PROTOKOL PENELITIAN
PROTOKOL PENELITIAN
EMILIANA TJITRA
EMILIANA TJITRA
Badan Penelitian dan
Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehata
Pengembangan Kesehatan
n
Departemen Kesehatan RI, Jakarta
PROTOKOL
PROTOKOL
•
•
Format sesuai aturan penyandang dana
Format sesuai aturan penyandang dana
••
Merupakan panduan pelaksanaan kegiatan
Merupakan panduan pelaksanaan kegiatan
- tim
- tim peneliti tersebut
peneliti tersebut
- peneliti lain
- peneliti lain (penelitian sejenis dengan metode
(penelitian sejenis dengan metode
sama)
PROTOKOL
PROTOKOL
•
•
Format sesuai aturan penyandang dana
Format sesuai aturan penyandang dana
••
Merupakan panduan pelaksanaan kegiatan
Merupakan panduan pelaksanaan kegiatan
- tim
- tim peneliti tersebut
peneliti tersebut
- peneliti lain
- peneliti lain (penelitian sejenis dengan metode
(penelitian sejenis dengan metode
sama)
FORMAT PROTOKOL
FORMAT PROTOKOL
•• Judul PenelitianJudul Penelitian
•
• RingkasanRingkasan
•
• Daftar IsiDaftar Isi
•
• Latar BelakangLatar Belakang
• • TujuanTujuan • • ManfaatManfaat • • MetodeMetode •
• Pertimbangan IjinPertimbangan Ijin
Penelitian dan Penelitian dan
Pertimbangan Etik Pertimbangan Etik
•
• Jadwal KegiatanJadwal Kegiatan
Penelitian Penelitian
•
• Susunan Tim PenelitiSusunan Tim Peneliti
•
• Biodata Ketua PelaksanaBiodata Ketua Pelaksana
•
• Persetujuan Atasan yangPersetujuan Atasan yang
Berwenang Berwenang
•
• Daftar KepustakaanDaftar Kepustakaan
•
JUDUL
Seperti tertulis pada proposal
•
Singkat
•Jelas
•
Mencerminkan tujuan penelitian
•Maksimal 20 kata
RINGKASAN
•
Rational
•Tujuan
•Metode
•
Hasil yang akan didapat
LATAR BELAKANG
•
Masalah yang diteliti
(kajian pustaka, data sekunder,observasi, laporan dll): latar belakang, perumusan, dan bagaimana memecahkan masalah tersebut
•
Justifikasi:
alasan pentingnya dilakukan penelitian •Hipotesis (apabila ada):
hubungan antaravariabel yang terbuka terhadap pengujian
FUNGSI HIPOTESIS
•
Mengarahkan penelitian
•
Menunjukkan variabel bebas dan variabel
terikat
•
Memberi petunjuk tipe data yang harus
dikumpulkan dan tipe analisis yang harus
dilakukan untuk mengukur hubungan yang
ada
TUJUAN
Logis dan sistematis:
•
TUJUAN UMUM
pernyataan spesifik luaran yang akan dihasilkan
•
TUJUAN KHUSUS :
-
rincian langkah demi langkah untuk mencapai tujuanumum
- berkaitan langsung dengan masalah penelitian
ISI TUJUAN KHUSUS
Janji peneliti dalam melaksanakan suatu
kegiatan spesifik yang bersifat tindakan sesuai
dengan permasalahannya:
•
menilai (to evaluate)
•
mengukur (to assess, to measure)
•mengidentifikasi (to identify )
•
menentukan (to determine)
MANFAAT
Hasil yang akan diperoleh disebutkan secara
spesifik, dan bagaimana dapat dimanfaatkan
oleh kelompok yang menjadi sasaran:
•
Penentu kebijakan (evidence based policy )
•Masyarakat umum
•
Masyarakat industri
•Masyarakat ilmiah
METODE
• Kerangka Pikir
• Tempat dan Waktu
Penelitian
• Desain Penelitian
• Jenis Penelitian
• Populasi dan Sampel
• Cara Pemilihan dan
Estimasi Besar Sampel
• Kriteria Inklusi dan
Eksklusi Sampel
• Variabel
• Cara Pengumpulan Data
• Bahan dan Cara Kerja
• Rencana Pengolahan
dan Analisis Data
KERANGKA PIKIR
•
Dinyatakan dalam skema/diagram
•
Uraian hubungan antar variabel yang terkait
dengan masalah yang akan diteliti
•
Sesuai dengan rumusan masalah dan tinjauan
kepustakaan
•
Penjelasan bentuk narasi mencakup identifikasi
TEMPAT DAN WAKTU
•
Lokasi dan institusi di mana data diperoleh
•Waktu sejak penelitian dimulai sampai
DESAIN
• Untuk menjawab pertanyaan penelitian
• Meminimalkan kesalahan dengan memaksimalkan
reliabilitas dan validitas.
• Jenis tergantung dari permasalahan diketahui/sumber
data didapat
• Eksperimental (murni, studi intervensi, atau kuasi/
perbandingan: laboratori, intervensi masyarakat, uji klinik, kebijakan program) atau
• Non eksperimental (observasional/non-intervensi:
EKSPERIMENTAL
JENIS
• Laboratori • Uji klinik • Intervensi masyarakatPERTANYAAN PENELITIAN
• Efikasi intervensi untuk
mengubah faktor risiko di masyarakat
• Efikasi intervensi untuk
mengubah status kesehatan
• Efikasi dan efektifnes intervensi
klinik/sosial terhadap masyarakat tertentu
KUASI-EKSPERIMENTAL
JENIS
Laboratori/
Klinis/Program
/Kebijakan
PERTANYAAN PENELITIAN
Perbandingan biaya dan
NON-EKSPERIMENTAL
JENIS
• Deskriptif
• Analitik
PERTANYAAN PENELITIAN
• Frekuensi, dan identifikasi
penyakit
• Etiologi baru dan mekanisme
JENIS
•
Penelitian dasar, terapan atau pengembangan
teknologi
•
1 atau >1 institusi (multisenter)
•
Di laboratorium, masyarakat lapangan, rumah
POPULASI DAN SAMPEL
•
Populasi penelitian:kumpulan individu subyek
penelitian (manusia atau hewan), senyawa atau
sistem
•
Penentuan tergantung masalah yang diteliti
•Sampel: individu subyek yang mewakili
CARA PEMILIHAN DAN ESTIMASI
BESAR SAMPEL
SAMPLING :
• Pemilihan sejumlah unit penelitian dari populasi
penelitian
• Perlu diketahui kelompok populasi yang akan diteliti dan
yang mana akan diambil sebagai sampel
• Disusun kerangka sampling
• Simple random sampling, systematic sampling,
stratified sampling, cluster sampling, multistage sampling
CARA PEMILIHAN SAMPEL
PENELITIAN KUALITATIF
•
Harus beragam dan informatif
•
Umumnya dengan snow balling sample
•Sampel informan/responden
-
tidak berdasarkan representativeness- berdasarkan kecukupan informasi
- kriteria informan harus dapat menggambarkan
keragaman informasi dengan dasar karakteristik dan sumber informasi
ESTIMASI BESAR SAMPEL
• Perhitungan besar sampel disesuaikan dengan tujuan
dan desain penelitian
• Mempergunakan rumus
• Penelitian yang hanya mengamati sejumlah kecil
individu, dapat melibatkan semua subyek penelitian dalam kelompok tersebut
• Penelitian yang melibatkan kelompok populasi yang
besar, mungkin hanya dapat dilakukan terhadap sebagian anggota populasi yang diteliti dengan pengambilan sampel dari populasi total
KRITERIA INKLUSI
•
Persyaratan umum dapat diikutsertakan
kedalam penelitian
•
Dinyatakan dengan jelas dan logis
•
Mencakup karakteristik subyek, demografis,
KRITERIA EKSKLUSI
•
Keadaan yang menyebabkan subyek yang
memenuhi kriteria inklusi tidak dapat
diikursertakan
•
Dinyatakan dengan jelas dan logis
•
Penelitian klinis: adanya kontra indikasi,
penyakit lain, kepatuhan pasien, pasien
menolak diteliti, dan masalah etik
VARIABEL
PENELITIAN EKSPERIMENTAL
:
•
Variabel harus jelas: variabel bebas dan terikat
•Variabel bebas adalah variabel yang dianggap
menentukan variabel terikat: risiko, prediktor,
kausa dan faktor
•
Variabel terikat: kriteria, kejadian, luaran,
CARA PENGUMPULAN DATA
Harus dilakukan sistematik tentang subyek yang diteliti dan berbagai kejadian yang melatarbelakangi agar dapat menjawab pertanyaan penelitian:
• Data sekunder dikumpulkan dengan formulir kompilasi data • Pengamatan/pemeriksaan/pengukuran dengan menggunakan
alat-alat
• Wawancara mendalam menggunakan kuesioner, tape recorder ,
daftar isian
• Diskusi kelompok menggunakan pedoman diskusi
• Teknik lain yang relevan (misalnya delphi technique, life
BAHAN DAN CARA KERJA
• Tahapan kerja pelaksanaan di lapangan maupun di
laboratorium harus diuraikan jelas dan rinci serta harus tercermin dalam kebutuhan anggaran
• Untuk penelitian klinis yang menggunakan spesimen
manusia atau hewan, perlu diuraikan:
- cara pengambilan spesimen (peralatan yang dibutuhkan, bagian mana dari tubuh)
- pengambilan dilakukan oleh siapa (perlu tenaga khusus), berapa banyak, frekuensi, bagaimana perlakuan terhadap spesimen (pengawetan, pengemasan, penyimpanan),
- prosedur pemeriksaan (metode apa dan oleh siapa)
- bila perlu juga diberikan pengobatan pada penderita sesuai dengan standar
RENCANA PENGOLAHAN DAN ANALISIS DATA
Dipersiapkan sebelum data lapangan dikumpulkan:
• Bagaimana data akan diproses dan dianalisis:
- manual: data direkam dalam pita rekaman kemudian ditransfer ke dalam bentuk tulisan atau dibuat tabel
- komputer: dijelaskan paket program yang akan digunakan
(database, SPSS, Epi Info, dan lain-lain program yang relevan) - kategorisasi data
- coding
- ringkasan data dalam lembaran master
• Pengawasan mutu (quality-control) untuk melihat kesempurnaan
dan ketidaktaatasasan internal (internal inconsistency )
RENCANA PENGOLAHAN DAN ANALISIS DATA
• Dari lembaran master data, dapat dibuat tabel jumlah / frekuensi
dari setiap variabel
• Jenis analisis yang digunakan (t-test, Anova, regresi, dsb) untuk
menjawab tujuan penelitian
• Apabila jumlah terlalu besar, dihitung distribusi frekuensi dalam
persen (frekuensi relatif), sehingga memudahkan membandingkan beberapa kelompok data
• Tabulasi silang (cross-tabulation) dan analisis lebih lanjut dengan
uji statistik untuk informasi yang lebih dalam
• Pendekatan penelitian kualitatif: 1) validasi data dengan analisis
lapangan, triangulasi; 2) penggunaan tabel kontras, dilanjutkan analisis domain, analisis taksonomi, analisis komponen bila
menggunakan pendekatan etnografi, temuan dan penarikan benang merah untuk mendapatkan makna dan kesimpulan.
DEFINISI OPERASIONAL
• Memudahkan pengumpulan data dan menghindarkan
perbedaan interpretasi serta membatasi ruang lingkup variabel
• Definisi variabel kunci / penting yang dapat diukur
secara operasional dan dipertanggungjawabkan (referensi jelas)
• Memuat batasan variabel bebas dan variabel terikat,
serta istilah yang dipakai untuk menghubungkan variabel-variabel
PERTIMBANGAN IJIN DAN ETIK
• Ijin penelitian dari pemerintah daerah penelitian sesuai
dengan peraturan yang berlaku
• Pertimbangan etik penelitian (subyek manusia dan
hewan coba) dan persetujuan dari subyek penelitian (informed consent ) setelah mendapat penjelasan dari peneliti
• Surat Persetujuan Pelaksanaan Penelitian (SP3)
JADWAL KEGIATAN
• Disajikan dalam bentuk tabel
• Berisi uraian kegiatan yang akan dilaksanakan, tolok ukur beserta
masing-masing satuannya, dan target kegiatan per triwulan dalam jumlah dan persennya
• Uraian kegiatan ditulis berurutan mulai dari persiapan (pengurusan
ijin, pengadaan bahan dan alat, persiapan lapangan, uji kuesioner, dan lain-lain), pelaksanaan penelitian, pengolahan dan analisis
data, dan pembuatan laporan
• Tidak ada lagi kegiatan studi kepustakaan dan peninjauan daerah
untuk pemilihan lokasi
• Penelitian berkelanjutan (multiyears) sudah harus diuraikan dalam
protokol
• Protokol dan ethical clearance harus sudah selesai sebelum
SUSUNAN TIM PENELITI
• Disajikan dalam bentuk tabel
• Menguraikan nama anggota tim, kedudukannya di dalam tim
penelitian, keahlian masing-masing anggota dan uraian tugasnya
• Terdiri: Ketua Pelaksana, sejumlah Peneliti dan Pembantu Peneliti
menurut kebutuhannya, dan Konsultan apabila diperlukan
• Ketua Pelaksana bertanggung jawab atas semua aspek penelitian,
sedangkan yang bertanggung jawab terhadap salah satu aspek penelitian adalah peneliti yang sesuai dengan bidang keahliannya
• Ketua dan anggota tim saling memberikan informasi pelaksanaan
penelitian pada setiap saat
BIODATA KETUA PELAKSANA
Ditulis secara berurutan:
-
nama dilengkapi gelar kesarjanaan- alamat yang mudah dihubungi melalui pos surat/ telepon dan e-mail
- riwayat pendidikan profesional - riwayat pekerjaan
- publikasi dalam majalah ilmiah (nama majalah, judul artikel, volume, nomor, halaman dan tahun) diutamakan publikasi yang berhubungan atau terkait dengan materi permasalahan penelitian yang diusulkan
PERSETUJUAN ATASAN
•
Protokol ditandatangani pengusul
•
Disetujui ketua PPI Puslitbang
DAFTAR KEPUSTAKAAN
•
Publikasi dan komunikasi rujukan harus
ilmiah
LAMPIRAN
Antara lain:
•
Rincian anggaran
•
Instrumen pengumpulan data (kuesioner,
formulir penderita, dll)
•
Dummy tables
•