• Tidak ada hasil yang ditemukan

Dibalik Hisapan Asap Rokok (1)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Dibalik Hisapan Asap Rokok (1)"

Copied!
21
0
0

Teks penuh

(1)

DIBALIK HISAPAN ASAP ROKOK

DIBALIK HISAPAN ASAP ROKOK

(2)

KEBEBASAN VS

KEBEBASAN VS

KEBEBASAN

KEBEBASAN

Memang betul merokok adalah hak asasi

Memang betul merokok adalah hak asasi

manusia, dan itu ditegaskan oleh Komite

manusia, dan itu ditegaskan oleh Komite

Nasional Pengendalian Tembakau, tapi

Nasional Pengendalian Tembakau, tapi

adalah hak asasi kami juga yang tidak

adalah hak asasi kami juga yang tidak

merokok untuk menghirup udara yang

merokok untuk menghirup udara yang

tidak beraroma rokok.

tidak beraroma rokok.

Memang betul,

Memang betul,

rokok itu anda beli dengan uang anda

rokok itu anda beli dengan uang anda

sendiri, maka nikmatilah sepenuhnya, tak

sendiri, maka nikmatilah sepenuhnya, tak

usah berbagi dengan kami.

usah berbagi dengan kami.

(3)

Penasehat Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia

Penasehat Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia

(PB IDI), Hakim Sorimuda Pohan, menyebutkan kini

(PB IDI), Hakim Sorimuda Pohan, menyebutkan kini

ada tiga jenis perokok yang ada. “

ada tiga jenis perokok yang ada. “

First hand smoker,

First hand smoker,

second hand smoker

second hand smoker

dan

dan

third hand smoker

third hand smoker

,”

,”

First

First

hand smoker

hand smoker

adalah perokok pertama, orang ini

adalah perokok pertama, orang ini

merokok sehingga memasukkan sendiri racun ke

merokok sehingga memasukkan sendiri racun ke

dalam tubuhnya.

dalam tubuhnya.

Second hand smoker

Second hand smoker

merupakan

merupakan

orang yang menghirup asap rokok, orang ini tidak

orang yang menghirup asap rokok, orang ini tidak

merokok.

merokok.

Third hand smoker

Third hand smoker

ialah orang yang tidak

ialah orang yang tidak

merokok, tidak menghirup asap rokok tetapi

merokok, tidak menghirup asap rokok tetapi

berhubungan langsung dengan perokok. Ketiganya

berhubungan langsung dengan perokok. Ketiganya

memiliki akibat yang sama saja bahayanya.

memiliki akibat yang sama saja bahayanya.

Ayah Perokok Harus Hati-hati kalau Gendong Anak, Republika – Rab, 2 Nov 2011

(4)

http://id.berita.yahoo.com/ayah-perokok-harus-hati-hati-kalau-gendong-anak-“

Fakta-Fakta Mengejutkan Tentang Rokok”,

Fakta-Fakta Mengejutkan Tentang Rokok”,

http://isaprokok.blogspot.com/

http://isaprokok.blogspot.com/

- diakses 29-10-2011

- diakses 29-10-2011

1.

1. Sejauh ini, tembakau berada pada peringkat utama Sejauh ini, tembakau berada pada peringkat utama penyebab kematian yang dapat dicegah di dunia.

penyebab kematian yang dapat dicegah di dunia.

Tembakau menyebabkan satu dari 10 kematian

Tembakau menyebabkan satu dari 10 kematian

orang dewasa di seluruh dunia, dan mengakibatkan

orang dewasa di seluruh dunia, dan mengakibatkan

5,4 juta kematian tahun 2006. Ini berarti rata-rata

5,4 juta kematian tahun 2006. Ini berarti rata-rata

satu kematian setiap 6,5 detik.

satu kematian setiap 6,5 detik.

2.

2. Diperkirakan, 900 juta (84 persen) perokok sedunia Diperkirakan, 900 juta (84 persen) perokok sedunia hidup di negara-negara berkembang atau transisi

hidup di negara-negara berkembang atau transisi

ekonomi termasuk di Indonesia. The Tobacco Atlas

ekonomi termasuk di Indonesia. The Tobacco Atlas

mencatat, ada lebih dari 10 juta batang rokok

mencatat, ada lebih dari 10 juta batang rokok

diisap setiap menit, tiap hari, di seluruh dunia oleh

diisap setiap menit, tiap hari, di seluruh dunia oleh

satu miliar laki-laki, dan 250 juta perempuan.

satu miliar laki-laki, dan 250 juta perempuan.

Sebanyak 50 persen total konsumsi rokok dunia

Sebanyak 50 persen total konsumsi rokok dunia

dimiliki China, Amerika Serikat, Rusia, Jepang dan

(5)

3.

3. Di Asia, Badan Kesehatan Dunia (WHO) Di Asia, Badan Kesehatan Dunia (WHO)

menyebutkan, Indonesia menempati urutan ketiga

menyebutkan, Indonesia menempati urutan ketiga

terbanyak jumlah perokok yang mencapai

terbanyak jumlah perokok yang mencapai

146.860.000 jiwa.

146.860.000 jiwa.

4.

4. Peningkatan prevalensi merokok tertinggi berada Peningkatan prevalensi merokok tertinggi berada pada interval usia 15-19 tahun dari 13,7 persen jadi

pada interval usia 15-19 tahun dari 13,7 persen jadi

24,2 persen atau naik 77 persen dari tahun 1995.

24,2 persen atau naik 77 persen dari tahun 1995.

5. Sebanyak 84,8 juta jiwa perokok di Indonesia

5. Sebanyak 84,8 juta jiwa perokok di Indonesia

berpenghasilan kurang dari Rp 20 ribu per hari–

berpenghasilan kurang dari Rp 20 ribu per hari–

upah minimum regional untuk Jakarta sekitar Rp 38

upah minimum regional untuk Jakarta sekitar Rp 38

ribu per hari.

ribu per hari.

6. Perokok di Indonesia 70 persen diantaranya berasal

6. Perokok di Indonesia 70 persen diantaranya berasal

dari kalangan keluarga miskin.

dari kalangan keluarga miskin.

7. 12,9 persen budget keluarga miskin untuk rokok

7. 12,9 persen budget keluarga miskin untuk rokok

dan untuk orang kaya hanya sembilan persen.

(6)

8.

8. Mengutip dana Survei Ekonomi dan Kesehatan Mengutip dana Survei Ekonomi dan Kesehatan

Nasional (Susenas), konsumsi rumah tangga miskin

Nasional (Susenas), konsumsi rumah tangga miskin

untuk tembakau di Indonesia menduduki ranking

untuk tembakau di Indonesia menduduki ranking

kedua (12,43 persen) setelah konsumsi beras

kedua (12,43 persen) setelah konsumsi beras

(19.30 persen).

(19.30 persen).

9. Orang miskin di Indonesia mengalokasikan

9. Orang miskin di Indonesia mengalokasikan

uangnya untuk rokok pada urutan kedua setelah

uangnya untuk rokok pada urutan kedua setelah

membeli beras. Mengeluarkan uangnya untuk rokok

membeli beras. Mengeluarkan uangnya untuk rokok

enam kali lebih penting dari pendidikan dan

enam kali lebih penting dari pendidikan dan

kesehatan.

kesehatan.

10. Pemilik perusahaan rokok PT Djarum, R. Budi

10. Pemilik perusahaan rokok PT Djarum, R. Budi

Hartono, termasuk dalam 10 orang terkaya se-Asia

Hartono, termasuk dalam 10 orang terkaya se-Asia

Tenggara versi Majalah Forbes. Ia menempati posisi

Tenggara versi Majalah Forbes. Ia menempati posisi

kesepuluh dengan total harta US$ 2,3 miliar, dalam

kesepuluh dengan total harta US$ 2,3 miliar, dalam

daftar yang dikeluarkan Kamis (8/9/2005). 

(7)

11.

11.

Sekitar 50% penderita kanker paru tidak

Sekitar 50% penderita kanker paru tidak

mengetahui bahwa asap rokok merupakan

mengetahui bahwa asap rokok merupakan

penyebab penyakitnya.

penyebab penyakitnya.

12. Dari 12% anak-anak SD yang sudah diteliti

12. Dari 12% anak-anak SD yang sudah diteliti

pernah merasakan merokok dengan coba-coba.

pernah merasakan merokok dengan coba-coba.

13. Besaran cukai rokok di Indonesia dinilai masih

13. Besaran cukai rokok di Indonesia dinilai masih

terlalu rendah. Saat ini, besarnya cukai rokok 37

terlalu rendah. Saat ini, besarnya cukai rokok 37

persen dari harga rokok. Bandingkan dengan

persen dari harga rokok. Bandingkan dengan

India (72 persen), Thailand (63 persen), Jepang

India (72 persen), Thailand (63 persen), Jepang

(61 persen).

(61 persen).

14. Sebanyak 1.172 orang di Indonesia meninggal

14. Sebanyak 1.172 orang di Indonesia meninggal

setiap hari karena tembakau.

setiap hari karena tembakau.

15.

15.

100 persen pecandu narkoba merupakan

100 persen pecandu narkoba merupakan

perokok. 

(8)

16.

16.

Perda DKI Jakarta No 2 Tahun 2005, Pasal 13

Perda DKI Jakarta No 2 Tahun 2005, Pasal 13

ayat 1: Tempat umum, sarana kesehatan, tempat

ayat 1: Tempat umum, sarana kesehatan, tempat

kerja dan tempat yang secara spesifik sebagai

kerja dan tempat yang secara spesifik sebagai

tempat proses belajar mengajar, arena kegiatan

tempat proses belajar mengajar, arena kegiatan

anak, tempat ibadah dan angkutan umum

anak, tempat ibadah dan angkutan umum

dinyatakan sebagai kawasan dilarang merokok. —

dinyatakan sebagai kawasan dilarang merokok. —

Pelanggarnya diancam dengan sanksi pidana

Pelanggarnya diancam dengan sanksi pidana

berupa denda maksimum Rp 50 juta, atau 6

berupa denda maksimum Rp 50 juta, atau 6

bulan kurungan. Kenyataannya, Perda ini seperti

bulan kurungan. Kenyataannya, Perda ini seperti

dianggap tidak ada oleh perokok, dan pemerintah

dianggap tidak ada oleh perokok, dan pemerintah

pun tidak tegas dalam menjalankannya.

(9)

Fakta : Babi Ada di Filter Rokok”,

Fakta : Babi Ada di Filter Rokok”,

http://isaprokok.blogspot.com/

http://isaprokok.blogspot.com/

- diakses 29-10-2011

- diakses 29-10-2011

 Sebuah riset terbaru dari seorang ilmuwan Belanda Sebuah riset terbaru dari seorang ilmuwan Belanda

mengguncangkan publik. Dia menemukan

mengguncangkan publik. Dia menemukan

kandungan hemoglobin (darah merah) dari babi

kandungan hemoglobin (darah merah) dari babi

sebagai salah satu bahan untuk filter rokok.

sebagai salah satu bahan untuk filter rokok.

 Fakta mencengangkan ini diungkapkan peneliti dari Fakta mencengangkan ini diungkapkan peneliti dari

Eindhoven, Belanda, Christien Meindertsma, dan

Eindhoven, Belanda, Christien Meindertsma, dan

lalu didukung oleh Profesor Kesehatan Masyarakat

lalu didukung oleh Profesor Kesehatan Masyarakat

dari University of Sydney, Simon Chapman.

dari University of Sydney, Simon Chapman.

 Hemoglobin atau protein darah babi, ternyata Hemoglobin atau protein darah babi, ternyata

digunakan untuk membuat filter rokok agar lebih

digunakan untuk membuat filter rokok agar lebih

efektif untuk menangkap bahan kimia berbahaya,

efektif untuk menangkap bahan kimia berbahaya,

sebelum masuk paru-paru seorang perokok.

sebelum masuk paru-paru seorang perokok.

Menurut Chapman, industri rokok dunia memang

Menurut Chapman, industri rokok dunia memang

kerap merahasiakan bahan-bahan yang mereka

kerap merahasiakan bahan-bahan yang mereka

gunakan.

(10)

Racun pada Rokok”,

Racun pada Rokok”,

http://isaprokok.blogspot.com/

http://isaprokok.blogspot.com/

- diakses 29-10-2011

- diakses 29-10-2011

Rokok mengandung kurang lebih 4000 elemen-Rokok mengandung kurang lebih 4000

elemen-elemen, dan setidaknya 200 diantaranya dinyatakan

elemen, dan setidaknya 200 diantaranya dinyatakan

berbahaya bagi kesehatan. Racun utama pada rokok

berbahaya bagi kesehatan. Racun utama pada rokok

adalah tar, nikotin, dan karbon monoksida.

adalah tar, nikotin, dan karbon monoksida.

1. Tar adalah substansi hidrokarbon yang bersifat

1. Tar adalah substansi hidrokarbon yang bersifat

lengket dan menempel pada paru-paru.

lengket dan menempel pada paru-paru.

2.

2. Nikotin adalah zat adiktif yang mempengaruhi Nikotin adalah zat adiktif yang mempengaruhi syaraf dan peredaran darah. Zat ini bersifat

syaraf dan peredaran darah. Zat ini bersifat

karsinogen, dan mampu memicu kanker paru-paru

karsinogen, dan mampu memicu kanker paru-paru

yang mematikan.

yang mematikan.

3. Karbon monoksida adalah zat yang mengikat

3. Karbon monoksida adalah zat yang mengikat

hemoglobin dalam darah, membuat darah tidak

hemoglobin dalam darah, membuat darah tidak

mampu mengikat oksigen.

(11)

“Bahaya Merokok bagi Kesehatan”, Bahaya Merokok bagi Kesehatan”,

http://isaprokok.blogspot.com/

http://isaprokok.blogspot.com/

- diakses 29-10-2011

- diakses 29-10-2011

1.

1. Asap rokok mengandung kurang lebih 4000 bahan Asap rokok mengandung kurang lebih 4000 bahan kimia yang 200 diantaranya beracun dan 43 jenis

kimia yang 200 diantaranya beracun dan 43 jenis

lainnya dapat menyebabkan kanker bagi tubuh.

lainnya dapat menyebabkan kanker bagi tubuh.

2.

2. Asap rokok yang baru mati di asbak mengandung Asap rokok yang baru mati di asbak mengandung tiga kali lipat bahan pemicu kanker di udara dan 50

tiga kali lipat bahan pemicu kanker di udara dan 50

kali mengandung bahan pengeiritasi mata dan

kali mengandung bahan pengeiritasi mata dan

pernapasan. Semakin pendek rokok semakin tinggi

pernapasan. Semakin pendek rokok semakin tinggi

kadar racun yang siap melayang ke udara. Suatu

kadar racun yang siap melayang ke udara. Suatu

tempat yang dipenuhi polusi asap rokok adalah

tempat yang dipenuhi polusi asap rokok adalah

tempat yang lebih berbahaya daripada polusi di

tempat yang lebih berbahaya daripada polusi di

jalanan raya yang macet.

jalanan raya yang macet.

3.

3. Seseorang yang mencoba merokok biasanya akan Seseorang yang mencoba merokok biasanya akan ketagihan karena rokok bersifat candu yang sulit

ketagihan karena rokok bersifat candu yang sulit

dilepaskan dalam kondisi apapun. Seorang perokok

dilepaskan dalam kondisi apapun. Seorang perokok

berat akan memilih merokok daripada makan jika

(12)

4.

4.

Bukan hanya nikotin, zat kimia yang dipakai

Bukan hanya nikotin, zat kimia yang dipakai

sebagai aroma pada rokok, juga berbahaya bagi

sebagai aroma pada rokok, juga berbahaya bagi

perokok dan tentunya yang mencium aroma

perokok dan tentunya yang mencium aroma

tersebut. Jurnal Agricultural & Food Chemistri

tersebut. Jurnal Agricultural & Food Chemistri

melaporkab bahwa zat kimia bernama

melaporkab bahwa zat kimia bernama

alkenylbenzenes itu ternyata mengandung racun.

alkenylbenzenes itu ternyata mengandung racun.

Disebutkan, bahwa resiko kanker dan kerusakan

Disebutkan, bahwa resiko kanker dan kerusakan

saluran pernafasan akan muncul bila secara terus

saluran pernafasan akan muncul bila secara terus

menerus, dalam waktu yang lama, menghirup zat

menerus, dalam waktu yang lama, menghirup zat

alkenylbenzenes secara langsung atau pun tidak.

(13)

5.

5. Kehamilan adalah masa kritis bagi janin yang Kehamilan adalah masa kritis bagi janin yang sedang dikandung. Janin menerima pasok zat

sedang dikandung. Janin menerima pasok zat

makanan hanya dari tubuh ibunya melalui placenta.

makanan hanya dari tubuh ibunya melalui placenta.

Racun rokok yang diserap oleh ibu (baik sebagai

Racun rokok yang diserap oleh ibu (baik sebagai

perokok maupun terutama sebagai perokok pasif),

perokok maupun terutama sebagai perokok pasif),

meningkatkan resiko sebagai berikut pada janin:

meningkatkan resiko sebagai berikut pada janin:

 pertumbuhan terhambat.pertumbuhan terhambat.

 komplikasi selama pertumbuhan.komplikasi selama pertumbuhan.  lahir prematur.lahir prematur.

 berat badan rendah.berat badan rendah.

 kesulitan bernafas saat lahir.kesulitan bernafas saat lahir.

 sakit dalam hari-hari pertama setelah lahir.sakit dalam hari-hari pertama setelah lahir.

 meninggal mendadak dalam hari-hari pertama meninggal mendadak dalam hari-hari pertama

setelah lahir.

(14)
(15)
(16)
(17)
(18)
(19)
(20)

Pabrik-rokok dan racun-rokok mungkin saja dapat

Pabrik-rokok dan racun-rokok mungkin saja dapat

dianalogkan dengan pa

dianalogkan dengan pa

b

b

rik komputer dan virus-

rik komputer dan

virus-komputer serta anti-virusnya. Tubuh manusia

komputer serta anti-virusnya. Tubuh manusia

yang dikaruniai anti-virus dengan kekuatan di

yang dikaruniai anti-virus dengan kekuatan di

atas keganasan racun-rokok, maka racun-rokok

atas keganasan racun-rokok, maka racun-rokok

tidak berbahaya baginya. Tubuh manusia yang

tidak berbahaya baginya. Tubuh manusia yang

dikaruniai anti-virus dengan kekuatan di bawah

dikaruniai anti-virus dengan kekuatan di bawah

keganasan racun rokok, maka racun-rokok pasti

keganasan racun rokok, maka racun-rokok pasti

berbahaya baginya. Sayang sekali, terlalu sulit

berbahaya baginya. Sayang sekali, terlalu sulit

untuk mengetahui dengan pasti : apakah diri kita

untuk mengetahui dengan pasti : apakah diri kita

benar-benar telah memiliki anti-virus dengan

benar-benar telah memiliki anti-virus dengan

kekuatan yang luar biasa ?. Dan jika ingin

kekuatan yang luar biasa ?. Dan jika ingin

membuktikannya, coba saja anda masuk ruangan

membuktikannya, coba saja anda masuk ruangan

2X3M yang tertutup rapat lagi ber-AC, kemudian

2X3M yang tertutup rapat lagi ber-AC, kemudian

merokok di situ sepuas mungkin, lakukan secara

(21)

Drs. Moh. Adib Bisri,

Drs. Moh. Adib Bisri,

Terjemah al-Faraidul Bahiyyah

Terjemah al-Faraidul Bahiyyah

,

,

Menara, Kudus, 1977, h. 21

Menara, Kudus, 1977, h. 21

رارضلو ررضل

Maksud hadits ini : Berbuat madlorot kepada diri sendiri itu

Referensi

Dokumen terkait

F1 pembentukan kerajaan persekutuan F2 Yang Dipertuan Agong sebagai ketua negara F3 mengamal institusi raja berpelembagaan F4 mengamal sistem demokrasi berparlimen F5

Kelemahan uji banding berdasarkan pasangan perlakuan adalah dalam besar resiko jenis I yang sebenarnya, untuk pembandingan 2 perlakuan maka nilai α = ε , tetapi

Untuk ikut berpartisipasi dalam upaya memutus mata rantai penularan Covid19 dengan meningkatkan pengetahuan masyarakat akan Covid19 , dan upaya mengantisipasi

(3) Setiap mahasiswa yang menghina dan/atau mencemarkan nama baik pimpinan universitas, fakultas, program studi, lembaga, unit, dosen, dan/ atau karyawan di dalam atau di luar

Jika kebijakan awal ini dinilai mampu berjalan dengan baik, maka penulis meyakini bahwa kebijakan ini mampu membuka pandangan masyarakat Amerika Serikat pada umumnya dan para

Struktur ungkapan kepercayaan ini adalah ungkapan yang terdiri atas 2 bagian Anak gadih indak buliah manyapu sanjo ari yang menyatakan sebab, karena pada bagian ini ungkapan yang

Hasil pertemuan dan diskusi dengan mitra, disepakati bahwa upaya pemecahan masalah rendahnya asupan energi dan protein serta status gizi baduta akan dilakukan dengan;(1)

Dari hasil data pengamatan menunjukkan rata-rata tertinggi berat segar tanaman diperoleh perlakuan tanpa pemangkasan (P0) dan terendah pada perlakuan pemangkasan