DISCLAIMER
This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in the report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.
NEWS HEADLINES
JAKARTA COMPOSITE INDEX CHART
Perspektif teknikal mengkonfirmasikan potensial bagi IHSG untuk menguat dalam pekan ini. Indikasi tersebut tercermin dari indikator MACD dan Stochastic yang memperlihatkan sinyal uptrend bagi IHSG. Konfirmasi positif bagi IHSG juga tercermin dari lagging indikator baik MA5 dan MA20 yang mengisyaratkan positif bagi IHSG.
JAKARTA INDICES STATISTICS
CLOSE CHANGE VOLUME (Mn) VALUE (Rp Bn)
IHSG 5360.767 +7.054 21,837.98 7,265.03
LQ-45 893.303 +2.267 4,119.96 3,808.39
MARKET REVIEW
MARKET VIEW
Pekan lalu pasar saham global tertekan oleh kebijakan presiden AS, Donald Trump, yang melarang imigran dari 7 negara Timur Tengah dan Afrika, yaitu Iran, Irak, Surian, Yaman, Libya, Somalia dan Sudan. Larangan itu dikaitkan dengan keamanan AS yang merupakan bagian dari proteksionisme. Meski larangan itu disebutkan sementara, tetapi pemerintahan Trump juga ingin mengubah program melawan ideologi kekerasan ekstrimisme (Countering Violent Extrimism/CVE) menjadi melawan ekstrimisme Islam (radikal). Langkah itu dikhawatirkan justru memicu kekerasan. IMF menyatakan kebijakan proteksionisme Trump akan berdampak negatif terhadap ekonomi Asia. Ekonomi Asia tetap kuat dalam jangka pendek, tetapi menghadapi risiko tinggi.
Salah satu isu yang menjadi perhatian global pekan lalu adalah FOMC meeting. The Federal Reserve dalam FOMC meeting 31 Januari-1 Februari 20Januari-17 mempertahankan Fed Fund Rate (FFR) di kisaran 0,5%-0,75%. Pasar kecewa dan USD melemah terhadap mayoritas mata uang Asia setelah The Fed tidak memberi petunjuk kapan menaikkan FFR. Namun penilaian ekonomi yang positif mengindikasikan The Fed akan berada di jalur untuk menaikkan suku bunga acuan di masa mendatang. Pada 14-15 Februari 2017 Ketua The Fed, Janet Yellen, akan memberikan testimoni tengah tahunan kepada Kongres. Sedang notulensi FOMC meeting Februari akan dirilis pada 22 Februari 2017.
Investor juga mencermati perkembangan proses Brexit di Inggris. Hasil voting Majelis Rendah parlemen Inggris memberi wewenang kepada PM Inggris, Theresa May, untuk memohon Article 50 of Lisbon
Treaty, suatu proses formal untuk keluar dari Uni Eropa. Hal itu
memudahkan langkah May melanjutkan pembicaraan Brexit secara formal dengan Uni Eropa. Meski demikian May masih harus melalui tahap-tahap berikutnya, antara lain sidang dalam Majelis Tinggi yang dikuasai oleh partai Buruh atau pihak oposisi. Proses Brexit yang lancar akan memperkecil ketidakpastian di Inggris. Bank of England (BoE) menaikkan proyeksi pertumbuhan 2017 dari proyeksi sebelumnya 1,4%.
Sementara itu laju inflasi Indonesia bulan Januari 2017 tercatat 0,97% MtM atau lebih tinggi dibanding Januari 2015 yang deflasi 0,24% dan Januari 2016 inflasi 0,51%. Inflasi tahun kalender 0,97% YTD dan inflasi tahunan Januari 2017 tercatat 3,49% YoY. Bank Indonesia dalam Rapat Dewan Gubernur 15-16 Februari 2017 diperkirakan akan mempertahankan BI 7D RR Rate di 4,75%, karena meningkatnya tekanan inflasi dan mengantisipasi Trump effect. Pemerintah akan mengeluarkan kebijakan pemerataan ekonomi, diantaranya redistribusi aset, reformasi agraria dan akses modal. Pemerintah akan memberikan konsesi lahan sekitar 12,7 juta ha lahan kepada masyarakat.
Bursa saham Asia pada Jumat (3/1) ditutup variatif. Bursa saham Cina kembali terkoreksi diikuti oleh Hong Kong, pasca PboC menaikkan tingkat suku bunga jangka pendek dan standing lending facility guna memperlambat kenaikan utang korporasi Cina yang tidak terkendali. Sedang IHSG rally dan ditutup +0,132% di 5360,767. Selama sepekan IHSG menguat 0,9%. Sedang bursa saham Eropa tentatif menguat.
Sikap kontroversial yang ditunjukan presiden AS Donalnd Trump, kian membuat pelaku pasar was-was. Sejumlah kontroversial atas kebijakan yang dilakukan bisa mengancam pada stabilitas perekonomian dan juga bahkan keamanan secara global. Pemberitaan Presiden Donald Trump yang akan menjatuhkan sanksi baru pada beberapa entitas Iran, memicu ketegangan geopolitik antara kedua negara. Hal ini terkait dengan pemerintahan Trump siap untuk merilis langkah baru terhadap lebih dari dua lusin target Iran menyusul uji coba rudal balistik Iran, meski kabarnya paket itu dirumuskan dengan cara yang tidak akan melanggar kesepakatan nuklir 2015. Pernyataan dari Trump membuat harga minyak dunia merangkak naik. Minyak berjangka Brent, patokan Eropa dan internasional sempat menguat 21 sen atau sekitar 0,4% menjadi US$56,77 per barel, setelah turun 24 sen di level US$56,56 pada sesi sebelumnya. Sementara itu, patokan Amerika Serikat, minyak light sweet atau West Texas Intermediate, menguat 28 sen atau 0,5% menjadi US$53,82 per barel, setelah terkoreksi 34 sen pada penutupan Kamis. Kenaikan harga minyak dunia juga dipicu oleh, kekhawatiran atas pasokan setelah muncul ketika Menteri Energi Rusia mengatakan produksi minyak global dipangkas sebesar 1,4 juta barel per hari (bph) bulan lalu, sebagai bagian dari kesepakatan tahun lalu antara OPEC dan produsen lainnya. Perusahaan Rusia kemungkinan memangkas produksi minyak lebih cepat dari yang telah disetujui dengan OPEC.
Sementara itu ditengah tekanan sentimen dari global yang berpengaruh kuat, pemerintah Indonesia terus meyakinkan tentang kondisi perekonomian yang penuh dengan optimisme akan membaik. Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan bahwa ekonomi Indonesia saat ini masih stabil. Hal ini dapat dilihat dari tingginya pertumbuhan ekonomi Indonesia serta rendahnya inflasi. Sri Mulyani menambahkan, dunia usaha pun tetap dapat melakukan ekspansi dengan stabilnya ekonomi Indonesia. Salah satu tujuan ekspor yang dapat dilirik adalah negara di kawasan Asia Tenggara. Hal ini bertujuan untuk memperkuat perekonomian nasional. Pemerintah terus berupaya melakukan langkah-langkah agar tercapainya pertumbuhan ekonomi yang diharapkan. Selain itu, Pemerintah akan mematangkan paket kebijakan pemerataan. Pemerintah telah menyatakan akan mengeluarkan paket kebijakan pemerataan ekonomi guna memperkecil gini rasio di Indonesia. Menteri Keuangan Sri Mulyani Idrawati tengah menyiapkan skenario dan skema-skema yang paling ideal untuk melaksanakan kebijakan tersebut.
Pasar yang tengah dihadapi ketidakpastian dari global, meski disisi lain pemerintah terus meyakinkan optimisme terhadap perekonomian nasional, dua sentimen ini dapat membawa IHSG dalam pola gerak
mixed pekan ini dengan kecenderungan berpeluang menguat.
• WIKA MoU dengan pemprov Sulut, bangun PLTG Bitung & Likupang • WIKA proyeksi penjualan 2017 naik 32,81% & laba naik 20% • WIKA raih kontrak baru Rp 5,09 T selama Januari 2017 • WSKT terbitkan surat utang Rp 1,66 triliun
• PGAS perluas pasokan gas bumi di Bekasi dan Subang • ESSA anggarkan capex 2017 sebesar USD 500 juta • Mayoritas belanja modal EXCL untuk 4G
• MPMX akan jual 20% saham MPMFinance • MPMX targetkan laba tumbuh 25%
• RUPS BJTM setuju bagi dividen tahun buku 2016 Rp 43,64/saham • BCIC siapkan MTN dan placement saham
• MNC Group akan kembangkan bisnis keuangan, termasuk BABP • Kerja sama MNC Group dengan perusahaan Trump tetap berjalan • MNC Group anggarkan investasi Rp 30 triliun untuk 5 tahun • MNC Group akan IPO-kan anak usaha sektor media pada 2H 2017 • BIRD bidik pertumbuhan 10%
• CJ CGV Co. Ltd. tender offer saham BLTZ di harga Rp 6300/saham • RIMO akan rights issue pada Maret
• ITTG berharap sahamnya di-unsuspensi • Laba HITS per 9M16 naik 42,22% YoY
• Anak usaha Pelindo II akan IPO pada Oktober 2017 • Produsen air minum Cleo segera IPO
WEEKLY REPORT
DAILY NEWS
6 February 2017
DISCLAIMER
This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in the report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.
Wijaya Karya (WIKA) pada Jumat (3/2) telah menandatangani MOU kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara. Ke depan WIKA akan menangani dan berinvestasi di beberapa proyek infrastruktur, properti dan realty di Sulawesi Utara. WIKA bekerja sama dengan PLN dan BUMD Sulut untuk pembangunan PLTG di Bitung dan Likupang.
Wijaya Karya (WIKA) memproyeksikan penjualan tahun 2017 sebesar Rp 25,75 triliun atau naik 32,81% dari target tahun 2016 sebesar Rp 17,29 triliun. Laba yang dapat diatribusikan ke Pemilik Entitas Induk pada tahun 2017 diproyeksikan sebesar Rp 1,219 triliun atau naik 20% dari prognosa tahun 2016 yang diperkirakan menembus rekor pencapaian WIKA selama ini. Dari target awal Rp 750 miliar, WIKA membukukan pencapaian laba tahun 2016 minimal 25% di atas target atau sekurang-kurangnya Rp 940 miliar. WIKA juga memproyeksikan dapat mencatatkan kontrak dihadapi tahun 2017 sebesar Rp 102,937 Triliun atau naik 26,30% dari target tahun 2016. Kontrak baru tahun 2017 sebesar Rp 43,25 triliun dan carry over tahun 2016 sebesar Rp 59,69 triliun. WIKA sudah menyiapkan belanja modal (Capital Expenditure/capex) tahun 2017 sebesar Rp 12,02 triliun.
Wijaya Karya (WIKA) meraih kontrak baru sebesar Rp 5,09 triliun di sepanjang Januari 2017 atau naik lebih dari lima kali lipat dibandingkan dengan Januari 2016. Kontribusi terbesar disumbang dari proyek pembangunan jalan tol Serang - Panimbang sepanjang 38,6 km dengan nilai kontrak mencapai Rp 3,568 triliun. Proyek pembangunan tol ini dilaksanakan untuk pengembangan wilayah wisata dan perekonomian Banten serta dalam rangka mendukung program prioritas Pemerintah membangun 1.000 kilometer jalan tol di Indonesia. Pencapaian tersebut sudah hampir mencapai 12% dari total target kontrak baru WIKA di tahun 2017.
Waskita Karya (WSKT) kembali berutang dengan cara menerbitkan surat utang senilai Rp 1,66 triliun untuk keperluan modal kerja dan investasi. Obligasi tersebut terdiri dari 2 seri yaitu seri A dengan jumlah pokok Rp 747 miliar dengan tenor 3 tahun serta kupon 8,5% dan seri B berjumlah pokok Rp 910 miliar dengan tenor 5 tahun dan kupon 9%. Penawaran obligasi senilai Rp 1,66 triliun tersebut merupakan tahap ketiga dari penawaran umum berkelanjutan (PUB) obligasi dengan target dana Rp 5 triliun.
Perusahaan Gas Negara (PGAS) terus memperluas jaringan infrastruktur dan pemanfaatan gas bumi ke berbagai daerah, terakhir adalah Bekasi dan Subang. PGAS telah memasok gas bumi ke PT Toyoseal Indonesia yang berlokasi di kawasan industri MM2100 Bekasi. PGAS juga memasok gas bumi ke industri logam dasar yaitu PT Mohgatech Indonesia di Subang.
Surya Esa Perkasa (ESSA) menyiapkan belanja modal tahun 2017 sebesar USD 500 juta untuk membiayai pembangunan pabrik amonia di Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah. Pendanaan belanja modal berasal dari kas internal USD 321 juta dan sisanya pinjaman sindikasi dari bank dunia lewat Internationan Finance Corporation (IFC) bersama 7 bank internasional senilai USD 509 juta. Progres pembangunan pabrik amonia ini sudah mencapai 75% dan diperkirakan akan selesai pada kuartal IV 2017. Nantinya pabrik tersebut akan dikelola anak usahanya, yaitu PT Panca Amara Utama (PAU). Pabrik amoniak ini nantinya memanfaatkan pasokan gas dari Pertamina dan Medco Energi Internasional (MEDC) sebagai bahan baku. Pabrik amonia itu akan memproduksi 2.000 ton amonia per hari atau 700.000 ton per tahun. ESSA telah menggandeng Mitsubishi Corporation yang bertindak sebagai pemasaran amonia. Manajemen ESSA mengklaim saat ini sudah
ada stand by buyer untuk produk amonianya. Perseroan menargetkan pabrik amonia berkontribusi 30% terhadap pendapatan ESSA pada tahun 2018 setelah berproduksi.
XL Axiata (EXCL) menganggarkan belanja modal Rp 7 triliun yang sebagian besar dialokasikan untuk pengembangan jaringan, khususnya 4G, pada 2017. Sebanyak 80% dari total belanja modal tahun ini akan dialokasikan untuk pengembangan jaringan, adapun sisanya 20% untuk ekspansi teknologi informasi, gedung, dan lainnya. Perseroan berkomitmen meningkatkan kualitas jaringan di sepanjang 2017 untuk terus mendorong kualitas koneksi layanan data, termasuk perluasan wilayah cakupan pada 2017. Dengan pengembangan jaringan 4G sepanjang tahun ini, EXCL menargetkan jumlah pengguna data 4G dapat meningkat hingga dua kali lipat menjadi 20 juta pelanggan pada 2017.
Mitra Pinasthika Mustika (MPMX) berencana menjual 20% sahamnya di PT Mitra Pinasthika Mustika Finance (MPMFInance) kepada mitra strategisnya JACCS Co.Ltd., suatu perusahaan pembiayaan dari Jepang. Rencana penjualan saham ini akan ditindaklanjuti dengan penandatanganan perjanjian definitif, termasuk memperoleh persetujuan terlebih dahulu dari seluruh pemangku kepentingan Perseroan, seperti Otoritas Jasa Keuangan (OJK), para kreditur MPMFinance, juga pemenuhan terhadap seluruh peraturan hukum yang berlaku. MPMFinance adalah anak usaha Perseroan yang bergerak di bidang pembiayaan yang menawarkan jasa pembiayaan konsumen dan komersial baik untuk individu maupun korporasi melalui 100 kantor cabang dan outlet di seluruh Indonesia. Penjualan saham itu akan mengurangi porsi kepemilikannya dari 60% menjadi 40%, sedangkan JACCS akan menambah porsi sahamnya di MPMFinance dari 40% menjadi 60%.
Mitra Pinasthika Mustika (MPMX) menargetkan laba tumbuh 20-25% pada tahun ini seiring dengan upaya konsolidasi lini bisnis perusahaan. Perusahaan berencana menaikkan tingkat efisiensi operasional. Selain itu, peruahaan juga akan fokus meningkatkan kolaborasi antar lini bisnis, mengoptimalkan cost leadership, serta memperkuat seluruh proses bisnis di segala segmen.
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bank Pembangunan Jawa Timur (BJTM) 31 Januar 2017 menyetujui untuk membagikan dividen tunai tahun buku 2016 kepada pemegang sahamnya sebesar Rp 43,64 per saham pada 2 Maret 2017. Total dividen mencapai 63,43% dari laba tahun 2016 yakni mencapai Rp 652,20 miliar dan sisa laba sebesar Rp 376,01 miliar digunakan untuk cadangan umum. Jadwal cum dan ex dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 7 dan 8 Februari 2017, sedangkan cum dan ex di pasar tunai pada 10 dan 13 Februari 2017 dengan DPS hingga 10 Februari 2017. RUPS juga menyetujui rencana buyback saham dalam rangka pelaksanaan Long Term Incentive (LTI) dengan menyediakan dana sebesar Rp 1,20 miliar yang diambil dari besaran tantiem yang telah diselenggarakan pada tahun buku 2016. RUPS juga menyetujui rencana pemisahan atau spin off Unit Usaha Syariah dengan cara pendirian Bank Umum Syariah pada tahun 2017 dengan modal dasar Rp 2 triliun dan modal disetor Rp 500 miliar minimal.
Bank J Trust Indonesia (BCIC) menyiapkan dua aksi korporasi tahun ini. Perseroan akan menerbitkan surat utang jangka menengah (MTN) sebesar Rp 450 miliar dan penambahan modal tanpa HMETD dengan mekanisme private placement. Perseroan telah berupaya menurunkan biaya dana untuk pemberian kredit dan berusaha menaikkan pendapatan bunga.
DAILY NEWS
6 February 2017
DISCLAIMER
This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in the report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.
MNC Group menyatakan akan terus mengembangkan bisnis sektor keuangan. Salah satunya adalah mengembangkan MNC Bank (BABP). Pengembangan perusahaan bisa dilakukan dengan alami dan akuisisi.
Kerja sama yang dijalin MNC Group dengan perusahaan milik Presiden AS, Donald Trump, diklaim berjalan baik. Tidak ada perubahan mengenai kerja sama pasca Trump menjadi presiden AS. Hingga kini dua kerja sama yang dijalin MNC Group dengan Trump berjalan sesuai rencana. Trump setelah menjadi Presiden memutuskan tidak akan ada bisnis baru. MNC Group memiliki dua proyek di Lido dan di Bali, sehingga yang dikembangkan yang sudah ada, yang sudah ditetapkan sebelum Trump menjadi Presiden.
Grup MNC (Media Nusantara Citra) menganggarkan dana investasi sebesar Rp 30 triliun untuk 5 tahun ke depan dalam rangka memperluas bisnis. Sumber dana berasal dari dana sendiri, dana pihak ketiga dari lembaga keuangan, ada juga yang sifatnya kemitraan. Dana investasi itu akan digunakan untuk menjalankan semua sektor bisnis MNC Group seperti properti, jasa keuangan dan media.
Grup MNC merencanakan untuk melakukan penawaran umum perdana saham (IPO) anak usaha yang bergerak di sektor media yang bergerak di produksi pada semester II 2017.
Blue Bird (BIRD) menargetkan pertumbuhan pendapatan tahun ini kembali bangkit setidaknya mencapai 10%. Perseroan akan menghadirkan berbagai terobosan untuk memacu kinerja. BIRD telah memulai langkah terobosan dengan menggandeng layanan transportasi berbasis aplikasi Go-Jek Indonesia. Selain itu, perseroan sendiri akan memperkuat layanan berbasis online-nya dengan mengembangkan sejumlah fitur dan layanan baru dalam aplikasi My Blue Bird.
Garuda Indonesia (GIAA) akan terkena sanksi dari Kementerian Perhubungan pasca tergelincirnya pesawat ke luar landas pacu Bandara Adisucipto Yogyakarta. Namun Kemenhub belum bisa menyampaikan secara konkret sanksi itu.
CJ CGV Co., Ltd. mengumumkan pernyataan tender wajib atas sebanyak 3.246.466 saham Graha Layar Prima (BLTZ) yang mewakili 0.743% dari seluruh modal disetor dan ditempatkan perseroan dengan harga penawaran Rp 6.300 per saham, sehingga total nilai penawaran tender maksimal Rp 20.452.735.800. Periode penawaran tender pada 2 Februari-3 Maret 2017 dengan tanggal pembayaran 15 Maret 2017. CJ CGV menyelesaikan akuisisi 100.465.352 saham kelas C BLTZ pada 21 Desember 2016 yang mewakili 22,991% sementara 5 entitas anaknya yaitu IKT Holdings Limited, Java Investment Limited, Ksamo Holdings, KTM Investment Limited dan Apollon Investment Limited secara bersama-sama memiliki 122.388.866 saham kelas C atau 28,009%. Dengan demikian CJ CGV bersama entitas anak memiliki 51% dari seluruh saham BLTZ. Setelah transaksi penawaran tender, CJ CGC tidak akan menghapus pencatatan saham perusahaan di BEI atau mengubah status perusahaan menjadi tertutup.
Multipolar (MLPL) masih mempertimbangkan tawaran dari sejumlah pihak untuk membeli saham Matahari Putra Prima (MPPA) yang dimiliki perusahaan. MLPL masih memiliki saham MPPA sebesar 50,23%. Adapun, WSJ merilis bahwa pemegang saham utama MPPA termasuk perusahaan investasi Singapura Temasek, berencana menjual saham MPPA dalam kesepakatan yang
kemungkinan menghargai perusahaan senilai US$1 miliar. Temasek kini menguasai sekitar 26,09% saham MPPA.
Rimo International Lestari (RIMO) optimistis menggelar aksi rights issue paling lambat awal Maret 2017. Aksi ini berpotensi menjadikan Hokindo Properti Investama sebagai pemegang 99,99% saham perseroan. Penambahan modal tersebut juga akan memperkuat kinerja keuangan ke depan. RIMO akan menerbitkan saham baru seri B sebanyak 40,59 miliar melalui mekanisme HMETD dengan target nilai Rp 4,1 triliun. Perseroan akan beralih fokus bisnis dari perdagangan eceran menjadi properti. RIMO tidak akan menghilangkan bisnis ritel, akan tetapi memberikan skema bisnis baru dengan rencana mengoperasikan toko online.
Leo Investments (ITTG) mengharapkan sahamnya bisa diperdagangkan kembali di Bursa Efek Indonesia (BEI). Saham ITTG sejak tahun 2013 lalu hingga saat ini masih di suspensi oleh pihak BEI. BEI mensuspensi saham ITTG karena Laporan Keuangan Perseroan pada tahun 2013 tidak memperoleh pendapatan usaha. Perusahaan berharap pada tahun 2017 proses produksi yang berhasil didapatkan dari tambang emas yang dikerjasamakan dengan ITTG dapat mencapai 3 kilogram. Perseroan menargetkan ini bisa terealisasi pada tahun 2017. Pangsa pasar dari penjualan adalah pasar lokal. Namun Perusahaan menghadapi suatu resiko yakni cost of goods sales yang tinggi, salah satunya pemrosesan emas di Aneka Tambang (ANTM) jika produksi emas kurang dari 1 kilogram.
Hingga 30 September 2016, Humpuss Intermoda Transportasi (HITS) membukukan kenaikan laba bersih sebesar 42,22% menjadi USD 3,13 juta dari sebelumnya USD 2,20 juta. Pendapatan usaha meningkat menjadi USD 42,31 juta dari sebelumnya USD 38,10 juta.
Pelindo II menyatakan salah satu anak usahanya, Jasa Armada Indonesia, siap melantai di Bursa Efek Indonesia pada Oktober 2017. Perseroan melepas 30% sahamnya dengan proyeksi dapat memperoleh dana hingga Rp 2,5 triliun.
Produsen air minum dalam kemasan Cleo, Sariguna Primatirta, segea menggelar IPO sebanyak 500 juta lembar saham atau 22% dari total modal disetor di BEI. Mayoritas dana hasil IPO untuk perluasan usaha.
DISCLAIMER
This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in the report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.
MARKET DATA
6 February 2017
COMMODITIES
DUAL LISTING
Description Price (USD) Change Description Price (USD) Price (IDR) Change (IDR)
Crude Oil (US$)/Barrel 53.91 0.08 TLKM (US) 29 9,837 93
Natural Gas (US$)/mmBtu 3.02 -0.04 ANTM (GR) 0.04 662 14
Gold (US$)/Ounce 1221.33 1.13
Nickel (US$)/MT 10225.00 -170.00
Tin (US$)/MT 19770.00 -70.00
Coal (NEWC) (US$)/MT* 83.00 20.60
Coal (RB) (US$)/MT* 87.30 23.94
CPO (ROTH) (US$)/MT 698.75 -1.25
CPO (MYR)/MT 3297.50 -2.50
Rubber (MYR/Kg) 1160.00 -14.00
Pulp (BHKP) (US$)/per ton 658.40 0.68
*weekly
GLOBAL INDICES VALUATION
Change PER (X) PBV (X) Market Cap
Country Indices Price
%Day %YTD 2016E 2017F 2016E 2017F (USD Bn)
USA DOW JONES INDUS. 20071.46 0.94 1.56 16.73 15.15 3.28 3.11 5,735.0
USA NASDAQ COMPOSITE 5666.77 0.54 5.27 21.29 18.25 3.50 3.17 8,833.0
ENGLAND FTSE 100 INDEX 7188.30 0.67 0.64 14.59 13.54 1.79 1.73 1,800.6
CHINA SHANGHAI SE A SH 3288.17 -0.60 1.19 13.30 11.87 1.42 1.30 4,227.3
CHINA SHENZHEN SE A SH 1997.82 -0.39 -3.01 22.72 14.99 1.95 1.73 3,225.2
HONG KONG HANG SENG INDEX 23129.21 -0.24 5.13 11.59 10.60 1.12 1.05 1,885.0
INDONESIA JAKARTA COMPOSITE 5360.77 0.13 1.21 15.01 13.01 2.17 1.98 438.6
JAPAN NIKKEI 225 18918.20 0.02 -1.03 18.26 16.80 1.68 1.57 3,025.8
MALAYSIA KLCI 1685.01 0.69 2.64 15.90 14.91 1.61 1.53 230.3
SINGAPORE STRAITS TIMES INDEX 3041.94 -0.07 5.60 14.10 13.21 1.13 1.08 346.7
FOREIGN EXCHANGE
FOREIGN EXCHANGE
Description Rate (IDR) Change Description Rate (USD) Change
USD/IDR 13,343.00 -8.00 1000 IDR/ USD 0.07 0.0000
EUR/IDR 14,389.22 51.50 EUR / USD 1.08 0.0001
JPY/IDR 118.57 0.63 JPY / USD 0.01 0.0000
SGD/IDR 9,477.50 41.15 SGD / USD 0.71 0.0010
AUD/IDR 10,245.36 34.63 AUD / USD 0.77 -0.0002
GBP/IDR 16,665.27 -42.17 GBP / USD 1.25 0.0006
CNY/IDR 1,943.02 2.44 CNY / USD 0.15 0.0004
MYR/IDR 3,013.32 -5.11 MYR / USD 0.23 -0.0003
KRW/IDR 11.72 0.08 100 KRW / USD 0.09 0.0007
CENTRAL BANK RATE
INTERBANK LENDING RATE
Description Country Rate (%) Description Country Rate (%)
FED Rate (%) US 0.75 JIBOR (IDR) Indonesia 5.81
BI 7-Day Repo Rate (%) Indonesia 4.75 LIBOR (GBP) England 0.26
ECB Rate (%) Euro 0.00 SIBOR (USD) Singapore 0.17
BOJ Rate (%) Japan 0.10 D TIBOR (YEN) Japan 0.03
BOE Rate (%) England 0.25 Z TIBOR (YEN) Japan 0.03
PBOC Rate (%) China 4.35 SHIBOR (RENMINBI) China 3.89
INDONESIAN ECONOMIC INDICATORS
IDR AVERAGE DEPOSIT
Description January-17 December-16 Description Rate (%)
Inflation YTD % 0.97 0.00 1M 6.09
Inflation YOY % 3.49 3.02 3M 6.29
Inflation MOM % 0.97 0.42 6M 6.25
Foreign Reserve (USD) 116.36 Bn 111.47 Bn 12M 6.12957
DISCLAIMER
This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in the report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.
MARKET DATA
6 February 2017
BUSINESS & ECONOMIC CALENDAR
Date Agenda Expectation
06 Feb Indonesia GDP YoY Naik menjadi 5.10% dari 5.02%
06 Feb Indonesia GDP QoQ Turun menjadi 0.09% dari 3.20%
06 Feb Indonesia GDP Annual YoY Naik menjadi 5.06% dari 4.79%
06 Feb Indonesia Consumer Confidence Index --
07 Feb Indonesia Net Foreign Assets --
07 Feb Indonesia Foreign Reserves --
07 Feb US Trade Balance Defisit turun menjadi $45.0Bn dari $45.2 Bn
08 Feb US Consumer Credit Turun menjadi $2.00 Bn dari $24.53 Bn
09 Feb US Initial Jobless Claims --
Ket: (*) US Time (^) Tentative
LEADING MOVERS
LAGGING MOVERS
Stock Price Change (%) Index pt Stock Price Change (%) Index pt
HMSP IJ 3910 0.77 3.22 MAYA IJ 2250 -25.00 -3.37 UNVR IJ 42000 1.08 3.17 GEMS IJ 2540 -11.50 -1.79 BMRI IJ 11075 0.68 1.60 JGLE IJ 426 -9.75 -0.96 UNTR IJ 23000 1.77 1.38 BBNI IJ 5975 -0.83 -0.85 TBIG IJ 5125 3.54 0.73 INCO IJ 2770 -2.46 -0.64 MYOR IJ 1900 1.88 0.72 ADRO IJ 1720 -1.15 -0.59 BDMN IJ 4300 1.90 0.70 SMGR IJ 9200 -1.08 -0.55 CTRA IJ 1380 2.99 0.69 INTP IJ 15375 -0.81 -0.43 PTPP IJ 3710 3.06 0.63 INDF IJ 7875 -0.63 -0.41 BSDE IJ 1895 1.88 0.62 MIKA IJ 2460 -1.20 -0.40
UPCOMING IPO'S
Company Business IPO Price
(IDR)
Issued
Shares (Mn) Offering Date Listing Underwriter
PT Forza Land Indonesia Property & Real Estate
300-350 312.50 TBA TBA Sinarmas Sekuritas PT Anugerah Berkah
Mandiri
Property & Real Estate
800-1250 3,333.33 TBA TBA RHB Securities, Mandiri, CIMB
Securities
PT Buyung Poetra Sembada
6 February 2017
DISCLAIMERThis report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in the report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.
CORPORATE INFO
6 February 2017
DIVIDEND
Stock DPS (IDR) Status CUM Date EX Date Recording Payment
BJTM 43.64 Cash Dividend 07 Feb’17 08 Feb’17 10 Feb’17 02 Mar’17
CORPORATE ACTIONS
Stock Action Ratio EXC. Price (IDR) CUM Date EX Date Trading Period
BULL Rights Issue 1:1 100.00 06 Feb’17 07 Feb’17 13 Feb – 21 Feb’17
PSKT Rights Issue 5:3 100.00 09 Feb’17 10 Feb’17 16 Feb – 22 Feb’17
BPFI Rights Issue 613:100 284.00 02 Mar’17 03 Mar’17 09 Mar – 15 Mar’17
RIMO Rights Issue 5:597 101.00 06 Mar’17 07 Mar’17 13 Mar - 17 Mar’17
GREN Rights Issue 1:20 550.00 TBA TBA TBA
PPRO Stock Split 1:4 -- TBA TBA TBA
KICI Stock Split 1:2 -- TBA TBA TBA
UNSP Reverse Stock 10:1 -- TBA TBA TBA
BLTZ Tender Offfer -- 6300.00 -- -- 02 Feb – 03 Mar’17
SOBI Tender Offfer -- 4250.00 -- -- 06 Apr – 05 May’17
GENERAL MEETING
Emiten AGM/EGM Date Agenda
RIMO RUPSLB 03-Feb-17
BUMI RUPST/LB 07-Feb-17
BKSL RUPSLB 07-Feb-17
BCIP RUPSLB 09-Feb-17
KBLV RUPSLB 10-Feb-17
BPFI RUPSLB 16-Feb-17
CNTX RUPSLB 21-Feb-17
CNTB RUPSLB 21-Feb-17
FPNI RUPSLB 28-Feb-17
BYAN RUPSLB 28-Feb-17
SOBI RUPSLB 28-Feb-17
6 February 2017
TECHNICAL ANALYSIS
6 February 2017
DISCLAIMER
This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in the report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.
PTPP
TRADING BUY
S1 3630 R1 3760 Trend Grafik Major Down Minor Up
S2 3500 R2 3890
Closing
Price 3710
Ulasan
• MACD line dan signal line indikasi positif • Stochastics fast line & slow indikasi positif • Candle chart indikasi sinyal positif • RSI berada dalam area overbought • Harga berada dalam area upper band Prediksi • Trading range Rp 3630-Rp 3760
• Entry Rp 3710, take Profit Rp 3760
Indikator Posisi Sinyal
Stochastics 54.24 Positif
MACD 10.07 Positif
True Strength Index (TSI) 48.22 Positif
Bollinger Band (Mid) 3599 Positif
MA5 3604 Positif 3,400 3,600 3,800 4,000 4,200 4,400 4,600 4,800
Jul August September October November December 2017 February
PT PP Downward Sloping Channel
3,598.5 3,558.75 3,440 3,424.09 3,412.63 3,412.63 3,412.63 3,604 3,710 3,710 3,710 3,840 3,875.36 0.0 10.0 20.0 30.0 40.0 50.0 60.0 70.0 80.0 90.0 PT PP - Stochastic %D(6,3,3) = 87.88, Stochastic %K = 90.29, Overbought Level = 80.00, Oversold Level = 20.00 87.8757
80 20 87.8757 90.2937 90.2937 -120.0 -100.0 -80.0 -60.0 -40.0 -20.0 0.0 20.0 40.0 60.0 0.0 PT PP - MACD (5,3) = -31.02, Signal() = -21.46 -31.0215 -21.4629 -60.0 -40.0 -20.0 0.0 20.0 40.0 60.0 80.0 PT PP - TSI(3,5,3) = 48.22, Volume() = 31,679,300.00 30.8064 0.00000 48.215 31,679,30 PT PPWilliam's % R(14)= 6 90Volume()= 31 679 300 00 -6.89655 31,679,30
Created with AmiBroker advanced charting and technical analysis software http://www amibroker com
NIKL
TRADING BUY
S1 3440 R1 3650 Trend Grafik Major Up Minor Down
S2 3230 R2 3860
Closing
Price 3570
Ulasan
• MACD line dan signal line indikasi negatif • Stochastics fast line & slow indikasi negatif • Candle chart indikasi potensi rebound • RSI berada dalam area oversold • Harga berada dalam area upper band Prediksi • Trading range Rp 3440-Rp 3650
• Entry Rp 3570, take Profit Rp 3650
Indikator Posisi Sinyal
Stochastics 75.09 Negatif
MACD 26.87 Negatif
True Strength Index (TSI) -22.60 Positif
Bollinger Band (Mid) 3298 Positif
MA5 3800 Negatif 600 1,200 1,800 2,400 3,000 3,600 4,200 4,800
Jul August September October November December 2017 February
NIKL Broadening Wedge
3,570 3,570 3,297.5 2,050 2,015.91 1,915 1,915 3,570 3,800 3,871.25 4,370 4,886.36 4,886.36 0.0 20.0 40.0 60.0 80.0 100.0 NIKL - Stochastic %D(6,3,3) = 28.77, Stochastic %K = 8.50, Overbought Level = 80.00, Oversold Level = 20.00
20 8.49928 8.49928 28.7706 28.7706 80 -150.0 -100.0 -50.0 0.0 50.0 100.0 0.0
NIKL - MACD (5,3) = 72.75, Signal() = 43.75 43.7549 72.7522
-80.0 -60.0 -40.0 -20.0 0.0 20.0 40.0 60.0 80.0 100.0 NIKL - TSI(3,5,3) = -22.60, Volume() = 2,865,200.00
0.00000
-22.597 3.26153 2,865,200
NIKLWilliam's % R(14)= 50 00Volume()= 2 865 200 00 -50 2,865,200
6 February 2017
TECHNICAL ANALYSIS
6 February 2017
DISCLAIMER
This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in the report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.
CTRA
TRADING BUY
S1 1350 R1 1400 Trend Grafik Major Down Minor Up
S2 1300 R2 1450
Closing
Price 1380
Ulasan
• MACD line dan signal line indikasi positif • Stochastics fast line & slow indikasi positif • Candle chart indikasi sinyal positif • RSI mendekati area overbought • Harga berada dalam area upper band Prediksi • Trading range Rp 1350-Rp 1400
• Entry Rp 1380, take Profit Rp 1400
Indikator Posisi Sinyal
Stochastics 65.72 Positif
MACD 8.35 Positif
True Strength Index (TSI) 45.67 Positif
Bollinger Band (Mid) 1305 Positif
MA5 1337 Positif 1,200 1,300 1,400 1,500 1,600 1,700
Jul August September October November December 2017 February
CT RA Upward Sloping Channel
Bullish Breakout 1,355 1,337 1,333.13 1,310 1,310 1,305.25 1,290 1,373.46 1,373.46 1,380 1,380 1,380 1,426.98 10.0 20.0 30.0 40.0 50.0 60.0 70.0 80.0 90.0 CT RA - Stochastic %D(6,3,3) = 62.74, Stochastic %K = 71.03, Overbought Level = 80.00, Oversold Level = 20.00
62.7401 62.7401 20 71.0256 71.0256 80 -30.0 -20.0 -10.0 0.0 10.0 20.0 30.0 0.0 CT RA - MACD (5,3) = -10.93, Signal() = -6.93 -10.9278 -6.93439 -60.0 -40.0 -20.0 0.0 20.0 40.0 60.0 80.0 CT RA - TSI(3,5,3) = 45.67, Volume() = 57,278,500.00 32.0304 0.00000 45.6659 57,278,50 CT RAWilliam's % R(14)= 6 90Volume()= 57 278 500 00 -6.89655 57,278,50
Created with AmiBroker advanced charting and technical analysis software http://www amibroker com
ASRI
TRADING BUY
S1 392 R1 406 Trend Grafik Major Down Minor Up
S2 378 R2 420
Closing
Price 398
Ulasan
• MACD line dan signal line indikasi positif • Stochastics fast line & slow indikasi positif • Candle chart indikasi sinyal positif • RSI berada dalam area netral • Harga berada dalam area upper band
Prediksi • Trading range Rp 392-Rp 406 • Entry Rp 398, take Profit Rp 406
Indikator Posisi Sinyal
Stochastics 39.70 Positif
MACD 1.29 Positif
True Strength Index (TSI) 20.02 Positif
Bollinger Band (Mid) 385 Positif
MA5 388.8 Positif 350.0 400.0 450.0 500.0 550.0
Jul August September October November December 2017 February
ASRI Upward Sloping Channel
396 396 388.8 388.25 385 382 347.948 398 398 398 416 456 456 0.0 10.0 20.0 30.0 40.0 50.0 60.0 70.0 80.0 ASRI - Stochastic %D(6,3,3) = 40.24, Stochastic %K = 56.82, Overbought Level = 80.00, Oversold Level = 20.00
40.2439 40.2439 20 56.8223 56.8223 80 -6.0 -4.0 -2.0 0.0 2.0 4.0 6.0 8.0 0.0 ASRI - MACD (5,3) = -2.00, Signal() = -0.98
-2.00019 -0.979756 -80.0 -60.0 -40.0 -20.0 0.0 20.0 40.0 60.0 ASRI - TSI(3,5,3) = 20.02, Volume() = 98,758,000.00
7.11927 0.00000 20.0176
98,758,00
ASRIWilliam's % R(14)= 39 13Volume()= 98 758 000 00 -39.1304 98,758,00
6 February 2017
TECHNICAL ANALYSIS
6 February 2017
DISCLAIMER
This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in the report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.
KAEF
TRADING BUY
S1 2090 R1 2250 Trend Grafik Major Up Minor Down
S2 1930 R2 2410
Closing
Price 2180
Ulasan
• MACD line dan signal line indikasi positif • Stochastics fast line & slow indikasi positif • Candle chart indikasi potensi rebound • RSI berada dalam area netral • Harga berada dalam area lower band
Prediksi • Trading range Rp 2090-Rp 2250 • Entry Rp 2180, take Profit Rp 2250
Indikator Posisi Sinyal
Stochastics 10.68 Positif
MACD -27.44 Positif
True Strength Index (TSI) -17.07 Positif
Bollinger Band (Mid) 2315 Negatif
MA5 2084 Positif 1,200 1,600 2,000 2,400 2,800 3,200
Jul August September October November December 2017 February
KAEF Downward Sloping Channel
2,111.25 2,084 2,000 1,940 1,940 1,916.67 1,916.67 2,180 2,180 2,180 2,315 2,440 2,777.54 0.0 10.0 20.0 30.0 40.0 50.0 60.0 70.0 80.0 90.0 100.0 KAEF - Stochastic %D(6,3,3) = 31.77, Stochastic %K = 49.19, Overbought Level = 80.00, Oversold Level = 20.00
31.7687 31.7687 20 49.193 49.193 80 -150.0 -100.0 -50.0 0.0 50.0 100.0 0.0 KAEF - MACD (5,3) = -5.94, Signal() = 9.00
-5.93807 8.99628 -80.0 -60.0 -40.0 -20.0 0.0 20.0 40.0 60.0 80.0 100.0 KAEF - TSI(3,5,3) = -17.07, Volume() = 12,971,300.00
-17.0677 -34.1797 0.00000
12,971,30
KAEFWilliam's % R(14)= 61 70Volume()= 12 971 300 00 -61.7021 12,971,30
Created with AmiBroker advanced charting and technical analysis software http://www amibroker com
INAF
TRADING BUY
S1 2430 R1 2670 Trend Grafik Major Up Minor Down
S2 2190 R2 2910
Closing
Price 2560
Ulasan
• MACD line dan signal line indikasi positif • Stochastics fast line & slow indikasi positif • Candle chart indikasi potensi rebound • RSI berada dalam area netral • Harga berada dalam area lower band
Prediksi • Trading range Rp 2430-Rp 2670 • Entry Rp 2560, take Profit Rp 2670
Indikator Posisi Sinyal
Stochastics 4.34 Positif
MACD -107.55 Positif
True Strength Index (TSI) -38.39 Positif
Bollinger Band (Mid) 3237 Negatif
MA5 2390 Positif 1,000 2,000 3,000 4,000 5,000 6,000
Jul August September October November December 2017 February
INAF Downward Sloping Channel
2,560 2,560 2,435 2,390 2,280 2,240 2,240 2,560 2,730.77 2,730.77 3,237 4,600 4,875.04 0.0 10.0 20.0 30.0 40.0 50.0 60.0 70.0 80.0 90.0 100.0 INAF - Stochastic %D(6,3,3) = 27.45, Stochastic %K = 45.12, Overbought Level = 80.00, Oversold Level = 20.00
27.4454 27.4454 20 45.1178 45.1178 80 -180.0 -120.0 -60.0 0.0 60.0 120.0 180.0 240.0 0.0 INAF - MACD (5,3) = -2.17, Signal() = 32.73
-2.16823 32.7339 -80.0 -60.0 -40.0 -20.0 0.0 20.0 40.0 60.0 80.0 100.0 INAF - TSI(3,5,3) = -38.39, Volume() = 22,663,300.00
-38.3906 -60.2718 0.00000
22,663,30
INAFWilliam's % R(14)= 85 26Volume()= 22 663 300 00 -85.2632 22,663,30
6 February 2017
TRADING VIEW
6 February 2017
DISCLAIMER
This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in the report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.
THESE RECOMMENDATIONS ARE BASED ON TECHNICAL AND ONLY INTENDED FOR ONE DAY TRADING
Price Support Resistance Indicators 1 Month
Ticker Rec
03-02-17 Entry Exit S2 S1 R1 R2 MACD Stoc* MA5* High Low
Agriculture
AALI Trading Sell 16000 16000 15850 15475 15850 16225 16600 Negatif Negatif Positif 17300 15725
LSIP Trading Sell 1575 1575 1560 1515 1560 1605 1650 Negatif Negatif Negatif 1790 1540
SGRO Trading Sell 2000 2000 1975 1915 1975 2040 2100 Negatif Negatif Positif 2000 1880
Mining
PTBA Trading Sell 11750 11750 11525 11200 11525 11850 12175 Positif Positif Positif 12825 10675
ADRO Trading Sell 1720 1720 1680 1680 1710 1740 1770 Negatif Negatif Negatif 1760 1650
MEDC Trading Sell 1475 1475 1455 1405 1455 1505 1555 Positif Negatif Positif 1600 1220
INCO Trading Sell 2770 2770 2700 2560 2700 2840 2980 Negatif Negatif Positif 3110 2230
ANTM Trading Sell 830 830 820 790 820 850 880 Positif Positif Positif 930 795
TINS Trading Sell 1100 1100 1070 1005 1070 1135 1200 Positif Positif Positif 1185 970
Basic Industry and Chemicals
WTON Trading Sell 825 825 810 810 820 830 840 Positif Positif Negatif 865 810
SMGR Trading Sell 9200 9200 9100 8900 9100 9300 9500 Positif Positif Positif 9500 8575
INTP Trading Sell 15375 15375 15250 15250 15325 15400 15475 Negatif Negatif Negatif 16000 14600
SMCB Trading Sell 905 905 895 865 895 925 955 Negatif Negatif Negatif 940 870
Miscellaneous Industry
ASII Trading Buy 8100 8100 8275 7975 8075 8175 8275 Positif Positif Positif 8275 7325
GJTL Trading Buy 1135 1135 1155 1095 1125 1155 1185 Positif Positif Negatif 1200 980
Consumer Goods Industry
INDF Trading Buy 7875 7875 8075 7700 7825 7950 8075 Negatif Negatif Negatif 8150 7200
GGRM Trading Sell 61800 61800 61575 61125 61575 62025 62475 Negatif Negatif Negatif 65600 60025
UNVR Trading Buy 42000 42000 42250 40750 41500 42250 43000 Positif Positif Positif 42000 37825
KLBF Trading Sell 1470 1470 1440 1440 1460 1480 1500 Negatif Negatif Positif 1575 1410
Property, Real Estate and Building Construction
BSDE Trading Buy 1895 1895 1925 1785 1855 1925 1995 Positif Positif Positif 1900 1550
PTPP Trading Buy 3710 3710 3760 3500 3630 3760 3890 Positif Positif Positif 3880 3440
WIKA Trading Sell 2490 2490 2470 2410 2470 2530 2590 Negatif Negatif Negatif 2590 2270
ADHI Trading Buy 2100 2100 2150 2060 2090 2120 2150 Positif Positif Positif 2260 1975
WSKT Trading Sell 2580 2580 2550 2550 2570 2590 2610 Positif Positif Positif 2680 2290
Infrastructure, Utilities and Transportation
PGAS Trading Buy 2870 2870 2910 2820 2850 2880 2910 Negatif Negatif Negatif 2920 2460
JSMR Trading Buy 4260 4260 4300 4210 4240 4270 4300 Positif Positif Positif 4400 4110
ISAT Trading Buy 6375 6375 6550 6175 6300 6425 6550 Positif Positif Positif 6550 5975
TLKM Trading Buy 3950 3950 4050 3840 3910 3980 4050 Positif Positif Positif 4030 3670
Finance
BMRI Trading Buy 11075 11075 11225 10925 11025 11125 11225 Positif Positif Positif 11725 10700
BBRI Trading Buy 12000 12000 12125 11900 11975 12050 12125 Positif Positif Positif 12325 10775
BBNI Trading Buy 5975 5975 6100 5875 5950 6025 6100 Positif Positif Positif 6075 5200
BBCA Trading Buy 15475 15475 15575 15350 15425 15500 15575 Positif Positif Positif 15875 14125
BBTN Trading Buy 1890 1890 1920 1860 1880 1900 1920 Negatif Negatif Negatif 1930 1610
Trade, Services and Investment
UNTR Trading Sell 23000 23000 22800 22475 22800 23125 23450 Positif Positif Positif 22975 19200