I. PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang - KAJIAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI IMPLEMENTASI SISTEM PRODUKSI BERSIH PADA AGROINDUSTRI KARET REMAH
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Secara keseluruhan analisis AHP menghasilkan strategi good housekeeping sebagai pilihan terbaik untuk penerapan produksi bersih, selanjutnya diikuti oleh pemanfaatan partikel
Untuk dapat melihat penggunaan metode Fuzzy tersebut, maka dalam penelitian ini data yang akan digunakan sebagai contoh kasus adalah data produksi karet di PT.. Ada beberapa
Keunggulan Indonesia dalam peningkatan produksi karet untuk yang masa yang akan datang adalah pada masih tersedianya lahan tropis yang cukup besar yang sesuai untuk penanaman pohon
Produksi bersih juga dilakukan dengan penggantian bahan penggumpal yang alami yakni asap cair yang berasal dari pirolisis cangkang kelapa sawit dan pemanfaatan partikel karet
Hasil penelitian menggunakan analisis prospektif mengidentifikasi 16 faktor penting yang saling berpengaruh dan tergantung terhadap pengembangan sistem produksi