• Tidak ada hasil yang ditemukan

Metode Penelitian Pendidikan BAB 2 3 dan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Metode Penelitian Pendidikan BAB 2 3 dan"

Copied!
16
0
0

Teks penuh

(1)

PROSES PENELITIAN, MASALAH, VARIABEL DAN PARADIGMA PENELITIAN

Metodologi Penelitian

UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SIDOARJO

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

http://www.unusida.ac.id

Dosen pengampu: Agung Purnomo, MBA

Oleh:

Fatmatul Izzah (D24150027) Siti Asiyah (D24150072) Siti Nur Aini (D24150075)

Siti Uswatun Khasanah (D24150077) Tri Wulidah Rohmaniyah (D24150081)

Senin, 26 Februari 2018

(2)

PROSES PENELITIAN KUANTITATIF

• Setiap penelitian selalu berangkat dari masalah, namun masalah

yang dibawa peneliti kuantitatif dan kualitatif berbeda. Setelah masalah diidentifikasikan, dan dibatasi maka selanjutnya masalah tersebut dirumuskan. Rumusan masalah pada umumnya dinyatakan dalam kalimat pertanyaan. Dengan umumnya dinyatakan dalam kalimat pertanyaan. Dengan pertanyaan ini maka akan dapat memandu peneliti untuk kegiatan penelitian selanjutnya.

• Berdasarkan rumusan masalah tersebut, maka peneliti

(3)

MASALAH

• Setiap penelitian yang akan dilakukan harus selalu berangkat

dari masalah. Bila dalam penelitian telah dapat menemukan

masalah yang betul-betul masalah, maka sebenarnya

(4)

RUMUSAN MASALAH

• Rumusan masalah itu merupakan suatu pertanyaan yang akan dicarikan jawabannya melalui pengumpulan data.

• Bentuk-bentuk rumusan masalah penelitian :

– Rumusan Masalah Deskriptif => suatu rumusan masalah yang berkenaan dengan pertanyaan terhadap keberadaan variabel mandiri, baik hanya pada satu variabel atau lebih (variabel yang berdiri sendiri).

lebih (variabel yang berdiri sendiri).

– Rumusan Masalah Komparatif => rumusan masalah penelitian yang membandingkan keberadaan satu variabel atau lebih pada dua atau lebih sampel yang berbeda, atau pada waktu yang berbeda.

(5)

VARIABEL PENELITIAN

• Variabel penelitian pada dasarnya adalah segala sesuatu yang berbenatuk apa saja yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari sehingga diperoleh informasi tentang hal tersebut, kemudian ditarik kesimpulannya.

• Macam-macam variabel :

– Variabel Independen =>dalam bahasa Indonesia sering disebut sebagai variabel bebas

bebas

– Variabel dependen => dalam bahasa Indonesia sering disebut sebagai variabel terikat.

– Variabel Moderator => biasa disebut dengan variabel independen ke dua.

– Variabel intervening => variabel ini merupakan variabel penyela antara variabel independen dan dependen.

(6)

PARADIGMA PENELITIAN

• Paradigma penelitian merupakan pola hubungan antara variabel yang akan diteliti tersebut.

• Bentuk-bentuk paradigma penelitian :

– Paradigma sederhana : terdiri atas satu variabel independen dan dependen.

– Paradigma sederhana berurutan : terdapat lebih dari dua variabel, tetapi hubungannya masih sederhana.

– Paradigma ganda dengan dua varibel independen : terdapat dua variabel independen

– Paradigma ganda dengan dua varibel independen : terdapat dua variabel independen dan satu variabel dependen.

– Paradigma ganda dengan tiga variabel independen : terdapat tiga variabel independen dan satu dependen.

– Paradigma ganda dengan dua variabel dependen : satu variabel independen dan dua dependen.

– Paradigma ganda dengan dua variabel independen dan dua dependen : terdapat dua variabel independen dan dua variabel dependen.

(7)

LANDASAN TEORI, KERANGKA BERFIKIR DAN PENGAJUAN HIPOTESIS

Dosen pengampu: Agung Purnomo, MBA

UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SIDOARJO Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

http://www.unusida.ac.id

Metodologi Penelitian

Dosen pengampu: Agung Purnomo, MBA

Oleh:

Fatmatul Izzah (D24150027) Siti Asiyah (D24150072) Siti Nur Aini (D24150075)

Siti Uswatun Khasanah (D24150077) Tri Wulidah Rohmaniyah (D24150081)

Senin, 26 Februari 2018

(8)

PENGERTIAN TEORI

Setelah masalah penelitian dirumuskan, maka langkah kedua dalam proses penelitian adalah mencari teori-teori, konsep-konsep dan generalisasi-generalisasi hasil penelitian

yang dapat dijadikan sebagai landasan teoritis untuk

pelaksanaan penelitian. pelaksanaan penelitian.

(9)

TINGKATAN DAN FOKUS TEORI

• Fokus teori dibagi menjadi 3 : 1. Teori Subtansif

2. Teori Formal

3. teori Midle Range

3. teori Midle Range

(10)

KEGUNAAN TEORI DALAM PENELITIAN

Semua penelitian ini bersifat ilmiah, oleh karena itu semua peneliti harus berbekal teori. Dan teori yang digunakan harus jelas, karena teori disini berfungsi untuk memperjelas masalah yang diteliti, sebagai dasar untuk merumuskan hipotesis dan sebagai refrensi untuk menyusun instrumen penelitian.

(11)

DESKRIPSI TEORI

Deskripsi teori berisi tentang penjelasan terhadap variabel-variabel yang diteliti, melalui pendefinisian, dan uraian yang lengkap dan

mendalam dari berbagai refrensi, sehingga ruang lingkup, kedudukan dan prediksi terhadap hubungan antar variabel yang

(12)

KERANGKA BERFIKIR

Kerangka berfikir yang baik akan menjelaskan secara variabelar teoritis pertautan antar variabel yang akan diteliti. Bila dalam penelitihan ada variabel moderator dan intervening , maka juga

perlu dijelaskan mengapa variabel ikut dilibatkan dalam

penelitian, selanjutnya dirumuskan kedalam bentuk paradigma penelitian, selanjutnya dirumuskan kedalam bentuk paradigma

(13)

HIPOTESIS

Perumusan hipotesis penelitian merupakan langka ketiga dalam penelitian, setelah peneliti mengemukakan landasan teori dan kerangka berfikir. Tetapi perlu diketahui bahwa tidak setiap penelitian harus merumuskan hipotesis.

(14)

Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

http://www.unusida.ac.id

Metodologi Penelitian

INSTRUMEN DAN TEKNIK PENGUMPULAN DATA

Oleh:

Fatmatul Izzah (D24150027) Siti Asiyah (D24150072) Siti Nur Aini (D24150075)

Siti Uswatun Khasanah (D24150077) Tri Wulidah Rohmaniyah (D24150081)

Senin, 26 Februari 2018

[email protected]

(15)

INSTRUMEN PENELITIAN

Seperti telah dikemukakan pada bab sebelumnya bahwa, terdapat dua hal utama yang mempengaruhi kualitas hasil penelitian, kualitas instrumen penelitian, dan kualitas pengumpulan data.

Dalam penelitian kuantitatif, kualitas instrumen penelitian berkenaan dengan validitas dan reliabilitas instrumen dan berkenaan dengan validitas dan reliabilitas instrumen dan

(16)

Teknik Pengumpulan Data

Teknik pengumpulan data merupakan langkah yang paling utama dalam penelitian, karena tujuan utama dari penelitian adalah mendapatkan data. Tanpa mengetahui teknik pengumpulan data,

maka peneliti tidak akan mendapatkan data yang memenuhi standar data yang ditetapkan. Pengumpulan data dapat standar data yang ditetapkan. Pengumpulan data dapat dilakukan dalam berbagai setting, berbagai sumber, dan

Referensi

Dokumen terkait

Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar kepala ruang atau kepala tim memberikan ucapan terima kasih setiap timbang terima yaitu (100%) dan perawat pelaksana

Agar informasi yang diperoleh lebih akurat dilakukan perbandingan metode analisis daya dukung ultimit dan penurunan yang terjadi jika pondasi dibebani dengan dilakukan beberapa

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengetahuan keuangan, tingkat pendapatan dan pendidikan terhadap perilaku perencanaan dana pensiun dengan sikap

Sebelum instrumen digunakan untuk menjaring data berupa hasil belajar peserta didik dikelas eksperimen dan kelas kontrol terlebih dahulu diuji coba hal ini dilakukan

90 sebab telah terungkap dalam FGD di Provinsi Papua, salah satu narasumber menyatakan: “Belum ada data yang jelas pegawai yang sudah mengikuti pelatihan TIK.”

- jumlah pemakaman anggota KORPRI yang meninggal dunia Seksi PPUD Laporan seksi PPUD ∑ jumlah kegiatan pemakaman dalam satu tahun - jumlah buku satlinmas yang disususn Seksi

(3) ASN sebagaimana dimaksud pada ayat (1) wajib menyampaikan laporan kegiatan harian kepada Pejabat Penilai untuk dinilai setiap tanggal 3 (tiga) bulan

Penyediaan pemanfaatan dan nilai gizi limbah pertanian sebagai makanan ternak di Sumatera Barat , Pusat Penelitian Universitas Andalas, Padang..