PENGHUNIAN
PENGHUNIAN
DAN PENGELOLAAN
DAN PENGELOLAAN
PERHIMPUNAN PEMILIK DAN
PEMBENTUKAN
PEMBENTUKAN
PERHIMPUNAN
PERHIMPUNAN
PENGHUNI
PENGHUNI
DILAKUKAN DGN PEMBUATAN AKTA YANG
BERKEDUDUKAN SEBAGAI BADAN HUKUM (Pasal
BERKEDUDUKAN SEBAGAI BADAN HUKUM (Pasal
74 UURS)
74 UURS)
HUNIAN DAN NON HUNIAN
HUNIAN DAN NON HUNIAN
SUSUNAN, HAK DAN KEWAJIBAN DIATUR DALAM
SUSUNAN, HAK DAN KEWAJIBAN DIATUR DALAM
AD
DAN
ART
(SK
MEMPERA
NO.
AD
DAN
ART
(SK
MEMPERA
NO.
6/KPTS/BKP4N/1995)
TUGAS POKOK
TUGAS POKOK
PERHIMPUNAN PENGHUNI
PERHIMPUNAN PENGHUNI
Mengesahkan AD/ART yang disusun pengurus dalam rapat Mengesahkan AD/ART yang disusun pengurus dalam rapat
umum PP umum PP
membina peghuni ke arah kesadaran hidup bersama yang membina peghuni ke arah kesadaran hidup bersama yang
serasi, selaras dan seimbang dalam RS dan serasi, selaras dan seimbang dalam RS dan
lingkungannya lingkungannya
mengawasi pelaksanaan ketentuan-ketentuan yang mengawasi pelaksanaan ketentuan-ketentuan yang
tercantum dalam AD/ART tercantum dalam AD/ART
menyelenggarakan tugas adminstratif penghunianmenyelenggarakan tugas adminstratif penghunian
menunjuk atau membentuk dan mengawasi badan menunjuk atau membentuk dan mengawasi badan
pnegelola dalam pengelolaan RS dan lingkungannya pnegelola dalam pengelolaan RS dan lingkungannya
menyelenggarakan menyelenggarakan pembukuan pembukuan dan dan administratif administratif
keuangan secara terpisah sebagai kekayaan perhimpunan keuangan secara terpisah sebagai kekayaan perhimpunan
penghuni penghuni
menetapkan sanksi terhadap pelanggaran yang telah menetapkan sanksi terhadap pelanggaran yang telah
Rapat PP
Rapat
Pengurus PP
Rapat Umum PP
RU
Tahunan
RU Luar Biasa
SAH 2/3 jumlh anggota PP kecuali ditentukan
PPPRS
PPPRS
KAPAN PPPRS DIBENTUK ?
KAPAN PPPRS DIBENTUK ?
BAGAIMANA PERAN PELAKU
BAGAIMANA PERAN PELAKU
TERBENTUKNYA PPPRS
TERBENTUKNYA PPPRS
Pasal 75 UURS
Pasal 75 UURS
(1) Pelaku pembangunan wajib memfasilitasi terbentuknya
(1) Pelaku pembangunan wajib memfasilitasi terbentuknya
PPPSRS paling lambat sebelum masa transisi sebagaimana
PPPSRS paling lambat sebelum masa transisi sebagaimana
dimaksud pada Pasal 59 ayat (2) berakhir.
dimaksud pada Pasal 59 ayat (2) berakhir.
(2) Dalam hal PPPSRS telah terbentuk, pelaku pembangunan
(2) Dalam hal PPPSRS telah terbentuk, pelaku pembangunan
segera menyerahkan pengelolaan benda bersama, bagian
segera menyerahkan pengelolaan benda bersama, bagian
bersama, dan tanah bersama kepada PPPSRS.
bersama, dan tanah bersama kepada PPPSRS.
(3) PPPSRS sebagaimana dimaksud pada ayat (1)
(3) PPPSRS sebagaimana dimaksud pada ayat (1)
berkewajiban mengurus kepentingan para pemilik dan
berkewajiban mengurus kepentingan para pemilik dan
penghuni yang berkaitan dengan pengelolaan kepemilikan
penghuni yang berkaitan dengan pengelolaan kepemilikan
benda bersama, bagian bersama, tanah bersama, dan
membentuk atau menunjuk pengelola.
PP 40/1988 Pasal 57 ayat (4)
PP 40/1988 Pasal 57 ayat (4)
PENYELENGGARA PEMBANGUNAN WAJIB
PENYELENGGARA PEMBANGUNAN WAJIB
BERTINDAK SEBAGAI PENGURUS PP
BERTINDAK SEBAGAI PENGURUS PP
SEMENTARA SEBELUM TERBENTUKNYA
SEMENTARA SEBELUM TERBENTUKNYA
PERHIMPUNAN
PENGHUNI
DAN
PERHIMPUNAN
PENGHUNI
DAN
MEMBANTU MENYIAPKAN TERBENTUKNYA
MEMBANTU MENYIAPKAN TERBENTUKNYA
PERHIMPUNAN PENGHUNI SEBENARNYA
PERHIMPUNAN PENGHUNI SEBENARNYA
DALAM
JANGKA
WAKTU
YANG
DALAM
JANGKA
WAKTU
YANG
PPPRS
PPPRS
Adalah perhimpunan yang anggotanya terdiri dari para Adalah perhimpunan yang anggotanya terdiri dari para
pemilik atau penghuni yang mendapat kuasa dari pemilik
pemilik atau penghuni yang mendapat kuasa dari pemilik
satuan rumah susun (Pasal 74 ayat 2 UURS)
satuan rumah susun (Pasal 74 ayat 2 UURS)
Subyek yang:Subyek yang: MemilikiMemiliki
MemakaiMemakai
Menyewa satuan rumah susun Menyewa satuan rumah susun
yang
yang
Menyewa beli berkedudukan Menyewa beli berkedudukan
sebagai
sebagai
Memanfaatkan penghuniMemanfaatkan penghuni
(Pasal 55 PP 4/1988)
PP 4/1988
PP 4/1988
Penjelasan Pasal 55 ayat (1)
Penjelasan Pasal 55 ayat (1)
Keanggotaan
Keanggotaan
PP
PP
didasarkan
didasarkan
pada
pada
realita
realita
penghunian, artinya yang dapat menjadi anggota
penghunian, artinya yang dapat menjadi anggota
PP adalah mereka yang benar-benar menghuni
PP adalah mereka yang benar-benar menghuni
atau menempati SRS baik atas dasar pemilikan
atau menempati SRS baik atas dasar pemilikan
maupun hubungan hukum lainnya. Apabila
maupun hubungan hukum lainnya. Apabila
pemilik
belum
menghuni,
memakai
atau
pemilik
belum
menghuni,
memakai
atau
memanfaatkan SRS yang bersangkutan, maka
memanfaatkan SRS yang bersangkutan, maka
pemilik menjadi anggota perhimpunan penghuni.
pemilik menjadi anggota perhimpunan penghuni.
Apabila penyelenggara pembangunan belum
Apabila penyelenggara pembangunan belum
dapat menjual seluruh SRS maka penyelenggara
dapat menjual seluruh SRS maka penyelenggara
pembangunan
bertindak
sebagai
angggota
pembangunan
bertindak
sebagai
angggota
perhimpunan penghuni
HAK ANGGOTA
HAK ANGGOTA
(Pasal 61 PP4/1988)
(Pasal 61 PP4/1988)
memilih dan dipilih menjadi pengurus
memilih dan dipilih menjadi pengurus
perhimpunan penghuni sesuai dengan
perhimpunan penghuni sesuai dengan
syarat-syarat yang ditentukan dalam AD/
syarat-syarat yang ditentukan dalam AD/
ART
ART
mengajukan
mengajukan
usul,
usul,
pendapat
pendapat
dan
dan
mengeluarkan hak suara yang dimiliki
mengeluarkan hak suara yang dimiliki
dalam rapat umum dan rapat luar biasa
dalam rapat umum dan rapat luar biasa
memanfaatkan dan memakai sesuai
memanfaatkan dan memakai sesuai
dengan
keperluannya
atas
dengan
keperluannya
atas
pemilikan/penguasaan SRS
pemilikan/penguasaan SRS
mendapatkan
mendapatkan
perlindungan
perlindungan
sesuai
sesuai
KEWAJIBAN PENGHUNI
KEWAJIBAN PENGHUNI
mematuhi
mematuhi
dan
dan
melaksanakan
melaksanakan
AD/ART,
AD/ART,
termasuk tetapi tidak terbatas Peraturan Tata
termasuk tetapi tidak terbatas Peraturan Tata
Tertib dan peraturan-peraturan lainnya baik
Tertib dan peraturan-peraturan lainnya baik
yang diputuskan dalam RU atau RU Luar biasa
Memenuhi segala peraturan yang berlaku yang
Memenuhi segala peraturan yang berlaku yang
dikeluarkan oleh Pemda setempat yang
dikeluarkan oleh Pemda setempat yang
mengatur tentang rumah susun.
mengatur tentang rumah susun.
Membayar kewajiban keuangan yang dipungut
Membayar kewajiban keuangan yang dipungut
oleh PP atau badan pengelola, sesuai dengan
oleh PP atau badan pengelola, sesuai dengan
syarat-syarat yang telah diperjanjikan antara
syarat-syarat yang telah diperjanjikan antara
pengurus dan badan pengelola ataupun
pengurus dan badan pengelola ataupun
berdasarkan AD/ART.
Memelihara, menjaga, mengatur, memperbaiki
Memelihara, menjaga, mengatur, memperbaiki
rumah susun dan lingkungannya atas bagian
rumah susun dan lingkungannya atas bagian
bersama, benda bersama dan tanah bersama.
bersama, benda bersama dan tanah bersama.
Memelihara, menjaga mengatur, memperbaiki
Memelihara, menjaga mengatur, memperbaiki
SRS yang dimiliki atau dihuninya.
SRS yang dimiliki atau dihuninya.
Menunjang terselenggaranya tugas-tugas pokok
Menunjang terselenggaranya tugas-tugas pokok
PP dan badan pengelola.
PP dan badan pengelola.
Membina hubungan antara sesama penghuni
Membina hubungan antara sesama penghuni
srs yang selaras berdasarkan asas
srs yang selaras berdasarkan asas
kekeluargaan dan norma per kehidupan
kekeluargaan dan norma per kehidupan
bermasyarakat bansa Indonesia.
BIAYA PENGELOLAAN
BIAYA PENGELOLAAN
1. BIAYA PEMELIHARAAN (
1. BIAYA PEMELIHARAAN (SERVICE CHARGESERVICE CHARGE) )
Merupakan tanggung jawab pemilik, kecuali pemilik mengalihkannya Merupakan tanggung jawab pemilik, kecuali pemilik mengalihkannya
kepada penghuni kepada penghuni
Dihitung dari total biaya pengelolaan RS sehari-hari berdasarkan NPP unit Dihitung dari total biaya pengelolaan RS sehari-hari berdasarkan NPP unit
SRS SRS
2. BIAYA UTILITAS UMUM (
2. BIAYA UTILITAS UMUM (UTILITY CHARGEUTILITY CHARGE))
Untuk cadangan penggantian/perbaikan common property yang telah Untuk cadangan penggantian/perbaikan common property yang telah
rusak atau telah berakhirnya nilai ekonomisnya rusak atau telah berakhirnya nilai ekonomisnya
Dihitung berdasarkan NPP SRS, dibayar oleh pemilik atau penghuniDihitung berdasarkan NPP SRS, dibayar oleh pemilik atau penghuni Disimpan dalam bentuk tabungan atas nama Perhimpunan Penghuni Disimpan dalam bentuk tabungan atas nama Perhimpunan Penghuni
3. BIAYA PENYUSUTAN (
3. BIAYA PENYUSUTAN (SINKING FUNDSINKING FUND))
Biaya yang akan digunakan sebagai cadangan utuk membangun kembali Biaya yang akan digunakan sebagai cadangan utuk membangun kembali
RS tersebut apabila keadaan RS tidak layak lagi untuk dihuni karena umur RS tersebut apabila keadaan RS tidak layak lagi untuk dihuni karena umur
bangunannya sudah lama bangunannya sudah lama
PENGELOLAAN RUMAH SUSUN
transisi sebelum terbentuknya PPPSRS wajib mengelola
transisi sebelum terbentuknya PPPSRS wajib mengelola
rumah susun.
pertama kali sarusun kepada pemilik
pertama kali sarusun kepada pemilik. .
(3) Pelaku pembangunan dalam pengelolaan rumah susun
(3) Pelaku pembangunan dalam pengelolaan rumah susun
sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat bekerja sama
transisi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditanggung
transisi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditanggung
oleh pelaku pembangunan dan pemilik sarusun berdasarkan
oleh pelaku pembangunan dan pemilik sarusun berdasarkan
NPP setiap sarusun.
BIAYA PENGELOLAAN
Penyelenggara pembangunan rumah susun
Penyelenggara pembangunan rumah susun
wajib mengelola rumah susun yang
wajib mengelola rumah susun yang
bersangkutandalam jangka waktu
bersangkutandalam jangka waktu
sekurang-kurangnya 3 bulan dan paling lama 1 tahun
kurangnya 3 bulan dan paling lama 1 tahun
sejak terbentuknya perhimpunan penghuni
sejak terbentuknya perhimpunan penghuni
atas biaya penyelenggara pembangunan
atas biaya penyelenggara pembangunan
Ketentuan ini menimbulkan masalah dalam
Ketentuan ini menimbulkan masalah dalam
prakteknya karena adanya perbedaan
prakteknya karena adanya perbedaan
HAK SUARA ANGGOTA PPPRS
HAK SUARA ANGGOTA PPPRS
1. Hak Suara Penghunian
1. Hak Suara Penghunian
Hak suara para anggota untuk menentukan hal-hal yang Hak suara para anggota untuk menentukan hal-hal yang
menyangkut tata tertib, pemakaian fasilitas bersama dan
menyangkut tata tertib, pemakaian fasilitas bersama dan
kewajiban pembayaran iuran atas pengelolaan dan
kewajiban pembayaran iuran atas pengelolaan dan
asuransi kebakaran terhadap hak bersama
asuransi kebakaran terhadap hak bersama
Diwakili 1 suara Diwakili 1 suara
2. Hak Suara Pengelolaan
2. Hak Suara Pengelolaan
Hak suara untuk menentukan hal-hal yang menyangkut Hak suara untuk menentukan hal-hal yang menyangkut
pemeliharaan,perbaikan dan pembangunan prasarana
pemeliharaan,perbaikan dan pembangunan prasarana
lingkungan serta fasilitas social dan hak bersama
lingkungan serta fasilitas social dan hak bersama
Dihitung berdasarkan NPP dari SRS Dihitung berdasarkan NPP dari SRS
3. Hak Suara Pemilikan
3. Hak Suara Pemilikan
Hak Suara untuk menentukan hal-hal yang menyangkut
Hak Suara untuk menentukan hal-hal yang menyangkut
hubungan antar sesama penghuni SRS , pemilihan pengurus
hubungan antar sesama penghuni SRS , pemilihan pengurus
dan biaya-biaya atas SRS
dan biaya-biaya atas SRS
Dihitung berdasarkan NPP dari SRS
PENGHUNI/WAKILNYA YANG
2. berdomisili di RS ybsberdomisili di RS ybs
3. penghuni yang sah
3. penghuni yang sah
4. mempunyai KTP dan KK yang sah di RS ybs
4. mempunyai KTP dan KK yang sah di RS ybs
5. mempunyai pengetahuan dan keterampilan kerja yang baik
5. mempunyai pengetahuan dan keterampilan kerja yang baik
6. mampu bekerja sama dengan sesama pengurus lainnya
PP 4/1988 Pasal 52 ayat (1)
PP 4/1988 Pasal 52 ayat (1)
Sebelum Hak guna Bangunan atau Hak
Sebelum Hak guna Bangunan atau Hak
Pakai atas tanah Negara yang diatasnya
Pakai atas tanah Negara yang diatasnya
berdiri rumah susun haknya berakhir, para
berdiri rumah susun haknya berakhir, para
pemilik melalui perhimpunan penghuni
pemilik melalui perhimpunan penghuni
mengajukan permohonan perpanjangan
mengajukan permohonan perpanjangan
atau pembaruan hak atas tanah tersebut
atau pembaruan hak atas tanah tersebut
sesuai dengan peraturan
sesuai dengan peraturan
Masalah Perpanjangan
Masalah Perpanjangan
Sertipikat Hak atas Tanah
Sertipikat Hak atas Tanah
1.
1.
Bagaimana jika developer pailit atau likuidasi?
Bagaimana jika developer pailit atau likuidasi?
2.
2.
Apakah sertipikat bersama tidak sebaiknya
Apakah sertipikat bersama tidak sebaiknya
terdaftar atas nama PPPRS atau atas nama
terdaftar atas nama PPPRS atau atas nama
semua pemilik?
semua pemilik?
3.
3.
Untuk perubahan nama tersebut apakah
Untuk perubahan nama tersebut apakah
diperlukan perbuatan hukum tertentu lagi?
diperlukan perbuatan hukum tertentu lagi?
4.
4.
Apakah perubahan pemegang hak dapat
Apakah perubahan pemegang hak dapat
dikenakan BPHTB? Kalau ya, siapa yang harus
dikenakan BPHTB? Kalau ya, siapa yang harus
membayar?
PENYEWAAN
PENYEWAAN
Tata cara : penguasaan sarusun
Tata cara : penguasaan sarusun
dengan cara sewa dilakukan dengan
dengan cara sewa dilakukan dengan
perjanjian tertulis yang dilakukan
perjanjian tertulis yang dilakukan
dihadapan pejabat yang berwenang
dihadapan pejabat yang berwenang
dan didaftarkan pada PPPRS (Pasal 45
dan didaftarkan pada PPPRS (Pasal 45
ayat (5) dan (6) UURS)
ayat (5) dan (6) UURS)
KEANGGOTAAN PPPRS?
KEANGGOTAAN PPPRS?
HAK SUARA?
HAK SUARA?
HAK
HAK
PENGGUNAAN
PENGGUNAAN
BAGIAN
BAGIAN
PERHIMPUNAN PENGHUNI
PERHIMPUNAN PENGHUNI
GANDA
GANDA
PP 4/1988 PENJELASAN PASAL 54 AYAT (1)
PP 4/1988 PENJELASAN PASAL 54 AYAT (1)
Pembentukan perhimpunan penghuni disesuaikan
Pembentukan perhimpunan penghuni disesuaikan
dengan luas lingkungan rumah susun, yang
dalam suatu lingkungan tanah bersama terdapat
dalam suatu lingkungan tanah bersama terdapat
beberapa rumah susun, maka pada
beberapa rumah susun, maka pada
masing-masing rumah susun dapat dimungkinkan
masing rumah susun dapat dimungkinkan
dibentuk perhimpunan penghuni yang berstatus
dibentuk perhimpunan penghuni yang berstatus
badan hukum
PPPRS
PPPRS
UURS tidak mengatur :
UURS tidak mengatur :
a.
a.
PPRS non hunian?
PPRS non hunian?
b.
b.
PPRS campuran?
PPRS campuran?
c.
c.
Perubahan RS menjadi service
Perubahan RS menjadi service
BADAN PENGELOLA
BADAN PENGELOLA
Pasal 56 UURS
Pasal 56 UURS
(1) Pengelolaan rumah susun meliputi kegiatan operasional,
(1) Pengelolaan rumah susun meliputi kegiatan operasional,
pemeliharaan, dan perawatan bagian bersama, benda
pemeliharaan, dan perawatan bagian bersama, benda
bersama, dan tanah bersama.
bersama, dan tanah bersama.
(2) Pengelolaan rumah susun sebagaimana dimaksud pada
(2) Pengelolaan rumah susun sebagaimana dimaksud pada
ayat (1) harus dilaksanakan oleh pengelola yang berbadan
ayat (1) harus dilaksanakan oleh pengelola yang berbadan
hukum, kecuali rumah susun umum sewa, rumah susun
hukum, kecuali rumah susun umum sewa, rumah susun
khusus, dan rumah susun negara.
khusus, dan rumah susun negara.
(3) Badan hukum sebagaimana dimaksud pada ayat (2) harus
(3) Badan hukum sebagaimana dimaksud pada ayat (2) harus
mendaftar dan mendapatkan izin usaha dari bupati/walikota.
mendaftar dan mendapatkan izin usaha dari bupati/walikota.
(4)Khusus untuk Provinsi DKI Jakarta, badan hukum
(4)Khusus untuk Provinsi DKI Jakarta, badan hukum
sebagaimana dimaksud pada ayat (3) harus mendaftar dan
sebagaimana dimaksud pada ayat (3) harus mendaftar dan
mendapatkan izin usaha dari Gubernur.
BADAN PENGELOLA
BADAN PENGELOLA
Pasal 57 UURS
Pasal 57 UURS
(1) Dalam menjalankan pengelolaan sebagaimana dimaksud
(1) Dalam menjalankan pengelolaan sebagaimana dimaksud
dalam Pasal 56 ayat (2), pengelola berhak menerima
dibebankan kepada pemilik dan penghuni secara
dibebankan kepada pemilik dan penghuni secara
proporsional.
proporsional.
(3) Biaya pengelolaan rumah susun umum sewa dan rumah
(3) Biaya pengelolaan rumah susun umum sewa dan rumah
susun khusus milik pemerintah dapat disubsidi pemerintah.
susun khusus milik pemerintah dapat disubsidi pemerintah.
(4) Besarnya biaya pengelolaan sebagaimana dimaksud pada
(4) Besarnya biaya pengelolaan sebagaimana dimaksud pada
ayat (1) dihitung berdasarkan kebutuhan nyata biaya
ayat (1) dihitung berdasarkan kebutuhan nyata biaya
operasional, pemeliharaan, dan perawatan.
operasional, pemeliharaan, dan perawatan.
(5) Ketentuan lebih lanjut mengenai tata cara penghitungan
(5) Ketentuan lebih lanjut mengenai tata cara penghitungan
besarnya biaya pengelolaan diatur dalam peraturan menteri
besarnya biaya pengelolaan diatur dalam peraturan menteri
yang membidangi bangunan gedung.