PENGARUH DAR (DEBT TO TOTAL ASSETS RATIO), ROA (RETURN ON ASSETS), UKURAN PERUSAHAAN (FIRM SIZE), PERTUMBUHAN PERUSAHAAN TERHADAP MANAJEMEN LABA PADA PERUSAHAAN
JASA SEKTOR INFRASTRUKTUR, UTILITAS DAN TRANSPORTASI YANG TERDAFTAR DI BEI PERIODE 2017 – 2020
Skripsi Oleh :
NEGI VASTREINE 01031481922004
AKUNTANSI
Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Meraih Gelar Sarjana Ekonomi
KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET DAN TEKNOLOGI
UNIVERSITAS SRIWIJAYA FAKULTAS EKONOMI
2021
ii
iii
=
iv
v
MOTTO DAN PERSEMBAHAN
“Lakukan yang terbaik, bersikaplah yang baik maka kamu akan menjadi orang yang terbaik .”
“Bersabar dan bersyukurlah atas apapun yang terjadi sebab semua akan indah tepat pada waktunya.”
“Berangkat dengan penuh keyakinan, berjalan dengan penuh keikhlasan, jadilah seperti karang di lautan yang kuat dihantam ombak dan kerjakanlah hal yang bermanfaat untuk diri sendiri dan orang lain, karena hidup hanyalah sekali.”
(Penulis)
Kupersembahkan kepada :
Kedua Orang Tuaku Keluarga Terkasih Para Dosen
Teman – Teman Seperjuanganku Almamaterku
vi
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur penulis hanturkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena berkat dan rahmat-Nya yang diberikan kepada penulis, sehingga penulis dapat menyelesaikan Skripsi yang berjudul “Pengaruh DAR (Debt To Total Assets Ratio), ROA (Return On Assets), Ukuran Perusahaan (Firm Size), Pertumbuhan Perusahaan Terhadap Manajemen Laba Pada Perusahaan Jasa Sektor Infrastruktur, Utilitas Dan Transportasi Yang Terdaftar Di BEI Periode 2017 – 2020.
Penyusunan skripsi ini dilakukan untuk memenuhi syarat guna untuk mencapai gelar sarja ekonomi di Universitas Sriwijaya Palembang. Penulis menyadari bahwa skripsi ini bukanlah tujuan akhir dari suatu proses belajar karena belajar adalah sesuatu yang tidak terbatas. Dalam penulisan skripsi ini, penulis mengucapkan banyak terima kasih kepada beberapa pihak yang membantu dan memberikan dukungan dalam penyelesaian skripsi. Oleh karena itu, penulis ingin menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada:
1. Bapak Prof. Dr. Ir. H. Anis Saggaff, MSCE selaku Rektor Universitas Sriwijaya.
2. Bapak Prof. Dr. Mohamad Adam, S.E., M.E selaku Dekan Fakultas Ekonomi Univesitas Sriwijaya.
3. Bapak Arista Hakiki, S.E., M.Acc, Ak selaku Ketua Jurusan Akuntansi Program Sarjana Fakultas Ekonomi Univesitas Sriwijaya.
4. Ibu Hj. Rina Tjandrakirana DP, S.E., M.M., Ak selaku Koordinator Jurusan Akuntansi Program Sarjana Fakultas Ekonomi Univesitas Sriwijaya dan Dosen Pembimbing Akademik.
5. Ibu Eka Meirawati, S.E.,M.Si, Ak selaku Dosen Pembimbing Skripsi I yang telah meluangkan waktu untuk memberikan bimbingan, masukan, dan saran kepada penulis selama proses penulisan skripsi.
6. Bapak Muhammad Farhan, S.E., M.Si selaku Dosen Pembimbing Skripsi II yang telah meluangkan waktu untuk memberikan bimbingan, masukan, dan saran kepada penulis selama proses penulisan skripsi.
vii
7. Seluruh Dosen Pengajar, Staff, dan Segenap Pegawai Program Sarjana Fakultas Ekonomi Universitas Sriwijaya yang telah memberikan ilmu pengetahuan yang sangat bermanfaat bagi penulis selama masa perkuliahan.
8. Kedua orang tua penulis yang selalu dan tidak pernah berhenti mendoakan dan memberikan semangat, motivasi, dukungan finansial maupun dukungan moril kepada penulis serta saudaraku yang selalu memberikan semangat, motivasi, bantuan, dan doa kepada penulis, sehingga skripsi ini dapat terselesaikan.
9. Orang-orang yang kucintai dan teman - temanku yang selalu memberikan dukungan, semangat, dan masukan kepada penulis yang tidak dapat penulis sebutkan satu-persatu, sehingga skripsi ini dapat terselesaikan
10. Teman-teman seperjuangan S1 Akuntansi Alih Program
Dalam penulisan skripsi ini, penulis menyadari bahwa skripsi ini masih banyak kekurangan. Oleh karena itu, penulis mengharapkan kritik dan saran yang membangun untuk melengkapi kesempurnaan penyusunan dan penulisan skripsi ini. Akhir kata penulis berharap semoga skripsi ini dapat bermanfaat dan berguna bagi pembaca, khusunya mahasiswa/mahasiswi Jurusan Akuntansi Universitas Sriwijaya.
Palembang, 2 Agustus 2021
Negi Vastreine
viii
ix
x
xi
xii
DAFTAR.ISI.
Halaman
HALAMAN.JUDUL. ... i
LEMBAR PERSETUJUAN UJIAN KOMPREHENSIF ... ii
LEMBAR PERSETUJUAN SKRIPSI. ... iii
SURAT PERNYATAAN INTEGRITAS KARYA ILMIAH ... iv
MOTTO DAN PERSEMBAHAN. ... v
KATA PENGANTAR. ... vi
ABSTRAK. ... viii
ABSTRACT ... ix
SURAT PERNYATAAN ABSTRAK. ... x
DAFTAR RIWAYAT HIDUP. ... xi
DAFTAR ISI. ... xii
DAFTAR TABEL. ... xv
DAFTAR GAMBAR. ... xvi
DAFTAR LAMPIRAN. ... xvii
BAB I PENDAHULUAN ... 1
1.1 Latar Belakang ... 1
1.2 Rumusan Masalah ... 7
1.3 Tujuan Penelitian ... 7
1.4 Manfaat Penelitian ... 8
1.5 Sistematika Penulisan ... 8
BAB II TINJAUAN PUSTAKA ... 11
2.1 Landasan.Teori. ... 11
2.1.1 Teori Keagenan (Agency Theory) ... 11
2.2 Leverage ... 12
2.3 Profitabilitas ... 13
2.4 Ukuran Perusahaan ... 13
2.5 Pertumbuhan Perusahaan ... 14
2.6 Manajemen Laba ... 15
xiii
2.6.1 Motivasi Manajemen Laba ... 16
2.6.2 Pola Manajemen Laba ... 18
2.6.3 Pengukuran Manajemen Laba ... 19
2.6.4 Kriteria Manajemen Laba ... 21
2.7 Penelitian Terdahulu ... 23
2.8 Pengembangan.Hipotesis. ... 29
2.8.1 Hubungan DAR terhadap Manajemen Laba ... 29
2.8.2 Hubungan ROA terhadap Manajemen Laba ... 29
2.8.3 Hubungan Ukuran Perusahaan terhadap Manajemen Laba ... 30
2.8.4 Hubungan Pertumbuhan Perusahaan terhadap Manajemen Laba 30 2.8.5 Hubungan DAR, ROA, Ukuran Perusahaan, Pertumbuhan Perusahaan terhadap Manajemen Laba ... 31
2.9 Model Penelitian ... 32
BAB III METODE PENELITIAN ... 33
3.1 Desain Penelitian ... 33
3.2 Populasi dan Sampel Penelitian ... 33
3.3 Definisi Operasional dan Pengukuran Variabel ... 35
3.4 Metode Pengumpulan Data ... 36
3.5 Metode Analisis Data ... 36
3.5.1 Analisis Regresi Berganda ... 36
3.5.2 Uji Asumsi Klasik ... 37
3.5.3 Uji Hipotesis ... 39
3.5.3.1 Uji Signifikansi Parsial (Uji T) ... 39
3.5.3.2 Koefisien Determinasi (R2) ... 40
3.5.3.3 Uji Signifikansi Simultan (Uji F) ... 40
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ... 42
4.1 Deskripsi Obyek Penelitian ... 42
4.2 Hasil Uji Asumsi Klasik ... 43
4.2.1 Hasil Uji Normalitas ... 43
xiv
4.2.2 Hasil Uji Multikolinearitas ... 46
4.2.3 Hasil Uji Heteroskedastisitas ... 47
4.2.4 Hasil Uji Autokorelasi ... 49
4.3 Metode Analisis Data ... 50
4.3.1 Analisis Regresi Berganda ... 50
4.3.2 Hasil Uji Hipotesis ... 53
4.3.2.1 Hasil Uji Signifikansi Parsial (Uji T) ... 53
4.3.2.2 Hasil Uji Koefisien Determinasi (R2) ... 54
4.3.2.3 Hasil Uji Signifikansi Simultan (Uji F) ... 54
4.4 Pembahasan Hasil Pengujian Hipotesis ... 55
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN ... 62
5.1 Kesimpulan ... 62
5.2 Saran ... 63
DAFTAR PUSTAKA... 65
LAMPIRAN ... 68
xv
DAFTAR TABEL
Halaman
Tabel 1.1 Data Total Aset, Total Liabilitas, Laba/(Rugi) Bersih ... 6
Tabel 3.1 Kriteria Pengambilan Sampel ... 34
Tabel 4.1 Daftar Sampel Penelitian ... 42
Tabel 4.2 Hasil Uji Normalitas One Sample Kolmogorov Smirnov Test ... 46
Tabel 4.3 Hasil Uji Multikolinearitas ... 47
Tabel 4.4 Hasil Uji Heteroskedastisitas ... 48
Tabel 4.5 Hasil Uji Autokorelasi ... 50
Tabel 4.6 Hasil Analisis Regresi Berganda ... 51
Tabel 4.7 Hasil Uji Signifikansi Parsial (Uji T) ... 53
Tabel 4.8 Hasil Uji Koefisien Determinasi (R2) ... 54
Tabel 4.9 Hasil Uji Signifikansi Simultan (Uji F) ... 55
xvi
DAFTAR GAMBAR
Halaman
Gambar 2.1 Model Penelitian ... 32
Gambar 4.1 Hasil Uji Normalitas dengan Grafik Histogram ... 44
Gambar 4.2 Hasil Uji Normalitas dengan Grafik P-P Plot ... 45
Gambar 4.3 Hasil Uji Heteroskedastisitas dengan Scatterplot ... 49
xvii
DAFTAR LAMPIRAN
Halaman
Lampiran 1 Perhitungan Debt To Total Assets Ratio ... 68
Lampiran 2 Perhitungan Return On Assets ... 70
Lampiran 3 Perhitungan Ukuran Perusahaan ... 72
Lampiran 4 Perhitungan Pertumbuhan Perusahaan ... 74
Lampiran 5 Perhitungan Manajemen Laba ... 76
Lampiran 6.1 Hasil Uji Normalitas dengan Grafik Histogram ... 85
Lampiran 6.2 Hasil Uji Normalitas dengan Grafik P-Plot ... 86
Lampiran 6.3 Hasil Uji Normalitas One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test ... 86
Lampiran 7 Hasil Uji Multikolinearitas ... 87
Lampiran 8 Hasil Uji Heteroskedastisitas ... 87
Lampiran 8.1 Hasil Uji Heteroskedastisitas dengan Scatterplot ... 88
Lampiran 9 Hasil Uji Autokorelasi ... 88
Lampiran 10 Hasil Analisis Regresi Berganda ... 89
Lampiran 11 Hasil Uji Signifikansi Parsial (Uji T) ... 89
Lampiran 12 Hasil Uji Koefisien Determinasi (R2) ... 90
Lampiran 13 Hasil Uji Signifikansi Simultan (Uji F) ... 90
1
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Sumber informasi yang paling penting dalam suatu perusahaan adalah laporan keuangannya, karena di dalam laporan keuangan tersebut disajikan kondisi keuangan perusahaan yang dapat bermanfaat untuk pihak-pihak yang memiliki kepentingan dalam perusahaan tersebut. Oleh karenanya, hal – hal yang berupa informasi yang terdapat di dalam laporan keuangan tersebut begitu bermanfaat sehingga seringkali pihak yang berkepentingan dalam hal ini adalah pihak pengelola perusahaan menjadikan laporan keuangan perusahaan dilihat seolah- olah berada di kondisi yang baik-baik saja dengan memakai metode akuntansi untuk kepentingan tertentu atau disebut dengan praktik manajemen laba (Dimarcia &
Krisnadewi, 2016).
Telah banyak kejadian atau bisa disebut fenomena yang telah terjadi mengenai manajemen laba ini di negara Indonesia, seperti masalah yang ada di PT Garuda Indonesia (Persero), Tbk atau yang dikenal sebagai perusahaan go public yang kegiatan operasional usahanya bertujuan menghasilkan laba atau keuntungan semaksimal mungkin. Pihak pengelola PT Garuda Indonesia (Persero), Tbk memberikan semacam kebijakan mengenai akuntansi agar perusahaan bisa dilihat berkembang dan maju serta meraih keuntungan atau laba dari setiap periodenya.
Sehingga, PT Garuda Indonesia (Persero), Tbk dapat mendapatkan predikat sebagai perusahaan yang dapat dipercaya oleh pihak terkait, yang memiliki kepentingan dengan mengungkapkan kondisi keuangan yang mencapai laba bersih US$ 809
2
ribu pada tahun buku 2018. Terlihat perbedaan kondisi keuangan dari tahun sebelumnya yaitu tercatat rugi sebesar US$ 216,58 juta dan juga sebenarnya di kuartal ke-3 pada tahun 2018 tersebut tercatat perusahaan rugi sebesar US$
114,08 juta. Oleh sebab itu dari laporan tahunan tersebut, menimbulkan suatu permasalahan antara dua pejabat penting yang menjabat sebagai komisaris PT Garuda Indonesia (Persero), Tbk yaitu bapak Dony Oskaria (sekarang tidak menjabat) dan juga bapak Chairal Tanjung dan, kedua komisaris ini berargumen bahwa laporan keuangan 2018 yang telah disajikan bertentangan dengan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK). “Oleh sebab itu, pihak regulator yang dalam hal ini adalah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengumumkan telah dilakukannya pelanggaran terhadap Laporan Keuangan Tahunan per 31 Desember 2018 oleh PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk.
Tidak sampai disitu masalah yang berbeda yang pernah terjadi yang terkait dengan manajemen laba yaitu pada tahun 2015 terjadi pada PT Inovisi Infracom (INVS) Tbk yang teregistrasi di BEI sub sektor industri telekomunikasi. Di perusahaan ini terdapat suatu masalah seperti adanya dugaan kesalahan dalam penyajian laporan keuangan yaitu terdapat beberapa komponen yang wajib diperbaiki yaitu berupa laporan segmen usaha, nilai aset tetap, kategori instrumen perusahaan, laba bersih per saham, dan jumlah utang yang ada di informasi segmen usaha tertanggal 25 Februari 2015 di laporan keuangan perusahaan oleh BEI. Selanjutnya, dinyatakan adanya kesalahan dalam penyajian terkait kas karyawan yang telah dibayarkan dan utang bersih yang telah diterima dengan pihak terkait yang terdapat dalam laporan arus kas, pada semester pertama di tahun 2014, gaji karyawan yang
3
sudah terbayarkan sebesar Rp 1,9 triliun. Sementara itu, nilai gaji pada karyawan yang telah dibayarkan mengalami penurunan menjadi Rp 59 miliar tepatnya di kuartal ke-3 pada tahun 2014 tersebut, Inovisi mengklaim laba bersih per saham atas dasar laba pada tahun berjalan yang seharusnya perusahaan menggunakan laba tahun berjalan yang dialokasikan pada pemilik entitas induk, hingga akhirnya untuk penyelesaian kasus ini INVS memilih auditor yang kompeten dan handal, untuk melakukan audit atas kasus ini.
Menyimak kedua kejadian atau peristiwa yang telah terjadi dalam dunia nyata itu dapat diambil kesimpulan jika tindakan manajemen laba (earning management) ini sepertinya menjadi suatu hal yang biasa saja terjadi di
perekonomian di Negara Indonesia, terjadinya tindakan manajemen laba oleh pihak pengelola perusahaan mempunyai tujuan tertentu terhadap pengungkapan laporan keuangan yaitu untuk meraih manfaat untuk dirinya sendiri (Restuningdiah, 2010). Pengelola perusahaan sudah bisa dipastikan mengetahui lebih banyak informasi terkait perusahaan daripada pihak penanam modal karena dalam hal ini pihak pengelola perusahaan diberikan suatu kewajiban atau tanggungjawab yang besar untuk mengelola perusahaan dengan sebaik-baiknya, selain itu, pihak pengelola perusahaan juga bertanggungjawab untuk memberikan informasi yang penting berkenaan dengan situasi perusahaan kepada pihak investor.“Namun, terkadang informasi yang dikemukakan oleh pihak manajemen bertolak belakang dengan keadaan yang sebenarnya terjadi dalam perusahaan atau yang lebih familiar dengan sebutan asimetri informasi yang mengakibatkan manajer berupaya untuk berlaku curang untuk melakukan manipulasi keuangan perusahaan yang memiliki tujuan untuk kepentingan
4 mereka secara pribadi.
Ada banyak sekali faktor yang menyebabkan pihak pengelola perusahaan melakukan tindakan manajemen laba yaitu seperti leverage yang dalam hal ini diukur dengan DAR (Debt to Total Assets Ratio) yaitu perbandingan utang secara total dengan aset secara total yang dimiliki, jadi makin tinggi persentase DAR-nya maka semakin besar juga peluang pihak pengelola perusahaan melakukan manajemen laba tersebut, penulis menemukan adanya perbedaan dari hasil penelitian oleh peneliti terdahulu seperti yang diungkapkan oleh Raja et al. (2014) yang berargumen bahwa DAR memiliki pengaruh yang positif terhadap manajemen laba sedangkan menurut Selviani (2017) DAR tidak berpengaruh terhadap manajemen laba. Selain itu, ada faktor lain yaitu profitabilitas yang dalam hal ini diukur menggunakan ROA.
ROA (Return on Assets) adalah bagian dari rasio profitabiliitas dipakai untuk mengeathui keberhasilan pihak pengelola entitas untuk mendapatkan keuntngan/
laba dengan cara mendayagunakan aset yang dimiliki untuk kegiatan perusahaan.
ROA bisa mempengaruhi pihak manajemen untuk melakukan tindakan manajemen laba, diitemukan adanya perbedaan hasil penelitian antara peneliti sebelumnya yaitu Selviani (2017) yang menyatakan bahwa ROA memiliki pengaruh positif terhadap manajemen laba, jika laba tinggi maka dapat dipastikan manajemen laba juga tinggi, bertolak belakang dengan Wiyadi et al. (2015) berargumen jika pihak penanam modal mengacuhkan informasi ROA sehingga pihak pengelola perusahaan juga tidak memperdulikan tingkat profitabilitas oleh karena itu dalam penelitiannya profitabilitas tidak memiliki pengaruh terhadap
5
manajemen laba. Selain kedua faktor di atas ada juga faktor lainnya yaitu ukuran perusahaan.
Ukuran perusahaan tercermin melalui total aset, kapitalisasi pasar dan penjualan perusahaan sehingga semakin besar ukuran suatu perusahaan berarti total aset yang dimilki tentu banyak dan aktivitas operasional perusahaan semakin kompleks daripada perusahaan kecil sehingga lebih memungkinkn untuk berpraktik manajmen laba dalm perusahaan, hal ini didukung oleh penelitian yang dilakukan oleh Kurniawati (2019) yang menyatakan bahwa ukuran perusahaan berpengaruh positif terhadap manajemen laba namun berbeda dengan penelitian yang telah dilakukan oleh Kadir (2018) yang menyatakan bahwa ukuran perusahaan tidak memiliki pengaruh terhadap manajemen laba.
Tindakan manajemen laba juga dapat dipicu dengan adanya pertumbuhan perusahaan melalui pertumbuhan aset perusahaan yang dapat mencerminkan jika asetnya mengalami pertumbuhan adanya jaminan untuk melunasi utang kepada pihak investor, sehingga investor lebih percaya untuk meminjamkan dananya untuk diinvestasikan ke perusahaan yang mempunyai aset yang banyak, namun aset yang banyak bukan berarti perusahaan selalu memperoleh laba tinggi sehingga pihak manajemen selalu berupaya melakukan strategi manajemen laba agar memperoleh laba yang bisa menarik investor berinvestasi di perusahaannya.
Terdapat perbedaan hasil penelitian seperti yang diungkapkan Hapsoro, Dody &
Annisa (2017), Growth memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap manajemen laba, sedangkan menurut Dwiarti & Hasibuan (2018), pertumbuhan perusahaan tidak berpengaruh terhdap manajemen laba. Berikut disajikan kondisi
6
keuangan beberapa perusahaan yang terdaftar di sektor infrastruktur, utilitas dan transportasi yang terdaftar di BEI periode 2017 – 2020.
Tabel 1.1
Data Total Aset, Total Liabilitas, Laba / (Rugi) Bersih (Disajikan dalam Rupiah)
Kode
Perusahaan Tahun Total Aset Total Liabilitas Laba / (Rugi) Bersih
GHON
2017 423.313.769.000 273.826.582.000 36.690.372.000 2018 485.156.762.000 92.999.798.000 49.423.302.000 2019 740.433.237.000 139.124.612.000 63.509.234.000 2020 827.628.586.000 157.782.245.000 77.752.839.000
IBST
2017 6.355.270.875.080 2.037.803.725.474 262.126.036.511 2018 7.725.601.132.423 2.504.220.878.822 146.006.831.186 2019 8.893.030.992.719 3.090.312.252.257 128.831.147.635 2020 10.412.826.253.217 4.210.975.933.401 67.204.167.744
NELY
2017 416.286.581.960 31.209.419.166 24.270.494.120 2018 474.345.474.753 50.960.583.715 52.752.666.735 2019 527.467.886.738 65.436.471.797 52.344.151.967 2020 568.048.326.214 69.298.714.658 43.944.061.538
TCPI
2017
2.130.881.000.000 1.293.551.000.000 106.004.000.000 2018
2.755.731.000.000 1.512.864.000.000 265.610.000.000 2019
3.077.535.000.000 1.638.619.000.000 269.489.000.000 2020
2.752.211.000.000 1.320.653.000.000 57.730.000.000 Sumber : Data Sekunder yang Diolah, 2021
Berdasarkn informasi laporan keuangan beberapa perusahaan yang tergolong perusahaan jasa sektor infrastruktur, utilitas, dan transportasi tersebut dapat diketahui bahwa rata-rata perusahaan mengalami peningkatan dalam total aset dan total liabilitas, sedangkan laba bersih tahun berjalan mengalami naik turun.
7
Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan, maka peneliti tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul Pengaruh DAR (Debt to Total Assets Ratio), ROA (Return on Assets), Ukuran Perusahaan (Firm Size), Pertumbuhan Perusahaan terhadap Manajemen Laba Pada Perusahaan Jasa Sektor Infrastruktur, Utilitas dan Transportasi yang Terdaftar di BEI Periode 2017 – 2020.
1.2 Rumusan Masalah
Berdasarkan uraian latar belakang di atas, maka penulis merumuskan masalah yang akan teliti yaitu :
1. Bagaimana pengaruh DAR (Debt to Total Assets Ratio) terhadap Manajemen Laba?
2. Bagaimana pengaruh ROA (Return on Assets) terhadap Manajemen Laba?
3. Bagaimana pengaruh Ukuran Perusahaan (Firm Size) terhadap Manajemen Laba?
4. Bagaimana pengaruh Pertumbuhan Perusahaan terhadap Manajemen Laba?
5. Apakah DAR (Debt to Total Assets Ratio), ROA (Return on Assets), Ukuran Perusahaan (Firm Size), Pertumbuhan Perusahaan memiliki pengaruh secara simultan terhadap Manajemen Laba?
1.3 Tujuan.Penelitiann
Berdasarkan perumusan masalah yang telah disebutkan di atas, maka tujuan dilakukannya penelitian ini adalah sebagai berikut :
8
1. Untuk melakukan pengujian empiris DAR, ROA, Ukuran Perusahaan (Firm Size), Pertumbuhan Perusahaan secara parsial terhadap Manajemen Laba.
2. Untuk melakukan pengujian empiris DAR, ROA, Ukuran Perusahaan (Firm Size), Pertumbuhan Perusahaan secara simultan terhadap Manajemen Laba.
1.4 Manfaat.Penelitiann
Melalui penelitian yang akan dilakukan penulis, manfaat yang diinginkan oleh diantaranya yaitu :
1. Manfaat Teoritis
Dilakukannya penelitian ini diharapkan memberikan hasil yang memiliki manfaat yang berguna khususnya untuk disiplin ilmu akuntansi juga untuk disiplin ilmu lain, dan memperluas serta mengembangkan ilmu pengetahuan yang ada.
2. Manfaat Praktis
Dilakukannya penelitian ini penulis berharap bisa menjadi acuan untuk dipertimbangkan dan masukan bagi pihak yang berkepentingan sehingga bisa menggunakan informasi mengenai pengaruh DAR, ROA, Ukuran Perusahaan (Firm Size), Pertumbuhan Perusahaan terhadap Manajemen Laba.
1.5 Sistematika Penulisan
Sistem penulisan memiliki tujuan guna menggambarkan intisari dengan rinci
9
dan jelas dari skripsi yang dibuat, dari gambarn tersebut dapat diketahui hubungan antar bab secara masing-masing, dalam bab itu akan dibagi lagi menjadi beberapa sub-sub bab, adapun bab tersebut dibagi menjadi 5 (lima) bab dan akan dijabarkan penulis berikut ini :
BAB I PENDAHULUAN
Di bab satu, peneliti menjabarkan mengenai alasan peneliti mengambil judul peneltian, masalah yang dirumuskan, tujuan dilakukan peneltian, manfaat penulis meneliti, serta sistmatika penulisannya.
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
Pada bab dua, penulis menjabarkan beberapa teori atau dasar-dasar ilmiah yang yang mendukung dan patokan untuk analisis data dan pembahasan di bab-bab berikutnya, seperti mengenai teori keagenan, pengertian leverage, pengertian profitabilitas, pengertian ukuran perusahaan, pengertian pertumbuhan perusahaan, pengertian manajemen laba, pengukuran manajemen laba, motivasi manajemen laba, pola manajemen laba, penelitian terdahulu, hipotesis penelitan serta model penelitian.
BAB III METODE PENELITIAN
Pada bab tiga, penulis menguraikan tentang metode penelitian yang dipakai dalam penelitian. Dalam bab ini dijelaskan cara memilih sampel, jenis dan sumber data yang dipakai, metode untuk mengumpulkan data serta definisi operasional dan pengukuran variabel yang dipakai dalam penelitian, serta metode analisis data yang dipakai dalam penelitian ini.
10
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
Pada bab empat, penulis menguraikan analisis yang dilakukan serta pembahasan hasil penelitian seperti hasil uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji hipotesis.
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN
Pada bab lima merupakan bab akhir dalam penulisan ini yang berisi tentang penyimpulan terhadap uraian pembahasan di bab sebelumnya , serta penyampaian harapan penulis di bagian saran untuk bisa memberikan manfaat dalam memecahkan masalah di masa depan.
11
DAFTAR PUSTAKA
Abdallah, Z. D. D. S. (2018). Pengaruh Manajemen Laba Terhadap Nilai Perusahaan Dengan Kualitas Audit Sebagai Variabel Pemoderasi. Jurnal Akuntansi, 2(1).
Anwar, Sanusi. 2016. Metodologi Penelitian Bisnis. Cetakan Keenam. Jakarta:
Salemba Empat.
Ariasih,Ni Wayan Yunik, S. N. M. (2018). Pengaruh Profitabilitas, Struktur Kepemilikan dan Struktur Modal Terhadap Kebijakan Dividen Pada Perushaan Initial Public Offering yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia.
Jurnal Riset Akuntansi, Februari.
Brigham, Eugene F. Dan J.F. Houston. 2010. Dasar-Dasar Manajemen Keuangan.
Edisi 11. Jakarta: Salemba Empat.
Dimarcia, N., & Krisnadewi, K. (2016). Pengaruh Diversifikasi Operasi, Leverage Dan Kepemilikan Manajerial Pada Manajemen Laba. E-Jurnal Akuntansi.
Dwiarti, R., & Hasibuan, A. N. (2018). Pengaruh Profitabilitas, Resiko Keuangan dan Pertumbuhan Perusahaan terhadap Manajemen Laba pada Perusahaan Kosmetik dan Keperluan Rumah Tangga. Jurnal Manajemen Dan Keuangan, 8(1), 21–33.
Fahmi, I. (2015). Analisis Laporan Keuangan. Bandung: Alfabeta.
Fikri, M. (2019). Pengaruh Profitabilitas dan Leverage terhadap Manajemen Laba pada Perusahaan Manufaktur Sektor Makanan dan Minuman yang Terdaftar di BEI 2013 -2017.
Ghozali,Imam. (2018).Aplikasi Analisis Multivarite dengan Program IBM SPSS 25 Semarang: Universitas Diponegoro..
Gunawan, I. K., Darmawan, N. A. S., & Purnamawati, I. G. A. (2015). Pengaruh Ukuran Perusahaan, Profitabilitas, dan Leverage Terhadap Manajemen Laba.
Jurnal Akuntansi Program S1 Universitas Pendidikan Ganesha, 03(1).
Hapsoro, Dody, & Annisa, A. A. (2017). Pengaruh Kualitas Audit, Leverage, Dan Growth Terhadap Praktik Manajemen Laba. Jurnal Akuntansi, 5(2), 99–110.
https://doi.org/10.24964/ja.v5i2.272
Hartono, Jogianto. 2015. Teori Perfotofolio dan Analisis Investasi. Yogyakarta:
BPFE
Hendra, J., Koesharjono, H., & Priantono, S. (2018). Implication of good corporate governance and leverage on earnings management. International Journal of Social Science and Business, 2(1), 1–9.
https://doi.org/10.23887/ijssb.v2i1.12936
12
Kadir, N. A. (2018). Pengaruh Ukuran Perusahaan dan Sales Growth Terhadap Manajemen Laba dengan Tax Avoidance Sebagai Variabel Intervening (Studi pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di BEI periode 2015-2017).
Kamil, F. (2014). Pengaruh Manajemen Laba Terhadap Nilai Perusahaan Dengan Mekanisme Corporate Governance Sebagai Variabel Pemoderasi. 96.
Kasmir. (2016). Analisis Laporan Keuangan. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Kurniawati, E. (2019). Pengaruh Kepemilikan Manajerial, Dewan Direksi, Leverage, dan Ukuran Perusahaan Terhadap Manajemen Laba (Studi Empiris pada Perusahaan Food and Beverage yang Terdaftar di BEI 2014 -2018.
Martani, D. (2012). Akuntansi Keuangan Menegah Berbasis PSAK. Jakarta: Salemba Empat.
Naz, I., Bhatti, K., Ghafoor, A., & Khan, H. H. (2011). Impact of firm size and capital structure on earnings management-Pakistan. International Journal of Contemporary Business Studies, 2(12), 22–50.
Ningsih, S. A. (2019). Pengaruh Profitabilitas, Ukuran Perusahaan, Leverage, dan Perencanaan Pajak Terhadap Manajemen Laba (Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di BEI 2013-2017).
Prasetyo, Aries Heru. (2011). Manajemen Keuangan Bagi Manajer Non Keuangan. Jakarta: PPM.
Purbandari, T., & Immanuela, I. (2018). Analisis Faktor Fundamental Terhadap Manajemen Laba Pada Perusahaan Yang Listed Di Bursa Efek Indonesia.
Jurnal AKSI (Akuntansi Dan Sistem Informasi), 2(1), 56–63.
https://doi.org/10.32486/aksi.v2i1.217
Raja, D. R., Anugerah, R., & Kurnia, P. (2014). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Manajemen Laba (Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di BEI Periode Tahun 2008-2011). Jurnal Online Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Riau, 1(2), 1–14.
Restuningdiah, N. (2010). Perataan Laba Terhadap Reaksi Pasar Dengan Mekanisme. Jurnal Manajemen Bisnis, 3 No 3.
Sartono, Agus (2012). Manajemen Keuangan Teori dan Aplikasi. Edisi 4. BPFE.
Yogyakarta.
Scott, R. William. 2015. Financial Accounting Theory. Seventh Edition. Pearson Prentice Hall: Toronto
Selviani, A. H. (2017). Pengaruh Profitabilitas, Leverage, dan Ukuran Perusahaan terhadap Manajemen Laba (Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2014 – 2016). 4, 9–15.
Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif Dan R&D. Bandung:
13 Alfabeta.
Sulistiawan Dedhy, Yeni Januarsi, dan Liza Alvia. (2011). “Creative Accounting:
Mengungkap Manajemen Laba dan Skandal Akuntansi”. Jakarta: Salemba Empat.
Sulistyanto, H. S. (2018). Manajemen Laba Teori Dan Model Empiris. Jakarta: PT Grasindo Jakarta.
Sutikno, F. dan W. (2014). Pengaruh Corporate Governance dan Ukuran Perusahaan Terhadap Manajemen Laba. Jurnal Ilmu Dan Riset, Vol. 3 No.10 Suwardika, I., & Mustanda, I. (2017). Pengaruh Leverage, Ukuran Perusahaan,
Pertumbuhan Perusahaan, Dan Profitabilitas Terhadap Nilai Perusahaan Pada Perusahaan Properti. None, 6(3), 254488.
Suyono, E. (2017). Bebagai Model Pengukuran Earnings Management : Sustainable Competitive Advantage-7 (Sca-7) Feb Unsoed, 7(September), 303324.https://www.researchgate.net/profile/Eko_Suyono2/publication/3214 90082_Berbagai_Model_Pengukuran_Earnings_Management_Mana_yang_P aling_Akurat/links/5a2793cea6fdcc8e866e792d/Berbagai-Model-
Pengukuran-Earnings-Management-Mana-yang-Paling-Akurat.pdf
Ulya, N., & Khoirunnisa. (2015). Pengaruh Ukuran Perusahaan , Profitabilitas , Financial Leverage Dan Kualitas Audit Terhadap Praktik Manajemen Laba ( Studi Kasus Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Universitas Telkom Universitas Telkom THE EFFE. E-Prociding Of Management, 2(1), 324–331.
Wiyadi, Trisnawati, R., Sasongko, N., & Fauzi, I. (2015). The Effect Of Information Asymmetry, Firm Size, Leverage, Profitability And Employee Stock Ownership On Earnings Management With Accrual Model.
International Journal of Business and Management and Law, 8(2), 21–30.
Yatulhusna, N. (2015). Pengaruh Profitabilitas, Leverage, Umur dan Ukuran Perusahaan Terhadap Manajemen Laba (Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di BEI 2010 – 2013).
http://www.bareksa.com (Diakses tanggal 6 Januari 2021)
https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20190430174733-92-
3909271/kronologi-kisruh-laporankeuangan-garuda-indonesiaa(Diakses tanggal 6 Januari 2021)
www.sahamok.net (Diakses tanggal 6 Januari 2021) http://www.idx.co.id/ (Diakses tanggal 28 Mei 2021)