• Tidak ada hasil yang ditemukan

Journal Speed Sentra Penelitian Engineering dan Edukasi Volume 1 No ijns.org

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Journal Speed Sentra Penelitian Engineering dan Edukasi Volume 1 No ijns.org"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

Pembuatan Mobile Learning

Kerja Bangku Untuk Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri Dua Karanganyar

Ali Marsanto, Tri Irianto Tjendrowasono Universitas Surakarta

ABSTRACT: The development of mobile applications in the recent era, advancing so rapidly. From year to year, the use of gadgets is increasing and more and more features or content offered. Mobile applications are applications that are developed and implemented in an environment of mobile devices such as Personal Digital Assistant (PDA), Smartphone and Mobile (HP). Besides the content that is mostly still are entertainment.

Not been widely used software applications to media study. So in this study will make learning software applications such as Mobile Learning Work Bench.

The aim of this study was to produce a Mobile Learning Work Bench for students majoring Machining at SMK Negeri 2 Karanganyar and benefit from the manufacture of Mobile Learning Work Bench as a medium of learning that will facilitate the students of SMK Negeri 2 Karanganyar in studying Mechanical Machining especially Work Bench. In the manufacture of Mobile Learning taken some respondents to get good results, then used some method of research is the method of data collection, methods of software development, testing and implementation.

Expected terbentukya Mobile Learning Work Bench can be used as a medium of learning with mobile phones so that the students of SMK Negeri 2 Karanganyar more flexibility in learning the Work Bench.

Keywords: Mobile Learning

ABSTRAK: Perkembangan aplikasi mobile di era belakangan ini, maju begitu pesat. Dari tahun ke tahun, penggunaan gadget semakin meningkat dan semakin banyak fitur atau konten yang ditawarkan. Aplikasi Mobile adalah aplikasi yang dikembangkan dan dijalankan dalam lingkungan

device mobile seperti Personal Digital Assistant (PDA), Smartphone dan Handphone (HP). Selain itu konten yang ada kebanyakan masih bersifat hiburan.

Belum banyak dimanfaatkan aplikasi software untuk media belajar. Maka dalam penelitian ini akan membuat aplikasi software pembelajaran berupa Mobile Learning Kerja Bangku.

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan Mobile Learning Kerja Bangku untuk siswa jurusan Pemesinan di SMK Negeri 2 Karanganyar dan manfaat dari pembuatan Mobile Learning Kerja Bangku sebagai media pembelajaran yang akan mempermudah pelajar SMK Negeri 2 Karanganyar dalam belajar Teknik Pemesinan khususnya Kerja Bangku. Dalam pembuatan Mobile Learning ini diambil beberapa responden untuk mendapatkan hasil yang baik, maka digunakan beberapa metode penelitian yaitu metode pengumpulan data, metode pengembangan software, uji coba dan implementasi.

Diharapkan terbentukya Mobile Learning Kerja Bangku ini dapat digunakan sebagai media belajar dengan Handphone sehingga pelajar SMK Negeri 2 Karanganyar lebih leluasa dalam belajar Kerja Bangku.

Kata Kunci : Mobile Learning

1. PENDAHULUAN

Perkembangan aplikasi mobile di era belakangan ini, maju begitu pesat. Dari tahun ke tahun, penggunaan gadget semakin meningkat dan semakin banyak fitur yang ditawarkan. Aplikasi Mobile adalah aplikasi yang didevelop dan dijalankan dalam lingkungan device mobile seperti Personal Digital Assistant (PDA), Smartphone dan Handphone. Dengan menggunakan Device Mobile maka mobilitas user dalam melakukan suatu pekerjaan akan bertambah leluasa tanpa terbebani perangkat lain seperti Personal Computer (PC), laptop yang memiliki bobot lebih berat. Sekarang ini penggunaan Handphone menjangkau seluruh kalangan masyarakat tak terkecuali para pelajar. Tetapi fungsi Handphone bagi pelajar sekedar alat komunikasi dan hiburan semata.

Kerja bangku adalah salah satu mata diklat baik praktek maupun teori di jurusan Teknik Pemesinan di SMK Negeri 2 Karanganyar. Sistem pembelajaran kerja bangku di SMK Negeri 2 Karanganyar masih dengan cara manual yaitu guru memberikan catatan dengan menulis dipapan tulis, hal itu karena siswa kesulitan mendapatkan buku-buku teknik di pasaran terutama bidang kerja bangku. Metode tersebut kurang efektif dan menyita banyak waktu yang seharusnya digunakan untuk praktek kerja bangku. Dari masalah tersebut dapat diatasi dengan pembuatan pembelajaran dengan menggunakan fungsi Handphone (mobile Learning) yaitu suatu pembelajaran yang dapat dijalankan di sebuah handphone, untuk itu penulis melakukan penelitian pembuatan mobile learning Kerja Bangku untuk Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 2 Karanganyar.

(2)

2. PERUMUSAN MASALAH

Perlunya membuat konten pembelajaran kerja bangku untuk siswa Teknik Pemesinan di SMK Negeri 2 Karanganyar yang dapat digunakan dengan media mobile (Handphone)”.

3. BATASAN MASALAH

I. Di Hand Phone berbasis java dengan spesifikasi minimum:

1. MIDP-2.0 2. CLDC-1.0

3. Internal memori 5 Mb

II. Konten Pembelajaran kerja bangku meliputi:

1. Teori Kerja Bangku 2. Alat ukur Kerja Bangku 4. TUJUAN PENELITIAN

Terbentuknya aplikasi Mobile Learning kerja bangku untuk media belajar dengan Handphone pada siswa jurusan Teknik Pemesinan SMK Negeri 2 Karanganyar. 5. MANFAAT PENELITIAN Manfaat dari penelitian pembuatan Mobile Learning kerja bangku yaitu pengguna (siswa SMK Negeri 2 Karanganyar jurusan Teknik Pemesinan) dapat belajar materi kerja bangku secara mobile dengan perangkat Handphone.

6. PERANGKAT MOBILE

Perangkat mobile memiliki banyak jenis dalam hal ukuran, desain dan layout, tetapi mereka memiliki kesamaan karakteristik yang sangat berbeda dari sistem desktop.

1. Ukuran Kecil

Perangkat mobile memiliki ukuran yang kecil. Konsumen menginginkan perangkat yang terkecil untuk kenyamanan dan mobilitas perangkat mobile.

2. Memory Terbatas

Perangkat mobile juga memiliki memory yang kecil, yaitu primary (RAM) dan secondary (disk). Pembatasan ini adalah salah satu faktor yang mempengaruhi penulisan program untuk berbagai jenis dari perangkat ini. Dengan pembatasan jumlah dari memory, pertimbangan-pertimbangan khusus harus diambil untuk memelihara pemakaian dari sumber daya yang mahal ini.

3. Daya Proses yang Terbatas

Sistem mobile tidaklah setangguh rekan perangkat mobile yaitu

adalah beberapa faktor yang mempengaruhi status dari sumber daya ini.

4. Mengkonsumsi Daya yang Rendah Perangkat mobile menghabiskan sedikit daya dibandingkan dengan mesin desktop. Perangkat ini harus menghemat daya karena mereka berjalan pada keadaan dimana daya yang disediakan dibatasi oleh baterai-baterai.

5. Kuat dan Dapat Diandalkan

Karena perangkat mobile selalu dibawa kemana saja, perangkat mobile harus cukup kuat untuk menghadapi benturan-benturan, gerakan, dan sesekali tetesan-tetesan air.

7. NETBEANS

Netbeans adalah sebuah lingkungan pengembangan sebuah alat untuk menulis pemrogram, mengompilasi, mencari kesalahan dan menyebarkan program. Netbeans IDE ditulis dalam Java - namun dapat mendukung bahasa pemrograman lain. Terdapat banyak modul untuk memperluas Netbeans IDE. Netbeans IDE adalah sebuah produk bebas dengan tanpa batasan

bagaimana digunakan. (http://www.netbeans.org/, 2009)

8. KERJA BANGKU

Kerja Bangku adalah salah satu mata diklat pada Sekolah Menengah Kejuruan khususnya jurusan Teknik Pemesinan. Kerja bangku merupakan mata diklat yang terdiri dari dua komponen yaitu praktikum dan teori. Beberapa sub bidang dalam kerja bangku adalah pengenalan jenis-jenis peralatan kerja bangku, penggunaan alat-alat tersebut dan sedikit tentang perbaikan atau maintenace. (Anwar Fuady, 1998)

9. ANALISIS DAN PERANCANGAN 1. Personal Computer (PC)

Spesifikasi PC yang diperlukan untuk kebutuhan pembuatan Mobile Learning Kerja Bangku yaitu :

a. Microprocessor Pentium IV atau yang lebih tinggi.

b. Memori 512 MB atau yang lebih tinggi. c. Harddisk 40 GB atau lebih tinggi. d. Monitor, keyboard, dan mouse.

2. Handphone yang digunakan berbasis java dengan spesifikasi sebagai berikut :

3. MIDP 2.0, CLDK 1.0 atau yang lebih tinggi 4. Internal memory minimal 4Mb atau lebih tinggi 10. PERANCANGAN HALAMAN

(3)

2. Form Pilihan

Gambar Halaman Pilihan memulai 3. Form Menu Utama

Gambar Form Menu Utama 4. Form Menu Materi

Gambar Form Menu Materi 5. Form Pilihan Alat Ukur

Gambar Form Alat Ukur

6. Form BAB

Gambar Form BAB 7. Form Halaman isi

Gambar Form Halaman isi 11. PERANCANGAN PROGRAM Perancangan program ini berisi langkah – langkah pembuatan aplikasi MIDP dan pengokneksian antara form satu dengan form lainnya dengan menggunakan Netbeans IDE 5.5.1. Adapun perinciannya sebagai berikut :

Pembuatan Aplikasi MIDP

1.

Masuk ke File > New Project. Pada Categories pilih Java ME dan pada project pilih Mobile Application dan menekan tombol Next

Gambar Project MIDP Application

2.

Memasukkan ”Mobile Application ” pada field Project Name. Tentukan Project Location di direktori yang ada pada komputer

MASUK

KELUAR

Petunjuk

Biografi

Materi

Alat Ukur Teori kerja bangku

1. Jangka sorong 2. Mikromete r 3. Mistar 4 Pisau BAB 1 BAB 2 BAB 3

Gambar

xxxxxxxxxxxxxxx

xxxxxxxxxxxxxxx

xxxxxxxxxxxxxxx

xxxxxxxxxxxxxxx

xxxxxxxxxxxxxxx

xxxxxxxxxxxxxxx

xxxxxxxxxxxxxxx

(4)

Gambar Project Name dan Project Location

3.

Menghapus tanda (√) centang

pada chexbox Create Hello Midlet, kemudian menekan tombol Next

4.

Kemudian memilih Sun Java

Wireless Toolkit 2.5.2 for CLDC sebagai emulator ponsel atau handphone, dan menekan tombol Next

Gambar Device Configuration

5.

Kemudian masuk ke folder ”Configuration templates provided by installed CLDC Platform” dan Sun Java Wireless Toolkit 2.5.2 for CLDC. Memberikan tanda checkbox pada salah satu model tampilan untuk emulator yang digunakan, dan menekan tombol Finish

Gambar Konfigurasi tambahan

6.

Kemudian mendesain aplikasi dengan Visual Mobile Designer dengan menekan klik kanan pada project Kerja bangku, masuk ke New Visual MIDlet, field MIDlet Name, memberi nama Kerja bangku dan Package kemudian memasukkan nama Kerja Bangku sebagai penampung MIDlet yang dibuat

Gambar Membuat file baru

Gambar Membuat nama MIDlet

7.

Kemudian membuat flow designer untuk merancang aplikasi mobile

Gambar Tampilan Netbeans 6.5 12. KOMPILASI PROJECT.

Apabila program sudah jadi maka untuk menjalankan uji coba program di Netbeans maka pilih Run Project atau klik F6.

KESIMPULAN

Dari hasil pembahasan, maka dapat ditarik kesimpulan :

a. Mobile (handphone) selain

sebagai alat komunikasi dan hiburan juga dapat digunakan sebagai media belajar atau perangkat untuk belajar

b. Dengan Mobile Learning

Kerja bangku pelajar ( pelajar SMK Teknik Pemesinan) dapat belajar teori kerja bangku tanpa harus membawa buku, dan cukup dengan membawa handphone.

SARAN

Penulis menyadari bahwa masih banyak kelemahan ataupun kekurangan dalam mobile learning kerja bangku yang dikarenakan keterbatasan waktu dan kemampuan penulis. Kekurangan dan kelemahan antara lain : desain dan tampilan aplikasi kurang bagus dengan

(5)

yang disajikan kurang lengkap karena kurangnya buku teori kerja bangku yang dipakai. Maka dari itu, penulis mengharapkan kritik yang membangun untuk menyempurnakan bagi pengembang selanjutnya.

DAFTAR PUSTAKA

[1] Anwar fuady. Dasar-dasar Praktik Kerja bangku. Angkasa. Jakarta. 1998

[2] Avestro, Joyce. Pengembangan

Perangkat Mobile. Jardiknas : Jedi. 2007 [3] Drs. Solih Rohyana. Menggunakan

Perkakas Tangan SMK Tingkat 1. Armico. Bandung. 2004

[4] Eko Priyono utomo. Panduan Mudah Mengenal Bahasa JAVA.Yrama Widya.Jakarta.2009

[5] Matius Soesilo Wijono dkk. Pemrograman Java servlet dan JSP dengan NetBeans. Andi. Yogyakarta.2007 [6] Mulyana, Edi S.Trik dan Teknik

Profesional CorelDraw 12.Andi.Yogyakarta.2005

Gambar

Gambar Membuat file baru

Referensi

Dokumen terkait

Searah dengan apa yang telah dijelaskan pada latar belakang maka, peneliti menemukan adanya kerawanan keluarnya informasi tentang pasien kepada pihak luar yang bertanggung jawab,

Metode Risk Based Inspection (RBI) digunakan dalam penelitian ini, untuk menentukan program dan rencana inspeksi berdasarkan risiko kegagalan dan konsekuensi kegagalan

Efisiensi usaha jenang ketan tingkat rumah tangga merupakan perbandingan antara total penerimaan rata-rata yang diterima oleh produsen jenang ketan dengan rata-rata

(2010), merupakan perhitungan kemajuan secara genetic yang dihitung dengan membandingkan karakter antara populasi terseleksi dengan populasi rataan atau kontrol. Data yang

Puji dan syukur, penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas berkat dan kasih-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan penelitian dan penyusunan skripsi dengan judul

Berikut adalah contoh dari desain skid Custody Transfer untuk mengukur aliran 2 juta barel per hari (BPD) atau 83333.34 BPH minyak mentah pada pipeline dengan

Mengkoordinir dan bertanggung jawab terhadap semua kegiatan promosi kesehatan di wilayah kerja puskesmas.. Perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi kegiatan

jaringan Jalan tertentu dan/atau di pusat kegiatan; memberlakukan sistem stiker lisensi memasuki kawasan pengendalian Lalu Lintas; menyediakan Kendaraan Bermotor