• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "BAB III METODOLOGI PENELITIAN"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)

28 BAB III

METODOLOGI PENELITIAN

3.1 Waktu dan Tempat Penelitian

Penelitian ini mulai tanggal 7 Juli 2019 yang dilakukan di Stasiun Tawang Semarang, tepatnya di Jl. Taman Tawang No.1, Tanjung Mas, Semarang Utara, Jawa Tengah.

Gambar 3.1 Rute perjalanan KA Joglosemarkerto Sumber : Google Maps.

3.2 Instrumen Penelitian

Dalam melakukan penelitian ini, penulis menggunakan metode deskriptif, yaitu metode yang menggunakan pengumpulan informasi atau data tentang keadaan yang sedang terjadi. Dalam penelitian ini menggunakan kuisioner sebagai instrument pengumpulan data. Pertanyaan yang ada dalam kuisioner ini menyangkut tentang Analisis Mutu Pelayanan dan Dampak Sosial Ekonomi KA Komuter Jateng-DIY.

3.3 Jenis Data

Jenis data yang digunakan pada penelitian dari analisa kelayakan rute KA Komuter Jawa Tengah-DIY adalah sebagai berikut:

(2)

29 3.3.1 Data Primer

Data primer diperoleh dengan menggunakan metode studi lapangan, studi lapangan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah survey waktu tempuh aktual, waktu tunda aktual, waktu kedatangan dan keberangkatan aktual, jumlah penumpang naik dan turun dalam 1 gerbong, Dimensi Kereta, dan tarif perjalanan KA Komuter Jawa Tengah-DIY.

a. Survey waktu tempuh aktual dilakukan untuk mengetahui waktu yang diperlukan kereta dalam menempuh satu siklus rute perjalanan yang dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti rata- rata waktu tempuh antar stasiun, waktu berhenti pada setiap stasiun, dan waktu tunda. Adapun yang diperlukan dalam survey adalah sebagai berikut:

Lokasi

Pelaksanaan survey analisa berada di Stasiun Tawang, Stasiun Purwokerto, Stasiun Jogjakarta, dan Stasiun Solobalapan.

Prosedur pelaksanaan

Survey diawali dengan menentukan lokasi awal dan lokasi tujuan, siapkan alat hitung berupa stopwatch dan ketahui jarak yang ditempuh dan kecepatan kereta.

b. Survey waktu tunda aktual dilakukan untuk mengetahui selisih dari waktu kedatangan dan keberangkatan terjadwal dengan aktual yang terjadi dilapangan. Hasil dari survey ini berupa penilaian ketepatan waktu kereta api terhadap jadwal yang ditentukan. Adapun yang diperlukan saat survey adalah:

 Lokasi

Pelaksanaan survey berada di Stasiun Tawang, Stasiun Purwokerto, Stasiun Jogjakarta, dan Stasiun Solobalapan.

 Prosedur pelaksanaan

(3)

30 Survey diawali dengan menentukan waktu kedatangan yang sudah terjadwal, kemudian amati waktu keberangkatan yang ada dilapangan.

c. Survey kedatangan dan keberangkatan aktual dilakukan untuk mengetahui ketepatan keberangkatan dan kedatanganyang sudah terjadwal. Survey ini dilakukan dengan cara mengamati waktu kedatangan dan keerangkatan apakah sesuai dengan yang terjadwal.

d. Survey Jumlah penumpang per hari dilakukan untuk mengetahui tinggi rendahnya minat konsumen terhadap transportasi KA Komuter ini. Survey ini dilakukan dengan cara mendapatkan daftar jumlah penjualan tiket ke bagian penjualan dengan data pendukung dari instansi terkait.

e. Survey dimensi kualitas dan mutu pelayanan yaitu mengenai Bukti langsung (fisik, perlengkapan, pegawai dan sarana komunikasi), keadaan (kemampuan memberikan pelayanan), Daya tanggap (keinginan dan karyawan untuk para staf untuk membantu para pelanggan dan memberikan pelayanan dengan tanggap), Jaminan (pengetahuan, kemampuan, kesopanan, dan sifat dapat dipercaya yang dimiliki para staf), Empati (kemudahan dalam melakukan hubungan, komunikasi yang baik, perhatian pribadi, dan memahami kebutuhan para pelanggan).

f. Survey tarif perjalanan KA Komuter dilakukan untuk mengetahui besar biaya yang diperlukan untuk menikmati KA Komuter. Survey ini dilakukan dengan cara mencari info ke loket penjualan tiket dan sumber-sumber lainnya yang ada.

3.3.2 Data Sekunder

Data sekunder diperoleh dengan cara mencari referensi dari berbagai sumber beberapa jenis media masa, teman kerja, dan dapat juga mendatangi langsung instansi yang bersangkutan.

(4)

31 3.4 Analisa dan Pembahasan

Adapun analisis dan perhitungan yang digunakan dalam penyelesaian penelitian kelayakan rute dan dampak sosial ekonomi KA Komuter Jawa Tengah-DIY adalah ketepatan waktu kereta api, kapasitas kereta api dan load factor kereta api, tarif perjalanan, fasilitas kepuasan konsumen, dan dampak sosial ekonomi. Semua analisis didasarkan pada standart acuan yang telah dikaji pada referensi maupun kasus yang ada.

3.5 Analisis Uji Hubungan Antar Variabel 3.5.1 Analisi Regresi Linier Sederhana

Analisis Regresi Sederhana adalah sebuah metode pendekatan untuk pemodelan hubungan antara satu variabel dependen dan satu variabel independen. Dalam model regresi, variabel independen menerangkan variabel dependennya. Dalam analisis regresi sederhana, hubungan antara variabel bersifat linier, dimana perubahan pada variabel X akan diikuti oleh perubahan pada variabel Y secara tetap. Sementara pada hubungan non linier, perubahaan variabel X tidak diikuti dengan perubahaan variabel y secara proporsional. Seperti pada model kuadratik, perubahan x diikuti oleh kuadrat dari variabel x. Hubungan demikian tidak bersifat linier.

Secara matematis model analisis regresi linier sederhana dapat digambarkan sebagai berikut:

(5)

32 Y = a + Bx ... (3.1) Dimana :

Y = Variabel Response atau Variabel Akibat (Dependent) X = Variabel Predictor atau Variabel Faktor Penyebab (Independent)

a = konstanta

b = koefisien regresi (kemiringan); besaran Response yang ditimbulkan oleh Predictor.

Nilai-nilai a dan b dapat dihitung dengan menggunakan Rumus di bawah ini :

a = (Σy) (Σx²) – (Σx) (Σxy) ... (3.2) . n(Σx²) – (Σx)²

b = n(Σxy) – (Σx) (Σy) ... (3.3) . n(Σx²) – (Σx)²

Berikut ini adalah Langkah-langkah dalam melakukan Analisis Regresi Linear Sederhana :

a. Tentukan Tujuan dari melakukan Analisis Regresi Linear Sederhana

b. Identifikasikan Variabel Faktor Penyebab (Predictor) dan Variabel Akibat (Response)

c. Lakukan Pengumpulan Data

d. Hitung X², Y², XY dan total dari masing-masingnya e. Hitung a dan b berdasarkan rumus diatas.

f. Buatkan Model Persamaan Regresi Linear Sederhana.

g. Lakukan Prediksi atau Peramalan terhadap Variabel Faktor Penyebab atau Variabel Akibat.

3.5.2 Analisis Korelasi Sederhana

Korelasi Sederhana merupakan suatu Teknik Statistik yang dipergunakan untuk mengukur kekuatan hubungan 2 Variabel dan juga untuk dapat mengetahui bentuk hubungan antara 2 Variabel tersebut dengan hasil yang sifatnya kuantitatif. Kekuatan hubungan

(6)

33 antara 2 variabel yang dimaksud disini adalah apakah hubungan tersebut erat, lemah, atau tidak erat sedangkan bentuk hubungannya adalah apakah bentuk korelasinya Linear Positif ataupun Linear Negatif.

Kekuatan Hubungan antara 2 Variabel biasanya disebut dengan Koefisien Korelasi dan dilambangkan dengan symbol “r”. Nilai Koefisian r akan selalu berada di antara -1 sampai +1.

Koefisien Korelasi akan selalu berada di dalam Range -1 ≤ r ≤ +1 Jika ditemukan perhitungan diluar Range tersebut, berarti telah terjadi kesalahan perhitungan dan harus di koreksi terhadap perhitungan tersebut.

3.5.3 Rumus Pearson Product Moment

Koefisien Korelasi Sederhana disebut juga dengan Koefisien Korelasi Pearson karena rumus perhitungan Koefisien korelasi sederhana ini dikemukakan oleh Karl Pearson yaitu seorang ahli Matematika yang berasal dari Inggris. Rumus yang digunakan untuk menghitung Koefisien Korelasi Sederhana adalah sebagai berikut :

r = nΣxy – (Σx) (Σy) ...

(3.4)

. √{nΣx² – (Σx)²} {nΣy2 – (Σy)2}

Dimana :

n = Banyaknya Pasangan data X dan Y Σx = Total Jumlah dari Variabel X Σy = Total Jumlah dari Variabel Y

Σx2= Kuadrat dari Total Jumlah Variabel X Σy2= Kuadrat dari Total Jumlah Variabel Y

Σxy = Hasil Perkalian dari Total Jumlah Variabel X dan Variabel Y 3.6 Diagram Alir Penelitian

Penelitian analisa ini menggunakan studi observasi guna untuk mengetahui faktor-faktor penyebab masalah yang timbul dari rute KA

(7)

34 Komuter Jawa Tengah-DIY ini, kemudian dilakukan pengumpulan data baik primer maupun sekunder dari beberapa sumber. Lalu dilakukannya pengolahan dan analisa data yang kemudian menghasilkan kesimpulan.

Gambar 3.2 Diagram alir penelitian

Penelitian ini dilakukan dalam beberapa tahap, dimulai dari perumusan masalah, kajian literatur, pengumpulan data primer dan sekunder, analisa data, pembahasan, dan penarikan kesimpulan dari semua hasil penelitian.

KAJIAN LITERATUR

Data Primer 1. Waktu tempuh (Waktu

Perjalanan)

2. Jumlah penumpang naik (Faktor Muat)

3. Dimensi kualitas dan mutu pelayanan

PERSIAPAN

Data Sekunder Data-data berupa jurnal, buku, skripsi, buku-buku, data instansi terkait, dan data

lain yang relevan PENGUMPULAN DATA

ANALISA DATA

1. Menganalisa dan menghitung faktor muat atau banyaknya penumpang naik

2. Menghitung waktu tempuh KA Komuter

MULAI

KESIMPULAN

Analisa Olah Data Dengan SPSS 16

(8)

35 Penelitian ini dilaksanakan dengan sistematika yang jelas dan teratur, sehingga diperoleh hasil yang akurat da dapat dipertanggungjawabkan. Dengan itu pelaksanaan dalam penelitian dibagi dalam beberapa tahap, yaitu:

a. Tahap Persiapan

Dalam tahap persiapan yang dilakukan adalah penyediaan alat, biaya, perencanaan waktu dan tahapan yang tepat, serta lembar kerja untuk dilakukan observsai dan survey lapangan.

b. Tahap Kajian Literatur

Dalam tahapan kajian literatur yang dilakukan adalah studi pustaka yang berkaitan dengan obyek penelitian analisa agar sesuai dengan rumusan masalah serta tujuan dari diadakannya analisa kelayakan rute KA Komuter Jawa Tengah-DIY.

c. Tahap Pengumpulan Data

Dalam tahap ini semua data primer maupun data sekunder dikumpulkan untuk persiapan tahap analisa data. Data primer berupa data suver waktu tempuh aktual, survey waktu tunda aktual, survey waktu kedatangan dan keberangkatan aktual, survey jumlah penumpang naik dan turun dalam 1 gerbong, dan survey dimensi kereta, data sekunder berupa data pendukung yang relevan seperti : data volume penumpang, dan referensi lain dari buku, jurnal, maupun tugas akhir.

d. Tahap Analisa Data

Dalam tahap analisis data maka data yang didapat dari observasi dan survey selama dilapangan dan data pendukung yang lainnya dianalisis sesuai dengan kajian literature yang ada.

e. Tahap Pembahasan

Dalam tahap pembahasan semua data dan informasi yang telah didapatkan dan dianalisis dibahas sesuai dengan rumusan masalah dan tujuan penelitian.

(9)

36 f. Tahap Kesimpulan

Pada tahap kesimpulan dilakukan penyimpulan yang sesuai dengan hasil penelitian dengan mengacu pada tujuan penelitian.

3.7 Jadwal Kegiatan

Dalam pelaksanaan penelitian agar berjalan sesuai dengan waktu yang diharapkan maka perlu adanya jadwal pelaksanaan kegiataan atau time schedule. Adapun jadwal kegiatan bisa dilihat pada tabel 3.1.

Tabel 3.1 Jadwal Pelaksanaan Penelitian

No .

Kegiatan

Waktu

Mei Juni Juli Agustus

2019 2019 2019 2019

1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4

1 Studi Literatur

2

Penyusunan Laporan

4

Observasi lokasi dan pemberian

quisioner, wawancara kepada pengguna

KA Komuter

5

Pengumpulan Data

6

Analisis Data Hasil

7

Penulisan Laporan

Referensi

Dokumen terkait

III.2.2.7 Buffer dan digitasi garis batas maritim; Kemudian lakukan buffering titik dasar sesuai dengan lebar yang dibutuhkan pada proses pengolahan menggunakan metode

Dalam menentukan persepsi wisatawan terhadap aksesibilitas Obyek Wisata Air Terjun Way Lalaan ditinjau dari indikator aksesibilitas dapat diketahui melalui 10

Puji dan syukur penulis ucapkan kepada Tuhan Yang Maha Esa karena atas kasih karuniaNya penulis dapat menyelesaikan proposal penelitian ini dengan judul “Kepatuhan Cuci Tangan

besar maupun perusahaan kecil dapat melakukan transaksi antar pihak berelasi. Hal tersebut dikarenakan dalam perkembangannya, praktek transfer pricing dimanfaatkan

menjelaskan keadaan erapan di mana pada tahap awal padatan memiliki afinitas yang tinggi terhadap zat terlarut. Apabila tapak-tapak erapan tersebut telah ditempati,

Strategi yang dilakukan Pertamina Hulu Energi ONWJ dalam mempertahankan citra positif perusahaan adalah dengan selalu meng-update berita-berita positif perusahaan

Jika Anda mencoba untuk menginstal sebuah printer atau perangkat lain yang hanya memiliki driver 32-bit yang tersedia, itu tidak akan bekerja dengan benar pada versi 64-bit

Sama seperti siklus I dan II, pada siklus III ini dilakukan perencanaan sebelum melakukan pembelajaran, yaitu mempersiapkan rencana pembelajaran IPA dengan