• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II LANDASAN TEORI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB II LANDASAN TEORI"

Copied!
15
0
0

Teks penuh

(1)

9

LANDASAN TEORI

2.1 Tentang Sistem Pakar

Sistem pakar merupakan sistem yang dirancang untuk dapat menirukan keahlian seorang pakar atau ahli dalam menjawab pertanyaan dan memecahkan suatu masalah. Tujuan utama sistem pakar yaitu untuk memasyarakatkan atau memindahkan secara efektif pengetahuan dan pengalaman para pakar kepada mereka yang bukan pakar.

Pemecahan masalah diberikan pada pemakai melalui dialog dengan mereka. Sistem pakar membantu seseorang yang bukan pakar/ ahli dalam menjawab pertanyaan, menyelesaikan masalah dan mengambil keputusan yang biasanya dilakukan oleh seorang pakar.Sistem pakar yang terdiri dari tiga komponen pendukung yaitu Pangkalan Pengetahuan (Knowledge Base) yang berisi fakta-fakta, ide, interaksi suatu domain tertentu, Motor Inferensi (Inference Engine) yang bertugas menganalisa pengetahuan dan menarik kesimpulan berdasarkan pangkalan pengetahuan dan Antarmuka Pemakai (User Inference) yang berfungsi sebagai media yang melakukan komunikasi dengan pemakai. Pendekatan penyelesaian masalah dalam sistem pakar dalam tes psikologi terdapat banyak metoda yang berbeda untuk merepresentasikan pengetahuan.

Beberapa metoda yang terbagi menjadi dua macam, pertama representasi pengetahuan yang bersifat deklaratif, seperti: logika, jaringan semantik, predikat kalkulus, list, frame, script dan kedua representasi pengetahuan yang bersifat prosedural, seperti: prosedur atau subroutine dan kaidah produksi. Sampai saat ini metoda paling banyak dipakai dalam pembuatan sistem pakar adalah jaringan semantik dan kaidah produksi.

Mekanisme inferensi adalah rangkaian prosedur yang digunakan untuk menguji pangkalan pengetahuan dengan cara yang sistematik pada saat menjawab pertanyaan, persoalan atau membuat keputusan dalam satu domain yang telah ditentukan.Skema yang digunakan dalam mekanisme ini adalah skema deklaraif yaitu dengan menggunakan pohon pelacakan yang merupakan bagian dari jaringan semantik dan skema prosedural dengan menggunakan kaidah produksi bentuk IF– THEN.

Arsitektur sistem pakar merupakan sebuah sistem pakar terdiri dari tiga modul utama, yaitu: knowledge base, working memory dan inference engine yang merupakan bagian utama dari

(2)

sebuah sistem pakar. Sedangkan bagian-bagian selain ketiga komponen utama itu adalah : user interface, developer interface, explanation facility, dan external programs.

Knowledge base adalah representasi pengetahuan dari seorang atau beberapa pakar yang diperlukan untuk memahami, memformulasikan dan memecahkan masalah. Dalam hal ini digunakan untuk memecahkan masalah-masalah yang terjadi pada komputer. Knowledge base ini terdiri dari dua elemen dasar, yaitu fakta dan rules.Inference engine merupakan otak dari sistem pakar yang mengandung mekanisme fungsi berpikir dan pola-pola penalaran sistem yang digunakan oleh seorang pakar. Mekanisme ini yang menganalisis suatu masalah tertentu dan kemudian mencari solusi atau kesimpulan yang terbaik.

Working Memory merupakan tempat penyimpanan fakta-fakta yang diketahui dari hasil menjawab pertanyaan. User/developer interface. Semua software pengembangan sistem pakarmemberikan interface yang berbeda bagi user dan developer. User akanberhadapan dengan tampilan yang sederhana dan mudah sedangkan developer akan berhadapan dengan editor dan source code waktu mengembangkan program. Explanation facility memberikan penjelasan saat mana user mengetahui apakah alasan yang diberikan sebuah solusi. External programs. Berbagai program seperti database, spreadsheets, algorithms,dan lainnya yang berfungsi untuk mendukung sistem [3].

Gambar 2.1 Proses Sistem Pakar

2.2 Tentang MBTI (Myers Briggs Type Indicator)

MBTI adalah tes kepribadian yang menggunakan empat karakteristik dan mengklasifikasikan individu ke dalam salah satu dari 16 tipe kepribadian beserta minat dan bakatnya. Berdasarkan jawaban yang diberikan dalam tes tersebut, individu diklasifikasikan ke dalam karakteristik ekstrover atau introver, sensitif atau intuitif, pemikir atau perasa, dan memahami atau menilai. Instrumen ini adalah instrumen penilai kepribadian yang paling sering digunakan. MBTI telah dipraktekkan secara luas di perusahaan perusahaan global seperti Apple Computers, AT&T,

(3)

dan berbagai rumah sakit, institusi pendidikan, dan angkatan bersenjata AS. MBTI membantu untuk mengenali rangkaian pilihan atau preferensi. Pilihan-pilihan perilaku ini memberi pemahaman mendalam tentang gaya kepemimpinan, gaya kerja, dan gaya komunikasi. MBTI mengukur pilihan, bukan kecakapan, kemampuan atau pengembangan diri yang dicapai. MBTI bersifat deskriptif, bukan bersifat menentukan. MBTI didasari oleh orientasi kekal, bukan penekanan yang bersifat sementara. MBTI ini merupakan instrumen yang dipakai secara meluas dalam konseling, organisasi bisnis dan keagamaan, dan lintas budaya. Implementasi MBTI kedalam sistem untuk tes kepribadian meliputi memahami diri sendiri, memahami orang lain, menghargai perbedaan, pengembangan diri, memilih karir, team building, penyelesaian konflik dan memperbaiki komunikasi. Aspek-Aspek yang di ungkap dalam tes MBTI. MBTI adalah peta psikologis yang bersandar pada empat dimensi utama yang saling berlawanan (dikotomis), yaitu:

i) Ekstrover (Extrovert) vs. Introver (Introvert). Ekstrovert artinya tipe pribadi yang suka bergaul, menyenangi interaksi sosial dengan orang lain, dan berfokus pada the world outside the self. Sebaliknya tipe introvert adalah mereka yang senang menyendiri, reflektif, dan tidak begitu suka bergaul dengan banyak orang. Orang introvert lebih suka mengerjakan aktivitas yang tidak banyak menutut interaksi semisal membaca, menulis, dan berpikir secara imajinatif.

ii)Sensitif (Sensing) vs. Intuitif (Intuitive). Tipe dikotomi kedua ini melihat bagaimana seseorang memproses data. Sensing memproses data dengan cara bersandar pada fakta yang konkrit, factual facts, dan melihat data apa adanya. Sensing adalah concrete thinkers. Sementara tipe intuitive memproses data dengan melihat pola dan impresi, serta melihat berbagai kemungkinan yang bisa terjadi. Intutive adalah abstract thinkers.

iii)Pemikir (Thinking) vs. Perasa (Feeling). Tipe dikotomi yang ketiga ini melihat bagaimana orang berproses mengambil keputusan. Thinking adalah mereka yang selalu menggunakan logika dan kekuatan analisa untuk mengambil keputusan. Sementara feeling adalah mereka yang melibatkan perasaan, empati serta nilai-nilai yang diyakini ketika hendak mengambil keputusan.

iv)Memahami (Judging) vs. Menilai (Perceiving). Tipe dikotomi yang terakhir ini ingin melihat derajat fleksibilitas seseorang. Judging disini bukan berarti judgemental (atau menghakimi). Judging disini diartikan sebagai tipe orang yang selalu bertumpu pada rencana yang sistematis, serta senantiasa berpikir dan bertindak secara sekuensial (tidak

(4)

melompat-lompat). Sementara tipe perceiving adalah mereka yang bersikap fleksibel, adaptif, dan bertindak secara random untuk melihat beragam peluang yang muncul.

Ada 4 dikotomi mengenai aspek-aspek yang memengaruhi perilaku seseorang, diantaranya: bagaimana/dari mana seseorang memperoleh energi; apakah dari luar diri (extrovert/E), atau dari dalam diri (introvert/I), bagaimana seseorang mendapatkan informasi; apakah melalui panca indra (sensing/S) atau imajinasi (intuiting/N), bagaimana seseorang membuat keputusan; apakah berdasarkan pemikiran (thinking/T) atau perasaan (feeling/F), bagaimana orientasi kehidupan seseorang; apakah dengan menilai (judging/J) atau dengan memahami (perceiving/P).

Terdapat tata cara penilaian untuk menelusuri kepribadian seseorang dengan teknik MBTI. Penilaian diambil dari antara Pernyataan A dan Pernyataan B yang telah dipilih pengguna dari masing-masing tema soal. Kemudian pernyataan yang dipilih memiliki nilai 1, dan pernyataan yang tidak dipilih memiliki nilai 0. Kemudian nilai dijumlah untuk masing-masing tema soal. Dari hasil penjumlahan, maka akan diperoleh nilai dari Pernyataan A dan Pernyataan B. Setelah nilai didapatkan, maka diambil satu (1) nilai yang tertinggi dari masing-masing tema soal dan nilai itu mewakili pernyataan A atau Pernyataan B. Hasil akhir, akan didapatkan empat (4) tipe. Misalkan : A B Statement A 0 1 Statement b ……… …….. 0 1 ……… ………… TOTAL NILAI A 0 2 TOTAL NILAI B

Maka akan mendapatkan Hasil B

C D Statement C 0 1 Statement D ……… …….. 0 1 ……… …………

(5)

TOTAL NILAI C

2 0 TOTAL

NILAI F

Maka akan mendapatkan Hasil C

E F Statement E 1 0 Statement F ……… …….. 0 1 ……… ………… TOTAL NILAI E 1 1 TOTAL NILAI F

Karena nilai sama, maka boleh mengambil E atau F.

Statement G 1 0 Statement H ……… …….. 1 0 ……… ………… TOTAL NILAI G 2 0 TOTAL NILAI H

Maka mendapatkan Hasil G

Kemudian dari hasil pernyataan digabung menjadi satu, menjadi tipe : BCEG [3]. Berikut ini adalah contoh dari pertanyaan untuk menelusuri minat dan bakat menggunakan metode MBTI [4].

(6)
(7)
(8)

2.3 Tentang RMIB ( Rothwell Miller Inventory Blank )

Rothwell Miller Inventory Blank (RMIB)merupakan instrumen tes baku/formal yang dibuat oleh Rothwell-Miller, serta telah banyak dipakai untuk mengukur bakat dan minat seseorang. Pada dasarnya setiap orang memiliki bakat dan minat tertentu, oleh karena itu perlu suatu penganalisaan atau prediksi untuk mengetahui bakat dan minat yang ada dalam diri setiap individu. Alat tes ini banyak digunakan untuk dunia pendidikan misalnya penjurusan di SMA dan Perguruan Tinggi, serta dapat digunakan untuk dunia kerja dalam penentuan posisi jabatan seseorang (placement). Tes ini bisa juga digunakan untuk mengantisipasi kesenjangan antara keinginan orang tua dan keinginan anak dalam memilih studinya, misalnya seorang bapak mempunyai profesi menjadi dokter, dan seorang ibu mempunyai profesi seorang akuntan. Bapak menghendaki anaknya dapat meneruskan untuk menjadi dokter, dan ibu juga menghendaki ada anaknya yang dapat menjadi akuntan. Hal diatas akan menimbulkan suatu permasalahan, andaikan bapak dan ibu selaku orang tua memaksakan kehendak pada anaknya, dengan berbagai bujukan dan rayuan. Untuk mencari solusi dari masalah yang ada, maka orang tua akan bijak seandainya pada anaknya dilakukan tes minat bakat. Orang tua akan tahu anaknya condong ke profesi dokter ataukah sebagai akuntan, bisa jadi anaknya tidak punya bakat dan minat dikedua profesi diatas, tapi memiliki minat bakat yang lain, misalnya di dunia musik atau penyiar yang jauh dari profesi orang tuanya. Instrumen tes baku/formal yang dibuat oleh Rothwell-Miller untuk mengukur bakat dan minat seseorang. memiliki atau diklasifikasika dalam 12 kategori yaitu [4] :

1. Out. singkatan dari Outdor, adalah kategori bakat dan minat yang mengarah pada aktivitas di luar ruangan, misalnya kegiatan outbound, travelling, eksplorasi pertambangan, dan sebagainya.

2. ME. singkatan dari Mechanical, adalah kategori bakat dan minat yang mengarah pada kemampuan di bidang mekanik atau teknik, misalnya teknik mesin, teknik sipil, dan sebagainya.

3. Comp. singkatan dari Computation, adalah kategori bakat dan minat yang mengarah pada kemampuan di bidang perhitungan, misalnya ahli pembukuan, akuntan, dan sebagainya. 4. Sci. singkatan dari Scientific, adalah kategori bakat dan minat yang mengarah pada

kemampuan dibidang scientific, misalnya peneliti, ahli matematika, dan sebagainya. 5. Pers. singkatan dari Persuasif, adalah kategori bakat dan minat yang mengarah pada

(9)

6. Aesth. singakatan dari Aesthetic, adalah kategori bakat dan minat yang mengarah pada kemampuan di bidang seni atau arsitektur, misalnya pelukis, seni patung, arsitek, dan sebagainya.

7. Lith. singkatan dari Litheratur, adalah kategori bakat dan minat yang mengarah pada kemampuan di bidang literatur atau buku-buku, misalnya ahli perpustaan, petugas administrasi, dan sebagainya.

8. Mus. singkatan dari Musical, adalah kategori bakat dan minat yang mengarah pada kemampuan di bidang musik, misalnya ahli komposer musik, pemain musik, dan sebagainya.

9. S.S.singkatan dari Social Service, adalah kategori bakat dan minat yang mengarah pada kemampuan di bidang pelayanan sosial, misalnya sukarelawan, pekerja sosial, ahli kemasyarakatan, dan sebagainya.

10. Cler. singkatan dari Clerical, adalah kategori bakat dan minat yang mengarah pada kemampuan dibidang ketrampilan tangan, misalnya sekretaris, notulen, pembuat kerajinan, dan sebagainya.

11. Prac. singkatan dari Practical, adalah kategori bakat dan minat yang mengarah pada kemampuan dibidang praktis, misalnya montir, ahli memperbaiki mesin, dan sebagainya. 12. Med. singkatan dari Medical, adalah kategori bakat dan minat yang mengarah pada kemampuan di bidang medis atau kesehatan, misalnya dokter, perawat, ahli kesehatan dan sebagainya.

2.4 Tentang Facebook Developer

Facebook seperti yang sudah umum diketahui oleh banyak merupakan sebuah layanan media sosial yang didalamnya terdapat fasilitas-fasilitas untuk berinteraksi dengan banyak orang maupun berinteraksi searah atau kepada satu orang, selain memfasilitasi orang dalam berkomunikasi Facebook-pun membuat suatu layanan yang khusus diperuntukan bagi pihak developer atau pengembang untuk dapat memanfaatkan plugin yang telah disediakan dengan tujuan agar pihak developer atau pengembang dapat menggunakan produk dari Facebook. Produk Facebook developer yang akan digunakan oleh penunlis untuk penelitian ini adalah Facebok Social Plugins dan Facebok Graph.

(10)

2.3.1 Facebook Social Plugins

Fungsi dari plugins ini akan membantu website atau aplikasi agar dapat berkembang melalui like button, share or send stories yang digunakan oleh pembaca atau pengungjung suatu situs atau pengguna aplikasi

1. Like Button

Pada fitur ini pengunjung atau pengguna aplikasi akan dapat dengan cepat berbagi dengan seluruh teman-temannya di Facebook hanya dengan satu kali klik saja, tombol ini juga dapat diletakan pada seluruh ruangan yang kosong pada website atau aplikasi. Untuk dapat menggunakan fasilitas ini, maka developer atau pengembang harus mengikuti langkah-langkah dibawah ini [5]:

1) Pilih URL atau halaman.

2) Gunakan Code Configurator pada halaman

https://developers.facebook.com/docs/plugins/like-button#configurator dan tentukan tombol seperti apa yang diinginkan.

3) Copy and Paste HTML Snippet

Copy dan Paste snippet kedalam halaman HTML pada sebuah website yang diinginkan. 2. Share Button

Fungis Share Button mirip dengan like button hanya saja dengan fungsi ini pengunjung atau pengguna dapat menambahkan pesan terhadap apa yang di bagikan ke teman, grup, dan pesan pribadi. Untuk dapat menggunakan fasilitas ini, maka developer atau pengembang harus mengikuti langkah-langkah dibawah ini [5].

1) Pilih URL atau halaman.

2) Gunakan Code Configurator pada halaman

https://developers.facebook.com/docs/plugins/share-button#configurator dan tentukan tombol seperti apa yang diinginkan.

3) Copy and Paste HTML Snippet

Copy dan Paste snippet kedalam halaman HTML pada sebuah website yang diinginkan. 4) Contoh Kode

(11)

Gambar 2.2 Contoh Snipet Code facebook plugin

2.5 Tentang Laravel

Pengembangan sistem berbasis web tentunya mengharuskan pihak pengembangan untuk menggunakan bahasa pemrograman yang tepat agar sistem tersebut dapat berjalan sesuai dengan harapan, salah satu bahasa pemrograman yang sering dijumpai untuk mengembangkan sistem berbasis web adalah bahasa pemrograman PHP (Hypertext Preprocessor ), dengan bahasa pemrograman tersebut seorang pengembang dapat melakukan perintah maupun permintaan terhadap server seperti perintah mengakses file atau menampilkan data dari database. Adapun dalam penggunaan dalam melakukan permintaan dan perintah terhadap server, PHP memiliki banyak sekali script-script yang dapat dijalankan oleh karena itu banyak komunitas-komunitas pengembang web yang menciptakan framework untuk dapat mempermudah pengembang itu sendiri mengembangkan web-nya.

Framework PHP bertujuan untuk mempermudah pengembang dalam menggunakan script dan menentukan pola pemrograman, sehingga dengan pola yang sudah ada kinerja kelompok dapat terbantu untuk menyelesaikan pekerjaannya. Salah satu framework PHP yang banyak digunakan adalah Laravel, framewrork ini mengklaim bahwa fitur yang dimilikinya sangat

(12)

ekspresif dalam artian setiap kode yang digunakan sangat mudah dipahami dalam sekali membaca [8].

Lingkungan pengembangan Framework Laravel sebenarnya sama saja seperti lingkungan pengembangan PHP tanpa framework, namun situs resmi Laravel (https://www.laravel.com) merekomendasikan lingkungan pengembangan laravel adalah sebagai berikut:

a) PHP Versi >= 5.5.9. b) OpenSSL PHP Extension c) PDO PHP Extension d) Mbstring PHP Extension e) Tokenizer PHP Extension

2.6 Tentang Google Trends

Google memiliki fasilitas untuk mengetahui kata kunci apa saja yang dimasukan oleh pengguna kedalam mesin pencarinya sehingga kata kunci tersebut menjadi Trends pencarian, fasilitas untuk mengetahui trends tersebut adalah Google Trends, salah satu manfaat google trends adalah riser. Dengan melakukan riset menggunakan google trends, orang-orang yang berkecimpung di dunia online bisa mendapatkan perkembangan data pencarian google, sehingga bisa memutuskan untuk memulai suatu bisnis di dunia online atau membuka bisnis online baru dengan menggunakan media website. Ada banyak peluang bisnis atau peluang untuk mendapatkan uang di dunia online, misalkan menjadi [8]:

A) Webmassster : peluang mendaptkan uang dari pembuatan, dan pengelolaan website. b) Bloger : Peluang mendapatkan uang dari iklan dari blog dan menjual backlink dari blog c) Internet Marketing : Peluang mendapatkan uang dari komisi penjualan dari merchant

atau third party

d) Internet Enterprenuer : Peluang mendapatkan uang dari profit penjualan produk secara online

e) Freelancer : Peluang mendapatkan uang dari jasa online yang dijalankan f) Designer : Peluang mendapatkan uang dari menjual desain secara online g) Musisi : Peluang mendapatkan uang dari menjual musik secara online

h) Programmer : Peluang mendapatkan uang dari menjual script atau program secara online

(13)

i) Writer : Peluang mendapatkan uang dari menjual artikel yang dibuat secara online orang-orang yang mempunyai profesi tersebut harus menguasai market dan perkembangan bidang yang di jalankan secara online melalui riset. Misalkan seorang Internet Marketing, menggunakan Google Trends untuk melihat perkembangan produk apa yang sedang banyak diminati dan trendnya sedang naik, sehingga dia bisa memutuskan untuk menjual barang tersebut secara online dengan media website.

Adapun cara menggunakan Google Trends adalah sebagai berikut:

1. Masuk ke halaman Google Trends di https://www.google.com/trends/.

2. Masukan kata kunci pencarian yang ingin dilihat trends nya

Gambar 2.3 Kolom pencarian Goolge Trends

3. Kemudian masukan juga kategori pencarian dan lokasi supaya hasil trends menjadi lebih terinci.

Gambar 2.4 Pilih kategori pencarian dan lokasi

(14)
(15)

5. Hasil pencarian trends akan muncul dalam bentuk grafik

Gambar

Gambar 2.1 Proses Sistem Pakar
Tabel 2.1  Contoh Pertanyaan MBTI dimulai dari nomor 1 sampai 28
Tabel 2.2 Contoh Pertanyaan MBTI dimulai dari nomor 29 sampai 60
Gambar 2.2 Contoh Snipet Code facebook plugin
+4

Referensi

Dokumen terkait

Dari pendapat-pendapat tersebut, dapat ditarik kesimpulan bahwa kemandirian adalah kemampuan seseorang untuk mengarahkan diri sehingga dapat memenuhi kebutuhan

Dalam rangka memastikan terakomodasinya kepentingan perlindungan bagi para saksi dan korban yang lebih memadai, serta agar tatanan peran dan fungsi masing-masing lembaga

Menyalin teks formulir (pendaftaran, kartu anggota, pengiriman uang melalui bank / kantor pos, daftar riwayat hidup, dll) sesuai petunjuk pengisiannya.. Menulis kembali

Kedua, bagi siswa: (1) siswa disarankan dalam mengikuti pembelajaran menulis paragraf argumentasi dengan penerapan model Think Talk Write (TTW) menggunakan

dinilai baik karena terpenuhinya 3 dan 4 kriteria yaitu : mengenal maksud dan pentingnya topik dalam pembelajaran kooperatif tipe jigsaw, menyadari kekuatan dan kelemahan siswa

Metode penelitian kuantitatif merupakan metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat positivisme, digunakan untuk meneliti pada populasi atau sampel tertentu,

Kemudian acara dilanjutkan dengan pembacaan naskah deklarasi oleh Ketua IFKA Senpai Monang Tambunan yang diteruskan dengan penanda tanganan naskah deklarasi oleh Ketua

Kesimpulan yang dapat ditarik dalam tulisan ini adalah tanggung jawab negara peluncur mengenai ganti rugi dalam penyelesaian ganti rugi akibat pengoperasian