DIBALIK HISAPAN ASAP ROKOK
DIBALIK HISAPAN ASAP ROKOK
KEBEBASAN VS
KEBEBASAN VS
KEBEBASAN
KEBEBASAN
Memang betul merokok adalah hak asasi
Memang betul merokok adalah hak asasi
manusia, dan itu ditegaskan oleh Komite
manusia, dan itu ditegaskan oleh Komite
Nasional Pengendalian Tembakau, tapi
Nasional Pengendalian Tembakau, tapi
adalah hak asasi kami juga yang tidak
adalah hak asasi kami juga yang tidak
merokok untuk menghirup udara yang
merokok untuk menghirup udara yang
tidak beraroma rokok.
tidak beraroma rokok.
Memang betul,
Memang betul,
rokok itu anda beli dengan uang anda
rokok itu anda beli dengan uang anda
sendiri, maka nikmatilah sepenuhnya, tak
sendiri, maka nikmatilah sepenuhnya, tak
usah berbagi dengan kami.
usah berbagi dengan kami.
Penasehat Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia
Penasehat Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia
(PB IDI), Hakim Sorimuda Pohan, menyebutkan kini
(PB IDI), Hakim Sorimuda Pohan, menyebutkan kini
ada tiga jenis perokok yang ada. “
ada tiga jenis perokok yang ada. “
First hand smoker,
First hand smoker,
second hand smoker
second hand smoker
dan
dan
third hand smoker
third hand smoker
,”
,”
First
First
hand smoker
hand smoker
adalah perokok pertama, orang ini
adalah perokok pertama, orang ini
merokok sehingga memasukkan sendiri racun ke
merokok sehingga memasukkan sendiri racun ke
dalam tubuhnya.
dalam tubuhnya.
Second hand smoker
Second hand smoker
merupakan
merupakan
orang yang menghirup asap rokok, orang ini tidak
orang yang menghirup asap rokok, orang ini tidak
merokok.
merokok.
Third hand smoker
Third hand smoker
ialah orang yang tidak
ialah orang yang tidak
merokok, tidak menghirup asap rokok tetapi
merokok, tidak menghirup asap rokok tetapi
berhubungan langsung dengan perokok. Ketiganya
berhubungan langsung dengan perokok. Ketiganya
memiliki akibat yang sama saja bahayanya.
memiliki akibat yang sama saja bahayanya.
Ayah Perokok Harus Hati-hati kalau Gendong Anak, Republika – Rab, 2 Nov 2011
http://id.berita.yahoo.com/ayah-perokok-harus-hati-hati-kalau-gendong-anak-“
“
Fakta-Fakta Mengejutkan Tentang Rokok”,
Fakta-Fakta Mengejutkan Tentang Rokok”,
http://isaprokok.blogspot.com/
http://isaprokok.blogspot.com/
- diakses 29-10-2011
- diakses 29-10-2011
1.
1. Sejauh ini, tembakau berada pada peringkat utama Sejauh ini, tembakau berada pada peringkat utama penyebab kematian yang dapat dicegah di dunia.
penyebab kematian yang dapat dicegah di dunia.
Tembakau menyebabkan satu dari 10 kematian
Tembakau menyebabkan satu dari 10 kematian
orang dewasa di seluruh dunia, dan mengakibatkan
orang dewasa di seluruh dunia, dan mengakibatkan
5,4 juta kematian tahun 2006. Ini berarti rata-rata
5,4 juta kematian tahun 2006. Ini berarti rata-rata
satu kematian setiap 6,5 detik.
satu kematian setiap 6,5 detik.
2.
2. Diperkirakan, 900 juta (84 persen) perokok sedunia Diperkirakan, 900 juta (84 persen) perokok sedunia hidup di negara-negara berkembang atau transisi
hidup di negara-negara berkembang atau transisi
ekonomi termasuk di Indonesia. The Tobacco Atlas
ekonomi termasuk di Indonesia. The Tobacco Atlas
mencatat, ada lebih dari 10 juta batang rokok
mencatat, ada lebih dari 10 juta batang rokok
diisap setiap menit, tiap hari, di seluruh dunia oleh
diisap setiap menit, tiap hari, di seluruh dunia oleh
satu miliar laki-laki, dan 250 juta perempuan.
satu miliar laki-laki, dan 250 juta perempuan.
Sebanyak 50 persen total konsumsi rokok dunia
Sebanyak 50 persen total konsumsi rokok dunia
dimiliki China, Amerika Serikat, Rusia, Jepang dan
3.
3. Di Asia, Badan Kesehatan Dunia (WHO) Di Asia, Badan Kesehatan Dunia (WHO)
menyebutkan, Indonesia menempati urutan ketiga
menyebutkan, Indonesia menempati urutan ketiga
terbanyak jumlah perokok yang mencapai
terbanyak jumlah perokok yang mencapai
146.860.000 jiwa.
146.860.000 jiwa.
4.
4. Peningkatan prevalensi merokok tertinggi berada Peningkatan prevalensi merokok tertinggi berada pada interval usia 15-19 tahun dari 13,7 persen jadi
pada interval usia 15-19 tahun dari 13,7 persen jadi
24,2 persen atau naik 77 persen dari tahun 1995.
24,2 persen atau naik 77 persen dari tahun 1995.
5. Sebanyak 84,8 juta jiwa perokok di Indonesia
5. Sebanyak 84,8 juta jiwa perokok di Indonesia
berpenghasilan kurang dari Rp 20 ribu per hari–
berpenghasilan kurang dari Rp 20 ribu per hari–
upah minimum regional untuk Jakarta sekitar Rp 38
upah minimum regional untuk Jakarta sekitar Rp 38
ribu per hari.
ribu per hari.
6. Perokok di Indonesia 70 persen diantaranya berasal
6. Perokok di Indonesia 70 persen diantaranya berasal
dari kalangan keluarga miskin.
dari kalangan keluarga miskin.
7. 12,9 persen budget keluarga miskin untuk rokok
7. 12,9 persen budget keluarga miskin untuk rokok
dan untuk orang kaya hanya sembilan persen.
8.
8. Mengutip dana Survei Ekonomi dan Kesehatan Mengutip dana Survei Ekonomi dan Kesehatan
Nasional (Susenas), konsumsi rumah tangga miskin
Nasional (Susenas), konsumsi rumah tangga miskin
untuk tembakau di Indonesia menduduki ranking
untuk tembakau di Indonesia menduduki ranking
kedua (12,43 persen) setelah konsumsi beras
kedua (12,43 persen) setelah konsumsi beras
(19.30 persen).
(19.30 persen).
9. Orang miskin di Indonesia mengalokasikan
9. Orang miskin di Indonesia mengalokasikan
uangnya untuk rokok pada urutan kedua setelah
uangnya untuk rokok pada urutan kedua setelah
membeli beras. Mengeluarkan uangnya untuk rokok
membeli beras. Mengeluarkan uangnya untuk rokok
enam kali lebih penting dari pendidikan dan
enam kali lebih penting dari pendidikan dan
kesehatan.
kesehatan.
10. Pemilik perusahaan rokok PT Djarum, R. Budi
10. Pemilik perusahaan rokok PT Djarum, R. Budi
Hartono, termasuk dalam 10 orang terkaya se-Asia
Hartono, termasuk dalam 10 orang terkaya se-Asia
Tenggara versi Majalah Forbes. Ia menempati posisi
Tenggara versi Majalah Forbes. Ia menempati posisi
kesepuluh dengan total harta US$ 2,3 miliar, dalam
kesepuluh dengan total harta US$ 2,3 miliar, dalam
daftar yang dikeluarkan Kamis (8/9/2005).
11.
11.
Sekitar 50% penderita kanker paru tidak
Sekitar 50% penderita kanker paru tidak
mengetahui bahwa asap rokok merupakan
mengetahui bahwa asap rokok merupakan
penyebab penyakitnya.
penyebab penyakitnya.
12. Dari 12% anak-anak SD yang sudah diteliti
12. Dari 12% anak-anak SD yang sudah diteliti
pernah merasakan merokok dengan coba-coba.
pernah merasakan merokok dengan coba-coba.
13. Besaran cukai rokok di Indonesia dinilai masih
13. Besaran cukai rokok di Indonesia dinilai masih
terlalu rendah. Saat ini, besarnya cukai rokok 37
terlalu rendah. Saat ini, besarnya cukai rokok 37
persen dari harga rokok. Bandingkan dengan
persen dari harga rokok. Bandingkan dengan
India (72 persen), Thailand (63 persen), Jepang
India (72 persen), Thailand (63 persen), Jepang
(61 persen).
(61 persen).
14. Sebanyak 1.172 orang di Indonesia meninggal
14. Sebanyak 1.172 orang di Indonesia meninggal
setiap hari karena tembakau.
setiap hari karena tembakau.
15.
15.
100 persen pecandu narkoba merupakan
100 persen pecandu narkoba merupakan
perokok.
16.
16.
Perda DKI Jakarta No 2 Tahun 2005, Pasal 13
Perda DKI Jakarta No 2 Tahun 2005, Pasal 13
ayat 1: Tempat umum, sarana kesehatan, tempat
ayat 1: Tempat umum, sarana kesehatan, tempat
kerja dan tempat yang secara spesifik sebagai
kerja dan tempat yang secara spesifik sebagai
tempat proses belajar mengajar, arena kegiatan
tempat proses belajar mengajar, arena kegiatan
anak, tempat ibadah dan angkutan umum
anak, tempat ibadah dan angkutan umum
dinyatakan sebagai kawasan dilarang merokok. —
dinyatakan sebagai kawasan dilarang merokok. —
Pelanggarnya diancam dengan sanksi pidana
Pelanggarnya diancam dengan sanksi pidana
berupa denda maksimum Rp 50 juta, atau 6
berupa denda maksimum Rp 50 juta, atau 6
bulan kurungan. Kenyataannya, Perda ini seperti
bulan kurungan. Kenyataannya, Perda ini seperti
dianggap tidak ada oleh perokok, dan pemerintah
dianggap tidak ada oleh perokok, dan pemerintah
pun tidak tegas dalam menjalankannya.
“
“
Fakta : Babi Ada di Filter Rokok”,
Fakta : Babi Ada di Filter Rokok”,
http://isaprokok.blogspot.com/
http://isaprokok.blogspot.com/
- diakses 29-10-2011
- diakses 29-10-2011
Sebuah riset terbaru dari seorang ilmuwan Belanda Sebuah riset terbaru dari seorang ilmuwan Belanda
mengguncangkan publik. Dia menemukan
mengguncangkan publik. Dia menemukan
kandungan hemoglobin (darah merah) dari babi
kandungan hemoglobin (darah merah) dari babi
sebagai salah satu bahan untuk filter rokok.
sebagai salah satu bahan untuk filter rokok.
Fakta mencengangkan ini diungkapkan peneliti dari Fakta mencengangkan ini diungkapkan peneliti dari
Eindhoven, Belanda, Christien Meindertsma, dan
Eindhoven, Belanda, Christien Meindertsma, dan
lalu didukung oleh Profesor Kesehatan Masyarakat
lalu didukung oleh Profesor Kesehatan Masyarakat
dari University of Sydney, Simon Chapman.
dari University of Sydney, Simon Chapman.
Hemoglobin atau protein darah babi, ternyata Hemoglobin atau protein darah babi, ternyata
digunakan untuk membuat filter rokok agar lebih
digunakan untuk membuat filter rokok agar lebih
efektif untuk menangkap bahan kimia berbahaya,
efektif untuk menangkap bahan kimia berbahaya,
sebelum masuk paru-paru seorang perokok.
sebelum masuk paru-paru seorang perokok.
Menurut Chapman, industri rokok dunia memang
Menurut Chapman, industri rokok dunia memang
kerap merahasiakan bahan-bahan yang mereka
kerap merahasiakan bahan-bahan yang mereka
gunakan.
“
“
Racun pada Rokok”,
Racun pada Rokok”,
http://isaprokok.blogspot.com/
http://isaprokok.blogspot.com/
- diakses 29-10-2011
- diakses 29-10-2011
Rokok mengandung kurang lebih 4000 elemen-Rokok mengandung kurang lebih 4000
elemen-elemen, dan setidaknya 200 diantaranya dinyatakan
elemen, dan setidaknya 200 diantaranya dinyatakan
berbahaya bagi kesehatan. Racun utama pada rokok
berbahaya bagi kesehatan. Racun utama pada rokok
adalah tar, nikotin, dan karbon monoksida.
adalah tar, nikotin, dan karbon monoksida.
1. Tar adalah substansi hidrokarbon yang bersifat
1. Tar adalah substansi hidrokarbon yang bersifat
lengket dan menempel pada paru-paru.
lengket dan menempel pada paru-paru.
2.
2. Nikotin adalah zat adiktif yang mempengaruhi Nikotin adalah zat adiktif yang mempengaruhi syaraf dan peredaran darah. Zat ini bersifat
syaraf dan peredaran darah. Zat ini bersifat
karsinogen, dan mampu memicu kanker paru-paru
karsinogen, dan mampu memicu kanker paru-paru
yang mematikan.
yang mematikan.
3. Karbon monoksida adalah zat yang mengikat
3. Karbon monoksida adalah zat yang mengikat
hemoglobin dalam darah, membuat darah tidak
hemoglobin dalam darah, membuat darah tidak
mampu mengikat oksigen.
“
“Bahaya Merokok bagi Kesehatan”, Bahaya Merokok bagi Kesehatan”,
http://isaprokok.blogspot.com/
http://isaprokok.blogspot.com/
- diakses 29-10-2011
- diakses 29-10-2011
1.
1. Asap rokok mengandung kurang lebih 4000 bahan Asap rokok mengandung kurang lebih 4000 bahan kimia yang 200 diantaranya beracun dan 43 jenis
kimia yang 200 diantaranya beracun dan 43 jenis
lainnya dapat menyebabkan kanker bagi tubuh.
lainnya dapat menyebabkan kanker bagi tubuh.
2.
2. Asap rokok yang baru mati di asbak mengandung Asap rokok yang baru mati di asbak mengandung tiga kali lipat bahan pemicu kanker di udara dan 50
tiga kali lipat bahan pemicu kanker di udara dan 50
kali mengandung bahan pengeiritasi mata dan
kali mengandung bahan pengeiritasi mata dan
pernapasan. Semakin pendek rokok semakin tinggi
pernapasan. Semakin pendek rokok semakin tinggi
kadar racun yang siap melayang ke udara. Suatu
kadar racun yang siap melayang ke udara. Suatu
tempat yang dipenuhi polusi asap rokok adalah
tempat yang dipenuhi polusi asap rokok adalah
tempat yang lebih berbahaya daripada polusi di
tempat yang lebih berbahaya daripada polusi di
jalanan raya yang macet.
jalanan raya yang macet.
3.
3. Seseorang yang mencoba merokok biasanya akan Seseorang yang mencoba merokok biasanya akan ketagihan karena rokok bersifat candu yang sulit
ketagihan karena rokok bersifat candu yang sulit
dilepaskan dalam kondisi apapun. Seorang perokok
dilepaskan dalam kondisi apapun. Seorang perokok
berat akan memilih merokok daripada makan jika
4.
4.
Bukan hanya nikotin, zat kimia yang dipakai
Bukan hanya nikotin, zat kimia yang dipakai
sebagai aroma pada rokok, juga berbahaya bagi
sebagai aroma pada rokok, juga berbahaya bagi
perokok dan tentunya yang mencium aroma
perokok dan tentunya yang mencium aroma
tersebut. Jurnal Agricultural & Food Chemistri
tersebut. Jurnal Agricultural & Food Chemistri
melaporkab bahwa zat kimia bernama
melaporkab bahwa zat kimia bernama
alkenylbenzenes itu ternyata mengandung racun.
alkenylbenzenes itu ternyata mengandung racun.
Disebutkan, bahwa resiko kanker dan kerusakan
Disebutkan, bahwa resiko kanker dan kerusakan
saluran pernafasan akan muncul bila secara terus
saluran pernafasan akan muncul bila secara terus
menerus, dalam waktu yang lama, menghirup zat
menerus, dalam waktu yang lama, menghirup zat
alkenylbenzenes secara langsung atau pun tidak.
5.
5. Kehamilan adalah masa kritis bagi janin yang Kehamilan adalah masa kritis bagi janin yang sedang dikandung. Janin menerima pasok zat
sedang dikandung. Janin menerima pasok zat
makanan hanya dari tubuh ibunya melalui placenta.
makanan hanya dari tubuh ibunya melalui placenta.
Racun rokok yang diserap oleh ibu (baik sebagai
Racun rokok yang diserap oleh ibu (baik sebagai
perokok maupun terutama sebagai perokok pasif),
perokok maupun terutama sebagai perokok pasif),
meningkatkan resiko sebagai berikut pada janin:
meningkatkan resiko sebagai berikut pada janin:
pertumbuhan terhambat.pertumbuhan terhambat.
komplikasi selama pertumbuhan.komplikasi selama pertumbuhan. lahir prematur.lahir prematur.
berat badan rendah.berat badan rendah.
kesulitan bernafas saat lahir.kesulitan bernafas saat lahir.
sakit dalam hari-hari pertama setelah lahir.sakit dalam hari-hari pertama setelah lahir.
meninggal mendadak dalam hari-hari pertama meninggal mendadak dalam hari-hari pertama
setelah lahir.
Pabrik-rokok dan racun-rokok mungkin saja dapat
Pabrik-rokok dan racun-rokok mungkin saja dapat
dianalogkan dengan pa
dianalogkan dengan pa
b
b
rik komputer dan virus-
rik komputer dan
virus-komputer serta anti-virusnya. Tubuh manusia
komputer serta anti-virusnya. Tubuh manusia
yang dikaruniai anti-virus dengan kekuatan di
yang dikaruniai anti-virus dengan kekuatan di
atas keganasan racun-rokok, maka racun-rokok
atas keganasan racun-rokok, maka racun-rokok
tidak berbahaya baginya. Tubuh manusia yang
tidak berbahaya baginya. Tubuh manusia yang
dikaruniai anti-virus dengan kekuatan di bawah
dikaruniai anti-virus dengan kekuatan di bawah
keganasan racun rokok, maka racun-rokok pasti
keganasan racun rokok, maka racun-rokok pasti
berbahaya baginya. Sayang sekali, terlalu sulit
berbahaya baginya. Sayang sekali, terlalu sulit
untuk mengetahui dengan pasti : apakah diri kita
untuk mengetahui dengan pasti : apakah diri kita
benar-benar telah memiliki anti-virus dengan
benar-benar telah memiliki anti-virus dengan
kekuatan yang luar biasa ?. Dan jika ingin
kekuatan yang luar biasa ?. Dan jika ingin
membuktikannya, coba saja anda masuk ruangan
membuktikannya, coba saja anda masuk ruangan
2X3M yang tertutup rapat lagi ber-AC, kemudian
2X3M yang tertutup rapat lagi ber-AC, kemudian
merokok di situ sepuas mungkin, lakukan secara
Drs. Moh. Adib Bisri,
Drs. Moh. Adib Bisri,
Terjemah al-Faraidul Bahiyyah
Terjemah al-Faraidul Bahiyyah
,
,
Menara, Kudus, 1977, h. 21
Menara, Kudus, 1977, h. 21
رارضلو ررضل
Maksud hadits ini : Berbuat madlorot kepada diri sendiri itu