24
BAB IV
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
A. Hasil Penelitian1. Gambaran Umum Perusahaan
a.
Sejarah SingkatPT Giri Giri Mera Banjarmasin adalah suatu perusahaan yang bergerak dibidang distributor yang beroperasi di Jalan Gubernur Soebarjo KM.4 Komplek Pergudangan 88 NO. 12 A Kelurahan Basirih Kecamatan Banjarmasin Barat 70245 Banjarmasin – Kalimantan Selatam. Perusahaan ini memiliki omzet Rp 1.200.000.000,-/ bulan.
Kegiatan yang di lakukan PT Giri Giri Mera Banjarmasin ini adalah penyalur atau perantara produk dari produsen ke konsumen yang mana produk tersebut di pilah oleh tenaga kerja dan di kirim ke konsumen. Perusahaan ini mempunyai 30 karyawan yang terdiri dari 6 orang karyawan tetap dan 24 orang karyawan tidak tetap. Perusahaan ini menentukan upah pada tenaga kerja langsung dengan menghitung berapa pendapatan perhari yang telah di kerjakan. Tenaga kerja langsung di perusahaan tersebut berjumlah 24 orang.
Aplikasi yang di pakai PT Giri Giri Mera Banjarmasin masih menggunakan Microsoft Excel dimana pada bagian administrasi keuangan yang mengoperasikan terkadang harus memerlukan waktu yang cukup lama untuk membagikan upah kepada tenaga kerja. Maka diperlukan adanya program aplikasi penggajian yang lebih tepat, serta pengawasan yang memadai.
b. Struktur Organisasi
Struktur Organisasi merupakan hal yang sangat penting dalam susunan setiap posisi yang berhubungan untuk mencapai tujuan
tertentu. Berikut struktur organisasi yang ada di PT Giri Giri Mera Banjarmasin.
Sumber : PT Giri Giri Mera Banjarmasin
Berikut adalah urutan wewenang dan tanggung jawab dari struktur organisasi di atas :
1) Direktur
Adalah pemegang kekuasaan tertinggi yang mempimpin dalam jalannya kegiatan di perusahaan ini, adapun tugas dan wewenang dari direktur yaitu:
a. Memimpin perusahaan dengan mengeluarkan kebijakan-kebijakan perusahaan.
b. Bertanggung jawab penuh terhadap kegiatan perusahaan.
c. Memilih, menetapkan, mengawasi tugas dari karyawan dan kepala bagian (manajer).
d. Memonitor segala kegiatan perusahaan.
2) Manajer Pemasok
Tugas dari Manajer Pemasok ialah mengatur proses masuknya barang ke gudang.
3) Manajer Pembelian
Tugas dari Manajer Pembelian ialah melayani pembeli dan mengatur proses pengiriman serta data data yang diperlukan.
4) Administrasi Keuangan
Tugas dari Administrasi Keuangan ialah mengatur semua keuangan yang masuk maupun keluar dalam perusahaan tersebut. 5) Kepala Gudang
Tugas dari Kepala Gudang ialah mengawasi tenaga kerja dan mencatat atau mendata stok yang diperlukan untuk pengiriman barang ke konsumen.
2. Penerapan Sistem Informasi Akuntansi (SIA) Biaya Tenaga Kerja Langsung pada PT Giri Giri Mera Banjarmasin
SIA Biaya Tenaga Kerja Langsung pada PT Giri Giri Mera Banjarmasin dapat dibedakan menjadi 2 bagian yaitu SIA Biaya Tenaga Kerja Langsung (untuk biaya/upah) dan SIA Uang Kehadiran.
a. SIA Biaya Tenaga Kerja Langsung 1) Deskripsi Pokok
Sistem akuntansi Biaya Tenaga Kerja Langsung pada PT Giri Giri Mera Banjarmasin adalah sistem yang pembayarannya di terima melalui admin keuangan. Pembayaran biaya atau upah diberikan kepada tenaga kerja setiap minggunya melalui pembagian langsung terhadap tenaga kerja. Sistem pembayaran biaya tenaga kerja langsung di perusahaan ini masih terbilang manual, perusahaan hanya mencatat setiap pendapatan yang dikerjakan oleh tenaga kerja
2) Informasi yang Digunakan oleh Manajemen
Informasi yang digunakan oleh manajemen dan kegiatan SIA Biaya Tenaga Kerja Langsung pada PT Giri Giri Mera Banjarmasin adalah jumlah biaya/upah tenaga kerja langsung selama 1 minggu yang menjadi beban perusahaan.
3) Fungsi Yang Terkait
Fungsi yang terkait dalam SIA Biaya Tenaga Kerja Langsung pada PT Giri Giri Mera Banjarmasin adalah:
a. Kepala Gudang
Fungsi Kepala Gudang bertanggung jawab untuk mencatat pendapatan yang dikerjakan oleh tenaga kerja setiap harinya dan menyerahkan data pendapatan harian ke bagian administrasi keuangan. b. Administrasi Keuangan
Fungsi Administrasi Keuangan bertanggung jawab untuk menghitung jumlah pembayaran biaya tenaga kerja yang akan dikeluarkan oleh perusahaan lalu menyerahkan rekap pembayaran biaya tenaga kerja kepada direktur dan menyerahkan pembayaran tersebut berdasarkan persetujuan direktur kepada tenaga kerja.
c. Direktur
Fungsi Direktur bertanggung jawab untuk mencek laporan rekap pembayaran yang diserahkan oleh bagian administrasi keuangan dan memberikan uang pembayaran tenaga kerja kepada bagian administrasi keuangan untuk dibagikan kepada tenaga kerja.
4) Jaringan Prosedur yang Membentuk Sistem
a) Prosedur Pembuatan Daftar Biaya Tenaga Kerja Langsung
Pembuatan daftar biaya tenaga kerja langsung oleh fungsi pembuat daftar biaya tenaga kerja yaitu administrasi keuangan. Daftar biaya tenaga kerja dibuat berdasarkan absensi tenaga kerja tiap hari. b) Prosedur Pencairan Biaya Tenaga Kerja ke Direktur
Setelah bagian administrasi keuangan menghitung biaya tenaga kerja, kemudian bagian administrasi keuangan akan meminta persetujuan direktur.
c) Prosedur Pembayaran Biaya Tenaga Kerja Langsung
Prosedur pembayaran biaya tenaga kerja langsung akan dilakukan setelah direktur memvalidasi rekap pembayaran yang diberikan oleh bagian administrasi keuangan, maka setiap minggunya harus dibayarkan biaya tersebut kepada para tenaga kerja. Kemudian bagian administrasi keuangan mengeluarkan 2 slip pembayaran dan di tanda tangani oleh tenaga kerja. Pembayaran biaya dilakukan secara langsung kepada tenaga kerja. Setelah bagian administrasi keuangan selesai mengerjakan pembayaran terhadap tenaga kerja..
a) Daftar Hadir Tenaga Kerja
Daftar hadir tenaga kerja digunakan oleh tenaga kerja sebagau bukti kehadiran mereka. Tenaga kerja melakukan absen melalui tanda tangan sebelum pekerjaannya dimulai di PT Giri Giri Mera Banjarmasin.
Gambar 4. 1 Daftar Hadir Tenaga Kerja Sumber: PT Giri Giri Mera Banjarmasin 2020
b) Daftar Biaya Tenaga Kerja
Daftar biaya digunakan sebagai permintaan total biaya yang harus diberikan kepada tenaga kerja langsung pada setiap minggunya yang tercantum didalam daftar tersebut untuk pencairan biaya ke direktur.
Gambar 4. 2 Daftar Biaya Tenaga Kerja Sumber: PT Giri Giri Mera Banjarmasin 2020
c) Tanda Bukti Pembayaran Biaya
Tanda Bukti yang digunakan oleh perushaan hanya berupa kwitansi, tanda bukti ini sebagai informasi tenaga kerja mengenai hasil biaya yang diterima selama 1 minggu. Tanda bukti ini dibuat oleh bagian Administrasi Keuangan.
Gambar 4. 3 Bukti Pembayaran Biaya Tenaga Kerja Sumber: PT Giri Giri Mera Banjarmasin 2020
6) Unsur Pengendalian Internal a) Organisasi
Organisasi yang ada pada PT Giri Giri Mera Banjarmasin masih kurang dengan bagian Administrasi Keuangan yang memiliki fungsi rangkap.
b) Sistem Otorisasi dan Prosedur Pencatatan
Laporan pencairan dana telah di otorisasi oleh direktur yang kemudian dikirimkan ke bagian Administrasi Keuangan untuk pembayaran biaya tenaga kerja.
c) Praktik yang Sehat
(1) Laporan biaya tenaga kerja langsung yang telah dikeluarkan dan di cek oleh bagian Administrasi Keuangan kemudian di berikan kepada direktur.
(2) Bukti daftar pembayaran biaya tenaga kerja langsung disimpan oleh bagian Administrasi Keuangan sebagai fungsi penyimpanan dan fungsi keuangan yang biasa digunakan sebagai bukti pembayaran biaya telah dilakukan.
d) Karyawan yang Mutunya sesuai dengan Tanggung Jawabnya.
PT Giri Giri Mera Banjarmasin tidak perlu melakukan penambahan karyawan untuk mebuat laporan biaya tenaga kerja, karena bagian administrasi keuangan di PT Giri Giri Mera Banjarmasin dianggap mampu melaksanakan tugas-tugas sesuai dengan fungsinya.
7) Bagan Alir Dokumen/Flowchart
Berikut ini bagan alir sistem biaya tenaga kerja langsung yang berjalan di PT Giri Giri Mera Banjarmasin :
Gambar 4. 4 Bagan Alir Dokumen Sumber: PT Giri Giri Mera Banjarmasin 2020
Berdasarkan Bagan Alir Dokumen SIA Biaya Tenaga Kerja Langsung diatas dapat dijelaskan sebagai berikut :
a) Kepala Gudang
Menghitung dan mencatat hasil pendapatan yang dikerjakan oleh tenaga kerja setiap harinya setelah menghitung dan mencatat, kepala gudang lalu membuat laporan hasil pendapatan selama satu minggu
tanpa menghitung total keseluruhannya setelah itu memberikannya kepada bagian administrasi keuangan untuk dihitung maupun dijumlah berapa gaji atau biaya yang diterima tenaga kerja selama satu minggu. b) Administrasi Keuangan
Bagian administrasi keuangan menerima hasil laporan pendapatan tenaga kerja selama satu minggu dari bagian gudang, setelah itu menghitung dan menjumlah semua pendapatan yang di kerjakan oleh tenaga kerja untuk mendapatkan berapa biaya yang akan di berikan kepada tenaga kerja, kemudian bagian administrasi keuangan membuat laporan biaya tenaga kerja kepada direktur untuk memberitahukan berapa yang harus di bayar oleh perusahaan kepada tenaga kerja. Setelah itu memberikan biaya/upah kepada tenaga kerja.
c) Direktur
Menerima rekap laporan pembayaran biaya tenaga kerja selama 1 minggu.
b. SIA Uang Kehadiran 1) Deskripsi Pokok
Sistem penerimaan uang kehadiran ini uang kehadiran diberikan sesuai dengan absensi tenaga kerja, jika tenaga kerja tidak masuk maka uang kehadiran tidak akan dihitung.
2) Informasi yang digunakan oleh Manajemen
Informasi yang digunakan oleh manajemen dan kegiatan SIA Uang Kehadiran pada PT Giri Giri Mera Banjarmasin adalah jumlah biaya/upah uang kehadiran selama satu minggu yang menjadi beban perusahaan. 3) Fungsi yang Terkait
a) Administrasi Keuangan
Fungsi ini bertanggung jawab untuk meneliti daftar kehadiran untuk menghitung uang kehadiran dan membayar uang kehadiran ke tenaga kerja PT Giri Giri Mera Banjarmasin.
Fungsi dari direktur yaitu menyetujui pembagian uang kehadiran selama satu minggu untuk dibagikan ke tenaga kerja PT Giri Giri Mera Banjarmasin.
4) Jaringan Prosedur yang membentuk sistem a) Prosedur pencatatan Waktu Hadir
Administrasi keuangan akan merekap absensi jam kerja pada tenaga kerja selama satu minggu dari hasil laporan absen yang masuk melalui tanda tangan pada PT Giri Giri Mera Banjarmasin.
5) Dokumen yang digunakan a) Daftar Hadir Tenaga Kerja
Daftar hadir tenaga kerja digunakan oleh tenaga kerja sebagau bukti kehadiran mereka. Tenaga kerja melakukan absen melalui tanda tangan sebelum pekerjaannya dimulai di PT Giri Giri Mera Banjarmasin.
Gambar 4. 5 Daftar Hadir Tenaga Kerja Sumber: PT Giri Giri Mera Banjarmasin 2020
b) Rekap Uang Kehadiran Tenaga Kerja
Rekap uang kehadiran tenaga kerja ini digunakan sebagai buktidari pembayaran uang kehadiran tenaga kerja PT Giri Giri Mera Banjarmasin.
Gambar 4. 6 Daftar Biaya Tenaga Kerja Langsung Sumber: PT Giri Giri Mera Banjarmasin 2020
6) Unsur Pengendalian Internal a) Organisasi
Organisasi yang ada pada PT Giri Giri Mera Banjarmasin masih kurang dengan bagian Administrasi Keuangan yang memiliki fungsi rangkap.
b) Sistem Otorisasi dan Prosedur Pencatatan
Pada tenaga kerja absen setiap hari melalui tanda tangan, kemudian bagian administrasi keuangan merekap absen tenaga kerja.
c) Praktik yang Sehat
Rekap absensi tenaga kerja yang sudah di print out dari laporan bagian administrasi keuangan telah diotoritas sebagai perhitungan uang kehadiran.
d) Karyawan yang mutunya sesuai dengan tanggung jawabnya
PT Giri Giri Mera Banjarmasin tidak perlu melakukan penambahan karyawan dari bagian administrasi keuangan karena di perusahaan ini dianggap mampu melaksanakan tugas-tugas sesuai dengan fungsinya.
7) Bagan Alir Dokumen/Flowchart
Berikut ini bagan alir sistem biaya tenaga kerja langsung di PT Giri Giri Mera Banjarmasin:
Gambar 4. 7 Bagan Alir Dokumen Sumber: PT Giri Giri Mera Banjarmasin 2020
Berdasarkan bagan alir dokumen SIA uang kehadiran pada PT Giri Giri Mera Banjarmasin dapat dijelaskan sebagai berikut:
a) Bagian Administrasi Keuangan
Membuat rekap hadir tenaga kerja dari daftar hadir tenaga kerja yang terdiri dari rekap hadir tenaga kerja dan daftar hadir tenaga kerja. Menerima rekap hadir tenaga kerja, pencairan dana ke direktur dan membuat bukti uang kehadiran, pembayaran ke tenaga kerja dengan tunai.
b) Direktur
Menerima rekap absen tenaga kerja kemudian mengotoritaskan rekap absensi tenaga kerja, menerima laporan biaya tenaga kerja untuk divalidasi.
B. Pembahasan Hasil Penelitian 1. Analisis Permasalahan
a. Analisis Sistem Informasi Akuntansi Biaya Tenaga Kerja Langsung pada PT Giri Giri Mera Banjarmasin
Berdasarkan hasil penelitian yang telah diuraikan sebelumnya, maka ditemukan beberapa kelemahan pada sistem informasi akuntansi biaya tenaga kerja langsung pada PT Giri Giri Mera Banjarmasin yang berjalan. Adapun kelemahan-kelemahan yang ditemukan adalah :
1) Informasi yang diperlukan Manajemen
Informasi yang diperlukan manajemen pada PT Giri Giri Mera Banjarmasin tidak ada kesalahan atau kelemahan karena sudah berjalan dengan baik, maka penulis tidak menyarankan ada perubahan dalam informasi yang diperlukan manajemen.
2) Fungsi yang Terkait
Fungsi yang terkait pada PT Giri Giri Mera Banjarmasin melibatkan fungsi kepala gudang, administrasi keuangan, dan direktur. 3) Jaringan Prosedur yang Membentuk Sistem
Jaringan prosedur yang membentuk sistem yang ada di PT Giri Giri Mera Banjarmasin tidak memiliki kelemahan dan sudah cukup baik. Maka penulis tidak menyarankan ada perubahan dalam jaringan prosedur yang membentuk sistem.
4) Dokumen yang Digunakan
PT Giri Giri Mera Banjarmasin tidak memiliki kelemahan dan sudah cukup baik dengan dokumen yang digunakan untuk prosedur SIA Biaya Tenaga Kerja Langsung.
5) Sistem Pengendalian Internal a) Organisasi
Organisasi yang ada pada PT Giri Giri Mera Banjarmasin masih kurang karena dibagian administrasi keuangan masih memiliki fungsi rangkap tetapi tidak terpengaruh dalam jalannya struktur organisasi tersebut.
b) Sistem Otorisasi dan Prosedur Pencatatan
Sistem otorisasi dan prosedur pencatatan pada PT Giri Giri Mera Banjarmasin sudah berjalan dengan baik sehingga tidak ada kelemahan yang ada di perusahaan tersebut.
c) Praktik yang sehat
Praktik yang sehat di PT Giri Giri Mera Banjarmasin sudah berjalan dengan baik.
d) Karyawan yang mutunya sesuai dengan tanggung jawabnya Karyawan yang berkerja pada PT Giri Giri Mera Banjarmasin sudah memiliki fungsi dan tanggung jawab masing-masing berdasarkan bagiannya.
b. Analisis Sistem Informasi Akuntansi Uang Kehadiran Langsung pada PT Giri Giri Mera Banjarmasin
Berdasarkan hasil penelitian yang telah diuraikan sebelumnya, maka ditemukan beberapa kelemahan pada sistem informasi akuntansi uang kehadiran pada PT Giri Giri Mera Banjarmasin yang berjalan. Adapun kelemahan-kelemahan yang ditemukan adalah :
1) Informasi yang diperlukan Manajemen
Sama seperti pada sistem informasi akuntansi biaya tenaga kerja langsung informasi yang diperlukan manajemen pada PT Giri Giri Mera Banjarmasin tidak ada kesalahan atau kelemahan karena sudah berjalan dengan baik dan informasi yang diperlukan memenuhi kebutuhan manajemen.
2) Fungsi yang Terkait
Fungsi yang terkait pada PT Giri Giri Mera Banjarmasin melibatkan fungsi kepala gudang, administrasi keuangan, dan direktur. 3) Jaringan Prosedur yang Membentuk Sistem
Jaringan prosedur yang membentuk sistem pada PT Giri Giri Mera Banjarmasin sudah cukup baik sehingga penulis tidak lagi menambahkan saran dalam jaringan prosedur yang membentuk sistem tersebut.
4) Dokumen yang Digunakan
Dokumen yang digunakan pada PT Giri Giri Mera Banjarmasin sudah sangat baik dengan memiliki dokumen yang menunjang kinerja administrasi keuangan untuk melakukan prosedur SIA uang kehadiran. 5) Sistem Pengendalian Internal
a) Organisasi
Organisasi yang ada pada PT Giri Giri Mera Banjarmasin masih kurang karena dibagian administrasi keuangan masih memiliki fungsi rangkap tetapi tidak terpengaruh dalam jalannya struktur organisasi tersebut.
b) Sistem Otorisasi dan Prosedur Pencatatan
Sistem otorisasi dan prosedur pencatatan pada PT Giri Giri Mera Banjarmasin sudah berjalan dengan baik sehingga tidak ada kelemahan yang ada di perusahaan tersebut.
c) Praktik yang sehat
Praktik yang sehat di PT Giri Giri Mera Banjarmasin sudah berjalan dengan baik.
d) Karyawan yang mutunya sesuai dengan tanggung jawabnya Karyawan yang bekerja pada PT Giri Giri Mera Banjarmasin sudah memiliki fungsi dan tanggung jawab masing-masing berdasarkan bagiannya.
2. Alternatif Pemecah Masalah
a. Sistem Informasi Akuntansi Biaya Tenaga Kerja Langsung dan Uang Kehadiran pada PT Giri Giri Mera Banjarmasin yang Disarankan
Berdasarkan permasalahan yang telah terurai, maka penulis memberikan saran dalam sistem informasi akuntansi biaya tenaga kerja langsung pada PT Giri Giri Mera Banjarmasin dengan menggunakan aplikasi biaya tenaga kerja langsung yang telah penulis buat sehingga dapat mempermudah proses perhitunag biaya tenaga kerja langsung. Adapun sistem informasi akuntansi yang penulis sarankan yaitu sebagai berikut :
1) Informasi yang diperlukan manajemen yang disarankan
Informasi yang diperlukan manajemen dalam sistem biaya tenaga kerja langsung adalah informasi data tenaga kerja, data barang, laporan biaya tenaga kerja perhari, laporan biaya tenaga kerja perminggu
2) Fungsi terkait yang disarankan
Fungsi yang terkait pada PT Giri Giri Mera Banjarmasin sudah sesuai dengan keperluan dan kondisi perusahaan.
3) Jaringan prosedur yang membentuk sistem yang di sarankan
Jaringan prosedur yang membentuk sistem pada PT Giri Giri Mera Banjarmasin sudah tepat karena sudah sesuai dengan keperluan dan kondisi perusahaan.
4) Dokumen yang disarankan
Dokumen yang disarankan pada PT Giri Giri Mera Banjarmasin adalah sebagai berikut:
a) Laporan master data tenaga kerja adalah laporan yang dibuat oleh bagian administrasi keuangan untuk memberikan informasi data tenaga kerja yang bekerja di PT Giri Giri Mera Banjarmasin. Berikut laporan master data tenaga kerja yang dibuat oleh penulis:
Gambar 4. 8 Laporan Data Tenaga Kera Sumber: Penulis 2020
b) Laporan master data barang adalah laporan yang dibuat oleh bagian administrasi keuangan untuk memberikan informasi data barang beserta harga yang ada di PT Giri Giri Mera Banjarmasin. Berikut laporan master data barang yang dibuat oleh penulis:
Gambar 4. 9 List Data Barang Sumber: Penulis 2020
5) Sistem Pengendalian Intern yang Disarankan a) Organisasi
Organisasi yang ada di PT Giri Giri Mera Banjarmasin sudah tepat karena sesuai dengan keperluan dan kondisi perusahaan.
b) Sistem Otorisasi dan Prosedur Pencatatan
Sistem otorisasi dan prosedur pencatatan pada PT Giri Giri Mera Banjarmasin sudah berjalan dengan baik sehingga penulis tidak menyarankan apapun.
c) Praktik yang Sehat
Praktik yang sehat di PT Giri Giri Mera Banjarmasin sudah sesuai dengan prosedur dalam menjalankan SIA biaya tenaga kerja langsung yang ada di perusahaan tersebut.
6) Bagan alir yang disarankan
Bagan alir dokumen dari sistem informasi biaya tenaga kerja langsung yang disarankan pada PT Giri Giri Mera Banjarmasin adalah sebagai berikut :
Gambar 4. 10 Bagan Alir Dokumen yang Disarankan Sumber: Penulis 2020
Langkah-langkah dalam mendesain sebuah program aplikasi biaya tenaga kerja langsung untuk PT Giri Giri Mera Banjarmasin yaitu sebagai berikut :
7) Normalisasi tahap 0 (Unnormalized)
Normalisasi tahap 0/Unnormalized yaitu mencantumkan semua field yang ada berdasarkan data atau sumber yang ada. Berikut ini field
yang digunakan dalam desain program aplikasi biaya tenaga kerja langsung:
Tabel 4. 1 Unnormalisasi
No Nama Field No Nama Field
1 Id_user 13 Id_detailgaji 2 Username 14 Karyawan_id 3 Password 15 Tanggal 4 Hakakses 16 Perolehan 5 Id_karyawan 17 Total_gaji 6 Nama_karyawan 18 Barang_id 7 Alamat_karyawan 19 Id_gajikaryawan 8 Telepon_karyawan 20 Tanggal_terakhir 9 Jenis_kelamin 21 User_id 10 Id_barang 22 Karyawan_id 11 Nama_barang 23 no_slip 12 Harga_barang Sumber: Penulis 2020
8) Sistem Basis Data
Agar sistem basis data dapat menjadi akurat, cepat dan efisisen, serta dapat memberikan data yang diharapkan, maka dibentuklah
normalisasi file. Adapun syarat-syarat yang menunjukan relasi antar
tabel dalam bentuk normalisasi ketiga (3NF) adalah sebagai berikut: (1) Telah memenuhi bentuk normal kesatu (1NF), yaitu nilai untuk
semua atribut adalah anatomic atau tidak dapat dipecah lagi menjadi unit-unit yang lebih kecil, contohnya pada table barang terdapat field nama, dimana atribut tersebut tidak dapat dibagi-bagi menjadi unit yang lebih kecil.
(2) Telah memenuhi syarat bentuk normal kedua (2NF) yaitu: (a) Harus telah berbentuk normal pertama (1NF).
(b) Semua atribut utama harus bergantung fungsional penuh pada kunci relasi penuh.
(3) Telah memenuhi syarat bentuk norma ketiga (3NF) yaitu: (a) Harus telah berbentuk normal pertama(2NF)
(b) Relasi tidak boleh memuat ketergantungan fungsional diantara atribut-atribut bukan utama.
b) Tabel Relasi
Bab sebelumnya menjelaskan bahwa sistem basis data merupakan kumpulan data yang saling berhubungan (mempunyai relasi). Relasi biasanya ditunjukkan dengan kunci ( key) dari tiap file yang ada, Berikut merupakan diagram relasi antar tabel :
Gambar 4. 11 Relasi Antar Tabel Sumber: Penulis 2020
Penjelasan dari gambar relasi antar table diatas adalah sebagai berikut:
(1) Tabel User
Tabel user adalah tabel yang digunakan untuk menyimpan data user dan menambahkan data user yang baru. Tabel ini memiliki jenis relasi one to many ke tabel detailgaji dengan field kunci id. Hal ini berarti bahwa satu jenis kode user bisa mempunyai banyak transaksi pada tabel detailgaji.
Tabel 4. 2 User
No Nama Kolom Tipe Data
1 Id Int
2 Username Var
3 Hakakses Var
4 Password Var
(2) Tabel Karyawan
Tabel karyawan adalah tabel yang digunakan untuk menyimpan dan menambahkan data tenaga kerja. Tabel ini memiliki relasi many to
many dengan tabel detailgaji dan tabel gajikaryawan dengan field kunci
id. Hal ini berarti bahwa banyak jenis kode karyawan bisa mempunyai banyak detailgaji kode pada tabel detailgaji dan sama halnya pada tabel gajikaryawan.
Tabel 4. 3 Karyawan
No Nama Kolom Tipe Data
1 Id Int 2 Nama_karyawan Varchar 3 Alamat_karyawan Varchar 4 Jeniskelamin Varchar 5 Telepon_karyawan Varchar Sumber: Penulis 2020 (3) Tabel Barang
Tabel barang adalah tabel yang digunakan untuk menyimpan dan menambahkan data barang. Tabel ini memiliki relasi one to many dengan tabel detailgaji dengan field kunci id. Hal ini berarti bahwa satu jenis kode barang bisa mempunyai banyak detail kode pada tabel detailgaji
No Nama Kolom Tipe Data 1 Id Int 2 Nama_barang Varchar 3 Harga_barang Varchar Sumber: Penulis 2020 (4) Tabel detailgaji
Tabel detailgaji adalah tabel yang digunakan untuk menyimpan data detail transaksi biaya tenaga kerja perharinya dan menambahkan data detailgaji yang baru. Tabel ini memiliki jenis relasi many to
one ke tabel karyawan, tabel barang dan tabel user dengan field kunci
id. Hal ini berarti bahwa beberapa kode transaksi detailgaji mempunyai satu transaksi pada tabel karyawan, tabel barang dan table user.
Tabel 4. 5 Detail Gaji
No Nama Kolom Tipe Data
1 Id Int 2 Karyawan_id Int 3 Barang_id Id 4 Tanggal Date 5 Perolehan Varchar 6 Harga_barang Varchar 7 No Varchar Sumber: Penulis 2020 (5) Tabel gajikaryawan
Tabel gajikaryawan adalah tabel yang digunakan untuk menyimpan data transaksi pembayaran biaya tenaga kerja. Tabel ini memiliki jenis relasi one to one ke tabel karyawan dengan field kunci id. Hal ini berarti bahwa satu jenis kode di tabel gajikaryawan bisa mempunyai satu transaksi pada tabel karyawan.
Tabel 4. 6 Gaji Karyawan
No Nama Kolom Tipe Data
1 Id Int 2 Karyawan_id Int 3 No_slip Varchar 4 Tgl_terakhir Date 5 Total_gaji Int Sumber: Penulis 2020
9) Desain Interface Menggunakan PHP a) Form Login
Form login merupakan halaman pertama yang ditampilkan saat
program aplikasi dijalankan, dan untuk bisa masuk ke dalam program aplikasi maka user perlu memasukkan username dan password terlebih dahulu. Berikut tampilan form login:
Gambar 4. 12 Tampilan Login Sumber:Penulis 2020
b) Form Tampilan Utama
Form menu utama merupakan form yang muncul pertama kali
setelah proses login dilakukan. Lalu, di bagian samping terdepat berbagai macam menu untuk berbagai macam transaksi yang ingin dilakukan. Berikut tampilan form menu utama:
Gambar 4. 13 Tampilan Menu Utama Sumber: Penulis 2020
c) Form Master Data
Master data merupakan data yang berisi data-data yang terdapat pada perusahaan. Master data yang ada pada program aplikasi yang penulis buat terdiri dari master data yaitu master tenaga kerja dan master barang. Berikut ini merupakan rancangan dan tampilan form master yang telah dibuat oleh penulis :
(2) Form Master Data Tenaga Kerja
Master data tenaga kerja digunakan untuk menyimpan data tenaga kerja yang terdapat diperusahaan. Master data tenaga kerja memiliki informasi mengenai tenga kerja. Berikut ini merupakan
form data tenaga kerja pada program aplikasi yang telah dibuat oleh penulis :
Gambar 4. 14 Form Tenaga Kerja Sumber: Penulis 2020
Adapun cara penggunaan form master data pegawai sebagai berikut :
(a) Form master data tenaga kerja berisi data-data tenaga kerja yang ada dalam perusahaan. Dalam form tersebut terdapat tombol simpan.
(b) Penggunaan tombol simpan
Penggunakan tombol simpan berfungsi untuk menyimpan data-data tenaga kerja yang telah diisi oleh user.
(3) Form Master Data Barang
Master data barang digunakan untuk menyimpan data barang yang terdapat diperusahaan. Master data barang memiliki informasi mengenai nama barang serta harga barang tersebut. Berikut ini merupakan form data barang pada program aplikasi yang telah dibuat oleh penulis :
Gambar 4. 15 Form Barang Sumber: Penulis 2020
Adapun cara penggunaan form master data pegawai sebagai berikut :
(a) Form master data barang berisi data-data barang yang ada dalam perusahaan. Dalam form tersebut terdapat tombol simpan.
(b) Penggunaan tombol simpan
Penggunakan tombol simpan berfungsi untuk menyimpan data-data barang yang telah diisi oleh user.
d) Form Transaksi
Form transaksi yang penulis buat adalah hanya form transaksi biaya tenaga kerja langsung perhari. Form transaksi biaya tenaga kerja langsung merupakan form yang digunakan untuk menyimpan data biaya tenaga kerja. Form ini akan diinputkan oleh bagian administrasi keuangan. Data-data yang ada dalam transaksi biaya tenaga kerja ini digunakan untuk pembuatan laporan pembayaran biaya dalam satu minggu. Dibawah ini adalah form transaksi biaya tenaga kerja langsung:
Gambar 4. 16 Form Biaya Tenaga Kerja Langsung Sumber: Penulis 2020
e) Laporan (Output)
Dokumen keluaran merupakan dokumen yang dihasilkan adalah laporan master dan laporan transaksi. Laporan master terdiri dari laporan master data tenaga kerja. Dan laporan transaksi yang terdiri dari laporan pembayaran biaya tenaga kerja. Dalam tugas akhir ini penulis hanya menampilkan beberapa laporan master tenaga kerja dan laporan pembayaran biaya tenaga kerja.
(1) Laporan master tenaga kerja adalah laporan keseluruhan data tenaga kerja yang terdapat diperusahaan. Berikut laporan yang dibuat oleh penulis:
Gambar 4. 17 Laporan Data Tenaga Kerja Sumber: Penulis 2020
(2) Laporan pembayaran tenaga kerja adalah laporan yang mengambil dari transaksi biaya tenaga kerja selama satu minggu PT Giri Giri Mera Banjarmasin. Berikut laporan yang dibuat oleh penulis:
Gambar 4. 18 Laporan Pembayaran Biaya Tenaga Kerja Sumber: Penulis 2020
(3) Slip pembayaran tenaga kerja adalah bukti pembayaran kepada tenaga kerja yang diberikan oleh bagian administrasi keuangan. Berikut slip pembayaran yang dibuat oleh penulis:
Gambar 4. 19 Slip Pembayaran Biaya Tenaga Kerja yang Disarankan Sumber: Penulis 2020