• Tidak ada hasil yang ditemukan

Lampiran 1. Surat Ijin Penelitian

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "Lampiran 1. Surat Ijin Penelitian"

Copied!
138
0
0

Teks penuh

(1)

148 Lampiran 1. Surat Ijin Penelitian

(2)

149 Lampiran 2. Surat Keterangan Selesai Penelitian dari Desa

(3)

150 Lampiran 3. Surat Keterangan Selesai Penelitian dari

Kecamatan Mollo Tengah.

(4)

151 Lampiran 4. Surat Keterangan Selesai Penelitian dari Kesbang

(5)

152 Lampiran 3. Instrumen Penelitian

Instrumen Penelitian

Gambaran kejadian infeksi post partum pada ibu yang menggunakan kompres panas (tatobi) di Desa Binaus Kecamatan Mollo Tengah Kabupaten Timor Tengah Selatan

Gambaran Umum Responden : Penggunaan Tatobi dalam Perawatan Masa Post Partum di Desa Binaus

Data Primer : Ibu post partum 1. Identitas ibu

a. Nama ibu : b. Usia : c. Suku :

d. Agama :

e. Tingkat pendidikan :

f. Pekerjaan :

g. Alamat :

h. Waktu :

i. Status pernikahan :

j. Jumlah anak :

k. Anak keberapa :

2. Riwayat kehamilan

1) Kehamilan ibu direncanakan (ya/tidak) : ...

2) Status obstetric :

Jumlah : Gravida………., Paritas :……….., Abortus :…………

3) Usia kehamilan :

4) Haid pertama hari terakhir (HPHT) :

(6)

153 5) Hari perkiraan lahir (HPL)

6) Jumlah anak saat ini

7) Mengikuti kelas prenatal selama hamil (ya/tidak) 8) Jumlah kunjungan selama kehamilan

a. Trimester 1:

b. Trimester II : c. Trimester III : 9) Masalah kehamilan

d. Trimester I : e. Trimester II : f. Trimester III :

10) Kebiasaan yang merugikan saat kehamilan:

a. Merokok : Ya/tidak b. Alkohol : Ya/tidak c. Obat-obatan : Ya/tidak

Jenis obat : No Jenis

Kelamin

Cara Lahir

Tempat persalinan dan penolong

BB Lahir

Komplikasi selama proses persalinan

Keadaan saat ini

Umur

(7)

154 11) Jenis Imunisasi yang digunakan saat kehamilan

a. Tetanus (tetanus toksoid) : Ya/tidak b. Hepatitis B : Ya/tidak c. Influenza (Inaktif) : Ya/tidak 12) Aktivitas dan latihan

a. Aktivitas yang dilakukan selama hamil : b. Keluhan dalam beraktivitas saat hamil : 13) Keluarga Berencana (KB)

a. Kontrasepsi jenis apa yang pernah dipakai ibu saat melakukan aktivitas seksual?

b. Berapa lama?

c. Pemasangan alat dimana?

d. Kontrol dimana?

e. Keluhan saat penggunaan alat kontrasepsi

14) Pendidikan kesehatan apa saja yang ibu dapatkan selama kehamilan?

a. Relaksasi pernafasan : Ya/tidak

b. Manfaat ASI dan cara menyusui yang baik : Ya/tidak

c. Senam nifas : Ya/tidak

d. Metode-metode KB : Ya/tidak e. Perawatan perineum : Ya/tidak f. Perawatan payudara : Ya/tidak 15) Hubungan/Komunikasi dalam keluarga

a) Bicara : Bahasa utama/bahasa yang digunakan sehari- hari

( ) Jelas ( ) Relevan

( ) Mampu mengekspresikan

( ) Mudah dimengerti orang lain yaitu :

………

(8)

155 b. Tempat tinggal :

( ) Sendiri

( ) Bersama orang lain : yaitu ...

c. Kehidupan keluarga

- Adat istiadat yang dianut ...

- Pembuatan keputusan dalam keluarga ...

- Pola komunikasi ...

- Keuangan ...

( ) Memadai ( ) Kurang

d. Kesulitan dalam keluarga

( ) Hubungan dengan orang tua ( ) Hubungan dengan sanak keluarga ( ) Hubungan perkawinan

3. Riwayat Persalinan

1) Mulai persalinan (kontraksi/pengeluaran pervaginam) :

 Tanggal :

 Jam : 2) Keadaan kontraksi

 Dalam 10 menit berapa kali :

 Kekuatan :

3) Frekuensi dan kekuatan denyut jantung janin ...x/mnt 4) Pemeriksaan fisik :

i. Kenaikan BERAT BADAN selama kehamilan ... kg ii. Tanda vital : TD = ...mmHg ; Nadi = ...x/mnt ; suhu = ...C ;

P = ...x/mnt,

(9)

156 5) Pemeriksaan dalam

Jam Pemeriksaan Oleh Hasil

6) Ketuban (utuh/pecah) jika sudah pecah tgl/jam...warna ...

7) Laboratorium Tanggal dan jenis

pemeriksaan

Hasil pemeriksaan normal

Interpretasi

8) Terapi yang diberikan

Tanggal Jenis terapi Rute terapi Dosis Indikasi terapi

(10)

157 LAPORAN PERSALINAN

Kala I

Tanggal Jam Hasil observasi

Kala II

Tanggal Jam Hasil observasi

(11)

158 Kala III

Tanggal Jam Hasil observasi

Kala IV

Tanggal

Jam Hasil observasi

(12)

159 ASUHAN KEPERAWATAN PERSALINAN

Kala I

Tgl Jam Diagnosa Keperawatan

Tujuan Intervensi Implementasi Evaluasi

Kala II

Tgl Jam Diagnosa Keperawatan

Tujuan Intervensi Implementasi Evaluasi

Keadaan umum bayi baru lahir : a. Berat badan : b. Panjang badan : c. Lingkar kepala : d. Lingkar dada : e. Lingkar perut : f. Lingkar lengan atas :

(13)

160 APGAR SCORE :

No Tgl/j am

Karakteristik yang dinilai

0 1 2

Denyut jantung

Pernafasan

Refleks

Tonus otot

Warna kulit

Mnt Mnt Mnt 1 Mnt 5 Mnt Mnt 5

Total Menit 1 : Menit 5 : Kesimpulan : Kala III

Tgl Jam Diagnosa Keperawatan

Tujuan Intervensi Implementasi Evaluasi

(14)

161 Kala IV

Tgl Jam Diagnosa Keperawatan

Tujuan Intervensi Implementasi Evaluasi

8) Lamanya persalinan :

9) Posisi fetus :

10) Tipe persalinan :

11) Penggunaan analgesik dan anastesi : 12) Masalah selama persalinan :

13) Penolong persalinan : 14) Lokasi persalinan : 15) Alasan memilih lokasi persalinan :

16) Siapa saja yang terlibat selama persalinan ibu berlangsung?

Dan apa saja peran mereka masing-masing ?

(15)

162 4. Selama Perawatan Masa Post Partum

1) Aktivitas fisik :

 Kebersihan diri

i. Sehari mandi berapa kali : ii. Alat dan bahan yang digunakan :

iii. kebersihan alat genitalia : Pada saat cebok membersihkannya dengan cara dari arah depan kebelakang untuk mencegah terjadinya infeksi pada kemaluan, mengganti pembalut sesering mungkin (setiap kali basah, kotor harus segera diganti), Cuci tangan dengan menggunakan sabun sebelum dan sesudah membersihkan daerah kemaluan, Bila ada jahitan pada kemaluan tidak boleh disentuh-sentuh dan dijaga tetap dan bersih dan kering.

 Istirahat

i. Pola tidur : Berapa jm dalam sehari :

Sering terbangun : Ya/tidak

Saat kapan :

Nyenyak : Ya/tidak

 Aktivitas/kerja

selama tiga minggu post partum belum diperbolehkan bekerja keras :

( ) Mengangkat ember berisi air ( ) Menyetrika

( ) Memasak ( ) Mencuci ( ) Menyapu ( ) Berkebun

(16)

163

 Tindak lanjut

Melakukan kotrol setelah persalinan : a. Berapa kali dalam seminggu?

b. Jenis kotrol seperti apa yang ibu jalani selama perawatan post partum?

c. Dengan siapa ibu melakukan kontrol selama masa post partum?

5. Proses Penggunaan Tatobi 1) Budaya/Kebiasaan

a. Kebiasaan apa yang ibu lakukan selama menjalani perawatan post partum

b. Bagaimana dengan budaya tatobi? Dapatkah ibu menceritakan kepada saya tentang budaya tatobi?

c. Setelah mendengar cerita dari ibu, dari ibu sendiri apakah selama perawatan post partum ibu

menggunakan tatobi?

d. Tujuannya untuk apa?

e. Bahan dan alatnya ?

f. Bagaimana teknik penggunaan tatobi itu sendiri?

g. Siapa yang wajib memberikan tatobi?

h. Di mana ibu post partum diberikan tatobi?

i. Kapan ibu harus diberikan tatobi?

j. Setelah diberikan tatobi apa yang ibu rasakan ? k. Selama ibu menjalani perawatan setelah persalinan,

apakah ibu pernah mendapatkan tanda dan gejala seperti :

i. Suhu tubuh meningkat >37,50C : sejak kapan, medikasi, tindakan keperawatn/kebidanan, tindakan keluarga sebelum ke tempat layanan kesehatan.

(17)

164 ii. Terdapat ruam kemerahan : lokasi, ruam, waktu

munculnya ruam

iii. Terdapat pembengkakan : lokasi, diameter/luas.

iv. Nyeri : pasien mengeluh nyeri, lokasi nyeri, durasi nyeri, pencetus, kualitas nyeri, skala nyeri.

l. Dapatkah ibu menceritakan kembali, proses awal terjadinya infeksi ?

m. Bagaimana reaksi ibu saat mengetahui bahwa ibu terkena infeksi? Menurut ibu apa yang menyebabkan ibu sehingga ibu terkena infeksi ?

n. Apa yang ibu lakukan ketika mengetahui bahwa ibu terkena infeksi ? apakah ibu langsung di bawa ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan pertolongan ? Jika iya, tindakan apa yang ibu dapatkan ? Jika tidak, apa yang dilakukan ibu dan keluarga saat itu ?

6. Efek yang ditimbulkan pada Ibu post partum, persepsi ibu post partum tentang penggunaan Tatobi bagi dirinya.

1) Efek psikis

a. Apakah ibu pernah mengalami

depresi/stress/cemas/rasa takut/gangguan pola tidur setelah diberikan kompres panas/tatobi ?

b. Kapan ibu mengalami depresi/stress/cemas/rasa takut/gangguan pola tidur ?

c. Seberapa sering ibu mengalami

depresi/stress/cemas/rasa takut/gangguan pola tidur ? d. Bagaimana perasaan ibu ketika diberikan tatobi ? e. Bagaimana cara ibu mengatasi

depresi/stress/cemas/rasa takut/gangguan pola tidur yang dialami ?

(18)

165 2) Efek fisik

a. Apa yang ibu rasakan setelah diberikan kompres panas/tatobi ?

b. Apakah ada tanda dan gejala yang muncul seperti 1) Suhu tubuh meningkat >37,50C : sejak kapan,

medikasi, tindakan keperawatn/kebidanan, tindakan keluarga sebelum ke tempat layanan kesehatan.

2) Terdapat ruam kemerahan : lokasi, ruam, waktu munculnya ruam

3) Terdapat pembengkakan : lokasi, diameter/luas.

4) Nyeri : pasien mengeluh nyeri, lokasi nyeri, durasi nyeri, pencetus, kualitas nyeri, skala nyeri.

c. Efek positif

1) Apakah ibu merasa segar setelah ditatobi ?

2) Selain merasa segar, apakah ada manfaat positif lain yang membuat ibu tertarik untuk menggunakan tatobi ?

7. Alasan masih menggunakan Tatobi

1) Apa persepsi ibu tentang pengunaan tatobi ? 2) Sudah berapa kali ibu menggunakan tatobi ?

3) Siapa yang meminta ibu untuk menggunakan tatobi ? 4) Apa akibat jika ibu tidak menggunakan tatobi ?

(19)

166 Data sekunder : Profil Desa Binaus Kecamatan Mollo Tengah

Kabupaten Timor Tengah Selatan 1. Gambaran lokasi penelitian

a. Gambaran geografis Desa Binaus : 1) Luas wilayah :

2) Letak : 3) Perbatasan : o Timur : o Barat : o Utara : o Selatan :

b. Gambaran demografis Desa Binaus

 Keadaan penduduk

1) Jumlah penduduk di desa Binaus : 2) Jumlah KK di desa Binaus :

3) Jumlah Dusun :

4) Jumlah RW/RT :

5) Jumlah sarana pendidikan di desa Binaus : a. PAUD :

b. TK : c. SD : d. SMP : e. SMA :

6) Jumlah tingkat pendidikan di desa Binaus :

a. SD :………… orang

b. SMP :………… orang

c. SMA :………… orang

d. Perguruan Tinggi :…………. orang

 Status sosial ekonomi/mata pencaharian penduduk di desa Binaus

a. Petani :…….. orang

(20)

167

b. PNS :…….. orang

c. Militer ( Tentara/Polisi) :………. Orang

d. Wiraswasta :………..Orang

e. Lain-lain ……… :……….. Orang

 Peta desa Binaus disertai lokasi dari masing-masing RT di desa Binaus.

(21)

168 Lampiran 4. Keterangan Penjelasan Penelitian

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS KRISTEN SATYA WACANA

PENJELASAN PENELITIAN

Judul Penelitian : Gambaran Kejadian Infeksi Post Partum pada Ibu yang Mengguanakan Kompres Panas/Tatobi di Desa Binaus Kecamatan Mollo Tengah Kabupaten Timor Tengah Selatan.

Peneliti : Maria A. Themone

NIM : 46 2008 062

No.Kontak Peneliti : 085290185060

Bersama surat ini, saya sebagai peneliti memohon kesediaan Ibu untuk bersedia menjadi partisipan pada penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Gambaran Kejadian Infeksi Post Partum Pada Ibu Dengan Mengguanakan Kompres Panas/Tatobi di Desa Binaus Kecamatan Mollo Tengah Kabupaten Timor Tengah Selatan. Prosedur penelitian yang akan dilakukan adalah peneliti akan mengajukan pertanyaan kepada ibu. Peneliti berharap Ibu dapat menjawab secara jujur dan sukarela. Waktu wawancara akan disepakati sebelumnya antara peneliti dan partisipan.

Resiko/Keuntungan: Tidak ada resiko untuk berpartisipasi dalam penelitian ini. Tidak ada keuntungan secara langsung terhadap partisipasi dalam penelitian ini. Hasil penelitian ini di harapkan dapat bermanfaat bagi pelayanan keperawatan khususnya Perawat dalam memberikan pendidikan kesehatan pada ibu dalam menjalani perawatan masa post partum.

Peneliti menjamin bahwa penelitian ini tidak akan berdampak negatif, dan bila ibu sebagai mengalami ketidaknyamanan, maka ibu berhak untuk berhenti dan tidak menjadi pertisipan penelitian. Peneliti akan menjunjung tinggi hak partisipan dengan menjaga kerahasiaan yang diperoleh selama proses pengumpulan data, pengolahan data dan penyajian data. Dengan penjelasan ini, peneliti mengharapkan ibu sebagai partisipasi. Atas kesediaan ibu untuk berpartisipasi dalam penelitian ini, peneliti ucapkan terima kasih.

Salatiga, Agustus 2012

Peneliti

(22)

169 Lampiran 5. Lembar Persetujuan Menjadi Partisipan

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS KRISTEN SATYA WACANA

LEMBAR PERSETUJUAN MENJADI PARTISIPAN

Judul Penelitian : Gambaran Kejadian Infeksi Post Partum Pada Ibu Dengan Mengguanakan Kompres Panas/Tatobi di Desa Binaus Kec. Mollo Tengah Kab. TTS-NTT.

Peneliti : Maria A. Themone

NIM : 462008062

Peneliti adalah mahasiswi Fakultas Ilmu Kesehatan Program Studi S-1 Keperawatan Universitas Kristen Satya Wacana yang sedang melakukan penelitian dengan tujuan untuk mengetahui Gamabarn Kejadian Infeksi Post Partum Pada Ibu Dengan Menggunakan Kompres Panas/Tatobi. Peneliti mengharapkan kesediaan ibu untuk berpartisipasi dalam penelitian ini. Jika ibu bersedia, maka peneliti akan memberikan pertanyaan kepada ibu untuk dijawab yang meliputi beberapa pertanyaan yang mencakup persepsi ibu tentang kejadian infeksi post partum pada ibu dengan menggunakan kompres panas/tatobi. Peneliti mengharapkan ibu menjawab pertanyaan tersebut sesuai dengan apa yang diketahui saat ini.

Partisipasi ibu dalam penelitian ini bersifat sukarela, sehingga ibu bebas untuk mengundurkan diri tanpa sanksi apapun. Semua informasi yang ibu berikan akan dirahasiakan dan hanya akan dipergunakan dalam penelitian ini. Atas partisipasi ibu Peneliti mengucapkan terimakasih.

Jika ibu bersedia menjadi peserta dalam penelitian ini, silahkan menandatangani formulir persetujuan ini.

Salatiga, Agustus 2012

Partisipan

(23)

170 Transkip Verbatim

Verbatim Riset Partisipan Ibu 1

Waktu wawancara

Hari/ tanggal : Senin, 13 Agustus 2012

Pukul : 11.30 WITA

Identitas partisipan

Inisial ibu : Ny. SOB

Umur : 22 tahun

Status perkawinan : Sudah menikah

Pekerjaan : Ibu Rumah Tangga/IRT

Pendidikan : Sekolah Menengah

Pertama/SMP

Suku : Dawan

Agama : Kristen Protestan

Alamat : Dusun 1/RT 03 Desa Binaus

Keterangan

K : Peneliti

SOB : Ibu 1

(24)

171

Subjek Isi wawancara Kode

K Permisi, selamat siang kaka.. ada bikin apa kaka?

(tersenyum).

Permisi, selamat siang kakak.. sedang apa kakak sekarang? (tersenyum).

I1.1

SOB Selamat siang nona (tersenyum), mari masok nona, duduk dolo ko nona ? Jang marah te kami pung rumah tasiram. Kami baru makan abis ko belum sempat menyimpan. (berjabat tangan dan mempersilahkan duduk).

Selamat siang nona (tersenyum) mari silahkan masuk, silahkan duduk nona. Maaf, rumah kami berantakan. Kami baru saja selesai makan dan belum sempat membersihkannya. (berjabat tangan dan mempersilahkan duduk).

K Jang marah kaka, saya su mengganggu deng siang-siang pas jam istirahat.

Minta maaf kakak, karena saya sudah mengganggu jam istirahat kakak pada siang hari..

I1.2

(25)

172 SOB Tidak apa-apa nona, te kami ju pamalas tidur siang.

Saya ada duduk ko bacerita deng sodara.

(tersenyum sambil melirik ke arah sodara). Nona tunggu do ko saya pi ambil kasih kita tempat sirih.

(bangun dari kursi dan berjalan ke belakang).

Tidak apa-apa nona, kami juga tidak ingin tidur siang. Saya sedang duduk bercerita bersama saudara (tersenyum sambil melirik ke arah saudara). Sambil menunggu saya mau mengambil tempat sirih dulu (bangun dari kursi dan berjalan ke belakang).

K Terima kasih kaka, jang marah saya su bikin repot kaka (tersenyum)

Terima kasih kakak, saya minta maaf karena sudah merepotkan kakak (tersenyum)

I1.3

SOB Tidak apa-apa nona. Terus ini nona sapa te saya ke pernah lihat di mana ko.. (tersenyum).

Tidak apa-apa nona. Ini dengan nona siapa?

Sepertinya saya pernah melihat sebelumnya (tersenyum).

(26)

173 K Perkenalkan kaka, Saya pung nama K. Saya

mahasiswa kesehatan dari UKSW Salatiga yang datang untuk penelitian di ini Desa tentang infeksi pada ibu-ibu yang baru habis melahirkan yang pake tatobi. Sebelum saya ke sini saya su ketemu deng kader dong di ini Desa, terus saya ada minta nama- nama ibu yang baru habis melahirkan, pas kaka pu nama ada di dalam daftar register jadi saya datang di kaka.

Perkenalkan, nama saya K. Saya mahasiswa kesehatan dari UKSW Salatiga, yang akan melakukan penelitian tentang kejadian infeksi post- partum pada ibu-ibu setelah persalinan yang menggunakan kompres panas/tatobi. Sebelum saya kesini saya sudah terlebih dahulu bertemu dengan beberapa kader yang bertugas di Desa ini untuk melihat daftar nama-nama ibu yang baru selesai melahirkan, karena didalam daftar tersebut terdapat nama kakak juga sehingga saya datang kesini.

I1.4

SOB Iya nona tidak apa-apa. Ko namanya tugas jadi harus jalankan (menganggukkan kepala sambil tersenyum)

Iya nona tidak mengapa karena yang namanya tugas harus dikerjakan. (menganggukkan kepala sambil tersenyum)

I1.5

(27)

174 K Jadi begini kaka, saya datang ke sini untuk mau cari

tau tentang ibu-ibu yang pernah pake tatobi pas habis melahirkan. Nah, yang pas kaka melahirkan ade mea ini kaka pake tatobi ko sonde ? (tersenyum sambil melirik kearah bayinya).

Jadi begini kakak, saya ke sini untuk mencari tahu mengenai ibu-ibu yang pernah menggunakan tatobi setelah selesai melahirkan. Saat melahirkan, apakah kakak menggunakan tatobi? (tersenyum sambil melirik kearah bayinya).

SOB Iya nona, bukan anak terakhir sa yang saya tatobi, yang saya melahirkan saya pung anak 2 orang dong ini saya tatobi nona. Karna kalo tidak tatobi nona nanti kita pung badan stengah mati baru sakit-sakit terus andia saya takut ko saya tatobi. Stengah mati nona kalo habis melahirkan kita sonde tatobi (mimik wajah serius).

Iya nona, tidak hanya anak terakhir saja saya menggunakan tatobi, saya menggunakan tatobi ini mulai dari anak pertama hingga anak terakhir. Kalau tidak menggunakan tatobi setelah selesai melahirkan tubuh akan terasa tidak sehat dan akan sakit terus-menerus sehingga saya merasa ketakutan dan akhirnya saya menggunakan tatobi setelah selesai melahirkan. Sulit sekali kalau tidak menggunakan tatobi setelah selesai melahirkan nona (mimik wajah serius).

(28)

175 K Oh.. begitu ko kaka? (menganggukan kepala sambil

tersenyum). Nah, kalo begitu kaka bisa cerita kasih saya tatobi itu apa!

Oh.. begitu kakak ? (menganggukan kepala sambil tersenyum). Nah, untuk itu dapatkah kaka menceritkan kepada saya apa itu tatobi!

I1.6 I1.7

SOB Iya bisa nona (menganggukan kepala sambil melipat kedua tangan). Tatobi itu kita mandi air panas nona.

Iya bisa nona (menganggukan kepala sambil melipat kedua tangan). Tatobi itu maksudnya mandi menggunakan air panas nona.

K Kalo saya boleh tau kaka, air panas yang kakak pake tatobi kira-kira panas berapa derajat celcius?

Kalau boleh saya tahu kakak, air panas yang digunakan untuk tatobi kira-kira suhunya mencapai berapa derajat celcius?

SOB Saya tidak tau air pung panas sampe berapa derajat nona, tapi air panas yang sampe mendidih. Hanya kami peres buang dia pung air sdikit yang kami celup pake selendang itu baru kami pake dia pung uap ko tatobi nona (mimik wajah serius).

Saya tidak mengetahui suhu air mencapai berapa derajat celcius nona, akan tetapi air yang dimasak ditunggu hingga mendidih, kemudian selendang yang digunakan untuk dikompreskan pada tubuh, dicelupkan terlebih dahulu kedalam air yang sudah mendidih kemudian diperas sedikit airnya lalu uapnya dikompreskan ke tubuh saya (mimik wajah serius).

(29)

176 K Oh… Jadi waktu kaka habis melahirkan itu hanya

tatobi sa, tidak pi periksa di pustu lai?

Oh… jadi setelah selesai melahirkan kakak hanya menggunakan tatobi, tidak pergi melakukan pemeriksaan lagi ke pustu ?

I1.8

SOB Tidak nona, karena su ada peraturan baru di sini, kalo melahirkan dirumah berarti tidak dapat pelayanan kesehatan dari ibu bidan deng kader dong di sini nona. Jadi itu waktu saya minta tolong saya pung suami pigi di mantri ko minta kasih saya obat sa. Jadi saya minum obat yang saya dapat dari mantri. (mengerutkan kening)

Tidak nona, karena sudah ada peraturan baru didesa ini, kalau melahirkan di rumah maka tidak mendapat pelayanan kesehatan dari ibu bidan dan para kader. Jadi waktu itu saya minta tolong kepada suami saya supaya menemui mantri untuk mendapatkan obat buat saya. (mengerutkan kening) K Kalo boleh saya tau kaka, obat yang mantri kasih itu

obat apa? Terus itu obat dong pung fungsi untuk apa? (ekspresi wajah serius)

Kalau boleh saya ketahui kaka, obat yang diberikan mantri untuk ibu adalah jenis obat apa dan fungsinya untuk apa ? (ekspresi wajah serius)

I1.9

(30)

177 SOB Itu obat dong pung nama amoxcilin deng ampicilin

nona (beranjak dari tempat duduk dan pergi mengambil obat), mantri bilang itu obat untuk mencegah infeksi pas abis melahirkan (memperlihatkan kedua obat tersebut sambil menjelaskan fungsinya sesuai dengan penjelasan mantri).

Nama dari kedua obat tersebut adalah amoxcilin dan ampicilin (beranjak dari tempat duduk dan pergi mengambil obat). Kata mantri kegunaan dari kedua obat tersebut adalah untuk mencegah terjadinya infeksi setelah selesai melahirkan (memperlihatkan kedua obat tersebut sambil menjelaskan fungsinya sesuai dengan penjelasan mantri).

K Oh.. na bae su kalo begitu kaka… Hehehe

Kalo boleh saya tau pas habis melahirkan itu kaka pake tatobi kira-kira berapa lama?

Oh.. baik sudah kalau begitu kakak… hehehe Kalau boleh saya ketahui, setelah selesai melahirkan kakak menggunakan tatobi kira-kira berapa lama?

I1.10

(31)

178 SOB Saya tatobi tidak sampai 40 hari 40 malam nona

karena pas minggu ke-3 itu minta permisi ma saya pung jalan lahir sakit ke pedis-pedis, bengkak sampe bamerah ko keluar nanah. Dalam satu hari itu saya tatobi 3 kali pas mau mandi, tapi yang pas 4 hari itu saya tatobi pake air panas mendidih, su lewat dari 4 hari saya mandi pake air hangat biasa sa. Itu saya tatobi di dapur nona. saya pung mama yang tatobi saya itu waktu. Saya berenti tatobi pas bawa ade mea masuk gereja (mimik wajah serius).

Saya menggunakan tatobi tidak sampai 40 hari 40 malam dikarenakan pada minggu ke-3 terjadi pembengkakan serta rasa nyeri pada jalan lahir hingga kemerahan disertai nanah. Dalam sehari saya tatobi 3 kali saat mau mandi, 4 hari saya tatobi menggunakan air panas mendidih, setelah itu saya mandi menggunakan air hangat biasa. Waktu itu saya tatobi d rumah bulat. Yang memberikan tatobi pada saya waktu itu adalah ibu saya. Saya berhenti tatobi saat membawa bayi saya masuk gereja pertama kali (mimik wajah serius).

K Itu waktu kaka tatobi pake kain apa? Habis tatobi itu kaka rasa kermana?

Bahan apa yang kakak gunakan saat tatobi?

Setelah tatobi, apa yang kakak rasakan?

I1.11

(32)

179 SOB Itu waktu saya tatobi pake selendang nona. Habis

tatobi saya rasa badan ke lebih enak, badan su tidak sakit-sakit lai. Hehehe… Minta permisi nona ma hanya kemaren sa yang saya pung jalan lahir bengkak sampe keluar nanah. Kalo boleh tau itu kira-kira kenapa ko bisa sampe begitu e nona?

Waktu itu saya tatobi menggunakan kain timor (Selendang). Setelah ditatobi tubuh saya terasa lebih enak dan tidak sakit-sakit lagi. Hehehe Maaf sebelumnya nona, waktu kemarin itu jalan lahir saya sempat bengkak hingga mengeluarkan nanah.

Kalau boleh saya tahu, apa penyebabnya sehingga bisa terjadi seperti itu nona?

K Oh… begitu ko kaka?? Tadi kaka bilang jalan lahir bengkak terus keluar nanah, permisi kaka tapi kalo boleh saya tau nanah yang keluar itu warna apa dan bau ko tidak? Maaf kaka karena saya su tanya sampe yang dalam-dalam dong (sambil tersenyum).

Nah, kalo jalan lahir bengkak sampe keluar nanah, kami orang kesehatan bilang infeksi pada jalan lahir.

Itu dia punya penyebab bisa karena tidak cuci tangan sebelum cuci alat kelamin saat BAB dan BAK, tapi bisa juga karna pake tatobi kaka. Air terlalu panas juga tidak baik untuk kompres d jalan lahir kaka karna bisa infeksi (mimik wajah serius).

Kalau boleh saya tau kaka, yang pas kaka pung jalan lahir bengkak trus keluar nanah itu kira-kira dia pung rasa sakit kermana?

Oh.,, begitu kakak?? Seperti yang kakak jelaskan

I1.12

(33)

180 tadi bahwa jalan lahir membengkak disertai nanah.

Permisi kakak tapi kalau boleh saya tahu nanah yang keluar warna apa dan berbau atau tidak? Maaf kakak karena saya sudah bertanya secara mendalam. Nah, kalau orang kesehatan mengatakan bahwa itu adalah infeksi pada jalan lahir. Penyebabnya bisa karena tidak mencuci tangan sebelum membersihkan alat genitalia saat BAB dan BAK, tapi bisa juga karena pengaruh dari penggunaan tatobi. Air yang sangat panas juga tidak baik untuk dikompreskan pada jalan lahir karena bisa menyebabkan infeksi. (mimik wajah serius). Kalau boleh saya tahu kakak, Saat jalan lahir kakak membengkak disertai nanah, rasa sakit seperti apa yang kakak rasakan?

SOB Oh…. jadi begitu ko nona? Tapi kalo saya tidak tatobi nanti orang tua dong marah besar bilang anak su besar nanti kita sakit-sakit baru kerja badan tidak kuat lagi makanya saya tatobi nona. Permisi nona, yang nanah keluar pas saya pung jalan lahir itu warna kuning ke mau hijau-hijau begitu baru campur deng darah juga nona, dia pung sakit ke pedis-pedis begitu. Jadi pas pedis begitu saya langsung ambil air hangat ko cuci karena saya takut kenapa-kenapa lai. Tapi sebelum cuci itu saya masih pegang saya rasa ke panas terus saya lihat pas di bibir itu bengkak sampe bamerah (Mimik wajah serius).

Oh…. jadi seperti itu nona? Tapi kalau saya tidak tatobi orang tua akan marah besar dengan alasan ketika anak beranjak dewasa tubuh akan terasa sakit dan tidak kuat lagi dalam bekerja keras. Maka

(34)

181 dari itu saya menggunakan tatobi nona. Permisi

nona, saat keluar nanah warnanya kuning agak kehijauan bercampur darah dan terasa nyeri sehingga saya langsung mengambil air hangat untuk mengompres karena saya takut terjadi sesuatu pada jalan lahir saya. Tapi sebelum dikompres saya masih sempat memegang dan rasanya panas dan terdapat pembengkakan pada bibir rahim yang disertai warna kemerahan (Mimik wajah yang serius).

K Oh.,, begitu kaka? (sambil menganggukkan kepala).

Terus kaka pake obat apa selain kompres deng air hangat?

Oh… begitu kakak? (sambil menganggukkan kepala). Lalu, obat apa lagi yang kakak gunakan selain kompres hangat?

I1.13

SOB Saya minum ini obat dong nona, amoxcilin deng ampicilin (sambil menunjukkan kedua obat tersebut).

Saya minum kedua obat ini nona, amoxcilin deng ampicilin (sambil menunjukkan kedua obat tersebut).

K Oo... (sambil mengangguk). Selain pake obat amoxcilin deng ampicilin, kaka ada pake obat kampung juga?

Oo... (sambil mengangguk). Selain menggunakan obat amoxcilin dan ampicilin, apakah kakak juga menggunakan obat kampung?

I1.14

(35)

182 SOB Iya nona, saya ada pake deng obat kampung juga

(mimik wajah serius).

Iya nona, saya juga memakai obat kampung (mimik wajah serius).

K Oh iya kaka, kalo boleh saya tau itu obat kampung yang kaka pake nama apa?

Oh iya kakak, kalau boleh saya tahu apa nama obat kampung yang kakak gunakan?

I1.15

SOB Kalo obat kampung pung nama saya tidak tau nona karna itu obat kampung orang tua dong bawa datang su jadi memang, saya tinggal minum sha dia pung air yang dong rebus. (mimik wajah serius) Kalau nama obat kampung saya tidak tahu nona karena obat tersebut dibawa orang tua sudah dalam bentuk jadi, saya tinggal minum airnya yang sudah direbus. (mimik wajah serius)

K Oh… kalo boleh saya tau obat kampung yang orang tua dong rebus itu dari apa? (mimik wajah serius) Oh… kalau boleh saya tahu, obat kampung yang direbus oleh orang tua itu dari apa? (mimik wajah serius)

I1.16

SOB Itu obat kampung orang tua dong ambil dari kulit pohon nona, itu kulit pohon rebus deng air sampe mendidih terus dia pung air saya minum sedangkan kulit pohon orang tua dong simpan.

Obat kampung tersebut diambil dari kulit pohon nona, kulit pohon itu direbus dengan air hingga mendidih kemudian airnya diminum sedangkan kulit pohonnya disimpan orang tua.

(36)

183 K Ooo… begitu kaka? Kalo boleh saya tau, kira-kira

minum itu obat kampung supaya apa?

Ooo… begitu kakak? Kalau boleh saya tahu, tujuan dari mengkonsumsi obat kampung tersebut untuk apa?

I1.17

SOB Supaya darah putih jang naik dikepala karna bisa bikin kita gila, kasih keluar darah kotor dong yang tatinggal dirahim, dan untuk kasih kuat badan juga.

Untuk mencegah darah putih agar tidak naik dikepala karena bisa menyebabkan kegilaan, mengeluarkan sisa-sisa darah kotor yang tertinggal dalam rahim, dan untuk menguatkan badan.

K Ooo… itu obat kampung kaka minum satu hari berapa kali? pake ukuran gelas atau mangkok?

Kalo gelas dia punya ukuran berapa, dan kalo mangkok dia punya ukuran berapa? Terus itu obat kampung kaka minum berapa lama baru berhenti?

Ooo… obat kampung tersebut diminum berapa kali dalam sehari? menggunakan ukuran gelas atau mangkok? Kalau gelas ukurannya berapa, dan Kalau mangkok ukurannya berapa? Berapa lama obat kampung dihentikan?

I1.18

(37)

184 SOB Satu hari saya minum dua kali, pagi deng sore.

Saya minum digelas yang ukuran sedang (beranjak dari tempat duduk dan pergi mengambil gelas).

Saya minum itu obat kampung selama 4 hari.

Sehari saya minum dua kali yaitu pagi dan sore.

Saya minum digelas dengan ukuran yang sedang (beranjak dari tempat duduk dan pergi mengambil gelas). Saya minum obat kampung tersebut selama 4 hari.

K Habis minum itu obat kampung kaka rasa kermana?

Setelah minum obat kampung tersebut, apa yang kakak rasakan?

I1.19

SOB Rasa dalam tubuh ke lebih enak, tidak sakit-sakit ke kemaren nona. (sambil tersenyum)

Dalam tubuh terasa lebih enak, tidak terasa sakit seperti hari-hari sebelumnya nona (sambil tersenyum).

K Oh… na bae su kaka (tersenyum). Kalau boleh saya tahu saat kaka kena infeksi pas alat kelamin, kaka ada pi periksa dirumah sakit ko tidak?

Oh… baik sudah kaka (tersenyum). Kalau boleh saya tahu saat kaka mengalami infeksi tepat pada alat genitalia, adakah kaka memeriksakan diri ke dokter?

I1.20

S0B Tidak nona (sambil menunduk). Saya hanya minum obat yang mantri kasih terus oles betadine di alat kelamin.

Tidak nona (sambil menunduk). Saya hanya minum obat yang diberikan mantri, lalu mengoles betadine pada alat genitalia.

(38)

185 K Sebelum oles betadine, kaka ada cuci tangan ko

tidak? (tersenyum)

Sebelum diberikan betadine, apakah kakak terlebih dahulu mencuci tangan atau tidak? (tersenyum)

I1.21

SOB (mengangguk) Iya saya cuci tangan dulu baru oles betadine nona.

(mengangguk) Iya saya mencuci tangan terlebih dahulu sebelum memberikan betadine nona.

K Ooo.. na bae su kalo begitu kaka. Maaf kaka, kalo boleh saya tau kenapa kaka tidak pi berobat di dokter?

Ooo.. baiklah kalau begitu kakak. Maaf sebelumnya kakak, kalau boleh saya tahu mengapa kakak tidak pergi berobat ke dokter?

I1.22

SOB (menunduk) Mau pi berobat di dokter nona tapi saya takut dokter nanti kasih resep obat terlalu banyak ko kami takut uang sonde pas untuk bayar itu obat- obat dong. Jadi, kami minta obat dari pak mantri yang tugas di ini desa.

(menunduk) Ingin berobat ke dokter nona tapi saya takut dokter akan memberikan resep obat yang sangat banyak sehingga kami tidak sanggup membayar semua obat-obat itu. Jadi, saya bersama suami saya mengambil obat dari pak mantri yang bertugas di desa ini.

(39)

186 K Kaka jang takut pi periksa di dokter, kalau kaka

punya askes, kaka bisa pakai itu askes untuk bantu kasih kurang biaya untuk bayar obat. Dengan begitu kaka akan cepat sembuh. (tersenyum)

Kaka jangan takut memeriksakan diri ke dokter, kalau kakak punya askes kakak bisa menggunakan askes tersebut untuk mengurangi biaya pembayaran obat yang diresepkan oleh dokter.

Dengan begitu maka kakak akan cepat sembuh.

(tersenyum)

I1.23

SOB Iya nona, terima kasih. (sambil tersenyum). Nanti kalo ada dari kami yang sakit nanti saya bawa ini askes ko pi berobat di RS sa.

Iya nona, terima kasih. (sambil tersenyum). Kalau ada diantara kami yang menderita sakit akan saya gunakan askes ini untuk berobat ke RS.

K Iya sama-sama kaka. (tersenyum). kaka harus manfaatkan itu askes, jangan simpan itu askes ko sonde pake.

Iya sama-sama (tersenyum). kaka harus manfaatkan askes tersebut, jangan disimpan saja dan tidak menggunakannya.

I1.24

SOB Iya nona (sambil tersenyum).

Iya nona (sambil tersenyum).

(40)

187 K Iya kaka mungkin begitu saja ko, nanti kalo ada

kesempatan lai baru saya datang main-main di rumah. Trimakasih banyak kaka su bantu saya ini hari. Saya permisi kaka (tersenyum dan berjabat tangan).

Iya kaka mungkin begitu saja, jika ada kesempatan saya akan berkunjung ke sini lagi. Terimakasih banyak kakka karena sudah mau membantu saya.

Saya pamit dulu kakak (tersenyum dan berjabat tangan).

I1.25

SOB Iya nona sama-sama. Jang marah nona dari tadi kita duduk ko cerita lama tapi sonde minum (tersenyum dan berjabat tangan).

Iya nona sama-sama. Maaf nona, dari tadi kita duduk bercerita tapi tidak minum. (tersenyum dan berjabat tangan).

K Tidak apa-apa kaka, justru saya yang minta maaf karna su ganggu kaka pung waktu. kalo begitu saya permisi pulang kaka. (sambil tersenyum)

Tidak mengapa kakak, seharusnya saya yang minta maaf karena sudah mengganggu waktu kakak.

Kalau begitu saya permisi pulang kakak. (sambil tersenyum)

I1.26

SOB Iya nona, hati-hati dijalan nona (sambil tersenyum).

Iya nona, hati-hati dijalan nona (sambil tersenyum).

(41)

188 Verbatim Riset Partisipan Ibu 2

Waktu wawancara

Hari/ tanggal : Jumat, 24 Agustus 2012

Pukul : 10.25 WITA

Identitas partisipan

Inisial ibu : Ny. RT

Umur : 31 tahun

Status perkawinan : Belum Menikah Pekerjaan : Ibu rumah tangga/IRT Pendidikan : Sekolah Dasar/SD

Suku : Dawan

Agama : Kristen Protestan

Alamat : Dusun I

Keterangan

K : Peneliti

RT : Ibu 2

(42)

189

Subjek Isi Wawancara Kode

K Selamat siang tanta, ada bikin apa? Hehehe Selamat siang tanta, sedang berbuat apa?

Hehehe

I2.1

RT Selamat siang ibu, ini saya ada duduk jaga ade mea sambil tunggu bose masak ibu (tersenyum).

Mari ko kita masuk di dalam rumah sa te dapur gelap baru baasap ibu (tersenyum).

Selamat siang ibu, saya sedang duduk menjaga bayi saya sambil menunggu jagung bose matang ibu (tersenyum) Mari masuk ke dalam rumah saja ibu karena kondisi dapur gelap dan banyak asapnya (tersenyum).

K Ini tanta ada sibuk ma saya su menggangu oo.

Hehehe

Kalo boleh tau ade mea su berapa bulan tanta? Tidak apa-apa tanta biar kita di dapur sini sa, kasian ade mea sendiri sa kalo kita semua masuk di dalam rumah.

Maaf karena saya sudah menggangu kesibukan tanta. Hehehe

Kalau boleh saya tahu usia bayinya sudah berapa bulan? Tidak apa-apa tanta kita di dapur/rumah bulat saja, tidak baik meninggalkan bayinya sendiri di dalam dapur/rumah bulat.

I2.2

(43)

190 RT Iya ibu, tidak apa-apa ko ibu kalo kita di dapur

sa? (tersenyum).

Iya ibu, tidak mengapa kalau kita di dapur/rumah bulat? (tersenyum).

K Iya tidak apa-apa ibu. (tersenyum) Iya tidak mengapa ibu. (tersenyum)

I2.3

RT Kermana ibu? Ini ibu dari dinas kesehatan ko?

Bagaimana ibu? Apakah ibu dari dinas kesehatan?

K Perkenalkan ibu, Saya pung nama K. Saya mahasiswa kesehatan dari UKSW yang datang untuk penelitian di ini desa tentang infeksi pada ibu-ibu yang baru habis melahirkan yang pake tatobi. Sebelum saya ke sini saya su ketemu deng kader dong di ini desa, terus saya ada minta nama-nama ibu yang baru habis melahirkan, pas ibu pung nama ada di dalam daftar register jadi saya datang di ibu (tersenyum).

Perkenalkan, nama saya K. Saya mahasiswa kesehatan dari UKSW. Saya datang ke desa ini untuk melakukan penelitian tentang kejadian infeksi pada ibu-ibu setelah persalinan yang menggunakan kompres panas/tatobi. Sebelum saya kesini saya sudah terlebih dahulu bertemu dengan beberapa kader yang bertugas di desa ini untuk melihat daftar nama-nama ibu yang baru selesai melahirkan, karena didalam daftar tersebut terdapat nama ibu juga sehingga saya datang kesini (tersenyum).

I2.4

(44)

191 RT Ooo… Iya ibu tidak apa-apa. Berarti sama-

sama deng nona Tauho ju ko ibu? Tadi baru dia datang sa tapi su pulang ibu.

Ooo… iya ibu tidak mengapa. Apakah ibu bersama dengan nona Tauho? Dia baru saja kesini tapi sudah kembali ibu.

K Oh… nona Tauho ada datang di sini juga tanta?

Oh… nona Tauho kemari juga tanta?

I2.5

RT Iya, ko dia baru pulang sa, mungkin ada ketemu d bawah situ ko ibu? Atau jang sampe dia lewat jalan potong.

Iya, dia baru saja kembali, apakah ibu sempat berpapasan dengan nona Tauho di jalan?

Jangan sampai nona Tauho melewati jalan pintas.

K Saya tidak ketemu nona Tauho di bawah ibu, iya mungkin nona Tauho lewat jalan potong.

Kalau boleh tau, ade mea su berapa bulan tanta?

Saya tidak berpapasan dengan nona Tauhi di depan ibu, sepertinya nona Tauho melewati jalan pintas. Kalau boleh saya tahu, bayinya sudah berapa bulan?

I2.6

RT Baru mo masuk 1 minggu saja ibu, ko saya melahirkan pas tanggal 17 Agustus kemaren ibu (tersenyum).

Baru masuk seminggu ibu, karena waktu itu saya melahirkan tepat tanggal 17 Agustus ibu (tersenyum).

(45)

192 K Oh… berarti ade mea keluar pas kena deng

hari pahlawan ko tanta? Aduuhhh… na bae su tanta (tersenyum)

Itu waktu tanta melahirkan di mana dan sapa yang tolong tanta melahirkan?

Oh… berarti kelahiran bayinya bertepatan dengan hari pahlawan? Baik sudah tanta (tersenyum)

Waktu itu proses persalinan dilakukan di mana dan siapa yang menolong tanta bersalin?

I2.7

RT Itu waktu saya melahirkan di dalam dapur sini nona, saya pung mama mantu yang tolong saya itu waktu. Ada saya pung suami juga.

Waktu itu proses persalinannya dilakukan di dapur/rumah bulat ini nona dan Ibu mertua saya yang menolong persalinan saya Ada suami saya juga saat itu.

K Ooo… kalo boleh tau tanta, kenapa sonde pi melahirkan di RS/Pustu? Kan su ada bidan yang tugas di ini desa to tanta?

Ooo… kalau boleh saya tahu tanta, mengapa proses persalinannya tidak berlangsung di RS/Pustu? Bukankah sudah ada ibu bidan yang yang bertugas di desa ini?

I2.8

RT Itu waktu rencana mau melahirkan di pustu ibu tapi tidak jadi karna ade mea su keluar di rumah.

Waktu itu sudah direncanakan untuk melahirkan di pustu ibu, tapi tidak sempat ke pustu saya sudah selesai melahirkan d rumah.

(46)

193 K Waktu hamil ada pernah pi lapor di kader atau

bidan ko sonde tanta?

Saat hamil, pernahkah tanta melapor ke kader atau bidan?

I2.9

RT Iya… itu waktu pas saya hamil dua bulan yang saya pi ko lapor di ibu bidan deng kader dong.

Tapi ibu bidan kita tidak bisa ketemu te dia di Soe sana na, baru sibuk deng dia pung kuliah lai jadi kita pusing ibu.

Iya... waktu itu saya hamil dua bulan saya melapor ke bidan dan para kader. Akan tetapi sangat sulit bagi saya untuk bertemu ibu bidan karena bidan lebih sering berada di kota, sibuk dengan perkuliahannya juga sehingga kami mengalami kesulitan saat ingin bertemu bidan.

K Oh… (mengangguk) pas habis melahirkan itu ada lapor ju ko tanta?

Oh… (mengangguk) setelah selesai melahirkan, apakah tanta melapor ke bidan?

I2.10

RT Tidak ibu, kami di rumah sa. Hehehe Tidak ibu, kami hanya di rumah. Hehehe K Bikin apa su dirumah tanta ko tidak pi lapor

biar ibu bidan periksa.

Apa yang dilakukan tanta di rumah sehingga tidak melapor ke ibu bidan agar mendapatkan pemeriksaan langsung dari ibu bidan?

I2.11

(47)

194 RT Itu waktu saya tidak melahirkan di Pustu jadi

saya tidak berani pi periksa di ibu bidan makanya saya hanya tatobi sa ibu. Baru su ada peraturan kalo melahirkan di rumah nanti dapat denda baru bidan deng kader dong tidak layani kita.

Waktu itu saya melahirkannya tidak di Pustu sehingga saya tidak berani untuk bertemu dengan ibu bidan. Saya hanya menggunakan tatobi/kompres panas saja ibu. Sudah ada peraturan jika melahirkan di rumah maka akan dikenai denda serta tidak mendapat pelayanan kesehatan dari bidan sesudah melahirkan.

K Kenapa bisa begitu tanta? Kalo boleh tau satu hari tanta tatobi berapa kali? Terus tanta rencana mau tatobi sampe berapa lama?

Mengapa bisa seperti itu ibu? Kalau boleh tahu, berapa kali ibu tatobi dalam sehari?

Tatobi yang sedang tanta lakukan ini akan berlanjut berapa lama?

I3.12

RT Kader dong su bikin peraturan baru ibu, ibu-ibu sapa sa di ini desa yang melahirkan di rumah nanti dapat denda dan tidak boleh pi periksa di ibu bidan di pustu makanya saya tatobi sa.

Satu hari itu saya tatobi 4 kali ibu. Saya nanti tatobi sampe 40 hari pas masuk gereja deng ade mea nanti.

Sudah ada peraturan baru dari para kader ibu, bagi ibu-ibu yang melahirkan di rumah akan dikenai denda dan tidak diperbolehkan untuk melakukan pemeriksaan pada ibu bidan di

(48)

195 Pustu sehingga saya menggunakan tatobi

saja.

K Oh… begitu tanta? habis tatobi tanta rasa kermana?

Oh… begitu tanta? setelah ditatobi apa yang tanta rasakan?

12.13

RT Badan rasa enak, dari dalam rasa hangat baru su idakt panas lai.

Tubuh terasa lebih ringan, terasa hangat dari dalam dan tidak terasa panas seperti sebelumnya.

K Sebelum tatobi, tanta ada gosok minyak kelapa di badan ko tidak??

Sebelum tatobi, apakah tanta terlebih dahulu mengoles minyak kelapa keseluruh tubuh?

I2.14

RT Iya saya gosok minyak kelapa duluan ibu biar badan tidak melepuh. Yang anak pertama ju saya gosok jadi badan tidak melepuh.

Iya saya mengoleskan minyak kelapa terlebih dahulu ke tubuh saya nona agar tidak melepuh. Seperti halnya pada anak saya yang pertama juga nona.

K Oh… tanta tatobi duluan bagian badan yang mana?

Oh… bagian tubuh mana yang di tatobi terlebih dahulu?

I2.15

(49)

196 RT Itu waktu tatobi duluan perut, pundak belakang

baru yang terakhir kita perempuan pung kemaluan ibu. . (tersenyum sambil malu-malu) Maaf ibu, waktu itu di tatobi terlebih dahulu bagain perut, pundak, belakang dan berakhir pada perineum. (tersenyum sambil malu-malu) K Hehehe... tidak apa-apa tanta.. ko kita sama-

sama perempuan jadi tidak usah malu. Itu waktu tanta tatobi di mana?

Hehehe… tidak apa-apa tanta.. kita sama- sama perempuan tanta jadi tidak perlu malu.

Waktu itu tatobi dilakukan di mana tanta?

I2.16

RT Hehehe… iya ibu, itu waktu saya tatobi di dapur.,,

Hehehe… iya ibu, waktu itu tatobi dilakukan di rumah bulat.,

K Kalo boleh tau kenapa harus tatobi di dapur tanta?

Kalau boleh saya tahu, mengapa tatobi harus dilkakukan di rumah bulat tanta?

I2.17

RT Dari orang tua dulu dong su begitu ibu jadi kita ikut sa. Baru di dapur kan tidak dingin jadi kita bisa hangat terus ibu. Baru ibu tau sendiri kalo soe ini terlalu dingin jadi lebih bagus tatobi di dapur sa.

Dari orang tua dulu/nenek moyang sudah seperti itu jadi kita tidak bisa merubahnya ibu.

Begitu pula kondisi dapur bisa membuat tubuh terasa hangat. Perlu diketahui bahwa kota soe adalah kota dengan iklim dingin jadi akan lebih baik kalau tatobi dilakukan di rumah bulat.

(50)

197 K Itu waktu sapa yang tatobi tanta?? Tanta

panggang ju ko? (sambil melihat arang dibawah tempat tidur)

Waktu itu siapa yang memberikan tatobi/kompres panas pada tanta?

Selain tatobi apakah tanta juga melakukan proses memanggang?

I2.18

RT Saya pung suami yang tatobi ibu. sebenarnya saya pung mama mantu tapi mamtua su tua ko tidak kuat lagi jadi saya pung suami yang tatobi saya. Iya saya panggang ju ibu.

Suami saya yang memeberikan tatobi/kompres panas ibu. seharusnya mertua saya akan tetapi mertua saya sudah sangat tua dan tidak kuat lagi sehingga suami saya yang memberikan tatobi/kompres panas pada saya.

Iya saya melakukan proses memanggang juga ibu.

K Kalo boleh tau tanta, kenapa ko harus panggang lai? Ko su tatobi tu tanta?

Kalau boleh tahu tanta, mengapa dilakukan proses memanggang? bukannya sudah diberikan tatobi/kompres panas tanta?

I2.19

RT Kasih panggang juga ibu biar darah kotor dong keluar semua baru badan tetap kuat dan sonde sakit-sakit.

Dilakukan proses memanggang juga ibu dengan tujuan untuk mengeluarkan sisa-sisa darah kotor dari tubuh agar badan tetap kuat dan tidak sakit lagi.

(51)

198 K Oh… begitu tanta? Kalo boleh saya tau, yang

tanta tatobi deng panggang itu ada masalah ko tidak deng tanta pung badan? (Mimik wajah serius)

Oh… begitu tanta? Kalau boleh saya tahu, saat dilakukan proses tatobi dan memanggang, apakah ada masalah dengan tubuh tanta? (Mimik wajah serius)

I2.19

RT Tidak ada masalah deng saya pung badan ibu.

hanya yang pas hari ke-2 itu yang saya demam ibu. (mimik wajah serius)

Tidak ada masalah dengan tubuh saya ibu.

hanya saja tubuh saya terasa panas saat hari ke-2 setelah melahirkan ibu. (mimik wajah serius)

K Kenapa ko badan bisa sampe panas tanta?

(mimik wajah serius)

Mengapa tubuh tanta bisa sampai panas?

(mimik wajah serius)

I2.20

RT Saya ju tidak tau ibu., atau mungkin pengaruh deng saya pung jalan anak ibu? (mimik wajah serius)

Saya sendiri tidak tahu ibu., Apa mungkin pengaruh dari jalan lahir saya ibu? (mimik wajah serius)

K Ko ibu pung anak jalan kenapa? (mimik wajah serius)

Ada apa dengan jalan lahir ibu? (mimik wajah serius)

I2.21

RT Permisi nona, tapi yang saya pung anak jalan

(52)

199 itu bengkak baru sakit mati. Kalo boleh tau,

kenapa ko bisa sampe begitu?

Permisi ibu, pada jalan lahir saya terlihat bengkak dan terasa nyeri Kalau boleh tahu, apa penyebabnya?

K Oh… itu yang kami orang kesehatan bilang tanda-tanda infeksi tanta. Itu bisa karna tidak cuci tangan sebelum cuci alat kelamin pas mau BAB dan BAK, tapi bisa juga karna pake tatobi tanta. Air terlalu panas juga tidak baik untuk kompres d jalan lahir tanta karna bisa infeksi (mimik wajah serius). Maaf tanta, Kalo boleh saya tau yang pas tanta pung jalan lahir sakit, dia pung rasa sakit yang model kermana? Trus tanta ada rasa panas ko tidak pas pegang? Maaf tanta ma kira-kira ada keluar nanah ko tidak e? kalo iya nanah warna apa dan bau ko tidak?

Oh… biasa orang kesehatan menyebutnya dengan tanda-tanda infeksi tanta.

Penyebabnya itu bisa karena tidak mencuci tangan sebelum membersihkan alat genitalia saat BAB dan BAK, tapi bisa juga karena pengaruh dari penggunaan tatobi. Air yang sangat panas juga tidak baik untuk dikompreskan pada jalan lahir karena bisa menyebabkan infeksi (mimik wajah serius).

Maaf tanta, kalau boleh sakitnya itu seperti apa? Adakah rasa panas saat disentuh? Maaf tanta, apakah disertai nanah juga? Kalau iya

13.22

(53)

200 warna nanahnya apa dan berbau atau tidak

tanta?

RT Oh… begitu ko ibu? pantas ko saya rasa akhir- akhir ini saya pung kemaluan yg pas jalan anak itu sakit ke pedis-pedis baru batatikam.

Iya ibu, itu waktu saya sempat raba ko mau cari tau saya raba begini te panas baru bengkak, terus saya liat begini te bamerah.

Aduuhhh… saya takut mati ibu. Untung itu waktu tidak keluar nanah ibu.

Oh… seperti itu ibu? Pantas akhir-akhir ini saya merasa bagian jalan lahir saya terasa nyeri seperti pedis-pedis. Iya nona, waktu itu saya sempat memegangnya untuk mencari tahu, dan saat saya memegangnya rasanya panas hingga bengkak, kemudian saya melihat dan terdapat kemerahan. Saya merasa takut sekali ibu, dan untung saja waktu itu tidak disertai nanah.

K Pas tanta tau begitu tanta bikin apa? Ada pi berobat di RS/bidan ko sonde tanta?

Saat tanta mengetahui masalah tersebut, apa yang tanta lakukan? Adakah tanta ke RS/bidan?

I2.23

RT Itu waktu saya ada minta tolong mantri yang tugas di ini desa ko datang suntik saya terus ada kasih saya obat asambafenamet. Mantri juga suruh saya beli betadine ju ko pake.

Waktu itu saya meminta tolong pada seorang mantri yang bertugas di desa ini untuk

(54)

201 memberikan suntikan pada saya lalu saya

dikasih obat asambafenamet oleh mantri juga.

Mantri tersebut juga menyuruh saya membeli obat betadine untuk pakai.

K Oh… terus obat yang mantri suntik deng kasih itu bisa bantu tanta?

Oh… lalu obat yang diberikan mantri itu dapat menyembuhkan tanta?

I2.24

RT Iya nona, habis kasih itu obat ko saya minum saya pung anak jalan su tidak sakit lai ke kemaren-kemaren. Su sembuh total nona.

Iya nona, setelah saya dikasih obat oleh mantri jalan lahir saya sudah tidak sakit lagi seperti hari kemarin. Sudah sembuh total nona.

K Oh… begitu tanta? Pas kena infeksi itu waktu sampe ganggu tanta pung aktivitas?

Oh… begitu tanta? Saat terkena infeksi apakah menggangu aktivits tanta?

I2.25

RT Iya nona, ko saya mau kerja kermana ko ini anak jalan sakit mau mati. Saya tidak kerja apa-apa, saya pung suami yang kerja semua.

Iya nona, bagaimana saya bisa bekerja kalau jalan lahir saya terasa nyeri. Saya tidak bekerja sama sekali nona, semuanya suami saya yang mengerjakan.

K Iya betul tanta, dan memang tidak boleh kerja berat tanta.

Nah tanta trimakasih banyak, mungkin begini sa ko. Sekali lagi trimakasih banyak, saya permisi tanta (berjabat tangan).

I2.26

(55)

202 Iya betul sekali tanta, dan memang tidak boleh

untuk bekerja keras tanta. Nah tanta terimakasih banyak, mungkin begini saja.

Sekali lagi saya ucapkan terimakasih banyak, saya pamit tanta (berjabat tangan).

RT Saya juga minta trimakasih karna nona su datang liat saya di sini. Hehehe (berjabat tangan).

Saya juga meminta terimakasih banyak karena sudah datang melihat saya di sini. Hehehe (berjabat tangan).

K Iya sama-sama tanta. Kalo begitu saya permisi pulang tanta . (tersenyum)

Iya sama-sama tanta. Kalau begitu saya permisi pulang tanta. (tersenyum)

I2.27

RT Iya nona, hati-hati di jalan nona. (tersenyum) Iya nona, hati-hati di jalan nona. (tersenyum)

(56)

203 Verbatim Riset Partisipan Ibu 3

Waktu wawancara

Hari/ tanggal : Jumat, 31 Agustus 2012

Pukul : 11.30 WITA

Identitas partisipan

Inisial ibu : Ny. DO

Umur : 24 tahun

Status perkawinan : Sudah Menikah Pekerjaan : Ibu Rumah Tangga Pendidikan : Sekolah Dasar/SD

Suku : Dawan

Agama : Kristen Protestan

Alamat : Dusun I/RT05

Keterangan

K : Peneliti

DO : Ibu 3

(57)

204

Subjek Isi Wawancara Kode

K Selamat siang kaka, jang marah saya su menggangu. Hehehe

Selamat siang kakak, maaf saya sudah menggangu. Hehehe

I3.1

DO Iya selamat siang nona (tersenyum). Mari masok dolo nona. (berjabat tangan).

Iya selamat siang nona (tersenyum). Mari silahkan masuk dulu nona. (berjabat tangan).

K Tdak usah kaka, kita duduk dibawah pohon sa ko kena angin te terlalu bapanas. Disini terlalu sejuk e.,, (tersenyum)

Tidak perlu kakak, kita duduk saja dibawah pohon biar lebih sejuk karena saya merasa kepanasan. Tempat ini sejuk sekali kakak (tersenyum).

DO Na nona tunggu ko saya pi ambil kursi didalam rumah ko kita duduk.

Kalau begitu silahkan menunggu sebentar disini, saya pergi mengambil kursi didalam rumah.

K Te kaka deng sapa di rumah? Nene ada pi mana?

Dengan siapa kakak di rumah? Nenek pergi kemana?

I3.2

(58)

205 DO Saya deng ana-ana dong nona. Nene ada pi

kebun ko gali ubi.

Te nona ada perlu apa?

Saya bersama anak-anak saya nona. Nenek sedang mengmbil singkong di kebun.

Bagaimana nona?

K Oh… begitu?

Begini kaka, saya ada penelitian di ini Desa tentang ibu-ibu yang baru habis melahirkan ko ada pake tatobi. Sebelum saya ke sini saya su ketemu deng kader dong di ini Desa, terus saya ada minta nama-nama ibu yang baru habis melahirkan, pas kaka pung nama ada di dalam daftar register jadi saya datang di kaka (tersenyum).

Oh… begitu?

Begini kakak, saya sedang melakukan penelitian di Desa ini tentang kejadian infeksi pada ibu-ibu setelah melahirkan yang menggunakan kompres panas/tatobi. Sebelum saya kesini saya terlebih dahulu bertemu dengan beberapa kader yang bertugas di Desa ini untuk melihat daftar nama ibu-ibu yang selesai melahirkan, karena didalam daftar tersebut terdapat nama kakak juga jadi saya datang kemari (tersenyum).

I3.3

DO Iya tidak apa-apa nona. na mau tanya apa sa nona?

Iya tidak mengapa nona. apa yang ingin nona tanyakan?

(59)

206 K Yang pas kaka hamil itu kaka kerja apa sa?

terus ada keluhan ko tidak yang pas kerja? Oh iya, kalo boleh tau kaka yang habis melahirkan ini kecil kaka ada tatobi ko tidak? (mimik wajah serius)

Aktivitas apa yang kakak lakukan saat mengandung? apakah ada keluhan saat beraktivitas? Oh iya kakak, alau boleh tahu setelah melahirkan apakah kakak menggunakan tatobi? (mimik wajah serius)

I3.4

DO Yang pas hamil itu saya kerja banyak nona, mau cuci pakian, bamasak, basapu, pi ambil air di bak sana. Tidak ada keluhan apa-apa nona, hanya cape sa. Ma habis sapa yang mau kerja lai nona.,, Baru saya pung anak dong ju masih kecil-kecil. Iya nona, habis melahirkan saya pung kecil saya ada tatobi nona (tersenyum memegang kepala anaknya).

Banyak aktivitas yang saya lakukan saat hamil diantaranya mencuci pakaian, memasak, menyapu, mengambil air di bak penampung.

Tidak ada keluhan yang saya rasakan selama beraktivitas, hanya merasa lelah saja. Usia anak saya masih sangat kecil untuk bekerja, oleh sebab itu semua pekerjaan rumah tangga saya yang mengerjakan. Iya nona, setelah melahirkan, saya menggunakan tatobi (tersenyum memegang kepala anaknya).

(60)

207 K Oh begitu ko kaka? Kalo boleh tau kaka, itu

waktu kaka melahirkan di mana? Terus sapa yang tolong kaka pas melahirkan?

Oh… ko memangnya habis melahirkan itu harus tatobi? (Mimik wajah serius)

Oh seperti itu kakak? Kalau boleh tahu kakak, waktu itu proses persalinannya berlangsung di mana dan siapa yang menolong persalinan kakak waktu itu? Oh.. mengapa setelah melahirkan harus diberikan tatobi? (Mimik wajah serius)

I3.5

DO Itu waktu saya melahirkan di dapur nona, yang kasih melahirkan saya andia saya pung mama.

Mamatua dukun jadi kita yang dalam rumah kalo melahirkan pasti mamtua su yang bantu, tidak pi rumah sakit/Pustu lagi. Tatobi supaya badan segar baru tetap kuat nona (Mimik wajah serius).

Waktu itu proses persalinannya berlangsung di rumah bulat dan dibantu oleh ibu saya sendiri.

Ibu saya adalah seorang dukun bersalin sehingga bagi kami yang tinggal dalam rumah ini akan dibantu oleh beliau jika ada yang akan melahirkan. Alasan di tatobi yaitu agar badan lebih segar dan tetap kuat (Mimik wajah serius).

(61)

208 K Oh… begitu ko kaka? Itu waktu sapa yang

tatobi kaka?

Oh… seperti itu kakak? Waktu itu siapa yang memberikan kompres panas/tatobi pada kakak?

I3.6

DO Itu waktu saya pung mama yang tatobi saya (Mimik wajah serius).

Waktu itu ibu saya yang memberikan tatobi pada tubuh saya (Mimik wajah serius).

K Itu waktu tatobi kaka di mana ? (Mimik wajah serius)

Waktu itu tatobi dilakukan di mana kakak?

(Mimik wajah serius)

I3.7

DO Itu waktu tatobi saya di dapur situ nona (sambil menunjuk kearah dapur/rumah bulat)

Kompres panas/tatobi dilakukan di dalam dapur/rumah bulat nona. (sambil menunjuk kearah dapur/rumah bulat)

K Satu hari kaka tatobi berapa kali? Sampe berapa lama baru kaka berenti tatobi?

Sehari tatobi dilakukan berapa kali kakak?

Berapa lama tatobi dihentikan?

I3.8

DO Satu hari itu saya tatobi 10 kali nona. Habis tatobi mama muat tambah air lai ko tatobi. Itu saya tatobi selama selama 3 minggu sa nona karna saya pung badan panas tiba-tiba.

Sehari saya tatobi 10 kali nona. Setelah tatobi, air dipanaskan lagi untuk tatobi. Tatobi ini saya lakukan selama 3 minggu saja dikarenakan tubuh saya terasa hangat secara tiba-tiba.

(62)

209 K Itu waktu kaka tatobi pake apa-apa sa? Terus

mama tatobi duluan kaka pung bagian badan yang mana? (Mimik wajah serius)

Alat dan bahan apa saja yang digunakan untuk tatobi?

Lalu bagian tubuh mana yang di tatobi terlebih dahulu? (Mimik wajah serius)

I3.9

DO Pake air panas deng kita pung tenun timor (selendang) nona. Saya tatobi duluan saya pung perut, belakang, punggung dan minta permisi nona baru hais itu kemaluan nona (tersenyum sambil malu-malu).

Menggunakan air panas dengan tenun timor (selendang) nona. saya tatobi terlebih dahulu bagian perut, belakang, punggung dan maaf nona kemudian alat kelamin saya (tersenyum sambil malu-malu).

K Habis tatobi kaka rasa kermana?

Setelah diberikan tatobi, apa yang kakak rasakan?

I3.10

DO Badan segar baru kuat nona.

Badan terasa segar dan lebih kuat nona.

K Hanya tatobi atau ada bikin lain lai?

Selain tatobi, adakah hal lain yang dilakukan?

DO Itu waktu saya panggang juga nona.

Waktu tu saya melakukan proses memanggang juga nona.

Referensi

Dokumen terkait

Memberikan informasi dan pengetahuan tentang makna Imlek dan tata cara melakukan ritual sembahyang yang benar pada hari raya Imlek kepada. seluruh warga Tionghoa agar dapat

Panas badan merupakan gejala pertama dari tuberkulosis paru, sering kali panas badan sedikit meningkat pada siang maupun sore hari. Panas badan meningkat atau menjadi lebih

Para peneliti dalam bidang pendidikan matematika pada umumnya adalah dosen, guru, mahasiswa serta beberapa lembaga ataupun perseorangan yang peduli terhadap

Meskipun pemupukan NPK nyata mempengaruhi bobot kering polong dibanding kontrol, namun penambahan pupuk hayati pada dosis N yang lebih rendah (1/4–1/2 N), meningkatkan hasil

a. ADD yang berjumlah sampai dengan Rp. ADD yang berjumlah lebih dari Rp. ADD yang berjumlah lebih dari Rp. ADD yang berjumlah lebih dari Rp. Adapun pagu

Pedoman Penilaian Tenaga Pendidik Pertanian Berprestasi dimaksudkan sebagai dasar dan acuan dalam pelaksanaan penilaian tenaga pendidik berprestasi yang secara nyata

3. pemantauan, evaluasi, dan pelaporan penelitian dan pengembangan kesehatan di bidang sumber daya dan pelayanan kesehatan; dan 4. pelaksanaan administrasi Pusat. Indikator

Secara kodrati dan alami manusia selalu ingin punya keturunan atau anak untuk melanjutkan hidupnya, untuk itu mereka harus melangsungkan perkawinan agar mempunyai keturunan,