• Tidak ada hasil yang ditemukan

KEDUDUKAN ANAK ANGKAT PEREMPUAN TERHADAP HARTA WARISAN DI KALANGAN ETNIS TIONGHOA SUKU HAINAN DI KOTA MEDAN TESIS

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "KEDUDUKAN ANAK ANGKAT PEREMPUAN TERHADAP HARTA WARISAN DI KALANGAN ETNIS TIONGHOA SUKU HAINAN DI KOTA MEDAN TESIS"

Copied!
16
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

Kedua, Kedudukan anak angkat dalam hukum waris adat pada masyarakat Tionghoa di Kota Medan, baik anak angkat laki-laki maupun perempuan dalam keluarga angkatnya mempunyai

bawah pada anak etnis Tionghoa. 2) Ada perbedaan waktu erupsi gigi permanen antara anak laki-laki dan anak. perempuan pada

Menurut tradisi Tionghoa kuno, tanggung jawab dalam merawat orang tua terletak di pundak anak laki-laki tertua, dimana anak laki-laki memiliki peran lebih besar dibandingkan

Faktor-faktor yang mendorong terjadinya perkawinan pesanan antara laki-laki Taiwan dengan perempuan dari Tionghoa Singkawang antara lain adalah: (a) kemiskinan, (b)

Faktor internal dan eksternal yang menentukan keberhasilan perempuan etnis Tionghoa dalam berwirausaha adalah ketepatan dalam memilih usaha, keyakinan menekuni suatu

Apakah terdapat perbedaan pola sidik bibir dominan antara laki-laki dan perempuan menurut tipe berdasarkan klasifikasi Suzuki dan Tsuchihashi pada etnis Tionghoa

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui proses komunikasi antarbudaya etnis Tionghoa dan pribumi di Komplek Puri Katelia Indah Kecamatan Medan Johor Kota Medan dan

Harta warisan yang hanya dapat diterima oleh anak laki-laki dan sifatnya tidak dapat terbagi-bagi. Jenis harta warisan tersebut adalah hak ulayat/ hak milik bersama