• Tidak ada hasil yang ditemukan

KATA PENGANTAR DAFTAR ISI. Assalamualaikum Wr. Wb.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "KATA PENGANTAR DAFTAR ISI. Assalamualaikum Wr. Wb."

Copied!
100
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

Assalamualaikum Wr. Wb.

Segala puji dan syukur kami panjatkan kehadirat Allah S.W.T yang telah memberikan rahmat dan hidayah-Nya sehingga Rancangan Rencana Kerja (RENJA) Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pinti Provinsi Riau Tahun 2018.

Penyusunan Rancangan Rencana Kerja (RENJA) ini merupakan upaya merupakan dokumen perencanaan kinerja dari tahapan pelaksanaan Revisi Renstra Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Propvinsi Riau Tahun 2017-2019, yang disusun melalui rangkaian mekanisme dan pembahasan, yaitu pembahasan ditingkat TAPD Provinsi yang dituangkan dalam Forum Satuan Kerja Perangkat Daerah (FORUM-SKPD) Tahun 2017.

Kami menyadari bahwa dalam penyusunan Rancangan Rencana Kerja (RENJA) Tahun 2017 ini belum secara sempurna terselesaikan seperti yang diharapkan, namun setidaknya dapat memberikan gambaran tentang rencana kinerja yang akan dicapai oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Propvinsi Riau pada Tahun Anggaran 2018.

Pada kesempatan ini disampaikan kepada seluruh aparatur Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Propvinsi Riau yang terlibat dalam penyusunan Rancangan Rencana Kerja (RENJA) Tahun 2018 ini Saya ucapkan terima kasih. Semoga upaya yang telah dilakukan mendapat Rahmat dan Hidayah dari Allah S.W.T dan dapat mewujudkan perencanaan yang baik pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Propvinsi Riau di masa yang akan datang.

Wassalammualaikum Wr. Wb.

DAFTAR ISI

Pekanbaru, Juni 2017

KEPALA DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU

PROVINSI RIAU

EVAREFITA, SE, M.Si Pembina Utama Muda

(3)

KATA PENGANTAR i

DAFTAR ISI Ii

BAB I PENDAHULUAN ……….……….... 1

1.1. Latar Belakang ……….… 1

1.2. Landasan Hukum ...………... 2

1.3. Maksud dan Tujuan ...……….………. 6

1.4.Sistematika Penulisan…... 7

BAB II EVALUASI KINERJA BP2T PROVINSI RIAU TAHUN 2015 ……… 8

2.1. Evaluasi Pelaksanaan Renja SKPD Tahun 2015 dan Capaian Renstra SKPD... 8

2.2. Analisis Kinerja Pelayanan SKPD... 15

2.3. Isu Penting Penyelenggaran Tugas dan Fungsi SKPD ... 44

2.4.Review Terhadap Rancangan Awal RKPD………..…. 69

BAB III TUJUAN, SASARAN, PROGRAM DAN KEGIATAN ………. 90

3.1 Telaahan Terhadap Kebijakan Nasional ………... 90

3.2. Tujuan dan Sasaran Renja DPMPTSP Provinsi Riau Tahun 2017...…………...…………...…………... 95

3.3. Program dan Kegiatan DPMPTSP Provinsi Riau... 98

(4)

BAB I. PENDAHULUAN

1.1 LATAR BELAKANG

Perencanaan pembangunan daerah merupakan proses penyusunan tahapan kegiatan yang melibatkan berbagai unsur pemangku kepentingan di dalamnya, guna pemanfaatan dan pengalokasian sumber daya yang ada dalam rangka meningkatkan kesejahteraan sosial dalam suatu lingkungan wilayah/daerah dalam jangka waktu tertentu. Dokumen Perencanaan Pembangunan Jangka Menengah Daerah terdiri atas Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan Rencana Strategis SKPD (Renstra SKPD). Penyusunan dokumen RPJMD dikoordinasikan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA), sedangkan penyusunan Renstra SKPD disusun oleh SKPD sesuai dengan tugas dan kewenangannya. Rencana Kinerja Tahunan (RKT) merupakan proses penetapan kegiatan tahunan dan indikator kinerja berdasarkan program, kebijakan, dan sasaran yang ditetapkan dalam Rencana Strategis (Renstra). Penyusunan dokumen RKT memperhatikan hasil evaluasi pelaksanaan kinerja SKPD tahun sebelumnya dalam rangka pencapaian rencana strategis juga memperhatikan dokumen perencanaan dan penganggaran daerah lainnya yaitu dokumen Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Provinsi Riau Tahun 2018 dan dokumen Rencana Kerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Riau Tahun 2018.

(5)

Rencana Kinerja Tahunan Dinas Penanaman Modal Dan pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Riau Tahun 2018 merupakan dokumen perencanaan kinerja dari tahapan pelaksanaan Revisi Renstra Dinas Penanaman Modal Dan pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Riau Tahun 2017-2019, yang disusun melalui rangkaian mekanisme dan pembahasan, yaitu pembahasan ditingkat Provinsi pada Forum Gabungan Satuan Kerja Perangkat Daerah (FORUM-SKPD) untuk membahas

rencana kerja Pemerintah Daerah Tahun 2018 hingga

pembahasan-pembahasan teknis yang dilakukan antara SKPD dengan TAPD untuk penajaman program dan kegiatan yang dianggap prioritas.

Secara hierarki penyusunan rencana kerja SKPD merupakan produk dasar bagi penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah yang merupakan penjabaran dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, diserasikan dengan rencana Kerja Pemerintah dan menjadi pedoman dalam penyusunan Rencana Anggaran Pembangunan Belanja Daerah (RAPBD). Renja SKPD mempunyai kedudukan yang strategis, yaitu menjembatani antara perencanaan strategis jangka menengah dengan perencanaan dan penganggaran tahunan.

1.2 LANDASAN HUKUM

Rencana Kinerja Dinas Penanaman Modal dan Pelayana Terpadu

Satu Pintu Provinsi

Riau Tahun 2018 disusun dengan memperhatikan dan berpedoman pada peraturan perundang-undangan yang berlaku, yaitu : (Masukkan Lembaran Negara)

(6)

1. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 61 Tahun 1958 tentang Pembentukan Daerah Swatantra Tingkat I Sumatera Barat, Jambi, dan Riau;

2. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Negara yang Bersih dan Bebas dari Koprupsi, Kolusi, dan Nepotisme;

3. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara;

4. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional;

5. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Daerah;

6. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal;

7. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah;

8. Undang-undang Nomor 32 Tahun 2014 tentang Rencana Kinerja Pembangunan Daerah (RKPD) Provinsi Riau Tahun 2015;

9. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2006 tentang Pelaporan Keuangan dan Kinerja Instansi Pemerintah;

10. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintah antara Pemerintah, Pemerintah Daerah Provinsi, dan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota;

(7)

11. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian, dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah; 12. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 27 Tahun 2009

tentang Pelayanan Terpadu Satu Pintu di Bidang Penanaman Modal;

13. Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 59 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 Tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah;

14. Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2006 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pelayanan Terpadu Satu Pintu;

15. Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2008 tentang Pedoman Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelayanan Terpadu di Daerah;

16. Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 54 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Peraturan Pemerintah No 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian, dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah

17. Keputusan Kepala Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia Nomor 239/IX/6/8/2003 tentang Perbaikan Pedoman Penyusunan Pelaporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah;

18. Peraturan Daerah Provinsi Riau Nomor 2 Tahun 2008 tentang Urusan Pemerintah Yang Menjadi Kewenangan Daerah Provinsi Riau;

(8)

19. Peraturan Daerah Provinsi Riau Nomor 4 Tahun 2008 tentang Pokok-Pokok Pengelolaan Keuangan Daerah Provinsi Riau; 20. Peraturan Daerah Provinsi Riau Nomor 9 Tahun 2009 tentang

Rencana Pembangunan Jangka Panjang Provinsi Riau Tahun 2005-2025;

21. Peraturan Daerah Provinsi Riau Nomor 9 Tahun 2013 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Riau Tahun 2014-2019;

22. Peraturan Daerah Provinsi Riau Nomor 3 Tahun 2014 tentang Organisasi dan Tata Kerja Inspektorat, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, dan Lembaga Teknis Daerah Provinsi Riau;

23. Peraturan Gubernur Riau Nomor 42 Tahun 2015 tentang Rincian Tugas, Fungsi dan Tata Kerja Badan Pelayanan Perizinan Terpadu Provinsi Riau;

24. Peraturan Gubernur Nomor 63 Tahun 2015 tentang Rencana Kerja Pembangunan Daerah Provinsi Riau Tahun 2016 (Lembar Daerah Provinsi Riau Tahun 2015 Nomor 63).

25. Peraturan Gubernur Riau Nomor 23 Tahun 2016 tentang Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Provinsi Riau Tahun 2017;

26. Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2016 tentang Pembentukkan dan Susunan Perangkat Daerah Provinsi Riau. 27. Peraturan Gubernur Riau Nomor 31 Tahun 2017 tentang

Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Riau Tahuin 2018

(9)

1.3 MAKSUD DAN TUJUAN

A. Maksud

Maksud penyusunan Rencana Kerja (RENJA) Dinas Penanaman Modal Dan pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Riau Tahun 2018 adalah untuk dapat dijadikan pedoman dalam melaksanakan program/kegiatan di Badan Pelayanan Perizinan Terpadu Provinsi Riau selama satu tahun dalam mendukung pencapaian prioritas pembangunan tahun 2018.

B. Tujuan

Tujuan disusunnya Rencana Kerja (RENJA) Dinas Penanaman Modal Dan pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Riau Tahun 2018 adalah untuk :

1. Membentuk kesepakatan bersama di lingkungan Badan Pelayanan Perizinan Terpadu Provinsi Riau mengenai kinerja yang ditargetkan untuk dicapai pada Tahun 2018. 2. Sebagai acuan dalam evaluasi kinerja dan dasar dalam

pengukuran capaian kinerja Tahun 2018.

3. Sebagai acauan dalam penyususunan RKA tahun anggaran 2018.

(10)

1.4 SISTEMATIKA PENULISAN

Sistematika penyajian Rencana Kinerja Dinas Penanaman Modal Dan pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Riau Tahun 2018 dibagi dalam beberapa bab dan lampiran. Uraian singkat masing-masing bab adalah sebagai berikut:

Bab I Pendahuluan

Memuat latar belakang, maksud, tujuan dan manfaat, landasan hukum, kedudukan, tugas pokok dan fungsi, serta sistematika penulisan.

Bab II Evaluasi Kinerja Badan Pelayanan Perizinan Terpadu Provinsi Riau Tahun 2016 (N-2)

Memuat uraian tentang hasil evaluasi kinerja Badan Pelayanan Perizinan Terpadu Tahun 2016 berdasarkan pelaksanaan tugas dan fungsi serta program dan kegiatan tahun 2016.

Bab III Tujuan, Sasaran, Program dan Kegiatan Memuat Tujuan dan Sasaran Renja SKPD. Bab IV Penutup

Memuat hubungan rancana kinerja dalam siklus sistem akuntabilitas kinerja instansi pemerintah dan dokumen perencanaan, serta kaedah pelaksanaan

(11)

BAB II

EVALUASI KINERJA BADAN PELAYANAN

PERIZINAN TERPADU PROVINSI RIAU

DAN BADAN PENANAMAN MODAL DAN

PROMOSI DAERAH TAHUN 2016 (N-2)

2.1.1 Evaluasi Pelaksanaan Renja BP2T Tahun

2016 dan Capaian Renstra BP2T

Evaluasi pelaksanaan kinerja dilakukan terhadap pelaksanaan Rencana Kerja (RENJA) Badan Pelayanan Perizinan Terpadu Provinsi Riau Tahun 2016. Berkaitan dengan sedang sudah disusunya Revisi Renstra Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Riau Tahun 2017 – 2019 dan mempertimbangkan bahwa Rencana Kerja (RENJA) Badan Pelayanan Perizinan Terpadu Provinsi Riau Tahun 2016 merupakan Rencana Kerja tahun ke Dua dalam periode tersebut, maka berdasarkan Permendagri Nomor 54 Tahun 2010, pengisian tabel tentang Rekapitulasi Hasil Evaluasi Pelaksanaan Renja SKPD Badan Pelayanan Perizinan Terpadu Provinsi Riau s/d tahun berjalan hanya mencantumkan program/kegiatan, indikator kinerja program serta target akhir periode Renstra SKPD Tahun 2019. Pencapaian kinerja kegiatan yang menjadi indikator kinerja utama Badan Pelayanan Perizinan Terpadu Provinsi Riau

(12)

dicapai melalui program dan kegiatan yang uraiannya evaluasinya dapat dilihat pada Tabel 2.1.

(13)

EVALUASI HASIL RENJA SKPD PROVINSI

BADAN PELAYANAN PERIZINAN TERPADU PROVINSI RIAU

Periode Pelaksanaan : 2016

asaran RKPD yang akan dicapai dalam Renja SKPD :

: Badan Pelayanan Perizinan Terpadu Provinsi Riau

N o Kode Urusan / Bidang Urusan Pemerintahan Daerah dan Program / Kegiatan

Indikator Kinerja Program (Outcome)/ Kegiatan

(Output) Target Renstra SKPD padaTahun 2018

Target Kinerja dan Anggaran Renja SKPD Tahun 2015 Target Kinerja dan Anggaran Renja SKPD Tahun 2016

Realisasi Kinerja Pada Triwulan

Realisasi Capaian Kinerja dan Anggaran Renja

SKPD Tahun 2016 Tingkat Capaian Kinerja dan Realisasi Anggaran Renja SKPD Tahun 2016 (%)

Realisasi Kinerja dan Anggaran Renstra SKPD s.d Tahun 2016 Tingkat Capaian Kinerja dan Realisasi Anggaran Renstra SKPD s.d Tahun 2016 (%) Unit SKPD Penangg ung Jawab Ket. I II III IV (1 ) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) = 8+9+10+11 (13) = 12/7 x100% (14) = 6+12 (15) = 14/5 x100% (16) (17) k K Rp K Rp K Rp k K Rp K Rp K Rp K Rp K k Rp K Rp K Rp K Rp 1 6 02 NON URUSAN 1 1 6 02 01 PROGRAMPELAYANAN ADMINISTRASI

PERKANTORAN Terlaksananya Pelayanan Administrasi PerkantoranBP2T Provinsi Riau

Kegiatan : 1

6 02 01 01 Penyediaan jasasurat menyurat Tersedianya Layanan Surat Menyurat Tahun 1 30.000.000 1 25.000.000 1 9.900.000 Tahun 0,2

5 2.100.000 0,25 1.500.000 0,25 2.330.000 0,25 3.700.500 Tahun 1 9.630.500 1 97,28% 2 34.630.500 2 1,15 BP2T PROVINS I RIAU 1

6 02 01 02 Penyediaan jasakomunikasi, sumber daya air dan listrik

Tersedianya Fasilitas Kantor dan Sarana

Komunikasi Informasi Tahun 1 120.000. 000 1 105.000. 000 1 81.000.000 Tahun 0,25 13.678.371 50,2 17.114.241 0,25 17.241.002 0,25 14.755.154 Tahun 1 62.788.768 1 77,52% 2 167.788.768 2 1,40 1

6 02 01 10 Penyediaan Alattulis Kantor Tersedianya Alat Tulis Kantor Jenis 45 195.000. 000 45 147.000. 000 47 147.000.000 Jenis - - 47 74.822.0 00 - - - 71.816.400 Jenis 47 146.638.40 0 1 99,75 % 92 293.638.400 2 1,51 1

6 02 01 11 Penyediaanbarang cetakan dan

penggandaan

Tersedianya Barang Cetakan dan Penggandaan Jenis 22

200.000. 000 19 200.000. 000 14 132.261.000 Jenis - - 14 67.917.5 00 - - 63.252.500 Jenis 14 131.170.00 0 1 99,18 % 33 331.170.000 2 1,66 1

6 02 01 13 PenyediaanPeralatan dan Perlengkapan Kantor

Tersedianya Peralatan dan Perlengkapan Keperluan

Kantor Unit 80 850.000. 000 126 850.000. 000 58 380.885.400 Unit - - 36 210.318. 000 11 89.980.000 11 49.500.000 Unit 58 349.798.00 0 1 91,84 % 184 1.199.798.000 2 1,41

(14)

1

6 02 01 15 PenyediaanBahan Bacaan dan Peraturan Perundang-undangan

Tersedianya Bahan Bacaan (Surat Kabar/Majalah, Buku Ilmu Pengetahuan Umum dan Buku Peraturan Perundang - undangan) Jenis 3 100.000. 000 3 70.000.0 00 3 58.120.000 Jenis 1 6.330.00 0 - 9.724.000 1 9.724.000 1 32.202.000 Jenis 3 57.980.000 1 99,76% 6 127.980.000 2 1,28 1

6 02 01 17 PenyediaanMakanan dan Minuman

Tersedianya Makanan dan Minuman Keperluan

Kantor dan Pelayanan Tahun 1 300.000.000 1 331.200.000 1 202.745.000 Tahun 0,2

5 45.450.000 0,25 54.811.900 0,25 53.435.000 0,25 49.030.000 Tahun 1 202.726.90 0 1 99,99 % 2 533.926.900 2 1,78 1

6 02 01 18 Rapat-rapatKoordinasi dan Konsultasi Keluar Daerah

Terlaksananya Koordinasi dan Konsultasi Dalam

Pelaksanaan Tugas Tahun 1 600.000.

000 1 217.900. 000 1 247.487.000 Tahun 0,2 5 52.146.800 0,25 43.879.000 0,25 37.167.210 0,25 104.969.480 Tahun 1 238.162.49 0 1 96,23 % 2 456.062.490 2 0,76

Rata - rata Capaian Kinerja (%) 8 0,95 323 3.144.995.05

8 13,84 10,9 5 Predikat Kinerja 2 1 6 02 02 PROGRAMPENINGKATAN SARANA DAN PRASARANA APARATUR

TersedianyaSDA yang Berkualitas Kegiatan :

1

6 02 02 23 PemeliharaanRutin/Berkala Mobil Jabatan

Terpeliharanya Mobil Jabatan dan Kendaraan

Operasional Kantor dengan baik Unit 2 120.000. 000 1 120.000. 000 6 110.000.000 Unit 1 19.302.4 99 2 23.005.245 1 18.142.708 2 38.446.973 Unit 6 98.897.425 1 89,91% 7 218.897.425 3,50 1,82 BP2T PROVINS I RIAU 1 6 02 02 28 PemeliharaanRutin/Berkala Gedung Kantor

Terpeliharanya Peralatan Gedung Kantor dengan

baik Jenis 6 200.000. 000 6 150.000. 000 5 146.800.000 Jenis 1 24.027.0 00 2 42.727.000 2 42.927.000 36.777.000 Jenis 5 146.458.00 0 1 99,77 % 11 296.458.000 1,83 1,48

Rata - rata Capaian Kinerja (%) 2 0,95 18 515.355.425 5,33 3,31 Predikat Kinerja

3 1

6 02 03 PROGRAMPENINGKATAN DISIPLIN

APARATUR Terwujudnya Pegawai BP2T Provinsi Riau yangDisiplin

(15)

1

6 02 03 05 PengadaanPakaian Khusus Hari-hari Tertentu

Tersedianya Pakaian Khusus Hari - hari Tertentu

bagi Pegawai BP2T Provinsi Riau Jenis 2 120.000. 000 2 105.400. 000 2 109.848.000 Jenis - - - - 1 53.043.8 00 1 55.629.200 Jenis 2 108.673.00 0 1 99% 4 214.073.000 2,00 1,78 BP2T PROVINS I RIAU 1

6 02 03 10 Pembinaan Fisikdan Mental Aparatur

Tersedianya Pembinaan Mental dan Fisik Aparatur

bagi PNS BP2T Provinsi Riau Jenis 2 40.000.0 00 2 35.000.0 00 2 39.600.000 Jenis - - - - 1 23.600.0 00 1 11.925.000 Jenis 2 35.525.000 1 90% 4 70.525.000 2,00 1,76

Rata - rata Capaian Kinerja (%) 2 0,94 8 284.598.000 4,00 3,55 Predikat Kinerja 4 16 02 05 PROGRAM PENINGKATAN KAPASITAS SUMBER DAYA APARATUR

Tersedianya SDA yang Berkualitas Kegiatan : BP2T PROVINS I RIAU 1 6 02 05 42 DiklatFungsional Teknis

Tersedianya PNS yang Handal dalam Mengikuti

Bimtek, Workshop, Diklat dsb Org 95 300.000. 000

1

Tahun 150.000.

000 - - - - - -

-- - - #VALUE! 150.000.000 #VALUE! 0,50 Tidakdianggar kan lagi di 2016

1

6 02 05 001 Pendidikan danPelatihan Formal Tersedianya PNS yang Handal dalam MengikutiBimtek, Workshop, Diklat dsb Org 95 300.000. 000 -- 40 267.660. 000 org 2 13.798.0 00 10 45.598.900 13 58.753.643 15 119.809.054 org 40 237.959.59 7 1 88,90 % 40 237.959.597 0,42 0,79 1

6 02 05 19 Peningkatan danPengembangan Kapasitas Sumber Daya Aparatur

Terselenggaranya Kegiatan Pelatihan Aparatur

Pelayanan Pelatih an 4 425.000. 000 -- 4 338.451. 700 Pelatihan - 4.807.500 - 9.600.000 2 108.560.000 2 211.504.500 Paltihan 4 334.472.000 1 98,82 % 4 334.472.000 1,00 0,79

Rata - rata Capaian Kinerja (%) 2 0,94 ####### 722.431.597 #VALUE! 2,08 Predikat Kinerja 5 1 6 02 06 PROGRAMPENINGKATAN PENGEMBANGA N SISTEM PELAPORAN CAPAIAN KINERJA DAN KEUANGAN

Terwujudnya Pengelolaan Keuangan dan Kinerja Instansi yang Akuntabel

(16)

1

6 02 06 01 PenyusunanLaporan Capaian Kinerja dan Ikhtisar Realisasi Kinerja SKPD

Tersusunnya Dokumen LAKIP BP2T Provinsi Riau dan Dokumen Laporan Realisasi Fisik dan

Keuangan BP2T Provinsi Riau Dokumen

3 150.000. 000 3 100.000. 000 3 84.807.600 Dokumen - 8.545.300 - 3.200.000 1 16.543.300 2 42.376.800 Dokumen 3 70.665.400 1 83,32 % 6 170.665.400 2,00 1,14 BP2T PROVINS I RIAU 1 6 02 06 02 PenyusunanLaporan Keuangan Semesteran

Tersusunnya Laporan Keuangan Semesteran BP2T

Provinsi Riau Dokum

en 1 20.000.0 00 1 20.000.0 00 1 10.133.100 Dokumen - 875.200 1 2.350.000 - 807.900 - 6.100.000 Dokumen 1 10.133.100 1 100,0 0% 2 30.133.100 2,00 1,51 1 6 02 06 04 PenyusunanLaporan Keuangan Akhir Tahun

Tersusunnya Laporan Keuangan Akhir Tahun BP2T

Provinsi Riau Dokum

en 1 20.000.0 00 1 20.000.0 00 1 10.133.100 Dokumen - - - 875.200 - - 1 9.257.900 Dokumen 1 10.133.100 1 100,0 0% 2 30.133.100 2,00 1,51 1

6 02 06 05 PenyusunanRevisi RENSTRA BP2T Provinsi Riau

Tersusunnya Revisi Dokumen RENSTRA BP2T

Provinsi Riau Dokum

en 1 120.000. 000 1 50.000.0 00 1 50.000.000 Dokumen - - - - - - 1 46.150.000 Dokumen 1 46.150.000 1 92,30 % 2 96.150.000 2,00 0,80 Dianggarkan di APBD Perubaha n 1

6 02 06 18 vcyhuy Tersusunnya Dokumen Rencana Program danKegiatan BP2T Provinsi Riau Dokum en 3 120.000. 000 3 110.000. 000 3 75.275.200 Dokumen 1 10.380.500 - 9.360.000 1 4.800.000 1 47.433.100 3 dokum en 3 71.973.600 1 95,61 % 6 181.973.600 2,00 1,52

Rata - rata Capaian Kinerja (%) 5 0,94 18 509.055.200 10,00 6,47 Predikat Kinerja 6 1 6 02 15 PROGRAMPENINGKATAN PROMOSI DAN KERJASAMA INVESTASI

Meningkatmya Pelayanan Perizinan dan Non Perizinan Kegiatan : 1 6 02 15 01 PeningkatanSistem Informasi/Publik asi Tentang Pelayanan Perizinan dan Non Perizinan Provinsi

terwujudnya Pelayanan Perizinan dan Non Perizinan Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi Paket 1 Paket 330.000. 000 2 Paket 300.000. 000 1 93.657.200 Aplikasi - 6.087.200 - 11.450.000 1 67.723.000 - 7.370.000 Aplikasi 1 92.630.200 1 98,90 % #VALUE! 392.630.200 #VALUE! 1,19 BP2T PROVINS I RIAU Adanya Pewrbed aan satuan target di 2016 1

6 02 15 02 Sosialisasi,Promosi, dan Publikasi Pelayanan Perizinan dan Non Perizinan

Tersedianya Media Informasi tentang Perizinan dan

Non Perizinan Jenis Jenis2 500.000. 000 2 Jenis 300.000. 000 3 286.989.200 MediaJenis Inform asi - 2.400.00 0 - 3.600.000 1 7.189.200 2 238.707.000 Jenis Media Inform asi 3 251.896.20 0 1 87,77

% #VALUE! 551.896.200 #VALUE! 1,10 AdanyaPewrbed aan satuan target di 2016 1 6 02 15 03 KoordinasiTeknis Pelayanan Perizinan dan Non Perizinan

Terkoordinasinya Penerbitan Perizinan dan Non

Perizinan Kab/Ko ta 12 385.000. 000 8 200.000. 000 12 282.652. 400 Kab/Kota 1 6.257.50 0 3 14.400.0 00 3 16.657.500 5 227.342.400 Kab/Ko ta 12 264.657.40 0 1 93,63 % 20 464.657.400 1,67 1,21

(17)

1

6 02 15 04 Penerapan danPengendalian Manejemen Mutu Pelayanan

Terukurnya Mutu Pelayanan Badan Pelayanan

Perizinan Terpadu Provinsi Riau Lapora n 2 150.000. 000 12 130.221. 300 2 114.474.400 Laporan - 4.504.400 1 7.200.000 - 7.020.000 1 93.300.000 Laporan 2 112.024.400 1 97,86 % 14 242.245.700 7,00 1,61 1

6 02 15 030 Pembuatan DataSurvey Perizinan dan Non

Perizinan Berbasis SIG

Terukurnya Mutu Pelayanan Badan Pelayanan

Perizinan Terpadu Provinsi Riau Paket 1 - - - 1 193.993. 350 Paket - - - - - - 1 180.237. 675 paket 1 180.237.67 5 1 92,91 % 1 180.237.675 1,00 #DIV/0!

Rata - rata Capaian Kinerja (%) 5 0,95 ####### 1.651.429.50 0 #VALU E! 5,12 Predikat Kinerja 7 1 6 02 16 PROGRAMPENINGKATAN IKLIM INVESTASI DAN REALISASI INVESTASI

Meningkanya Akuntabilitas Perizinan dan Non Perizinan

..

Kegiatan : 1

6 02 16 12 PeningkatanKinerja Tim Teknis Perizinan dan Non

Perizinan

Optimalisasi Koordinasi Tim Teknis Survey

Perizinan dan Non Perizinan Lapora n 1 Lapora n 850.000.000 1 Lapora n 400.000.000 100 629.937.800 BAP 15 83.550.7 00 15 94.762.500 35 226.728.800 35 211.600.500 BAP 10 0 616.642.500 1 97,89 % #VALUE! 1.016.642.500 #VALUE! 1,20 BP2T PROVINS I RIAU Adanya Pewrbed aan satuan target di 2016 1

6 02 16 13 Inventarisasi danVerifikasi Perizinan dan Non Perizinan

Tersedianya Laporan Hasil Inventarisasi dan

Verifikasi Perizinan dan Non Perizinan Lapora n 1 250.000. 000 1 223.722. 000 12 28.679.350 kab/kota - - - - - - - -Tahun - - - 0,00% 1 223.722.000 1 0,89 1

6 02 16 17 Monitoring danEvaluasi Penerbitan Perizinan dan Non Perizinan

Monitoring dan Evaluasi Penerbitan Perizinan dan

Non Perizinan Lapora

n 12 Lapor an 350.000.000 12 Lapora

n 78.495.000 1 108.178.900 LaporaMonevn - 3.785.900 1 20.427.500 - 28.993.000 - 51.132.500 Laporan Mone v 1 104.338.90 0 1 96,45 % #VALUE! 182.833.900 #VALUE! 0,52 1 6 02 16 15 RapatKoordinasi Pelayanan Terpadu Satu Pintu Se-Provinsi Riau

Terlaksananya Rapat Koordinasi Pelayanan

Terpadu Kabupaten/Kota se Provinsi Riau Lapora n 1 240.900. 000 1 240.900.000 1 222.929.300 Laporan - - - - 1 48.402.8 00 - 159.244.000 Laporan 1 207.646.800 1 93,14 % 2 448.546.800 2 1,86

(18)

1

6 02 21 02 PenyusunanDokumen Ketatalaksanaan Pelayanan Terpadu

Tersedianya Standar Operasional Prosedur

Perizinan dan Non Perizinan - - - Dokum4 en SOP damn 1 Dokum en SP 150.000. 000 -

-- - - - - - - - - - - - 0,00% #VALUE! 150.000.000 #VALUE! #DIV/0!

BP2T PROVINS

I RIAU 1

6 02 19 01 Monitoring danEvaluasi Kelembagaan PTSP Se-Provinsi Riau

Terlaksananya Evaluasi dan Monitoring

Kelembagaan PTSP se-Provinsi Riau - Lapor12

an 200.000.000 12 Kab/K ota 100.000.000 -- - - - - - - - - - - - - 0,00% #VALUE! 100.000.000 #VALUE! 0,50 1 6 02 16 18 PengelolaanPenanganan Pengaduan Perizinan dan Non Perizinan

Terlaksananya Koordinasi Penanganan Pengaduan

Perizinan dan Non Perizinan Lapora n 1 lapora n 400.000.000 1 laporan 155.540. 100 90 Org 2 Pak et 25.014.0 00 90 Org

2 Paket - - - - - - - - 2 Paket90 Org - - - 0,00% #VALUE! 155.540.100 #VALUE! 0,39

Rata - rata Capaian Kinerja (%) 3 0,96 ####### 2.277.285.30 0

#VALU E! ##### Predikat Kinerja

JUMLAH ANGGARAN DAN REALISASI DARI SELURUH PROGRAM 308.026.

870 768.642.986 939.769.863

#######

### 4.019.771.

680

TOTAL RATA - RATA CAPAIAN KINERJA DAN ANGGARAN DARI SELURUH PROGRAM (PROGRAM 1 s.d PROGRAM 7) 27,00 0,95 ####### 9.105.150.080,00 #VALUE! ##### PREDIKAT KINERJA DARI SELURUH PROGRAM (PROGRAM 1 s.d PROGRAM 7)

Faktor Pendorong Keberhasilan Kinerja : Faktor Penghambat Pencapaian Kinerja :

Tindak Lanjut yang Diperlukan dalam Triwulan Berikutnya :

(19)

2.1.2 Evaluasi Pelaksanaan Renja BPMPD Tahun

2016 dan Capaian Renstra BPMPD

Evaluasi pelaksanaan kinerja dilakukan terhadap pelaksanaan Rencana Kerja (RENJA) Badan Penanaman Modal Promosi Daerah Provinsi Riau Tahun 2016. Berkaitan dengan sedang disusunnya Renstra SKPD Badan Penanaman Modal Promosi Daerah Provinsi Riau Tahun Tahun 2017 – 2019 dan mempertimbangkan bahwa Rencana Kerja (RENJA) Badan Penanaman Modal Promosi Daerah Provinsi Riau Tahun 2016 merupakan Rencana Kerja tahun ke tiga dalam periode tersebut, maka berdasarkan Permendagri Nomor 54 Tahun 2010, pengisian tabel tentang Rekapitulasi Hasil Evaluasi Pelaksanaan Renja SKPD Badan Pelayanan Perizinan Terpadu Provinsi Riau s/d tahun berjalan hanya mencantumkan program/kegiatan, indikator kinerja program serta target akhir periode Renstra SKPD Tahun 2019. Pencapaian kinerja kegiatan yang menjadi indikator kinerja utama Badan Penanaman Modal Promosi Daerah Provinsi Riau dicapai melalui program dan kegiatan yang uraiannya evaluasinya dapat dilihat pada Tabel :

(20)
(21)
(22)

2.2. ANALISA KINERJA PELAYANAN SKPD

A. Pendapatan

Sesuai dengan tugas pokok dan fungsi serta kewenangannya, Badan Pelayanan Perizinan Terpadu Provinsi Riau tidak memiliki anggaran pendapatan.

B. Belanja

Pada Tahun Anggaran 2016, Badan Pelayanan Perizinan Terpadu Provinsi Riau dialokasikan anggaran sebesar Rp. 19.794.021.248.00, yang terdiri dari Belanja Tidak Langsung sebesar Rp. 15.358.110.598.00, dan Belanja Langsung sebesar Rp. 4.435.910.650.00, dijabarkan dalam 7 Program dan 29 Kegiatan.

2.2.1 Realisasi Pelaksanaan Program dan Kegiatan APBD Tahun Anggaran 2016 Pada Badan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Riau.

alam struktur keuangan dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2016 pada Badan Pelayanan Perizinan Terpadu Provinsi Riau berdasarkan klasifikasi belanja menurut urusan merupakan SKPD yang melaksanakan Urusan Wajib Penanaman Modal, dan berdasarkan klasifikasi belanja daerah menurut fungsi Badan Pelayanan Perizinan Terpadu Provinsi Riau termasuk SKPD yang menjalankan Fungsi Ekonomi.

Dana anggaran Belanja Langsung dan Belanja Tidak Langsung Badan Pelayanan Perizinan Terpadu Provinsi Riau yang dialokasikan

(23)

pada ABPD Provinsi Riau Tahun 2016 setelah perubahan seluruhnya berjumlah Rp. 19.794.021.248,00- (sembilan belas milyar tujuh ratus sembilan puluh empat juta dua puluh satu ribu dua ratus empat puluh delapan rupiah), dengan uraian serta realisasi anggaran sebagai berikut

Tabel 2.2. Realisasi Anggaran Badan Pela yanan Perizinan Terpadu Provinsi Riau Tahun 2016

Tabel 2.2. Realisasi Anggaran Badan Penanaman Modal dan Promosi Daerah Provinsi Riau Tahun 2016

I. PENDAPATAN 0,00 0,00 0,00

II. BELANJA DAERAH 19.171.731.248,00 16.290.758.250,00 84,97 1. Belanja Tidak Langsung 15.358.110.598,00 12.677.559.895,00 82,55 2. Belanja Langsung 4.435.910.650,00 4.200.009.355,00 94,68 a. Belanja Pegawai 453.960.000,00 441.460.000,00 97,25 b. Belanja Barang dan Jasa 3.359.660.650,00 3.171.738.355,00 94,41

c. Belanja Modal 622.290.000,00 586.811.000,00 94,30

%

No. Uraian Jumlah (Rp.) Realisasi (Rp.)

Sumber : Sub. Bagian Keuangan dan Perlengkapan BP2T Provinsi Riau. Anggaran Belanja Tidak Langsung dialokasikan untuk membiayai

Belanja Pegawai berupa Gaji dan Tunjangan serta Tambahan Penghasilan PNS sebesar Rp.15.358.110.598,00,- (lima belas milyar tiga ratus lima puluh delapan juta seratus sepuluh ribu lima ratus sembilan puluh delapan rupiah) terealisasi sebesar Rp. 12.677.559.895,- (dua belas milyar enam ratus tujuh puluh tujuh juta lima ratus lima puluh sembilan ribu delapan ratus sembilan puluh lima rupiah) atau 82,55 persen.

Anggaran Belanja Langsung dialokasikan sebesar Rp.4.435.910.650,- (empat milyar emapt ratus ratus tiga puluh lima juta sembilan ratus sepuluh ribu enam ratus lima puluh rupiah) terealisasi sebesar Rp.4.200.009.355,00- (empat milyar

(24)

dua ratus juta sembilan ribu tiga ratus lima puluh lima rupiah) atau 94,68 persen digunakan untuk melaksanakan 28 (dua puluh delapan) kegiatan pada 7 (tujuh) program.

Realisasi pelaksanaan program dan kegiatan yang dilaksanakan sesuai dengan APBD Provinsi Riau dan Rencana Kinerja Badan Pelayanan Perizinan Terpadu Provinsi Riau Tahun 2016 melalui kegiatan-kegiatan yang uraiannya dapat dijelaskan sebagai berikut:

A. Program Penunjang (Program SKPD)

1. Program Pelayanan Administrasi Perkantoran

Realisasi pelaksanaan kegiatan pada program Pelayanan Administrasi Perkantoran ini adalah sebagai berikut :

Kegiatan :

a. Penyediaan jasa surat menyurat

Untuk kegiatan ini dialokasikan anggaran sebesar Rp.9.900.000,- (sembilan juta sembilan ratus ribu rupiah) dan terealisasi sebesar Rp.9.630.500,-(sembilan juta enam ratus tiga puluh ribu lima ratus rupiah) Melalui kegiatan ini telah tersedianya pelayanan administrasi surat menyurat selama 1 tahun.

b. Penyediaan jasa komunikasi, sumber daya air

dan listrik

Untuk kegiatan ini dialokasikan anggaran sebesar Rp.81.000.000,- (delapan puluh satu juta rupiah) dan terealisasi sebesar Rp. 62.788.768,- (enam puluh dua juta tujuh ratus delapan puluh delapan

(25)

ribu tujuh ratus enam puluh delapan rupiah). Melalui kegiatan ini telah tersedianya fasilitas kantor dan sarana komunikasi informasi berupa langganan telepon dan operasional website/internet pada Badan Pelayanan Perizinan Terpadu Provinsi Riau.

c. Penyediaan alat tulis kantor

Untuk kegiatan ini dialokasikan anggaran sebesar Rp.147.000.000,- (seratus empat puluh tujuh juta rupiah) dan terealisasi sebesar Rp.146.638.400,-(seratus empat puluh enam juta enam ratus tiga puluh delapan ribu empat ratus rupiah). Melalui kegiatan ini telah tersedianya alat tulis kantor sebanyak 457jenis untuk keperluan kantor selama 1 tahun.

d. Penyediaan barang cetakan dan penggandaan

Untuk kegiatan ini dialokasikan anggaran sebesar Rp.132.261.000,- (seratus tiga puluh dua juta dua ratus enam puluh satu ribu rupiah) dan terealisasi sebesar Rp.131.170.000,- (seratus tiga puluh satu juta seratus tujuh puluh ribu rupiah). Melalui kegiatan ini telah tersedianya barang cetakan dan penggandaan sebanyak 14 jenis untuk keperluan kantor selama 1 tahun.

e. Penyediaan peralatan dan perlengkapan kantor

Untuk kegiatan ini dialokasikan anggaran sebesar Rp.380.885.400,- (tiga ratus delapan puluh juta delapan ratus delapan puluh lima ribu empat ratus rupiah) dan terealisasi sebesar

(26)

Rp.349.798.000,-(tiga ratus empat puluh sembilan juta tujuh ratus sembilan puluh delapan ribu rupiah).

f. Penyediaan Bahan Bacaan dan Peraturan Perundang-Undangan

Untuk kegiatan ini dialokasikan anggaran sebesar Rp.59.120.000,- (lima puluh sembilan juta seraus dua puluh ribu rupiah) dan terealisasi sebesar Rp.57.980.000,- (lima puluh tujuh juta sembilan ratus delapan puluh ribu rupiah).

Melalui kegiatan ini telah tersedianya bahan bacaan sebanyak 3 jenis kegiatan, yaitu bahan bacaan terbitan berkala (harian) berupa koran serta buku ilmu pengetahuan umumdan buku peraturan perundang-undangan.

g. Penyediaan Makanan dan Minuman

Untuk kegiatan ini dialokasikan anggaran sebesar Rp.202.745.000,- (dua ratus dua juta tujuh ratus empat puluh lima ribu rupiah) dan terealisasi sebesar Rp.202.726.900,- (dua ratus dua juta tujuh ratus dua puluh enam ribu sembilan ratus rupiah). Melalui kegiatan ini telah tersedianya makan dan minum keperluan kantor serta untuk keperluan rapat, tamu dan kegiatan lainnya selama 1 tahun.

h. Rapat-rapat koordinasi dan konsultasi keluar daerah

Untuk kegiatan ini dialokasikan anggaran sebesar Rp.247.487.000,- (dua ratus empat puluh tujuh juta empat ratus delapan puluh tujuh ribu rupiah) dan terealisasi sebesar Rp.238.162.490

(27)

,- (dua ratus tiga puluh delapan juta seratus enam puluh dua ribu empat ratus sembilan puluh rupiah). Melalui kegiatan ini menunjang keikutsertaan Badan Pelayanan Perizinan Terpadu Provinsi Riau dalam rapat-rapat koordinasi dan konsultasi selama 1 tahun.

2. Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur

Realisasi pelaksanaan kegiatan pada program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur ini adalah sebagai berikut :

a. Pemeliharaan rutin/berkala mobil jabatan

Untuk kegiatan ini dialokasikan anggaran sebesar Rp.110.000.000,- (seratus sepuluh juta rupiah) dan terealisasi sebesar Rp. 98.897.425,- (sembilan puluh delapan juta delapan ratus sembilan puluh tujuh ribu empat ratus dua puluh lima rupiah). Melalui kegiatan ini telah terpeliharanya mobil jabatan sebanyak 6 unit kendaraan roda empat secara rutin/berkala.

b. Pemeliharaan rutin/berkala peralatan gedung kantor

Untuk kegiatan ini dialokasikan anggaran sebesar Rp.146.800.000,- (seratus empat puluh enam juta delapan ratus ribu rupiah) dan terealisasi sebesar Rp.146.458.000,- (seratus empat puluh enam juta empat ratus lima puluh delapan ribu rupiah). Melalui kegiatan ini telah terpeliharanya peralatan gedung kantor melalui service rutin, penggantian

(28)

tinta mesin fotocopy, perbaikan dan penggantian alat komputer, pemeliharaan telepon, perbaikan dan penggantian instansi listrik / telepon, pemeliharaan komputer secara rutin / berkala.

3. Program Peningkatan Disiplin Aparatur

Realisasi pelaksanaan kegiatan pada program Peningkatan Disiplin Aparatur ini adalah sebagai berikut:

a. Pengadaan pakaian khusus hari-hari tertentu

Untuk kegiatan ini dialokasikan anggaran sebesar Rp.109.848.000,- (seratus sembilan juta delapan ratus empat puluh delapan ribu rupiah) dan terealisasi sebesar Rp.108.673.000,- (seratus delapan juta enam ratus tujuh puluh tiga ribu rupiah). Melalui kegiatan ini telah tersedia pakaian sebanyak 2 jenis .

b. Pembinaan fisik dan Mental Aparatur

Untuk kegiatan ini dialokasikan anggaran sebesar Rp.39.600.000,- (tiga puluh sembilan juta enam ratus ribu rupiah) dan terealisasi sebesar Rp.35.525.000,- (tiga puluh lima juta lima ratus dua puluh lima ribu rupiah). Melalui kegiatan ini tersedianya penunjang kegiatan pembinaan mental dan fisik aparatur (Provinsi Riau) selama 1 tahun.

(29)

4. Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur

Realisasi pelaksanaan kegiatan pada program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur ini adalah sebagai berikut:

a. Pendidikan Dan Pelatihan Formal

Untuk kegiatan ini dialokasikan anggaran sebesar Rp.267.660.000,- (dua ratus enam puluh tujuh juta enam ratus enam puluh ribu rupiah) dan terealisasi sebesar Rp.237.959.597,-(dua ratus tiga puluh tujuh juta sembilan ratus lima puluh sembilan ribu lima ratus sembilan puluh tujuh rupiah).

Melalui kegiatan ini sebanyak 40 pegawai telah diikutsertakan dalam bimtek, diklat di luar Provinsi Riau dan di dalam Provinsi Riau.

b. Peningkatan Dan Pengembangan Kapasitas Sumber Daya Aparatur

Untuk kegiatan ini dialokasikan anggaran sebesar Rp.338.451.700,- (tiga ratus tiga puluh delapan juta empat ratus lima puluh satu ribu tujuh ratus rupiah) dan terealisasi sebesar Rp.334.472.000,-(tiga ratus tiga puluh empat juta empat ratus tujuh puluh dua ribu rupiah).

5. Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Pencapaian Kinerja dan Keuangan Realisasi pelaksanaan kegiatan pada program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan

(30)

Pencapaian Kinerja dan Keuangan ini adalah sebagai berikut :

a. Penyusunan laporan capaian kinerja dan ikhtisar realisasi kinerja SKPD

Untuk kegiatan ini dialokasikan anggaran sebesar Rp.84.807.600,- (delapan puluh empat juta delapan ratus tujuh ribu enam ratus rupiah) dan terealisasi sebesar Rp.70.665.400,- (tujuh puluh juta enam ratus enam puluh lima ribu empat ratus rupiah). Melalui kegiatan ini telah tersusun laporan capaian kinerja/realisasi fisik dan keuangan kegiatan belanja langsung setiap bulannya.

b. Penyusunan laporan keuangan semesteran

Untuk kegiatan ini dialokasikan anggaran sebesar Rp.10.133.100,- (sepuluh juta seratus tiga puluh tiga ribu seratus rupiah) dan terealisasi sebesar Rp.10.133.100,- (sepuluh juta seratus tiga puluh tiga ribu seratus rupiah). Melalui kegiatan ini telah tersusunnya laporan keuangan semesteran.

c. Penyusunan Laporan Keuangan Akhir Tahun

Untuk kegiatan ini dialokasikan anggaran sebesar Rp.10.133.100,- (sepuluh juta seratus tiga puluh tiga ribu seratus rupiah) dan terealisasi sebesar Rp.10.133.100,- (sepuluh juta seratus tiga puluh tiga ribu seratus rupiah. Melalui kegiatan ini telah tersusunnya laporan keuanganakhir tahunan berupa Laporan Realisasi Anggaran (LRA), Neraca Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK).

(31)

d. Penyusunan Rencana Kerja (RENJA) SKPD

Untuk kegiatan ini dialokasikan anggaran sebesar Rp.75.275.200,- (tujuh puluh lima juta dua ratus tujuh puluh lima ribu dua ratus rupiah) dan terealisasi sebesar Rp.71.973.600,- (tujuh puluh satu juta sembilan ratus tujuh puluh tiga ribu enam ratus rupiah). Melalui kegiatan ini telah tersusunnya dokumen rencana program/kegiatan dan anggaran Badan Pelayanan Perizinan Terpadu Provinsi Riau.

e. Review Rencana Strategis (RENSTRA) SKPD

Untuk kegiatan ini dialokasikan anggaran sebesar Rp.50.000.000,- (lima puluh juta rupiah) dan terealisasi sebesar Rp.46.150.000,- (empat puluh enam juta seratus lima puluh ribu rupiah). Melalui kegiatan ini telah tersedianya dokumen renstra BP2T Provinsi Riautahun 2015-2018.

6. Program Peningkatan Promosi dan Kerjasama Investasi

Realisasi pelaksanaan kegiatan pada program Peningkatan Akuntabilitas Perizinan dan Non Perizinan adalah sebagai berikut:

a. Peningkatan Sistem Informasi/Publikasi tentang Pelayanan Perizinan dan Non Perizinan

Untuk kegiatan ini dialokasikan anggaran sebesar Rp.93.657.200,- (sembilan puluh tiga juta enam ratus lima puluh tujuh ribu dua ratus rupiah) dan terealisasi sebesar Rp.92.630.200,- (sembilan puluh dua juta enam ratus tiga puluh rubu dua

(32)

ratus rupiah). Melalui kegiatan ini tersedianya informasi pelayanan perizinan dan non perizinan pada Badan Pelayanan Perizinan Terpadu Provinsi Riau Tahun 2016.

b. Sosialisasi Promosi dan Publikasi Pelayanan Perizinan dan Non Perizinan

Untuk kegiatan ini dialokasikan anggaran sebesar Rp.286.989.200,- (dua ratus delapan puluh enam juta sembilan ratus delapan puluh sembilan ribu dua ratus rupiah) dan terealisasi sebesar Rp.251.896.200,- (dua ratus lima puluh satu juta delapan ratus sembilan puluh enam ribu dua ratus rupiah). Melalui kegiatan ini tersedianya informasi untuk masyarakat dan pelaku dunia usaha tentang perizinan dan non perizinan melalui pameran, media cetak dan media elektronik Tahun 2016.

c. Koordinasi Teknis Pelayanan Perizinan Dan Non Perizinan

Untuk kegiatan ini dialokasikan anggaran sebesar Rp.282.652.400,- (dua ratus delapan puluh dua juta enam ratus lima puluh dua ribuempat ratus rupiah) dan terealisasi sebesar Rp.264.657.400,-(dua ratus enam puluh empat juta enam ratus lima puluh tujuh ribu empat ratus rupiah). Melalui kegiatan ini terlaksananya koordinasi perizinan dan non perizinan se – Provinsi Riau Tahun 2016.

(33)

d. Penerapan Pengendalian Managemen Mutu Pelayanan

Untuk kegiatan ini dialokasikan anggaran sebesar Rp.114.474.400,- (seratus empat belas juta empat ratus tujuh puluh empat ribu empat ratus rupiah) dan terealisasi sebesar Rp.112.024.400,- (seratus dua belas juta dua puluh empat ribu empat ratus rupiah). Melalui kegiatan ini terukurnya mutu pelayanan Badan Pelayanan Perizinan dan Non Perizinan padaBadan Pelayanan Perizinan Terpadu Provinsi Riau Tahun 2015.

e. Pembuatan Data Survey Perizinan Dan Non Perizinan Berbasis SIG

Untuk kegiatan ini dialokasikan anggaran sebesar Rp.193.993.350,- (seratus sembilan puluh tiga juta sembilan ratus sembilan puluh tiga ribu tiga ratus lima puluh rupiah) dan terealisasi sebesar Rp.180.237.675,- (seratus delapan puluh juta dua ratus tiga puluh tujuh ribu enam ratus tujuh puluh lima rupiah). Melalui kegiatan ini terbangunnya perangkat database survey perizinan dan non perizinan berbasis informasi geografis Tahun 2016. 7. Program Peningkatan Iklim Investasi dan Realisasi

Investasi

Realisasi pelaksanaan kegiatan pada program Peningkatan Akuntabilitas Perizinan dan Non Perizinan adalah sebagai berikut:

(34)

a. Peningkatan Kinerja Tim Teknis Badan Pelayanan Perizinan Terpadu Provinsi Riau

Untuk kegiatan ini dialokasikan anggaran sebesar Rp.629.937.800,- (enam ratus dua puluh sembilan juta sembilan ratus tiga puluh tujuh ribu delapan ratus rupiah) dan terealisasi sebesar Rp.616.642.500,- (enam ratus enam belas juta enam ratus empat puluh dua ribu lima ratus rupiah). Melalui kegiatan ini terlaksana survey turun ke lapangan terkait proses penerbitan perizinan yang direalisasikan dengan akurat.

b. Monitoring dan Evaluasi Penerbitan Perizinan dan Non perizinan

Untuk kegiatan ini dialokasikan anggaran sebesar Rp.108.178.900,- (seratus delapan juta seratus tujuh puluh delapan ribu sembilan ratus rupiah) dan terealisasi sebesar Rp.104.338.900.,- (seratus empat juta tiga ratus tiga puluh delapan ribu sembilan ratus rupiah). Melalui kegiatan ini Termonitornya dan Terevaluasinya penerbitan Perizinan dan Non perizinan yang Telah di keluarkan.

c. Rapat Koordinasi Pelayanan Terpadu Satu Pintu Se–Provinsi Riau

Untuk kegiatan ini dialokasikan anggaran sebesar Rp.222.920.300,- (dua ratus dua puluh dua juta sembilan ratus dua puluh dua ribu tiga ratus rupiah) dan terealisasi sebesar

(35)

Rp.207.646.800,-(dua ratus tujuh juta enam ratus empat puluh enam ribu delapan ratus rupiah).

Melalui kegiatan ini tersedianya wadah komunikasi dan koordinasi penyelenggaraan pelayanan terpadu Provinsi Riau Tahun 2016

2.2.2 Realisasi Pelaksanaan Program dan Kegiatan APBD Tahun Anggaran 2016 Pada Badan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Riau

A. Pendapatan

Sesuai dengan tugas pokok dan fungsi serta kewenangannya, Badan Penanaman Modal dan Promosi Daerah Provinsi Riau Riau tidak memiliki anggaran pendapatan.

B. Belanja

Pada Tahun Anggaran 2016, Badan Penanaman Modal dan Promosi Daerah Provinsi Riau dialokasikan anggaran sebesar Rp. 19.794.021.248.00, yang terdiri dari Belanja Tidak Langsung sebesar Rp.10.011.989.853,61,- (Sepuluh milyar sebelas juta Sembilan ratus delapan puluh Sembilan ribu enam puluh satu rupiah) dan Belanja Langsung sebesar Rp.5.521.472.955,00,-(Lima milyar lima ratus dua puluh satu juta empat ratus tujuh puluh dua ribu Sembilan ratus lima puluh lima rupiah) dijabarkan dalam 40 (empat puluh) kegiatan pada 7 (tujuh) program.

alam struktur keuangan dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2016 pada Badan Penanaman Modal dan Promosi Daerah Provinsi Riau berdasarkan klasifikasi

(36)

belanja menurut urusan merupakan SKPD yang melaksanakan Urusan Wajib Penanaman Modal, dan berdasarkan klasifikasi belanja daerah menurut fungsi Badan Penanaman Modal dan Promosi Daerah Provinsi Riau termasuk SKPD yang menjalankan Fungsi Ekonomi.

Dana anggaran Belanja Langsung dan Belanja Tidak Langsung Badan Penanaman Modal dan Promosi Daerah Provinsi Riau yang dialokasikan pada ABPD Provinsi Riau Tahun 2016 setelah perubahan seluruhnya berjumlah Rp. 15.533.462.808,61,- (Lima belas milyar lima ratus tiga puluh tiga juta empat ratus enam puluh dua ribu delapan ratus delapan enam puluh satu rupiah), dengan uraian serta realisasi anggaran sebagai berikut :

Tabel 2.2. Realisasi Anggaran Badan Penanaman Modal dan Promosi Daerah Provinsi Riau Tahun 2016

I. PENDAPATAN 0.00 0.00 0.00 II. BELANJA DAERAH 15,533,462,808.00 13,011,390,722.00 83.76 1. Belanja Tidak Langsung 10,011,989,853.00 8,855,535,313.00 88.45 2. Belanja Langsung 5,521,472,955.00 4,155,855,409.00 75.27 a. Belanja Pegawai 314,315,000.00 212,465,000.00 67.60 b. Belanja Barang dan Jasa 5,040,157,955.00 4,387,457,820.00 87.05 c. Belanja Modal 167,000,000.00 159,263,000.00 95.37

% No. Uraian Jumlah (Rp.) Realisasi (Rp.)

Sumber : Sub. Bagian Keuangan dan Perlengkapan BPMPD Provinsi Riau. Anggaran Belanja Tidak Langsung dialokasikan untuk membiayai

Belanja Pegawai berupa Gaji dan Tunjangan serta Tambahan Penghasilan PNS sebesar Rp.10.011.989.853,61,- (Sepuluh milyar sebelas juta Sembilan ratus delapan puluh Sembilan ribu enam puluh satu rupiah) terealisasi sebesar Rp.

(37)

8.855.535.313,-(Delapan milyar delapan ratus lima puluh lima juta lima ratus tiga puluh lima ribu tiga ratus tiga belas rupiah) atau 88,45 persen.

Anggaran Belanja Langsung dialokasikan sebesar Rp.5.521.472.955,00,- (Lima milyar lima ratus dua puluh satu juta empat ratus tujuh puluh dua ribu Sembilan ratus lima puluh lima rupiah) terealisasi sebesar Rp. 4.759.185.820,-(Empat milyar tujuh ratus lima puluh sembilan juta seratus delapan puluh lima ribu delapan ratus dua puluh rupiah) atau 86,19 persen digunakan untuk melaksanakan 40 (empat puluh) kegiatan pada 7 (tujuh) program.

Realisasi pelaksanaan program dan kegiatan yang dilaksanakan sesuai dengan APBD Provinsi Riau dan Rencana Kinerja Badan Penanaman Modal dan Promosi Daerah Provinsi Riau Tahun 2016 melalui kegiatan-kegiatan yang uraiannya dapat dijelaskan sebagai berikut:

A. Program Penunjang (Program SKPD)

1. Program Pelayanan Administrasi Perkantoran

Realisasi pelaksanaan kegiatan pada program Pelayanan Administrasi Perkantoran ini adalah sebagai berikut :

a. Penyediaan jasa surat menyurat

Untuk kegiatan ini dialokasikan anggaran sebesar Rp.72.980.000,- (Tujuh puluh dua juta Sembilan ratus delapan puluh ribu rupiah) dan terealisasi sebesar Rp.61.200.000,- (Enam puluh satu juta dua ratus ribu Rupiah) Melalui kegiatan ini telah tersedianya pelayanan administrasi surat menyurat selama 1 tahun.

(38)

b. Penyediaan Jasa Komunikasi, Sumber Daya Air dan Listrik

Untuk kegiatan ini dialokasikan anggaran sebesar Rp.90.000.000,- (Sembilan puluh juta rupiah) dan terealisasi sebesar Rp. 56.279.626,- (Lima puluh enam juta dua ratus tujuh puluh sembilan ribu enam ratus dua puluh enam rupiah). Melalui kegiatan ini telah tersedianya fasilitas kantor dan sarana komunikasi informasi berupa langganan telepon dan operasional website/internet pada Badan Penanaman Modal dan Promosi Daerah Provinsi Riau.

c. Penyediaan Jasa Peralatan dan Perlengkapan Kantor

Untuk kegiatan ini dialokasikan anggaran sebesar Rp.54.200.000,- (Lima puluh empat juta dua ratus ribu rupiah) dan terealisasi sebesar Rp.23.651.700,- (Dua puluh tiga juta enam ratus lima puluh satu ribu tujuh ratus rupiah). Melalui kegiatan ini telah tersedianya peralatan dan perlengkapan kantor yang menunjang seluruh operasional kegiatan pada Badan Penanaman Modal dan Promosi Daerah Provinsi Riau

d. Penyediaan Alat Tulis Kantor

Untuk kegiatan ini dialokasikan anggaran sebesar Rp.150.000.000,- (Seratus lima puluh juta rupiah) dan terealisasi sebesar Rp.146.619.000,- (Seratus empat puluh enam juta enam ratus sembilan belas ribu rupiah). Melalui kegiatan ini telah tersedianya alat tulis kantor selama 1 tahun.

(39)

e. Penyediaan Barang Cetakan dan Penggandaan

Untuk kegiatan ini dialokasikan anggaran sebesar Rp.89.400.000,- (Delapan puluh sembilan juta empat ratus ribu rupiah) dan terealisasi sebesar Rp.38.820.000,- (Tiga puluh delapan juta delapan ratus dua puluh ribu rupiah). Melalui kegiatan ini telah tersedianya barang cetakan dan penggandaan untuk keperluan kantor selama 1 tahun.

f. Penyediaan Peralatan dan Perlengkapan Kantor

Untuk kegiatan ini dialokasikan anggaran sebesar Rp.169.720.000,- (Seratus enam puluh sembilan juta tujuh ratus dua puluh ribu rupiah) dan terealisasi sebesar Rp.161.983.000,- (Seratus enam puluh satu juta sembilan ratus delapan puluh tiga ribu rupiah).

Melalui kegiatan ini telah tersedianya Peralatan dan Perlengkapan Kantor pada BPMPD Provinsi Riau selam 1 tahun.

g. Penyediaan Bahan Bacaan dan Peraturan Perundang-undangan

Untuk kegiatan ini dialokasikan anggaran sebesar Rp.80.300.000,- (Delapan puluh juta tiga ratus ribu rupiah) dan terealisasi sebesar Rp.55.800.000,- (Lima puluh lima juta delapan ratus ribu rupiah). Melalui kegiatan ini telah tersedianya bahan bacaan berupa harian surat kabar (koran) dan majalah.

h. Penyediaan Makanan dan Minuman

Untuk kegiatan ini dialokasikan anggaran sebesar Rp.139.145.000,- (Seratus tiga puluh sembilan juta seratus empat puluh lima ribu rupiah) dan terealisasi sebesar Rp.121.395.000,- (Seratus dua puluh satu juta tiga ratus

(40)

sembilan puluh lima ribu rupiah). Melalui kegiatan ini telah tersedianya makan dan minum keperluan kantor sebanyak 4770 orang serta untuk keperluan rapat, tamu dan kegiatan lainnya selama 1 tahun.

i. Rapat-rapat Koordinasi dan Konsultasi Ke Luar Daerah

Untuk kegiatan ini dialokasikan anggaran sebesar Rp.400.000.000,- (Empat ratus juta rupiah) dan terealisasi sebesar Rp.339.003.421,- (Tiga ratus tiga puluh sembilan juta tiga ribu empat ratus dua puluh satu rupiah). Melalui kegiatan ini menunjang keikutsertaan Badan Penanaman Modal dan Promosi Daerah Provinsi Riau dalam rapat-rapat koordinasi dan konsultasi selama 1 tahun.

2. Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur Realisasi pelaksanaan kegiatan pada program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur ini adalah sebagai berikut :

a. Pemeliharaan Rutin/Berkala Mobil Jabatan

Untuk kegiatan ini dialokasikan anggaran sebesar Rp.90.000.000,- (Sembilan puluh juta rupiah) dan terealisasi sebesar Rp. 74.428.473,- (Tujuh puluh empat juta empat ratus dua puluh delapan ribu empat ratus tujuh puluh tiga rupiah). Melalui kegiatan ini telah terpeliharanya mobil jabatan sebanyak 2 unit kendaraan roda empat secara rutin/berkala.

b. Pemeliharaan Rutin / Berkala Perlengkapan Gedung Kantor

Untuk kegiatan ini dialokasikan anggaran sebesar Rp.70.000.000,- (Tujuh puluh juta rupiah) dan terealisasi sebesar Rp.70.000.000,- (Tujuh puluh juta rupiah). Melalui

(41)

kegiatan ini telah terpeliharanya peralatan gedung kantor melalui service rutin, penggantian tinta mesin fotocopy, perbaikan dan penggantian alat komputer, pemeliharaan telepon, perbaikan dan penggantian instansi listrik / telepon, pemeliharaan komputer secara rutin / berkala.

c. Pemeliharaan Rutin / Berkala Peralatan Gedung Kantor

Untuk kegiatan ini dialokasikan anggaran sebesar Rp.90.000.000,- (Sembilan puluh juta rupiah) dan terealisasi sebesar Rp.25.080.000,- (Dua puluh lima juta delapan puluh ribu rupiah). Melalui kegiatan ini telah terpeliharanya peralatan gedung kantor melalui perbaikan sarana dan prasarana ruangan gedung kantor, perbaikan audio visual, perbaikan dan pemeliharaan CCTV secara rutin / berkala.

3. Program Peningkatan Disiplin Aparatur

Realisasi pelaksanaan kegiatan pada program Peningkatan Disiplin Aparatur ini adalah sebagai berikut:

a. Pembinaan Fisik dan Mental Aparatur

Untuk kegiatan ini dialokasikan anggaran sebesar Rp.17.400.000,- (Tujuh belas juta empat ratus ribu rupiah) dan terealisasi sebesar Rp.2.500.000,- (Dua juta lima ratus ribu rupiah). Melalui kegiatan ini tersedianya penunjang kegiatan pembinaan mental dan fisik aparatur (Provinsi Riau) selama 1 tahun.

b. Pengadaan Pakaian Olahraga Beserta Kelengkapannya

Untuk kegiatan ini dialokasikan anggaran sebesar Rp.57.000.000,- (Lima puluh tujuh juta rupiah) dan terealisasi sebesar Rp.46.020.000,- (Empat puluh enam juta

(42)

dua puluh ribu rupiah). Melalui kegiatan ini telah tersedia pakaian olahraga pria dan wanita sebanyak 95 stel beserta sepatu dan kaos kaki.

c. Pengadaan Pakaian Melayu dan Perlengkapannya

Untuk kegiatan ini dialokasikan anggaran sebesar Rp.58.500.000,- (Lima puluh delapan juta lima ratus ribu rupiah) dan terealisasi sebesar Rp.49.368.000,- (Empat puluh sembilan juta tiga ratus enam puluh delapan ribu rupiah). Melalui kegiatan ini telah tersedia pakaian melayu pria dan wanita sebanyak 90 stel.

4. Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur Realisasi pelaksanaan kegiatan pada program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur ini adalah sebagai berikut:

a. Pendidikan dan Pelatihan Formal

Untuk kegiatan ini dialokasikan anggaran sebesar Rp.95.000.000,- (Sembilan puluh lima juta rupiah) dan terealisasi sebesar Rp.92.963.150,-(Sembilan puluh dua juta sembilan ratus enam puluh tiga ribu seratus lima puluh rupiah). Melalui kegiatan ini telah terwujudnya peningkatan kualitas kerja aparatur.

b. Peningkatan Kinerja Aparatur Pengelolaan dan Penatausahaan Keuangan

Untuk kegiatan ini dialokasikan anggaran sebesar Rp.48.000.000,- (Empat puluh delapan juta rupiah) dan terealisasi sebesar Rp.35.565.100,- (Tiga puluh lima juta lima ratus enam puluh lima ribu seratus rupiah). Melalui

(43)

kegiatan ini telah terciptanya laporan keuangan yang qualified dan valid.

5. Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Pencapaian Kinerja dan Keuangan

Realisasi pelaksanaan kegiatan pada program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Pencapaian Kinerja dan Keuangan ini adalah sebagai berikut :

a. Penyusunan Laporan Capaian Kinerja dan Ikhtisar Realisasi Kinerja SKPD

Untuk kegiatan ini dialokasikan anggaran sebesar Rp.90.310.000,- (Sembilan puluh juta tiga ratus sepuluh ribu rupiah) dan terealisasi sebesar Rp.50.460.400,- (Lima puluh juta empat ratus enam puluh ribu empat ratus rupiah).

Melalui kegiatan ini telah tersusun laporan capaian kinerja/realisasi fisik dan keuangan kegiatan belanja langsung setiap bulannya.

b. Penyusunan laporan keuangan semesteran

Untuk kegiatan ini dialokasikan anggaran sebesar Rp.25.400.000,- (dua puluh lima juta empat ratus ribu rupiah) dan terealisasi sebesar Rp.4.150.000,- (juta seratus lima puluh ribu rupiah). Melalui kegiatan ini telah tersusunnya laporan keuangan semesteran.

c. Penyusunan Laporan Keuangan Akhir Tahun

Untuk kegiatan ini dialokasikan anggaran sebesar Rp.26.250.000,- (Dua puluh enam juta dua ratus lima puluh ribu rupiah) dan terealisasi sebesar Rp.6.750.000,-(Enam juta tujuh ratus lima puluh ribu rupiah). Melalui

(44)

kegiatan ini telah tersusunnya laporan keuangan akhir tahunan berupa Laporan Realisasi Anggaran (LRA), Neraca Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK).

d. Penyusunan Rencana Kerja (RENJA) SKPD

Untuk kegiatan ini dialokasikan anggaran sebesar Rp.93.750.000,- (Sembilan puluh tiga juta tujuh ratus lima puluh ribu rupiah) dan terealisasi sebesar Rp.79.880.200,-(Tujuh puluh sembilan juta delapan ratus delapan puluh ribu dua ratus rupiah). Melalui kegiatan ini telah tersusunnya dokumen rencana program/kegiatan dan anggaran Badan Penanaman Modal dan Promosi Daerah Provinsi Riau.

6. Program Peningkatan Promosi dan Kerjasama Investasi Realisasi pelaksanaan kegiatan pada program Peningkatan Akuntabilitas Perizinan dan Non Perizinan adalah sebagai berikut:

a. Peningkatan Kualitas SDM Guna Peningkatan Pelayanan Investasi

Untuk kegiatan ini dialokasikan anggaran sebesar Rp.88.546.637,- (Delapan puluh delapan juta lima ratus empat puluh enam ribu enam ratus tiga puluh tujuh rupiah) dan terealisasi sebesar Rp.82.245.000,- (Delapan puluh dua juta dua ratus empat puluh lima ribu rupiah). Melalui kegiatan ini telah terjadinya peningkatan kemampuan pelayanan aparatur penanaman modal.

(45)

b. Bimbingan dan Penyuluhan Pelaksanaan Penanaman Modal

Untuk kegiatan ini dialokasikan anggaran sebesar Rp.100.000.000,- (Seratus juta rupiah) dan terealisasi sebesar Rp.91.801.800,- (Sembilan puluh satu juta delapan ratus satu ribu delapan ratus rupiah). Melalui kegiatan ini telah terwujudnya pemahaman oleh perusahaan PMA/PMDN dan aparatur penanaman modal mengenai ketentuan pelaksanaan penanaman modal.

c. Monitoring dan Evaluasi Kinerja Badan Penanaman Modal Daerah

Untuk kegiatan ini dialokasikan anggaran sebesar Rp.76.338.000,- (Tujuh puluh enam juta tiga ratus tiga puluh delapan ribu rupiah) dan terealisasi sebesar Rp.67.103.000,- (Enam puluh tujuh juta seratus tiga ribu rupiah). Melalui kegiatan ini telah terwujudnya sinergi dan keselarasan program kerja bidang penanaman modal.

d. Promosi Luar Negeri

Untuk kegiatan ini dialokasikan anggaran sebesar Rp.265.064.000,- (Dua ratus enam puluh lima juta enam puluh empat ribu rupiah) dan terealisasi sebesar Rp.262.778.500,- (Dua ratus enam puluh dua juta tujuh ratus tujuh puluh delapan ribu lima ratus rupiah). Melalui kegiatan ini telah tersebarnya informasi tentang segala potensi, sumber daya, peluang bisnis dan investasi melalui promosi luar negeri.

(46)

e. Promosi Dalam Negeri

Untuk kegiatan ini dialokasikan anggaran sebesar Rp.144.700.000,- (Seratus empat puluh empat juta tujuh ratus ribu rupiah) dan terealisasi sebesar Rp.134.410.000,-(Seratus tiga puluh empat juta empat ratus sepuluh ribu rupiah). Melalui kegiatan ini telah tersebarnya informasi tentang segala potensi, sumber daya, peluang bisnis dan investasi melalui promosi dalam negeri.

f. Riau Expo

Untuk kegiatan ini dialokasikan anggaran sebesar Rp.200.000.000,- (Dua ratus juta rupiah) dan terealisasi sebesar Rp.176.531.500,- (Seratus tujuh puluh enam juta lima ratus tiga puluh satu ribu lima ratus rupiah). Melalui kegiatan ini telah tersebarnya informasi tentang segala potensi, sumber daya, peluang bisnis, dan investasi melalui kegiatan pameran pembangunan Riau Expo.

g. Koordinasi dan Sinkronisasi Program Kerja Bidang Penanaman Modal

Untuk kegiatan ini dialokasikan anggaran sebesar Rp.112.984.500,- (Seratus dua belas juta sembilan ratus delapan puluh empat ribu lima ratus rupiah) dan terealisasi sebesar Rp.102.761.400,- (Seratus dua juta tujuh ratus enam puluh satu ribu empat ratus rupiah). Melalui kegiatan ini telah terevaluasinya perencanaan dan pelaksanaan penanaman modal antara Pemerintah Provinsi Riau dengan Pemerintah Pusat.

Gambar

Tabel 2.2. Realisasi Anggaran Badan Pela yanan Perizinan Terpadu Provinsi Riau Tahun 2016
Tabel 2.2. Realisasi Anggaran Badan Penanaman Modal dan Promosi Daerah Provinsi Riau Tahun 2016
Tabel 2.5. Nilai IKM Per-Unsur Periode Januari s/d September 2016 (Sesuai Permenpan No

Referensi

Dokumen terkait

Desain Pengembangan Sains dan Agama dalam Kurikulum Integratif Pendidikan Tinggi Islam Berbasis Pesantren Unggulan (Studi Multi Situs di UII Yogyakarta dan UMY Yogyakarta).

Tujuan: Memformulasi sediaan masker wajah dalam berbagai konsentrasi Minyak Biji Bunga Matahari dan menguji efek anti-aging dari Minyak Biji Bunga Matahari selama empat

Di daerah Muara Sungai Kampar arus yang datang dari arah Sungai Kampar belok ke arah utara membentuk pola sebaran tekstur sedimen pasir lanauan memanjang ke arah utara.

[r]

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk melihat berapa angka kejadian skabies pada Panti Asuhan Yayasan Amal Sosial Al-Washliyah pada tahun 2015 serta faktor-faktor

Dari hasil perhitungan biaya balok jembatan, terbukti bahwa struktur. komposit lebih hemat dibandingkan struktur

Disease Undergoing Hemodialysis Using Subjective Global Assessment.. A proposed Nomenclature and Diagnostic

[r]