• Tidak ada hasil yang ditemukan

Staff Site Universitas Negeri Yogyakarta

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Staff Site Universitas Negeri Yogyakarta"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

Metodologi Penelitian Pendidikan Fisika

S1 Pendidikan Fisika Semester 6

(2)

HIPOTESIS

HIPOTESIS

Hipotesis berasal dari kata: Hypo : kurang dari

Thesa : pendapat / teori

Hipotesis: pendapat/teori yang masih kurang sempurna.

Hipotesis: kesimpulan yang belum final,

(3)

Arief Furchan (1982 : 120)

Hipotesis: pernyataan sementara yang diajukan untuk memecahkan suatu masalah atau sesuatu atau kemungkinan adanya sesuatu,

(4)

Setelah hipotesis diuji:

Hipotesis ditolak jika ternyata salah

Hipotesis diterima jika ternyata benar

(5)

Hipotesis dirumuskan dalam bentuk statemen.

Hipotesis dirumuskan berdasar pada studi pustaka (kerangka teori & kerangka konsep)

Sumber pustaka dapat berupa :

buku yang berisi teori yang relevan dengan

permasalahan penelitian

(6)

Kriteria Hipotesis yang Baik

Kriteria Hipotesis yang Baik

1. Hipotesis mempunyai daya penjelas.

2. Hipotesis menyatakan hubungan yang diharapkan ada di antara variabel.

3. Hipotesis harus dapat diuji.

4. Hipotesis konsisten dengan pengetahuan yang sudah ada.

(7)

Hipotesis dibedakan menjadi:

Hipotesis mayor, hipotesis induk yang menjadi sumber anak-anak hipotesis (hipotesis minor).

Hipotesis minor, dijabarkan dari hipotesis mayor.

hipotesis minor sejalan dengan hipotesis mayor.

pengujian hipotesis minor merupakan

(8)

Contoh Hipotesis Mayor:

Contoh Hipotesis Minor:

SES keluarga mempunyai pengaruh pada prestasi belajar anak.

Ada hubungan positif antara tingkat

pendidikan ayah dengan prestasi belajar anak.

(9)

Menurut bentuknya:

1.

Hipotesis Kerja

Dirumuskan dengan menghubungkan

dua variabel penelitian dalam bentuk

hubungan kausal/sebab akibat.

Perumusan :

“ jika …., maka ….”

Jika akan diuji secara statistik,

(10)

Contoh:

Hipotesis Kerja:

Jika guru memberikan modul kepada siswa, maka aktivitas siswa dalam pembelajaran akan meningkat.

Hipotesis Nol:

(11)

2. Hipotesis Nol/Nihil (Ho)

Hipotesis yang menyatakan tidak

adanya perbedaan antara dua

kelompok atau lebih.

3.

Hipotesis Alternatif (Ha)

(12)

Perumusan hipotesis alternatif tidak cukup hanya “Ada perbedaan ….” tetapi dengan menetapkan dugaan yang lebih kongkrit. Misalnya:

…. lebih baik ….

…. lebih efisien/lebih efektif ….

…. lebih besar pengaruhnya …. dsb.

Diperlukan tolok ukur/kriteria sebagai

Referensi

Dokumen terkait

Pada teori tumbukan molekul- molekul pereaksi dianggap bersimetri bola, sehingga semua tumbukan dengan energi cukup dianggap sebagai tumbukan efektif, yaitu tumbukan yang

Pembelajar telah terbentuk secara benar, menunjukkan perolehan informasi yang diharuskan, tetapi membutuhkan untuk pembetukan keterapilan dengan cukup lancar sehingga

berarti mempercepat waktu, tapi cara kerja yang lebih efisien & lebih baik.. Meneliti pekerjaan mana

• Protein merupakan sumber energi yang kurang efisien oleh karena SDA (specific Dynamic Action ) cukup besar yakni 30-40 % padahal SDA karbohidrat hanya 6-7 % dan SDA Lemak 4-14

 Rencana ttg bagaimana cara mengumpulkan, menyajikan, dan menganalisis data utk memberi arti terhadap data tsb secara efisien dan efektif..  Meliputi tahapan penentuan

Matakuliah ini membahas tentang hakekat penelitian ilmiah, perumusan masalah, variabel penelitian, kajian pustaka, hipotesis penelitian, desain penelitian, populasi dan sampel

1) Jika hipotesis alternatif (Ha) mempunyai rumusan tidak sama (≠), maka dalam distribusi statistik yang digunakan, normal untuk angka Z, student untukangka t

menciptakan kondisi lingkungan sekolah yang baik, serta agar siswa dapat belajar dengan tertib sehingga tercapai tujuan pengajaran yang efektif dan efisien... 3 Tugas utama