• Tidak ada hasil yang ditemukan

Ado Andang P 21020112140144 BAB IV

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Ado Andang P 21020112140144 BAB IV"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

Gelanggang Renang di Yogyakarta | 50 BAB IV

KESIMPULAN, BATASAN DAN ANGGAPAN

4.1. Kesimpulan

Berdasarkan uraian dari bab-bab sebelumnya mengenai perencanaan dan perancangan Gelanggang Renang di Yogyakarta, maka dapat disimpulkan sebagai berikut:

a.

Tingginya minat penduduk Yogyakarta dalam berolahraga, salah satunya dalam cabang olahraga renang, serta masih kurangnya fasilitas olahraga renang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Yogyakarta. Hilangnya fasilitas kolam renang di kompleks Kridosono karena digantikan oleh area public comercial.

b.

Gelanggang Renang yang direncanakan bisa dijadikan sebagai tempat berlangsungnya kejuaraan tinggkat kabupaten/kota, provinsi, national dan internasional, sehingga Gelanggang Renang ini memiliki standar-standar internasional, baik dari segi fasilitas, ukuran, dan utilitas

c.

Desain Gelanggang Renang tidak hanya difokuskan untuk memfasilitasi kejuaraan saja, tetapi juga untuk memfasilitasi masyarakat kota akan kebutuhan berolahraga, terutama olahraga air. Bangunan yang merupakan bangunan indoor juga direncanakan agar dapat memiliki fungsi lain apabila tidak digunakan untuk kegiatan olahraga air, seperti misalnya acara pertemuan dan pertunjukan

d.

Adanya fasilitas olahraga renang berupa Gelanggang Renang yang berguna sebagai sarana pelatihan, pertandingan, dan pembibitan atlet dan calon atlet renang dalam upaya membangkitkan prestasi olahraga renang Indonesia.

e.

Penekanan desain yang digunakan pada Gelanggang Renang di Yogyakarta adalah “High Tech Architecture”, sehingga bangunan yang direncanakan akan menjadi bangunan yang dinamis, modern, dan diharapkan menjadi sebuah bangunan iconic baru di Yogyakarta.

f.

Segala sesuatu yang berhubungan dengan perencanaan dan perancangan Gelanggang

Renang mengacu pada standar yang ada dalam Undang-Undang, Peraturan PU dan MENPORA, dan standarisasi FINA selaku organisasi olahraga renang internasional.

4.2. Batasan

Perencanaan dan perancangan Gelanggang Renang di Yogyakarta dalam pembahasannya hanya dibatasi pada hal-hal sebagai berikut:

a.

Lokasi perencanaan Gelanggang Renang di Yogyakarta masuk pada wilayah administratif Kota Yogyakarta, Propinsi D.I.Yogyakarta.

(2)

Gelanggang Renang di Yogyakarta | 51

c.

Titik berat perencanaan dan perancangan adalah masalah-masalah arsitektural,

permasalahan di bidang ekonomi, politik, dan bidang lain di luar bidang arsitektur selanjutnya tidak akan dibahas, kecuali selama masih berkaitan dan mendukung masalah utama.

4.3. Anggapan

Anggapan dalam proses perencanaan dan perancangan Gelanggang Renang di Yogyakarta diasumsikan sebagai berikut:

a.

Tapak terpilih dianggap telah memenuhi persyaratan dan siap digunakan dengan batas-batas yang ada. Dalam penyediaan pembebasan tanah dianggap tidak terdapat masalah.

b.

Tapak dalam kondisi siap diolah/dibangun, bangunan yang telah ada di site bila

dimungkinkan dianggap tidak ada.

c.

Studi kelayakan struktur dan daya dukung tanah dianggap telah dilaksanakan dan dapat digunakan untuk rekomendasi proses perencanaan dan perancangan selanjutnya.

d.

Dana untuk pembangunan Gelanggang Renang di Yogyakarta yang direncanakan dianggap telah tersedia dan sesuai dengan program perencanaan dan perancangan.

Referensi

Dokumen terkait

a) Untuk kombinasi elektrode yang paling cepat mencapai tegangan pra-peluahan untuk kesemua jenis bahan adalah elektrode jarum dan datar. Hal tersebut disebabkan

Infeksi FMA pada akar berdasarkan adanya struktur vesikula dan arbuskular untuk menghitung besarnya persentase derajat infeksi mikoriza.. Hasil identifikasi dari 45 spora

Berdasarkan beberapa hasil penelitian yang telah dilakukan, ikan menunjukkan kemampuan yang berbeda dalam mengendalikan larva nyamuk dalam penelitian menunjukan “bahwa

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan promosi Museum Linggam Cahaya di Kabupaten Lingga, mengetahui pihak-pihak yang melaksanakan promosi

konvesional), dan Terdapat perbedaan peningkatan kemampuan pemahaman matematis siswa yang belajar menggunakan contextual teaching and learning dengan siswa yang

[r]

Setelah dilakukan kajian yang mendalam, dapat diketahui bahwa PT.TIKI JNE Medan sebagai perusahaan jasa pengiriman barang memiliki kewajiban dan tanggung jawab terhadap

factor keberhasilan pemerintah pada masa Khulafaur Rasyidin  Mendiskripsikan factor penghambat perkembangan pemerintah pada masa Khulafaur Rasyidin  Mengidentifikasi