• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV DESKRIPSI RENCANA PROGRAM

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB IV DESKRIPSI RENCANA PROGRAM"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

BAB IV

DESKRIPSI RENCANA PROGRAM

4.1 Program Pokok Tema Bidang Interdisipliner (PKP)

1. “Upaya Penanganan Sampah dalam Lingkungan Pemukiman Kumuh dan Kawasan Sekitar”

LATAR BELAKANG KEGIATAN

Sampah merupakan salah satu masalah yang belum dapat diatasi dan memerlukan perhatian yang lebih tidak hanya dari pemerintah desa dan juga masyarakat. Namun dalam kenyataannya masih banyak masyarakat yang masih tidak menganggap serius permasalahan ini. Selain masalah kesadaran dari masyarakat, sarana dan prasarana yang digunakan juga belum memenuhi kebutuhan yang diperlukan oleh masyarakat

Oleh karena informasi tersebut, maka kami ingin membantu masyarakat dengan melakukan pengadaan tempat sampah agar program penanganan sampah dapat dilakukan dan diharapkan masyarakat desa Bajera dapat menikmati lingkungan yang bersih dan terbebas dari sampah.

Dengan kerjasama LPPM UNUD dengan Dinas PU-PR dalam hal KKN ini, diharapkan prososal yang nanti diajukan akan cepat tereliasikan, dan nantinya masyarakat di desa Bajera dapat menggunakan dana tersebut untuk optimalisasi dalam penganganan permasalahan sampah di Desa Bajera.

SASARAN KEGIATAN

Adapun sasaran dari kegiatan berikut adalah sosialisasi diadakan untuk seluruh masyarakat Desa Bajera.

4.2 Program Pokok Tema

1. “Penyuluhan Kesehatan Diri dan Lingkungan”

LATAR BELAKANG KEGIATAN

Kesehatan merupakan salah satu aspek penting di dalam kehidupan manusia. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan adalah dengan penerapan PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat). Faktor-faktor yang memengaruhi kesehatan seseorang antara lain genetik, pelayanan kesehatan, perilaku, dan lingkungan. Perilaku dan lingkungan yang menjadi bagian dari faktor yang memengaruhi kesehatan perlu dimaksimalkan.

(2)

Contoh kegiatan yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan diri adalah mencuci tangan dengan sabun agar dapat mencegah kontaminasi bakteri yang masuk ke dalam tubuh. Selain itu, hal sederhana yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan lingkungan adalah membuang sampah pada tempatnya.

Perilaku menjaga kesehatan penting diajarkan sejak dini, sehingga sasaran program penyuluhan perilaku sehat adalah siswa-siswi sekolah dasar (SD) di desa Bajera. Kegiatan meliputi penyuluhan mengenai jenis sampah, manfaat membuang sampah pada tempatnya, penyakit yang ditimbulkan oleh sampah, pentingnya mencuci tangan dengan sabun, serta bagaimana mencuci tangan yang baik dan benar. Kegiatan tersebut dilakukan secara berkala yang meliputi pemberian materi pada Minggu pertama dan kedua, serta evaluasi yang diadakan pada Minggu ketiga dan kelima.

SASARAN KEGIATAN

Sasaran kegiatan dari program kerja ini adalah anak-anak Sekolah Dasar di Desa Bajera, khususnya kelas satu hingga kelas tiga.

2. “Peduli Sampah mulai Usia Dini”

LATAR BELAKANG KEGIATAN

Pertumbuhan jumlah penduduk Pulau Bali yang terus meningkat membawa pengaruh besar terhadap tingkat kekumuhan yang terjadi di Pulau Bali ini. Untuk menyikapi hal tersebut perlunya kepedulian dari usia dini untuk mencegak bertambahnya tingkat kekumuhan. Salah satu hal yang sangat mudah dapat kita lakukan untuk mencegah bertambahnya tingkat kekumuhan tersebut adalah mengajarkan anak-anak untuk membuang sampah pada tempatnya baik itu sampah bekas mereka sendiri atau bekas dari orang lain. Untuk menumbuhkan rasa pastisipasi yang tinggi dari anak-anak tersebut, perlu adanya kegiatan yang unik seperti “Perlombaan Pengumpul Sampah Plasrtik” terbanyak yang meraka dapatkan dari lingkungan sekitar rumahnya.

SASARAN KEGIATAN

Sasaran kegiatan dari program kerja ini adalah anak-anak Sekolah Dasar di Desa Bajera

(3)

3. “Memfasilitasi Sosialisasi Peningkatan Produksi dari Dinas Perindustrian”

LATAR BELAKANG KEGIATAN

Pembangunan bidang Perindustrian, Perdagangan dan Pengolahan Pasar merupakan bagian dari seluruh rangkaian pembangunan yang mempunyai peran strategi dalam upaya meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan ekonomi daerah Untuk tercapaianya hal-hal tersebut perlu dilaksanakan pembinaan dan pengembangan yang berkesinambungan di sector industri Pembinaan Perindustrian di arahkan pada bidang Aneka Industri dan Agro Industri yang mana kedua bidang tersebut diharapkan berjalan secara bersamaan baik itu pembinaan dan pengembangan kelompok Industri Kecil dan Menengah (IKM), pembinaan manajemen , pembinaan pengolahan , pembinaan peningkatan kualitas produk , pembinaan SDM dan pembinaan lainnya yang bersifat mendukung untuk kemajuan IKM tersebut . Untuk meningkatkan pembangunan di bidang perindustrian perlu adanya kegiatan “Sosialisasi Peningkatan Perindustrian Dari Dinas Perindustrian” agar industry kecil dan menengah semakin maju dan berkembang.

SASARAN KEGIATAN

Sasaran kegiatan dari program ini adalah para pengusaha industri kecil dan menengah di Desa Bajera

4. “Pengadaan Tempat Pembuangan Sampah Strategis Bagi Masyarakat Desa Bajera Terutama Daerah Sekitar Pasar Bajera Menuju Desa Bajera Yang Bersih”

LATAR BELAKANG KEGIATAN

Kebersihan lingkungan terutama masalah sampah merupakan masalah yang cukup penting di Desa Bajera, Kabupaten Tabanan Provinsi Bali. Desa Bajera yang mata pencaharian penduduknya sebagian besar di sektor perdagangan kususnya pasar, menjadikan Desa Bajera sangat riskan terhadap masalah sampah kususnya sampah plastik. Hal ini disebabkan karena sebagian besar kegiatan transaksi di pasar Bajera melibatkan penggunaan plastik terutama kantong plastik dan botol minuman yang terbuat dari plastik. Rutinitas penggunaan plastik tersebut menyebabkan terakumulasinya sampah plastik di sektiar areal pasar Bajera. Sampah-sampah plastic yang merupakan sampah anorganik terlihat berserakan di sekitar pasar Bajera dan tidak ditempatkan pada tempat pembuangan yang tepat.

Pembuangan sampah yang sembarangan tidak hanya terjadi di areal pasar Bajera, namun juga terjadi di sekitar perumahan penduduk. Kurangnya kesadaran masyarakat Desa Bajera mengenai

(4)

kebersihan lingkungan terutama masalah sampah, menyebabkan masalah ini menjadi sangat riskan.

Melihat permasalahan tersebut, maka diperlukan adanya tempat pembuangan sampah yang strategis sehingga bisa dijangkau oleh seluruh masyarakat terutama di areal Pasar Bajera. Program ini juga disertai dengan kegiatan bersih-bersih lingkungan di sekitar areal pasar Bajera. Kebersihan lingkungan ini menjadi hal yang sangat penting karena akan mempengaruhi kesehatan dan kenyamanan bagi masyarakat Desa Bajera maupun orang lain yang berkunjung ke Desa Bajera.

Dengan adanya pengadaan tempat sampah yang strategis ini, diharapkan lingkungan Desa Bajera menjadi bersih sehingga dampak negatif sampah dapat ditanggulangi

SASARAN KEGIATAN

Sasaran kegiatan dalam program ini adalah wilayah Desa Bajera

4.3 Program Pokok Non Tema

“Program Pendampingan Keluarga.”

LATAR BELAKANG KEGIATAN

Program Pendampingan Keluarga (PPK) adalah program unggulan yang dikembangkan sebagai muatan local dalam pelaksanaan program KKN PPM di Universitas Udayana. PPK termasuk dalam program pokok non- tema yang wajib dilaksanakan oleh setiap mahasiswa peserta KKN yang bersifat individu. Jumlah jam kerja efektif mahasiswa untuk kegiatan PPK adalah 90 jam.

Maksud PPK adalah untuk membantu pemberdayaan keluarga melalui penerapan ilmu dan teknologi dalam bidang wirausaha, pendidikan dan keterampilan, KB dan kesehatan, serta pembinaan lingkungan untuk membangun keluarga yang bahagia dan sejahtera. Tujuan PPK adalah untuk meningkatkan kepedulian dan kemampuan mahasiswa mempelajari dan mengatasi permasalahan keluarga melalui bantuan penyusunan rencana dan pendampingan pada pelaksanaan program yang inovatif dan kreatif melalui penerapan ilmu dan teknologi bersama masyarakat dan lembaga pedesaan lainnya. Sasaran PPK adalah Rumah Tangga Miskin (RTM) atau keluarga yang tergolong kedalam keluarga pra sejahtera (Pra- KS) atau keluarga yang mengalami ketertinggalan sehingga perlu pendampingan agar keluar dari ketertinggalan.

(5)

4.4 Program Bantu

4.4.1 Program Bantu Tema

“Partisipasi dalam Rangka 17 Agustus”

LATAR BELAKANG KEGIATAN

Dalam rangka untuk memperingati hari kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus nanti, kami selaku peserta KKN Tematik UNUD di Desa Bajera ingin membantu dalam pelaksanaan berbagai kegiatan yang dilaksanakan untuk memeriahkan hari kemerdekaan Indonesia tersebut.

Selain membantu masyarakat untuk menikmati acara tahunan tersebut, kami juga ingin dapat lebih dekat dan dapat lebih berbaur dengan masyarakat agar dapat memupuk rasa persaudaraan dan keakraban yang lebih

4.4.2 Program Bantu Non Tema

“Gotong Royong”

LATAR BELAKANG KEGIATAN

Kami sebagai peserta KKN Tematik UNUD periode XIII di Desa Bajera memiliki program bantu non tema yaitu melakukan kegiatan kerja bakti untuk menciptakan lingkungan desa yang bersih. Menjunjung Misi Desa Bajera yakni Pengembangan dan Pembangunan Kegiatan Bulan Bakti Gotong Royong.

Masyarakat perlu dihimbau untuk menjaga kebersihanlingkunganyang baik. Saat melakukan proses pengenalan kesehatan lingkungan, dibutukan kesadaran masyarakat sehingga tujuan dari terciptanya kesehatan secara menyeluruh dapat dirasakan oleh semua pihak yang nantinya manfaat dari kesehatan lingkungan juga dapat menguntungkan segenap masyarakat. Saat menggerakkan masyarakat agar sadar pentingnya kebersihan bagi kehidupan, mereka memerlukan contoh konkret yang bisa dilihat dalam mendukung penciptaan lingkungan yang lebih baik. Pelaksanaan beberapa aktivitas dalam menggalang kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungannya tetap bersih dapat dilakukan dengan program pembersihan massal di daerah yang memungkinkan tempat berkumpulnya sumber penyakit seperti tempat pembuangan sampah akhir, sungai, gorong-gorong, hingga rumah masing-masing warga.

(6)

Referensi

Dokumen terkait

Kadir 2005: 110, menyatakan teks yang dipilih tidak sesuai dengan kebolehan, tahap atau keupayaan murid tetapi lebih berupaya cerita semata-mata, terdapat sesetengah daripada novel

RINGKASAN AND1

Dengan hasil ini, riset kemudian diarahkan pada beberapa hal yang terkait dengan karakteristik pemilih di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh,

Keempat , karakteristik tingkah laku/ behaviour wisatawan yang datang ke Pantai Goa Cemara, Pantai Kuwaru, dan Pantai Pandansimo Baru mayoritas berkunjung untuk rekreasi

Cakram rem berumur panjang dibuat dengan material gesek yang menyediakan umur pemakaian yang lebih lama dan ketahanan panas yang ditingkatkan bila dibandingkan dengan rem

Luas zona hambat (cm 2 ) aktivitas antibakteri ekstrak etil asetat daun namnam dengan variasi konsentrasi, kontrol negatif dan kontrol positif terhadap

Dengue Haemoragic Fever (DHF) adalah penyakit demam akut yang Dengue Haemoragic Fever (DHF) adalah penyakit demam akut yang disertai dengan adanya manifestasi

Dalam mengantisipasi upaya penanggulangan tindak pidana Illegal Logging ini menjadi sangat penting untuk melakukan suatu kebijakan hukum pidana khususnya kebijakan