oleh lingkungan lokalitas di mana perguruan tinggi berada.

Untuk melakukan penguatkan dan melestarikan nilai-nilai kearifan lokal dilakukan konstruksi kegiatan Tridharma Perguruan Tinggi Terintegrasi dengan Kearifan Lokal .Diwujudkan dengan program: 1) penyusunan master plan pengembangan tridharma PT dengan integrasi nilai-nilai kearifan lokal; 2) implementasi ke dalam kegiatan pendidikan dan penelitian serta pengabdian masyarakat.

Tata nilai yang dikembangkan oleh IAIN Bukittinggi sebagaimana dinyatakan dalam motto IAIN Bukittinggi adalah Religius, Berbudaya dan Profesional. Berbudaya artinya sikap dan perilaku yang senantiasa berdasarkan sistem nilai, norma dan kaidah ilmu pengetahuan yang menjunjung tinggi nilai agama dan persatuan bangsa. Religius artinya suatu keadaan diri seseorang dimana setiap orang yang melakukan aktivitasnya selalu berkaitan dengan agamanya. Profesional adalah seseorang yang memiliki pekerjaan atau profesi, kemudian ia hidup dengan mengandalkan keahlian tinggi yang dimilikinya. Profesional juga bisa diartikan dengan seseorang yang dalam kehidupannya mempraktikkan keahlian khusus dan menjalankannya tidak untuk sekedar hobi atau bersenang-senang semata. Makna dari motto di atas, IAIN

(20)

Bukittinggi sebagai lembaga pendidikan tinggi mendidik mahasiswa sebagai orang-orang yang memiliki perilaku sesuai dengan tata nilai dan menjadikan agama sebagai bagian tak terpisahkan dalam kesehariannya serta berbuat sesuai keilmuan dan keahlian yang dimiliki.

1. Organisasi dan Tata Kerja

a. IAIN Bukittinggi melaksanakan tata kelola perguruan tinggi dengan prinsip Good University Governance (GUG):

1) Transparansi, Rektor IAIN Bukittinggi secara terbuka menjelaskan secara langsung ketercapaian program pada Rakerpim IAIN Bukittinggi tahun 2015 sd 2018 (1) Rakerpim V di Hotel Aryadutta Pekanbaru tanggal 16 sd 19 Mei 2019 (2) Rakerpim IV di Hotel Rocky Padang tangal 18 sd 21 Januari 2018 (3) Rakerpim III di Hotel Nuansa Maninjau tanggal 2 sd 5 Februari 2017

Selain itu bukti transparansi yang dilaksanakan di IAIN Bukittinggi adalah transparansi dalam pemilihan pimpinan perguruan tinggi Pengumumam penjaringan bakal calon rektor IAIN Bukittinggi dilaksanakan pada November sd Desember 2018 sesuai SK Rektor Nomor 267/In.26/HK.00.5/11/2018 tanggal 1 November 2018 tentang Pengangkatan Panitia Penjaringan Bakal Calon Rektor IAIN Bukittinggi periode 2019 – 2023.

2) Akuntabilitas. Rektor sebagai bagian pertangungjawaban publik menetapkan Panitia Borang Pembukaan Program Studi S2 Aqidah dan Filsafat Islam (AFI) pada Pascasarjana IAIN Bukittinggi tahun 2018 Nomor 69.10/In.26/HK.00.5/03/2018 tanggal 1 Maret 2018. Kemudian pelaksanaan visitasi oleh BAN PT tanggal 26 November 2018. Dari visitasi tersebut keluar Keputusan BAN PT Nomor 4/SK/BAN-PT/MIN- Akred/II/2019 tanggal 12 Februari 2019 tentang Pemenuhan Persyaratan Minimum Akreditasi Program Studi pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam. Dari 26 Prodi di IAIN Bukittinggi semuanya sudah terakreditasi BAN PT.

3) Independensi. Rektor IAIN Bukittingi tidak dapat diintervensi oleh pihak lain. Hal ini dapat dilihat dari penegakan hukuman disiplin Dosen Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Hayati Syafri, SS,

(21)

M.Pd. Rektor mengeluarkan Surat Rektor Nomor B- 218/In.26/KP.04.1/08/2018 tanggal 8 Februari 2018 tentang Penyampaian Hukuman, meskipun Rektor banyak didatangi bahkan didemo oleh organisasi masyarakat yang menuntut agar surat tersebut dicabut. Rektor juga mengeluarkan surat pembebasan sementara dosen PNS an. Hayati Syafri, SS, M.Pd melalui surat nomor B- 1719/In.26/KP.04.1/08/2018 tanggal 21 Agustus 2018. Penegakan disipilin terhadap kehadiran Dosen dan pelaksanaan kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Dosen Fakultas Syariah an. Rahmawaty, M.Ag, yang bersangkutan tidak tercantum dalam SK Rektor Nomor 9.1/In.26/Hk.00.5/01/2018 tanggal 3 Januari 2018. tentang penerima sertifikasi dosen karena tidak mengumpulkan BKD.

4) Fairness, Semua ASN di IAIN Bukittinggi memiliki kesempatan yang sama untuk dapat menduduki jabatan sesuai ketentuan. Sebelumnya dilakukan kegiatan Asesmen yang terakhir dilaksanakan di IAIN Bukittinggi tanggal 8 sd 9 April 2016. Kegiatan Asesmen ini diikuti oleh 41 orang yang terdiri dari pejabat eselon III, pejabat eselon IV dan JFU minimal golongan III/b (Penata Muda Tk I) di lingkungan IAIN Bukittinggi. Setiap Pegawai yang ada di IAIN Bukittinggi baik Dosen dan Tenaga Kependidikan PNS dan Dosen dan Tenaga Kependidikan Non PNS harus membuat Perjanjian kinerja, sesuai Surat Rektor nomor B-390/In.26/KP.04.1/02/2018 Untuk memeriksa BKD Dosen dibentuk Tim asesor melalui Surat Keputusan Rektor pada semester ganjil 2017/2018 SK Rektor Nomor 001/In.26/HK.00.5/01/2018, sedangkan pada semester genap 2017/2018 SK Rektor Nomor 181/In.26/KP.00.3/06/2018.

Dosen dan tenaga kependidikan baik PNS maupun non PNS diberikan kesempatan yang sama untuk mengembangkan diri. Pada tahun 2018 beberapa kesempatan yang diberikan antara lain, untuk Dosen, seperti Rindang Kembar Sari, M.Pd mengikuti Seminar Nasional dan Rapat Tahunan (SEMIRATA) BKS-PTN Wilayah Barat Bidang MIPA 2018 tanggal 4 sd 7 Mei 2018 di Medan International Centre Sumatera Utara (Surat Tugas Nomor B- 1021/In.26/KP.01.2/05/2018), Widya Syafitri, M.Pd dan Muhammad Rezi, MA mengikuti kegiatan Presentasi Proposal

(22)

Pendampingan/Pembinaan Akreditasi Jurnal Berbasis Riset Tahun 2018 di Hotel Aston Bogor dan Resort tanggal 18 sd 19 Juli 2018 (Surat Tugas Nomor 1460/In.26/KP.01.2/07/2018), Dr. Arsal, M.Ag dan Elfiani, SH, M.Hum mengikuti penelitian, pengumpulan data penelitian di PTA Padang dan Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Padang tanggal 6 September 2018 (Surat Tugas Nomor B-1831/In.26/KP.01.2/09/2018), Dr Silfia Hanani, M.Si dan Hilma Pami Putri, M.Pd mengikuti Seminar Nasional Advokasi Perlindungan Anak melalui Sosialisasi Peraturan Perundanga- undangan bagi organisasi perempuan di Sumar tanggal 25 September 2018 di UIN Padang (Surat Tugas nomor B- 2066.1/In.26/KP.01.2/09/2018

Untuk Tendik, Drs. Zoher Ahmad, MH dan Ratnawillis, S.Ag, MM, mengikuti Diklat Kepemimpinan Tingkat III di Balai Diklat dan Pelatihan Kementerian Agama Ciputat tanggal 20 April sd 18 Juli 2018 (Surat Tugas Nomor B.927/In.26/KP.01.2/04/2018), Haris Sandra, S.Kom, Syamsurizal, SH, Elmin Pasaribu, S.Ag dan Elvy Sukhairy, M.Ag mengikuti Diklat Kepemimpinan Tingkat IV tanggal (surat tugas nomor 877/In.26/Kp.01.2/04/2018) tanggal 13 April 2018, Risdianto, SH mengikuti Workshop Pengelolaan Barang Milik Negara di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri Tahun Anggaran 2018 di Malang Jawa Timur tangal 5 sd 7 September 2018 (Surat tugas nomor B- 1814/In.26/KP.01.2/09/2018). Novi Zulfikar, S.Sos, M.AP, mengikuti Bimbingan Teknis Tata Naskah di Hotel Amaris Padang tanggal 23 sd 25 September 2018 (Surat tugas nomor B- 2059/In.26/KP.01.2/09/2018)

Dalam penjaminan Mutu IAIN Bukittinggi, telah melakukan penetapan SPMI melalui Sk Rektor Nomor B- 202/In.26/KP.00.3/02/2018 tanggal 7 Februari 2018. Sebagai wujud pelaksanaan jaminan mutu dilakukan Pemetaan Implementasi SPMI di

Fakultas Ekonomi Bisnis Islam

(http://lpm.iainbukittinggi.ac.id/?ac_gallery=pemetaan implementasi- spmi-di-lingkungan-fakultas-ekonomi-dan-bisnis-islam-ka-prodi-

pariwisata-syariah.

(23)

Dalam hal kerjasama, IAIN Bukittinggi memiliki Kerjasama internasional sebanyak 36 Instansi, dari 11 negara dan 7 negara dari Timur Tengah yaitu Iran, Uni Emirat Arab, Qatar, Sudan, Kuwait, Mesir dan Saudi Arabiah. Sementara Kerjasama dalam Negeri sebanyak 259 instansi. Dalam pelaksanaan kerjasama ini didasarkan pada SK Rektor IAIN Bukittinggi Nomor 04.3/In.26/HK.00.5/01/2016 tanggal 4 Januari 2016 tentang Pedoman Kerjasama dan SK Rektor nomor 04.4/In.26/HK.00.5/01/2016 tanggal 4 Januari 2016 tentang Pedoman Pengawasan Kerjasama.

b. IAIN Bukittinggi memiliki kebijakan tentang :

1) Sistem tata pamong Peraturan Rektor Nomor In.31/KP.07.6/221/2015 tentang sistem tata pamong dan tata kelola.

2) Struktur organisasi dan tata kerja tugas dan fungsi institusi Peraturan Rektor Nomor In.31/KP.07.6/221/2015

Sesuai Peraturan Presiden Nomor 181 Tahun 2014 tanggal 18 Desember 2014, IAIN Bukittinggi beralih status dari Sekolah Tinggi Agama Islam menjadi Institut Agama Islam Negeri

3) Sistem pengelolaan fungsional dan operasional IAIN Bukittinggi yang mencakup 5 aspek (1) perencanaan (planning ), 2) pengorganisasian (organizing ), 3) penempatan personil (staffing ), 4) pengarahan (leading) 5) pengawasan (controlling ). yang dilaksanakan secara konsisten, efektif, dan efisien.

4) Sistem jaminan mutu ditetapkan SPMI yang dibuktikan dengan keberadaan 5 aspek (1) organ/fungsi SPMI SK Rektor Nomor 29.3/In.26/KP.00.3/01/2018 tanggal 30 Januari 2018 tentang Koordinator mutu ditiap fakultas yang ada di IAIN Bukittinggi, 2) dokumen SPMI (SK Rektor Nomor 202/In.26/KP.00.3/02/2018 tanggal 7 Februari 2018) , 3) auditor internal, 4) hasil audit (sedang proses di LPM), dan 5) bukti tindak lanjut( Sedang Proses). IAIN Bukittingggi juga memiliki Surat Keputusan Rektor No. B- 202.1/In.26/HK.00.5/07/2018 tentang Kode Etik Dosen, (3) Surat Keputusan Rektor No. B-202.2/In.26/HK.00.5/07/2018 tentang Kode Etik Mahasiswa, (4) Surat Keputusan Rektor No. B- 202.3/In.26/HK.00.5/07/2018 tentang Kode Etik Tenaga Kependidikan,

(24)

5) Dalam hal kerjasama terkaitan dengan pengembangan jejaring dan kemitraan (dalam dan luar negeri) (SK Pedoman Kerjasama (SK Rektor Nomor 04.3/In.26/HK.00.5/01/2016 tanggal 4 Januari 2016), SK

Pengawasan Kerjasama (SK Rektor Nomor

04.4/In.26/HK.00.5/01/2016 tanggal 4 Januari 2016)

c. IAIN Bukittinggi memiliki berbagai kebijakan terkait mitigasi resiko dalam tata kelola dan tata Pamong.

1) Mitigasi atau tindakan pencegahan dan antisipasi tidak terjadi pelanggaran pada aturan ASN maka dikeluarkan, seperti (a) Surat Rektor Nomor B-513/In.26/KP.04.1/03/2018 tanggal 6 Maret 2018 tentang Pemberitahuan Peraturan terkait Cuti Pegawai, (b) Surat Rektor Nomor B-946/In.26/KP.04.1/04/2018 tanggal 23 April 2018 tentang Pemberitahuan tentang Perjalanan Dinas Luar Negeri, (c) Surat Rektor Nomor B-368/In.26/KP.04.1/02/2019 tanggal 25 Februari 2019 tentang Pemberitahuan tentang Administrasi Surat terkait Kehadiran (d) Surat Rektor Nomor B-1579/In.26/KP.04.1/07/07/2019 tangal 9 Juli 2019 tentang Pemberitahuan Prosedur Perjalanan Dinas Luar Negeri.

2) Mitigasi lamanya kenaikan pangkat maka dikeluarkan Surat Rektor Nomor B-1232.1/In.26/KP.04.1/05/2018 tanggal 31 Mei 2018 tentang Pemberitahuan Jadwal Kenaikan Pangkat Reguler. Untuk Mitigasi terjadinya Plagiat di kalangan Dosen, dikeluarkan Peraturan Rektor IAIN Bukittinggi Nomor 225.1/In.26/HK.00.8/09/2018 tentang Bebas Plagiarsm pada Karya ilmiah Dosen dan Mahasiswa Insititut Agama Islam Negeri Bukittinggi tanggal 4 September 2018. Mitigasi lambatnya penyerapan anggaran dikeluarkan Surat Rektor Nomor B- 2472/In.26/KU.03.2/10/2019 tanggal 3 Oktober 2019 tentang Permohonan Konfirmasi Pelaksanaan Kegiatan Tahun 2019 dan Surat Rektor Nomor B-939/In.26/KU.03.2/4/2018 tanggal 20 April 2019 tentang pelaksanaan kegiatan sesuai RKAKL Tahun 2018 serta Surat Rektor Nomor In.31/KU.00.1/5325/2015 tanggal 27 Oktober 2015 tentang Batas Waktu Pencairan Anggaran IAIN Bukittinggi Tahun 2015.

(25)

3) Mitigasi pada resiko kinerja, dikeluarkan Surat Rektor Nomor B- 129/In.26/KP.04.1/01/2018 tanggal 24 Januari 2018 tentang SKP 2017 dan Perjanjian Kinerja Tahun 2018 yang ditujukan untuk seluruh ASN IAIN Bukittinggi, Surat Rektor Nomor B-390/In.26/KP.01.2/02/2018 tanggal 22 Februari 2018 tentang SKP 2017 dan Perjanjian Kinerja yang ditujukan kepada seluruh Dekan dan Direktur Pascasarjana IAIN Bukittinggi

4) Mitigasi bagi dosen Izin dan Tugas belajar dikeluarkan Surat Rektor Nomor B-945/In.26/KP.04.1/04/2018 tanggal 23 April 2018 tentang Pemberitahuan untuk melapor bagi yang sudah selesai izin dan tugas belajar, Surat Rektor Nomor B-1177/In.26/KP.04.1/04/2018 tanggal 24 Mei 2018 tentang Pemberitahuan ke dua untuk melapor bagi yang sudah selesai izin dan tugas belajar, Surat Rektor Nomor B- 947/In.26/KP.04.1/04/2018 tanggal 23 April 2018 tentang pemberitahuan bagi yang sedang kuliah program Doktor dan Surat Rektor Nomor B-2241/In.26/KP.04.1/09/2019 tanggal 9 September 2019 tentang Prosedur Izin dan Tugas Belajar bagi Dosen dan Tenaga Pendidik IAIN Bukittinggi

5) Mitigasi terjadinya ketidakkedisiplinan, dikeluarkan Surat Rektor Nomor B-196/In.26/KP.04.1/02/2018 tanggal 5 Februari 2018 tentang Disiplin Kehadiran PNS pada Jam Kerja,. Surat Rektor Nomor B- 925/In.26/KP.04.1/04/2018 tanggal 20 April 2018 tentang Penegakan Disipilin ASN dan Non ASN, Surat Rektor Nomor B- 1146/In.26/KP.04.1/05/2018 tanggal 21 Mei 2018 tentang Penyampaian Laporan Penegakan Disiplin Kehadiran ASN dan Non ASN, Surat Rektor Nomor B-1458.1/In.26/OT.01.3/07/2018 tanggal 16 Juli 2018 tentang Pemberitahuan Disiplin Kehadiran, Surat Rektor Nomor B-1248.1/In.26/KP.02.2/06/2018 tanggal 21 Juni 2018 tentang Laporan Kehadiran Pegawai setelah cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1439 H Surat Rektor Nomor B-294/In.26/KP.04.1/02/2019 tanggal 12 Februari 2019 tentang Kehadiran Dosen dan Pegawai IAIN Bukittinggi 6) IAIN Bukittinggi memiliki Peraturan Rektor Nomor

In.31/KP.07.6/221/2015 tentang Tugas Pokok dan Fungsi Jabatan Struktural dan non Struktural di Lingkungan IAIN Bukittinggi dan Surat

(26)

Keputusan Rektor Nomor /In.26/HK.00.5/10/2019 tanggal Oktober 2019 tentang Analisis Jabatan dan ABK IAIN Bukittinggi

d. IAIN Bukittinggi telah melaksanakan praktek Good University Governance:

1) Bukti pelaksanaan kredibel seperti IAIN Bukittinggi dalam tiga tahun berturut turut IAIN Bukittinggi menjadi perguruan tinggi terfavorit setingkat institut di luar Jawa. (http://old.iainbukittinggi.ac.id /index.php/

component/k2/item/534-iain-bukittinggi-terfavorit-2-span-ptkin-se- indonesia). Di Webometrics, IAIN Bukittinggi mendapatkan pengakuan di Indonesia. (http://old.Iainbukittinggi.ac.id/index.php /component/

k2/item/629-iain-bukittinggiperguruan-tinggi-terbaik-ke-tiga-versi- webometric-per-2018).

2) IAIN Bukittinggi dikunjungi oleh badan ahli DPR RI untuk meminta masukan draft UU Pendidikan Islam pada bulan Mei 2017, kemudian IAIN Bukittinggi dikunjungi oleh LPM IAIN Curup pada tanggal 12 November 2019 untuk belajar mengenai pengelolaan Manajemen Mutu di IAIN Bukittinggi. Reputasi IAIN Bukittinggi dalam pengelolaan dana yang diberikan oleh pemerintah dibuktikan IAIN Bukittinggi mendapatkan dana pembangunan yang bersumber dari dana SBSN (Surat Berharga Syariah Negara) pada tahun 2016, 2018 dan 2019.

Selain itu pada tahun 2018 untuk pengelolaan dana SBSN ini, IAIN Bukittinggi mendapatkan penghargaan dari Kementerian Keuangan RI sebagai satuan kerja terbaik proyek SBSN 2018 (http://kampus.iainbukittinggi.ac.id/index.php /component/k2/item/643- iain-bukittinggi-sabet-penghargaan-sbsn-capaian-kinerja-terbaik-dari- kementerian-keuangan-ri/https://kastara.id/21/12/2018/kemenag-raih- penghargaan-pemrakarsa-proyek-sbsn-kinerja-terbaik/)

3) Bukti pelaksanaan prinsip transparansi di IAIN Bukittinggi adalah keterbukaan dalam penyampaian peraturan dan kebijakan seleksi jabatan serta lainnya. Sejak tahun 2016 sampai tahun 2018. Pada bulan November sd Desember 2018 diselenggarakan proses penjaringan bakal calon wakil rektor periode 2019-2018.

Penyelenggaraan kegiatan ini adalah berdasarkan Sk Rektor Nomor 267/In.26/HK.00.5/11/2018 tanggal 1 November 2018 tentang

(27)

Pengangkatan Panitia Penjaringan Bakal Calon Rektor IAIN Bukittinggi periode 2019 – 2023,Pergantian Wakil Dekan III dan Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) Tahun 2017 20 September 2017. Pada tahun 2016 dilaksanakan Rekruitmen Dosen Tetap Non PNS tahap I. Kegiatan ini dilaksanakn mulai dari tahap Pengumuman sampai hasil akhir peserta yang lulus tes adalah tanggal 13 Mei 2016 sampai dengan tanggal 26 Juli tahun 2016. Dari kegiatan tersebut telah diangkat 20 orang Dosen Tetap Non PNS pada IAIN Bukittinggi. Pada tanggal bulan tahun 2017 dilaksanakan Rekruitmen Dosen Tetap Non PNS tahap II dari tanggal 5 Januari 2017 sampai dengan tanggal 27 Februari 2017.Pada Tahun 2017 dilaksanakan Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun 2017, pelaksanaan Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil mulai dari tahap pengumuman seleksi sampai pemberkasan dari awal September sampai dengan akhir Desember 2017.Pada Tahun 2018 dilaksanakan Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun 2018. Pelaksanaan Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun 2018 dimulai sejal awal tahun 2018 sampai pada proses penetapan NIP pada awal tahun 2019. Kegiatan ini diawali dengan permintan usulan pegawai dari Biro Kepegawaian Kementerian Agama.

4) Transparansi juga diterapkan dalam hal Keuangan, diawal tahun anggaran diberikan RKAKL kepada Fakultas dan Pasca untuk dipedomani dalam membuat kegiatan, hal ini dilaksanakan dalam Raker PIM 2017, 2018 dan 2019.

5) Bukti terkait akuntabilitas di IAIN Bukittinggi sebagai berikut:

Pimpinan IAIN Bukittinggi memberikan Expose kinerja keuangan setiap tahun:

a) Laporan Keuangan Tahun 2016, menunjukan pencapaian realisasi anggaran belanja Negara sebesar 90,54 % yang berarti lebih dari sembilan puluh persen kegiatan yang direncanakan telah berhasil dilaksanakan pada tahun 2016.

b) Laporan Keuangan Tahun 2017, menunjukan realisasi anggaran belanja Negara sebesar 88,68 %, hal ini berarti dari seluruh kegiatan yang direncanakan pada tahun 2017, terealisasi sebanyak delapan puluh persen lebih.

(28)

c) Laporan Keuangan Tahun 2018, menunjukan realisasi anggaran belanja Negara sebesar 92,55%, hal ini berarti hampir seluruh kegiatan yang direncanakan pada tahun 2018 berhasil direalisasikan.

d) Laporan Kegiatan Seleksi CPNS 2017, pada tahun 2017 IAIN Bukittinggi mendapatkan formasi dosen CPNS sebanyak 15 formasi, melalui tiga tahapan seleksi yaitu Seleksi Adminitrasi, Seleksi Kompetensi Dasar dan Seleksi Kompetensi Bidang dari 186 pelamar, yang berhasil melalui ketiga tahapan tersebut adalah sebanyak 13 orang CPNS dan satu formasi kosong tidak terisi.

e) Laporan Kegiatan Seleksi CPNS 2018, pada tahun 2018, IAIN Bukittinggi mendapatkan 18 Formasi CPNS dengan rincian 10 Formasi Umum dan 8 formasi cum laude termasuk didalamnya 3 formasi untuk tenaga kependidikan. Setelah melalui tiga tahapan seleksi yaitu Seleksi administrasi, Seleksi Kompetensi Dasar dan Seleksi Kompetensi Bidang dari 460 pelamar yang ikut seleksi, yang lolos menjadi CPNS pada IAIN Bukittinggi sebanyak 13 orang dengan rincian 10 orang Calon Dosen dan 3 orang tenaga kependidikan.

f) Laporan Upacara Hari Lahir Pancasila tahun 2017, pelaksanaan Upacara Hari Lahir Pancasila pada tahun 2017 di laporkan ke Kementerian Agama dengan surat pengantar Rektor Nomor B- 1056/In.26/HM.03/06/2017 tanggal 9 Juni 2017 perihal Penyampaian Laporan Pelaksanaan Kegiatan Pekan Peringatan Hari Lahir Pancasila pada IAIN Bukittinggi Tahun 2017.

g) IAIN Bukittinggi melakukan akreditasi seluruh prodi di tahun 2018 sebanyak 17 prodi dengan raihan 11 prodi sudah keluar status dan peringkatnya, 6 menunggu proses akreditasi dalam rangka reakreditasi akreditasi sekaitan dengan habisnya masa kadaluarsa, hal ini merupakan bukti tanggung jawab publik IAIN Bukittinggi.

6) Bukti penerapan prinsip adil, seperti memberikan kesempatan yang sama bagi Dosen dan pegawai baik PNS maupun non PNS untuk studi lanjut. yaitu:

(29)

a) Surat Rektor Nomor B-1759/In.26/KP.01.2/08/2018 tanggal 28 Agustus 2018 tentang pengantar bahan usulan tugas belajar an Arjoni, M.Pd Dosen IAIN Bukittinggi untuk kuliah program S3.Surat Izin Belajar Rektor untuk tenaga kependidikan non PNS an Uvgri Setiawan Nomor B-2120/In.26/KP.01.1/10/2018 tanggal 2 Oktober 2018 untuk kuliah program S1, Surat Rektor Nomor B- 390/In.26/KP.01.2/03/2017 tanggal 2 Maret 2017 tentang pengantar bahan usulan izin belajar tenaga kependidikan PNS an Novi Zulfikar, S.Sos untuk kuliah program S2.

b) IAIN Bukittinggi mengusulkan dan memberikan reward bagi yang berprestasi dalam betuk penghargaan. Adapun yang menerima penghargaan:Tahun 2018 berdasar Kepres Nomor 122/TK/Tahun 2018, Tanggal 06 November 2018, 11 orang ASN IAIN Bukittinggi terima Satyalancana Karya Satya .Tahun 2017 berdasar Nomor 117/TK/Tahun 2017Tanggal 24 November 2017, 24 orang ASN IAIN Bukittinggi terima Satyalancana Karya Satya. Tahun 2016 berdasar Nomor 93/TK/Tahun 2016 Tanggal 22 November 2016, 43 orang ASN IAIN Bukittinggi terima Satyalancana Karya Satya c) Setiap yang melanggar dikenaikan sanksi dalam penegakkan kode

etik diatas, IAIN Bukittinggi membentuk Dewan Kehoratan Dosen untuk menegakan kode etik dosen. Dewan Kehormatan ini dibentuk berdasarkan SK Rektor No. 10.5/In.26/HK.00.5/01/2018 tertanggal 10 Januari 2018. Dewan bekerja sejak adanya laporan dungga pelangaran kode etik oleh Dosen An. Dr.Hayati

Syafri,M.Pd berdasarkan Surat No. B-

045/In.26.1/PP.00.9/01/2018. Proses di tingkat Fakultas dan Prodi sudah dilewati seperti teguran pada tanggal 6 Desember 2017 dengan Surat No. B-3184/In.26.1/PP.00.9/12/2017.

Tidakadanya perubahan, kemudia Dewan Kehormatan memproses dengan melakukan pemanggilan pada tanggl 11 Januari 2018 dengan Nomor Surat B-53/In.26/KP.04.1/01/2018 dengan dilengkapi berita acara. Hasil Dewan Kehormatan dilanjutkan ke Rektor dan sampai pada keputusan Dr. Hayati Syafri, M.Pd dibebastugaskan sebagai dosen namun status PNS

(30)

tetap. Sampai sekarang proses masalah tersebut berarda diKementeria Agama dan Komisi ASN di Jakarta.

Selain itu, penegakan kedisiplinan dalam melaksanakn Proses PBM juga dilakukan terhadap Dosen an. Liza Efriyanti, M.Kom.

Penegakan dimulai di Prodi Teknik Informatika dan Komputer FTIK IAIN Bukittinggi karena Ybs merupakan dosen tetap di Prodi tersebut. Ketua Prodi PTIK melakukan permintaan laporan pelaksanaan tugas mengajar yang bersangkutan tanggal 15 November 2018 Surat No. R-316/In.26.1.25/KP.04/11/2018.

Setelah dilakukan klarifikasi dan penjelasan yang bersangkut dan kemudian diiringi perubahan dari dosen bersangkutan pelaksanaan tugas PBM berlangsung dengan ketentuan. Hal yang sama juga dilakukan penegakkan aturan terhadap dosen atas nama Rahmawaty, M.Ag.

e. Kepemimpinan

1) Kepemimpinan Operasional.

Rektor IAIN Bukitinggi berpedoman kepada Peraturan Menteri Agama No. 68 tahun 2015 dan Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam tentang Juknis pemilihan Rektor dan Ketua pada perguruan tinggi keagamaan. Wakil Rektor dan pelaksana akademik (Dekan, Wakil Dekan, Direktur Pasca Sarjana, Ketua & Sekretaris Program Studi, Ketua & Sekretaris Lembaga, Kepala Pusat dan kepala UPT dipilih melalui proses yang berpedoman kepada Statuta IAIN Bukittinggi sesuai dengan Peraturan Menteri Agama No. 35 tahun 2017. . Pengangkatan Wakil Rektor dan Pelaksana Akademik diawali dengan pembentukan Panitia Penjaringan Wakil Rektor dan Pelaksana Akademik IAIN Bukittinggi Tahun 2019-2023 melalui Surat Keputusan Rektor Nomor 171/In.26/HK.00.5/05/2019 tanggal 6 Mei 2019.

2) Kepemimpinan Organisasional.

Rektor mengadakan Rapat pimpinan tanggal 4 Januari 2019 tentang pelaksanaan tugas tahun 2018, rapat dihadiri oleh Rektor, Wakil Rektor dan Kepala Biro (Daftar hadir rapat pimpinan 4 Januari

(31)

2018).Rapat Bidang II mengenai pelaksanaan tugas dan mutasi JFU yang dihadiri oleh Wakil Rektor II, Kepala Biro, Kabag Umum, Kasubbag THR dan Kasubbag OKPP (Daftar Hadir rapat 31 Oktober 2018).Rapat tentang pelaksanaan tugas, kedisiplinan dan tata tertib administrasi tanggal 16 April 2018 yang dihadiri oleh Rektor, Wakil Rektor Kepala Biro, Kabag dan Kasubbag Rektorat

3) Kepemimpinan Publik

Beberapa dosen IAIN Bukittinggi terlibat aktif dalam organisasi sosial kemasyarakatkan, seperti Dr. Asyari, S.Ag, M.Si Wakil Rektor I IAIN Bukittinggi sebagai pengawas keuangan syariah. Ketua masyarakat Ekonomi Syariah Kota Bukittinggi. Ketua IAEI Komisariat IAIN Bukittinggi dan ketua Masyarakat Ekonomi Syariah Kota Bukittinggi. Drs. H. Syahrul Wirda, MM Kepala Biro AUAK sebagai ketua Majelis Ulama Indonesia ka Kabupaten Solok. Dr. H.

Ismail, M.Ag Direktur Pascasarjana sebagai ketua Muhammadiyah Kota Bukittinggi. Dr. H. Darul Ilmi, M.Pd Wakil Dekan III FUAD sebagai ketua Majelis Ulama Indonesia Kota Solok, Dr. Supratman, S.Kom, M.Pd, M.Kom Sekretaris LP2M sebagai Wakil Ketua Umum Asosiasi Perguruan Tinggi Komputer (APTIKOM) Propinsi Sumatera Barat. Dr.

Iiz Izmudin, M.Ag Anggota Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia.Dr.

Hesi Eka Puteri Ketua Sekretariat Masyarakat Ekonomi Syariah Wilayah Bukittinggi.Dr. Veni Roza, SS, M.Pd Ketua Divisi Pusat Pengabdian Masyarakat English Lecturer Association (Persatuan Dosen Bahasa Inggeris PTKI Kementerian Agama).Era Sonita, SE, M.Si Tim Ahli Lembaga Pelayanan Publik Kota Solok.Dr. Wedra Aprison, M.Ag Ketua MUI Kabupaten Agam Bidang Pendidikan dan Pengkaderan.Dr. Iswantir, M.Ag Ketua Komisi Dakwah Islam dan Hubungan antar Umat Beragama MUI Kabupaten Agam.Drs.

Khairudin, M.Pd Ketua Bidang Pengkajian dan Penguatan Ideologi Pimpinan Muhammadiyah Wilayah Sumatera Barat. Dr. Zul Efendi, M.Ag Dewan Pakar Himpunan Ilmuan dan Sarjana Syariah Indonesia (HISSI) Kota Bukittinggi dan Ketua Badan Hisab Rukyat Kota Bukittinggi.Dr. Busyro,M.Ag., Ketua Komisi Fatwa MUI Kota Bukittinggi. Ketua LPTQ Kota Bukittinggi.

(32)

Selain informasi tentang kepemimpinan di atas, IAIN Bukittinggi memiliki kebijakan pengelolaan yang mencakup 11 Aspek. Pedoman pengelolaan yang rinci dan memiliki kesesuaian antar 11 aspek 1) pendidikan (SK Rektor Nomor 202/In.26/KP.00.3/02/2018 tanggal 7 Februari 2018 tentang Acuan Kurikulum, SK Rektor Nomor 409/In.26/HK.00.5/11/2017 tanggal 6 November 2017 tentang sebaran mata kuliah KKNI, SK Rektor Nomor 268.1/In.26/HK.00.5/11/2018 tanggal 02 Juli 2018 tentang Penilaian Kinerja Dosen, SK Rektor Nomor 224/In.26/HK.00.8/05/2019 tanggal 23 Mei 2019 tentang pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, 2) pengembangan suasana akademik dan otonomi keilmuan (SK Nomor 202.3/In.26/PP.00.9/05/2019 tanggal 24 Mei 2019 tentang Seminar, Kuliah Umum dan Kuliah Tamu dengan Kalangan Profesional, SK Rektor Nomor 285.1/In.26/HK.00.5/07/2017 tanggal 4 Juli 2017 tentang Pedoman Suasana Akademik) 3) kemahasiswaan (SK Rektor Nomor 182.1/In.26/HK.00.8/06/2016 tanggal 12 Juni 2016 tentang Pedoman Ma’had Al Jami’ah (asrama bagi mahasiswa), SK Rektor Nomor 04.4/In.26/HK.00.5/01/2016 tanggal 4 Januari 2016 tentang Pedoman Praktek Ibadah dan Qiraat bagi Mahasiswa, SK Rektor Nomor 204.1/In.26/HK.00.8/07/2016 tanggal 31 Juli 2016 tentang Pedoman Beasiswa Bagi Mahasiswa, SK Rektor Nomor 292.1/In.26/HK.00.8/05/2015 tentang Organisasi Kemahasiswaan, 4) penelitian SK Rektor Nomor 202/In.26/KP.00.3/02/2018 tanggal 7 Februari 2018 tentang Standar Penelitian, 5) PkM (SK Rektor Nomor 202/In.26/KP.00.3/02/2018 tanggal 7 Februari 2018 tentang Standar PkM, 6) SDM (SK Rektor Nomor 202.1/In.26/HK.05/07/2018 tanggal 31 Juli 2018 tentang Kode Etik Dosen, SK Rektor Nomor 203.3/In.26/HK.05/07/2018 tanggal 31 Juli 2018 tentang Kode Etik Tenaga Kependidikan), 7) keuangan, 8) sarana dan prasarana (SK Rektor Nomor In.31/KP.07.6/360.1/2015 tanggal 01 Juli 2015 tentang Pedoman Pengelolaan Sarana dan Prasarana Pembelajaran, Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat), 9) sistem informasi (SK Panduan Sistem Informasi Akademik (e-campus) Nomor In.28/KP.00.3/335.1/2015 tanggal 16 Juni 2015), 10) sistem penjaminan mutu (SK Rektor Nomor 29.3/In.26/KP.00.3/01/2018

(33)

tanggal 30 Januari 2018 tentang Koordinator mutu ditiap fakultas, SK Rektor Nomor 202/In.26/KP.00.3/02/2018 tanggal 7 Februari 2018 dokumen SPMI) , dan 11) kerjasama (SK Pedoman Kerjasama Nomor 04.3/In.26/HK.00.5/01/2016 tanggal 4 Januari 2016, SK Pengawasan Kerjasama Nomor 04.4/In.26/HK.00.5/01/2016 tanggal 4 Januari 2016)

Implementasi dari 11 aspek 1) pendidikan laporan Kegiatan KKNI di Fakultas, Laporan IKD baik Dosen Tetap maupun Tidak Tetap Surat Rektor NO. 2733/In.26/PP.00.9/11/2019 Setiap Semester 2) pengembangan suasana akademik dan otonomi keilmuan, Laporan seminar nasional, diskusi dosen, seminar internasional 3) kemahasiswaan (Laporan Ibadah Qiraat Mahasiswa, Laporan Tahunan Ma’had Al Jami’ah, Laporan Beasiswa Mahasiswa 2018, Laporan Kegiatan Ormawa 4) penelitian,(Laporan Penelitian 2018) 5) PkM,(laporan KKN 2018, Laporan Pengabdian Masyarakat Kompetitif 2018 6) SDM,(Laporan Penerimaan DTNP 2016, 2017, Laporan CPNS 2017, 2018) 7) keuangan,(Laporan Keuangan 2017, 2018 8) sarana dan prasarana,(Laporan OFBI 2018) 9) sistem informasi,(sosialisasi penggunaan sistem informasi melalui web site, media sosial) 10) sistem penjaminan mutu(sosialisasi SPMI), dan 11) kerjasama (Laporan Pelaksanaan Kerjasama).

2. Mahasiswa dan Lulusan

IAIN Bukittinggi memiliki layanan mahasiswa (bimbingan dan konseling, pengembangan nalar, minat dan bakat, pengembangan soft skills, layanan beasiswa, bimbingan karir dan kewirausahaan, dan layanan kesehatan) : a. Penalaran (soft skill), sebagai berikut:

1) UKM-ORBIT berdasarkan SK Rektor No. 420/In.26/PP.03.1/11/2017;

dan SK Rektor No. 261/In.26/PP.03.1/10/2018;

2) UKM-KSEI berdasarkan SK Rektor Nomor 58/In.26/PP.03.1/03/2017;

dan SK Rektor No. B-254/In.26/PP.03.1/10/2018

3) UKM-FTQ SK berdasarkan Rektor No. 417/In.26/PP.03.1/11/2017;

4) UKM-Dakwah berdasarkan SK Rektor No.:

419/In.26/PP.03.1/11/2017; dan SK Rektor No.:B- 254/In.26/PP.03.1/10/2018.

(34)

b. Minat dan bakat, sebagai berikut:

1) UKM Kaligrafi berdasarkan SK Rektor No:

421/In.26/PP.03.1/11/2017; dan SK Rektor No.: B- 256/In.26/PP.03.1/10/2018;

2) UKM-Seni berdasarkan No.:418/In.26/PP.03.1/11/2017; dan SK Rektor No. B-274.1/In.26/PP.03.1/11/2018;

3) UKM-KSR berdasarkan SK Rektor No.: 412/In.26/PP.03.1/11/2017;

dan SK Rektor No.: 262/In.26/PP.03.1/10/2018.;

4) UKK-LPM Al-Itqan berdasarkan SK Rektor No.

413/In.26/PP.03.1/11/2017;

5) UKK-Pramuka berdasarkan SK Rektor No:

114/In.26/PP.03.1/03/2017; dan SK Rektor No.: B- 255/In.26/PP.03.1/10/2018.

c. Layanan Bimbingan Konseling

Layanan Bimbingan Konseling, SK Rektor IAIN Bukittinggi Nomor:

49.2/In.26/HK.00.5/03/2016 tentang Pedoman Layanan Konseling tanggal 01 Maret 2016.

d. Layanan Kesejahteraan, sebagai berikut:

1) Layanan Beasiswa

Layanan Beasiswa dilaksanakan dengan pemberian Beasiswa di IAIN Bukittinggi berdasarkan kepada SK Rektor IAIN Bukittinggi Nomor 204.1/In.26/HK.00.8/07/2016 tentang Pedoman Beasiswa Bagi Mahasiswa di IAIN Bukittinggi tanggal 31 Juli 2016. Adapun beberapa beasiswa yang ada di IAIN Bukittinggi adalah:

1. Beasiswa Bidik Misi. Nama-nama penerima sesuai yang tercantum dalam SK Rektor No. B-02.1/In.26/PP.04/01/2018 tanggal 04 Januari 2018 dan SK Rektor No.

280/In.26/PP.04/11/2018 tanggal 21 November 2018

2. Beasiswa PPA. Nama-nama penerima sesuai yang tercantum dalam SK Rektor No. 198/In.26/PP.04/07/2018 tanggal 30 Juli 2018.

(35)

3. Beasiswa Kajian Keislaman. Nama-nama penerima sesuai yang tercantum dalam SK Rektor No. 289/In.26/HK.00.5/12/2018 tanggal 04 Desember 2018.

4. Beasiswa Tahfidz Qur’an. Nama-nama penerima sesuai yang tercantum dalam SK Rektor No. 165/In.26/HK.00.5/05/2018 tanggal 24 Mei 2018.

5. Beasiswa mahasiswa asing. Nama-nama penerima sesuai yang tercantum dalam SK Rektor No. 249/In.26/PP.04/10/2018 tanggal 18 Oktober 2018.

2) Layanan Kesehatan

Layanan Kesehatan juga diberikan ke mahasiswa yang diatur dalam SK Rektor IAIN Bukittinggi Nomor 08.1/In.26/HK.00.5/01/2017 tentang Layanan Kesehatan di IAIN Bukittinggi tanggal 3 Januari 2017. Pelayanan kesehatan diberikan pada mahasiswa aktif dengan menunjukkan bukti bayar UKT / SPP pada setiap awal semester.

Pelayanan kesehatan berupa check up kesehatan, pemberian obat, konsultasi dan pemeriksaan medis, tindakan medis minor dan pemeriksaan penunjang diagnosa sederhana (tes gula darah, tes kolesterol dan tes asam urat).

3) Layanan Pembinaan Keagamaan

Beberapa mahasiswa Prodi di lingkungan IAIN Bukittinggi diwajibkan masuk asrama/ mahad sesuai dengan SK Rektor No.

182.1/In.26/HK.00.8/06/2016 tanggal 12 Juni 2016. Prodi yang harus masuk mahad: Pendidikan Teknik Informatika, PBI, Komunikasi Penyiaran Islam, Pendidikan Bahasa Arab, Pariwisata Syariah, Akuntansi Syariah, dan Manajemen Haji Umrah.

4) Layanan Bimbingan Karir Melalui Kuliah Kewirausahaan bagi mahasiswa penyelesaian dan carer workshop bagi yang akan tamat.

Selain itu juga ada pelatihan-pelatihan kewirausahaan di setiap prodi/fakultas ataupun juga institut yang melaksanakannya

(36)

Tabel 2.1.

Kondisi Mahasiswa IAIN Bukittinggi

No. Program Studi Jumlah

Mahasiswa

1 S2 Hukum Islam 70

2 S2 Pendidikan Agama Islam 113

3 S2 Ekonomi Syariah 35

4 S2 Manajemen Pendidikan Islam 5

5 S2 Aqidah Dan Filsafat Islam 9

6 S1 Pendidikan Agama Islam 959

7 S1 Pendidikan Bahasa Arab 252

8 S1 Pendidikan Bahasa Inggris 696

9 S1 Pendidikan Matematika 545

10 S1 Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer 606

11 S1 Bimbingan dan Konseling 728

12 S1 Hukum Keluarga Islam (Ahwal Syakhshiyyah) 487

13 S1 Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah) 316

14 S1 Hukum Tatanegara (Siyasah) 298

15 S1 Hukum Pidana Islam (Jinayah) 240

16 D3 Perbankan Syariah 115

17 S1 Ekonomi Islam 1159

18 S1 Perbankan Syariah 1473

19 S1 Akuntansi Syariah 369

20 S1 Manajemen Haji dan Umroh 211

21 S1 Manajemen Bisnis Syariah 408

22 S1 Pariwisata Syariah 170

23 S1 Ilmu Hadis 93

24 S1 Ilmu Al-Qur`an dan Tafsir 219

25 S1 Sejarah Peradaban Islam 128

26 S1 Komunikasi dan Penyiaran Islam 270

(37)

No. Program Studi Jumlah Mahasiswa

27 S1 Aqidah dan Filsafat Islam 108

28 S1 Sosiologi Agama 308

Jumlah 10390

*(Data detail di Profile Mahasiswa)

Tabel. 2.2

Profile Lulusan IAIN Bukittinggi

No Periode Angkatan Jumlah

1 IAIN Fakultas Syariah 1997-2008 2418

2 STAIN Bukittinggi 2008-2009 1605

3 IAIN Bukittinggi 2009-2016 8633

Jumlah 12.656

*(Data Ada di Profile Lulusan)

0 200 400 600 800 1000 1200 1400

Perbankan Syariah Ekonomi Islam Manajemen Haji dan Umroh Perbankan Syariah Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah) Hukum Pidana Islam (Jinayah) Bimbingan dan Konseling Pendidikan Bahasa Arab Pendidikan Matematika Pendidikan Agama Islam Ilmu Al-Qur`an dan Tafsir Komunikasi dan Penyiaran Islam Sosiologi Agama Hukum Islam

Jumlah Mahasiswa

(38)

3. Dosen dan Tenaga Kependidikan

IAIN Bukittinggi memiliki dosen dan tenaga kependidikan per fakultas pada IAIN Bukittinggi dapat dilihat dalam tabel berikut ini:

Tabel. 2.3

Dosen Berdasarkan Jenjang Pendidikan

No Gelar 2020 Persentase

1 Doktor (S3) 112 29,8%

2 Magister (S2) 263 70,2%

Jumlah 375 100%

*(Data terdapat di Daftar dan Idenditas Dosen)

IAIN Fakultas Syariah 1997- 2008, 2418

STAIN Bukittinggi 2008-2009, IAIN 1605

Bukittinggi 2009-2016,

8633

(39)

Tabel. 2.4

Dosen Berdasarkan Jabatan Fungsional

No Jabatan 2020 Persentase

1 Guru besar 56 15%

2 Lektor kepala 132 35%

3 Lektor 112 30%

4 Asisten ahli 75 20%

Jumlah 375 100%

*Persentase Dosen dengan Jabatan Akademik Guru besar 15%

*Persentase Dosen dengan Jabatan Akademik Lektor Kepala 35%

*Persentase Dosen dengan Jabatan Akademik Lektor 30 %

*Persentase Dosen dengan Jabatan Akademik Asisten Ahli 20 %

*(Data Detail Terdapat di Daftar dan Idenditas Dosen)

Series1 Series2

0 50 100 150 200 250 300

Doktor (S3) Magister (S2)

(40)

Untuk Tenaga Kependidikan, sampai tahun 2020 IAIN Bukittinggi memiliki sejumlah 131 Tenaga Kependidikn.

Tabel. 2.5

Keadaan Tenaga Administrasi/Kependidikan dalam 5 Tahun Terakhir

No Fakultas/Lembaga

/ UPT 2016 2017 2018 2019 2020

1 FSYAR 5 5 4 4 5

2 FTIK 4 5 5 5 5

3 FEBI 5 5 5 5 5

4 FUAD 4 6 5 5 5

5 Pascasarjana 3 2 2 1 1

6 UPT TIPD 3 4 6 7 7

7 UPT Mahad 1 1 1 - -

8 Lembaga 2 3 4 3 3

9 Perpustakaan 6 8 9 9 9

10 ULP 1 1 2 2 2

11 Rektorat 35 31 34 36 37

12 Sopir 10 13 12 12 12

13 Satpam 10 14 14 14 14

14 CS - - - 29 29

Guru besar Lektor kepala

Lektor Asisten ahli

0 20 40 60 80 100 120 140

1

2

Referensi

Dokumen terkait

Untuk pustakawan perguruan tinggi paling rendah lulusan sarjana, dengan bidang pendidikan Strata 1 (S1) dalam bidang ilmu perpustakaan, dokumentasi dan informasi (Pusdokinfo), atau

Modernisasi pengelolaan lembaga peradilan berbasis Teknologi Informasi (TI) merupakan salah satu penunjang penting yang akan mendorong terwujudnya Badan Peradilan

Berkaitan dengan hal itu, maka pelaksanaan kegiatan bimbingan akademik oleh DPA menjadi bagian yang penting dan tidak terpisahkan bagi upaya perwujudan tujuan dan sasaran

Berdasarkan hasil rapat Senat FPP pada Januari 2017, FPP telah menetapkan empat kebijakan mutu yaitu: (1) Menjadi pusat keunggulan akademik dalam bidang

Lulus Administrasi 13 Unun Roudlotul Janah, M.Ag Dialog Hukum Islam Dan Adat Jawa Dalam.. Bidang Ekonomi (Kajian Atas Pola Pengelolaan Tanah Di Tegal Sari Jetis

Setiap dosen pada dasarnya befungsi dan bertugas menjadi Penasehat Akademik (PA) yang membantu mahasiswa mengenali dan mengindentifikasi minat dan bakat serta

Dalam Renstra ini akan dipaparkan semua aspek strategis yang akan dicapai oleh FMIPA Unesa, meliputi: (1) mengembangkan tridarma perguruan tinggi dalam bidang

fungsinya sebagai seorang guru secara maksimal.25 Sedangkan menurut Kunandar kompetensi profesional guru merupakan kemampuan dalam penguasaan akademik mata pelajaran/bidang studi yang