Daftar Isi Halaman/ Page
Table of Contents
Surat Pernyataan Direksi Statement of Director
Laporan Auditor Independen Independent Auditor’s Report
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian 1 - 2 Consolidated Statement of Financial Position Laporan Laba Rugi Komprehensif Konsolidasian 3 Consolidated Statement of Comprehensive Income Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian 4 Consolidated Statement of Changes in Equity
Laporan Arus Kas Konsolidasian 5 Consolidated Statement of Cash Flows
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian 6 – 63 Notes to the Consolidated Financial Statements
Kami yang bertanda tangan di bawah ini:
1. Nama :HUMAS SOPUTRO
Alamat Kantor :JI.PasirPutih RayaBlok E.5/D Ancol Timur - Jakarta Utara 14430 :JI.Janur Indah Vila 17No.10
Kelapa Gading, Jakarta Utara :021 - 6470 0800 Nomor Telepon Jabatan 2. Nama i'darnat Kantor :MARTIO
: JI.Pasir Putih Raya Blok E.5/D
Ancol Tirnur - Jakarta Utara 14430 . Citra 5 Blok C4No.32A
Kalideres, Jakarta Barat .021 - 6470 0800 : Direktur ~iO()1lil Telepon Jahatar. Menyatakan bahwa :
1. Bertanggung jawab atas per:yusunan dan penyajian laporan keuangan PTKobexindo Tractors;
2. Laporan keuangan PT Kobexindo Tractors telah disusun dan disajikan sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum di indonesia;
:I. a. Semua informasi dalam laporan keuangan PTI(obexindo Tractors telah dimuat secara lengkap dan
b. Laporan keuangan PTKobexindo Tractors tidak mengandung informasi atau fakta material yang tidak benar dan tidak rnenghilangkan informasi atau
fakta material;
4. Bertanggung jawab atas sistem pengendalian intern dalam PTKobexindo Tractors, Tbk.
We, the undersigned below: 1. Name Office Address Phone Number Position 2. Name Office Address Phone Number Position :HUMAS SOPUTRO
:JI.Pasir Putih Raya Blok E.5/D Ancol Timur -Jakarta Utara 14430 :JI.Janur Indah Vila 17No. 10
Kelapa Gading, Jakarta Utara : 021- 6470 0800
:MARTIO
:JI.Pasir Putih Raya Blok F..5/D Ancoi Timur - Jakarta Utara 14430 :Citra 5BiokC4No.32A
Kalideres, Jakarta Barat : 021 - 6470 0800
Declare that:
1. We are responsible for the preparution and presentation of the financial statements of PTKobexindo Tractors;
2. The financial statement of PTKObexindc Tractors have beRn prepared and presented in accordance with accounting princiole generally accepted in inoonesla;
3. a. All information contained in the financial statements of PTKobexindo Tractors has beer d;:clo'>ed in acomplete and truthful manner;
b. The financial staterrents of PT K[1b·~xinC1oTr2ctor, do not contain any incorrect information 01-i:ldtc:r:u~ fi;Ct, ilordo
they omit information orrnaterial facts;
4. We are responsible for internal control system :)f PTKobexindo Tractors, Tbk.
Demikian pernyataan inidibuat dengan sebenarnya.
Jakarta, 21Maret 2014
We certify the accuracy of this stateme;1t. / Jakarta, 21 March 2014
Head Office: Kobexindo Tower: JI.Pasir Putih Raya Blok E-5-D Ancol Timur -Jakarta Utara 14430 p. (+62-21) 64700800, (+62-21) 64700808 (hunting) f. (+62-21) 64700900, (+62-21) 64700909 Product Support Center: Gedung Kobexindo JI. Raya Bekasi - Karawang KM 58, Cikarang Timur, Bekasi -Jawa Barat 17823 p.(+62-21) 89140888 (hunting) f.(+62-21) 89140055 Branch Offices: Pekanbaru :p.(+62-761) 37808 f.(+62-761) 34050 Bengkulu :
p.(+62-736) 346955 f.(+62-736) 346951 Muara Enim:p.(+62-734) 422060 f.(+62-734) 421304 Surabaya(Sidoarjol: p. (+62-31) 8688808 f.(+62-31) 8661888
Pontianak: p.(+62-561) 767988 f.(+62-561) 767989 Ketapang :p. (+62-534) 3036147 f. (+62-534) 3036137 Muara Teweh :p. (+62-519) 23269
f.(+62-519) 23269 Banjarmasin (Banjarbarul: p. (+62-511) 4707878 f. (+62-511) 4708459 Batu Lidn :p. (+62-518) 71454 f. (+62-518) 70337
Pemegang Saham, Dewan Komisaris dan
Dewan Direksi
PT Kobexindo Tractors Tbk
Kami telah mengaudit laporan keuangan konsolidasian
PT Kobexindo Tractors Tbk dan Entitas Anak, yang
terdiri dari laporan posisi keuangan konsolidasian
tanggal 31 Desember 2013, serta laporan laba rugi
komprehensif, laporan perubahan ekuitas dan laporan
arus kas konsoilidasian untuk tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember 2013, dan suatu ikhtisar
kebijakan akuntansi signifikan dan informasi
penjelasan lainnya.
Tanggung jawab manajemen atas laporan keuangan
konsolidasian
Manajemen bertanggung jawab atas penyusunan dan
penyajian wajar laporan keuangan konsolidasian ini
sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di
Indonesia, dan atas pengendalian internal yang
dianggap perlu oleh manajemen untuk memungkinkan
penyusunan laporan keuangan konsolidasian yang
be bas dari kesalahan penyajian material, baik yang
disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan.
Tanggung jawab kami adalah untuk menyatakan suatu
opini atas laporan keuangan konsolidasian ini
berdasarkan audit kami. Kami melaksanakan audit
berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh
Institut Akuntan Publik Indonesia. Standar tersebut
mengharuskan kami untuk mematuhi ketentuan etika
serta merencanakan dan melaksanakan audit untuk
memperoleh keyakinan memadai tentang apakah
laporan keuangan konsolidasian bebas dari kesalahan
penyajian material.
Suatu audit melibatkan pelaksanaan prosedur untuk
memperoleh bukti audit tentang angka-angka dan
pengungkapan dalam laporan keuangan konsolidasian.
Prosedur yang dipilih tergantung pada pertimbangan
auditor, termasuk penilaian atas risiko kesalahan
penyajian material dalam laporan keuangan
konsolidasian, baik yang disebabkan oleh kecurangan
maupun kesalahan. Dalam melakukan penilaian atas
risiko tersebut, auditor mempertimbangkan
pengendalian internal yang relevan dengan
penyusunan dan penyajian wajar laporan keuangan
konsolidasian entitas untuk merancang prosedur audit
yang tepat sesuai dengan kondisinya, tetapi bukan
untuk tujuan menyatakan opini atas keefektivitasan
pengendalian internal entitas. Suatu audit juga
mencakup pengevaluasian atas ketepatan kebijakan
akuntansi yang digunakan dan kewajaran estimasi
akuntansi yang dibuat oleh manajemen, serta
pengevaluasian atas penyajian laporan keuangan
konsolidasian secara keseluruhan.
The Stockholders, Board of Commissioners and
Directors
PT Kobexindo Tractors Tbk
We have audited the accompanying consolidated
financial statements of
PT
Kobexindo Tractors Tbkand Subsidiaries, which comprise the consolidated
statement of financial position as of December 31,
2013, and the consolidated statement of
comprehensive income, statement of changes in
equity and statement of cash flows for the year then
ended, and a summary of significant accounting
policies and other explanatory information.
Management's responsibility for the consolidated
financial statements
Management
is
responsible for the preparation andfair presentation of these consolidated financial
statements in accordance with Indonesian Financial
Accounting Standards and for such internal control as
management determines is necessary to enable the
presentation of consolidated financial statements that
are free from material misstatement, whether due to
fraud
o
r
error.Our responsibility is to express an opinion on these
consolidated financial statements based on our audit.
We conducted our audit in accordance with Standards
on Auditing established by the Indonesian Institute of
Certified Public Accountants. Those standards required that we comply with ethical requirements and
plan and perform the audit to obtain reasonable
assurance about whether the consolidated financial
statements are free from material misstatement.
An audit involves performing procedures to obtain
audit evidence about the amounts and disclosures in
the consolidated financial statements. The procedures
selected depend on the auditor's judgment, including
the assessment of risks of material misstatement of
the consolidated financial statements, whether due to
fraud or error. In making those risk assessments, the
auditor considers internal control relevant to the
entity's preparation and fair presentation of the
consolidated financial statements in order to design
audit procedures that are appropriate in the
circumstances, but not for the purpose of expressing
an opinion on the effectiveness ofthe entity's internal
control. An audit also includes evaluating the
appropriateness of accounting estimates made by
management, as well as evaluating the overall presentation of the consolidated financial statements.
Sudinnan Plaza -l'!<lZ<I Marcin 17'"Floor, .11..kndera! Slldinnall Ka\'.76 - 78, Jabna 12910 Telp: (62-21) 57935930, Fax:(62-21) 57935990
dan arus kas untuk tahun yang berakhir pada tanggal
tersebut sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan
di Indonesia.
performance and cash flows for the year then ended in conformity with Indonesian Financial Accounting Standards.
ARSYAD & REKAN
Izin Usaha/Firm's License No. KEP-181/KM.6/2004
"ZPA
Registrasi Akuntan Publik/Registered ofPublic Accountant No.AP.0740
Theaccompanying consolidated financial statements are intended to
present the financial position, results of operations and cash flows in
accordance with accounting principles and practices generally
accepted in Indonesia and not those ofany other jurisdiction. The
standards, procedures and practices to audit such financial
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.
The accompanying notes to the consolidated financial statements form an integral part of these consolidated financial statements.
1 Kas dan setara kas
2d,2e,2l,
4,28 981.752 4.278.407 Cash and cash equivalents
Dana yang dibatasi penggunaannya
2d,2f,2l,5,
11,28 193.929 4.266.516 Restricted funds
Piutang usaha Trade receivables
Pihak ketiga, setelah dikurangi penyisihan penurunan nilai sejumlah USD148.550 dan USD214.500 pada tanggal 31 Desember 2013 dan 2012
2d,2g,2l,6,
11,23,28 18.038.815 24.530.867
Third parties, net of allowance for impairment value of USD148,550 and
USD 214,500 as of December 31, 2013 and 2012 Pihak berelasi 2d,2g,2h,2l, 27,28 104.281 1.068.411 Related parties
Piutang lain lain Other receivables
Pihak ketiga 2d,2g,2l,28 704.453 2.007.375 Third parties
Pihak berelasi
2g,2h,27,
28 273.027 140.360 Related parties
Persediaan, setelah dikurangi penyisihan penurunan nilai sejumlah USD88.096 dan USD58.085 pada tanggal
31 Desember 2013 dan 2012 2i,7,11 73.320.470 78.620.672
Inventories, net of allowance for impairment value of
USD88,096 and USD58,085 as of December 31, 2013 and 2012
Pajak dibayar di muka 2j,15a 576.994 2.736.398 Prepaid tax
Beban dibayar di muka dan uang
muka 2j 1.144.785 2.189.680
Prepaid expenses and advance
Jumlah Aset Lancar 95.338.506 119.838.686 Total Current Assets
ASET TIDAK LANCAR NON-CURRENT ASSETS
Aset pajak tangguhan 2q,15d 686.770 522.558 Deffered tax assets
Aset tetap - setelah dikurangi akumulasi penyusutan sejumlah USD8.868.830 dan
USD7.319.255 pada tanggal
31 Desember 2013 dan 2012 2k,8, 11,23 12.492.347 12.549.296
Fixed assets - net of accumulated depreciation
of USD8,868,830 and USD7,319,255 as of December 31, 2013 and 2012 Properti investasi, setelah
dikurangi akumulasi penyusutan sejumlah USD336.050 and USD174.746 pada tanggal
31 Desember 2013 dan 2012 2m, 9,14 9.532.678 9.693.982
Investment property, net of accumulated depreciation
of USD336,050 and USD174,746 as of December 31, 2013 dan
2012
Aset tak berwujud, bersih 2n 206.039 283.099 Intangible assets, net
Taksiran tagihan pengembalian
pajak penghasilan 2q,15c 2.365.847 1.391.766
Estimated claims for tax refund
Penyertaan saham 2h,10,27 - 844.327 Investment in shares
Jumlah Aset Tidak Lancar 25.283.681 25.285.028 Total Non-Current Assets
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.
The accompanying notes to the consolidated financial statements form an integral part of these consolidated financial statements.
2
LIABILITAS DAN EKUITAS LIABILITIES AND EQUITY
LIABILITAS JANGKA PENDEK SHORT-TERM LIABILITIES
Pinjaman bank jangka pendek
2d,2l,5,6,
7,811 20.761.251 59.787.767 Short-term bank loans Utang usaha – pihak ketiga 2d,2l,12,28 42.138.371 37.727.933 Trade payable – third parties
Utang lain lain 2l,28 81.951 71.220 Other payables
Uang muka pelanggan 13 2.246.078 1.686.887 Sales advance
Beban masih harus dibayar 2l,16,28 1.055.883 2.359.106 Accrued expenses
Utang pajak 2q,15b 256.151 69.670 Taxes payable
Utang jangka panjang yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun
Current maturities of
long-term loan
Utang bank 7,9,14 2.600.000 - Bank loan
Utang cicilan 2l,28 375.278 615.684 Installment payables
Pendapatan ditangguhkan 307.300 240.844 Unearned revenue
Jumlah Liabilitas Jangka
Pendek 69.822.263 102.559.111 Total Short-Term Liabilities
LIABILITAS JANGKA PANJANG LONG-TERM LIABILITIES
Utang jangka panjang, setelah dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun
Long-term liabilities, net of current maturities
Utang bank 7,9,14 8.883.333 - Bank loan
Utang cicilan 2l,28 106.513 585.181 Installment payables
Liabilitas imbalan paska kerja 2r,17 2.510.436 1.706.719
Liability for post employment
benefits
Jumlah Liabilitas Jangka
Panjang 11.500.282 2.291.900 Total Long-Term Liabilities
JUMLAH LIABILITAS 81.322.545 104.851.011 TOTAL LIABILITIES
EKUITAS EQUITY
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk
Equity attributable to owner of the company Modal saham – nilai nominal
Rp100 per saham
Capital stock – par value of Rp100 per share Modal dasar – 8.000.000.000
saham
Authorized – 8,000,000,000
shares
Modal ditempatkan dan disetor
penuh – 2.272.500.000 18 24.942.328 24.942.328
Issued and fully paid – 2,272,500,000 shares
Tambahan modal setor 19 7.812.965 7.812.965 Additional paid-in capital
Selisih translasi (433.538) (110.439) Translation difference
Saldo laba Retained earnings
Ditentukan pengunaannya 51.799 - Appropriated
Belum ditentukan
penggunaannya 6.906.794 7.610.559 Unappropriated
39.280.348 40.255.413
Kepentingan non-pengendali 25 19.294 17.290 Non-controlling interest
Jumlah Ekuitas 39.299.642 40.272.703 Total Equity
JUMLAH LIABILITAS DAN
EKUITAS 120.622.187 145.123.714
TOTAL LIABILITIES AND EQUITY
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.
The accompanying notes to the consolidated financial statements form an integral part of these consolidated financial statements.
3
Notes 2013 2012
PENDAPATAN BERSIH 2p,21, 27 82.888.105 131.774.450 NET REVENUE
BEBAN POKOK PENDAPATAN 2p,22 63.853.227 104.439.742 COST OF REVENUE
LABA BRUTO 19.034.878 27.334.708 GROSS PROFIT
Beban penjualan 2p,23 (5.030.520) (6.148.556) Selling expenses
Beban umum dan administrasi
2k,2m,2n,2p,
8,23 (9.844.042) (11.468.338)
General and administration expenses Beban operasi lainnya 2p (769.822) (2.184.493) Other operating expenses
Pendapatan operasi lainnya 2p 286.321 216.446 Other operating income
LABA USAHA 3.676.815 7.749.767 INCOME FROM OPERATIONS
Pendapatan keuangan 160.027 250.929 Finance income
Beban keuangan (3.145.450) (1.275.414) Finance charges
LABA SEBELUM MANFAAT (BEBAN) PAJAK
PENGHASILAN 691.392 6.725.282
INCOME BEFORE INCOME TAX BENEFIT (EXPENSE) MANFAAT (BEBAN) PAJAK
PENGHASILAN
INCOME TAX BENEFIT (EXPENSE)
Final 2q,15c 62.882 61.545 Final
Kini 2q,15c 299.213 1.681.451 Current
Tangguhan 2q,15d (175.114) (199.928) Deferred
Jumlah beban pajak
penghasilan 186.981 1.543.068 Total income tax expense
LABA BERSIH 504.411 5.182.214 NET INCOME
Pendapatan komprehensif lain Other comprehensive income
Selisih translasi (433.538) (135.812) Translation difference -
JUMLAH LABA (RUGI)
KOMPREHENSIF 70.873 5.046.402
TOTAL COMPREHENSIVE INCOME LABA BERSIH YANG DAPAT
DIATRIBUSIKAN KEPADA:
NET INCOME ATTRIBUTABLE TO:
Pemilik entintas induk 502.407 5.177.929 Owners of the parent company
Kepentingan non- pengendali 2.004 4.285 Non- controlling interest
Jumlah 504.411 5.182.214 Total
LABA KOMPREHENSIF YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA:
COMPREHENSIVE INCOME ATTRIBUTABLE TO:
Pemilik entintas induk 68.869 5.042.117 Owners of the parent company
Kepentingan non- pengendali 2.004 4.285 Non- controlling interest
Jumlah 70.873 5.046.402 Total
LABA BERSIH PER SAHAM
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian yang tidak
terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan. The accompanying notes to the consolidated financial statements form an integral part of These consolidated financial statements. 4
Catatan/
Notes
penuh/
Issued and fully paid share capital Disetor/ Additional Paid-in Capital Selisih Translasi / Translation Differance Ditentukan Penggunaannya / Appropriated Belum Ditentukan Penggunaannya/
Unappropriated Jumlah / Total
Kepentingan Non-Pengendali/ Non-Controlling Interest Jumlah Ekuitas/ Total Equity
Saldo 31 Desember 2011 22.103.195 - 25.373 - 2.432.630 24.561.198 11.964 24.573.162 December 31, 2011 Balance as of
Tambahan modal disetor dari penawaran umum
perdana 19 2.839.133 7.812.965 - - - 10.652.098 - 10.652.098
Additional paid in capital from initial public offering
Selisih translasi - - (135.812) - - (135.812) - (135.812) Translation difference
Penambahan modal oleh
pihak non pengendali - - - 1.041 1.041 Additional paid-up capital by Non-controlling interest
Laba bersih tahun 2012 - - - - 5.177.929 5.177.929 4.285 5.182.214 Net income in 2012
Saldo 31 Desember 2012 24.942.328 7.812.965 (110.439) - 7.610.559 40.255.413 17.290 40.272.703 December 31, 2012 Balance as of
Dividen - - - - (1.154.373) (1.154.373) - (1.154.373) Dividend
Pembentukan dana
cadangan - - - 51.799 (51.799) - - - Appropriation to statutory reserve
Selisih translasi - - (323.099) - (323.099) - (323.099) Translation difference
Laba bersih tahun 2013 - - - - 502.407 502.407 2.004 504.411 Net income in 2013
Saldo 31 Desember 2013 24.942.328 7.812.965 (433.538) 51.799 6.906.794 39.280.348 19.294 39.299.642
Balance as of December 31, 2013
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.
The accompanying notes to the consolidated financial statements form an integral part of these consolidated financial statements.
5
Penerimaan dari pelanggan 90.873.232 122.231.495 Receipts from customers
Pembayaran kepada pemasok (51.863.854) (156.046.520) Payment to suppliers
Pembayaran kepada karyawan (6.941.455) (7.156.807) Payment to employee
Kas dari (untuk) aktivitas operasi 32.067.923 (40.971.832)
Cash from (used in) operating activities Penerimaan dari (pembayaran
untuk) kegiatan operasional
lainnya (2.174.384) (7.813.672)
Cash receipt from (payment to)other operation activities Pembayaran untuk beban
pengiriman dan asuransi (1.014.888) (2.357.366)
Payment for shipping and insurance expense Pembayaran untuk beban
perjalanan dinas (921.504) (830.570) Payment of travelling expense
Pembayaran untuk pajak
penghasilan (1.394.946) (3.343.744) Payment of income tax
Pembayaran beban bunga (3.145.450) (1.275.414) Payment to interest expense
Penerimaan pendapatan bunga 160.027 250.929 Receipts from interest income
Kas bersih dari (untuk) aktivitas
operasi 23.576.778 (56.341.669)
Net cash provided by (used in) operating activities ARUS KAS DARI AKTIVITAS
INVESTASI
CASH FLOW FROM INVESTING
ACTIVITIES
Perolehan aset tetap 8 (2.049.931) (2.742.009) Acquisition of fixed asset Perolehan aset tak berwujud (5.567) (55.754) Acquisition of intangible asset Penerimaan dari penjualan aset
tetap 8 101.394 157.412 Proceed from sales of fixed assets
Uang muka pembelian tanah (371.202) (371.202) Advance for purchase of land Penambahan (pengurangan)
investasi saham 844.327 (844.327)
Additions (deduction) of investment in shares Pembayaran perolehan property
investasi - (4.672.003)
Payment to acquisition of
investment property
Kas bersih untuk aktivitas
investasi (1.480.979) (8.527.883) Net cash used in investing activities
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
CASH FLOW FROM FINANCING
ACTIVITIES
Penambahan utang bank
jangka panjang 14 13.000.000 - Addition of long-term bank loans
Penerimaan (pembayaran)
pinjaman bank (40.543.183) 54.537.767 Received (payment) for bank loan
Pembagian kas dividen 20 (1.154.373) - Distribution of cash dividend
Penambahan modal dari penawaran perdana saham
publik - 10.652.098
Capital increase from initial public
offering
Penambahan penyertaan oleh
non-pengendali - 1.041
Investment addition from non- controlling interest Pembayaran utang cicilan dan
utang jangka panjang (767.485) (1.830.893)
Payment of installment payable and long-term payable Kas bersih dari (untuk) aktivitas
pendanaan (29.465.041) 63.360.013
Net cash provided by (used in) financing activities PENURUNAN BERSIH KAS
DAN SETARA KAS (7.369.242) (1.509.539)
NET DECREASE CASH AND CASH EQUIVALENTS PENURUNAN DANA YANG
DIBATASI PENGGUNAANNYA 4.072.587 173.600
DECREASING
RESTRICTED FUND
KAS DAN SETARA KAS AWAL
TAHUN 4.278.407 5.614.346
CASH AND CASH EQUIVALENTS AT BEGINNING OF YEAR KAS DAN SETARA KAS AKHIR
TAHUN 4 981.752 4.278.407
CASH AND CASH EQUIVALENTS AT THE END OF YEAR
6 PT Kobexindo Tractors (“Perusahaan”) didirikan di Republik Indonesia pada tanggal 28 September 2002 berdasarkan akta Notaris Stephany Maria Lilianti, S.H., No. 37. Akta pendirian Perusahaan telah mendapat pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. C-00568.HT.01.01.TH.2003 tanggal 13 Januari 2003, serta telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 33 tanggal 23 April 2004, Tambahan No. 3926. Anggaran dasar Perusahaan mengalami perubahan untuk memenuhi Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, dengan akta No. 9 tanggal 9 Juli 2008 yang dibuat oleh Notaris Stephany Maria Lilianti, S.H., dan telah mendapat persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. AHU-49007.AH.01.02.Tahun 2008 tanggal 7 Agustus 2008.
PT Kobexindo Tractors (the “Company”) was established in the Republic of Indonesia on September 28, 2002 based on Notarial deed No. 37of Stephany Maria Lilianti, S.H. The Company’s deed of establishment was approved by the Minister of Law and Human Right of the Republic of Indonesia in his Decision Letter No. C-00568-HT.01.01.TH. 2003 dated January 13, 2003, and was published in the State Gazette No. 33 dated April 23, 2004, Supplement No. 3926.The Company’s articles of association has been revised to conform with Law No. 40 Year 2007 regarding Limited Liability Company, based on Notarial deed No. 9 dated July 9, 2008, made by Stephany Maria Lilianti, S.H., and was approved by the Minister of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia in his Decision Letter No. AHU-49007.AH.01.02.Tahun 2008 dated August 7, 2008.
Anggaran dasar Perusahaan telah beberapa kali
mengalami perubahan dan yang terakhir antara lain dengan akta No. 10 tanggal 9 Maret 2012 yang dibuat oleh Notaris Fatiah Helmi, S.H., mengenai perubahan seluruh anggaran dasar Perusahaan untuk disesuaikan, dengan peraturan Badan Pengawas Pasar Modal dan Laporan Keuangan (“BAPEPAM-LK”) Nomor IX.J.1 Lampiran keputusan Ketua BAPEPAM-LK Nomor KEP-179/BL/2008 tanggal 14 Mei 2008 tentang pokok-pokok Anggaran Dasar Perseroan yang melakukan Penawaran Umum Efek bersifat Ekuitas dan Perusahaan Publik, dan perubahan status Perusahaan menjadi Perseroan Terbuka serta perubahan pasal 3 anggaran dasar Perseroan. Perubahan anggaran dasar tersebut telah dicatatkan dalam database Sistem Administrasi Badan Hukum Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan surat penerimaan No. AHU-12986.AH.01.02 tanggal 12 Maret 2012.
The Company’s articles of association have been amended several times and the latest of which were drawn up based on deed No. 10 dated March 9, 2012, made by Fatiah Helmi, S.H., regarding the changes of all the Company’s article of association to comform with the regulations of Capital Market Supervisory Agency and Financial Report ("BAPEPAM-LK") No. IX.J.1 Annex Chairman of Bapepam-LK's decision No. KEP-179/BL/2008 dated May 14, 2008 on the subject of Association of the Company to conduct Public Offering of Equity and Public Company, and changes in status of the Company became a publicly listed as well as changes in the Company's articles of article 3. The Amendment has been recorded in the database of the Ministry of Legal Administration Systems Legal and Human Rights Republic of Indonesia with an acceptance letter No. AHU-12986.AH.01.02 dated March 12, 2012.
Sesuai dengan Pasal 3 anggaran dasar Perusahaan,
ruang lingkup kegiatan utama Perusahaan saat iniadalahbergerak dalam distributor dalam menjual alat-alat berat termasuk penjualan suku cadang dan servis alat-alat berat. Perusahaan memulai kegiatan komersialnya pada tahun 2002.
In accordance with Article 3 of the Company’s articles of association, the Company is mainly engaged as sales distributor of heavy equipment including selling spareparts and service of heavy equipments. The Company commenced its commercial activities in 2002.
Perusahaan saat ini telah menjalankan seluruh kegiatan
usaha Perusahaan sesuai dengan Pasal 3 anggaran dasar Perusahaan.
The Company already perform all of the business activities in accordance with Article 3 of the Company’s articles of association.
Perusahaan berkedudukan di Jakarta Utara dan
berlokasi di Kobexindo Tower, Jalan Pasir Putih Raya blok E-5-D, Ancol, Pademangan, Jakarta Utara. Perusahaan memiliki empat cabang utama antara lain di Balikpapan, Surabaya, Pekanbaru dan Banjarmasin.
The Company is domiciled in North Jakarta and located at Kobexindo Tower, Jalan Pasir Putih Raya blok E-5-D, Ancol, Pademangan, North Jakarta.The Company has four main branches in Balikpapan, Surabaya, Pekanbaru and Banjarmasin.
b. Penawaran Umum Efek Perusahaan b. Public offering of the Company’s shares Berdasarkan dengan Surat Pernyataan Efektif yang
diterbitkan oleh Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (“BAPEPAM-LK”) No. S-8048/BL/2012 tanggal 27 Juni 2012, Perusahaan melakukan penawaran umum perdana kepada masyarakat sebanyak 272.500.000 saham dengan nilai nominal Rp 100 per saham melalui Bursa Efek Indonesia dengan harga penawaran sebesar Rp 400 per saham. Pada tanggal 5 Juli 2012, seluruh saham Perusahaan telah dicatatkan di Bursa Efek Indonesia.
Based on the Effective Statement Letter No. S-8048/BL/2012 dated June 27, 2012 from the Chairman of the Capital Market Supervisory Agency and Financial Institutions Supervisory Agency (“BAPEPAM-LK”), the Company offered its 272,500,000 shares to the public with a par value of Rp 100 per sharethrough the Indonesia Stock Exchange at the offering price of Rp 400 per share. As of July 5, 2012, all the Company’s shares were registered in the Indonesia Stock Exchange.
7
c. Entitas Induk dan Entitas Induk Terakhir c. Parent and Ultimate Parent PT Kobexindo Investama adalah entitas induk dan
PT Marga Mas Investama, PT Millenium Capital Investment dan PT Prima Adiwarna Sejahtera adalah entitas induk terakhir dari Perusahaan.
PT Kobexindo Investama is the parent and PT Marga Mas Investama, PT Millenium Capital Investment and PT Prima Adiwarna Sejahtera are the ultimate parent of the Company.
d. Entitas Anak d. Subsidiaries
Nama anak perusahaan/
Name of Subsidiaries Domisili/ Domicile
Jenis usaha/ Nature of business Mulai beroperasi secara komersial/ Start of commercial operations Persentase pemilikan (%)/Percentage of ownership(%) Jumlah aset/ Total assets
(Dolar AS/ US Dollar)
2013 2012 2013 2012
PT Kobexindo Equipment Jakarta Perdagangan dan Jasa / Trading and services 2008 99 99 6.649.776 5.650.958
PT Belarus Traktor Indonesia Jakarta Perdagangan dan Jasa / Trading and services 2012 99 99 214.991 103.413
PT Kobexindo Equipment (KOBE) PT Kobexindo Equipment (KOBE) Berdasarkan akta notaris Stephany Maria Lilianti, S.H.,
No. 9 tanggal 4 Desember 2007, Perusahaan mendirikan KOBE dengan investasi awal sebesar Rp 2.475.000.000 atau setara dengan 99% kepemilikan.
Based on Notaria Deed No. 9 of Stephany Maria Lilianti, S.H., dated December 4, 2007, the Company established KOBE with the inital investment amounted to Rp 2,475,000,000 or equivalent with 99% ownership. Berdasarkan akta notaris Popie Savitri Martosuhardjo
Pharmanto, S.H., No. 21 tanggal 15 Maret 2011, Perusahaan meningkatkan kepemilikan di KOBE sebesar Rp 2.475.000.000 atau setara dengan 2.475 saham.
Based on Notarial Deed No. 21 of Popie Savitri Martosuhardjo Pharmanto, S.H., dated March 15, 2011, the Company increased its investment in KOBE by Rp 2,475,000,000 or equivalent with 2,475 shares. PT Belarus Tractors Indonesia (BTI) PT Belarus Tractors Indonesia (BTI)
Berdasarkan akta notaris Popie Savitri Martosuhardjo Pharmanto, S.H., No. 14 tanggal 9 Oktober 2012, Perusahaan mendirikan BTI dengan investasi sebesar Rp 990.000.000 atau setara dengan 99% kepemilikan.
Based on Notaria Deed No. 14 of Popie Savitri Martosuhardjo Pharmanto, S.H., dated October 9, 2012, Company established BTI with the investment amounted to Rp 990,000,000 or equivalent with 99% ownership. e. Dewan Komisaris, Direksi dan Karyawan e. Boards of Commissioners, Directors and Employees
Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan pada tanggal 31 Desember 2013 dan 2012 adalah sebagai berikut:
The members of the Boards of Commissioners and Directors as of December 31, 2013 dan 2012 are as follows:
Dewan Komisaris Board of Commissioners
Komisaris Utama Freddy Limawan President Commissioner
Komisaris Yudi Budiman Commissioner
Komisaris Independen Jeffrey Mulyono Independent Commissioner
Direksi Board of Directors
Direktur Utama Humas Soputro President Director
Direktur Andry Budiman Limawan Director
Direktur Martio Director
Direktur Almuqri Sagitri Putra Director
Direktur Ishak Arianto Tanaka Director
Direktur William Jonatan Director
Direktur tidak terafiliasi Haryanto Budisantoso Unaffiliated Director Berdasarkan Surat keputusan Direksi Perseroan
No. 074/KOB/BOD-HS/VIII/12 tanggal 6 Agustus 2012, Perusahaan menetapkan Martio sebagai Sekretaris Perusahaan terhitung sejak tanggal tersebut.
Based on Director Decision letter N0. 074/KOB/BOD-HS/VIII/12 dated August 6, 2012, the Company appointed Martio as its Corporate Secretary effective on the same date.
8 Berdasarkan Surat keputusan Direksi Perseroan No. 975/Hrg0/KEP/XII/12 tanggal 17 Desember 2012, Perusahaan menetapkan Johan Lim sebagai Kepala Unit Audit Internal terhitung sejak tanggal tersebut.
Based on Director Decision Letter No. 975/Hrg0/KEP/XII/12 dated December 17, 2012, the Company appointed Johan Lim as its Head of Internal Audit unit effective on the same date.
Susunan Komite Audit Perusahaan adalah sebagai berikut:
The members of audit committee are as follows:
Ketua : Jeffrey Mulyono Chairman : Jeffrey Mulyono
Anggota : Kurniadi Member : Kurniadi
Anggota : Yogi Satrianto Member : Yogi Satrianto
Gaji dan tunjangan lainnya dewan komisaris dan direksi Perusahaan adalah USD1.106.940 dan USD2.296.556 masing-masing untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2013 dan 2012.
The salaries and other compensation benefits Board of Commisioners and Directors amounted to USD1,106,940 and USD2,296,556 for the years ended December 31, 2013 and 2012, respectively.
Pada tanggal 31Desember 2013 dan 2012, Perusahan mempunyai pegawai tetap masing-masing sejumlah 657 dan 725 (tidak diaudit).
As of December 31, 2013 and 2012, the Company have 657 and 725, respectively (unaudited).
f. Penerbitan Laporan Keuangan Konsolidasian f. Issued of the Consolidated Financial Statements Laporan keuangan telah diselesaikan dan diotorisasi
untuk terbit oleh manajemen Perusahaan pada tanggal 21 Maret 2014.
The financial statements were completed and authorized for issuance by the Company’s management on March 21, 2014.
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES a. Pernyataan Kepatuhan dan Dasar Penyusunan Laporan
Keuangan Konsolidasian
a. Statement of Compliance and Basis of Preparation of the Consolidated Financial Statements
Laporan keuangan konsolidasian telah disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia (“SAK”), yang mencakup Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (“PSAK”) dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (“ISAK”) yang dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia serta peraturan-peraturan serta Pedoman Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan yang diterbitkan oleh BAPEPAM-LK.
The consolidated financial statements have been prepared and presented in accordance with Indonesian Financial Accounting Standards (“FAS”), which comprise of the Statements of Financial Accounting Standards (“SFAS”) and Interpretations of Financial Accounting Standards (“IFAS”) issued by the Board of Financial Accounting Standards of the Indonesian Institute of Accountants and the Regulations and the Guidelines on Financial Statement Presentation and Disclosures issued by BAPEPAM-LK.
Laporan keuangan konsolidasian disusun berdasarkan konsep akrual, kecuali laporan arus kas konsolidasian, dengan menggunakan konsep biaya historis, dengan pengecualian seperti yang disebutkan dalam catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang relevan.
The consolidated financial statements have been prepared on the accrual basis, except for the consolidated statement of cash flows, using the historical cost concept of accounting, unless as disclosed in the relevant notes herein. Laporan arus kas konsolidasian yang disajikan dengan
menggunakan metode langsung, menyajikan penerimaan dan pengeluaran kas dan setara kas yang diklasifikasikan ke dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.
The consolidated statement of cash flows, which have been prepared using the direct method, present receipts and disbursements of cash and cash equivalents classified into operating, investing and financing activities.
Mata uang pelaporan yang digunakan dalam laporan keuangan konsolidasian adalah Dolar Amerika Serikat, yang merupakan mata uang fungsional dan sementara untuk Entitas Anak yang mata uang fungsionalnya bukan Dolar Amerika Serikat, laporan keuangan di translasi dengan mata uang penyajian Dolar Amerika Serikat dengan cara sebagai berikut:
The reporting currency used in the consolidated financial statements is United States Dollar, which is the Company’s functional currency and while for Subsidiaries that the functional currency not in United States Dollar, the financial statements were translated to the presentation currency – United States Dollar based on the following basis:
9 a. Pernyataan Kepatuhan dan Dasar Penyusunan Laporan
Keuangan Konsolidasian (Lanjutan)
a. Statement of Compliance and Basis of Preparation of the Consolidated Financial Statements (Continued) a. Aset dan liabilitas dijabarkan menggunakan kurs
penutup pada tanggal laporan posisi keuangan; a. Assets and liabilities are translated at the closing rate at the date of the statement of financial position; b. Penghasilan dan beban untuk setiap akun di laporan
laba rugi komprehensif ditranslasi dengan menggunakan kurs rata-rata;
b. Income and expenses for each account in the statement of comprehensive income are translated at the average rates;
c. Modal saham dijabarkan menggunakan kurs historis; dan
c. Capital stock are translated at the historical rate; and d. Selisih yang dihasilkan diakui pada pendapatan
komprehensif lain. d. Resulting exchange difference are recognized in other comprehensive income. b. Penerapan PSAK Baru dan Revisi dan Interpretasi
PSAK
b. Adoption of New and Revised SFAS and Interpretations of SFAS
Perusahaan dan Entitas Anak telah menerapkan PSAK baru dan revisi dan Interpretasi PSAK yang berlaku efektif tanggal 1 Januari 2013 namun tidak menimbulkan dampak pada laporan keuangan konsolidasian.
The Company and Subsidiaries adopted the new and revised SFAS and Interpretation of SFAS effective on January 1, 2013 but did not have impact to the consolidated financial statements.
ISAK yang telah dikeluarkan dan efektif berlaku pada atau setelah tanggal 1 Januari 2014 adalah sebagai berikut:
IFAS issued and effective on or after January 1, 2014 are as follows:
• ISAK 27, “Pengalihan Aset dari Pelanggan” • IFAS 27, “Transfers of Assets from Customer” • ISAK 28, “Pengakhiran Liabilitas Keuangan dengan
Instrumen Ekuitas” • IFAS 28, “Extinguishing Financial Liabilities with Equity Instruments” • ISAK 29, “Biaya Pengupasan Lapisan Tanah Tahap
Produksi pada Pertambangan Terbuka” • IFAS 29, “Stripping Cost in the Production Phase of a Surface Mine” PSAK yang telah dikeluarkan dan efektif berlaku pada atau
setelah tanggal 1 Januari 2015 adalah sebagai berikut: SFAS issued and effective on or after January 1, 2015 are as follows: • PSAK 1 (Revisi 2013), “Penyajian Laporan Keuangan” • SFAS 1 (Revised 2013), “Presentation of Financial
Statements”
• PSAK 4 (Revisi 2013), “Laporan Keuangan Tersendiri” • SFAS 4 (Revised 2013), “Separate Financial Statements”
• PSAK 15 (Revisi 2013), “Investasi pada Entitas
Asosiasi dan Ventura Bersama” • SFAS 15 (Revised 2013), “Investments in Associates and Joint Ventures” • PSAK 24 (Revisi 2013), “Imbalan Kerja” • SFAS 24 (Revised 2013), “Employee Benefits” • PSAK 65, “Laporan Keuangan Konsolidasian” • SFAS 65, “Consolidated Financial Statements” • PSAK 66, “Pengaturan Bersama” • SFAS 66, “Joint Arrangements”
• PSAK 67, “Pengungkapan Kepentingan dalam Entitas
Lain” • SFAS 67, “Disclosures of Interests in Other Entities”
• PSAK 68, “Pengukuran Nilai Wajar” • SFAS 68, “Fair Value Measurements” Perusahaan dan Entitas Anak sedang mengevaluasi dan
belum menentukan dampak dari standar yang direvisi dan yang baru tersebut terhadap laporan keuangan konsolidasian.
The Company and Subsidiaries are presently evaluating and has not yet determined the effects of these revised and new standards on the consolidated financial statements.
10
c. Prinsip – prinsip Konsolidasian c. Principles of Consolidation Laporan keuangan konsolidasian meliputi laporan
keuangan Perusahaan dan Entitas Anak yang dimiliki oleh Perusahaan (secara langsung atau tidak langsung) dengan kepemilikan saham lebih dari 50%.
The consolidated financial statements include the accounts of the Company and Subsidiaries in which the Company maintains (directly or indirectly) equity ownership of more than 50%.
Seluruh transaksi dan saldo akun antar perusahaan yang signifikan (termasuk laba atau rugi yang belum direalisasi) telah dieliminasi.
All significant intercompany transactions and account balances (including the related significant unrealized gains or losses) have been eliminated.
Entitas Anak dikonsolidasi secara penuh sejak tanggal akuisisi, yaitu tanggal Perusahaan memperoleh pengendalian, sampai dengan tanggal entitas induk kehilangan pengendalian. Pengendalian dianggap ada ketika Perusahaan memiliki pengendalian secara langsung atau tidak langsung melalui Entitas Anak, lebih dari setengah kekuasaan suara entitas.
The Subsidiaries is fully consolidated from the date of acquisition, being the date on which the Company obtained control, and continue to be consolidated until the date such control ceases. Control is presumed to exist if the Company owns, directly or indirectly control through Subsidiaries, more than a half of the voting power of an entity.
Rugi Entitas Anak yang tidak dimiliki secara penuh diatribusikan pada KNP bahkan jika hal ini mengakibatkan KNP mempunyai saldo defisit.
Losses of a non-wholly owned Subsidiaries are attributed to the NCI even if that results in a deficit balance.
• menghentikan pengakuan aset (termasuk setiap
goodwill) dan liabilitas Entitas Anak; • derecognizes the assets (including goodwill) and liabilities af the Subsidiaries; • menghentikan pengakuan jumlah tercatat setiap KNP; • derecognizes the carrying amount of any NCI;
• menghentikan pengakuan akumulasi selisih
penjabaran, yang dicatat di ekuitas, bila ada; • derecognizes the cumulative translation differences, recorded in equity, if any; • mengakui nilai wajar pembayaran yang diterima; • recognizes the fair value of the consideration received; • mengakui setiap sisa investasi pada nilai wajarnya; • recognizes the fair value of any investment retained; • mengakui setiap perbedaan yang dihasilkan sebagai
keuntungan atau kerugian dalam laporan laba rugi; dan • recognizes any surplus or deficit in profit or loss; and • mereklasifikasi bagian induk atas komponen yang
sebelumnya diakui sebagai pendapatan komprehensif ke laporan laba rugi komprehensif, atau mengalihkan secara langsung ke saldo laba.
• reclassifies the parent’s share of components previously recognized in other comprehensive income to profit or loss or retained earnings, as appropriate.
KNP mencerminkan bagian atas laba atau rugi dan aset neto dari Entitas Anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung maupun tidak langsung oleh Perusahaan, yang masing-masing disajikan dalam laporan laba rugi komprehensif konsolidasian dan dalam ekuitas pada laporan posisi keuangan konsolidasian, terpisah dari bagian yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk.
NCI represents the portion of the profit or loss and net assets of the Subsidiaries attributable to equity interests that are not owned directly or indirectly by the Company, which are presented respectively in the consolidated statement of comprehensive income and under the equity section of the consolidated statement of financial position, respectively, separately from the corresponding portion attributable to the equity holders of the parent company.
11
d. Instrumen Keuangan d. Financial Instruments
Efektif tanggal 1 Januari 2012, Perusahaan menerapkan PSAK No. 50 (Revisi 2010), “Instrumen Keuangan: Penyajian”, PSAK No. 55 (Revisi 2011), “Instrumen Keuangan: Pengakuan dan Pengukuran”, dan PSAK No. 60,”Instrumen Keuangan: Pengungkapan”.
Effective January 1, 2012, the Company has applied SFAS No. 50 (Revised 2010), “Financial Instruments: Presentation”, SFAS No. 55 (Revised 2011), “Financial Instruments: Recognition and Measurement”, and SFAS No. 60, ”Financial Instrument: Disclosures”.
i. Aset Keuangan i. Financial Assets
Pengakuan awal Initial recognition
Aset keuangan dalam ruang lingkup PSAK No. 55 diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang dinilai pada nilai wajar melalui laba atau rugi, pinjaman yang diberikan dan piutang, investasi yang dimiliki hingga jatuh tempo, dan aset keuangan tersedia untuk dijual. Perusahaan menentukan klasifikasi aset keuangan pada saat pengakuan awal dan, jika diperbolehkan dan sesuai, akan dievaluasi kembali setiap akhir tahun keuangan.
Financial assets within the scope of the SFAS No. 55 are classified as financial assets at fair value through profit or loss, loans and receivables, held-to-maturity investments and available-for-sale financial assets. The Company determines the classification of its financial assets at initial recognition and, where allowed and appropriate, re-evaluates this designation at each financial year end.
Pada saat pengakuan awal, aset keuangan diukur pada nilai wajar. Dalam hal investasi tidak diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi, nilai wajar tersebut ditambah dengan biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung.
Financial assets are recognized initially at fair value plus, in the case of investments not at fair value through profit or loss, directly attributable transaction costs.
Pembelian atau penjualan aset keuangan yang memerlukan penyerahan aset dalam kurun waktu yang telah ditetapkan oleh peraturan dan kebiasan yang berlaku di pasar (pembelian secara reguler) diakui pada tanggal perdagangan, seperti tanggal perusahaan berkomitmen untuk membeli atau menjual aset.
Purchases or sales of financial assets that require delivery of assets within a time frame established by regulation or convention in the marketplace (regular way purchases) are recognized on the trade date, i.e., the date that the companies commit to purchase or sell the assets.
Pengukuran setelah pengakuan awal Subsequent measurement Pengukuran setelah pengakuan awal dari aset
keuangan tergantung pada klasifikasi sebagai berikut:
The subsequent measurement of financial assets depends on their classification as follows: • Aset keuangan yang dinilai pada nilai wajar
melalui laba atau rugi
• Financial assets at fair value through profit or loss Aset keuangan yang dinilai pada nilai wajar
melalui laba atau rugi meliputi aset keuangan yang diklasifikasikan dalam kelompok diperdagangkan dan aset keuangan yang pada saat pengakuan awalnya telah ditetapkan untuk dinilai pada nilai wajar melalui laba atau rugi.
Financial assets at fair value through profit or loss include financial assets held for trading and financial assets designated upon initial recognition at fair value through profit or loss.
Aset keuangan diklasifikasikan sebagai kelompok diperdagangkan jika diperoleh atau dimiliki untuk tujuan dijual dalam waktu dekat. Aset derivatif juga diklasifikasikan dalam kelompok diperdagangkan kecuali derivatif yang ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai. Aset keuangan yang dinilai pada nilai wajar melalui laba atau rugi dicatat dalam laporan posisi keuangan pada nilai wajar dengan laba atau rugi diakui dalam laporan laba rugi komprehensif konsolidasian.
Financial assets are classified as held for trading if they are acquired for the purpose of selling in the near term. Derivative assets are also classified as held for trading unless they are designated as effective hedging instruments. Financial assets at fair value through profit and loss are carried in the statement of financial position at fair value with gains or losses recognized in the consolidated statement of comprehensive income.
12 Derivatif melekat dalam kontrak utama dihitung sebagai derivatif terpisah ketika risiko dan karakteristiknya tidak berkaitan dengan kontrak utama dan kontrak utama tidak dicatat pada nilai wajar. Derivatif melekat diukur berdasarkan nilai wajar dengan laba atau rugi yang timbul dari perubahan nilai wajar tersebut diakui dalam laporan laba rugi komprehensif konsolidasian. Penilaian kembali hanya timbul jika terdapat perubahan kontrak yang secara signifikan mengubah arus kas yang dipersyaratkan oleh kontrak.
Derivatives embedded in host contracts are accounted for as separate derivatives when their risks and characteristics are not closely related to those of the host contracts and the host contracts are not carried at fair value. These embedded derivatives are measured at fair value with gains or losses arising from changes in fair value recognized in the consolidated statement of comprehensive income. Reassessment only occurs if there is a change in the terms of the contract that significantly modifies the cash flows that would otherwise be required.
• Pinjaman yang diberikan dan piutang • Loans and receivables Pinjaman yang diberikan dan piutang adalah aset
keuangan non derivatif dengan pembayaran tetap atau telah ditentukan dan tidak mempunyai kuotasi di pasar aktif. Aset keuangan tersebut dicatat pada biaya perolehan yang diamortisasi menggunakan metode tingkat bunga efektif. Laba atau rugi diakui dalam laporan laba rugi komprehensif konsolidasian pada saat pinjaman dan piutang dihentikan pengakuannya atau mengalami penurunan nilai, serta melalui proses amortisasi.
Loans and receivables are non-derivative financial assets with fixed or determinable payments that are not quoted in an active market. Such financial assets are carried at amortized cost using the effective interest rate method. Gains and losses are recognized in the consolidated statement of comprehensive income when the loans and receivables are derecognized or impaired, as well as through the amortization process.
• Investasi dimiliki hingga jatuh tempo • Held-to-maturity (HTM) investments Aset keuangan non derivatif dengan pembayaran
tetap atau telah ditentukan dan jatuh temponya telah ditetapkan diklasifikasi sebagai investasi dimiliki hingga jatuh tempo jika Perusahaan mempunyai maksud dan kemampuan untuk memiliki aset keuangan tersebut hingga jatuh tempo. Setelah pengukuran awal, investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo diukur pada biaya perolehan yang diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif.
Non-derivative financial assets with fixed or determinable payments and fixed maturities are classified as HTM when the Company has the positive intention and ability to hold them to maturity. After initial measurement, HTM investments are measured at amortized cost using the effective interest rate method.
Metode ini menggunakan suku bunga efektif untuk mendiskonto penerimaan kas di masa yang akan datang selama perkiraan umur aset keuangan menjadi nilai tercatat bersihnya. Laba atau rugi diakui pada laporan laba rugi komprehensif ketika investasi dihentikan pengakuannya atau mengalami penurunan nilai, serta melalui proses amortisasi.
This method uses an effective interest rate that exactly discounts estimated future cash receipts through the expected life of the financial asset to the net carrying amount of the financial asset. Gains and losses are recognized in the statement of comprehensive income when the investments are derecognized or impaired, as well as through the amortization process.
• Aset keuangan tersedia untuk dijual • Available-for-sale (AFS) financial assets Aset keuangan tersedia untuk dijual adalah aset
keuangan non derivatif yang ditetapkan sebagai tersedia untuk dijual atau yang tidak diklasifikasikan ke dalam tiga kategori sebelumnya. Setelah pengukuran awal, aset keuangan tersedia untuk dijual diukur pada nilai wajar dengan laba atau rugi yang belum direalisasi diakui dalam ekuitas sampai investasi tersebut dihentikan pengakuannya. Pada saat itu, laba atau rugi kumulatif yang sebelumnya diakui dalam ekuitas harus direklasifikasi ke dalam laba atau rugi sebagai penyesuaian reklasifikasi.
AFS financial assets are non-derivative financial assets that are designated as available-for-sale or are not classified in any of the three preceding categories. After initial measurement, AFS financial assets are measured at fair value with unrealized gains or losses recognized in the shareholders’ equity until the investment is derecognized. At that time, the cumulative gain or loss previously recognized in the shareholders’ equity shall be reclassified to profit or loss as a reclassification adjustment.
13 Investasi yang diklasifikasi sebagai aset keuangan tersedia untuk dijual adalah sebagai berikut:
The investments classified as AFS are as follows:
- Investasi pada saham yang tidak tersedia nilai wajarnya dengan kepemilikan kurang dari 20% dan investasi jangka panjang lainnya dicatat pada biaya perolehannya.
- Investments in shares of stock that do not have readily determinable fair value in which the equity interest is less than 20% and other long-term investments are carried at cost.
- Investasi dalam modal saham yang tersedia nilai wajarnya dengan kepemilikan kurang dari 20% dicatat pada nilai wajar.
- Investments in equity shares that have readily determinable fair value in which the equity interest is less than 20% are recorded at fair value.
ii. Liabilitas Keuangan i. Financial Liabilities Pengakuan awal Initial recognition
Liabilitas keuangan dalam ruang lingkup PSAK No. 55 diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba atau rugi, utang dan pinjaman atau derivatif yang telah ditetapkan untuk tujuan lindung nilai yang efektif, jika sesuai. Perusahaan menentukan klasifikasi liabilitas keuangan pada saat pengakuan awal.
Financial liabilities within the scope of the SFAS No. 55 are classified as financial liabilities at fair value through profit or loss, loans and borrowings, or as derivatives designated as hedging instruments in an effective hedge, as appropriate. The Company determines the classification of their financial liabilities at initial recognition.
Saat pengakuan awal, liabilitas keuangan diukur pada nilai wajar dan, dalam hal utang dan pinjaman, termasuk biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung.
Financial liabilities are recognized initially at fair value and, in the case of loans and borrowings, inclusive of directly attributable transaction costs.
Pengukuran setelah pengakuan awal Subsequent measurement Pengukuran liabilitas keuangan bergantung pada
klasifikasi sebagai berikut:
The measurement of financial liabilities depends on their classification as follows:
• Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba atau rugi
• Financial liabilities at fair value through profit or loss. Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar
melalui laba atau rugi mencakup liabilitas keuangan yang diklasifikasikan dalam kelompok diperdagangkan dan liabilitas keuangan yang pada saat pengakuan awalnya, telah ditetapkan, diukur pada nilai wajar melalui laba atau rugi.
Financial liabilities at fair value through profit or loss include financial liabilities held for trading and financial liabilities designated upon initial recognition at fair value through profit or loss.
Liabilitas keuangan diklasifikasikan dalam kelompok diperdagangkan jika diperoleh atau dimiliki untuk tujuan dijual dalam waktu dekat. Liabilitas derivatif juga diklasifikasikan dalam kelompok diperdagangkan kecuali derivatif yang ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai yang efektif.
Financial liabilities are classified as held for trading if they are acquired for the purpose of selling in the near term. Derivative liabilities are also classified as held for trading unless they are designated as effective hedging instruments.
Laba atau rugi atas liabilitas dalam kelompok diperdagangkan harus diakui dalam laporan laba rugi komprehensif konsolidasian.
Gains or losses on liabilities held for trading are recognized in the consolidated statement of comprehensive income.
• Utang dan pinjaman • Loans and borrowings
Setelah pengakuan awal, utang dan pinjaman yang dikenakan bunga diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif.
After initial recognition, interest-bearing loans and borrowings are subsequently measured at amortized cost using the effective interest rate method.
Laba atau rugi harus diakui dalam laporan laba rugi ketika liabilitas tersebut dihentikan pengakuannya serta melalui proses amortisasinya.
Gains and losses are recognized in the statement of income when the liabilities are derecognized as well as through the amortization process.
14
iii. Saling hapus instrumen keuangan iii. Offsetting of financial instruments Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus
dan nilai bersihnya disajikan dalam laporan posisi keuangan jika, dan hanya jika, terdapat hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui dari aset keuangan dan liabilitas keuangan tersebut dan terdapat intensi untuk menyelesaikan dengan menggunakan dasar neto, atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitasnya secara bersamaan.
Financial assets and financial liabilities are offset and the net amount reported in the statement of financial position if, and only if, there is a currently enforceable legal right to offset the recognized amounts and there is an intention to settle on a net basis, or to realize the assets and settle the liabilities simultaneously.
iv. Nilai wajar instrumen keuangan iv. Fair value of financial instruments Nilai wajar instrumen keuangan yang secara aktif
diperdagangkan di pasar keuangan ditentukan dengan mengacu pada kuotasi harga pasar yang berlaku pada penutupan pasar pada akhir periode pelaporan. Untuk instrumen keuangan yang tidak diperdagangkan di pasar aktif, nilai wajar ditentukan dengan menggunakan teknik penilaian. Teknik penilaian tersebut meliputi penggunaan transaksi pasar terkini yang dilakukan secara wajar (arm’s-length market transactions), referensi atas nilai wajar terkini dari instrumen lain yang secara substantial sama, analisis arus kas yang didiskonto, atau model penilaian lainnya.
The fair value of financial instruments that are actively traded in organized financial markets is determined by reference to quoted market bid prices at the close of business at the end of the reporting period. For financial instruments where there is no active market, fair value is determined using valuation techniques. Such techniques may include using recent arm’s-length market transaction, reference to the current fair value of another instrument that is substantially the same, discounted cash flow analysis, or other valuation models.
Penyesuaian risiko kredit Credit risk adjustment
Perusahaan menyesuaikan harga di pasar yang lebih menguntungkan untuk mencerminkan adanya perbedaan risiko kredit pihak yang bertransaksi antara instrumen yang diperdagangkan di pasar tersebut dengan instrumen yang dinilai untuk posisi aset keuangan. Dalam penentuan nilai wajar posisi liabilitas keuangan, risiko kredit Perusahaan terkait dengan instrumen keuangan tersebut ikut diperhitungkan.
The Company adjusts the price in the observable market to reflect any differences in counterparty credit risk between instruments traded in that market and the ones being valued for financial asset positions. In determining the fair value of financial liability positions, the Company's own credit risk associated with the instrument is taken into account.
v. Biaya perolehan yang diamortisasi dari instrumen
keuangan v. Amortized cost of financial instruments
Biaya perolehan yang diamortisasi diukur dengan menggunakan metode suku bunga efektif dikurangi penyisihan penurunan nilai dan pembayaran atau pengurangan pokok. Perhitungan ini mencakup seluruh premi atau diskonto pada saat akuisisi dan mencakup biaya transaksi serta komisi yang merupakan bagian tak terpisahkan dari suku bunga efektif.
Amortized cost is computed using the effective interest rate method less any allowance for impairment and principal repayment or reduction. The calculation takes into account any premium or discount on acquisition and includes transaction costs and fees that are an integral part of the effective interest rate.
vi. Penurunan nilai aset keuangan vi. Impairment of financial assets Pada setiap tanggal laporan posisi keuangan,
Perusahaan mengevaluasi apakah terdapat bukti yang obyektif bahwa aset keuangan atau kelompok aset keuangan mengalami penurunan nilai.
The Company assesses at each statement of financial position date whether there is any objective evidence that a financial asset or a group of financial assets is impaired.
• Aset keuangan dicatat sebesar biaya perolehan