Renstra Dikbudmudora Kota Madiun Tahun 2014-2019 9
BAB
II
GAMBARAN
PELAYANAN
DINAS
PENDIDIKAN
KEBUDAYAAN
PEMUDA
DAN
OLAH
RAGA
KOTA
MADIUN
2.1. Tugas Pokok, Fungsi dan Struktur Organisasi Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olah Raga
Berdasarkan Peraturan Daerah Kota Madiun Nomor 04 tahun 2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja Dinas Daerah disebutkan bahwa Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olah Raga merupakan unsur pelaksana otonomi daerah yang melaksanakan urusan pendidikan, urusan budaya dan urusan pemuda dan olahraga, yang dipimpin oleh seorang kepala dinas yang berkedudukan di bawah dan bertanggung jawab kepada Walikota.
Sedangkan struktur organisasi Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olah Raga Kota Madiun berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 35 Tahun 2008 tentang Rincian Tugas dan Fungsi dan Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olah Raga Kota Madiun adalah sebagai berikut :
Renstra Dikbudmudora Kota Madiun Tahun 2014-2019 11 Susunan organisasi di atas dapat diuraikan sebagai berikut :
1. Kepala Dinas
2. Sekretariat, dipimpin oleh seorang sekretaris membawahi : 2.1. Sub Bagian Umum
2.2. Sub Bagian Perencanaan 2.3. Sub Bagian Keuangan.
3. Bidang Ketenagaan, membawahi :
3.1. Seksi Pembinaan Tenaga Administrasi/Non Teknis
3.2. Seksi Pembinaan Tenaga Teknis Pendidikan TK, SD, SMP 3.3. Seksi Pembinaan Tenaga Teknis Pendidikan Menengah 4. Bidang Pendidikan Dasar, membawahi :
4.1. Seksi Pendidikan TK dan SD 4.2. Seksi Pendidikan SMP
4.3. Seksi Sarana dan Prasarana Pendidikan TK, SD, dan SMP. 5. Bidang Pendidikan Menengah, membawahi :
5.1. Seksi Pendidikan Menengah Umum 5.2. Seksi Pendidikan Menengah Kejuruan
5.3. Seksi Sarana dan Prasarana Pendidikan SMA dan SMK.
6. Bidang Pendidikan Non Formal, Pembinaan Kepemudaan dan Keolahragaan, membawahi :
6.1 Seksi Pembinaan Pendidikan Non Formal dan Pendidikan Anak Usia Dini 6.2 Seksi Pembinaan Kepemudaan dan Keolahragaan
6.3 Seksi Pembinaan Perpustakaan Sekolah. 7. Bidang Kebudayaan, membawahi : 7.1. Seksi Pembinaan Kesenian Sekolah
7.2. Seksi Pembinaan Kesenian Masyarakat, sejarah nilai-nilai tradisional, museum dan kepurbakalaan.
8. UPTD terdiri dari 3 (Tiga) kecamatan, yaitu :
8.1 UPTD Cabang Dinas Dikbudmudora Kecamatan Manguharjo 8.2 UPTD Cabang Dinas Dikbudmudora Kecamatan Kartoharjo 8.3 UPTD Cabang Dinas Dikbudmudora Kecamatan Taman 9. Kelompok Jabatan Fungsional, terdiri dari:
9.1. Pengawas TK, Pengawas SD, Pengawas SMP, dan Pengawas SM 9.2. Kepala Sekolah dan guru
Renstra Dikbudmudora Kota Madiun Tahun 2014-2019 12 Dalam melaksanakan tugas pokok tersebut Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olah Raga menyelenggarakan fungsi sebagai berikut :
a. perumusan kebijakan teknis di bidang pendidikan, kebudayaan, pemuda dan olah raga berdasarkan peraturan perundang-undangan;
b. penyelenggaraan urusan pemerintahan dan pelayanan umum di bidang pendidikan, kebudayaan, pemuda dan olah raga;
c. pembinaan dan pelaksanaan tugas di bidang pendidikan, kebudayaan, pemuda dan olah raga;
d. pelaksanaan pembinaan UPTD;
e. pelaksanaan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Walikota sesuai dengan tugas dan fungsinya.
Sedangkan uraian tugas dan fungsi dari unsur pimpinan yaitu Kepala Dinas, unsur pembantu yaitu Sekretaris dan unsur pelaksana yaitu Kepala Bidang adalah sebagai berikut :
1. Kepala Dinas: mempunyai tugas memimpin, mengoordinasikan dan mengawasi pelaksanaan otonomi daerah di bidang pendidikan, kebudayaan, pemuda dan olah raga.
2. Sekretaris : mempunyai tugas melaksanakan kebijakan pelayanan administrasi kepada semua unsur di lingkungan Dinas meliputi perencanaan, pengelolaan administrasi umum, rumah tangga, dan administrasi keuangan, dan fungsi yaitu :
a. penyusunan perencanaan program dan evaluasi pelaksanaan tugas-tugas pada Sekretariat;
b. pengoordinasian penyusunan program;
c. penyelenggaraan tugas-tugas Bidang secara terpadu serta tugas pelayanan administratif;
d. pengelolaan administrasi umum dan rumah tangga; e. pengelolaan administrasi keuangan di lingkungan Dinas;
f. pelaksanaan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas.
3. Kepala Bidang Ketenagaan mempunyai tugas : melaksanakan sebagian tugas Dinas yang meliputi pelaksanaan pembinaan tenaga administrasi/non teknis, pembinaan tenaga teknis pendidikan Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan pendidikan menengah, dan fungsi yaitu :
a. penyusunan kebijakan teknis, perencanaan, program kerja dan evaluasi pelaksanaan tugas-tugas pada Bidang Ketenagaan;
b. pelaksanaan pembinaan tenaga administrasi/non teknis;
Renstra Dikbudmudora Kota Madiun Tahun 2014-2019 13 d. pelaksanaan pembinaan tenaga teknis pendidikan menengah;
e. pelaksanaan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas.
4. Kepala Bidang Pendidikan Dasar mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas Dinas yang meliputi pelaksanaan pembinaan pendidikan TK, SD dan SMP serta pengelolaan sarana dan prasarana pendidikan TK, SD dan SMP, dan fungsi yaitu :
a. penyusunan kebijakan teknis, perencanaan program dan evaluasi pelaksanaan tugas-tugas pada Bidang Pendidikan Dasar;
b. pelaksanaan pembinaan pendidikan TK dan SD; c. pelaksanaan pembinaan SMP;
d. pelaksanaan pengelolaan sarana dan prasarana pendidikan TK, SD dan SMP;
e. pelaksanaan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas.
5. Kepala Bidang Pendidikan Menengah mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas Dinas yang meliputi pelaksanaan pembinaan pendidikan menengah umum, menengah kejuruan serta pengelolaan sarana dan prasarana pendidikan menengah, dan fungsi yaitu :
a. penyusunan kebijakan teknis, perencanaan program dan evaluasi pelaksanaan tugas-tugas pada Bidang Pendidikan Menengah;
b. pelaksanaan pembinaan pendidikan menengah umum dan kejuruan; c. pelaksanaan pengelolaan sarana dan prasarana pendidikan menengah; d. pelaksanaan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas.
6. Kepala Bidang Pendidikan Non Formal Pembinaan Kepemudaan dan Keolahragaan mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas Dinas yang meliputi pelaksanaan pendidikan non formal (PNF), pembinaan perpustakaan sekolah, pembinaan kepemudaan dan pembinaan olah raga, dan fungsi yaitu :
a. penyusunan kebijakan teknis, perencanaan program dan evaluasi pelaksanaan tugas-tugas pada Bidang Pendidikan Non Formal, Pembinaan Kepemudaan dan Keolahragaan;
b. pelaksanaan, pembinaan dan pengawasan pendidikan Non Formal dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD);
c. pelaksanaan pembinaan kepemudaan dan keolahragaan;
d. pelaksanaan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas.
7. Kepala Bidang Kebudayaan mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas Dinas yang meliputi pelaksanaan pembinaan dan pengembangan kesenian, sejarah nilai-nilai tradisional, museum dan kepurbakalaan, dan fungsi yaitu :
Renstra Dikbudmudora Kota Madiun Tahun 2014-2019 14 a. penyusunan kebijakan teknis, perencanaan program dan evaluasi pelaksanaan
tugas-tugas pada Bidang Kebudayaan;
b. pelaksanaan, pembinaan, pengembangan, dan pengelolaan kesenian sekolah;
c. pelaksanaan, pembinaan, pengembangan, dan pengelolaan kesenian masyarakat serta melaksanakan pengelolaan dan pemeliharaan nilai-nilai sejarah tradisional, museum dan kepurbakalaan;
d. pelaksanaan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas.
8. UPTD Cabang Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olah Raga mempunyai tugas :
a. melakukan perencanaan program dan evaluasi pelaksanaan tugas-tugas pada UPTD Cabang Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olah Raga;
b. membantu Dinas dalam rangka pengolahan dan penganalisaan data pendidikan PAUD, TK dan SD di wilayah kerjanya;
c. membantu Dinas dalam rangka pengolahan administrasi kepegawaian tenaga kependidikan PAUD, TK dan SD di wilayah kerjanya;
d. melakukan pengusulan terhadap pemeliharaan, perbaikan/ rehabilitasi gedung sekolah PAUD, TK dan SD di wilayah kerjanya kepada Dinas;
e. melakukan pengelolaan ketatausahaan ;
f. melakukan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas.
9. Kelompok Jabatan Fungsional mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas Dinas sesuai dengan keahlian dan kebutuhan.
2.2. Sumberdaya Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olah Raga
Dalam melaksanakan tugas pokoknya Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olah Raga didukung dengan sumber daya manusia dan sarana prasarana yang memadai. 2.2.1 Sumber Daya Manusia
Sumber daya manusia yang ada pada Dinas Pendidikan Kebudayaan terdiri dari Tenaga Administrasi/non teknis pendidikan dan Tenaga Fungsional/teknis pendidikan.
2.2.1.1 Tenaga Administrasi/Non Teknis Pendidikan
Tenaga Administrasi atau Non Teknis Pendidikan secara terinci dapat dilihat pada tabel di bawah ini :
Renstra Dikbudmudora Kota Madiun Tahun 2014-2019 15 Tabel 2.1
Jumlah Pegawai Menurut Golongan
Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olah Raga Kota Madiun Tahun 2014
No Uraian Golongan/PNS Non Gol Jumlah Tot
al I II III IV L P L P L P L P L P L P 1 Kepala Dinas - - - 1 - - - 1 1 2 Sektetariat 2 - 7 3 5 7 1 1 4 1 19 12 31 3 Bidang Ketenagaan - - 5 1 3 3 - 1 - - 8 5 13 4 Bidang Pendas - - 2 - 3 1 1 1 1 - 7 2 9 5 Bidang Dikmen - 1 1 3 4 1 1 - - 5 6 11 6 Bidang PNF, Pemuda dan OlahRaga - - - - 6 3 2 - - - 8 3 11 7 Bidang Kebudayaan - - 1 - 1 2 1 - - - 3 2 5 8 UPTD Cabang Dinas 1 - 1 3 5 6 1 1 2 - 10 10 20 9 Tata Usaha 30 1 71 70 39 31 2 3 - - 142 105 247 10 PTT Pemkot - - - 40 40 40 Jumlah 33 1 88 78 65 57 10 8 47 1 243 145 388 Tabel 2.2
Jumlah Pegawai Menurut Ijasah Tertinggi
Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olah Raga Kota Madiun Tahun 2014
No Uraian Ijazah Tertinggi Jumlah TOTAL
SD SMP SMA D3 S1 S2 L P L P L P L P L P L P L P 1 Kepala Dinas - - - 1 - - - 1 1 2 Sektetariat - - 4 - 9 5 - 2 1 3 1 1 15 11 26 3 Bidang Ketenagaan - - - - 5 4 - - 3 1 - - 8 5 13 4 Bidang Pendas - - - - 2 - - - 4 2 - - 6 2 8 5 Bidang Dikmen - - - - 1 2 1 - 2 4 1 - 5 6 11 6 Bidang PNF, Pemuda dan OlahRaga - - - - 1 1 - - 7 2 - - 8 3 11 7 Bidang Kebudayaan - - - - 1 1 - - 1 1 1 - 3 2 5 8 UPTD Cabang Dinas 1 - - - 1 5 - - 6 4 - 1 8 10 18 9 Tata Usaha 1 9 20 2 84 85 2 2 17 16 - - 142 105 247 10 PTT Pemkot 2 13 32 - - - 47 1 48 Jumlah 2 2 0 37 2 136 103 3 4 42 33 3 2 243 145 388
Renstra Dikbudmudora Kota Madiun Tahun 2014-2019 16 Tenaga Fungsional atau Teknis Pendidikan secara terinci dapat dilihat pada tabel di bawah ini:
Tabel 2.3
Jumlah Tenaga Fungsional Menurut Golongan
Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olah Raga Kota Madiun Tahun 2014
No Uraian GOLONGAN/PNS JUMLAH
PNS Non PNS JUMLAH TOTAL
I II III IV 1 Guru TK - 218 6 49 273 295 568 2 Guru SD - 30 267 517 814 142 956 3 Guru SMP - 3 187 419 609 77 686 4 Guru SMA - - 164 223 387 69 456 5 Guru SMK - 1 338 253 592 195 787 JUMLAH - 252 962 1461 2675 778 3453 6 Pengawas TK - - - 4 4 - 4 7 Pengawas SD - - - 7 7 - 7 8 Pengawas SMP - - - 4 4 - 4 9 Pengawas SMA/SMK - - - 5 5 - 5 JUMLAH - - - 20 20 - 20 JUMLAH KESELURUHAN - 252 962 1481 2695 778 3473 Tabel 2.4
Jumlah Tenaga Fungsional Menurut Pendidikan
Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olah Raga Kota Madiun Tahun 2014
No Uraian PENDIDIKAN Total
< SLTA SLTA D1 D2 D3 S1 S2 1 Guru TK - 93 - 37 8 421 9 568 2 Guru SD - 28 - 54 5 826 43 956 3 Guru SMP - 11 4 3 4 622 42 686 4 Guru SMA - - - - 3 343 59 456 5 Guru SMK - - - - 13 609 106 787 6 Pengawas TK - - - - 2 2 4 7 Pengawas SD - - - 7 7 8 Pengawas SMP - - - 1 3 4
Renstra Dikbudmudora Kota Madiun Tahun 2014-2019 17 9 Pengawas
SMA/SMK - - - 5 5
Jumlah 0 132 4 94 33 2821 276 3473
2.2.2. Sarana dan Prasarana
Sarana dan prasarana pendidikan yang ada di Kota Madiun adalah sebagai berikut : Tabel 2.5
Jumlah Satuan Pendidikan Formal dan Non Formal Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olah Raga
Kota Madiun Tahun 2014
No Satuan Pendidikan Negeri Swasta Jumlah Total
1 Paud Non Formal - 75 75
2 Taman Kanak-kanak (TK) 1 94 95
3 Roudhatul Atfal (RA) - 6 6
4 Sekolah Dasar LB (SDLB) 1 1 2
5 Sekolah Dasar (SD) 57 14 71
6 Madrasah Ibtidaiyah (MI) 2 11 13
7 Sekolah Menengah Pertama SMP 14 7 21
8 SMP Terbuka 1 - 1
9 Madrasah Tsanawiyah (MTs) 1 2 3
10 Sekolah Menengah Pertama Luar
Biasa (SMPLB) - 1 1
11 Sekolah Luar Biasa (SLB) - 3 3
12 Sekolah Menengah Atas (SMA) 6 6 12
13 Madrasah Aliyah (MA) 2 2 4
14 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 5 25 30
15 Salafiah SD - 1 1 16 Salafiah SMP - 3 3 17 Paket B - 3 3 18 Paket C - 3 3 19 PKBM - 3 3 20 Lembaga Kursus - 96 96 Jumlah Total 90 356 446
Berikut adalah nama-nama satuan pendidikan jenjang PAUD/SD/MI/SDLB/SLB/SMP/MTS/SMA/SMK/MA yang terdapat di Kota Madiun :
Renstra Dikbudmudora Kota Madiun Tahun 2014-2019 18 Tabel 2.6
Nama-nama PAUD Non Formal di Kota Madiun Tahun 2014
No KB/SPS/TPA No KB/SPS/TPA No KB/SPS/TPA
1 TUNAS CENDEKIA YP
17-2 26 KUSUMA MULYA BAKTI 3 51 PELANGI
2 SITI HAJAR 3 27 MISFALAH 51 52 ANTARIKSA
3 AL HIDAYAH PLUS 28 ANAK MAS 2 53 TUNAS HARAPAN
4 INSAN AL FIRDAUS 29 TADIKA PURI 54 NANAS SUKOSARI 5 FIRDAUS JOSENAN 30 CENDEKIA KIDS SCHOOL 55 ANAK MAS
6 DARUL ULUM 31 KEDONDONG 56 MENTARI
7 NUR AS-SALAM 32 NURUL ILMI 57 AKASIA
8 MUTIARA BANGSA 33 BAKTI 1 58 DUMAI INDAH
9 MITRA HARAPAN 34 MASYITHOH 59 FLAMBOYAN KELUN
10 AISYIYAH 3 35 AISYIYAH 1 60 CERIA INSANI
11 JOY KIDS 36 AN-NAJAHIYYAH 61 TERATAI
12 ASH-SHIBY 37 HARUM 62 DURIAN
13 AL KAUTSAR BAKTI 2 38 USWATUN HASANAH 63 ASTER
14 NUR RAHMA 39 AZ-ZAHRO 64 RAMBUTAN
15 ANAK CERIA BANGSA 40 BINTANG AL-IKHLAS 65 APEL II
16 METODHIST 41 CERIA I TAMAN ASRI 66 ANGGUR
17 HARAPAN KITA 42 MUTIARA BANJAREJO 67 JERUK
18 AL-HASANAH 43 FLAMBOYAN TAMAN 68 NANAS NGEGONG
19 AL-HUSNA 44 KEMUNING 69 WIJAYA KUSUMA
SOGATEN
20 BUAH HATI 45 SERUNI 70 KASIH IBU
21 AISYIYAH 7 46 PISANG 71 WIJAYA KUSUMA
NAMBANGAN LOR 22 AISYIYAH
KARTOHARJO
47 ANYELIR 72 TUNAS CENDEKIA YP
17-2 23 DINAR CERIA
NAISYIYAH 1 48 ANGGREK TAMAN SALAK 73 AL HASANAH
24 SITI HAJAR 1 49 KENCANA 74 AL HUSNA
25 LITTLE HANDS 50 PERMATA BUNDA 75 PERMATA CENDEKIA
Tabel 2.7
Nama-nama PAUD Formal di Kota Madiun Tahun 2014
No TK/RA No TK/RA No TK/RA
1 TK Kartika IX-31 35 TK Siwi Peni II Klegen 69 TK Kartika IV-15
2 TK Kuntum Mekar 36 TK ABA 07 70 TK Tunas Bhakti
3 TK Taman Indria 37 TK Kartika IV-17 71 TK Al Kautsar Bakti 2
4 TK RA Bhakti 38 TK Efrata 72 TK Al Hidayah Plus
5 TK DW Ngegong 39 TK Siwi Peni I Oro-Oro
Ombo 73 TK Al Amin
6 TK Al Huda 40 TK Margo Bakti 74 TK Antonius
Renstra Dikbudmudora Kota Madiun Tahun 2014-2019 19
No TK/RA No TK/RA No TK/RA
8 TK Kemala Bhayangkari 53 42 TK Siti Hajar I 76 TK RT 17 Kejuron 9 TK YWKA Madiun 43 TK DW Kanigoro I 77 TK LKMD Kejuron
10 TK PG Rejoagung 44
TK DW Kanigoro II 78 TK AL Hidayah 04 Taman 11 TK Al Hidayah III 45 TK Nur Mujahidin 79 TK Siwi Peni Taman I
12 TK DW Sogaten 46 TK Syuhada' 80 TK LKMD Pandean III
13 TK Kartika V-21 47 TK Dharma Wanita
Tawangrejo 81 TK Candra Siwi Tama.
14 TK Santo Yusuf 48
TK Hudan Linnas 82 RA Perwanida Demangan 15 TK Islam Masyitoh 49 TK Dharma Wanita
Kelun 83 TK DW Demangan
16 TK Al Hidayah
Pangongangan 50 TK K Santo Bavo 84 TK Ichsaniyah
17 TK Santo Bernadus 51 TK Permata Hati 85 TK LKMD Pandean II
18 TK Al Irsyad 52
TK.Nasional 86 TK Darul Ulum Taman
19 TK ABA I 53
TK PSM
87 TK. Anak Ceria Bangsa
20 TK Siwi Peni Namb Lor 54 TK Kristen Petra 88 TK DW Josenan 21 TK DW Dinas P dan K 55 TK Kusuma Mulya Bakti
3 89 TK Abadi Kuncen
22 TK Gajah Mada 56 TK Al Hadid 90 TK Insan Al Firdaus
23 TK Tunas Harapan 57
TK Mataram 01 91 TK Perwanida Josenan
24 TK SITI HAJAR 3 58 TK Mataram 02 92 TK ABA 18
25 TK Islamiyah Rahmatan
Lil'Alamin 59 TK Islamiyah I Rejomulyo 93 TK Mitra Harapan 26 TK Putra Citra Abadi 60 TK Islamiyah II
Rejomulyo 94 TK Negeri Pembina
27 TK Methodist 61 TK ABA 03 95 TK DW Manisrejo 01
28 TK Tunas Rimba 62 TK Siwi Peni Rahayu 96 TK DW Manisrejo 02
29 TK Pertiwi 63 TK ABA 11 97 TK Al Hidayah 01
30 TK Al Husna 64 TK Nur As Salam 98 TK Al Hidayah 02
31 TK Tadika Puri 65 RA Perwanida An Nuur 99 TK Nur Rahma 32 TK An Nuur 66 TK Islam Ar- Ridlo 100 TK Al Husna 2 33 TK Puspa Bangsa 67 TK Yaa Bunayya 101 RA Nashrus Sunnah 34 TK Citra Insani 68 TK Tunas Bangsa
Renstra Dikbudmudora Kota Madiun Tahun 2014-2019 20 Tabel 2.8
Nama-nama SD/MI/SDLB/SLB Kota Madiun Tahun 2014
No SD/MI No SD/MI No SD/MI
1 SDN 01 Manguharjo 31 SDN 01 Kartoharjo 61 SDN Pandean 1 2 SDN 02 Manguharjo 32 SDN 02 Kartoharjo 62 SDN Pandean 2 3 SDN 01 Namb. Lor 33 SDN 03 Kartoharjo 63 SDN 01 Mojorejo 4 SDN 02 Namb. Lor 34 SDN 01 Klegen 64 SDN 02 Mojorejo 5 SDN 01 Madiun Lor 35 SDN 02 Klegen 65 SDN 01 Manisrejo 6 SDN 02 Madiun Lor 36 SDN 03 Klegen 66 SDN 02 Manisrejo 7 SDN 03 Madiun Lor 37 SDN 04 Klegen 67 SDN 03 Manisrejo 8 SDN 04 Madiun Lor 38 SDN Oro-Oro Ombo 68 SDN 04 Manisrejo 9 SDN 05 Madiun Lor 39 SDN 01 Rejomulyo 69 SDN 01 Demangan 10 SDN 01 Winongo 40 SDN 02 Rejomulyo 70 SDN 02 Demangan 11 SDN 02 Winongo 41 SDN Sukosari 71 SDN 01 Josenan 12 SDN 01 Pangongangan 42 SDN 01 Kanigoro 72 SDN 02 Josenan 13 SDN 02 Pangongangan 43 SDN 02 Kanigoro 73 SDN 03 Josenan 14 SDN Patihan 44 SDN 03 Kanigoro 74 SDN Kejuron 15 SDN 01 Namb. Kidul 45 SDN Pilangbango 75 SDN Kuncen 16 SDN 02 Namb. Kidul 46 SDN 1 Tawangrejo 76 SD Kartika 17 SDN 03 Namb. Kidul 47 SDN 2 Tawangrejo 77 SD St. Maria 1 18 SDN 04 Namb. Kidul 48 SDN Kelun 78 SD St. Maria 2 19 SDN Sogaten 49 SDK Santo Bavo 79 SD Muhammadi-yah
Darusalam
20 SDN Ngegong 50 SDK Petra 80 SD Mitra Harapan
21 SD Advent Imanuel 51 SDI Islam Siti Hajar 81 SD Al Husna 22 SDK Santo Yusuf 52 SD Islam Hudan
Linnas 82 SDLB N Manisrejo
23 SDK St. Bernardus 53 SD Aisyah Kartoharjo 83 SLB Siti Hajar 24 MI Islamiyah 01 54 MI PSM 84 SDLB Siwi Mulia 25 MI Islamiyah 02 55 MI Islamiyah
Rejomulyo 85 MIN Demangan
26 MI Islamiyah 03 56 SLB/B-C Dharma
Wanita 86 MIN Manisrejo
27 MI Muhammadiyah 57 SDN 01 Taman 87 MI Al Hidayah 28 MI Siti Hajar 58 SDN 02 Taman 88 MI Terpadu Bhakti
Ibu
29 MI Al Irsyad 59 SDN 03 Taman 89 MI Al Islam 30 SLB-C Bhakti Luhur 60 SDN Banjarejo
Renstra Dikbudmudora Kota Madiun Tahun 2014-2019 21 Tabel 2.9
Nama-nama SMP/MTS/SMPLB di Kota Madiun Tahun 2014
No SMP/MTs No SMP/MTs No SMP/MTs
1 SMPN 1 MADIUN 10 SMPN 10 MADIUN 19 SMP PSM MADIUN
2 SMPN 2 MADIUN 11 SMPN 11 MADIUN 20 SMP DARUL
MADINAH
3 SMPN 3 MADIUN 12 SMPN 12 MADIUN 21 SMP TERBUKA
MADIUN
4 SMPN 4 MADIUN 13 SMPN 13 MADIUN 22 SMP MITRA
HARAPAN
5 SMPN 5 MADIUN 14 SMPN 14 MADIUN 23 SMPLB BUDI ASIH
6 SMPN 6 MADIUN 15 SMP ST.
BERNARDUS 24 MTS NEGERI MADIUN
7 SMPN 7 MADIUN 16 SMP ST. YUSUF 25 MTS AL
MUJADDADIYAH 8 SMPN 8 MADIUN 17 SMP MUHAMADIYAH 26 MTS PERTANIAN 9 SMPN 9 MADIUN 18 SMP TAMAN BAKTI
Tabel 2.10
Nama-nama SMA/SMK dan MA di Kota Madiun Tahun 2014
No SMA/MA/SMK No SMA/MA/SMK No SMA/MA/SMK
1 SMA Negeri 1 16 MA Pertanian 31 SMK KUSUMA
TERATE
2 SMA Negeri 2 17 SMKN 1 Madiun 32 SMK PENRB.
ANTARIKSA
3 SMA Negeri 3 18 SMKN 2 Madiun 33 SMK PGRI 1 MADIUN 4 SMA Negeri 4 19 SMKN 3 Madiun 34 SMK PGRI 2 Madiun 5 SMA Negeri 5 20 SMKN 4 Madiun 35 SMK PGRI 3 Madiun 6 SMA Negeri 6 21 SMKN 5 Madiun 36 SMK PGRI 4 Madiun 7 SMA ST. Bonaventura 22 SMK Cendika Madiun 37 SMK Sore
8 SMA Taman Madya 23 SMK Cokroaminoto 1 38 SMK ST Bonaventura 1
9 SMA PSM Kota 24 SMK Cokroaminoto 2 39 SMK ST Bonaventura 2
10 SMA Cokroaminoto 25 SMK Farmasi Bina
Farma 40 SMK Taman Siswa 1
11 SMA Taman Bakti 26 SMK Gamaliel 1 41 SMK Taman Siswa 2 12 SMA Muhammadiyah 1 27 SMK Gamaliel 2 42 SMK Victoriqot 13 MAN 1 Madiun 28 SMK Industri 43 SMK YP17-1 No SMA/MA/SMK No SMA/MA/SMK No SMA/MA/SMK
14 MAN 2 Madiun 29 SMK Kesehatan
Aditapa Madiun 44 SMK YP17-2 15 MA AL Mujaddadiyah 30 SMK KIMIA MUDDA 45 SMK Kesehatan Reksa Husada
46 SMk Gula Redjo Agung
Renstra Dikbudmudora Kota Madiun Tahun 2014-2019 22 Tabel 2.11
Jumlah Prasarana pada Jenjang TK/RA/BA Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olah Raga
Kota Madiun Tahun 2014
No. Jenis Ruang Negeri Status Swasta Jumlah
1 Ruang Kantor Kepala Sekolah 1 88 89
2 Ruang Kerja Guru 1 43 44
3 Ruang Tata Usaha 0 24 24
4 Ruang Kesehatan 1 54 55 5 Ruang Dapur 1 41 42 6 Ruang Gudang 1 59 60 7 Ruang Mandi/WC 10 303 313 8 Kamar Penjaga 0 13 13 9 Ruang Terbuka 1 78 79 10 Rang Tunggu 0 56 56 11 Perpustakaan 1 42 43 Tabel 2.12
Jumlah Prasarana pada Jenjang SD/MI
Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olah Raga Kota Madiun Tahun 2014
No Jenis Ruang Negeri Swasta Jumlah Jumlah
1 Ruang Kantor Kepala Sekolah 57 13 70
2 Ruang Kerja Guru 58 12 70
3 Ruang Tata Usaha - - -
4 Ruang Kesehatan - - -
5 Ruang Dapur - - -
6 Ruang Gudang 34 21 55
7 Ruang Mandi/WC Guru 115 29 144
Ruang Mandi/WC Siswa 273 102 375
8 Kamar Penjaga - - - 9 Ruang Terbuka - - - 10 Rang Tunggu - - - 11 Perpustakaan 56 16 72 12 Laboratorium IPA 15 11 26 13 Ruang Komputer 44 19 63 14 Tempat Ibadah 37 22 59 15 Ruang UKS 51 18 69 16 Ruang Sirkulasi 29 16 45 17 Tempat bermain 47 20 67 18 Buku: a. PKn 16.676 2.830 19.506 b. Bahasa Indonesia 17.380 4.012 21.392 c. Matematika 18.191 4.287 22.478 d. IPA 16.915 3.996 20.911 e. IPS 17.347 2.693 20.040
Renstra Dikbudmudora Kota Madiun Tahun 2014-2019 23 Tabel 2.13
Jumlah Prasarana pada Jenjang SMP/MTs Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olah Raga
Kota Madiun Tahun 2014
No Jenis Ruang Negeri Swasta Jumlah Jumlah
1. Ruang kelas 319 47 366 2. Laboratorium IPA 18 6 24 3. Laboratorium Kimia - - - 4. Laboratorium Fisika - - - 5. Laboratorium Biologi - - - 6. Laboratorium Bahasa 11 3 14 7. Laboratorium IPS 2 2 4 8. Laboratorium Komputer 16 17 33 9. Laboratorium Multimedia 4 1 5 10. Perpustakaan 11 8 19 11. Keterampilan 14 1 15 12. Serbaguna 7 6 13 13. UKS 14 7 21 14. Praktik Kerja - - - 15. Bengkel - - - 16. Diesel - - - 17. Pameran - - - 18. Gambar - - - 19. Koperasi/Toko 15 4 19 20. Ruang BP/BK 13 4 17 21. Kepala Sekolah 15 9 24 22. Guru 16 8 24 23. Tata Usaha 16 9 25 24. OSIS 10 3 13
25. Kamar Mandi/WC Guru Laki-laki 24 9 33
26. Kamar Mandi/WC Guru Wanita 25 7 32
27. Kamar Mandi/WC siswa Laki2 90 16 106
28. Kamar Mandi/WC siswa wanita 93 20 113
29. Gudang 18 7 25
30. Ruang ibadah 17 5 22
31. Rumah Dinas KS 1 - 1
32. Rumah Dinas Guru - - -
33. Rumah Penjaga Sekolah 16 - 16
34. Sanggar MGMP - - -
35. Sanggar PKG - - -
36. Asrama Siswa Sewa - 14 14
37. Ruang Produksi - - -
38. Multimedia 9 1 10
39. Pusat Belajar Guru - - -
Renstra Dikbudmudora Kota Madiun Tahun 2014-2019 24 Tabel 2.14
Jumlah Prasarana pada Jenjang SMA/MA
Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olah Raga Kota Madiun Tahun 2014
No Jenis Ruang Negeri Swasta Jumlah Jumlah
1. Ruang kelas 189 29 218 2. Laboratorium IPA 2 3 5 3. Laboratorium Kimia 8 2 10 4. Laboratorium Fisika 8 2 10 5. Laboratorium Biologi 8 4 12 6. Laboratorium Bahasa 9 2 11 7. Laboratorium IPS 2 0 2 8. Laboratorium Komputer 16 8 24 9. Laboratorium Multimedia 1 0 1 10. Perpustakaan 8 6 14 11. Keterampilan 1 1 2 12. Serbaguna 5 2 7 13. UKS 10 7 17 14. Praktik Kerja 0 0 0 15. Bengkel 0 0 0 16. Diesel 0 0 0 17. Pameran 0 0 0 18. Gambar 0 0 0 19. Koperasi/Toko 10 4 14 20. Ruang BP/BK 9 8 17 21. Kepala Sekolah 9 8 17 22. Guru 10 8 18 23. Tata Usaha 9 9 18 24. OSIS 17 4 21
25. Kamar Mandi/WC Guru Laki2 10 8 18
26. Kamar Mandi/WC Guru Wanita 11 8 19
27. Kamar Mandi/WC siswa Laki2 67 15 82
28. Kamar Mandi/WC siswa wanita 53 17 70
29. Gudang 17 11 28
30. Ruang ibadah 9 6 15
31. Rumah Dinas KS 1 0 1
32. Rumah Dinas Guru 5 0 5
33. Rumah Penjaga Sekolah 2 1 3
34. Sanggar MGMP 1 0 1
35. Sanggar PKG 0 0 0
36. Ruang Produksi 0 0 0
37. Multimedia 6 0 6
38. Pusat Belajar Guru 2 0 2
39. Olahraga 3 0 3
Tabel 2.15
Jumlah Prasarana pada Jenjang SMK
Renstra Dikbudmudora Kota Madiun Tahun 2014-2019 25 Kota Madiun Tahun 2014
Sed ang kan sara na pras aran a kant or yan g ada di Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olah Raga Kota Madiun dapat dilihat pada tabel berikut ini :
Tabel 2.16
Jumlah Sarana dan Prasarana pada
Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olah Raga Kota Madiun Tahun 2014
No Jenis Ruang Negeri Jumlah Swasta Jumlah
1. Ruang kelas 165 157 322 2. Laboratorium IPA 1 12 13 3. Laboratorium Kimia 10 4 14 4. Laboratorium Fisika 2 1 3 5. Laboratorium Biologi 2 0 2 6. Laboratorium Bahasa 7 12 19 7. Laboratorium IPS 1 0 1 8. Laboratorium Komputer 14 27 41 9. Laboratorium Multimedia 3 4 7 10. Perpustakaan 3 16 19 11. Keterampilan 2 1 3 12. Serbaguna 6 4 10 13. UKS 7 20 27 14. Praktik Kerja 52 44 96 15. Bengkel 16 8 24 16. Diesel 2 0 2 17. Pameran 1 0 1 18. Gambar 2 0 2 19. Koperasi/Toko 5 14 19 20. Ruang BP/BK 6 18 24 21. Kepala Sekolah 14 22 36 22. Guru 12 25 37 23. Tata Usaha 5 25 30 24. OSIS 6 17 23
25. Kamar Mandi/WC Guru Laki2 14 22 36
26. Kamar Mandi/WC Guru Wanita 12 18 30
27. Kamar Mandi/WC siswa Laki2 42 49 91
28. Kamar Mandi/WC siswa wanita 37 28 65
29. Gudang 34 26 60
30. Ruang ibadah 4 14 18
31. Rumah Dinas KS 1 1 2
32. Rumah Dinas Guru 0 2 2
33. Rumah Penjaga Sekolah 4 4 8
34. Sanggar MGMP 1 0 1
35. Sanggar PKG 1 2 3
36. Ruang Produksi 6 14 20
37. Multimedia 2 1 3
38. Pusat Belajar Guru 1 0 1
Renstra Dikbudmudora Kota Madiun Tahun 2014-2019 28 2.3. Kinerja Pelayanan Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olah Raga
Dalam melaksanakan pelayanan pendidikan kepada masyarakat capaian keberhasilan kinerja diukur dengan merujuk pada indikator kinerja tiga bidang urusan yang ada pada Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olah Raga yaitu bidang urusan pendidikan, bidang urusan kebudayaan dan bidang urusan kepemudaan dan olah raga. Untuk bidang urusan pendidikan capaiannya telah ditetapkan pada setiap sasaran pendidikan yaitu (1) Pemerataan dan Perluasan Akses Pendidikan, (2) Peningkatan Mutu dan Relevansi Pendidikan, dan (3) Penguatan Tata Kelola dan Pencitraan Publik.
Berikut adalah capaian kinerja pelayanan pendidikan dalam lima tahun terakhir mulai tahun 2009 sampai dengan tahun 2013 :
2.3.1. Kinerja Pelayanan Urusan Pendidikan
Capaian kinerja pada sasaran pendidikan Peningkatan pemerataan dan perluasan akses pendidikan pada penyelenggaraan urusan pendidikan di Kota Madiun dapat dilihat pada tabel berikut ini.
Tabel 2.17
Capaian Kinerja Pelayanan Urusan Pendidikan
pada Sasaran Pemerataan dan Perluasan Akses Pendidikan
Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olah Raga Kota Madiun Tahun 2009-2013
No Indikator Kinerja Target Realisasi
RPJMD s/d 2014 2009 2010 2011 2012 2013 1. APK PAUD 70% 68.55% 70.70% 59.88% 70.14% 100.3 % 2. APK SD/MI 119% 107.11% 118.67% 120.81% 115.10% 112.09% 3. APK SMP/MTs/Paket B 106% 104.35% 117.61% 120.17% 114.99% 101.41% 4. APK Sekolah Menengah 132% 146.75 161.6% 186.61% 173.75% 162.78% 5. APM SD/ MI/ Paket A 100% 98.24% 108.56% 10.42% 105.12% 103.19% 6. APM SMP/MTs/Paket B 100% 81.22% 92.41% 99.94% 94.55% 93.52% 7. APM SMA/ SMK 100% 97.98% 115.63% 136.26% 128.20% 102.48% 8. APS Pendidikan Dasar
Usia 7-12 tahun 100% 110.97% 108% 119.19% 113.27% 109.27% Usia 13-15 tahun 100% 111.53% 118% 148.91% 135.61% 106.76% 9. APS Pendidikan
Menengah 100% 111.49% 142% 138.61% 130.56% 114.19%
10. Rasio Siswa SMK : SMA 70 : 30 67:33 61:39 65 : 35 60 : 40 60 : 40
Berdasarkan tabel di atas diketahui bahwa capaian APK PAUD yang terdiri dari PAUD formal dan non formal 100%. Capaian APK PAUD ini menunjukkan semakin bertambahnya anak usia nol sampai enam tahun yang mengenyam pendidikan usia dini sehingga mereka memiliki kesiapan fisik serta mental untuk memasuki pendidikan lebih lanjut.
Renstra Dikbudmudora Kota Madiun Tahun 2014-2019 29 Pada jenjang SD/MI perkembangan capaian APK mulai tahun 2009 sampai dengan tahun 2013 mengalami naik turun. Tahun 2009 capaian APK sebesar 107.11% masih di bawah capaian nasional yang sebesar 116.56%, tahun 2010 meningkat cukup tinggi menjadi 118.67% di atas capaian nasional yang sebesar 116.77%, tahun 2011 meningkat lagi menjadi 120.81% di atas capaian nasional sebesar 115.33%, tahun 2012 adalah 115.10% menurun dari capaian tahun 2011 yang sebesar 115.43%, dan untuk tahun 2013 menjadi 112.109%.
Trend menurunnya capaian APK SD/MI pada tahun 2012 dan tahun 2013 disebabkan berkurangnya siswa yang diterima pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun pelajaran 2012/2013 dan Tahun Pelajaran 2013/2014 yang berasal dari penduduk luar kota. Namun demikian capaian APK tetap di atas 100% yang artinya semua penduduk usia sekolah dasar di Kota Madiun telah mendapatkan pelayanan pendidikan dasar khususnya jenjang Sekolah Dasar.
Perkembangan capaian APK SMP /MTs/Paket B mulai tahun 2009 sampai dengan tahun 2012 sudah adalah sebagai berikut : untuk tahun 2009 capaiannya adalah 104.35%, tahun 2010 mencapai 117.61%, tahun 2011 menjadi 120.17%, dan tahun 2012 mencapai 114.99%. Untuk capaian tahun 2013 menurun sedikit menjadi 101.41% yang disebabkan berkurangnya siswa yang berasal dari luar Kota Madiun namun demikian masih di atas capaian nasional yang sebesar 99.47%. Capaian angka APK yang di atas 100% menunjukkan bahwa ada penduduk yang bersekolah pada jenjang SMP tidak sesuai usia jenjang SMP yaitu dibawah 13 tahun atau di atas 15 tahun. Selain itu juga karena terdapat penduduk luar Kota Madiun yang bersekolah di Kota Madiun.
APK Sekolah Menengah yang terdiri dari SMA, MA dan SMK mulai tahun 2009 sampai dengan tahun 2013 yaitu tahun 2009 sebesar 146.75% di atas capaian nasional yang sebesar 64.28%, tahun 2010 meningkat menjadi 161.6% jauh di atas capaian nasional yang sebesar 69.60%, tahun 2011 meningkat menjadi 186.61% sedangkan nasional sebesar 70.53%, tahun 2012 sebesar 173.75% di atas nasional yang sebesar 76.40, dan capaian 2013 sebesar 162.78%. Capaian APK di atas 100% disebabkan oleh beberapa faktor seperti terdapat anak dibawah dan diatas usia 16 – 18 tahun yang bersekolah di jenjang Sekolah Menengah dan terdapat penduduk dari Luar Kota Madiun yang bersekolah di Kota Madiun terutama pada jenjang SMK. Hal ini menunjukkan bahwa Kota Madiun masih menjadi rujukan pendidikan menengah bagi kabupaten di sekitarnya.
Realisasi Angka Partisipasi Murni (APM) SD/MI/Paket A capaiannya mulai tahun 2009 sampai dengan tahun 2013 sudah melampaui target RPJMD yang sebesar 100%, yaitu untuk tahun 2009 sebesar 98.24%, tahun 2010 menjadi 108.56, tahun 2011 meningkat menjadi 110.42, tahun 2012 sebesar 105.12, dan tahun 2013 sebesar 103.19%. Capaian APM memang idealnya 100% yang artinya siswa-siswi jenjang Sekolah Dasar bersekolah
Renstra Dikbudmudora Kota Madiun Tahun 2014-2019 30 tepat usia yaitu 7 – 12 tahun. Capaian di atas 100% disebabkan antara lain ada anak usia di bawah 7 tahun yang sudah bersekolah di jenjang SD, ada anak di atas usia 12 tahun yang juga masih bersekolah di sekolah SD yang disebabkan karena mengulang kelas, dan siswa yang berasal dari penduduk luar Kota Madiun.
Angka Partisipasi Murni (APM) SMP/MTs/Paket B mulai tahun 2009 sampai dengan tahun 2013 capaiannya mengalami naik turun dan belum memenuhi target RPJMD yang sebesar 100%. Untuk tahun 2009 sebesar 81.22%, tahun 2010 mencapai 92.41%, tahun 2011 meningkat menjadi 99.94%, tahun 2012 sebesar 94.55 dan tahun 2013 mencapai 93.52%. Angka ini menunjukkan bahwa usia tepat waktu sekolah pada jenjang SMP belum mencapai 100%. Hal ini disebabkan antara lain siswa sudah bersekolah di jenjang SMP pada waktu umur 12 tahun, adanya peserta didik yang tinggal kelas, dan adanya kelas akselarasi. Pencapaian Angka Partisipasi Murni (APM) SMA/SMK dari tahun 2009 sampai dengan tahun 2013 sudah melampaui target RPJMD yang sebesar 100%. Untuk tahun 2012 sebesar 115.63%, tahun 2011 naik menjadi 136.26%, tahun 2012 capaiannya sebesar 128.20 dan tahun 2013 sebesar 102.48%. Capaian di atas 100% disebabkan karena terdapat penduduk luar Kota Madiun yang bersekolah di Kota Madiun terutama pada Sekolah Menengah Kejuruan.
Angka Partisipasi Sekolah Pendidikan Dasar (APS) digunakan untuk mengetahui banyaknya anak usia sekolah dasar yang telah bersekolah di semua jenjang pendidikan. Untuk usia sekolah dasar yaitu 7-12 tahun capaian mulai tahun 2009 sampai dengan tahun 2013 sudah melampaui target RPJMD yang sebesar 100% artinya sudah semua penduduk usia di atas bersekolah baik di jenjang SD ataupun SMP, yaitu tahun 2009 sebesar 110.97%, 2010 mencapai 108%, tahun 2011 sebesar 148.91%, tahun 2012 adalah 113.27% dan tahun 2013 sebesar 109.27%. Capaian di atas 100% disebabkan adanya siswa yang berasal dari luar Kota Madiun dan juga .
APS usia sekolah menengah pertama yaitu 13-15 tahun dari tahun 2009 sampai dengan tahun 2013 capaiannya sudah melebihi target RPJMD yang sebesar 100%. Untuk tahun 2009 mencapai 111.53%, tahun 2010 sebesar 118%, tahun 2011 meningkat menjadi 148.91%, tahun 2012 mencapai 135.61% dan tahun 2013 mencapai 106.765. Hal ini menunjukkan bahwa sudah semua penduduk usia sekolah menengah pertama atau 13-15 tahun yang bersekolah pada berbagai jenjang pendidikan baik jenjang SD, SMP dan SMA/SMK dan capaian di atas 100% disebabkan karena adanya siswa dari penduduk luar Kota Madiun.
Angka Partisipasi Sekolah Pendidikan Menengah mulai tahun 2009 sampai dengan tahun 2013 sudah melampai target RPJMD yang sebesar 100%. Untuk tahun 2009 capaiannya sebesar 111.49%, 2010 mencapai 142%, 2011 sebesar 138.61%, tahun 2012 sebesar 130.56% dan tahun 2013 sebesar 114.19%. Hal ini menunjukkan bahwa semua
Renstra Dikbudmudora Kota Madiun Tahun 2014-2019 31 penduduk usia 16 – 18 tahun sudah terlayani akses pendidikan di berbagai jenjang sekolah baik SD, SMP ataupun SMA dan SMK. Capaian yang melebihi 100% dikarenakan ada siswa pada usia sekolah pendidikan menengah yang berasal dari luar Kota Madiun.
Angka rasio siswa SMK:SMA perkembangan setiap tahunnya mulai tahun 2009 sampai dengan tahun 2013 naik turun dan belum mencapai target RPJMD yaitu 70 : 30. Capaiannya tahun 2009 adalah 67 : 33, tahun 2010 61 : 39, tahun 2011 naik menjadi 65 : 35, tahun 2012 menurun menjadi 60 : 40 dan tahun 2013 capaiannya tetap yaitu dengan rasio 60 : 40. Belum tercapainya target yang telah ditetapkan dikarenakan secara keseluruhan jumlah siswa SMK lebih banyak berkurang dari jumlah siswa SMA. Hal ini disebabkan juga adanya kecenderungan kecilnya minat sekolah ke SMK jika dibandingkan dengan minat sekolah ke SMA. Untuk penduduk kota lebih berminat bersekolah di SMA dan penduduk luar kota cenderung ke berminat bersekolah ke SMK.
Kinerja pelayanan pendidikan pada sasaran pendidikan Peningkatan mutu dan relevansi pendidikan dapat dilihat dari indikator kinerja sebagaimana disajikan pada tabel berikut ini.
Tabel 2.18
Capaian Kinerja Pelayanan Urusan Pendidikan
pada Sasaran Peningkatan Mutu dan Relevansi Pendidikan
Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olah Raga Kota Madiun Tahun 2009-2013
No Indikator Kinerja Target Realisasi
RPJMD
s/d 2014 2009 2010 2011 2012 2013 1. % Guru, Kasek, Pengawas
bersertifikat 40% 30.10% 49.95% 65.63% 66% 70.70% 2. Angka Melek Huruf usia 15 Th + 100% 99 % 99,89
% 100% 100% 100%
3. Angka Pendidikan dasar yg
ditamatkan 32% 30% 31% 31.88% 31.11% 31%
4. Angka Dikmen yg ditamatkan 35% 33% 34% 34.30% 34.20% 34% 5. Angka Kelulusan SD/ MI 100% 98% 99.70
%
100% 100% 100% 6. Angka Kelulusan SMP/ MTs 100% 97% 98.88
% 99.86% 99.97% 99.88% 7. Angka Kelulusan SMA/ SMK/ MA 100% 97% 97.36
%
99.85% 100% 100% 8. Angka Melanjutkan (AM) dari SD ke
SLTP 100% 100% 110.26% 107.99% 111.54% 102.46%
Renstra Dikbudmudora Kota Madiun Tahun 2014-2019 32
SLTA %
10. Akreditasi Sekolah 100% 100% 100% 99% 95.37% 97% 11. Sarana Prasarana Sekolah penuhi
SNP 75% 62% 67% 67% 70% 75%
12. Guru yang memenuhi Kualifikasi
S1/D-IV 95% 83.74% 92.90% 91.44% 91.38% 95%
13. Rasio Ketersediaan Sekolah/
penduduk usia Pendidikan Dasar 1:32 1:32 1:32 1:42 1:40 1:38 14. Rasio guru/ murid pendidikan
dasar
1:13 1 : 15 1 :
14.71 1 : 12.52 1:15 1:13
15. Rasio guru/ murid per kelas
rata-rata 2:1 3:1 3:1 2:1 2:1 2:1
16. Peserta UN memiliki nilai rata-rata 6,00
100% 100% 100% 100% 100% 100% 17. Rasio Ketersediaan Sekolah/
penduduk usia Pendidikan Menengah
1:40 1:30 1:30 1:50 1:49 1:48
18. Rasio guru/ murid Dikmen 1:13 1:12 1:10.2
6 1:12.49 1:10 1:10 19. Sekolah pendidikan dasar kondisi
bangunan baik 100% 80% 80% 90% 93% 95%
20. Sekolah Dikmen kondisi bangunan
baik 100% 91% 92% 95% 96% 97%
21. Tingkat buta aksara diatas 44
tahun 0% 0.40% 0.11% 0% 0% 0%
22. Angka Putus Sekolah Pendidikan
Dasar 0.25% 0.05% 0.03% 0.00009% 0.0031% 0%
23. Angka Putus Sekolah Dikmen 0% 0.30% 0.75% 0.41% 0.24% 0.22% 24. Memiliki sekolah RSBI :
SD/MI 1 0 0 0 0 0
SMP/MTs 2 2 2 2 2 2
SMA/MA/SMK 3 4 4 5 5 5
25. Rasio Buku : Siswa 1 : 1 1:1 1:1 1 : 1 1:1 1:1 26. % guru berpendidikan S1 95% 83.74
% 92.90% 91.44% 91.38% 95%
Berdasarkan data tabel di atas, diketahui bahwa Indikator kinerja prosentase guru, kepala sekolah dan pengawas bersertifikat capaian tahun 2009 sampai dengan tahun 2013 secara akumulatif sudah melampaui target RPJMD yang ditetapkan yaitu sebesar 40%, dengan rincian tahun 2009 mencapai 30.10%, tahun 2010 meningkat menjadi 49.95%, tahun 2011 mencapai 65.63, tahun 2012 sebesar 66% dan tahun 2013 mencapai 70.70%.
Angka Melek Huruf Usia 15 Tahun ke atas (sampai dengan 59 tahun, sesuai dengan indikator dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Nasional) dari tahun 2009 sampai dengan tahun 2013 sudah mencapai 100% sesuai dengan target yang ditetapkan pada RPJMD. Hal ini menunjukkan bahwa penduduk Kota Madiun usia 15 tahun ke atas sampai dengan usia 59 tahun semua bisa membaca.
Indikator Angka Pendidikan Dasar yang ditamatkan adalah untuk mengetahui berapa besar penduduk yang telah mengenyam pendidikan pada jenjang pendidikan dasar sampai
Renstra Dikbudmudora Kota Madiun Tahun 2014-2019 33 tamat yang dibuktikan dengan memiliki ijazah pendidikan dasar. Capaian dari tahun 2009 sampai dengan tahun 2013 adalah tahun 2009 sebesar 30%, 2010 mencapai 31%, meningkat di tahun 2011 menjadi 31.88%, tahun 2012 sebesar 31.11% dan tahun 2013 sebesar 31%. Sedangkan untuk capaian Angka Pendidikan Menengah yang ditamatkan tahun 2009 sebesar 33%, tahun 2010 sebesar 34%, tahun 2011 mencapai 34.30%, tahun 2012 sebesar 34.20% dan tahun 2013 mencapai 34%. Angka kelulusan (AL) SD/MI pada tahun 2009 mencapai 99.70% dan mulai tahun 2010 sampai dengan tahun 2013 sudah mencapai 100% .
Untuk Angka Kelulusan (AL) SMP/MTs capaiannya dari tahun 2009 sampai dengan tahun 2013 mengalami naik turun yaitu 98.88% pada tahun 2010, meningkat menjadi 99.86% tahun 2011, meningkat lagi menjadi 99.97% tahun 2012, dan menjadi 99.77% pada tahun 2013. Untuk tahun mendatang diupayakan capaian angka kelulusan menjadi 100%.
Sedangkan Angka Kelulusan (AL) SMA/SMK/MA capaiannya sampai dengan tahun 2013 sudah sesuai dengan target RPJMD yang ditetapkan yaitu sebesar 100%. Capaian dari tahun 2010 sampai dengan tahun 2013 adalah sebagai berikut tahun 2010 mencapai 97.36%, meningkat menjadi 99.85% pada tahun 2011, 100% tahun 2012 dan tahun 2013. Hasil ini harus senantiasa dipertahankan dan bahkan ditingkatkan pada nilai rata-rata hasil Ujian Nasional.
Angka Melanjutkan(AM) menunjukkan persentase jumlah lulusan yang melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Untuk Capaian Angka Melanjutkan (AM) dari SD/MI ke SLTP sampai dengan tahun 2013 sudah melewati target RPJMD yang sebesar 100%. Capaian indikator ini selalu di atas 100% yaitu pada tahun 2010 sebesar 110.26%, tahun 2011 sebesar 107.99%, tahun 2012 mencapai 111.54% dan tahun 2013 sebesar 102.46%. Capaian di atas 100% karena adanya siswa SD/MI yang berasal dari penduduk luar Kota Madiun. Angka Melanjutkan (AM) dari SLTP ke SLTA sampai dengan tahun 2013 juga sudah melampaui target RPJMD yang sebesar 100% yaitu tahun 2010 mencapai 161.39%, 2011 sebesar 151.49%, tahun 2012 sebesar 163.28% dan tahun 2013 sebesar 145.18%. Capaian di atas 100% karena adanya siswa SLTP yang melanjutkan ke jenjang SMA/SMK berasal dari luar Kota Madiun.
Indikator kinerja akreditasi sekolah yang merupakan proses penilaian secara komprehensif terhadap kelayakan satuan atau program pendidikan pada satuan pendidikan capaian mulai tahun 2009 sampai dengan tahun 2013 mengalami turun naik. Capaian tahun 2009 adalah 100%, tahun 2010 sebesar 100%, tahun 2011 sebesar 99%, tahun 2012 sebesar 95.37% dan tahun 2013 mencapai 97%. Capaian belum 100% disebabkan karena adanya penambahan lembaga sekolah swasta pada jenjang TK, SD, SLB dan SMK pada tahun 2011, 2012, dan 2013. Sekolah baru tersebut terdapat pada jenjang Taman
Renstra Dikbudmudora Kota Madiun Tahun 2014-2019 34 kanak sebanyak 3 lembaga, SD sebanyak 1 lembaga, SMP sebanyak 1 lembaga, SLB sebanyak 1 lembaga dan SMK sebanyak 3 lembaga.
Sarana Prasarana Sekolah memenuhi Standar Nasional Pendidikan sampai dengan tahun 2013 sudah mencapai 75%. Kondisi sarana prasarana sekolah masih ada yang belum sesuai dengan kebutuhan. Masih ada sekolah yang kondisi ruang kelasnya rusak ringan, sedang ataupun berat. Masih ada juga sekolah yang sarana pembelajarannya belum lengkap seperti ketersediaan perpustakaan, laboratarium IPA dan Laboratarium Bahasa.
Guru yang memenuhi kualifikasi S1/D-IV sampai dengan tahun 2013 mencapai 95% atau sebanyak 3741 guru dari jumlah keseluruhan sebanyak 3931 guru baik PNS ataupun Non PNS. Indikator kinerja Rasio Ketersediaan Sekolah terhadap penduduk usia pendidikan dasar adalah untuk mengukur kemampuan jumlah sekolah dalam menampung penduduk usia pendidikan. Rasio ini juga bisa diartikan jumlah sekolah berdasarkan jenjang perdidikan per 10.000 jumlah penduduk usia pendidikan. Capaiannya setiap tahun naik dan turun. Pada tahun 2009 dan 2010 sebesar 32, tahun 2011 sebesar 42, tahun 2012 sebesar 40 dan tahun 2013 adalah 38 yang berarti 1 (satu) lembaga pada jenjang pendidikan dasar menampung 38 siswa. Ini menunjukkan bahwa sekolah jenjang pendidikan dasar yang ada di Kota Madiun sudah mencukupi.
Rasio guru terhadap murid pendidikan dasar capaian sampai dengan tahun 2013 adalah 1:13 orang artinya satu orang guru menangani 13 siswa. Ini mengindikasikan bahwa ketersediaan tenaga pengajar pada jenjang pendidikan dasar di Kota Madiun berlebih bahkan di atas standar nasional karena sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru disebutkan bahwa SD dan SMP rasio minimal jumlah peserta didik terhadap guru adalah 1 guru berbanding 20 peserta didik. Namun demikian untuk mata pelajaran tertentu masih kekurangan tenaga guru.
Rasio guru terhadap murid per kelas rata-rata sampai dengan tahun 2013 mencapai 2 orang artinya 2 orang guru menangani 1 kelas/rombel. Namun demikian dengan adanya regulasi baru untuk capaian ini sudah menunjukkan rasio yang melebihi standar nasional yang ditentukan karena sesuai dengan Peraturan Bersama Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara, dan Reformasi Biroktasi, Menteri Pendidikan Nasional, Menteri Dalam Negeri, Menteri Keuangan dan Menteri Agama Nomor 05/X/PB/2011 tahun 2011 tentang Penataan dan Pemerataan Guru Pegawai Negeri Sipil bahwa rasio minimal jumlah peserta didik terhadap gurunya untuk jenjang pendidikan dasar 1 guru mengampu minimal 20 peserta didik/kelas.
Peserta Ujian Nasional yang memiliki nilai rata-rata 6.00 pada semua jenjang sampai dengan tahun 2013 sudah terpenuhi. Untuk jenjang Sekolah Dasar rata-rata nilai ujian nasional pada tahun 2012 adalah 7.97 dan tahun 2013 adalah7.40. Jenjang SMP nilai rata-rata Ujian Nasional pada tahun 2012 adalah 8.17 meningkat capaiannya dari tahun 2011
Renstra Dikbudmudora Kota Madiun Tahun 2014-2019 35 yaitu 7.77, dan untuk tahun 2013 adalah 6.47. Untuk jenjang pendidikan menengah pada SMA capaian tahun 2011 untuk program IPA sebesar 8.12 dan program IPS sebesar 7.39. Capaian tahun 2012 mengalami peningkatan menjadi 8.41 untuk program IPA dan 8.02 untuk program IPS dan tahun 2013 untuk program IPA sebesar 7.41 dan program IPS sebesar 7.03. Sedangkan untuk SMK capaian pada tahun 2011 adalah 7.46 dan meningkat menjadi 8.23 pada tahun 2012, sedangkan tahun 2013 adalah 6.95.
Indikator kinerja Rasio ketersediaan sekolah terhadap penduduk usia pendidikan menengah capaiannya sampai dengan tahun 2013 adalah 48 artinya 1 lembaga menampung 48 orang (Per 10.000 penduduk usia pendidikan menengah) sudah melampaui target RPJMD yang sebesar 1 : 40. Ini menunjukkan bahwa jumlah lembaga sekolah menengah yang ada di Kota Madiun mampu bahkan berlebih dalam menampung semua penduduk usia pendidikan menengah.
Rasio guru terhadap murid pendidikan menengah capaian pada tahun 2013 adalah 10 orang. Mengindikasikan bahwa ketersediaan tenaga pengajar pada jenjang pendidikan menengah di Kota Madiun sudah mencukupi bahkan berlebih karena sesuai denngan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru menyebutkan bahwa jenjang SMA rasio minimal jumlah peserta didik terhadap gurunya adalah 20 peserta didik : 1 guru, dan SMK 15 peserta didik:1 guru. Namun demikian untuk guru mata pelajaran tertentu masih kekurangan.
Kondisi sekolah pendidikan dasar kondisi bangunan baik sampai dengan tahun 2013 mencapai 95%.Dilihat dari jumlah ruang kelas SD dan SMP Negeri dan Swasta yang kondisi baik sebanyak 1146 dari jumlah total 1204. Sisanya sebanyak 58 rusak berat, sedang dan ringan dengan status milik dan bukan milik. Sedangkan untuk Sekolah pendidikan menengah kondisi baik sampai dengan 2013 mencapai 97% atau 554 ruang dari jumlah keseluruhan sebanyak 569 ruang.
Tingkat buta aksara di atas usia 44 tahun sampai dengan tahun 2013 mencapai 0% sesuai dengan target RPJMD. Tingkat buta aksara di atas 44 tahun disini sesuai dengan regulasi yang dikeluarkan kemendikbud dibatasi sampai dengan usia 59 tahun. Capaian ini didukung dengan adanya program Pemberantasan buta huruf dengan metode Keaksaraan Fungsional (KF).
Angka putus sekolah pendidikan dasar tahun 2009 sampai dengan tahun 2013 mengalami penurunan, tahun 2012 sebesar 0.0031% atau sebanyak 1 siswa pada jenjang sekolah menengah pertama yang berasal dari SMPN 4 dikarenakan anak tersebut sering tidak masuk kelas dan akhirnya mengundurkan diri bukan karena faktor ekonomi, dan capaiannya 0% untuk tahun 2013.
Angka putus sekolah pendidikan menengah mulai tahun 2009 sampai dengan tahun 2013 mengalami turun naik dan belum memenuhi target RPJMD yang telah ditetapkan yaitu
Renstra Dikbudmudora Kota Madiun Tahun 2014-2019 36 0%. Capaian pada tahun 2012 sebesar 0.24% atau sebanyak 38 anak dengan rincian 26 siswa dari SMKN 1, 9 siswa dari SMK Taman Bakti 2 dan 3 siswa dari SMK Bonaventura 2 karena bekerja membantu orang tua. Dan untuk tahun 2013 capaiannya menurun menjadi 0,22% atau sebanyak 35 siswa.
Memiliki sekolah RSBI di setiap jenjang pendidikan capaiannya sampai dengan tahun 2012 sudah memenuhi target RPJMD kecuali jenjang SD dengan rincian sebagai berikut: untuk penyelenggaraan RSBI jenjang SD masih 0 atau belum ada. Pada jenjang SMP/MTs jumlah lembaga RSBI pada tahun 2012 sebanyak 2 lembaga yaitu SMPN 1 dan SMPN 2. Sedangkan untuk jenjang SMA/SMK pada tahun 2012 terdapat 5 lembaga yang terdiri dari SMAN 3, SMAN 2, SMKN 1, SMKN 3 dan SMKN 4. Namun untuk tahun 2013 sesuai dengan regulasi pemerintah bahwa sekolah RSBI dihapus maka pada tahun 2013 sekolah sekolah yang berstatus RSBI kembali menjadi Sekolah Standar Nasional.
Rasio buku terhadap siswa capaian sampai dengan tahun 2013 yaitu 1 : 1, artinya satu buku untuk satu siswa. Prosentase guru berpendidikan S1 sampai dengan tahun 2013 sudah mencapai 95%. Belum mencapai 100% karena guru-guru yang usia lanjut dan mendekati pensiun tidak bersedia untuk melanjutkan ke pendidikan S1.
Kinerja pada sasaran pendidikan Penguatan tata kelola dan pencitraan publik selama lima tahun mulai tahun 2009 sampai dengan tahun 2013 dapat dilihat pada tabel berikut ini:
Tabel 2.19
Capaian Kinerja Pelayanan Urusan Pendidikan pada Sasaran Penguatan Tata Kelola dan Pencitraan Publik
Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Kota Madiun Tahun 2009-2013
No Indikator Kinerja Target Realisasi
RPJMD
s/d 2014 2009 2010 2011 2012 2013 1 Pangkalan Data dan
informasi pendidikan berbasis web
100% 85% 88% 90% 100% 100%
2 Sekolah semua jenjang
melaksanakan MBS 100% 100% 100% 100% 100% 100% 3 Komite sekolah berfungsi 100% 80% 80% 90% 95% 100% 4 Dewan pendidikan kota
berfungsi dengan baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik
Kinerja pendidikan pada sasaran ketiga yaitu Penguatan tata kelola dan pencitraan publik dapat dilihat dari empat indikator kinerjanya. Indikator pertama yaitu Pangkalan data dan informasi pendidikan berbasis web capaiannya sampai dengan tahun 2013 sudah mencapai 100% sesuai dengan target RPJMD. Pangkalan data dan informasi pendidikan merupakan pengembangan sistem dan teknologi informasi terpadu yang memuat seluruh data pandidikan dan menyediakan berbagai informasi pendidikan tingkat kota yang dapat
Renstra Dikbudmudora Kota Madiun Tahun 2014-2019 37 dipergunakan untuk mendukung pengambilan kebijakan pendidikan bagi para pemangku kepentingan dan peyelenggara pendidikan secara tepat, transparan, akuntabel dan efisien.
Tahun 2013 semua pendataan sudah berbasis internet dan terkoneksi dengan Pusat Data dan Statistik Pendidikan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia dimana semua bantuan blockgrant, BOS, Bantuan Siswa Miskin dan sertifikasi guru datanya bersumber pada Data pokok pendidikan. Semua sekolah jenjang SD, SMP, SMA dan SMK sudah terkoneksi dengan jarinngan internet dan melaksanakan pendataan berbasis web.
Indikator Sekolah semua jenjang melaksanakan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) sampai dengan tahun 2013 sudah mencapai 100% sesuai dengan target RPJMD. Pelaksanaan MBS di sekolah merupakan salah satu persyaratan untuk menjadi sekolah standar nasional. Keterlaksanaan MBS dapat dilihat dari semua lembaga sudah menyusun Rencana Kerja Sekolah untuk empat tahunan dan Rencana Kerja Anggaran Sekolah pada setiap tahun anggaran dan membuat laporan pelaksanaannya.
Indikator kinerja Komite sekolah berfungsi capaiannya sampai dengan tahun 2013 sudah 100%. Capaian ini dapat dilihat dari peran serta Komite Sekolah dalam mendukung keberhasilan kegiatan belajar mengajar di sekolah. Sebagai lembaga mandiri mempunyai peran dalam ikut serta meningkatkan mutu pendidikan dengan memberikan pertimbangan, arahan dan dukungan tenaga, sarana dan prasarana serta pengawasan pendidikan pada satuan pendidikan berfungsi semakin baik sesuai dengan Permendiknas nomor 44 Tahun 2002 tentang Dewan pendidikan dan Komite sekolah. Salah satu peran aktif Komite dapat dilihat dari keikutsertaan dalam penyusunan RKAS sekolah. Namun demikian peran serta komite sekolah harus selalu ditingkatkan mengingat dinamisnya perkembangan dunia pendidikan dan munculnya regulasi-regulasi baru di dunia pendidikan.
Indikator Dewan Pendidikan Kota berfungsi dengan baik capaiannya adalah Baik sesuai dengan target RPJMD. Hal ini dapat dilihat dari semakin banyaknya program dan kegiatan yang dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Kota Madiun yang melibatkan dan bersinergi dengan Dewan Pendidikan seperti kegiatan Penerimaan Peserta Didik Baru yang dari awal penyusunan draf sudah melibatkan Dewan Pendidikan.
Sedangkan program dan kegiatan yang dilaksanakan Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Kota Madiun untuk Urusan Pendidikan pada tahun 2009 sampai dengan tahun 2013 adalah sebagai berikut :
Renstra Dikbudmudora Kota Madiun Tahun 2014-2019 38 Tabel 2.20
Program dan Kegiatan Urusan Pendidikan Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olah Raga
Kota Madiun Tahun 2009-2013
No. Program Jumlah Kegiatan
2009 2010 2011 2012 2013
1 Program Pelayanan Administrasi
Perkantoran 2 2 2 2 2
2 Program Pemeliharaan Barang Milik
Daerah 3 3 3 3 3
3 Program Peningkatan Sarana dan prasarana aparatur
1 2 4 2 2
4 Progam Penyelenggaraan SD 3 3 3 3 3
5 Progam Penyelenggara SMP 14 14 14 14 14
6 Program Penyelenggara SMA 6 6 6 6 6
7 Progam Penyelenggara SMK 5 5 5 5 5
8 Program Pendidikan Anak Usia Dini 4 2 1 4 5
9 Program Wajib Belajar Pendidikan Dasar Sembilan Tahun
13 12 7 16 15
10 Program Pendidikan Menengah 12 16 9 15 20
11 Progam Pendidikan Non Formal 0 9 6 6 4
12 Program Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan
6 2 4 10 14
13 Progam Manajemen Pelayanan
Pendidikan 6 7 5 8 12
14 Program Pembangunan Daerah 1 0 0 0 0
2.3.2. Kinerja Pelayanan Urusan Kebudayaan
Penyelenggaraan urusan kebudayaan di Kota Madiun bertujuan untuk mengembangkan nilai-nilai dan potensi budaya lokal yang ada di Kota Madiun sebagai dasar untuk harmonisasi kehidupan dalam melaksanakan pembangunan manusia yang bermoral, bermartabat dan berakhlak mulia dengan sasaran meningkatnya kualitas budaya lokal di tingkat nasional dan internasional dan meningkatnya jumlah kegiatan budaya sebagai pendorong kegiatan pariwisata, yang dilaksanakan Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olah Raga dan Sekretariat Daerah Kota Madiun.
Sedangkan untuk sasaran meningkatnya jumlah kegiatan budaya sebagai pendorong kegiatan pariwisata capaiannya dapat dilihat dari indikator kinerja Jumlah event/kegiatan budaya yang dilaksanakan baik tingkat lokal, regional maupun nasional.
Perkembangan pencapaian kinerja sasaran Meningkatnya kualitas budaya lokal di tingkat nasional dan internasional dan meningkatnya jumlah kegiatan budaya sebagai pendorong kegiatan pariwisata dan indikator kinerjanya pada penyelenggaraan urusan budaya di Kota Madiun sampai dengan tahun 2013 dapat dilihat pada tabel berikut :
Renstra Dikbudmudora Kota Madiun Tahun 2014-2019 39 Tabel 2.21
Capaian Pelayanan Kinerja Urusan Kebudayaan
Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olah Raga Kota Madiun Tahun 2009-2013 No Sasaran Indikator Kinerja
Sasaran RPJMD Target Realisasi
s/d 2014 Tahun 2009 Tahun 2010 Tahun 2011 Tahun 2012 Tahun 2013 1. Meningkatnya kualitas budaya lokal di tingkat nasional dan internasional a. Jumlah sarana dan prasarana wahana pengembangan seni dan budaya tingkat kota
2 unit 1 unit 2 unit 2 unit 1 unit 1 unit
b. Jumlah fasilitasi yang mencakup pembinaan dan penyelenggaraan event
24 unit 14 unit 22 unit 5 unit 6 unit 24 unit
c. Jumlah sanggar dan tempat latihan kesenian dan budaya
2 unit 1 unit 1 unit 1 unit 4 unit 4 unit
d. Keikutsertaan dan prestasi dalam event regional dan nasional
6 kali 3 kali 5 kali 17 kali 2 kali 5 kali
2. Meningkatnya jumlah kegiatan budaya sebagai pendorong kegiatan pariwisata Jumlah event/
kegiatan budaya 12 event 5 event 8 event 8 event 8 event 8 event
Berdasarkan data tabel di atas dapat dijelaskan bahwa capaian jumlah sarana dan prasarana wahana pengembangan seni dan budaya di Tingkat Kota Madiun untuk tahun 2009 sampai dengan tahun 2013 adalah 1 unit yaitu 1 key board, tahun 2010 menjadi 2 unit karena ada tambahan 1 set gamelan, begitu juga untuk tahun 2011 tetap ada 2 unit, di tahun 2012 ada penurunan dari 2 unit yaitu 1 set Gamelan dan 1 Key Board sekarang menjadi 1 unit yaitu gamelan, sedang 1 Key Board kondisinya rusak dan tahun 2013 hanya ada 1 unit yaitu 1 set gamelan.
Untuk indikator Jumlah fasilitasi yang mencakup pembinaan dan penyelenggaraan event capaian mulai tahun 2009 sampai dengan tahun 2013 secara akumulasi sebanyak 71 event. Untuk indikator Jumlah Sanggar dan Tempat latihan Kesenian Budaya di Kota Madiun pada tahun sampai dengan tahun 2013 terdapat 4 sanggar. Keikutsertaan dan prestasi dalam event Regional dan Nasional mulai secara akumulasi tahun 2009 sampai dengan tahun 2013 sebanyak 32 kali, yaitu : Festival Pedalangan, Festival Karya Tari, Lomba Bina Kreatifitas SDLB dalam rangka HAN, Pekan Seni Pelajar.
Jumlah kegiatan Budaya sebagai pendorong Pariwisata pada tahun 2013 terdapat 8 event yaitu Pekan Seni Pelajar ( PSP )Tingkat Kota Madiun, Hari Anak Nasional ( HAN )
Renstra Dikbudmudora Kota Madiun Tahun 2014-2019 40 Tingkat Kota Madiun, Grebeg maulud Nabi Maulud Nabi Muhammad SAW, Geguritan Pitutur Budi Pekerti bagi guru SD, SMP, Pembinaan Seniman, Pentas Seni Secara Periodik, Festival Dalang danFestival Karya Tari.
Sedangkan program dan kegiatan yang dilaksanakan Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Kota Madiun untuk Urusan Kebudyaan pada tahun 2009 sampai dengan tahun 2013 yaitu :
Tabel 2.22
Program dan Kegiatan Urusan Kebudayaan Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olah Raga
Kota Madiun Tahun 2009-2013
No. Program Tahun
2009 Tahun 2010 Tahun 2011 Tahun 2012 Tahun 2013
1 Progam Pengembangan Nilai Budaya 6 4 4 6 5
2 Program Pengelolaan Kekayaan Budaya
1 0 3 3 9
2.3.3. Kinerja Pelayanan Urusan Kepemudaan dan Olah Raga
Perkembangan penyelenggaraan urusan Pemuda dan Olah Raga pada pada tahun 2009-2013 dapat dilihat dari capaian kinerja sasaran dan indikator kinerja sasarannya sebagaimana tabel berikut ini:
Tabel 2.23
Capaian Pelayanan Kinerja Urusan Kepemudaan dan Olah Raga
Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olah Raga Kota Madiun Tahun 2009-2013 No Sasaran Indikator
Kinerja Sasaran
Target Realisasi
RPJMD s/d
2014 Tahun 2009 Tahun 2010 Tahun 2011 Tahun 2012 Tahun 2013 1 Meningkat nya pembinaan generasi muda dan prestasi olah raga a. Jumlah pembinaan generasi muda 6 kegiatan 4 5 6 8 6 b. Jumlah prestasi olah raga Meningkat setiap tahun 1
Medali Medali 2 Medali 1 Medali 11 Medali 4
Dari tabel di atas dapat dilihat bahwa perkembangan prestasi olahraga pelajar mulai tahun 2009 sampai dengan tahun 2013 mengalami naik turun naik karena pertandingan olahraga untuk setiap tahunnya di tingkat nasional maupun propinsi tidak sama karena pelaksanaan kejuaraan baik pada tingkat kota, tingkat propinsi ataupun tingkat nasional setiap tahun juga tidak sama. Untuk jumlah prestasi olahraga yang dimasukkan adalah prestasi di tingkat propinsi, nasional dan internasional.
Renstra Dikbudmudora Kota Madiun Tahun 2014-2019 41 Sedangkan program dan kegiatan yang dilaksanakan Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Kota Madiun untuk Urusan Kepemudaaan dan Olah Raga pada tahun 2009 sampai dengan tahun 2013 yaitu :
Tabel 2.24
Program dan Kegiatan Urusan Kepemudaan dan Olah Raga Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olah Raga
Kota Madiun Tahun 2009-2013
No. Program Jumlah Kegiatan
2009 2010 2011 2012 2013
1 Program Pembinaan dan
Pemasyarakatan Olahraga 2 0 0 5 4
Dari uraian di atas maka pencapaian kinerja pelayanan Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olah Raga selama lima tahun dapat dirangkum sebagai berikut:
Renstra Dikbudmudora Kota Madiun Tahun 2014-2019 43 Tabel 2.25
No Indikator Kinerja sesuai Tugas dan Fungsi
SKPD Target SPM Target IKK IndikatTarget or Lainny
a
Target Renstra SKPD Tahun Realisasi Capaian Tahun Rasio Capaian pada Tahun 2009 2010 2011 2012 2013 2009 2010 2011 2012 2013 2009 2010 2011 2012 2013 (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) (16) (17) (18) (19) (20) Urusan Pendidikan 1. APK PAUD - 100 - 70 70% 70% 70% 70% 68.55% 70.70% 59.88% 70.14% 100.3% 97% 100% 86% 100% 140 2. APK SD/MI 100% - - 119% 119% 119% 119% 119% 107.11% 118.67% 120.81% 115.10% 112.09 % 90% 100% 102% 97% 94% 3. APK SMP/MTs/Paket B 100% 106% 106% 106% 106% 106% 104.35% 117.61% 120.17% 114.99% 101.41 % 98% 111% 113% 108% 96%
4. APK Sekolah Menengah - 132% - 132% 132% 132% 132% 132% 146.75 161.6% 186.61% 173.75% 162.78
% 111% 122% 141% 132% 123%
5. APM SD/ MI/ Paket A - 100% - 100% 100% 100% 100% 100% 98.24% 108.56% 110.42% 105.12% 103.19
% 98% 109% 110% 105% 103%
6. APM SMP/MTs/Paket B - 100% - 100% 100% 100% 100% 100% 81.22% 92.41% 99.94% 94.55% 93.52% 81% 92% 100% 95% 94%
7. APM SMA/ SMK - 100% - 100% 100% 100% 100% 100% 97.98% 115.63% 136.26% 128.20% 102.48% 98% 116% 136% 128% 0%
8. APS Pendidikan Dasar :
Usia 7-12 tahun 100% - - 100% 100% 100% 100% 100% 110.97% 108% 119.19% 113.27% 109.27
% 111% 108% 119% 113% 109%
Usia 13-15 tahun 100% - - 100% 100% 100% 100% 100% 111.53% 118% 148.91% 135.61% 106.76
% 112% 118% 149% 136% 106% 9. APS Pendidikan Menengah - 100% - 100% 100% 100% 100% 100% 111.49% 142% 138.61% 130.56% 114.19
% 111% 142% 139% 131% 114% 10. Rasio Siswa SMK : SMA 70:30 - - 70:30 70:30 70:30 70:30 70:30 67:33 61:39 65 : 35 60 : 40 96% 87% 93% 86% 88% 85% 11. % Guru, Kasek, Pengawas bersertifikat 100% - - 95% 95% 95% 95% 95% 30.10% 49.95% 65.63% 66% 70.70% 27% 52% 68% 69% 73%
12. Angka Melek Huruf usia 15 Th + - 100% - 100% 100% 100% 100% 100% 99% 99,89% 100% 100% 100% 99% 97% 100% 97% 96%
13. Angka Pendidikan dasar yg ditamatkan - 32% - 32% 32% 32% 32% 32% 30% 31% 31.88% 31.11% 30.68% 94% 97% 98% 98% 97%
14. Angka Dikmen yg ditamatkan - 35% - 36% 35% 35% 35% 35% 30% 34% 34.30% 34.20% 33.95% 85% 100% 100% 100% 100%
15. Angka Kelulusan SD/ MI - 100% - 100% 100% 100% 100% 100% 98% 99.70% 100% 100% 100% 98% 99% 100% 100% 100%
16. Angka Kelulusan SMP/ MTs - 100% - 100% 100% 100% 100% 100% 97% 98.88% 99.86% 99.97% 99.88% 97% 97% 100% 100% 100%
17. Angka Kelulusan SMA/ SMK/ MA - 100% - 100% 100% 100% 100% 100% 97% 97.36% 99.85% 100% 100% 97% 110% 108% 112% 102% 18. Angka Melanjutkan (AM) dari SD keSLTP - 100% - 100% 100% 100% 100% 100% 100% 110.26 107.99% 111.54% 102.46% 100% 161% 151% 163% 145% 19. Angka Melanjutkan dari SLTP ke SLTA - 100% - 100% 100% 100% 100% 100% 100% 161.39% 151.49% 163.28
% 145.18% 100% 133% 132% 127% 129%
20. Akreditasi Sekolah - 100% - 75% 75% 75% 75% 75% 100% 100% 99% 95.37
% 97% 133% 89% 89% 93% 100%
Renstra Dikbudmudora Kota Madiun Tahun 2014-2019 44
22. Guru yang memenuhi Kualifikasi S1/D-IV 95% - - 95% 95% 95% 95% 95% 83.74% 92.90% 91.44% 91,38
% 95% 88% 100% 100% 100% 100% 23. Rasio Ketersediaan Sekolah/ penduduk usia
Pendidikan Dasar 1:32 - - 1:32 1:32 1:32 1:32 1:32 1:32 1:32 1:42 1:40 1:38 100% 111% 109% 107% 100%
24. Rasio guru/ murid pendidikan dasar 1:13 - - 1:13 1:13 1:13 1:13 1:13 1:15 1 : 14.71 1 : 12.52 1:15 1:13 115% 107% 108% 115% 100%
25. Rasio guru/ murid per kelas rata-rata 2:1 - - 2:1 2:1 2:1 2:1 2:1 3:1 3:1 2:1 2:1 2:1 150% 100% 100% 100% 150%
26. Peserta UN memiliki nilai rata-rata 6,00 - 100% - 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 27. Rasio Ketersediaan Sekolah/ penduduk usia
Pendidikan Menengah - 1:48 - 1:40 1:40 1:40 1:40 1:40 1:30 1:30 1:50 1:49 1:48 90% 110% 109% 108% 90%
28. Rasio guru/ murid Dikmen - 1:10 - 1:13 1:13 1:13 1:13 1:13 1:13 1:10.26 1:12.49 1:10 1:10 110% 110% 120% 100% 100% 29. Sekolah pendidikan dasar kondisi bangunan
baik 100% - - 100% 100% 100% 100% 100% 80% 80% 90% 93% 95% 80% 90% 93% 95% 80%
30. Sekolah Dikmen kondisi bangunan baik - 100% - 100% 100% 100% 100% 100% 91% 92% 95% 96% 97% 92% 95% 96% 97% 92%
31. Tingkat buta aksara diatas 44 tahun - 0% - 0% 0% 0% 0% 0% 0.40% 0.11% 0% 0% 0% 0% 0% 0% 0% 0%
32. Angka Putus Sekolah Pendidikan Dasar - 0% - 0.25 0.25 0.25 0.25 0.25 0.05% 0.03% 0.00009% 0.0031% 0% 100% 100% 100% 100% 100%
33. Angka Putus Sekolah Dikmen - 0% - 0% 0% 0% 0% 0% 0.30% 0.75% 0.41% 0.24% 0.22% 99% 99% 99% 99% 99%
34. Memiliki sekolah RSBI :
SD/MI - 0 - 1 1 1 1 0 0 0 0 0 0 100% 100% 100% 100% 100%
SMP/MTs - 0 - 2 2 2 2 0 2 2 2 2 0 167% 133% 167% 167% 100%
SMA/MA/SMK - 0 - 3 3 3 3 0 4 4 5 5 0 100% 100% 100% 100% 100%
35. Rasio Buku : Siswa - 1:1 - 1:1 1:1 1:1 1:1 1:1 1:1 1:1 1 : 1 1:1 1:1 100% 100% 100% 100% 100%
36. % guru berpendidikan S1 - 100% - 95% 95% 95% 95% 95% 83.74% 92.90% 91.44% 91.38