TUGAS II
PENGANTAR TEKNOLOGI INFORMASI
Nama
: Muhammad Ichsan
Kelas
: A
SISTEM BILANGAN KOMPUTER
Sistem Bilangan atau Number System adalah Suatu cara untuk mewakili besaran dari suatu item fisik. Sistem Bilangan menggunakan suatu bilangan dasar atau basis (base / radix) yang tertentu. Dalam hubungannya dengan komputer, ada 4 Jenis Sistem Bilangan yang dikenal yaitu :
Desimal (Basis 10) Biner (Basis 2) Oktal (Basis 8)
Hexadesimal (Basis 16).
Berikut penjelesan mengenai 4 Sistem Bilangan ini :
1.
Desimal (Basis 10)
Desimal (Basis 10) adalah Sistem Bilangan yang paling umum digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Sistem bilangan desimal menggunakan basis 10 dan menggunakan 10 macam simbol bilangan yaitu : 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8 dan 9. Sistem bilangan desimal dapat berupa integer desimal (decimal integer) dan dapat juga berupa pecahan desimal (decimal fraction). Sistem bilangan desimal/persepuluhan adalah sistem bilangan yang menggunakan 10 macam angka dari 0,1, sampai 9. Setelah angka 9, angka berikutnya adalah 1 0, 1 1, dan seterusnya (posisi di angka 9 diganti dengan angka 0, 1, 2, .. 9 lagi, tetapi angka di depannya dinaikkan menjadi 1). sistem bilangan desimal ditemukan oleh Al-Kashi,ilmuwan persia Sistem bilangan desimal sering dikenal sebagai sistem bilangan berbasis 10, karena tiap angka desimal menggunakan basis (radix) 10, seperti yang terlihat dalam contoh berikut:
angka desimal 123 = 1*102 + 2*101 + 3*100
2. Biner (Basis 2)
Sistem bilangan biner atau sistem bilangan basis dua adalah sebuah sistem penulisan angka dengan menggunakan dua simbol yaitu 0 dan 1. Sistem bilangan biner modern ditemukan oleh Gottfried Wilhelm Leibniz pada abad ke-17. Sistem bilangan ini merupakan dasar dari semua sistem bilangan berbasis digital. Dari sistem biner, kita dapat mengkonversinya ke sistem
3. Oktal (Basis 8)
Oktal atau sistem bilangan basis 8 adalah sebuah sistem bilangan berbasis delapan. Simbol yang digunakan pada sistem ini adalah 0,1,2,3,4,5,6,7. Konversi Sistem Bilangan Oktal berasal dari Sistem bilangan biner yang dikelompokkan tiap tiga bit biner dari ujung paling kanan (LSB atau Least Significant Bit).
Contoh Oktal 1024, Ini dapat di artikan (Di konversikan ke sistem bilangan desimal) menjadi sebagai berikut :
Position Value dalam Sistem Bilangan Oktal merupakan perpangkatan dari nilai 8 (basis), seperti pada tabel berikut ini :
Berarti, Bilangan Oktal 1022 perhitungannya adalah sebagai berikut :
Biner
Oktal
000 000
00
000 001
01
000 010
02
000 011
03
000 100
04
000 101
05
000 110
06
000 111
07
001 000
10
001 001
11
001 010
12
001 011
13
001 100
14
001 101
15
001 110
16
4. Hexadesimal (Basis 16)
Heksadesimal atau sistem bilangan basis 16 adalah sebuah sistem bilangan yang menggunakan 16 simbol. Berbeda dengan sistem bilangan desimal, simbol yang digunakan dari sistem ini adalah angka 0 sampai 9, ditambah dengan 6 simbol lainnya dengan menggunakan huruf A hingga F. Sistem bilangan ini digunakan untuk menampilkan nilai alamat memori dalam pemrograman komputer. Nilai desimal yang setara dengan setiap simbol tersebut diperlihatkan pada tabel berikut:
0
hex=
0
dec=
0
oct0
0
0
0
1
hex=
1
dec=
1
oct0
0
0
1
2
hex=
2
dec=
2
oct0
0
1
0
3
hex=
3
dec=
3
oct0
0
1
1
4
hex=
4
dec=
4
oct0
1
0
0
5
hex=
5
dec=
5
oct0
1
0
1
6
hex=
6
dec=
6
oct0
1
1
0
7
hex=
7
dec=
7
oct0
1
1
1
8
hex=
8
dec=
10
oct1
0
0
0
9
hex=
9
dec=
11
oct1
0
0
1
A
hex=
10
dec=
12
oct1
0
1
0
B
hex=
11
dec=
13
oct1
0
1
1
C
hex=
12
dec=
14
oct1
1
0
0
D
hex=
13
dec=
15
oct1
1
0
1
E
hex=
14
dec=
16
oct1
1
1
0
PERHITUNGAN SISTEM KOMPUTER
1. Cara Hitung Biner ke Desimal
Pertama kita harus mengetahui bilangan. Bilangan paling kanan ke kiri adalah jumlah kelipatan dari bilangan sebelumnya, misal contohnya ada 8 bit biner.
bit ke 8 7 6 5 4 3 2 1
pangkat 2^7 2^6 2^5 2^4 2^3 2^2 2^1 2^0
bilangan 128 64 32 16 8 4 2 1
biner 0 0 0 0 0 0 0 0
cara menghitung biner ke desimal adalah dengan menjumlahkan nilai bilangan pada biner yang bernilai 1
biner 0 tidak perlu dihitung bilanganya. jadi misal ada biner 0001 0001.
dengan menggunakan cara kebalikan dari cara diatas dan kita harus menghitung “ berapa(?) + berapa(?) + n berapa(?) = bilangan desimal yang dicari”
dimana (?) adalah bilangandari kelipatan biner (1, 2, 4, 8, 16, dst).
maka biner dari 5 adalah 0101.
3. Cara Hitung Desimal ke Hexadesimal
berikut adalah tabel konversinya, tidak ada cara menghitungnya tabel ini harus dihafalkan. desimal 15 14 13 12 11 10 9 8 7 6 5 4 3 2 1 hexa F E D C B A 9 8 7 6 5 4 3 2 1
4. Cara Hitung Hexadesimal ke Biner
cara yang saya tau sedikit panjang dimana kita harus mengkonversi hexadesimal ke desimal kemudian bilangan desimal kita biner kan.
Contoh, misal hexa 42
2 hex = 2 des. (cara konversinya lihat point 3) biner dari 4 desimal = 0100,
biner dari 2 desimal = 0010. (cara menghitung desimal ke biner bisa dilihat pada point 2). jadi biner dari hexa42 adalah 0100 0010
Contoh lain C4.
C = 12 desimal 4 = 4 desimal
biner 12 desimal = 1100
biner 4 desimal = 0100
jadi biner dari hexa C4 adalah 1100 0100
5. Cara Hitung Biner ke Hexadesimal
kita harus mengkonversi biner ke desimal terlebih dahulu, kemudian nilai desimal yang didapat dihitung nilai binernya.
contoh:
biner 01101110
pecah biner menjadi 4 bit 4 bit.
0110 = 6 desimal 1110 = 14 desimal 6 desimal = 6 hexa 14 desimal = E hexa
jadi 01101110 adalah 6E hexa *UPDATE*
6. Cara Hitung Biner ke Oktal
Oktal adalah bilangan berbasis 8, angka yang digunakan yaitu dari 0,1,2,3,4,5,6 sampai 7 (totalnya ada 8 angka). cara konversinya sama seperti cara menghitung biner ke desimal. Namun yang harus di tekankan adalah biner yang digunakan yakni dipecah menjadi 3 bit3 bit dan bilangan desimal yang digunakan hanyasampai angka 7
Contoh: