NAMA : DESKA FIKANIA NRP : 123020323
TUGAS I
TEKNOLOGI PENGOLAHAN PANGAN 1
TEH PUTIH
Teh putih adalah daun teh yang belum diawetkan dan di oksidasi. Seperti teh hijau, teh oolong dan teh hitam, teh putih berasal dari tanaman Camellia sinensis. Teh putih kadang mengandung bunga dan daun teh yang masih muda, yang kemudian diketahui mengandung kafeina lebih rendah dibandingkan daun yang lebih tua, dan dapat disimpulkan bahwa teh putih mengandung lebih sedikit kafeina dibandingkan dengan teh hijau.
Manfaat Kesehatan dari Teh Putih
Walaupun teh putih belum banyak diteliti seperti pada teh hijau dan teh hitam, namun ada bukti-bukti bahwa minuman ini dapat memperkaya kesehatan Anda.
Kendali Obesitas
Dalam penelitian tahun 2009, peneliti menguji efek anti-obesitas teh putih dalam serangkaian percobaan pada sel-sel lemak manusia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak teh putih mendorong pemecahan lemak dalam sel lemak yang sudah ada. Terlebih lagi, teh putih tampaknya mengurangi produksi dari gen-gen yang penting untuk pertumbuhan sel-sel lemak baru.
Pencegahan Kanker
Teh putih mungkin dapat menghambat mutasi DNA (yang berpotensi kanker menyebabkan perubahan dalam bahan genetik), bahkan lebih efisien daripada teh hijau, menurut penelitian tahun 2000 yang menguji empat varietas teh putih (Silver Needle, Flowery Pekoe, Mutan White, dan Exotica China White).
Dalam penelitian berbasis hewan yang diterbitkan tahun berikutnya, para peneliti menemukan bahwa teh putih mungkin merupakan inhibitor kuat dari aberrant crypts (tanda awal kanker usus besar).
Perawatan Kulit
Penelitian tahun 2003 menunjukkan bahwa teh putih yang dioleskan dapat meningkatkan fungsi kekebalan sel-sel kulit dan melindungi kulit dari sinar ultraviolet yang berbahaya. Namun perlu dicatat bahwa penelitian ini didanai oleh perusahaan perawatan kulit Origins Natural Resources, yang memproduksi produk-produk berbasis teh putih.
Teh putih dengan kualitas terbaik dipetik hanya dalam waktu dua hari (Supreme Grade) hingga dua minggu (High Grade) setiap tahunnya pada awal musim semi, saat tunas daun teh belum terbuka dan masih diselimuti
bulu-bulu halus berwarna putih.
Teh putih dalam pemrosesannya untuk siap konsumsi itu cukup cepat dan tidak mengalami proses yang terlalu panjang. Dari proses yang tidak terlalu lama membuat kandungan antioksidan polifenol dan katekin tertinggi, lebih tinggi dari teh hijau maupun teh hitam. Julukan bagi teh putih pun ada yang
biasa disebut sebagai dewa-dewinya teh.
Teh putih memiliki banyak sekali khasiat yang sudah diteliti oleh lingkungan akademisi dan di lab kesehatan. Khasiat itu muncul dari tingginya kandungan antioksidan folifenol yang sangat dibutuhkan oleh tubuh manusia.
Manfaat dari teh putih untuk kesehatan:
1. Menguatkan kekebalan tubuh dan anti penuaan dini 2. Mencegah penyakit kardiovaskular.
4. Bisa mencegah tersumbatnya pembuluh darah, mengurangi tekanan darah tinggi, dan mencegah terserang penyakit jantung koroner.
5. Bisa menyegarkan dan mematikan kuman yang menyebabkan bau nafas di mulut, menjaga gigi agar tidak mudah berlubang dan bisa membunuh bakteri.
6. Folifenol yang terkandung dalam teh putih berkhasiat untuk mengeluarkan racun di tubuh dan anti radiasi.
7. Bisa mencegah dari kerusakan otak dan mencegah dari kepikunan. 8. Antioksidan yang ada dalam teh putih bisa menghindarkan terserang
penyakit kanker yang bisa hinggap kapan saja.
9. Teh putih berkhasiat untuk mengurangi tingkat stres dan menambah stamina tubuh.
10. Menurunkan kolesterol: Antioksidan catechin dalam teh putih dapat menurunkan kolesterol jahat (LDL) sekaligus meningkatkan kolesterol baik (HDL) dalam darah.