• Tidak ada hasil yang ditemukan

Bahasa Arab Nahwu Dasar Contoh

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Bahasa Arab Nahwu Dasar Contoh"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

PANDUAN BELAJAR BAHASA ARAB

SECARA OTODIDAK

اَنْمِهَف

PENYUSUN:

MUHAMMAD MUJIANTO AL-BATAWIE

http://pustakalaka.wordpress.com

METODE

1

JAM

PERHARI

(2)

PELAJARILAH BAHASA ARAB !

Umar bin Al-Khaththab radhiyallahu ‘anhu berkata:

الْ مُ بِ لْ بِ الْ بِ ا عَ لَّتَ بِ عَ اعَ لَّ بِ عَ عَ لْاواو مُ لَّ عَ عَتَ

“PELAJARILAH BAHASA ARAB,

karena BAHASA ARAB adalah bagian dari AGAMA KALIAN !”

(3)

PENGANTAR PENULIS

ح اوا حم اواللهوا س

اين جمأاه حصأاواهاآاى عاواد محا ب اى عاملاساواواةلاصاواواينلم اوابراللهاد لحو

د ا أ

:

Saya bersyukur kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala atas pertolongan dari-Nya sehingga bisa menyelesaikan SERIAL KITAB FAHIMNA. Ada 6 KITAB yang berhasil saya susun sebagai PANDUAN untuk kaum Muslimin yang ingin belajar bahasa Arab di rumah masing-masing tanpa bimbingan seorang guru secara langsung.

KE-6 SERIAL KITAB FAHIMNA yang SUDAH saya susun adalah sebagai berikut:

1. FAHIMNA NAHWU-SHOROF-PERCAKAPAN TINGKAT PEMULA.

2. FAHIMNA NAHWU TINGKAT DASAR.

3. FAHIMNA SHOROF TINGKAT DASAR. 4. FAHIMNA NAHWU TINGKAT LANJUTAN. 5. FAHIMNA SHOROF TINGKAT LANJUTAN.

6. FAHIMNA LATIHAN BACA KITAB GUNDUL (Dilengkapi: INTISARI ILMU NAHWU & CONTOH CARA MENG-I’ROB KATA)

Harapan saya, dengan membaca ke-6 SERIAL KITAB FAHIMNA ini, kaum Muslimin yang BELUM BERKESEMPATAN untuk MONDOK di PESANTREN bisa:

1. MEMAHAMI bacaan Al-Qur’an & bacaan sholat (MINIMAL lebih

TERCERAHKAN).

2. MENGETAHUI kedudukan sebuah kata dalam kalimat.

3. MEMBACA –minimal- kutaib (kitab ukuran saku) yang ditulis oleh para ulama. 4. MEMBUAT kalimat sederhana dalam bahasa Arab.

5. MENERJEMAHKAN kalimat sederhana dalam bahasa Arab.

6. MEMBACA sendiri kitab-kitab Nahwu & Shorof tingkat lanjutan yang berbahasa Arab. Kitab-kitab ini saya tulis dengan bahasa Indonesia agar bisa difahami sendiri oleh kaum Muslimin yang BELUM PERNAH belajar BAHASA ARAB dan tidak bisa belajar langsung dibawah bimbingan seorang guru. Dan setiap kitab insya Allah bisa dipelajari dengan mudah dalam waktu yang tidak terlalu lama.

Jika Allah Subhanahu wa Ta’ala masih memberi saya kemampuan dan kesempatan, insya Allah ada beberapa KITAB lagi yang ingin saya susun sebagai PELENGKAP. Diantaranya:

1. FAHIMNA NAHWU TINGKAT PEMANTAPAN. 2. LATIHAN BACA KITAB ULAMA.

3. MACAM-MACAM POLA KALIMAT DALAM BAHASA ARAB.

4. STRATEGI SUKSES BELAJAR BAHASA ARAB SECARA OTODIDAK.

Bagi yang ingin mengetahui PERKEMBANGAN kitab karya saya selanjutnya, bisa lihat informasinya di: http://pustakalaka.wordpress.com atau http://muhammadmujianto.wordpress.com.

NAMUN, agar tidak terjadi salah faham, perlu saya jelaskan bahwa dengan disusunnya SERIAL KITAB FAHIMNA ini bukan maksud saya mengajarkan kaum Muslimin untuk belajar bahasa Arab secara otodidak. Bukan seperti itu maksud saya. Tetap saya sarankan bagi siapa saja

(4)

yang ingin menguasai bahasa Arab agar mencari guru yang bisa mengajarkannya secara langsung. Lebih bagus jika bisa belajar 1-2 tahun di pondok pesantren. Atau minimal ikut kursus bahasa Arab. Namun, jika memang tidak bisa menempuh cara itu, maka cara otodidak insya Allah bisa ditempuh. Tentunya dengan menggunakan metode belajar yang tepat agar bisa dicapai hasil yang bagus. Dan metode belajar bahasa Arab secara otodidak yang –menurut saya- efektif sudah saya tuangkan dalam bentuk SERIAL KITAB FAHIMNA ini.

Demikian saja. Semoga yang saya tulis ini bernilai ikhlas di sisi Allah Subhanahu wa Ta’ala dan bermanfaat untuk kaum Muslimin. Dan saya sangat berterima kasih jika ada yang berkenan untuk memberikan masukan dan perbaikan atas setiap karya yang saya hasilkan.

للهواى صاو

ا

ين جمأاه حصأاواهاآاى عاواد محا ب اى عاكر اوا ساو

Bogor, Robi’ul Awwal 1434 H Januari 2013 M

(5)

METODE BELAJAR

1. LUANGKAN waktu –minimal- SATU JAM perhari untuk belajar BAHASA ARAB. Pilih waktu yang paling nyaman dan tidak boleh diganggu oleh kegiatan lain. Misalnya PAGI HARI atau MALAM HARI.

2. SANGAT DISARANKAN, seminggu sekali (PADA WAKTU LIBUR) untuk meluangkan waktu –minimal- 3 JAM untuk belajar bahasa Arab. Waktu 3 JAM ini bisa digunakan untuk MENGULANG KEMBALI semua pelajaran yang sudah dipelajari selama SEMINGGU. 3. BACA setiap materi minimal 3 KALI. BACA terus hingga benar-benar FAHAM.

FOKUSKAN pada DEFINISI, CONTOH, & CATATAN/KETENTUAN.

4. Beri PERHATIAN LEBIH pada setiap kata yang BERCETAK TEBAL atau yang DIBERI GARIS BAWAH.

5. KERJAKAN SEMUA LATIHAN. Kerjakan LATIHAN tanpa melihat penjelasan di atasnya.

6. JANGAN melanjutkan MATERI PELAJARAN jika MATERI SEBELUMNYA masih belum diFAHAMi. BACA terus hingga benar-benar FAHAM, baru kemudian melanjutkan MATERI berikutnya.

7. UPAYAKAN untuk MEMBUAT RINGKASAN pada setiap MATERI yang dipelajari. GUNAKAN ringkasan yang dibuat untuk membantu MENGULANG PELAJARAN (MUROJA’AH).

8. SEBISA mungkin untuk MENGHAFAL SETIAP KOSA KATA yang ada di setiap MATERI. Lebih BAGUS lagi dengan dituliskan dan dibuat KAMUS MINI yang berisi KOSA KATA yang ada di KITAB FAHIMNA.

9. COCOKKAN KAIDAH yang sudah dipelajari dengan AYAT-AYAT AL-QUR’AN dan HADITS. CERMATI HAROKAT & KEDUDUKAN setiap KATA yang ada di dalam AL-QUR’AN & AL-HADITS.

10. JANGAN tergesa-gesa untuk BERPINDAH KE KITAB TINGKATAN yang lebih tinggi, jika MATERI di KITAB sebelumnya belum SEPENUHNYA DIFAHAMI.

11. JIKA sudah menyelesaikan semua materi dalam SATU KITAB, sebelum berpindah, BACA KEMBALI materi dari awal. Insya Allah akan semakin memperbagus pemahaman.

12. DISARANKAN untuk TIDAK MEMBACA kitab PANDUAN KAIDAH bahasa Arab yang lain. FOKUSKAN SAJA pada KITAB FAHIMNA terlebih dahulu agar perhatian tidak perpecah.

13. GUNAKAN kamus jika menemui KATA yang belum diketahui artinya.

14. Saat masih di TINGKAT DASAR, FOKUSKAN pada HAFALAN POLA KATA dalam ILMU SHOROF. HAFALKAN SEMUA POLA dengan baik. SANGAT DISARANKAN untuk BERLATIH MENULISKANNYA JUGA.

15. JIKA masih ada MATERI yang BELUM JELAS di SERIAL KITAB FAHIMNA, silakan ajukan pertanyaan ke: http://pustakalaka.wordpress.com atau

http://muhammadmujianto.wordpress.com.

16. LEBIH BAGUS jika ada TEMAN yang bisa diajak BELAJAR BERSAMA. KHUSUSNYA saat MENGERJAKAN SOAL LATIHAN.

17. AJARKAN ilmu yang sudah didapat dan difahami dengan baik kepada orang lain yang ingin belajar bahasa Arab juga. Atau DISKUSIKAN kepada sesama teman yang belajar bahasa Arab.

18. SENANTIASA memohon kepada Allah Subahanhu wa Ta’ala agar diberi KEMUDAHAN dalam belajar.

(6)

DAFTAR ISI

FAHIMNA NAHWU TINGKAT DASAR

KELAS 1

BAB 1. MENGENAL KATA

BAB 2. MENGENAL JUMLAH MUFIDAH BAB 3. MENGENAL ISIM LEBIH DEKAT BAB 4. MENGENAL FI’IL LEBIH DEKAT BAB 5. MENGENAL HURUF LEBIH DEKAT BAB 6. CARA MEMBEDAKAN ISIM, FI’IL, & HURUF BAB 7. PEDOMAN PEMBERIAN HAROKAT PADA ISIM

KELAS 2

BAB 1. ISIM YANG TIDAK BOLEH DITANWIN BAB 2. ISIM MUDZAKKAR & ISIM MUANNATS

BAB 3. ISIM NAKIROH & ISIM MAKRIFAT BAB 4. MUDHOF & MUDHOF ILAIH

KELAS 3

BAB 1. I’ROB & BINA

BAB 2. MENGENAL MU’ROB & MABNI BAB 3. FI’IL MABNI & FI’IL MU’ROB BAB 4. ISIM MABNI & ISIM MU’ROB BAB 5. MENGENAL DHOMIR LEBIH DEKAT

KELAS 4

BAB 1. PEMBAGIAN I’ROB BAB 2. TANDA I’ROB BAB 3. SEBUAH ILUSTRASI

BAB 4. AMIL NASHOB PADA FI’IL MUDHORE BAB 5. AMIL JAZEM PADA FI’IL MUDHORE

BAB 6. KEADAAN FI’IL DALAM KALIMAT BAB 7. KEADAAN ISIM DALAM KALIMAT

KELAS 5

BAB 1. KEADAAN ISIM YANG MARFU’ BAB 2. KEADAAN ISIM YANG MANSHUB

BAB 3. KEADAAN ISIM YANG MAJRUR BAB 4. MENGENAL TABI’

BAB 5. JUMLAH FI’LIYYAH & JUMLAH ISMIYYAH

KELAS 6

BAB 1. MENGENAL POLA KALIMAT BAB 2. MENG-I’ROB KATA

BAB 3. CARA MENG-I’ROB FI’IL YANG MU’ROB BAB 4. CARA MENG-I’ROB ISIM YANG MU’ROB

BEKAL BELAJAR KITAB FAHIMNA TINGKAT LANJUTAN

BAB 1. ISIM MU’ROB DITINJAU DARI JUMLAHNYA BAB 2. TANDA I’ROB PADA ISIM

(7)

KELAS

(8)

BAB 1

MENGENAL KATA

1. Pengertian Kata

Kalau kita perhatikan kitab-kitab berbahasa Arab, sebenarnya hanyalah berisi kumpulan dari beberapa kata. Kata demi kata disusun menjadi kalimat. Kemudian, kalimat demi kalimat disusun menjadi sebuah paragraf. Lalu, jadilah sebuah kitab yang berjilid-jilid banyaknya.

KATA adalah suatu lafaz (ucapan) yang memiliki arti.

اعَو

امُدمُبلْ عَتَ امُب عَ بِ لْاعَو

Dan Beribadah Kitab

الْ بِ امُ عَ لْ عَتَ

امُا لَّ اعَو

Dari Mengetahui Manusia

KATA bahasa Arabnya adalah “

امُ عَ بِ عَ لْاعَو

”. Sedangkan KALIMAT bahasa Arabnya adalah “

امُ عَ لْ مُلْ عَو

”. Hati-hati, jangan sampai tertukar!

BAHASA ARAB BAHASA INDONESIA

امُ عَ بِ عَ لْاعَو

KATA

امُ عَ لْ مُلْ عَو

KALIMAT

2. Pembagian Kata

Kata dalam bahasa Arab terbagi menjadi 3: (1). Isim (

امٌ لْسبِو

), (2). Fi’il (

امٌ لْ بِ

), dan (3). Huruf (

امٌ لْ عَح

).

او

ح

سو

HURUF FI’IL ISIM

PENJELASAN:

2.1. ISIM

Isim adalah kata yang menunjukkan benda (berakal/tidak berakal), sifat, keterangan (waktu/tempat), atau sesuatu yang bersifat abstrak (yang diketahui maknanya, namun tidak kelihatan bendanya).

(9)

امٌ لْ مُح

امُ عَ لْتَ بِدعَ لْاعَو امٌا عَبعَص امٌ عَ لْتَ بِعَجم امٌ لْ بِ

امٌ مُ عَر

Kesedihan Kota Madinah Pagi Cantik Monyet Seorang laki-laki

امٌ لْ مُتَ

امُةعَ بِا عَ لْاعَو

امٌ لْ عَا امٌ لْتَ بِبعَ امٌ لْ عَ

امٌدعَاعَو

Kebencian Kota Kairo Malam Besar Anjing Seorang anak

Ada juga yang mendefinisikan isim berbagai berikut:

- Isim adalah suatu kata yang menunjukkan manusia, hewan, tumbuhan, benda mati, tempat, waktu, sifat, atau sesuatu yang bersifat abstrak.

- Isim adalah suatu kata yang memiliki arti dan tidak terikat oleh waktu. - Isim adalah kata benda.

- Dll.

2.2. FI’IL

Fi’il adalah kata kerja.

الْأعَ لْتَ بِو

امُأعَ لْ عَتَ

اعَأعَ عَتَ

Bacalah ! Sedang membaca Telah membaca

الْدمُ لْسمُو

امُدمُ لْسعَ

اعَدعَ عَس

Sujudlah ! Sedang sujud Telah sujud

2.3. HURUF

Huruf adalah kata yang belum bisa dipahami maknanya (belum menunjukkan

pengertian yang jelas) kecuali jika bergabung dengan isim atau fi’il. Ada juga yang mengartikan HURUF: KATA DEPAN atau KATA SAMBUNG.

ىعَ عَع الْ عَع اعَ بِ الْ بِ

Atas Dari Ke Dari

ابِ

كاعَتَ

ابِب

ابِ

Untuk Seperti Dengan Di

CATATAN:

Huruf-huruf dalam contoh di atas disebut juga dengan istilah HURUF JAR (

رِّ حَ رْا فُ رْ حَ

), yaitu huruf yang menyebabkan kata setelahnya menjadi berharokat KASROH.

ابِ عَ لْ عَ لْاواىعَ عَع ابِللهوا بِ لْ مُسعَرالْ عَع ابِ لْ سُّساوا عَ بِ ادٍدبِ لْسعَ الْ بِ

Di atas meja Dari Rasulullah Ke pasar Dari masjid

ابِهلَّ بِا

ابِ عَ عَ لْا عَ

ابِ عَ عَ لْا بِ

ابِ لْ عَتَبلْاوا بِ

(10)

LATIHAN:

1. Apa yang dimaksud dengan kata (

او

) ? Beri contohnya 3 buah!

2. Apa yang dimaksud dengan isim ? Beri contohnya 3 buah! 3. Apa yang dimaksud dengan fi’il ? Beri contohnya 3 buah! 4. Apa yang dimaksud dengan huruf ? Beri contohnya 3 buah! 5. Apa yang dimaksud dengan huruf jar? Beri contohnya 5 buah!

(11)

DAPATKAN KITAB FAHIMNA

SELENGKAPNYA DI:

Referensi

Dokumen terkait

Proses diskusi atau dialog antar tokoh agama terkait permasalahan keagamaan pernah terjadi dalam kasus ketika saat itu permasalahan Ahok yang menistakan Umat Islam, dialog

Berdasarkan hasil analisis penelitian tentang pengaruh Tipe Kepribadian dan Kompetensi Auditor terhadap Skeptisme Profesional Auditor di KAP Kota Semarang, diperoleh

Hasil penelitian ini menunjukan bahwa, alasan Pencabutan 7 (Tujuh) Peraturan Daerah Kota Bogor Yang Mengatur Tentang Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah, meliputi:

Keberadaan bakteri probiotik PTB 1.4 pada saluran pencernaan ikan sebesar 18% mampu meningkatkan aktivitas enzim dan kecernaan, sehingga mampu meningkatkan

Tingkat pertumbuhan koloni stem cells yang dikultur pada feeder layer kumulus tidak berbeda (P>0,05) dengan MEF, dan keduanya lebih tinggi (P<0,05) daripada sistem kultur

Dari uraian yang telah dijabarkan, maka persoalan atau pertanyaan yang ingin dipecahkan dalam penelitian ini adalah bagaimana profil kemiskinan di Kabupaten Kebumen dan bagaimana

Pelaksanaan penelitian di mulai dengan pengambilan sampel yang dilakukan dengan mengambil serangga pada daerah lahan jagung dengan umur tanaman 50 hari , umur kacang

Untuk menempatkan suatu barang atau jasa pada tempat yang tepat dan dengan kualitas serta jumlah yang tepat,harga yang tepat dan waktu yang tepat pula,di butuhkan