Sistem Penjualan Pada Mitra Binaan Badak LNG
Ahmad Adha Abdullah*1, Joan Angelina Widians2, Edy Budiman3
1,2,3) Program Teknik Informatika, Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi, Universitas Mulawarman Jalan Barong Tongkok Kampus Gunung Kelua Samarinda,
Kalimantan Timur
e-mail: *1[email protected], 2[email protected], 3 [email protected]
Abstrak
Sistem Penjualan Pada Mitra Binaan Badak LNG”. Dibimbing oleh Ibu Joan Angelina Widians, S.Kom, M.Kom selaku Dosen Pembimbing I dan Bapak Edy Budiman, MT selaku Dosen Pembimbing II. Mitra Binaan Badak LNG merupakan bentuk kontribusi perusahaan merangkul masyarakat sekitar perusahaan agar menjadi masyarakat yang mandiri, Mitra Binaan terdiri dari kelompok tani dan UMKM yang ada di Kota Bontang. Tujuan dibuat sistem penjualan ini adalah agar pemasaran dan penjualan dapat dilakukan secara online dengan memanfaatkan jaringan internet. Metode penelitian yang digunakan adalah metode observasi yang dilakukan dengan mendatangi langsung workshop mitra binaan. Metode perancangan Sistem ini dibuat dengan metode waterfall, CD (Context Diagram), DFD (Data Flow Diagram) dan ERD (Entity Relationship Diagram) dengan menggunakan HTML dan framework Laravel yang merupakan framework berbasis PHP. Hasil dari penelitian ini adalah berupa Sistem penjualan Mitra Binaan Badak LNG berbasis Web.
Kata kunci— Sistem Penjualan, Badak LNG, HTML, Laravel
1. PENDAHULUAN
Berkembangnya teknologi informasi saat ini memberi banyak sekali manfaat dalam penggunaannya, salah satunya penggunaan teknologi informasi dalam bidang usaha. Bagi keberlangsungan usaha, pengetahuan akan informasi suatu produk adalah hal yang sangat penting dalam pengambilan keputusan untuk pembelian produk yang ditawarkan oleh suatu kelompok usaha/UMKM, secara lengkap, relevan dan akurat. Dalam penggunaan teknologi informasi kelompok usaha kecil dan menengah diharapkan dapat bertahan dan memenangkan persaingan yang tiap hari tiap waktu makin ketat dan keras dikarenakan penggunaan teknologi informasi saat ini selalu bertambah banyak terutama penggunanya kebanyakan merupakan berada dikalangan pengusaha.
Internet merupakan salah satu media informasi yang efektif dan efisien dalam penyampaian informasi yang dapat pula diakses oleh setiap orang dimana saja dan kapan saja. Media internet sangat berpengaruh dalam dunia bisnis dan perdagangan. Selain itu teknologi internet sudah tidak asing lagi bagi beberapa pengusaha dan pelaku bisnis. Saat ini para pengusaha sudah banyak yang sudah memanfaatkan media internet sebagai sarana penginformasian produk yang dijual serta perbaikan pelayanan pelanggan. Hal tersebut dilakukan semata-mata untuk meningkatkan omset penjualan mitra, mengingat dunia maya tidak mengenal batasan ruang dan waktu.
Penggunaan sistem penjualan tersebut diperlukan dalam jangka panjang guna meningkatkan kualitas informasi yang dihasilkan oleh sistem seperti kecepatan, keakuratan, dan ketepatan waktu. Pada akhirnya bersamaan dengan peningkatan kualitas informasi tersebut juga diharapkan dapat memperbaiki kinerja mitra binaan menjadi lebih baik serta untuk menanggapi kebutuhan pelanggan akan informasi penjualan secara lebih luas yang berujung pada peningkatan omset penjualan mitra.
Berdasarkan dari permasalahan diatas, maka perlulah sistem penjualan diterapkan pada seluruh kelompok Mitra Binaan agar dapat meningkatkan penjualan dan daya tarik konsumen akan produk yang dihasilkan
Penelitian terdahulu ini merupakan penelitian yang relevan untuk membandingkan dengan penelitian yang sedang di lakukan oleh penulis, antara lain :
1. Hasil penelitian Erna Dinati (2015) yang berjudul “Implementasi E-Commerce Pada Toko Madina Collection Samarinda” menunjukkan bahwa E-Commerce dapat membantu toko dalam pengolahan data penjualan dan persediaan barang secara cepat tanpa membutuhkan tenaga besar untuk mengelolanya.
2. Hasil penelitian Victor Nicolas Nore (2013) yang berjudul “Perancangan Sistem Informasi Penjualan dan Pemesanan Produk Berbasis Web” menunjukkan bahwa Perancangan sistem informasi e-commerce dapat memberikan solusi terhadap permasalahan yang dihadapi dalam proses penjualan produk serta sebagai solusi pemasaran produk.
2. METODE PENELITIAN
2.1 Sistem Informasi
saling berinteraksi satu dengan yang lain membentuk satu kesatuan untuk mencapai sasaran. a. Blok masukan (input block)
Input mewakili data yang masuk ke dalam sistem informasi. Yang dimaksud dengan input di sini termasuk metode dan media untuk menangkap data yang akan dimasukkan, yang dapat berupa dokumen-dokumen dasar.
b. Blok model (model block)
Blok ini terdiri dari kombinasi prosedur, logika dan model matematik yang akan memanipulasi data input dan data yang tersimpan di basis data dengan cara yang sudah tertentu untuk menghasilkan keluaran yang diinginkan.
c. Blok keluaran (output block)
Produk dari sistem informasi adalah keluaran yang merupakan informasi yang berkualitas dan dokumentasi yang berguna untuk semua tingkatan manajemen serta semua pemakai sistem.
d. Blok teknologi (technoloy block)
Teknologi merupakan toolbox dalam sistem informasi. Teknologi digunakan untuk menerima input, menjalankan model, menyimpan dan mengakses data, menghasilkan dan mengirimkan keluaran dan membantu pengendalian dari sistem secara keseluruhan. Teknologi terdiri dari 3 (tiga) bagian utama yaitu Teknisi (brainware), Perangkat lunak (software) dan perangkat keras (hardware).
e. Blok basis data (database blok)
Basis data (database) merupakan kumpulan data yang saling berkaitan dan berhubungan satu dengan yang lainnya, tersimpan di perangkat keras komputer dan perangkat lunak digunakan untuk memanipulasi. Data perlu disimpan dalam basis data untuk keperluan penyediaan informasi lebih lanjut. Data di dalam basis data perlu diorganisasikan sedemikian rupa supaya informasi yang dihasilkan berkualitas. Organisasi basis data yang baik juga berguna untuk efisiensi kapasitas penyimpanan. Basis data diakses atau dimanipulasi dengan menggunakan perangkat lunak paket yang disebut dengan DBMS (database management system).
f. Blok kendali (control block)
Banyak hal dapat merusak sistem informasi, seperti bencana alam, api temperatur, air, debu, kecurangan-kecurangan, kegagalan pada sistem itu sendiri, ketidakefisienan, sabotase dan lain sebagainya. Beberapa pengendalian perlu dirancang dan diterapkan untuk meyakinkan bahwa hal-hal yang dapat merusal sistem dicegah dan bila telanjur terjadi maka kesalahan-kesalahan dapat dengan cepat diatasi.
2.2 Mitra Binaan Badak LNG
Mitra Binaan Badak LNG merupakan bentuk kontribusi perusahaan merangkul masyarakat sekitar perusahaan agar menjadi masyarakat yang mandiri, Mitra Binaan terdiri dari kelompok tani dan UMKM yang ada di Kota Bontang, adapun Mitra Binaan ini memiliki berbagai jenis produk yang telah dihasilkan seperti : Makanan dan minuman olahan dari buah mangrove, aneka snack dari pisang dan rumput laut, makanan olahan dari ikan lele dan cangkang kepiting, pemanfaatan buah kelapa menjadi minyak kelapa dan VCO (Virgin Coconut Oil), kain batik dari pewarna alami mangrove dsb.
2.3 Waterfall
Dalam pengembangan sistem seperti gambar ilustrasi diatas dapat dijabarkan seperti berikut : a) Analisis
Pada tahap ini dilakukan analisa kebutuhan-kebutuhan yang nantinya dibutuhkan dalam sistem penjualan Mitra Binaan Badak LNG.
b) Desain Sistem
Pada tahap ini dilakukan perancangan sistem dan perancangan design tampilan antarmuka baik itu homepage ataupun adminpage dari sistem yang akan di bangun berdasarkan kebutuhan-kebutuhan yang telah dianalisa sebelumnya.
c) Implementasi
Pada tahap ini di lakukannya pengkodean yaitu membangun koding menggunakan php laravel framework berdasarkan hasil analisis dan perancangan sebelumnya agar hasil nya nanti sesuai dengan kebutuhan pengguna.
d) Pengujian Sistem
Pada tahap ini dilakukannya pengujian dengan maksud bahwa sistem penjualan yang telah dibangun tadi berfungsi sebagaimana mestinya berdasarkan hasil analisis sebelumnya sehingga hasilnya sesuai dengan apa yang diharapkan oleh pengguna sistem. Pada tahap ini juga mengantisipasi kesalahan-kesalahan atau error yang akan ditemui dalam pengujian atau biasa di sebut debugging.
2.4 Alat Bantu Pengembangan Sistem
Adapun alat bantu pengembangan sistem yang dibutuhkan dalam pembuatan sistem penjualan Mitra Binaan Badak LNG diantaranya adalah :
2.4.1. Data Flow Diagram
Tabel 1 : Simbol DFD Simbol Gane dan
Sarson Simbol DeMarco danYourdan Keterangan
Entitas eksternal, simbol ini digunakan untuk menggambarkan asal atau tujuan data
Proses, symbol ini digunakan untuk proses pengolahan data atau transfer informasi
2) Aturan dalam Data Flow Diagram
Ada ketentuan dalam membuat data flowdiagram diantarnya sebagai berikut: 1. Entity eksternal dengan entity eksternal tidak boleh saling terhubung.
2. Penyimpanan data dengan penyimpanan data tidak boleh terhubung secara langsung 3. Penyimpanan data dengan entity eksternal tidak boleh terhubung secara langsung. 4. Setiap proses harus memiliki arus data yang masuk dan arus data yang keluar. 3) Tahapan Data Flow Diagram
a) Diagram Konteks
[4]Diagram konteks adalah tingkatan tertinggi dalam diagram aliran data dan hanya membuat satu proses , menunjukan sistem secara keseluruhan. Proses tersebut diberi nomor nol. Semua entitas eksternal yang di tunjukan pada diagram konteks berikut aliran data-aliran data menuju dan dari sistem. Diagram tersebut tidak memuat penyimpanan data.
b) Diagram Level 0
[4]Diagram 0 adalah pengembangan dari diagram konteks dan bisa mencakup sampai sembilan proses. Memasukan lebih banyak proses pada level ini akan terjadi dalam suatu diagram yang kacau yang sulit dipahami. Setiap proses diberi nomor bilangan bulat , umumnya dimulai dari sudut kiri atas diagram dan mengarah kesudut sebelah kanan bawah.
c) Diagram Anak
[4]Setiap proses dalam diagram 0 bisa dikembangkan untuk menciptakan diagram anak yang lebih mendetail. Diagram anak ditetapkan nomor yang sama seperti proses induk, poin desimal, serta sebuah nomor unik untuk setiap proses anak.
2.4.2. ERD (Entity Relationship Diagram)
Tabel 2 : Kardinalitas ERD
Simbol Penjelasan Resmi Arti Sebenarnya
Entitas Sekelompok orang , tempat atau sesuatu
Entitas terhubung Digunakan untuk
menghubungkan dua entitas
Entitas atribut Digunakan sekelompok terulang
Ke 1 hubungan Tepat satu
Ke 0 atau lebih hubungan
Hanya nol , satu atau lebih
Ke 0 atau 1 hubungan Hanya nol atau satu
Ke banyak hubungan Satu atau lebih
Kelebih dari 1 hubungan Lebih besar dari satu
2.5 Alat Bantu Pembuatan Sistem
Adapun alat bantu pembuatan system yang dibutuhkan dalam pembuatan sistem penjualan Mitra Binaan Badak LNG diantaranya adalah :
a) Bahasa pemrograman php adalah sebuah Bahasa script yang tidak melakukan sebuah kompilasi dalam penggunaannya.
b) Web Server yang mendukung php dapat ditemukan dimana-mana dari mulai IIS sampai apache, dengan konfigurasi yang relative mudah.
c) dalam sisi pengembangan lebih mudah, karena banyaknya milis-milis dan developer yang siap membantu dalam pengembangan.
d) Dalam sisi pemahaman, php adalah Bahasa scripting yang paling mudah karena referensi yang banyak.
PHP adalah Bahasa open source yang dapat digunakan diberbagai mesin seperti Linux, Unix, dan Windows dan dapat dijalankan secara runtime melalui console serta juga dapat menjalankan perintah-perintah sistem.
2.5.2 Laravel
[7]Laravel Framework merupakan sebuah engine untuk membuat aplikasi dimana mengunakan bahasa pemrograman PHP. Laravel merupakan salah satu PHP Framework dengan Konsep MVC (Model View Controller) . Laravel framework yang clean dan classy untuk pengembangan web dengan menggunakan PHP. ( Aminudin.2010)
Laravel dikembangkan oleh Taylor Otwell dengan menggunakan PHP 5.3, sebagai solusi karena sulitnya mendapatkan framework PHP yang baik dengan dokumentasi yang baik. Kenapa harus laravel? Berikut beberapa alasannya menurut Taylor Otwell (Core Developer Laravel) :
1. Expressif. Laravel adalah sebuah framework PHP yang expressif, artinya ketika melihat suatu sintak Laravel, seorang programmer “diharapkan” akan langsung tahu kegunaan dari syntax tersebut meskipun belum pernah mempelajarinya apalagi menggunakannya.
2. Simple. Salah satu yang membuat Laravel begitu sederhana adalah adanya Eloquent ORM. Misalkan, kita ingin mengambil semua data yang ada pada tabel users.
3. Accesible. Laravel-pun dibuat dengan dokumentasi yang selengkap mungkin. Core Developer dari laravel sendiri ber-komitmen, untuk selalu menyertakan dokumentasi yang lengkap setiap kali melakukan rilis versi terbaru-nya.
2.5.3 MySql
[7]“MySQL adalah salah satu database manajemen sistem (DBMS) dari sekian banyak DBMS seperti Oracle, MS SQL, Postgre SQL, dan lainnya”. Dimana MySQL dalam operasi client-server melibatkan server daemon MySQL disisi server dan berbagai macam program serta library yang berjalan besar. SQL singkatan dari Structure Query Language dan sering disebut Sequel saja. SQL mulai dikembangkan tahun 70-an di laboratorium IBM, Stan Jose, California. Untuk mengakses sebuah file database, salah satu server database yang kecil dan mudah digunakan namun memiliki kehandalan dan performa tinggi.
3. HASIL DAN PEMBAHASAN
3.1 Hasil Penelitian
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan di Mitra Binaan Badak LNG Bontang untuk mempermudah dalam mengelola data penjualan dan memasarkan produk seperti yang tertulis pada penulisan tugas akhir dengan judul “Sistem Penjualan Pada Mitra Binaan Badak LNG” menghasilkan hasil penelitian sebagai berikut :
3.1.1. Pengunjung
1) Halaman Utama
Gambar 2 : Halaman Utama
2) Halaman Daftar Ongkir
Halaman Daftar Ongkir menampilkan daftar sementara kota yang tersedia untuk pengiriman melalui JNE, seperti terlihat pada gambar 3.
Gambar 3 : Daftar Ongkir
3) Halaman Daftar Penjual
Gambar 4 : Daftar Penjual
4) Halaman Registrasi dan Login
Halaman Registrasi dan Login menampilkan form pendaftaran dan login, seperti yang tertera pada gambar 5.
Gambar 5 : Halaman Registrasi dan Login
5) Halaman Cara Pemesanan
Gambar 6 Halaman Cara Pemesanan
3.1.2. Admin
1) Dashboard Admin
Dashboard admin adalah halaman area admin setelah melakukan login kedalam sistem, seperi yang terlihat pada gambar 7.
Gambar 7 : Dashboard Admin
2) Halaman Data Kategori
Gambar 8 : Halaman Data Kategori
3) Halaman Biaya Kirim
Halaman biaya kirim adalah halaman untuk master biaya yang dapat dikelola oleh admin untuk melakukan input data pengiriman berdasarkan kota yang di dapat pada situs JNE. Seperti yang ditunjukkan seperti pada gambar 9.
Gambar 9 : Halaman Biaya Kirim
4) Halaman Pemesanan
Gambar 10 : Halaman Pemesanan
5) Halaman Saldo Penjual
Halaman saldo penjual adalah halaman untuk pengelolaan saldo penjual. Pada halaman ini admin dapat menginput penyetoran saldo hasil penjualan kepada penjual, seperti pada gambar 11.
Gambar 11 : Halaman Saldo Penjual
6) Halaman Managemen User
Gambar 12 : Halaman Data Penjual
Gambar 13 : Halaman Tambah Penjual
Gambar 15 : Halaman Setting
3.1.3. Penjual
1) Dashboard Penjual
Dashboard adalah halaman area penjual setelah melakukan login kedalam sistem, seperti yang terlihat pada gambar 16.
Gambar 17 : Halaman Data Barang
3) Halaman Pemesanan
Halaman pemesanan adalah halaman untuk daftar pemesanan yang dapat telah di pesan oleh member. Pada halaman ini penjual monitoring penjualan produk yang dipesan member. Halaman pemesanan seperti yang di tunjukkan pada gambar 18.
Gambar 18 : Halaman Pemesanan
4) Halaman Saldo
Gambar 19 : Halaman Saldo
5) Halaman Profil
Halaman profil adalah halaman yang menampilkan deskripsi penjual. Pada halaman ini juga terdapat detail data penjual termasuk di dalamnya adalah data personal dan data akunnya, seperti pada gambar 20.
Gambar 20 : Halaman Profil
3.1.4. Member
1) Halaman Keranjang Belanja
Gambar 21 : Halaman Keranjang Belanja
2) Halaman Checkout
Halaman ini adalah halaman untuk member yang ingin mengkonfirmasi pemesanan barang dengan melakukan input data pengiriman barang beserta data lengkap untuk lokasi pengirimannya. Halaman ini di tunjukan seperti pada gambar 22.
Gambar 22 : Halaman Checkout
3) Halaman Akun Member
Gambar 23 : Halaman Akun Member
4) Halaman Pemesanan Member
Pada halaman ini member dapat melihat data pemesanan yang telah member lakukan dan juga dapat melihat detail pemesanan secara rinci. Halaman ini seperti ditunjukan pada gambar 24.
Gambar 24 : Halaman Pemesanan Member
5) Halaman Konfirmasi Pembayaran
Gambar 25 : Halaman Konfirmasi Pembayaran
4.2 Pengujian
Pengujian sistem adalah pengujian awal dimana dilakukannya input data untuk melakukan proses uji pada sistem penjualan kemudian hasil atau keluaran dari sistem tersebut akan dilihat apakah sudah sesuai dengan hasil yang diharapkan.
1. Registrasi Member
Member melakukan registrasi dengan menginputkan data Nama, No.HP, Pekerjaan, Alamat, Jenis Kelamin, Email, Password. Detail hasil pengujian bisa dilihat pada tabel 3 berikut.
Tabel 3 : Detail Hasil Pengujian Registrasi
Kasus dan Hasil Uji (Data Normal)
Skenario Registrasi dengan menginput Nama, No.HP, Pekerjaan, Alamat, Jenis Kelamin, Email, Password baru.
Hasil yang diharapkan Data diterima dan masuk ke database
Pengamatan Berhasil Registrasi! Periksa Email Anda Untuk Aktivasi Akun Kesimpulan [√] Diterima
[ ] Ditolak
Kasus dan Hasil Uji (Data Salah)
Skenario Registrasi dengan Nama, No.HP, Pekerjaan, Alamat, Jenis Kelamin, Email, Password yang sudah terdaftar.
Hasil yang diharapkan Gagal Registrasi dan muncul pesan gagal Pengamatan This email has already been taken
Kesimpulan [√] Diterima [ ] Ditolak
Pada gambar 27 akan menunjukan pengujian dengan data salah dengan menginputkan data registrasi yang sudah pernah terdaftar sebelumnya.
Gambar 27 : Hasil Pengujian Registrasi (Data Salah)
Pada Gambar 28 menunjukkan email kiriman dari sistem untuk aktivasi akun member, aktivasi akun dengan klik link yang tertera di email.
Gambar 29 : Hasil aktivasi akun
2. Login
Pengujian login dilakukan untuk 3 level pengguna yaitu member, admin, penjual. Adapun detail hasil pengujian dapat dilihat pada tabel 4 berikut.
Tabel 4 Detail Hasil Pengujian Login
Kasus dan Hasil Uji (Data Normal)
Skenario Login dengan email dan password terdaftar Hasil yang diharapkan Login diterima sesuai dengan level yang digunakan Pengamatan Login diterima sesuai dengan level
Kesimpulan [√] Diterima [ ] Ditolak
Kasus dan Hasil Uji (Data Salah)
Skenario Menginput username dan password tidak terdaftar Hasil yang diharapkan Gagal Login dan muncul pesan gagal
Pengamatan Muncul pesan gagal dan kembali kehalaman login
Kesimpulan [√] Diterima [ ] Ditolak
Gambar 30 menunjukan data pengujian yang dilakukan dengan data normal. Setelah proses login diterima pengguna masuk ke sistem ini sesuai dengan level pengguna.
Gambar 30 : Hasil Pengujian Login (Data Normal)
Tabel 5 : Detail Pengujian Pilih Barang Kasus dan Hasil Uji (Data Normal)
Skenario Member memesan barang dengan jumlah dibawah jumlah stok yang tersedia
Hasil yang diharapkan Barang yang dipesan akan langsung masuk ke keranjang belanja
Pengamatan Barang telah berhasil masuk keranjang belanja
Kesimpulan [√] Diterima
[ ] Ditolak
Kasus dan Hasil Uji (Data Salah)
Skenario Member memesan barang melebihi jumlah stok Hasil yang diharapkan Member tidak bisa memesan barang melebihi stok Pengamatan Muncul pesan Jumlah tidak boleh melebihi stok
Kesimpulan [√] Diterima
[ ] Ditolak
Pada Gambar 33 memperlihatkan pesan gagal saat memesan barang diatas jumlah stok tersedia
Gambar 33 Hasil Pengujian Pilih Barang (Data Salah)
Pada gambar 34 menampilkan jika pemesanan pada keranjang belanja dibatalkan maka stok akan kembali seperti semula seperi yang ditunjukkan pada gambar 35
4. Checkout
Pada checkout member diwajibkan mengisi form checkout seperti pada gambar 36 untuk konfirmasi pemesanan barang setelah melakukan checkout maka member dapat melihat detail pemesanan seperti di tunjukan pada gambar 37.
5. Konfirmasi Pembayaran
Setelah member melakukan pembayaran, maka member berhak melakukan konfirmasi pembayaran seperti pada gambar 38 dan ketika member telah berhasil melakukan konfirmasi, maka status pemesanan yang semula adalah belum konfirmasi menjadi sudah kofirmasi seperti di tunjukan pada gambar 39.
Gambar 38 : Form Konfirmasi
Gambar 39 : Status Sudah Konfirmasi
6. Data Pemesanan
Gambar 41 : Halaman Data Pemesanan
7. Edit Status Pemesanan
Pada pengujian edit status pemesanan akan dilakukan uji pemesanan diproses dan dibatalkan, detail pengujian dapat dilihat pada tabel 6.
Tabel 6 : Edit Status Pemesanan
Kasus dan Hasil Uji
Skenario Mengubah status pemesanan diproses atau dibatalkan Hasil yang diharapkan Data pemesanan berhasil diubah
Pengamatan Pemesanan berhasil diproses dan dibatalkan Kesimpulan [√] Diterima
[ ] Ditolak
Gambar 43 : Pemesanan Diproses
Gambar 44 : Pemesanan Dibatalkan
Pada gambar 45 menampilkan member tidak melakukan pembayaran pada batas waktu yang ditetapkan maka admin akan membatalkan pesanan dari member, dan stok yang di keep oleh member akan kembali seperti semula
Gambar 45 : Status Batas Waktu Pembayaran
8. Memasukkan Resi Pengiriman
Pada proses ini admin mengisi no resi pengiriman seperti pada gambar 46 dan jika telah mengisi resi pengiriman, maka status pemesanan akan berubah menjadi dikirim dan detail pemesanan dapat dilihat pada halaman detail pemesanan seperti pada gambar 47.
Gambar 47 : Detail Pemesanan
4.3 Pembahasan
Mitra Binaan Badak LNG merupakan bentuk kontribusi perusahaan merangkul masyarakat sekitar perusahaan agar menjadi masyarakat yang mandiri, adapun Mitra Binaan ini memiliki berbagai jenis produk yang telah dihasilkan seperti : makanan dan minuman olahan dari buah mangrove, aneka snack dari pisang dan rumput laut, makanan olahan dari ikan lele dan cangkang kepiting, pemanfaatan buah kelapa menjadi minyak kelapa dan VCO (Virgin Coconut Oil), kain batik dari pewarna alami mangrove dsb. Saat ini kelompok mitra binaan Badak LNG sedang dalam proses pengembangan pasar, dimana masih banyak UMKM yang belum menggunakan website sebagai media penjualan melalui internet atau E-Commerce. Sistem penjualan yang selama ini digunakan oleh mitra binaan adalah memakai sistem penjualan secara konvensional. Untuk melihat informasi mengenai produk yang dihasilkan mitra, pelanggan harus datang ke workshop unutk mengetahui informasi produk yang dihasilkan secara detail, hal ini menyebabkan banyak waktu terbuang yang dibutuhkan pelanggan untuk memperoleh informasi. Selain itu unruk melakukan pembelian, pelanggan juga dipersulit dengan tidak adanya sistem yang mempermudah pelanggan untuk melakukan pembelian selain dengan datang ke workshop atau ke toko-toko dimana mitra menitipkan produknya untuk dipasarkan. Kendala seperti ini yang akan berdampak pada berkurangnya niat pelanggan untuk melakukan transaksi.
2. Walau sistem belum terkoneksi dengan penjualan secara offline, namun pengelolaan barang tetap menggunakan data barang yang dijual secara offline.
3. Pemesanan barang tidak lagi hanya untuk wilayah Bontang namun bisa di lakukan untuk wilayah Kalimantan Timur.
4. Dapat mengelola barang dengan mudah
5. Penjualan barang akan meningkat karena adanya perluasan wilayah pemasaran.
4. KESIMPULAN
Dari proses pembuatan sistem penjualan pada Mitra Binaan Badak LNG hingga dibangunnya sistem penjualan ini maka dapat ditarik kesimpulan, dengan adanya sistem penjualan ini, pemasaran yang dilakukan oleh Mitra Binaan menjadi lebih mudah karena sistem penjualan akan di jalankan secara online. Sistem penjualan ini dapat melakukan transaksi penjualan secara online sehingga pembeli dari luar kota Bontang bisa memesan secara online
.
5. SARAN
Hasil yang telah dicapai saat ini masih mempunyai beberapa kekurangan, disarankan untuk menambah fitur-fitur yang dapat melengkapi website ini dimasa yang akan datang diantaranya adalah :
1.
Dalam perkembangannya, sistem penjualan pada mitra binaan Badak LNG ini dapat saling terkoneksi antara transaksi online dengan transaksi offline.2.
Dalam perkembangannya, sistem penjualan pada mitra binaan Badak LNG dapat API (Application Programming Interface) ekspedisi lain agar memudahkan dalam pengelolaan daftar ongkir dalam sistem.3.
Dalam perkembangannya, diharapkan sistem penjualan ini dapat menggunakan metode pembayaran e-cash, credit card dll agar proses konfirmasi pembayaran akan berlangsung secara otomatis tanpa harus melakukan konfirmasi terlebih dahulu.4.
Diharapkan pengembangan sistem penjualan ini dapat dibuat dalam versi android agar memudahkan konsumen dalam berbelanja menggunakan smartphone.UCAPAN TERIMA KASIH
Ucapan terima kasih yang yang tiada tara untuk kedua orang tua. Untuk Ayahanda Dr. Riskan Qadar, M.Si, Ibunda Andi Samsiah, S.Pd yang selalu memberikan cinta, kasih sayang, perhatian, dan nasihat serta doa yang tiada putusnya. Ucapan terima kasih juga dihaturkan atas bantuan dan bimbingan dari berbagai pihak sehingga Tugas Akhir atau Skripsi ini dapat terselesaikan. Untuk itu pula kesempatan ini, ucapan terima kasih dihaturkan kepada:
1. Allah SWT, Alhamdulillah atas karunia-Nya yang telah diberikan-Nya dan segala berkah yang tela diberikan-Nya.
2. Bapak Prof. Dr. H. Masjaya, M.Si selaku Rektor Universitas Mulawarman Samarinda, Kalimantan Timur.
3. Bapak Dr. Nataniel Dengen, M.Si selaku Dekan Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi Universitas Mulawarman.
4. Bapak Edy Budiman, MT selaku Ketua Program Studi Strata 1 (S1) Teknik Informatika Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi Universitas Mulawarman.
12. Semua pihak yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu yang telah membantu dalam penyelesaian skripsi ini.
DAFTAR PUSTAKA
[1] Sutabri, Tata. 2004. “Analisa Sistem Informasi”. Yogyakarta: Andi Offset. [2] __________. 2012. “Konsep Sistem Informasi”. Yogyakarta: Andi Offset.
[3] Rosa A.S dan M. Shalahuddin. 2013. “Rekayasa Perangkat Lunak”. Bandung: Informatika. [4] Kendall, Kenneth E. & Julie E. Kendall. 2002. “Analisis dan Perancangan Sistem”. Edisi 5.
Jilid 1. Cetakan 2. Terjemahan oleh Thamir Abdul Hafedh. 2006. Jakarta : PT. Indeks Kelompok Gramedia.
[5] ____________________________________. 2002. “Analisis dan Perancangan
Sistem”. Edisi 5. Jilid 2. Terjemahan oleh Thamir Abdul Hafedh. 2003. Jakarta : PT. Indeks Kelompok Gramedia.
[6] Anhar. 2010. “Panduan Menguasai PHP dan Mysql”. Jakarta: Media Kita.