PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN JOBSHEET DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN AKUNTANSI KELAS XI IPS SMA PASUNDAN 2 BANDUNG.

Teks penuh

(1)

DAFTAR ISI

ABSTRAK ………. i

KATA PENGANTAR ………... ii

UCAPAN TERIMA KASIH ……….. iii

DAFTAR ISI ………... vi

DAFTAR TABEL ……….. ix

DAFTAR GAMBAR ………. xi

BAB I PENDAHULUAN ……….. 1

1.1. Latar Belakang Masalah ……….. 1

1.2. Rumusan Masalah ………... 7

1.3. Maksud dan Tujuan Penelitian ……… 8

1.4. Kegunaan dan Manfaat Penelitian ………...………... 9

BAB II LANDASAN TEORI ……… 10

2.1. Tinjauan Hasil Belajar Akuntansi ………... 10

2.1.1. Belajar …………...………. 10

2.1.2. Ciri-ciri Belajar ……….….. 11

2.1.3. Prinsip-prinsip Belajar ... 13

2.1.4. Pengertian Hasil Belajar Akuntansi ……… 15

2.1.5. Faktor--faktor Yang Mempengaruhi Hasil Belajar ... 16

2.1.6. Indikator Hasil Belajar ... 17

2.2. Motivasi Belajar ……...……….. 17

2.2.1. Pengertian Motivasi ……… 17

2.2.2. Fungsi Motivasi ………... 18

2.2.3. Faktor--faktor Yang Mempengaruhi Motivasi ……… 19

2.2.4. Ciri-ciri Motivasi Belajar ……… 21

2.2.5. Jenis-jenis Motivasi Belajar ……… 22

2.2.6. Indikator Motivasi ………... 22

2.3. Media Pembelajaran Jobsheet ………..……….. 24

2.3.1. Pengertian Media Pembelajaran Jobsheet ……….. 24

2.3.2. Manfaat Media Pembelajaran Jobsheet ……….. 27

2.3.3. Media Pembelajaran Jobsheet dalam Mata Pelajaran Akuntansi ……… 28

2.3.4. Indikator Media Pembelajaran ……… 30

2.4. Mata Pelajaran Akuntansi ………... 31

2.4.1. Pengertian Akuntansi ……….………. 31

2.4.2. Pembelajaran Akuntansi di Sekolah ………. 32

2.5. Penelitian Terdahulu ………... 33

2.6. Kerangka Pemikiran ………... 34

(2)

BAB III METODE PENELITIAN ……… 39

3.1. Desain Penelitian ………... 39

3.2. Operasionalisasi Variabel ………... 40

3.3. Populasi dan Sampel ………... 41

3.4. Teknik Pengumpulan Data ……….. 43

3.4.1. Teknik dan Alat Pengumpulan Data ………... 43

3.4.2. Uji Instrumen Penelitian ………. 45

3.4.2.1.Uji Validitas ……… 45

3.4.2.2. Uji Reliabilitas ……… 47

3.5. Teknik Pengolahan Data dan Pengujian Hipotesis ………. 48

3.5.1. Alat Analisis ……… 48

3.5.2. Pengujian Hipotesis ………... 49

3.5.2.1. Uji Normalitas ………... 49

3.5.2.2. Uji Linearitas ……….. 49

3.5.2.3.Analisis Regresi Ganda ……….. 50

3.5.2.4. Analisis Regresi Sederhana ………... 51

3.5.2.5. Uji F …..……….………... 51

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ………... 52

4.1. Gambaran Objek Penelitian ……… 52

4.1.1. Sejarah Singkat SMA Pasundan 2 Bandung……….. 52

4.1.2. Tujuan SMA Pasundan 2 Bandung……… 52

4.1.3. Struktur Organisasi SMA Pasundan 2 Bandung …………. 53

4.1.4. Visi SMA Pasundan 2 Bandung ………..…... 54

4.1.5. Misi SMA Pasundan 2 Bandung………. 54

4.1.6. Objek Penelitian ………. 55

4.1.7. Data Responden ……….. 55

4.2. Deskripsi Hasil Penelitian ……….. 56

4.2.1. Deskripsi Variabel Media Pembelajaran Jobsheet ………. 56

4.2.1.1. Deskripsi Umum ………... 56

4.2.1.2. Deskripsi Per Indikator ………. 57

4.2.2. Deskripsi Variabel Motivasi Belajar Siswa ……… 63

4.2.2.1. Deskripsi Umum ………... 63

4.2.2.2. Deskripsi Per Indikator ……….. 64

4.2.3. Deskripsi Variabel Hasil Belajar Siswa ……….. 72

4.3. Pengujian Hipotesis Penelitian ……… 74

4.3.1. Uji Normalitas ………. 74

4.3.4.1. Uji Normalitas Media Pembelajaran Jobsheet ….. 74

4.3.4.2. Uji Normalitas Motivasi Belajar Siswa………….. 75

4.3.4.3. Uji Normalitas Hasil Belajar Siswa ………... 76

4.3.2. Uji Linearitas ………... 77

(3)

4.3.4.1.Pengaruh Media Pembelajaran Jobsheet Terhadap

Hasil Belajar Siswa ………..………... 81

4.3.4.2.Pengaruh Motivasi Belajar Terhadap Hasil Belajar Siswa ... 82

4.3.5. Uji F ……….………... 83

4.3.5.1.Pengaruh Media Pembelajaran Jobsheet dan Motivasi Belajar Terhadap Hasil Belajar Siswa….. 83

4.3.5.2.Pengaruh Media Pembelajaran Jobsheet Terhadap Hasil Belajar Siswa ………..………... 84

4.3.5.3.Pengaruh Motivasi Belajar Terhadap Hasil Belajar Siswa ... 85

4.4. Pembahasan Hasil Penelitian ……….. 86

4.4.1. Gambaran Media Pembelajaran Jobsheet, Motivasi Belajar dan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Akuntansi di SMA Pasundan 2 Bandung……… 86

4.4.2. Pengaruh Media Pembelajaran Jobsheet dan Motivasi Belajar Terhadap Hasil Belajar Siswa….. 87

4.4.3. Pengaruh Media Pembelajaran Jobsheet Terhadap Hasil Belajar Siswa ………..………... 88

4.4.4. Pengaruh Motivasi Belajar Terhadap Hasil Belajar Siswa . 89 BAB V KESIMPULAN DAN SARAN ……… 90

5.1. Kesimpulan ………. 90

5.2. Saran ……… 91

DAFTAR PUSTAKA ……….... 92 LAMPIRAN

(4)

DAFTAR TABEL

Tabel 1.1 Daftar Tingkat Pencapaian Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Akuntansi Kelas XI SMA Pasundan 2 Bandung 3

Tabel 3.1 Operasionalisasi Variabel 41

Tabel 3.2 Tabel Populasi 42

Tabel 3.3 Tabel Sampel 42

Tabel 3.4 Penilaian Numerical Scale 43

Tabel 3.5 Hasil Uji Validitas Media Pembelajaran Jobsheet 46 Tabel 3.6 Hasil Uji Validitas Motivasi Belajar Siswa 46

Tabel 4.1 Profil Responden 55

Tabel 4.2 Gambaran Umum Media Pembelajaran Jobsheet 56

Tabel 4.3 Tingkat Kerelevanan Lembar Latihan Jobsheet dengan

Materi Pembelajaran 57

Tabel 4.4 Tingkat Ketersediaan Lembar Latihan Jobsheet di Sekolah 58 Tabel 4.5 Tingkat Keseimbangan Pengeluaran Biaya dengan Manfaat

dan Hasil Penggunaannya 59

Tabel 4.6 Tingkat Kepraktisan Lembar Latihan Jobsheet dalam

Berbagai Situasi 60

Tabel 4.7 Tingkat Kemudahan Siswa Menggunakan Lembar Latihan

Jobsheet 61

Tabel 4.8 Tingkat Frekuensi Penggunaan Lembar Latihan Jobsheet

oleh Siswa 62

Tabel 4.9 Gambaran Umum Motivasi Belajar Siswa 63

Tabel 4.10 Tingkat Intensitas Siswa Mengikuti Pelajaran Dikelas 64 Tabel 4.11 Tingkat Frekuensi Kegiatan Belajar Dilakukan Dikelas dan

Dirumah 65

Tabel 4.12 Tingkat Seringnya Belajar Dengan Tekun dan Tepat 66 Tabel 4.13 Tingkat Ketabahan, Keuletan dan Kemampuan Siswa

dalam Menghadapi Rintangan dan Kesulitan untuk Mencapai Tujuan Belajar

67

Tabel 4.14 Tingkat Pengabdian dan Kepentingan Siswa Melakukan

Pengorbanan dalam Belajar 68

Tabel 4.15 Tingkat Intensitas Siswa Memberikan Aspirasi dalam

Kegiatan Belajar Mengajar 69

Tabel 4.16 Tingkat Kepuasan Siswa Atas Prestasi Yang Telah Dicapai

Dalam Belajar 70

Tabel 4.17 Tingkat Persetujuan Siswa atas Sasaran yang Harus

Dicapai dalam Kegiatan Pembelajaran 71

Tabel 4.18 Kriteria Penilaian Variabel Y 72

(5)

Tabel 4.20 Uji Normalitas Media Pembelajaran Jobsheet 74

Tabel 4.21 Uji Normalitas Motivasi Belajar Siswa 75

Tabel 4.22 Uji Normalitas Hasil Belajar Siswa 76

Tabel 4.23 Uji Linieritas Media Pembelajaran Jobsheet 77

Tabel 4.24 Uji Linieritas Motivasi Belajar 78

Tabel 4.25 Hasil uji koefisien X1, X2 terhadapY 79

Tabel 4.26 Hasil uji koefisien X1 terhadapY 81

Tabel 4.27 Hasil uji koefisien X2 terhadapY 82

Tabel 4.28 Anova X1, X2 terhadapY 83

Tabel 4.29 Anova X1 terhadapY 84

(6)

DAFTAR GAMBAR

Gambar 2.1 Kerucut Pengalaman Edgar Dale 26

Gambar 2.2 Skema Kerangka Berpikir 37

Gambar 2.3 Hubungan Variabel 38

(7)

BAB I

PENDAHULUAN

1.1Latar Belakang Masalah

Dari waktu ke waktu perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi

semakin pesat. Arus globalisasi saat ini pun semakin hebat, akibat dari fenomena

ini banyak munculnya persaingan dalam berbagai bidang kehidupan salah

satunya pada bidang pendidikan.

Pendidikan adalah usaha sadar dan bertujuan untuk mengembangkan

kualitas manusia sebagai suatu kegiatan yang sadar akan tujuan. Menurut

Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional

(2003: 7) yang berbunyi :

Pendidikan nasional berfungsi untuk mengembangkan kemampuan, membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman, bertakwa kepada Tuhan yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga Negara yang demokratis serta bertanggung jawab.

Berdasarkan fungsi pendidikan nasional yang telah diuraikan di atas, salah

satunya adalah bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar mampu

mencetak generasi yang berprestasi. Peserta didik yang mandiri dan memiliki

kebiasaan belajar yang baik serta dapat mewujudkan pembelajaran secara efektif,

(8)

Sejalan dengan fungsi pendidikan dalam undang-undang mengenai Sistem

pendidikan nasional, maka untuk mewujudkan generasi yang berprestasi tersebut

maka harus ditempuh melalui proses belajar. Sebagaimana dikemukakan oleh

Dimyati dan Mudjiono (2009: 7) bahwa “Belajar merupakan tindakan dan

perilaku siswa yang kompleks”. Sebagai tindakan, maka belajar hanya di alami

oleh siswa sendiri. Siswa adalah penentu terjadinya atau tidak terjadinya proses

belajar. Proses belajar terjadi berkat siswa memperoleh sesuatu yang ada di

lingkungan sekitar.

Keberhasilan seorang siswa dalam belajar dapat dilihat dari hasil belajar

siswa yang bersangkutan. Di dalam pendidikan siswa akan dinilai keberhasilannya

melalui tes hasil belajar. Hasil yang diharapkan adalah hasil belajar yang baik

karena setiap orang menginginkan hasil belajar yang tinggi, baik siswa, guru,

sekolah, maupun orang tua hingga masyarakat.

Namun antara siswa satu dengan siswa yang lainnya berbeda dalam

pencapaian hasil belajar. Ada yang mampu mencapai hasil belajar yang tinggi,

namun ada juga siswa yang rendah hasil belajarnya. ”Hasil belajar adalah

perubahan mencakup bidang kognitif, afektif dan psikomotoris yang dimiliki

siswa setelah menerima pengalaman belajarnya” (Sudjana, 2005).

Di SMA Pasundan 2 Bandung sendiri hasil belajar akuntansi pada siswa

kelas XI IPS, sebagian belum membuahkan hasil yang diharapkan. Hal ini terlihat

dari observasi awal yang dilakukan oleh peneliti menunjukkan hasil ulangan

(9)

Tabel 1.1

Daftar Tingkat Pencapaian Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Akuntansi Kelas XI SMA Pasundan 2 Bandung

No Kelas Jumlah

Sumber: Guru mata pelajaran akuntansi SMA Pasundan 2 Bandung, data diolah

Keadaan tersebut terbukti dengan masih banyaknya siswa yang

memperoleh nilai yang berada di bawah standar ketuntasan yang diharapkan

sekolah yakni 70,00. Jumlah siswa yang nilainya di bawah standar ketuntasan

untuk kelas XI IPS 1 sebanyak 48% dari jumlah siswa 41 orang dan untuk kelas

XI IPS 2 sebanyak 56% dari jumlah siswa 39 orang.

Hasil belajar merupakan realisasi atau pemekaran dari

kecakapan-kecakapan potensial atau kapasitas yang dimiliki seseorang. Penguasaan hasil

belajar oleh seseorang dapat dilihat dari perilakunya, baik perilaku dalam

penguasaan pengetahuan, keterampilan berfikir maupun keterampilan motorik.

Hampir sebagian terbesar dari kegiatan atau perilaku yang diperlihatkan seseorang

merupakan hasil belajar.

Dalam suatu lembaga pendidikan, hasil belajar merupakan indikator yang

penting untuk mengukur keberhasilan proses belajar mengajar. Akan tetapi tidak

bisa dipungkiri bahwa tinggi rendahnya prestasi siswa banyak dipengaruhi oleh

(10)

Adanya perbedaan hasil belajar siswa banyak dipengaruhi oleh berbagai

faktor. Menurut Dalyono (2009: 55), “Faktor-faktor yang mempengaruhi belajar

digolongkan menjadi dua golongan, yaitu faktor intern dan faktor ekstern”. Faktor

intern adalah faktor yang ada dalam diri individu yang sedang belajar, seperti

faktor kesehatan, intelegensi dan bakat, minat dan motivasi, cara belajar.

sedangkan faktor eksternal adalah faktor yang ada di luar individu, seperti faktor

lingkungan keluarga, faktor lingkungan sekolah, lingkungan masyarakat dan

lingkungan sekitar.

Dari faktor-faktor yang mempengaruhi belajar, peneliti mengambil

beberapa faktor yang diduga dapat mempengaruhi proses dan hasil belajar siswa

di sekolah antara lain adalah media pembelajaran dan motivasi belajar siswa.

Alasan peneliti mengambil media pembelajaran karena media pembelajaran

merupakan salah satu faktor yang menentukan berhasil tidaknya proses belajar

siswa. Dengan media pembelajaran yang tepat, secara tidak langsung akan

mendukung pencapaian tujuan proses pembelajaran. Sedangkan motivasi belajar

merupakan salah satu faktor internal yang cukup penting dalam proses belajar

siswa. Motivasi diperlukan untuk menumbuhkan minat terhadap pelajaran yang

diajarkan oleh guru. Sehingga kedua faktor yang mempengaruhi hasil belajar

tersebut mempunyai andil yang cukup besar dalam proses pembelajaran

(11)

Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi hasil belajar siswa dalam mata

pelajaran akuntansi adalah motivasi belajar siswa yang dipengaruhi oleh faktor

eksternalnya yaitu media pembelajaran. Seorang siswa akan mencapai hasil

belajar yang optimal apabila memiliki motivasi belajar, karena dengan motivasi

belajar yang kuat dia akan mampu menghadapi berbagai kendala belajar. Hal ini

sesuai dengan pendapat Sardiman (2011: 84), ”Hasil belajar akan optimal, kalau

ada motivasi.”

”Motivasi merupakan keseluruhan daya penggerak di dalam diri siswa

yang menimbulkan kegiatan belajar, yang menjamin kelangsungan dari kegiatan

belajar” (Sardiman, 2011: 75). Menggerakkan motivasi belajar dapat mendorong

pencapaian hasil belajar secara optimal. Walaupun siswa mempunyai bakat dan

minat yang tinggi tetapi bila tidak disertai dengan motivasi belajar maka hasil

belajar tidak akan optimal begitu juga sebaliknya. Bisa juga siswa yang

mempunyai intelegensi tinggi boleh jadi gagal karena kurangnya motivasi.

Sehingga motivasi mempunyai peranan penting dalam kegiatan belajar karena

motivasi adalah tenaga yang menggerakkan dan mengarahkan seseorang.

Agar siswa memiliki motivasi belajar yang tinggi maka proses

pembelajaran yang dilaksanakan oleh guru harus berjalan dengan baik. Salah satu

upaya yang dapat dilakukan agar proses pembelajaran dapat menarik perhatian

dan dapat membangkitkan motivasi belajar siswa yaitu menggunakan media

pembelajaran yang tepat dengan materi yang akan diberikan. Oleh karena itu,

(12)

agar dapat membangkitkan motivasi belajar dan dapat meningkatkan hasil belajar

siswa.

Media pembelajaran merupakan faktor yang mempengaruhi motivasi

belajar siswa, karena peranan media pembelajaran dapat mengatasi

hambatan-hambatan yang terjadi dalam pelaksanaan proses pembelajaran. Dengan adanya

media pembelajaran proses pembelajaran disekolah akan lebih efektif karena

media pembelajaran dapat membantu memperjelas penyampaian materi dalam

proses pembelajaran.

Di SMA Pasundan 2 Bandung sendiri, media pembelajaran yang

digunakan dalam pelajaran akuntansi dalam bentuk media cetak yang digunakan

oleh guru ketika mengajar yaitu buku pelajaran. Tetapi, dalam kenyataanya buku

pelajaran memiliki banyak keterbatasan seperti penyajian materinya tidak selalu

sesuai dengan tingkat kemampuan siswa sehingga siswa masih banyak yang

belum paham, tidak semua siswa mampu memiliki buku pelajaran, kurang

memotivasi siswa untuk membaca buku pelajaran tersebut dan sebagainya.

Dengan keadaan tersebut, maka dibutuhkan sebuah media pembelajaran

yang dapat membuat hasil belajar siswa meningkat. Salah satu medianya yaitu

dengan menggunakan jobsheet. Jobsheet banyak digunakan karena selain praktis

media pembelajaran ini pun dapat menghemat waktu siswa dalam memahami

materi pelajaran. Jadi, dapat dikatakan bahwa salah satu cara yang dapat

meningkatkan hasil belajar siswa adalah dengan menggunakan media

(13)

Berdasarkan pengamatan tersebut di atas peneliti tertarik untuk meneliti

masalah ini ke dalam skripsi dengan judul “Pengaruh Media Pembelajaran

Jobsheet dan Motivasi Belajar Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Akuntansi”.

1.2Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang masalah yang diuraikan sebelumnya, maka

dapat dibuat rumusan masalahnya sebagai berikut:

1. Bagaimana gambaran media pembelajaran jobsheet, motivasi belajar dan hasil

belajar siswa pada mata pelajaran akuntansi di SMA Pasundan 2 Bandung.

2. Bagaimana pengaruh media pembelajaran jobsheet terhadap hasil belajar

siswa pada mata pelajaran akuntansi di SMA Pasundan 2 Bandung.

3. Bagaimana pengaruh motivasi belajar terhadap hasil belajar siswa pada mata

pelajaran akuntansi di SMA Pasundan 2 Bandung.

4. Bagaimana pengaruh media pembelajaran jobsheet dan motivasi belajar

terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran akuntansi di SMA Pasundan

(14)

1.3Maksud dan Tujuan Penelitian

1.3.1 Maksud Penelitian

Maksud dari penelitian ini adalah untuk meneliti rumusan masalah yang

telah dikemukakan dengan turun langsung ke sekolah SMA Pasundan 2 Bandung

dengan meneliti dan mengamati langsung pada saat proses belajar mengajar

berlangsung.

1.3.2 Tujuan Penelitian

Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:

1. Untuk mengetahui gambaran media pembelajaran jobsheet, motivasi belajar

dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran akuntansi di SMA Pasundan 2

Bandung.

2. Untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran jobsheet terhadap hasil

belajar siswa pada mata pelajaran akuntansi di SMA Pasundan 2 Bandung.

3. Untuk mengetahui pengaruh motivasi belajar terhadap hasil belajar siswa pada

mata pelajaran akuntansi di SMA Pasundan 2 Bandung.

4. Untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran jobsheet dan motivasi

belajar terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran akuntansi di SMA

(15)

1.4Kegunaan dan Manfaat Penelitian

Manfaat yang diharapkan oleh peneliti dari pelaksanaan penelitian ini

adalah sebagai beriktu:

1. Manfaat teoritis

1. Menambah wawasan dan pengetahuan tentang teori motivasi dan media

pembelajaran jobsheet akuntansi.

2. Sebagai pengalaman dalam mempraktikkan teori motivasi yang diterima

serta praktik yang dilakukan dalam proses belajar mengajar akuntansi.

2. Manfaat praktis

1. Bagi siswa dapat menumbuhkan motivasi belajar yang positif terhadap

mata pelajaran akuntansi dan meningkatkan hasil belajar siswa.

2. Bagi sekolah sebagai masukan dalam usaha meningkatkan kualitas peserta

didik agar menyediakan media pembelajaran yang tepat dalam tiap bidang

studi khususnya akuntansi yaitu jobsheet.

3. Bagi guru sebagai masukan untuk dapat menentukan media pembelajaran

(16)

BAB III

METODE PENELITIAN

3.1 Desain Penelitian

Didalam melakukan penelitian, seorang peneliti harus menentukan metode

yang akan digunakan sehingga akan mempermudah langkah-langkah penelitian.

Metode penelitian yang tetap merupakan pedoman penyelidikan yang terarah.

Ditinjau dari jenis masalah yang diselidiki, teknik dan alat yang digunakan dalam

meneliti serta tempat dan waktu penelitian dilakukan, jenis penelitian yang

digunakan yaitu Metode Verifikatif.

Menurut Arikunto (2006: 7) ”Penelitian verifikatif pada dasarnya ingin

menguji kebenaran melalui pengumpulan data di lapangan”. Sementara itu,

Rochaety (2007: 13) mengemukakan bahwa “Metode verifikatif merupakan

metode penelitian yang bertujuan untuk menguji hubungan-hubungan variabel

dari hipotesis-hipotesis yang disertai data empiris”. Dalam hal ini yaitu dengan

menghubungkan media pembelajaran jobsheet dan motivasi belajar terhadap hasil

(17)

3.2 Operasionalisasi Variabel

Menurut Sugiyono (2007: 38), mengemukakan bahwa “Variabel penelitian

adalah suatu atribut atau sifat atau nilai dari orang, obyek atau kegiatan yang

mempunyai variasi tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan

kemudian ditarik kesimpulannya”. Peneliti memberikan batasan-batasan atas

variabel yang diteliti diantaranya sebagai berikut :

1. Media pembelajaran jobsheet adalah alat bantu belajar yang dibuat untuk

mengefektifkan siswa dalam proses pembelajaran berupa petunjuk,

langkah-langkah untuk menyelesaikan tugas dan lembaran-lembaran berisi tugas-tugas

praktis yang harus dikerjakan siswa.

2. Motivasi belajar siswa adalah suatu kekuatan atau dorongan dari dalam diri

seorang siswa untuk melakukan aktivitas belajar demi tercapainya suatu

tujuan yang diharapkan.

3. Hasil belajar adalah hasil belajar yang diperoleh siswa selama mengikuti

(18)

Tabel 3.1

Operasionalisasi Variabel

Variabel Dimensi Indikator Skala

Media

3.Persistensi pada tujuan kegiatan 4.Ketabahan, keuletan dan kemampuan 5.Devosi dan pegorbanan

Sudjana (2005: 161) menyatakan bahwa, “Populasi adalah totalitas semua

nilai yang mungkin, baik hasil menghitung maupun pengukuran kuantitatif

ataupun kualitatif, daripada karakteristik tertentu mengenai sekumpulan obyek

yang lengkap dan jelas.” Jadi, populasi merupakan sekumpulan/keseluruhan

obyek penelitian. Dalam penelitian ini yang menjadi populasi adalah siswa kelas

XI IPS SMA Pasundan 2 Bandung dengan jumlah populasi sebanyak 80 siswa,

(19)

Tabel 3.2

“Teknik sampling merupakan teknik pengambilan sampel.” (Sugiyono,

2007: 118). Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah

Sampling Jenuh. Menurut Sugiyono (2007: 21) ” Sampling Jenuh adalah teknik

pengambilan sampel apabila semua populasi digunakan sebagai sampel dan

dikenal juga dengan istilah sensus.”

Jadi proporsi sampel tiap kelas disebar seperti terlihat pada tabel berikut:

Tabel 3.3

Dari tabel di atas, dengan menggunakan teknik Sampling Jenuh dapat

dilihat bahwa sampel untuk siswa di ambil sebanyak 80 orang siswa yang tersebar

dalam 2 kelas IPS yaitu, kelas XI IPS 1 sebanyak 41 orang dan kelas XI IPS 2

(20)

3.4 Teknik Pengumpulan Data

3.4.1. Teknik dan Alat Pengumpulan Data

Teknik pengumpulan data merupakan cara yang digunakan dalam

pengumpulan data penelitian. Untuk memperoleh data yang diperlukan dalam

penelitian ini, penulis menggunakan teknik pengumpulan data dengan :

1. Angket atau kuesioner

Kuesioner atau angket adalah sejumlah pertanyaan tertulis yang digunakan

untuk memperoleh informasi dari responden tentang hal-hal yang diketahuinya.

Jenis angket yang dipilih dalam penelitian ini adalah angket tertutup (angket

berstruktur), artinya jawaban sudah disediakan oleh peneliti sehingga responden

hanya menjawab atau memilih jawaban yang sesuai.

Teknik ini digunakan oleh penulis untuk dapat mengungkapkan data

variabel X yaitu media pembelajaran jobsheet dan motivasi belajar. Jawaban yang

disediakan disesuaikan dengan bentuk Skala Numerikal (numerical scale).

Menurut Sekaran (2006: 33) Skala Numerikal (numerical scale) mirip dengan

skala diferensial semantik, dengan perbedaan dalam hal nomor pada skala 5 titik

atau 7 titik disediakan, dengan kata sifat berkutub dua pada ujung keduanya.

Tabel 3.4

Penilaian Numerical Scale

No Item Skor

(21)

Keterangan :

 Angka 5 dinyatakan untuk pernyataan positif tertinggi  Angka 4 dinyatakan untuk pernyataan positif tinggi  Angka 3 dinyatakan untuk pernyataan positif sedang  Angka 2 dinyatakan untuk pernyataan positif rendah  Angka 1 dinyatakan untuk pernyataan positif terendah

Adapun langkah-langkah penyusunan angket yang peneliti lakukan adalah

sebagai berikut:

a. Merumuskan tujuan yang akan dicapai dengan angket

b. Mengidentifikasi variabel yang akan dijadikan sasaran angket

c. Menyusun urutan pernyataan/ pertanyaan

d. Membuat format angket yang akan diisikan oleh responden

e. Membuat petunjuk pengisian

f. Langkah selanjutnya adalah langkah uji coba angket setelah angket

tersusun. Uji coba ini dilakukan karena angket yang disusun belum

merupakan angket yang valid dan reliabel agar hasil yang diperoleh dalam

penelitian ini mendekati kebenaran.

2. Mengumpulkan Dokumen

Menumpulkan dokumen berarti mencari informasi-informasi dari

dokumen-dokumen yang berhubungan dengan objek yang diteliti Di dalam

melaksanakan pengumpulan dokumen, peneliti menyelidiki benda-benda tertulis

(22)

3.4.2. Uji Instrumen Penelitian

3.4.2.1. Uji Validitas

Menurut Arikunto (2006: 64) “Validitas adalah suatu ukuran yang

menunjukkan tingkat-tingkat kevalidan atau kesahihan suatu instrumen”. Sebuah

instrumen dapat dikatakan valid apabila mampu mengukur apa yang hendak

diukur (ketepatan). Cara untuk mendapatkan alat ukur pengumpulan data yang

memiliki derajat kesahihan yang tinggi maka dilakukan uji validitas. Untuk

mengetahui tingkat validitas instrumen, penulis menggunakan rumus korelasi

product moment dengan angka kasar. Adapun rumusnya sebagai berikut:

=

� −

� 2 2 2 2

(Arikunto, 2006:72).

Keterangan:

rxy = Koefisien korelasi antar variabel X dan Y N = Jumlah responden

ΣX = Jumlah skor Item

ΣY = Jumlah skor total (seluruh item)

Suatu item dikatakan valid jika rhitung > rtabel, sedangkan jika rhitung < rtabel,

maka item tidak valid dan dihapus dari instrumen penelitian. (Ali Muhidin dan

(23)

Berikut merupakan hasil uji validitas tiap item pernyataan:

Tabel 3.5

Hasil Uji Validitas Media Pembelajaran Jobsheet α = 5%

Berdasarkan perhitungan validitas di atas terdapat 7 item pernyataan yang

valid dari 7 pernyataan. Item yang tidak valid dibuang dan tidak dimasukkan ke

dalam angket penelitian.

Tabel 3.6

(24)

Berdasarkan perhitungan validitas pada tabel 3.4 terdapat 25 item

pernyataan yang valid dari 17 pernyataan. Item yang tidak valid dibuang dan tidak

dimasukkan ke dalam angket penelitian.

3.4.2.2.Uji Reliabilitas

Selain harus memiliki validitas, sebuh tes juga harus reliabel. Instrumen

yang reliabel merupakan alat ukur mengetahui adanya perubahan antara skor

sebelum dan sesudah percobaan.

Rumus yang digunakan untuk mengetahui reliabilitas angket dalam

penelitian ini adalah rumus Cronbach Alpha :

(25)

Berdasarkan perhitungan reliabilitas terhadap semua item dengan

menggunakan program Microsoft Excel, diketahui hasil ℎ� �� adalah 0,819 untuk

variabel media pembelajaran jobsheet dan 0,902 untuk variabel motivasi belajar

siswa. Hasil tersebut dibandingkan dengan � �� untuk responden 20 orang yaitu

0,444. Karena dalam perbandingan kedua variabel tersebut, �ℎ� �� > � �� maka

dapat disimpulkan item soal tersebut reliabel dan dapat digunakan sebagai alat

untuk mengumpulkan informasi, selanjutnya data tersebut akan diolah untuk

pengujian hipotesis.

3.5 Teknik Analisis Data dan Pengujian Hipotesis

3.5.1. Alat Analisis

Angket yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya kemudian diolah

melalui beberapa tahapan yaitu:

1. Memeriksa kelayakan angket yang telah diisi dan menjumlahkan nilai setiap

skor

2. Deskripsi data hasil penelitian baik berupa angket maupun tabel dokumentasi

digunakan untuk menjawab rumusan masalah. Data yang diperoleh dari

masing-masing variabel ditabulasikan dengan menggunakan tabel distribusi

frekuensi.

(26)

3.5.2. Pengujian Hipotesis

3.5.2.1.Uji Normalitas

Uji normalitas dilakukan untuk mengetahui apakah data yang diperoleh

berdistribusi normal atau tidak. Karena hal ini menentukan jenis perhitungan

statistik yang akan digunakan. Apabila data berdistribusi normal maka

perhitungan statistik yang digunakan adalah statistik parametrik, namun apabila

data tidak berdistribusi normal maka perhitungan statistik yang digunakan adalah

statistik non parametrik.

Uji normalitas dalam penelitian ini menggunakan program SPSS 17 for

Windows, sehingga dapat dilihat dari tabel output SPSS pada bagian

Kolmogorov-Smirnov. Dengan kriteia uji r (probablility value/critical value) lebih kecil atau

sama dengan tingkat  yang ditentukan yaitu 0,05 (r < 0,05) maka Ho ditolak,

artinya data tersebut berdistribusi normal.

3.5.2.2.Uji Linearitas

Uji linearitas digunakan untuk mengetahui apakah variabel dependen dan

variabel independen memiliki hubungan yang linear atau tidak. Untuk

mengetahuinya, peneliti menggunakan SPSS 17 for Windows dalam perhitungan.

Kaidah yang berlaku dalam menentukan data berpola linier atau tidak adalah

(27)

Apabila nilai r (probability value/critical value) lebih kecil atau sama dengan

tingkat a (0,05) yang digunakan (r ≤ 0,05) maka distribusi berpola linear.

Apabila nilai r (probability value/critical value) lebih besar atau sama dengan

tingkat a (0,05) yang digunakan (r ≥ 0,05) maka tidak distribusi berpola

linear.

(Ali Muhidin dan Abdurrahman, 2009: 98)

3.5.2.3.Analisis Regresi Ganda

Menurut Riduwan (2010: 252) “Uji regresi ganda adalah alat analisis

peramalan nilai pengaruh dua variabel bebas atau lebih terhadap satu variabel

terikat, untuk membuktikan ada atau tidaknya hubungan fungsional atau

hubungan kausal antara dua variabel bebas atau lebih (X1) (X2) (X3)....(Xn) dengan satu variabel terikat”. Adapun persamaan regresi linear ganda untuk dua

variabel bebas yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:

= + 1 1+ 2 2

(Riduwan, 2010: 253)

Keterangan :

: Subjek variabel terikat yang diproyeksikan

1 : Bahan Ajar Jobsheet

2 : Motivasi Belajar

� : Bilangan konstan

b : Koefisian arah regresi

Untuk menghitung regresi, penulis menggunakan SPSS 17 for Windows. Hal

(28)

3.5.2.4. Analisis Regresi Sederhana

Untuk uji hipotesis masing-masing variabel X dalam penelitian ini, peneliti

menggunakan analisis regresi sederhana. Kegunaan regresi salah satunya adalah

untuk meramalkan (memprediksi) variabel terikat (Y) apabila variabel bebas (X)

diketahui. Regresi sederhana dapat dianalisis karena didasari oleh hubungan

fungsional atau sebab akibat varibel bebas (X) dan variabel terikat (Y).

Persamaan regresi dapat dirumuskan sebagai berikut:

= +

(Riduwan, 2010: 253)

Keterangan :

: Subjek variabel terikat yang diproyeksikan

: Variabel bebas yang mempunyai nilai tertentu untuk diprediksikan

2 : Motivasi Belajar

� : Bilangan konstan

b : Nilai arah sebagai penentu ramalan (prediksi) yang menunjukkan nilai peningkatan (+) atau penurunan (-) variabel Y

Untuk menghitung regresi, penulis menggunakan SPSS 17 for Windows. Hal

ini dilakukan untuk memudahkan dalam pengolahan data.

3.5.2.5.Uji F

Uji F digunakan untuk menguji keberartian regresi. Untuk menghitung uji F

peneliti menggunakan SPSS. Kaidah yang digunakan sebagai dasar pengambilan

keputusan adalah sebagai berikut:

 Jika nilai ρ lebih besar dari nilai α atau ρ > α maka H0 diterima.

(29)

BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

5.1. Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang dilakukan penulis

tentang pengaruh media pembelajaran jobsheet dan motivasi belajar terhadap hasil

belajar siswa di SMA Pasundan 2 Bandung, maka dapat diambil kesimpulan

sebagai berikut:

1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran jobsheet pada mata

pelajaran akuntansi di kelas XI IPS SMA Pasundan 2 Bandung tergolong

tinggi, motivasi belajar siswa pada mata pelajaran akuntansi di kelas XI IPS

SMA Pasundan 2 Bandung tergolong sedang dan hasil belajar siswa pada

mata pelajaran akuntansi di kelas XI IPS SMA Pasundan 2 Bandung

tergolong sedang.

2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh media pembelajaran jobsheet

terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran akuntansi di SMA Pasundan

2 Bandung memiliki pengaruh positif.

3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh motivasi belajar terhadap

hasil belajar siswa pada mata pelajaran akuntansi di SMA Pasundan 2

Bandung memiliki pengaruh positif.

(30)

5.2. Saran

Berdasarkan hasil penelitian tentang pengaruh media pembelajaran jobsheet

dan motivasi belajar terhadap hasil belajar siswa di SMA Pasundan 2 Bandung

maka penulis memberikan beberapa saran khususnya untuk SMA Pasundan 2

Bandung dan peneliti lain, seperti berikut ini:

a. Penggunaan media pembelajaran jobsheet di SMA Pasundan 2 Bandung

hendaknya dapat dipertahankan karena dapat membantu proses pembelajaran

dikelas.

b. Guru dan siswa di SMA Pasundan 2 Bandung hendaknya dapat bekerja sama

untuk menciptakan kondisi belajar yang lebih baik agar dapat meningkatkan

motivasi belajar salah satunya dengan cara memilih media pembelajaran yang

sesuai dengan materi yang akan di sampaikan sehingga penyampaian materi

pembelajaran akan lebih efektif.

c. Hasil belajar yang dicapai oleh siswa di SMA Pasundan 2 Bandung

hendaknya dapat lebih ditingkatkan kembali, mengingat masih banyak siswa

yang nilainya belum mencapai KKM yang telah ditentukan sekolah. Untuk itu,

sebaiknya guru memberikan pengulangan materi dan setelah itu memberikan

perbaikan nilai dengan cara remedial sehingga nilai yang diperoleh siswa

diharapkan bisa meningkat.

d. Hasil penelitian ini hendaknya menjadi masukan baru bagi peneliti lain untuk

melakukan penelitian berhubungan dengan media pembelajaran lain, sehingga

(31)

DAFTAR PUSTAKA

Buku:

Alam S. (2007). Ekonomi untuk SMA dan MA Kelas XI. Jakarta: Esis

Ali Muhidin, S dan Abdurahman, M. (2009). Analisis Korelasi, Regresi dan Jalur

dalam Penelitian (dilengkapi aplikasi program SPSS). Bandung: Pustaka

Setia

Arikunto, S. (2009). Dasar – Dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara

... (2006). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Rineka Cipta

Arsyad, A. (2002). Media Pembelajaran. Jakarta. PT. Raja Grafindo Persada

B. Uno, H. (2007). Teori motivasi & Pengukurannya. Jakarta: PT Bumi Aksara

Bahri Djamarah, S. (2002). Psikologi Belajar. Jakarta: PT Rineka Cipta

Dalyono, M. (2009). Psikologi Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta

Dimyati dan Mudjiono. (2009). Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta

Hamalik, O. (2005). Proses Belajar Mengajar. Jakarta: Bumi Aksara

Program Studi Pendidikan Akuntansi. (2007). Pedoman Operasional Penulisan

Skripsi. Bandung: Prodi Pendidikan Akuntansi

Rochaety, E. (2007). Metode Penelitian Bisnis dengan Aplikasi SPSS. Jakarta: Mitra Wacana Media

(32)

Riduwan dan Achmad Kuncoro, E. (2008). Cara Menggunakan dan Memakai

Anaisis Jalur. Bandung: Alfabeta

Sadiman A.S, dkk. (2010). Media Pendidikan: Pengertian, Pengembangan dan

Pemanfaatannya. Jakarta: Rajawali Pers

Sardiman A.M. (2011). Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada

Sekaran, U. (2006). Research Methods For Business – Metode Penelitian Untuk Bisnis. Jakarta: Salemba Empat

Slameto. (2003). Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: PT Rineka Cipta

Sudjana. (2005). Metoda Statistika. Bandung: Tarsito

Sudjana, N. (2005). Dasar-Dasar Proses Belajar Mengajar. Bandung: PT. Sinar Baru Algresindo

Sudjana, N dan Rivai, A. (1991). Media Pengajaran. Bandung: Sinar Baru.

Sugiyono. (2007). Metode penelitian Kuantitatif kualitatif dan R & D. Bandung : Alfabeta

Suhadimanto, A. (2003). Akuntansi 2 SMA semester pertama. Jakarta: Yudhistira

Syamsuddin Makmun, A. (2004). Psikologi Kependidikan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya

Syaodih Sukmadinata, N. (2005). Landasan Psikologis Proses Pendidikan. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya

Undang-undang No. 20. (2003). Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: CV Mini Jaya Abadi

(33)

Universitas Pendidikan Indonesia. (2011). Pedoman Penulisan Karya Tulis

Ilmiah. Bandung: UPI.

Skripsi:

Lismawati. (2010). Pengoptimalan Penggunaan Lembar Kerja Siswa (LKS)

Sebagai Sarana Peningkatan Prestasi Belajar Pendidikan Agama Islam di SMA. Raudlatul Ulum Kapedi-Sumenep. Skripsi. Universitas Islam Negeri

(UIN) Malang

Rahmawati. (2006). Meningkatkan Kemampuan Penalaran Matematika Siswa

SMP Salafiyah Pekalongan Kelas VII Semester II Tahun 2005/2006 dalam Pembelajaran Garis dan Sudut Melalui Implementasi metode Inkuiri dengan Memanfaatkan Lembar Kerja Siswa (LKS). Skripsi. Tidak

diterbitkan.

Sartika, R. (2007). Hubungan media pembelajaran jobsheet dengan minat belajar

siswa pada mata diklat akuntansi. Skripsi. Bandung. Program Studi

Pendidikan Akuntansi Universitas Pendidikan Indonesia.

Internet:

Figur

Gambar 2.1  Gambar 2.2

Gambar 2.1

Gambar 2.2 p.6
Tabel 3.1 Operasionalisasi Variabel

Tabel 3.1

Operasionalisasi Variabel p.18
Tabel 3.2 Tabel Populasi

Tabel 3.2

Tabel Populasi p.19
Tabel 3.4 Penilaian Numerical Scale

Tabel 3.4

Penilaian Numerical Scale p.20
Tabel 3.5 Hasil Uji Validitas Media Pembelajaran Jobsheet α = 5%

Tabel 3.5

Hasil Uji Validitas Media Pembelajaran Jobsheet α = 5% p.23

Referensi

Memperbarui...