Pengantar
BISNIS
Ilmu
Ekonomi
Perusahaan
Bentuk-bentuk Badan Usaha
Pemasaran (Marketing Mix)
SDM
Rencana Bisnis
Keuangan
Presented by Ahmad Subagyo [email protected]
PERTEMUAN KETUJUH
PENGERTIAN USAHA
•
SEGALA KEGIATAN YANG BERTUJUAN
UNTUK MENDAPATKAN KEUNTUNGAN
CIRI-CIRI USAHA
•
ADA KEGIATAN
•
TUJUAN UNTUK MENDAPATKAN
KEUNTUNGAN
PERUSAHAAN PERSEORANGAN
KELEBIHAN
KELEMAHAN
1. CEPAT DALAM
MENGAMBIL KEPUTUSAN
2. KEUNTUNGAN DIMILIKI
SENDIRI OLEH PEMILIK
3. SPAN OF MANAGEMENT
YANG PENDEK;
1. RISIKO DITANGGUNG
PRIBADI;
2. MODAL TERBATAS;
3. JANGKA WAKTU USAHA
TERBATAS;
4. MENYATUNYA KEKAYAAN
PRIBADI DAN USAHA;
5. LAMBAT DALAM
Presented by Ahmad Subagyo [email protected]
BENTUK BADAN USAHA/HUKUM
PERUSH PERSEORANGAN
FIRMA DAN CV
PERSEROAN TERBATAS
KOPERASI DAN YAYASAN
BADAN USAHA
BADAN USAHA
BADAN HUKUM
Presented by Ahmad Subagyo [email protected]
FAKTOR YANG DIPERTIMBANGKAN DLM MEMILIH
BADAN USAHA/HUKUM :
FAKTOR TUJUAN
FAKTOR KEPEMILIKAN
FAKTOR RISK SHARING
BADAN USAHA/
BADAN HUKUM
FAKTOR PERMODALAN
Presented by Ahmad Subagyo [email protected]
Presented by Ahmad Subagyo [email protected]
IDENTITAS INVESTOR
KEWARGANEGARAAN INFORMASI BANK TRACK RECORD
WNI/WNA
SID
PIDANA/
Presented by Ahmad Subagyo [email protected]
Presented by Ahmad Subagyo [email protected]
LEGALITAS MERK
UU NO.15
TH.2001
TANDA/GAMBAR MERK PENGERTIAN
OBYEK PERLINDUNGAN
STATUS PENDAFTARAN PELANGGARAN
DAN SANKSI
Presented by Ahmad Subagyo [email protected]
PROSEDUR PENDAFTARAN MERK
Phase 1
Phase 2
Phase 3
PENGAJUAN PERMOHONAN KE DEPERINDAG
PEMERIKSAAN PERMINTAAN PENDAFTARAN MERK
1. PEMERIKSAAN FORMAL
Presented by Ahmad Subagyo [email protected]
TES PEMAHAMAN
•
Saudara diminta untuk menentukan, badan hukum apa
yang tepat untuk mewadahi organisasi ketiga sahabat
tersebut dalam rencana untuk mendirikan PASAR
SWALAYAN
•
Jika Saudara sudah menentukan bentuk badan usahanya,
apa saja yang harus dipersiapkan dalam kaitannya dengan
perijinan usaha
•
Buatkan konsep kerjasama antar ketiga sahabat tersebut
dalam rangka mendirikan Pasar Swalayan tersebut di atas !
sebelum ketiganya mendatangi notaries untuk dibuatkan
Anggaran dasar dan rumah tangganya.
•
Perijinan apa saja yang dibutukan oleh badan hukum yang
baru didirikan tersebut, agar usahanya dikatakan legal dan
berijin sebutkan jenis ijinnya dan dari dinas mana ijin
PERTEMUAN KEDELAPAN
PENGERTIAN
PASAR
1
PASAR ADALAH
SELURUH KEKUATAN DAN KEADAAN
YANG
MENGHASILKAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN OLEH PEMBELI DAN PENJUAL,
SEHINGGA TERJADI PERTUKARAN
2
PASAR ADALAH PERMINTAAN AGREGAT
TERHADAP BARANG ATAU JASA YANG MUNGKIN TERJADI.
3
PASAR ADALAH TITIK PERTEMUAN ANTARA
PENGERTIAN
PEMASARAN
1
PEMASARAN ADALAH MENGANTARKAN BARANG DAN JASA YANG TEPAT, PADA WAKTU YANG TEPAT, KEPADA ORANG YANG TEPAT, DENGAN HARGA YANG TEPAT, SERTA DENGAN KOMUNIKASI DAN PROMOSI YANG TEPAT.
2
PEMASARAN
MERUPAKAN SALAH SATU KUNCI DARI KEBERHASILAN USAHA.
3
PEMASARAN ADALAH SEMUA AKTIVITAS DUNIA USAHA YANG
BERHUBUNGAN DENGAN BARANG DAN JASA DARI SAAT DIPRODUKSI SAMPAI SAAT
PENGERTIAN
MARKETING PLAN?
•
Rencana pemasaran atau marketing plan adalah
strategi bisnis untuk menjual & memasarkan
produk/jasa. Dalam level mikro, rencana pemasran
dapat mengubah produk menjadi sesuatu yang akan
mengisi celah pasar & memenuhi kebutuhan
pelanggan. Rencana ini juga akan merincikan harapan
penjualan, saham pasar, dsb. Rencan aini sangat rinci
& spesifik.
Hal-hal yang termasuk di dalamnya adalah waktu
penjualan, aktivitas-aktivitas pengiklanan, pemberisn
hsrgs, & upaya pendistribusian.
•
Selain itu, rencana pemasaran juga menyatakan secara tepat
apa yang harus dilakukan bisnis dalam peluncuran produk
baru & produk sebelumnya. Bagaimana rencana akan
dilaksanakan & apa hasilnya tertulis dalam rencana
pemasaran. Rencana ini adalah dokumen rahasia yang
biasanya terjilid.
TUJUAN MARKETING PLAN!!
•
Tujuan rencana pemasaran adalah untuk
merencanakan kerja anda &
melaksanakannya. Nasihat filosofis bisnis ini
akan membantu anda untuk berhasil
diberbagai aktivi tas termasuk pemasaran.
4 MACAM ALAT MENJALANKAN
MARKETING PLAN:
•
Produk
•
Tempat
•
Harga
•
Promosi
PENGONTROLAN MARKETING MIX:
•
Ada kemungkinan rencana marketing anda tidak
berjalan sesuai dengan rencana awal. Seperti:
1. Pelanggan menggunakan produk untuk sesuatu
yang berbeda
2. Permintaan pasar lebih rendah dari yang
diharapkan
3. Saingan-saingan anda mendahului anda
4. Biaya pemasaran lebih tinggi dari yang
diharapkan
- Untuk mengontrol rencana anda, pastikan
untuk mengawasi kemajuan anda
terus-menerus. Lebih tepatnya pastikan untuk
selalu periksa rencana, keuntungan,
kedayagunaan, dan strategis
PERTEMUAN KESEMBILAN
PENGERTIAN Anggaran
Anggaran (budget) merupakan
rencana yang disusun secara
sistematis, yang meliputi seluruh
kegiatan perusahaan, yang
dinyatakan dalam satuan keuangan
dan berlaku untuk jangka waktu
tertentu yang akan datang (menurut
Dalam penyusunan anggaran perlu dipertimbangkan factor-faktor berikut : 1. Pengetahuan tentang tujuan dan
kebijakan umum perusahaan 2. Data tahun-tahun sebelumnya
3. Kemungkinan perkembangan kondisi ekonomi
4. Pengetahuan tentang taktik, strategi pesaing, dan gerak gerik pesaing 5. Kemungkinana adanya perubahan
kebijakan pemerintah
6. Penelitian untuk pengembangan perusahaan
Faktor dalam
penyusunan
Ada beberapa tujuan disusunnya
anggaran, diantaranya :
1. Memberikan batasan atas jumlah
dana yang digunakan
2. Merinci jenis sumber dana yang
dicari maupun jenis investasi dana,
sehingga dapat mempermudah
pengawasan
3. Menyempurnakan rencana yang
telah disusun, karena dengan
anggaran lebih nyata terlihat dan
jelas
4. Menampung dan menganalisis serta
memutuskan setiap usulan yang
Anggaran memiliki banyak manfaat, seperti :
1. Segala kegiatan dapat terarah pada pencapaian tujuan bersama
2. Dapat digunakan sebagai alat untuk menilai kelebihan dan kekurangan pegawai
3. Dapat memotivasi pegawai
4. Menimbulkan rasa tanggung jawab pada pegawai
5. Menghindari pemborosan dan pembayaran yang kurang perlu
6. Sumber daya, seperti
tenaga kerja, peralatan dan
dana dapat dimanfaatkan
seefisien mungkin
7. Sebagai bahan
pertimbangan untuk
penyusunan anggaran
periode berikutnya
8. Alat pendidikan bagi para
manajerPengertian Anggaran biaya pemasaran
(marketing expenses budget) menurut Drs. M.
Munandar ialah anggaran yang merencanakan
secara sistamatis dan lebih terperinci tentang
biaya pemasaran yang ditanggung perusahaan
dari waktu ke waktu (bulan ke bulan) selama
periode tertentu yang akan datang.
Metode yang digunakan untuk menetapkan
angaran pemasaran yaitu metode yang
terjangkau, metode persentase dan penjualan,
metode paritas pesaing, serta metode tujuan
1 Rencana penjualan yang tertuang dalam budget penjualan, khususnya tentang jumlah (kuantitas) dari masing-masing jenis barang yang akan dijual dari waktu ke waktu (bulan ke bulan) yang akan datang
2. Berbagai standar biaya-biaya yang termasuk dalam kelompok biaya pemasaran, yang telah ditetapkan oleh perusahaan. Standar biaya-biaya yang termasuk dalam kelompok biaya pemasaran ini dihimpun menjadi satu dalam suatu anggaran variable (variable budget).
3 System pembayaran upah (gaji) yang dipakai oleh perusahaan, khususnya upah yang dibayarkan kepada para karyawan di bagian pemasaran.
4. Metode depresiasi yang dipakai oleh perusahaan, khususnya depresiasi terhadap aktiva tetap yang ada di dalam lingkungan pemasaran.
Metode Yang Terjangkau
Menetapkan anggaran pemasaran pada level yang dianggap oleh manajemen mampu dikeluarkan
oleh perusahaan.
Metode Persentase dari Penjualan
Menetapkan anggaran pemasaran pada persentase tertentu dari penjualan sekarang atau yang diperkirakan atau menetapkan anggaran pemasaran sebagai sebuah
persentase dari harga jual perunit
Metode Paritas Pesaing
Menetapkan anggaran pemasaran untuk menandingi anggaran para
pesaing
Metode Tujuan dan Tugas
Menetapkan anggaran pemasaran dengan :
1. Mendefinisikan tujuan khusus 2. Menentukan tugas-tugas yang
harus dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut
Pengertian Anggaran biaya pemasaran (marketing expenses budget) menurut Drs. M. Munandar ialah anggaran yang merencanakan secara sistamatis dan lebih terperinci tentang biaya pemasaran yang ditanggung perusahaan dari waktu ke waktu (bulan ke bulan) selama periode tertentu yang akan
datang.
Secara umum anggaran biaya pemasaran mempunyai tiga kegunaan pokok, yaitu sebagai pedoman kerja, sebagai alat manajemen untuk menciptakan koordinasi kerja, dan sebagai alat
manajemen untuk melakukan evaluasi atau pengawasan kerja. Sedangkan secara khusus, anggaran biaya pemasaran mempunyai
beberapa kegunaan penting , antara lain sebagai dasar untuk menyusun budget kas, karena sebagian dari biaya pemasaran
memerlukan pembayaran atau pengeluaran kas.
PERTEMUAN KESEPULUH
Presented by Ahmad Subagyo [email protected]
40
Mengetahui :
TUJUAN
Perkiraan penjualan dan biaya produksi,
Perkiraan kemampuan pengembalian
kredit
Kuantitas dan kualitas produksi yang
dapat mempengaruhi besarnya
41
SEKTOR USAHA YG DOMINAN
DI INDONESIA
1. Sektor Pertanian
5 subsektor :
a. Tanaman pangan (
food crops
)
1) Tanaman musiman atau setahun
(
annual crops
)
2) Tanaman tahunan (
perennial crops
)
b. Perkebunan (
estate crops
)
c. Tanaman kehutanan
d. Peternakan
e. Perikanan
2. Sektor Industri
a. industri makanan dan minuman
b. industri logam
42
4. Sektor Perdagangan
Eksportir, importir, perdagangan antar pulau, distributor, grosir,
agen, toko pengecer, warung dsb.
3. Sektor Jasa
(a) jasa angkutan darat, laut, udara
(b) jasa pemborong bangunan dan irigasi;
(c) penginapan;
(d) kesehatan;
(e) pendidikan;
(f) perbankan dsb.
SEKTOR USAHA YG DOMINAN DI INDONESIA
43
1. Teknologi usaha
2. Kondisi lokasi usaha
3. Alat produksi
4. Proses produksi
5. Sarana produksi, Bahan baku, Tenaga kerja
6. Produksi.
44
Lokasi dan kondisi yang berpengaruh terhadap
keberhasilan usaha :
KONDISI USAHA
1. Letak Geografis
Berdekatan dengan konsumen, pengepul, atau
pengolah lanjutan.
2. Kondisi Iklim
Intensitas dan curah hujan, temperatur dan
kelembaban udara, angin, dan intensitas sinar
matahari
45
ALAT PRODUKSI
Alat Produksi
Sektor
•
tanah,
•
bangunan,
•
alat pengangkutan,
•
tenaga kerja
•
mesin-mesin,
•
pembangkit listrik
•
Dll.
•
Pertanian
•
Industri
•
Usaha Jasa
•
Perdagangan
46
1.
Money,
2.
Man,
3.
Machine,
4.
Material,
5.
Method
proses produksi
6.
Management
Proses produksi merupakan bagian dari 6 M
yaitu :
47
•
Proses Produksi Terputus
•
Proses Produksi Menerus.
PROSES PRODUKSI
Lanjutan …
48
CIRI-CIRI PROSES PRODUKSI
Proses Produksi Terputus Proses Produksi Menerus
1. Jumlah produk kecil & variasi banyak.
2. Tata letak mesin/peralatan berdasarkan kegunaan (dijadikan satu)
3. Mesin bersifat umum dapat digunakan untuk bermacam produk
4. Keahlian Operatornya tinggi.
5. Proses produksi tidak mudah terhenti walau terjadi hambatan di salah satu bagian.
6. Pengawasan lebih sukar karenat produk beragam
7. Persediaan bahan baku tinggi
8. Pemindahan bahan menggunakan tenaga manusia, kereta dorong atau forklift
9. Perawatan mesin hanya diperlukan keahlian sederhana.
1. Jumlah besar & variasi sedikit
2. Tata letak mesin/peralatan
berdasarkan urutan (satu baris)
3. Mesin bersifat khusus dan biasanya dipesan khusus untuk menghasilkan produk sejenis
4. Keahlian operatornya sedang
5. Proses produksi mudah terhenti jika terjadi problem di salah satu bagian.
6.Pengawasan produksi lebih mudah karena variasi produknya sedikit.
7. Persediaan bahan baku lebih rendah.
8. Pemindahan bahan menggunakan tenaga mesin seperti ban berjalan.
49
Proses Produksi Terputus Proses Produksi Menerus
1. Fleksibel dalam menerima pesanan 2. Biaya investasi mesin hemat
3. Mesin mudah diperoleh
4. Jadwal dan perencanaan produk sukar karena sangat beragam
1. Pengawasan proses produksi rumit 2. Perlu tenaga kerja yang terampil/ ahli. 3. Biaya tenaga kerja cukup besar
4. Biaya pengadaan bahan baku besar.
1. Tidak fleksibel bahkan sering menolak permintaan pesanan berbagai jenis produk
2. Biaya tenaga kerja lebih hemat
3. Mesin dalam bentuk paket dan tidak perlu pemindahan.
4. Kualitas produk standar, jumlah besar
1. Proses produksi bisa terhenti jika terjadi kemacetan
2. Perlu tenaga ahli untuk perawatan mesin
3. Pengadaan sukucadang mesin terbatas
KELEBIHAN DAN KELEMAHAN
PROSES PRODUKSI
KELEBIHAN
50
Sarana Produksi pada sektor pertanian al:
1) Bibit atau benih tanaman;
2) Pupuk organik dan anorganik; 3) Pakan;
4) Obat-obatan; 5) Tenaga Kerja;
6) Sewa Lahan/bangunan, dll
Sarana Produksi Sektor Industri al:
1) Bahan baku utama; 2) Alat tulis kantor; 3) Tenaga kerja, dll
Sarana Produksi Sektor Jasa dan Perdagangan al:
1) Tenaga kerja; 2) Kendaraan; 3) Bangunan;
4) Barang dagangan, dll
51
Faktor-faktor yang mempengaruhi :
Kuantitas
Kualitas Biaya operasional Laba
Fluktuasi
PRODUKSI
PERTEMUAN KESEBELAS
Presented by Ahmad Subagyo [email protected]
JENIS MODAL
INVESTASI
DANA YANG
DIKELUARKAN UNTUK PEMBELANJAAN AKTIVA TETAP
MODAL
MODAL KERJA
DANA YANG DIGUNAKAN UNTUK PEMBELANJAAN AKTIVA LANCAR
Presented by Ahmad Subagyo [email protected]
INVESTASI
misal
PEMBELIAN KENDARAAN
misal
PEMBELIAN FURNITURE
(mebel, meja, kursi, dsb)
Presented by Ahmad Subagyo [email protected]
MODAL KERJA
misal
PEMBELIAN PERSEDIAAN
misal
PENJUALAN DENGAN SISTEM
KREDIT, sehingga menjadi
piutang usaha
Presented by Ahmad Subagyo [email protected]
PROYEKSI KEUANGAN
ARUS KAS LABA RUGI
KEBUTUHAN MODAL KERJA & INVESTASI
Presented by Ahmad Subagyo [email protected]
KEBUTUHAN MODAL KERJA
PASAR DAN PEMASARAN
TEKNIS DAN TEKNOLOGIS
MANAJEMEN & SDM
LEGAL DAN PERIJINAN
PERMODALAN
KOMPONEN
YG DIKELUARKAN
Presented by Ahmad Subagyo [email protected]
ASPEK MARKETING
BIAYA
PROMOSI
BIAYA
DISTRIBUSI
BIAYA
LAUNCHING
BIAYA
PRODUK
Presented by Ahmad Subagyo [email protected]
ASPEK PRODUKSI
BIAYA
RISET DAN PENGEMBANGAN
PERCOBAAN
PERALATAN
MESIN
SEWA LOKASI
TANAH/BANGUNAN
Presented by Ahmad Subagyo [email protected]
ASPEK SDM
BIAYA REKRUITMEN
BIAYA PELATIHAN
BIAYA KOMPENSASI
BIAYA KONSULTAN
BIAYA IKLAN BIAYA ADMIN
BIAYA PELATIHAN KARY BARU BIAYA UP GRADING
BIAYA GAJI DAN TUNJANGAN
Presented by Ahmad Subagyo [email protected]
CONTOH TABEL GAJI
JABATAN
TAKE HOME PAY
TOTAL GAJI POKOK TUNJANGAN
DIREKTUR
UTAMA 10.000.000 15.000.000 35.000.000
DIREKTUR 7.500.000 10.000.000 17.500.000
MANAJER 5.000.000 5.000.000 10.000.000
SUPERVISOR 3.000.000 2.000.000 5.000.000
Presented by Ahmad Subagyo [email protected]
CONTOH NERACA
AKTIVA Rp. PASSIVA Rp.
1 Kas & Bank 25,000,000 Hutang Dagang 50,000,000
2 Piutang Usaha / Dagang 25,000,000 Ht.Jk.Panjang Jt Tempo 70,000,000
3 Persediaan Barang 279,480,000 Hutang Bank 25,000,000
4 Uang Muka Hutang lainnya 5,000,000
Perlengkapan 660,000
Rupa-Rupa Aktiva Jumlah Hutang lancar 150,000,000
Jumlah Aktiva Lancar 330,140,000 Hutang Bank 150,000,000
6 Tanah - Ht.Jk.Panjang lainnya 55,000,000
7 Ruko (sewa) 60,000,000 Jumlah Ht.jk.panjang 205,000,000
8 Peralatan kantor 31,500,000 Total seluruh hutang 355,000,000
Peralatan produksi 84,450,000
9 Kendaraan 20,000,000 Modal awal 316,435,000
10 Sistem Informasi 75,000 Laba tahun berjalan
11 (Akumulasi Penyusutan) Prive Setor
Goodwill 145,270,000 ( Prive Ambil )
14 Jumlah Aktiva Tetap Bersih 341,295,000 Jumlah modal Akhir 316,435,000
Presented by Ahmad Subagyo [email protected]
CONTOH LABA RUGI
No.
KETERANGAN
12/31/2007
1
Penjualan bersih
72,450,000
8
Biaya Bunga
9
Biaya Penyusutan
4,566,000
10
Biaya Lainnya
11
Pend. stlh biaya bunga
dan Penyusutan
41,094,000
12
Pajak (5%)
2,054,700
Presented by Ahmad Subagyo [email protected]