• Tidak ada hasil yang ditemukan

Jurnal Impact Test

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Jurnal Impact Test"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

BAB 1 BAB 1

PENDAHULUAN PENDAHULUAN

1.1

1.1 LataLatar Ber Belakanlakangg

Perkembangan teknologi dari masa ke masa semakin maju, kemajuan teknologi Perkembangan teknologi dari masa ke masa semakin maju, kemajuan teknologi sangat membantu manusia dan memberikan kemudahan dalam melakukan segala sangat membantu manusia dan memberikan kemudahan dalam melakukan segala ses

sesuauatutunynya. a. BeBerbrbagagai ai bibidadang ng kekehihidudupapan n mamanunusia sia sasangngat at bebergrganantutung ng papadada tekno

teknologi logi seperti transportasiseperti transportasi, , komukomunikasinikasi, , bangubangunan nan dan dan peralatperalatan an elektrelektronik onik  rumah tangga. Suatu teknologi akan berfungsi dengan baik dan maksimal apabila rumah tangga. Suatu teknologi akan berfungsi dengan baik dan maksimal apabila terbuat dari bahan atau material yang baik pula. Produk-produk elektronik, alat terbuat dari bahan atau material yang baik pula. Produk-produk elektronik, alat tra

transpnsportortasi asi dan dan bahbahan an banbangungunan an akaakan n memmemilikiliki i funfungsi gsi baibaik k apaapabilbila a bahbahanan  penyusunnya merupakan bah

 penyusunnya merupakan bahan dengan sifat mekanik yang baik.an dengan sifat mekanik yang baik.

Salah satu sifat mekanik material adalah keuletannya, tingkat keuletan material Salah satu sifat mekanik material adalah keuletannya, tingkat keuletan material menentukan fungsinya ketika digunakan. Tingkat kegetasan material terpengaruh menentukan fungsinya ketika digunakan. Tingkat kegetasan material terpengaruh ol

oleh eh bebebeberarapa pa hahal, l, sepseperterti i bebebaban n kekejujut, t, tetekikikakan, n, susuhu hu dadan n lalainin-la-lainin. . UnUntutuk k  menge

mengetahui keuletan daripada tahui keuletan daripada suatu material suatu material perlu dilakukaperlu dilakukan n suatu pengujiansuatu pengujian  bahan.

 bahan. Pengujian Pengujian yang yang dilakukan dilakukan untuk untuk mengetahui mengetahui keuletan keuletan material material adalahadalah  pengujian

 pengujian impak. impak. Pengujian Pengujian dilakukan dilakukan pada pada beberapa beberapa sampel sampel atau atau spesimen spesimen daridari suatu jenis material. Pengujian impak dapat dilakukan dengan dua metode yaitu suatu jenis material. Pengujian impak dapat dilakukan dengan dua metode yaitu den

dengan metogan metodede charpycharpy dadan metn metododee izzod izzod . Met. Metododee charpycharpy  banyak dilakukan di  banyak dilakukan di Amerik

Amerika Serikat, sedangka Serikat, sedangkan metodean metode izzod izzod   banyak dilakukan di ropa. !engan  banyak dilakukan di ropa. !engan mengetahui sifat suatu material melalui pengujian, maka dapat meminimalisir  mengetahui sifat suatu material melalui pengujian, maka dapat meminimalisir  resi

resiko ko kegkegagaagalan lan funfungsi gsi dardari i proproduk duk yanyang g di"di"iptiptakaakan n dari dari matmaterierial al tertersebusebut.t. #euletan material dapat diketahui apabila terjadi perpatahan. Ada dua golongan #euletan material dapat diketahui apabila terjadi perpatahan. Ada dua golongan  patahan

 patahan yaitu yaitu patah patah getas getas danpatah uledanpatah ulet. t. Maka Maka daripada daripada itu, itu, praktikum pengujianpraktikum pengujian impak ini sangat diperlukan oleh mahasis$a agar mengetahui "ara melakukan impak ini sangat diperlukan oleh mahasis$a agar mengetahui "ara melakukan  pengujian

 pengujian keuletan keuletan material material dan dan mengetahui mengetahui "ara "ara melakukan melakukan perhitungan perhitungan tingkattingkat keuletan material.

(2)

1.2

1.2 Rumusan Rumusan MasalahMasalah

%umusan masalah dalam per"obaan uji impa"t adalah %umusan masalah dalam per"obaan uji impa"t adalah &.

&. BagaimBagaimana menana menentukentukan eneran energy ygy yang dapang dapat diserat diserap logap logam terham terhadapadap  beban yang mendadak'

 beban yang mendadak' (.

(. BagaimBagaimana pana pengaruengaruh temh temperatuperature terhre terhadap adap ketahketahanan anan impa"t'impa"t'

1.3

1.3 TuTujuan juan Perc!aanPerc!aan

Adapun tujan dari per"obaan ini adalah Adapun tujan dari per"obaan ini adalah

&.

&. MenenMenentukan tukan energy energy yang dyang dapat dapat diserap liserap logam togam terhadaerhadap bebap beban yann yangg mendadak 

mendadak  (.

(. PenPengargaruh temuh temperperatuature terhre terhadaadap ketahp ketahanaanan impa"n impa"tt

1."

1." Batasan Batasan MasalahMasalah

!alam per"obaan uji impak terdapat batasan masalah yaitu pengujian !alam per"obaan uji impak terdapat batasan masalah yaitu pengujian menggunakan spe"imen ASTM A

menggunakan spe"imen ASTM A&)&. Metode pengujian dan &)&. Metode pengujian dan spe"imenspe"imen

 berdasarkan standar *+S  ((( dengan tiga ariable per"obaan y

 berdasarkan standar *+S  ((( dengan tiga ariable per"obaan yaitu -(/aitu -(/ °° , /, / °

°  dan &// dan &// °°

1.#

1.# $%stemat%ka $%stemat%ka Penul%sanPenul%san

Penulisan laporan ini dibagi menjadi lima bab. Bab + menjelaskan mengenai latar  Penulisan laporan ini dibagi menjadi lima bab. Bab + menjelaskan mengenai latar   belakang,rumusan

 belakang,rumusan masalah, masalah, tujuan tujuan per"obaan, per"obaan, batasan batasan masalah, masalah, sistematikasistematika  penulisan.

 penulisan. Bab Bab ++ ++ menjelaskan menjelaskan mengenai mengenai tinjauan tinjauan pustaka pustaka yang yang berisi berisi mengenaimengenai teo

teori ri sinsingkagkat t dardari i perper"ob"obaan aan yanyang g dildilakuakukankan, , Bab Bab +++ +++ menmenjelajelaskaskan n menmengengenaiai metode penelitian, Bab +0 menjelaskan mengenai data per"obaan, dan Bab 0 metode penelitian, Bab +0 menjelaskan mengenai data per"obaan, dan Bab 0 menjelaskan mengenai kesimpulan dari per"obaan.

(3)

BAB 2 BAB 2 DA$AR TE&R' DA$AR TE&R'

2.1

2.1 Uj% 'Uj% 'm(am(ak k 

Pengujian +mpak merupakan pengujian yang mengukur ketahanan baan terhadap Pengujian +mpak merupakan pengujian yang mengukur ketahanan baan terhadap  beban

 beban kejut. kejut. +nilah +nilah yang yang membedakan membedakan pengujian pengujian impak impak dengan dengan pengujian pengujian tarik tarik  dan kekerasan dimana pembebanan dilakukan se"ara perlahan-lahan. Pengujian dan kekerasan dimana pembebanan dilakukan se"ara perlahan-lahan. Pengujian impak merupakan suatu upaya untuk mensimulasikan kondisi operasi material impak merupakan suatu upaya untuk mensimulasikan kondisi operasi material yang sering

yang sering ditemuditemui i dalam perlengkadalam perlengkapan pan konstkonstruksi dan ruksi dan treansptreansportasi dimanaortasi dimana  beban tidak selamanya te

 beban tidak selamanya terjadi se"ara rjadi se"ara perlahan-lahan melainkan dating perlahan-lahan melainkan dating se"ara tiba-se"ara tiba-tiba, "ontoh deformasi pada bumper mobil pada saat ke"elakaan.

tiba, "ontoh deformasi pada bumper mobil pada saat ke"elakaan.

!asar pengujian impak ini adalah penyerapan energi potensial dari pendulum !asar pengujian impak ini adalah penyerapan energi potensial dari pendulum  beban

 beban yang yang berayun berayun dari dari suatu suatu ketinggian ketinggian tertentu tertentu dan dan menumbuk menumbuk benda benda ujiuji seh

sehingingga ga benbenda da uji uji menmengalgalami ami defdeformormasi asi makmaksimsimum um hinhingga gga menmengakgakibaibatkatkann  perpatahan. Pada

 perpatahan. Pada pengujian impak pengujian impak ini banyaknya energy ini banyaknya energy yang diserap yang diserap oleh bahanoleh bahan un

untutuk k teterjrjadadininyya a peperprpatatahahan an memerurupapakakan n ukukururan an keketatahahananan n imimpapak k atatauau ket

ketangangguhguhan an bahbahan an tertersebusebut. t. SuaSuatu tu matematerial rial dikdikataatakan kan tantanggugguh h bilbila a memmemilikilikii kem

kemampampuan uan menmenyeyerap rap bebbeban an kejkejut ut yanyang g besbesar ar tantanpa pa menmengalgalami ami retretak ak ataatauu def

deformormasi dengaasi dengan n mudmudah. ah. 1am1ambar dibabar diba$ah ini $ah ini memmemberiberikan ilustkan ilustrasi suatrasi suatuu  pengujian impak dengan metode "harpy

 pengujian impak dengan metode "harpy..

1ambar (.& +lustrasi uji impak dengan metode "harpy 1ambar (.& +lustrasi uji impak dengan metode "harpy

(4)

Pada pengujian impak, energi yang diserap oleh benda uji biasanya dinyatakan Pada pengujian impak, energi yang diserap oleh benda uji biasanya dinyatakan dalam satuan joule dan diba"a langsung pada skala 2dial3 petunjuk yang telah dalam satuan joule dan diba"a langsung pada skala 2dial3 petunjuk yang telah dikalibrasi yang terdapat pada mesin penguji. 4arga impak 2

dikalibrasi yang terdapat pada mesin penguji. 4arga impak 2H'H'3 suatu bahan yang3 suatu bahan yang diuji dengan metode 5harpy diberikan oleh 6

diuji dengan metode 5harpy diberikan oleh 6

dimana  adalah energi yang diserap dalam satuan joule dan A luas penampang di dimana  adalah energi yang diserap dalam satuan joule dan A luas penampang di  ba$ah takik dalam satuan mm

 ba$ah takik dalam satuan mm((..

dimana 6 dimana 6

P 7 beban yang diberikan 28e$ton3 P 7 beban yang diberikan 28e$ton3

4/ 7 ketinggian a$al bandul 2mm3 4/ 7 ketinggian a$al bandul 2mm3

4& 7 ketinggian akhir setelah terjadi perpatahan benda uji 2mm3 4& 7 ketinggian akhir setelah terjadi perpatahan benda uji 2mm3

Benda uji impak dikelompokkan kedalam dua golongan sampel standar 2ASTM Benda uji impak dikelompokkan kedalam dua golongan sampel standar 2ASTM -()3 yaitu batang uji 5harpy 2 metode 5harpy - USA3 dan batang uji +9od -()3 yaitu batang uji 5harpy 2 metode 5harpy - USA3 dan batang uji +9od 2metode +9od :

2metode +9od : Inggris dan Ero Inggris dan Eropapa 3.3.

&.

&. Batang Uj% )har(*Batang Uj% )har(* Sa

Sampmpel el ujuji i mememimililiki ki didimemensnsi i ukukururan an yayaititu u &/&/;&;&/;/;<< << mm mm 2ti2tingnggi gi ; ; lelebabar r ;;  panjang3.

 panjang3. !engan !engan posisi posisi takik takik 22notchnotch3 berada di tengah, kedalaman takik ( mm3 berada di tengah, kedalaman takik ( mm dari permukaan benda uji, dan sudut takik <

dari permukaan benda uji, dan sudut takik < derajat. Bentuk takik berupa huruf derajat. Bentuk takik berupa huruf  U, 0 , key hole 2seperti lubang ke"il3. Benda diletakkan pada tumpuan dengan U, 0 , key hole 2seperti lubang ke"il3. Benda diletakkan pada tumpuan dengan  posisi

 posisi hori9ontal hori9ontal dan dan tidak tidak dijepit. dijepit. 4al 4al ini ini meneybabbkan pengujian meneybabbkan pengujian berlangsungberlangsung lebih "epat,

lebih "epat, sehingsehingga ga memudmemudahkan untuk ahkan untuk melakmelakukan pengujian pada ukan pengujian pada temperatemperatur tur 

HI =

HI =

E/A

E/A

E = P (H

E = P (H

00

-H

-H

11

))

(5)

tr

tranansisisinsinyaya. . SeSedadangngkakan n ayayununan an babandndul ul dadari ri araarah h bebelalakakang ng tatakikik k dedengnganan  pembebanan dilakukan dari arah pungg

 pembebanan dilakukan dari arah punggung takik.ung takik.

1ambar (.( Batang uji "harpy 1ambar (.( Batang uji "harpy (.

(. Batang Uj% '+,Batang Uj% '+,

Sampel uji memiliki dimensi ukuran yaitu &/;&/;=< 2tinggi ; lebar ; panjang3. Sampel uji memiliki dimensi ukuran yaitu &/;&/;=< 2tinggi ; lebar ; panjang3. !engan posisi takik berada pada jarak (> mm dari ujung benda uji, kedalaman !engan posisi takik berada pada jarak (> mm dari ujung benda uji, kedalaman takik ( mm dari permukaan benda uji, dengan sudut takik < derajat. Bentuk takik  takik ( mm dari permukaan benda uji, dengan sudut takik < derajat. Bentuk takik   berupa

 berupa huruf huruf U, U, 0 0 , , key key hole hole 2seperti 2seperti lubang lubang ke"il3. ke"il3. Benda Benda diletakkan diletakkan dengandengan tump

tumpuan uan posiiposiisertiksertikal al dan dan dijepit menyebabdijepit menyebabkan kan pengpengujian ujian berlanberlangsung lama,gsung lama, seh

sehiningggga a titidadak k "o"o"o"ok k didigugunanakakan n papada da pepengngujujiaian n dedengngan an temtempeperatratur ur yayangng  berariasi.

 berariasi. Sedangkan Sedangkan ayunan ayunan bandul bandul dari dari arah arah depan depan takik takik dengan dengan pembebananpembebanan dilakukan dari arah muka takik.

dilakukan dari arah muka takik.

1ambar (.) Batang Uji +9od 1ambar (.) Batang Uji +9od Pen

Pengukgukurauran n lain lain yanyang g ?el?ela a dildilakuakukan kan daldalam am penpengujgujian ian impimpak ak "ha"harpy rpy adaadalahlah  penelaahan

 penelaahan permukaan permukaan untuk untuk menentukan menentukan jenis jenis perpatahan perpatahan 2fra"tografi3 2fra"tografi3 yangyang terjadi. Se"ara umum sebagaimana analisis perpatahan pada benda hasil uji ?elat terjadi. Se"ara umum sebagaimana analisis perpatahan pada benda hasil uji ?elat maka perpatahan impak digolongkan menjadi ) jenis perpatahan, yaitu 6

(6)

o

o Per(atahan !erserat -Per(atahan !erserat - fibrous  fibrous fracture)fracture),, yang melibatkanyang melibatkan mek

mekanianisme sme perpergesgeseran eran bidbidangang-bid-bidang ang #ri#ristal stal di di daldalamam material @ logam 2logam3 yang ulet 2du"tile3.

material @ logam 2logam3 yang ulet 2du"tile3. o

o Per(Per(atahatahan granular  an granular  kr%skr%stal%ntal%n// yang dihasilkan olehyang dihasilkan oleh mek

mekanianisme sme pempembelbelahaahan n "lea"leaagage e padpada a butbutir-ir-butbutir ir dardarii material @ logam 2logam3 yang rapuh 2brittle3.

material @ logam 2logam3 yang rapuh 2brittle3. o

o Per(atahan cam(uran/Per(atahan cam(uran/ merupakan kombinasi kedua jenismerupakan kombinasi kedua jenis  perpatahan di atas.

 perpatahan di atas. +n

+nfoformrmasi asi lailain n yayang ng dadapapat t didipeperoroleh leh dadari ri pepengngujujiaian n imimpapak k adadalaalahh ttememppeerratatuur r ttrranansisissi i bbahahaann.. TTeempmpereratatur ur trtranansisisisi aaddaallaah h tteemmppeerraattuur r yyaanngg menunjukkan transisi perubahan jenis temperature yang berbeda-beda maka akan menunjukkan transisi perubahan jenis temperature yang berbeda-beda maka akan terl

terlihaihat t bahbah$a $a padpada a temtemperaperaturture e tintinggi ggi matmateriaerial l akaakan n berbersifasifat t ulet 2ulet 2ductileductile3.3. Sed

Sedangangkan kan padpada a temtemperperatuatur r renrendah dah matmateriaerial l akaakan n berbersifasifat t raprapuh uh atau atau getgetasas 2b

2bririttlttle3e3. . eenonomemena na inini i beberkrkaitaitan an dedengngan an iibrbrasi asi atatomom-at-atom om babahahan n papadada temper

temperature yang beature yang berbeda dimrbeda dimana pada tempeana pada temperature kamrature kamar ar ibraibrasi itu beradasi itu berada da

dalalam m kokondndisisi i kekesesetitimbmbanangagan n dadan n seselalanjnjututnynya a akakan an memenjnjadadi i titingnggi gi bibilala temperature dinaikkan 2ingatlah bah$a energy panas merupakan suatu driing temperature dinaikkan 2ingatlah bah$a energy panas merupakan suatu driing for

for"e "e terhterhadaadap p perpergergerakkakkan an parpartiktikel el atom atom bahbahan3an3. . 00ibibrasi rasi atoatom m inilinilah ah yanyangg  berperan

 berperan sebagai sebagai suatu penghalang suatu penghalang 22obstacleobstacle3 terhadap pergerakan dislokasi pada3 terhadap pergerakan dislokasi pada saat terjadi deformasi kejut@impak dari luar.

saat terjadi deformasi kejut@impak dari luar.

!engan semakin tinggi ibrasi itu maka pergerakan disklokasi menjadi !engan semakin tinggi ibrasi itu maka pergerakan disklokasi menjadi relatie sulit sehingga dibutuhkan energy yang lebih besar untuk mematahkan relatie sulit sehingga dibutuhkan energy yang lebih besar untuk mematahkan  benda

 benda uji. uji. Sebaliknya Sebaliknya pada pada temperature temperature diba$ah diba$ah / / derajat derajat "el"ius, "el"ius, ibrasi ibrasi atomatom rela

relatitie e sedsedikiikit t sehisehinggngga a padpada a saat saat bahbahan an diddidefoeformarmasi si perpergergerakaakan n disdisloklokasiasi men

menjadjadi i leblebih ih mumudah dah dan dan benbenda da uji uji menmenjadjadi i lebilebih h mumudah dah dipdipatahatahkan kan dendengangan ene

energy rgy yanyang g relarelatitie e leblebih ih renrendahdah. . +nf+nformormasi asi menmengengenai ai temtemperperatuature re tratransinsisisi menjadi demikian penting bila suatu material akan didesain untuk aplikasi yang menjadi demikian penting bila suatu material akan didesain untuk aplikasi yang melibatkan rentang temperature yag besar, misalnya dari temperature diba$ah / melibatkan rentang temperature yag besar, misalnya dari temperature diba$ah / der

derajat ajat "el""el"ius ius hinhingga gga temtemperperatuature re tintinggi ggi diadiatas tas &// &// derderajat ajat "el"el"ius"ius. . 5on5ontohtoh sy

systestem m pepenunukakar r papananas s 22heta heta exchanexchanger ger 3. 3. 4am4amper per semsemua ua loglogam am berberkekkekuatuatanan rendah dengan struktur #ristal  seperti tembaga dan alumunium bersifat ulet rendah dengan struktur #ristal  seperti tembaga dan alumunium bersifat ulet

(7)

 pada

 pada semua semua temperature temperature sementara sementara bahan bahan dengan dengan kekuatan kekuatan luluh luluh yang yang tinggitinggi  bersifat rapuh.

 bersifat rapuh.

Bahan keramik, polimer dan logam-logam B55 dengan kekuatan luluh Bahan keramik, polimer dan logam-logam B55 dengan kekuatan luluh yang rendah dan

yang rendah dan sedang memiliksedang memiliki i transitransisi si rapuhrapuh-ulet bila -ulet bila tempertemperature dinaikkanature dinaikkan.. 4am

4ampir pir semsemua ua baja baja karkarbon bon yanyang g dipdipakaakai i jemjembatabatan, n, kapkapal, al, jarijaringangan n pippipa a dandan sebagainya bersifat rapuh pada temperature rendah.

sebagainya bersifat rapuh pada temperature rendah.

1ambar

(8)

BAB 3 BAB 3 LAN0AH PER)&BAAN LAN0AH PER)&BAAN 3.1 Alat 3.1 Alat

Alat yang digunakan untuk melakukan uji impa"t adalah Alat yang digunakan untuk melakukan uji impa"t adalah

&.

&. MeMesin sin memerk rk %A%A8# t8# typype <>e <>/ M/ M (

(.. !!rry y ii""ee )

).. 11eerrggaaji ji bbeesisi 

.. s s bbaattuu <.

<. aateter r hheaeateter r  C.

C. AiAir r 2a2aDuDuadadeses33 =.

=. *a*angngka ka sosororonngg >

>.. SSttoopp$$aatt""hh

3.2 Bahan 3.2 Bahan

Bahan yang digunakan untuk melakukan

Bahan yang digunakan untuk melakukan uji impa"t adalah uji impa"t adalah spe"imen ASTM Aspe"imen ASTM A&)&&)& dengan pengujian stanar *+S  (((

dengan pengujian stanar *+S  (((

3.3 Langkah Perc!aan 3.3 Langkah Perc!aan

Eangkah per"obaan untuk melakukan uji impa"t adalah sebagai berikut Eangkah per"obaan untuk melakukan uji impa"t adalah sebagai berikut

&.

&. Per"obPer"obaan inaan ini di i di lakuklakukan paan pada kda kondisondisi temi temperaturperature -(/e -(/ °° , /, / °°  dan dan

&// &// °°

(.

(. Ukur dUkur dimensi imensi spe"imspe"imen 2panen 2panjang, jang, lebar dlebar dan teban tebal3 sampal3 sampai tiga kai tiga kaliali ).

). UntunUntung mengg menghitunhitung energg energy se"ary se"ara teorita teoritis seperis seperti yanti yang telah g telah didi

rumuskan dalam hokum kekekalan tenaga, maka terlebih dahuu harus rumuskan dalam hokum kekekalan tenaga, maka terlebih dahuu harus dihitung panjang batang bandul 2&3 dan berat

dihitung panjang batang bandul 2&3 dan berat bandul 23bandul 23 .

. BentuBentuk U k U not"h not"h dengdengan man mengguenggunakan nakan gerggergaji baji besiesi <.

<. EetakkEetakkan spe"iman spe"imen paden pada landaa landasan, spsan, spe"imen e"imen diletakdiletakkan seskan sesuai denuai dengangan metode "harpy

metode "harpy C.

C. BanduBandul dinl dinaikkan aikkan setingsetinggi h gi h atau atau sebesar sebesar sudut sudut &<C&<C °°

=.

=. AtuAtur posir posisi jarsi jarum peum penunnunjuk skjuk skal paal pada poda posisi nsisi nolol >

(9)

F.

F. 5atat su5atat sudut adut akhir bakhir bandul dndul dan enean energy yrgy yang diang dibutuhbutuhkan unkan untuktuk mematahkan spe"imen

mematahkan spe"imen &/.

&/. 4itun4itung energy dan impag energy dan impa"t strength"t strength &&.

&&. 1ambarkn pola 1ambarkn pola ptahan dari ptahan dari ketiga ariasi tempketiga ariasi temperatureerature

). lo$"hart ). lo$"hart

Ukur dimensi a$al Ukur dimensi a$al

Buat U not"h dengan Buat U not"h dengan

gergaji gergaji

Pasang spesimen Pasang spesimen Pada landasan sesuai Pada landasan sesuai

Metode "harpy Metode "harpy

&.

&. BanBandul dul dindinaikaikkan kan setisetinggnggi hi h (.

(. ataatau su sebebesaesar sr sududut ut &<&<CC °°

Atur posisi jarum penunjuk Atur posisi jarum penunjuk

Bandul di lepas Bandul di lepas

5atat sudut akhir spe"imen 5atat sudut akhir spe"imen

mula

mula

spe"imen ASTM A&)& spe"imen ASTM A&)&

(10)

 4itung energy dan impa"t strength  4itung energy dan impa"t strength

 1ambarkn pola ptahan dari  1ambarkn pola ptahan dari  ketiga ariasi temperature  ketiga ariasi temperature

selesai selesai

DATAR PU$TAA DATAR PU$TAA

(11)

Modul Praktikum !estru"tie Test. (/&&. !epok 6 Eaboratorium Metalografi dan Modul Praktikum !estru"tie Test. (/&&. !epok 6 Eaboratorium Metalografi dan 4ST !epartemen Metalurgi dan Material TU+.

4ST !epartemen Metalurgi dan Material TU+.

5allist

5allister, iler, illiam liam !. !. (//=(//=.. Materials  Materials Science Science and and Engineering: Engineering: an an IntroductionIntroduction..  8e$ G

Referensi

Dokumen terkait

Untuk dapat mengelola arus masuk produk promosi material dengan baik maka dibutuhkan sebuah teknologi yang baik pula, karena sebuah teknologi

Baking Material , alat yang digunakan untuk memanggang bahan olahan produk pastry ,.. yang tergolong dalam peralatan baking material

Material komposit adalah material yang terbuat dari perpaduan dua bahan atau lebih yang tetap terpisah dan memiliki sifat-sifat yang berbeda satu sama lainnya

Muddler merupakan alat berbentuk tongkat yang terbuat dari plastik, kayu maupun keramik yang berfungsi untuk menghancurkan/ mengekstrak bahan minuman campuran yang sangat sulit

Media pembelajaran yang dibuat guru dapat berbentuk alat peraga, alat praktikum sederhana, maupun bahan ajar elektronik (animasi pembelajaran). Pembuatan karya

Kolom fraksinasi yang berbentuk bejana silinder yang terbuat dari bahan baja dimana d i dalamnya dilengkapi dengan alat kontak (tray) yang berfungsi untuk

Serbet yang digunakan untuk membersihkan material dan dies terbuat dari bahan wol. Bahan serbet tidak memiliki kemampuan yang baik dalam membersihkan kotoran dan

Perancangan perangkat display Produk pengembangan alat ukur kebugaran jasmani berbasis teknologi sensor maupun berbasis teknologi switch untuk mengukur volume oksigen maksimal VO2Max